Pagi Jelang Coblosan, Rumah Ma’ruf Amin di Menteng Sepi

Liputan6.com, Jakarta – Suasana rumah Cawapres Ma’ruf Amin di Jalan Situbondo Menteng, Jakarta Pusat terlihat sepi, pagi hari ini, Rabu (17/4/2019).

Berdasarkan pantauan, sejak pukul 04.00 WIB hingga 06.00 WIB, tak ada aktifitas ibadah bersama seperti saat masa kampanye. Hanya terlihat sesekali orang kebersihannya.

Bahkan, petugas keamanan yang biasanya menjaga di depan rumahnya, sampai berita ini diturunkan, tidak terlihat sama sekali.

Untuk diketahui, Ma’ruf Amin rencananya, akan menggunakan hak pilih di TPS 051 Koja, Tanjung Priok.

Adapun, yang bersangkutan akan berangkat dari kediaman di Menteng pukul 08.00 WIB. Ma’ruf direncanakan nyoblos 09.00 WIB.

Pesan Mahfud MD Jelang Hari Pencoblosan

Ustaz kondang Yusuf Mansur menemui Mahfud Md. Pertemuan dengan pendakwah yang juga pendukung Jokowi-Ma’ruf ini menjadi isyarat kemana dukungan Mahfud di Pilpres 2019.

“Anda sudah bisa menyimpulkan,” ujar Mahfud saat didesak wartawan tentang dukungannya ke Jokowi-Ma’ruf Amin.

Mahfud juga menegaskan ihwal rumor yang menyebutkan kalau mau ketemu Prabowo, “Itu informasi hoax karena tak pernah ada rencana ketemu beliau,” tepis Ketua Umum Gerakan Suluh Kebangsaan ini.

Pengakuan Mahfud ini juga diamini oleh Ust Yusuf Mansur yang memastikan bahwa Mahfud tetap satu barisan.

“Beliau ini guru bangsa, tapi beliau sudah memberikan arahan tentang kriteria seorang calon yang layak dipilih,” tambah ust Yusuf Mansur usai bertemu Mahfud di kantor MMD Initiative, Jakarta.

Seperti diberitakan sebelumnya, Yusuf Mansur dan Gus Ipul merupakan salah satu pendukung utama Paslon 01 Jokowi-Ma’ruf Amin. Bahkan, Mahfud juga pernah menjadi nara sumber dalam acara Ngaji Kebangsaan di Makodam V Brawijaya, Minggu, 7 April 2019 bersama Yusuf Mansur, Gus Ipul, dan Slank.

Selain merapatkan barisan untuk mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin, ketiganya juga berencana melakukan migitasi politik pasca Pilpres 2019.

Penumpang di Terminal Pasar Rambutan Naik Drastis Jelang Pencoblosan

Jakarta – Sejumlah warga dari Jakarta pulang kampung untuk menyalurkan hak pilihnya di Pemilu 2019. Hal itu berimbas pada peningkatan jumlah penumpang di Terminal Pasar Rambutan, Jakarta Timur.

Kepala Terminal Pasar Rambutan Thofik Winanto mengatakan jumlah penumpang biasanya sebanyak 2.500. Namun jumlah penumpang itu naik drastis sejak Minggu (15/4).

“Hari biasanya sekitar 2.500 penumpang,” ujar Thofik saat dihubungi, Rabu (17/4/2019).

Menurut Thofik, mayoritas penumpang itu akan pergi ke sejumlah daerah di Jawa Barat. Namun tak sedikit juga penumpang yang akan pulang ke wilayah lain.

“Terminal itu terkait dengan masalah jurusan mayoritas banjar, Tasik sama Purwakarta, Subang, Sumedang,” ujarnya.

Berikut data penumpang di Terminal Pasar Rambutan:

Minggu

315 Bus
5.545 Penumpang

Senin

351 Bus
6.197 Penumpang

Selasa sampai pukul 00.00 WIB

357 Bus
10.125 Bus

(knv/aik)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jelang Pencoblosan, Polda-TNI Patroli Gunakan Panser Anoa di Kendari

Kendari – TNI dan Polri patroli gabungan jelang hari pencoblosan. Bisa jadi untuk menarik perhatian, Panser Anoa diturunkan.
Kapolda Sultra Brigjen Pol Iriyanto mengatakan bahwa patroli gabungan hari itu sengaja dilakukan untuk meyakinkan masyarakat jika kondisi saat ini aman terkendali.

“Kita patroli dan meyakinkan masyarakat jika kondisi saat ini kondusif, sehingga jangan takut untuk menyalurkan hak pilihnya besok,” katanya usai menggelar patroli.

Jelang Pencoblosan, Polda-TNI Patroli Gunakan Panser Anoa di KendariFoto: Sitti Harlina/detikcom

Sejumlah titik dipantau dan dipastikan aman sehingga menjamin untuk terselenggaranya pemilu damai. Terkait daerah rawan, ia menegaskan jika tidak ada yang menjadi titik rawan.

“Tidak ada yang rawan, semua aman. Anggota kami juga sudah menyebar di seluruh wilayah,” pungkasnya.
(tor/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jelang Coblosan, Fadli Zon Ingatkan Jangan Ada Kecurangan Pemilu

Jakarta – Pelaksanaan Pemilu 2019 akan digelar besok. Wakil Ketua DPR bidang Politik dan Keamanan, Fadli Zon mengingatkan jangan sampai ada kecurangan di pemilu.

“Janganlah ada kecurangan-kecurangan yang bisa menimbulkan kegaduhan. Saya kira damai itu bisa terbentuk kalau pemilu berjalan dengan jujur dengan adil,” kata Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (16/4/2019).

Ia berharap gelaran Pemilu 2019 di Tanah Air berlangsung aman. Fadli kemudian juga mengingatkan penyelenggara pemilu agar tidak menodai kepercayaan publik.


“Pemilu di dalam negeri kita berharap dengan lancar, terutama tidak ada kecurangan. Yang kita khawatirkan hanya satu, kecurangan dan trust masyarakat terhadap penyelenggara dan juga aparat yang mengamankan harus dibangun,” ujarnya.
Fadli lantas menyinggung soal kasus surat suara tercoblos di Malaysia. Menurutnya, kasus itu mencoreng demokrasi Indonesia.

“Apa yang terjadi di Malaysia itu menurut saya satu pukulan yang keras dan noda yang besar bagi demokrasi kita sekarang ini,” ucap Fadli.
(tsa/elz)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jelang Coblosan, Ketua DPR Minta KPU-Bawaslu Siaga Awasi Politik Uang

JakartaPemilu 2019 digelar besok. Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta KPU dan Bawaslu siaga menghadapi berbagai potensi kecurangan di pemilu.

“Mendorong KPU dan Bawaslu Provinsi, Kota, dan Kabupaten untuk terus siaga dan melakukan patroli guna melakukan pengawasan politik uang, ujaran kebencian dan SARA dan bekerja sama dengan Kemenkominfo dalam mengawasi potensi adanya kampanye melalui media sosial serta menuntaskan APK bersama Satpol PP,” kata Bamsoet dalam keterangan tertulis, Selasa (16/4/2019).

Bamsoet meminta KPU dan Bawaslu menindak tegas segala bentuk pelanggaran yang ditemukan di masa tenang ini. Kemudian, Bamsoet mengimbau agar KPU dan Bawaslu terus menggencarkan ajakan kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilih di Pemilu 2019.
“Mendorong KPU untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar dapat menggunakan hak pilihnya pada Rabu, 17 April 2019,” ujar Bamsoet.
Kepada masyarakat, Bamsoet mengimbau agar masa tenang ini digunakan untuk memantapkan pilihan. Selain itu, dia mengingatkan agar masyarakat memastikan lokasi TPS.

“Meminta masyarakat untuk menggunakan masa tenang dengan mengoreksi dan memastikan TPS sebagai tempat mereka menggunakan hak pilihnya,” ucap Bamsoet.
(tsa/gbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Pernyataan Tegas Kemendes untuk ASN Jelang Pemilu 2019

Liputan6.com, Jakarta Para pegawai di lingkungan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) diimbau untuk menjaga netralitas, terutama dalam menggunakan hak pilih saat Pemilu pada 17 April 2019. Hal itu ditegaskan oleh Sekretaris Jenderal Kemendes PDTT Anwar Sanusi.

Saat menjadi pembina upacara di lingkungan Kemendes PDTT pada Senin (15/4) di halaman parkir kantornya, Anwar Sanusi juga menegaskan, agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak golput. 

“Dua hari lagi tanggal 17 April kita laksanakan pesta demokrasi yakni pemilu untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden dan memilih Calon Legislatif DPR RI, Provinsi dan kota atau Kabupaten serta DPD RI. Sebagai ASN saya ingatkan kepada semuanya untuk jaga netralitas kita, gunakan hak pilih Anda dan jangan golput,” kata Anwar Sanusi.

Sekjen Anwar Sanusi memberikan kebebasan kepada aparatur di Kemendes PDTT untuk memilih presiden, wakil presiden, anggota DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi dan kabupaten/kota.

“Golput itu hak Anda. Tapi sayang, pesta demokrasi ini menentukan pemimpin lima tahun ke depan,” katanya.

Anwar meminta pada segenap ASN di lingkungan Kemendes PDTT untuk menggunakan hak pilihnya, sesuai hati nurani masing-masing dan tanpa intervensi. Itu karena masyarakat yang memiliki hak suara dijamin undang-undang dalam menyalurkan hak pilihannya.

“Jika perlu, ajak masyarakat untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Karena ini merupakan harapan bangsa dan untuk kemajuan bangsa. Mari sukseskan Pemilu, kita harapkan pemilu berjalan lancar, aman, tertib, dan berkualitas,” katanya.

(*)

Bayern Munchen Dapat Kabar Buruk Jelang Akhir Musim

Liputan6.com, Munchen – Bayern Munchen mendapat kabar buruk jelang periode krusial pada akhir musim. FC Hollywood terancam tanpa kiper andalannya, Manuel Neuer karena cedera.

Manuel Neuer mengalami cedera saat Bayern Munchen bertanding melawan Fortuna Dusseldorf pada pekan ke-29 Bundesliga, Minggu (14/4/2019) malam WIB. Bayern menang dengan skor 4-1 pada laga di Merkur Spiel-Arena tersebut.

Cedera dialami oleh Neuer ketika laga memasuki menit ke-50. Penjaga gawang berusia 32 tahun tersebut lantas tidak bisa melanjutkan permainan. Die Rotten harus menarik keluar Manuel Neuer pada menit ke-53 dan digantikan oleh Sven Ulreich.

Pelatih Bayern Munchen, Niko Kovac, mengatakan jika cedera Manuel Neuer memang cukup membuat pihak klub cemas. Sebab, yang dialami oleh eks penjaga gawang Schalke tersebut adalah cedera kambuhan. Neuer kembali mendapatkan cedera betis, sama dengan cedera sebelumnya.

“Itu adalah cedera betis yang sama dengan yang cedera yang dialami terakhir kali. Kami akan segera memeriksanya besok dan tentu saja kami berharap tidak ada hal yang serius dengan cederanya,” ucap Niko Kovac dikutip dari Sportsmole.

Empat gol Bayern ke gawang Fortuna Dusseldorf dicetak oleh Kingley Coman [2 gol], Serge Gnarby dan Leon Goretzka. Kemenangan ini membuat Bayern Munchen kembali ke puncak klasemen yang sehari sebelumnya sempat dikudeta oleh Borussia Dortmund. Die Rotten kini telah mengumpulkan 67 poin, unggul satu poin saja dari Dortmund di posisi kedua.

Waspada! Politik Uang Dilakukan Jelang ke TPS 

Jakarta

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mochammad Afifuddin mengingatkan bahwa potensi kerawanan dalam Pemilu itu nyata adanya. Tak hanya di dalam negeri kerawanan juga kerap terjadi saat Pemilu untuk luar negeri. Misalnya soal data pemilih, masalah distribusi surat suara hingga penghitungan suara.

[Gambas:Video 20detik]

Bawaslu selalu melakukan update terkait potensi kerawanan di daerah-daerah untuk dicarikan solusi. Ketika menyangkut keamanan pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian. Atau berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil bila itu terkait data pemilih.

Bawaslu juga memetakan daerah-daerah yang potensial terjadi praktik politik uang. Pada Jumat pekan lalu, Bawaslu menggelar apel Pengawasan Nasional yang salah satu tujuannya untuk mencegah praktik politik uang.

“Biasanya orientasi orang melakukan katakanlah apa yang disebut ‘serangan fajar’, politik uang banyak dilakukan di last minute menjelang masuk ke TPS,” kata Afif kepada Tim Blak blakan detikcom.

Modus politik uang pun kini beragam. Mulai dari yang konvensional dengan cara langsung memberikan ‘ampop’, transfer pulsa hingga dijanjikan umrah. Ada juga yang melakukan dengan cara memperbanyak relawan, sehingga uang yang diberikan disebut sebagai dana operasional.

Politik uang konvensional tentu relatif lebih mudah mengusut ketika sudah ada laporan atau ditemukan indikasinya. Namun untuk yang dengan modus transfer pulsa atau uang elektronik (e-Money), Bawaslu akan menggandeng PPATK untuk menelusiri aliran dananya.


“Politik uang ini racun yang merusak pemilu, politik uang ini sampah. Jangan sampai kemudian motivasi orang memilih di masa pemilu nanti hanyak karena diberi uang atau dijanjikan sesuatu,” kata Afif.

Bagaimana Bawaslu menjaga Pemilu 2019 agar bersih dari praktik kecurangan? Seperti apa pula perkembangan terkini kasus dugaan surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia? Tonton Blak blakan Koordinator Divisi Pengawasan dan Sosialisasi Bawaslu Mochamad Afifuddin, Ragam Potensi Kecurangan Pemilu di detikcom.


(erd/jat)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>