Gareth Bale Belum Cukup Antarkan MU Juara Liga Inggris

Hanya saja, Merson cukup skeptis bisa melihat Manchester United bisa menggenggam piala pada tahun 2020 mendatang meski telah ketambahan tenaga Bale. Baginya, untuk klub sekaliber The Red Devils, tambahan Bale saja tidak cukup.

“Ini adalah perjudian yang pantas untuk diambil jika anda adalah United. Tapi saya tak yakin Gareth Bale akan memenangkan anda gelar bila anda United. Mereka membutuhkan lebih dari itu,” tambahnya.

Selain MU, Merson juga meyakini bahwa Bale cocok untuk menjadi pengganti Eden Hazard di Chelsea. Hanya saja, ia tak yakin pemain berumur 29 tahun tersebut bisa bergabung dengan Gonzalo Higuain dkk lantaran embargo transfer yang sedang menimpa mereka.

“Saya pikir Hazard akan menuju ke Madrid. Jika tidak, dia sudah menandatangani kontrak baru sekarang. Tapi Bale bukanlah pengganti yang buruk, bukan?” tandasnya.

Sumber:Bola.net

Legenda MU Tidak Sudi Liverpool Juara Liga Inggris

Pallister percaya bahwa rivalitas antara Manchester United dan Liverpool adalah rivalitas besar yang sudah mendarah daging di kedua klub.

Untuk itu sebagai rival abadi Liverpool, pihak Manchester United akan sangat enggan melihat rival mereka itu menjadi juara kembali.

“Rivalitas MU dan Liverpool sangat besar, mengalahkan Derby Manchester. Kami sudah melalui banyak hal untuk melampaui Liverpool, sehingga pada tahun 1993 kami memenangkan gelar juara pertama kali setelah 26 tahun puasa juara.”

Juara All England 2019, Ahsan / Hendra Bidik Gelar Olimpiade 2020

Prestasi Ahsan/Hendra memenangkan All England datang dari klub masing-masing, yakni PB Djarum dan PB Jaya Raya, yang memberikan bonus dengan total Rp450 juta.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, mengatakan pihaknya memang sudah rutin memberikan apresiasi untuk atlet PB Djarum yang berprestasi. Yoppy menilai, karena pasangan Ahsan/Hendra berbeda klub, pihaknya berkolaborasi dengan klub PB Jaya Raya.

“Kami memang sudah memiliki tradisi memberikan bonus untuk atlet PB Djarum yang berprestasi. Semoga bonus ini bisa menambah motivasi untuk Ahsan dan atlet lainnya,” kata Yoppy dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (20/3/2019).

“Atas pertimbangan yang matang akhirnya kami dan PB Jaya Raya sepakat memberikan masing-masing bonus Rp225 juta. Tidak boleh ada yang lebih tinggi sedikit pun, karena nanti tidak enak,” ujar Yoppy.

Bonus ini melengkapi hadiah yang diraih Ahsan/Hendra. Sebelumnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga juga memberikan bonus masing-masing sebesar Rp240 juta.

Sumber: Bola.com

Juara Dunia Bela Diri Jepang Siap Beraksi di ONE: A New Era

Liputan6.com, Jakarta – ONE Championship merilis pengumuman terkait duel perempat final ONE Flyweight World Grand Prix di gelaran ONE: A New Era, ajang yang akan diadakan di Tokyo, Jepang, 31 Maret mendatang.

Juara dunia Pancrase Flyweight Senzo Ikeda akan memasuki turnamen ini dan menghadapi Danny “The King” Kingad. Ikeda menggantikan atlet asal Amerika Serikat yang bernaung di Bali MMA, Andrew Leone, dimana ia terpaksa mundur karena cedera.

Pancrase sendiri merupakan bela diri khas Jepang. Selama ini, Ikeda berlatih bersama mantan Juara Dunia ONE Championship Strawweight Yoshitaka “Nobita” Naito di Paraestra Matsudo.

Ikeda merupakan salah satu penantang paling berbakat dalam divisi flyweight di Jepang. Setelah debut profesionalnya pada bulan Desember 2011, petarung yang memiliki dasar tinju ini telah mengembangkan keahliannya dan membuktikan diri sebagai ancaman besar dalam tiap pertandingan.

Salah satu puncak kariernya diraih pada bulan Agustus 2017, ketika ia mengalahkan lawan utamanya Mamoru Yamaguchi. Ketika itu, dia menang melalui keputusan mutlak juri untuk merebut gelar Juara Dunia Pancrase Flyweight.

Senzo kemudian dapat terus menampilkan yang terbaik dengan mempertahankan gelarnya saat melawan atlet asal Jepang, Yuya “Little Piranha” Wakamatsu pada bulan Februari tahun lalu.

Ia hampir dikalahkan oleh Yuya pada ronde keempat, tetapi atlet berusia 36 tahun ini mendadak merubah keadaan dengan sebuah TKO di pertengahan ronde terakhir.

Setelah mencatat empat kemenangan berturut-turut, Senzo bergabung dengan ONE Championship, organisasi beladiri terbesar di dunia, berbekal kesempatan yang luar biasa.

Juara di Depan Mata, Stapac Berambisi Robohkan Tradisi di Final IBL

JakartaStapac Jakarta berambisi untuk menjadi juara Indonesian Basketball League (IBL) 2019. Mereka bertekad untuk mematahkan mitos tradisi runner-up.

Stapac sampai di partai puncak setelah mengalahkan Pasific Caesar Surabaya di Semifinal 2-0. Laju Stapac di babak reguler amat meyakinkan. Dari 18 laga pertandingan, tim asuhan Giedrius Zibenas itu hanya mendapatkan satu kali kekalahan dari Bogor Siliwangi dengan skor 61-52.

Tapi, Stapac wajib berhati-hati di baba final. Merujuk pada hasil musim-musim sebelumnya, tim yang juara di reguler season tak menuai hasil bagus di final.

Sebagai contoh, Satria Muda yang mendominasi di musim reguler 2016-2017 malah kalah di tangan Pelita Jaya pada laga final IBL. Begitu pula, Pelita Jaya. Ketika difavoritkan juara dan bagus di reguler, justru keok tangan Satria Muda di final IBl 2018.

Kapten Stapac, Oki Wira Sanjaya, tertantang untuk memutus tradisi itu. Lagipula, dia berharap melanjutkan kemenangan atas Satria Muda di final IBL 2014.

“Saya ingin mematahkan mitos itu. Tahun ini kami, banyak berkorban. Belakangan, kami juga jarang ke final makanya kami ingin juara,” kata Oki di Kawasan Kebayoran Baru, Selasa (19/3/2019).

“Saya target 2-0 untuk final nanti,” Oki berkelakar.

Tapi, target Oki langsung disamber oleh pemain andalan Satria Muda Arki Dikania Wisnu, yang juga hadir dalam jumpa pers final IBL 2019.

“2-0 maksudnya kemenangan untuk Satria Muda,” Arki menimpali yang kemudian disambut tawa kedua tim.

(mcy/fem)

ONE Championship Jepang Perebutkan Empat Gelar Juara Dunia

Laga puncak malam itu akan menampilkan perebutan gelar juara dunia divisi lightweight, antara atlet tuan rumah Shinya Aoki dan juara bertahan Eduard Folayang dari Filipina. Sementara itu, tidak kalah menarik adalah pertemuan antara Xiong Jing Nan dari Tiongkok dengan juara dunia divisi atomweight asal Singapura, Angela Lee, yang akan berusaha merebut gelar ONE Women Strawweight World Champion.

Pahlawan divisi middleweight asal Myanmar Aung La N Sang juga ditantang oleh petarung tuan rumah lainnya, Ken Hasegawa, sementara atlet Filipina Kevin Belingon akan kembali mempertahankan gelarnya di divisi bantamweight melawan Bibiano Fernandes dari Brazil.

“Mereka udah parah semua bagusnya. Rekor kemenangan tiap atlet sudah sangat banyak. Bisa saya bilang mereka ini true martial artists dan saya jamin ini akan menjadi ajang yang mempertontonkan skill tinggi,” kata Stefer.

Yohan “The Ice Man” Mulia Legowo, atlet veteran dari Solo yang juga menjadi pionir perkembangan MMA tanah air, memiliki pandangan lain. Ia menganggap acara di Jepang ini adalah bukti keseriusan ONE sebagai organisasi beladiri terbesar di dunia, karena banyak tantangan yang harus dilewati sebelum acara ini dapat berlangsung dengan baik.

“Ini acara bersejarah yang luar biasa. Membuat perhelatan di Jepang itu tidak mudah, karena mereka adalah negara pecinta MMA dengan sejarah panjang,” jelas Yohan.

Dengan deretan pertarungan kelas wahid, ia percaya ajang nanti akan memberikan sensasi berbeda bagi para penikmat seni beladiri di Indonesia bahkan seluruh dunia.

“Saya pribadi menunggu pertandingan Angela Lee melawan Jing Nan, selain tentu saja menanti debut Johnson dan Alvarez. [Angela] sekarang bisa populer karena faktor kemampuannya.”

Kembali ke Indonesia, Ahsan / Hendra Kantongi Bonus Juara All England 2019

Jakarta – Ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan mendarat di Tanah Air menyusul keberhasilan memenangkan All England 2019, Minggu (17/3/2019). Ahsan/Hendra disambut oleh Ketua PBSI Wiranto dan Deputi 3 Kemenpora, Isnanta.

Ahsan/Hendra langsung diguyur bonus Rp 480 juta atas prestasi mereka meraih juara All England 2019.

“Gelar ini sangat bergengsi karena gelar bersejarah dan kali ini mas Hendra ahsan membuat ikan bahwa mereka masih eksis. Ini akan menginspirasi pemain junior dan pemuda Indonesia,” kata Isnanta.

“Pemerintah melalui Kemnpora memberi apresiasi atau bonus, jumlahnya sama seperti juara All England tahun lalu,” ia menambahkan.

Ahsan/Hendra mengucapkan terima kasih atas perhatian PBSI dan pemerintah, walaupun status mereka adalah pemain nonpelatnas.

“Terima kasih banyak kepada Pak Wiranto dan Kemenpora sudah menjemput kami, juga keluarga, dan pers,” kata hendra.

Sementara Ahsan mengaku rindu dengan suasana penjemputan yang memang menjadi tradisi atlet Indonesia setelah meraih prestasi. “Saya sudah lama tidak mengikuti acara seperti ini. Sangat berterima kasih, semoga ini bisa memotivasi atlet yang lain,” tuturnya.

Ahsan menegaskan, pencapaian di All England menjadi pelecut motivasi untuk meraih gelar pada ajang berikutnya. Mereka pun semakin percaya diri untuk menembus Olimpiade.

“Target tentu masuk Olimpiade walaupun berat dan turnamen-turnamen lain setelah ini,” ucap Ahsan.

Ahsan/Hendra menjuarai All England 2019 setelah mengalahkan pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, lewat kemenangan tiga gim 11-21, 21-14, 21-12 di Birmingham Arena, Inggris, Minggu (10/3/2019).

Sumber: Bola.com

Berita video ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil membawa pulang medali All England 2019 usai mengalahkan ganda Malaysia.

MU vs Barcelona, Duel yang Berpeluang Menghasilkan Juara Liga Champions

Konsensus menunjukkan tim yang memenangkan Liga Champions memang layak mendapatkannya karena menyisihkan lawan berat. Musim lalu, Real Madrid menyingkirkan Juventus dan Bayern Munchen menuju final. Sementara rival tersulit Liverpool cuma Manchester City. Los Blancos lalu menumbangkan The Reds di partai penutup.

Contoh-contoh lain bertebaran, salah satunya saat Barcelona terakhir kali mengangkat trofi. Mereka berturut-turut menumbangkan Manchester City, Paris Saint-Germain, dan Bayern Munchen untuk ke duel puncak. Sementara meski menaklukkan Real Madrid di 4 besar, finalis lain Juventus cuma bersua Borussia Dortmund dan AC Monaco pada putaran sebelumnya.

Barcelona, yang sudah ditempa lawan tangguh, akhirnya terlalu perkasa bagi La Vecchia Signora dan menang 3-1 di final. Berkaca pada itu, tidak berlebihan jika rasanya pemenang laga MU vs Barcelona pada akan menghadirkan juara Liga Champions musim ini.

Klasemen Piala Presiden Grup B: Bhayangkara FC Juara, Bali United Harap-Harap Cemas

Jakarta – Fase penyisihan Grup B Piala Presiden 2019 telah berakhir, Kamis (14/3). Laga pamungkas yang disiarkan di Indosiar digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Kamis (14/3/2019).

Sebanyak dua pertandingan yang digelar sebagai laga penutup Grup B. Laga-laga tersebut adalah Semen Padang menghadapi Mitra Kukar dan Bhayangkara FC menghadapi Bali United.

Semen Padang berhasil menutup babak penyisihan Grup B Piala Presiden 2019 dengan kemenangan 2-0 atas Mitra Kukar. Gol kemenangan Kabau Sirah Irsyad Maulana 26′, Victor Juffo 50′.

Meski begitu, kemenangan tersebut tak menentukan apapun. Semen Padang finis di peringkat ketiga dengan koleksi tiga poin, sedangkan Mitra Kukar di urutan juru kunci Grup B dengan tanpa poin.

Pada pertandingan kedua, Bhayangkara FC berhasil mengalahkan Bali United dengan skor telak 4-1. Gol kemenangan The Guardian dibukukan Anderson Salles 45+5′, Vendry Mofu 49′, Dendy Sulistyawan 62′, dan Rachmad Hidayat 76′, sedangkan gol yang dicetak Melvin Platje 80′ menjadi hiburan buat Pasukan Tridatu.

Para pemain Bhayangkara FC merayakan gol yang dicetak Anderson Sales ke gawang Bali United pada laga Piala Presiden 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Kamis (14/3). Bhayangkara menang 4-1 atas Bali. (Bola.com/Yoppy Renato)

Kemenangan ini membuat Bhayangkara FC menutup babak penyisihan Grup B Piala Presiden 2019 dengan status juara grup hasil koleksi 9 angka. Predikat itu membuat pasukan Angel Alfredo Vera berhak lolos ke babak perempat final.

Adapun Bali United finis di peringkat kedua dengan raihan enam poin. Hasil ini membuat pasukan Stefano Cugurra harap-harap cemas untuk bisa melaju ke babak selanjutnya dengan tiket runner-up terbaik dan menunggu hasil semua babak penyisihan selesai dimainkan.

Pada klasemen kecil peringkat kedua terbaik, Bali United menguni peringkat ketiga yang merupakan batas akhir. Andai Madura United meraih kemenangan pada pertandingan terakhir, maka bisa dipastikan Bali United tersingkir.

Berikut klasemen Grup B untuk mencermati posisi akhir empat tim dalam penyisihan grup Piala Presiden 2019 selengkapnya.

Arsenal vs Rennes: Emery Sudah Mencium Aroma Juara

Menurut Emery, semangat Arsenal menjuarai Liga Europa bukan hanya untuk mendapatkan tiket kembali ke Liga Champions. Lebih dari itu, Arsenal sangat berhasrat untuk meraih satu gelar juara musim ini, demi para fans.

“Saya berkata pada para pemain hari ini, saya sangat bersemangat dengan kompetisi ini. Bukan cuma karena anda bisa kembali ke Liga Champions melalui kompetisi ini, tetapi juga karena saya pikir kami bisa merasakan kemungkinan meraih satu gelar juara,” ungkap Emery di laman resmi Arsenal.

“[Juara dengan] tampil seperti ini pada momen-momen sulit seperti hari ini, juga bermain melawan tim-tim besar.”