Jokowi Perintahkan Timnya Berkampanye Door to Door

Liputan6.com, Jakarta – Capres petahana Joko Widodo atau Jokowi memerintahkan seluruh jajaran Tim Kampanye Nasional (TKN) untuk melakukan kampanye door to door, dan tidak blusukan ke desa saja. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Abdul Kadir Karding.

“Ini perintah Pak Jokowi kita tidak hanya berkampanye di pedesaan, kita harus door to door, perintahnya gitu, jadi bukan hanya desa ke desa,” kata politikus PKB itu di sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) TKN Jokowi-Ma’ruf di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (27/10/2018).

Dia menyebut, TKN akan memaksimalkan sumber daya yang ada. Tercatat ada 17.000 caleg koalisi partai pendukung Jokowi-Ma’ruf, baik di tingkat pusat maupun daerah. Belum lagi ditambah 524 relawan yang terdaftar dalam catatan dua pekan lalu.

Khusus relawan, akan dipusatkan di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Sementara di tiap provinsi penanggungjawabnya adalah Tim Kampanye Daerah (TKD).

“TKD mengorganisir para caleg, masing-masing partai melakukan konsolidasi caleg, tentu bekerja sama dengan partai bagaimana mensinergikan antara paslon nomor satu dengan caleg tersebut,” jelas Karding.

Sandiaga: Akhiri Hoax, Buat Meme Menghibur Saja

Jakarta

Cawapres Sandiaga Uno menegaskan timnya tidak pernah memproduksi hoax. Sandiaga mengatakan timnya fokus untuk memikirkan persoalan ekonomi dan pengentasan kemisikinan.

“Kampanye kita kampanye sejuk dan mempersatukan. Karena keterbatasan dana kita tidak punya kemewahan untuk memproduksi hal-hal yang jauh dari isu ekonomi yang dikembangkan yang jadi fokus kita,” kata Sandiaga di kediamannya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (27/10/2018).

Sandiaga menegaskan hoax sangat berbahaya untuk keutuhan bangsa. Dia mendorong warga tidak ikut-ikut menyebar hoax dan menjadikan kampanye.

“Prabowo cinta bangsa ini, Jokowi juga cinta bangsa biar masyarakat yang memilih. Sudahlah hoax akhiri lah, buat meme-meme lucu aja itu kan menghibur,” jelas Sandiaga.

Pernyataan Sandiaga ini disampaikan terkait dengan berdarnya foto yang menunjukkan e-mail dengan subjek ‘Skenario Coklat1’ dari dahnilanzar@yahoo.com ke hanafi.rais@gmail.com. E-mail itu juga ditembuskan ke mustofa.b.nahrawardaya@gmail.com.

Dahnil Anzar Simanjuntak telah menepis juga soal email ini. Dahnil meminta polisi mencari pembuat dan penyebar foto yang menurutnya hoax itu.

“Itu hoax. Saya minta pihak kepolisian untuk memburu orang yang melakukan itu. Maksudnya adalah orang yang menyampaikan itu. Karena yang jelas saya tidak mungkin melakukan itu. Saya akan sampaikan ke teman-teman tim advokasi untuk segera melaporkan tindakan itu,” ujar Dahnil, saat dimintai konfirmasi, Jumat (26/10).

(fdu/fdn) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Di Atas Truk, Jokowi Gratiskan Jembatan Suramadu

Surabaya – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pembebasan biaya tol Jembatan Suramadu. Kini masyarakat bisa melintas di jembatan itu tanpa biaya alias gratis.

Acara peresmian pembebasan biaya tol itu berlangsung di tengah Jembatan Suramadu, tepatnya di jalur dari arah Bangkalan menuju Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (27/10/2018). Ibu Negara Iriana ikut dalam kegiatan ini. Jokowi resmi menggratiskan jembatan saat berada di atas truk. Foto: Agus Suparto/Biro Pers Istana Kepresidenan

Saat Jokowi Minta Ulama Tak Acungkan Telunjuk Sambil Teriak Satu

Surabaya – Presiden Joko Widodo (Jokowi) terlihat salah tingkah saat para ulama dan tokoh masyarakat meneriakkan nomor 1 sambil mengacungkan telunjuk. Jokowi pun meminta tokoh ulama dan masyarakat tak berpose satu jari.

Hal itu terlihat saat Jokowi usai meresmikan penghapusan biaya tol Jembatan Suramadu, Jawa Timur, Sabtu (27/10/2018). Acara berlangsung di tengah Jembatan Suramadu, tepatnya di jalur dari Bangkalan menuju Surabaya.

Dalam kegiatan itu, Jokowi mengajak para tokoh ulama dan masyarakat yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Madura (Ikama). Beberapa kepala daerah juga hadir dalam kegiatan ini.

Usai peresmian pembebasan biaya tol, Jokowi dan para ulama dan tokoh masyarakat berjalan kaki beberapa meter meninjau kondisi jembatan. Setelah itu, rombongan berbalik arah.

Saat berbalik arah itu, beberapa tokoh ulama dan masyarakat langsung berteriak “hidup Jokowi”, “hidup nomor 1” dan “lanjutkan”. Beberapa di antara mereka juga tampak mengacungkan jari telunjuk.

Jokowi yang berada di tengah para ulama dan tokoh masyarakat itu tampak kaget dan tersenyum kecil. Dia meminta para tokoh itu untuk berhenti.

“Sudah, sudah, jangan teriak begitu,” kata Jokowi sambil tersenyum.

Jokowi juga meminta agar tokoh ulama tak berpose satu jari. Mereka pun menuruti permintaan Jokowi.

(jor/fdn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Erick Thohir Tak Mau Jokowi Vs Prabowo Seperti Tyson Vs Douglas

Liputan6.com, Jakarta – Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin, Erick Thohir, mengingatkan anggota pemenangan tak boleh merasa di atas angin. Meskipun sejumlah survei menunjukkan pasangan calon presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin unggul dari pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Erick mencontohkan pertarungan tinju bersejarah antara Mike Tyson melawan James Buster Douglas pada 1990. Tyson saat itu tengah memegang rekor 37 menang berturut-turut dengan catatan kemenangan 33 kali knock-out.

“Apa yang terjadi? Mike Tyson harus kalah KO di ronde 10,” ujarnya saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) TKN Jokowi-Ma’ruf di The Empire Palace, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (27/10/2018).

Rekor Mike Tyson kala itu, menurut Erick, mirip dengan kondisi pasangan Jokowi dan Ma’ruf Amin kini. Sejumlah survei elektabilitas capres-cawapres menunjukkan Prabowo-Sandiaga berada di bawah Jokowi-Ma’ruf.

Ini Lho Suramadu, Jembatan Terpanjang RI yang Digratiskan Jokowi

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk menggratiskan bagi setiap kendaraan yang melintasi Jembatan tol Surabaya-Madura (Suramadu).

Hal itu disampaikan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk lewat akun instagramnya. Disebutkan Jembatan Suramadu menjadi satu-satunya penghubung jalur darat Surabaya dan Madura yang sebelumnya hanya tersedia di jalur laut. Besok, 27 Oktober 2018 akan dilakukan pembebasan tarif Jembatan Suramadu oleh Presiden Jokowi.

Bebas tarif di Jembatan Suramadu berarti mulai berlaku hari ini. Namun tahukah kalian jika Jembatan Suramadu merupakan yang terpanjang di Indonesia?


Berdasarkan informasi yang dirangkum detikFinance, Sabtu (27/10/2018). Jembatan Nasional Suramadu merupakan jembatan penghubung Pulau Jawa (Surabaya) dengan Pulau Madura yang memiliki panjang 5.438 meter.

Saat ini, Jembatan Suramadu menjadi yang terpanjang di Indonesia dan memiliki 3 bagian, yaitu jalan layang, jembatan penghubung dan jembatan utama.

Jembatan Suramadu bukan hanya sekadar penghubung Surabaya dengan Pulau Madura, tetapi juga menjadi salah satu tujuan wisata favorit bagi warga sekitar ataupun para traveler yang sengaja datang dari luar kota untuk melihat secara langsung gagahnya ini.

Panjangnya jembatan yang dikelilingi lautan memberikan sensasi berbeda saat melintasinya. Dan jika memandang ke arah Surabaya, Anda bisa melihat patung Jalesveva Jayamahe dan kawasan Pantai Kenjeran. Sesekali, Anda juga bisa menyaksikan kapal yang sedang berlayar.

Jembatan yang digagas Soekarno, disikapi Soeharto, dibangun Megawati, dan Diresmikan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini pun investasinya ditaksir mencapai Rp 2,82 triliun. Namun berdasarkan informasi berbagai sumber, ternyata biaya pembangunan Suramadu menjelang diresmikan penggunaannya oleh Presiden SBY mencapai sekitar Rp 4,5 triliun. Waktu pengerjaannya pun molor hingga enam tahun. (hek/ara)

Ini Alasan Jokowi Gratiskan Tol Jembatan Suramadu

Liputan6.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membebaskan tarif tol Jembatan Suramadu mulai Sabtu ini. Langkah menggratiskan tarif tol Jembatan Suramadu ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Jembatan Suramadu menjadi satu-satunya penghubung jalur darat Surabaya dan Madura yang sebelumnya hanya tersedia di jalur laut. Jembatan dengan panjang 5.438 meter ini merupakan jembatan terpanjang di Indonesia.

Jembatan ini mulai dibangun pada 2003 di bawah kepemimpinan Presiden Megawati Soekarnoputri dan diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2009. Dana yang digelontorkan untuk membangun jembatan Suramadumencapai Rp 4,5 triliun.

Presiden Jokowi membebaskan tarif tol Jembatan Suramadu mulai Sabtu (27/10/2018) ini. Semula tarif tol untuk melalui jembatan ini di kidaran RP 15 ribu untuk kendaraan golongan I hingga Rp 45 ribu untuk kendaraan golongan V.

AVP Corporate Communications Jasa Marga Dwimawan Heru menyatakan, pembebasan tarif ini telah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) yang kemudian mengubah fungsi Jembatan Suramadu dari tol menjadi jalan umum.

“Ada Perpresnya yang menetapkan Tol Jembatan Suramadu dari jalan tol menjadi jalan umum tanpa tol,” jelas dia kepada Liputan6.com.

Dia menambahkan, misi menggerakkan ekonomi kawasan merupakan faktor utama penghapusan tarif tersebut. “Hal ini dalam rangka percepatan pengembangan ekonomi kawasan Surabaya Madura,” sambungnya.

Tol Suramadu: Dibangun Megawati, Diresmikan SBY, Digratiskan Jokowi

Jakarta – Jembatan Surabaya-Madura atau Tol Suramadu nampaknya memiliki cerita panjang mulai dari sebelum dibangun hingga sudah dioperasikan seperti sekarang.

Jembatan Suramadu diresmikan oleh Presiden ke-6 Indonesia yaitu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 10 Juni 2009.

Jauh sebelum diresmikan, jembatan yang menghubungkan Surabaya dengan Madura ini telah digagas oleh Soekarno.


Gagasan Soekarno ini lantas disikapi oleh Soeharto selagi menjadi pimpinan Indonesia, dan baru mulai dibangun oleh Megawati Soekarno Putri pada 20 Agustus 2003.

Setelah beroperasi sembilan tahun, Jembatan Suramadu akhirnya digratiskan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) lantaran mendengar keluhan warga soal tingginya tarif.

Sehingga, Jembatan Suramadu ini bisa dikatakan digagas oleh Soekarno, disikapi oleh Soeharto dan dibangun oleh Megawati, diresmikan SBY, dan digratiskan Jokowi. Begitulah sejarah panjang dibangunnya Jembatan.

Jembatan Suramadu memiliki panjang 5.438 meter dengan biaya investasi sebesar Rp 2,82 triliun. Namun berdasarkan informasi berbagai sumber, ternyata biaya pembangunan Suramadu menjelang diresmikan penggunaannya oleh Presiden SBY mencapai sekitar Rp 4,5 triliun. Waktu pengerjaannya pun molor hingga 6 tahun. (hek/hek)

Jokowi Sebar Dana Kelurahan Rp 3 Triliun Tahun Depan

Jakarta – Rapat kerja Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dengan Tim Panja C pemerintah soal transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) akhirnya rampung.

Banggar DPR RI dan pemerintah sepakat anggaran TKDD Rp 826,9 triliun masuk postur RAPBN tahun 2019. Itu artinya juga parlemen menyetujui dana kelurahan.

Anggaran TKDD sebesar Rp 826,9 triliun ini terdiri Rp 756,9 triliun untuk transfer ke daerah dan Rp 70 triliun untuk dana desaa. Dana kelurahan yang sebesar Rp 3 triliun masuk dalam pagu transfer ke daerah.

Berikut ulasan lengkapnya yang dirangkum detikFinance, Sabtu (27/10/2018). (hek/ara)