Jokowi: 11 Perusahaan Perusak Hutan Kena Sanksi Rp 18,3 Triliun

Liputan6.com, Jakarta – Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa pemerintah telah memberikan sanksi kepada 11 perusahaan yang telah melakukan pembalakan liar dan juga pembakaran hutan. Hal tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah telah menegakkan keadilan dan tidak bermain-main terhadap perusak lingkungan.

“Dari 11 perusahaan itu, sanksi yang diberikan sebesar Rp 18,3 triliun,” kata Jokowi dalam Debat Capres Kedua yang berlangsung di Hotel Sultan, Minggu (17/2/2019).

‘Sekarang semua sudah takut dengan ilegal loging. Kita tegas kepada perusahaan perusak lingkungan,” jelas lanjut dia.

Selain itu, dalam beberapa tahun terakhir pemerintah telah juga membersihkan kembali sungai-sungai yang sudah terkena polusi. Salah satunya adalah Sungai Citarum yang telah mulai dibersihkan sehingga bisa digunakan dan tidak tercemar.

“Saya berterimakasih kepada masyarakat Jawa Barat yang telah membantu membersihkan Citarum,” kata dia.

2 dari 2 halaman

Ledakan Keras Kejutkan Arena Nobar Debat Capres di GBK Senayan

Suaran ledakan terdengar keras dari arena Parkir Timur, Senayan, sekitar pukul 20.15 WIB. Ledakan itu tak jauh dari lokasi debat kedua capres 2019.

Pantauan Liputan6.com, belum diketahui asal muasal suara ledakan tersebut.


Namun, seluruh pengunjung yang berada di dekat Hotel Sultan berdiri dan berusaha mencari lokasi ledakan.

Puluhan polisi yang berjaga langsung berlarian menuju parkir Senayan untuk mencari asal ledakan.

Ledakan Keras Kejutkan Arena Nobar Debat Capres GBK Senayan

Liputan6.com, Jakarta – Suaran ledakan terdengar keras dari arena Parkir Timur, Senayan, sekitar pukul 20.15 WIB. Ledakan itu tak jauh dari lokasi debat kedua capres 2019.

Pantauan Liputan6.com, belum diketahui asal muasal suara ledakan tersebut.

Namun, seluruh pengunjung yang berada di dekat Hotel Sultan berdiri dan berusaha mencari lokasi ledakan.

Puluhan polisi yang berjaga langsung berlarian menuju parkir Senayan untuk mencari asal ledakan.

Reporter: Ronald

Hasil Liga Spanyol: Madrid Kalah 1-2 dari Girona, Ramos Kartu Merah

MadridReal Madrid menjamu Girona dalam lanjutan La Liga. Los Blancos kalah 1-2 dan Sergio Ramos diganjar kartu merah.

Bermain di Santiago Bernabeu, Minggu (17/2/2019) malam WIB, Girona tampil ngotot di markas Madrid. Girona berani keluar menyerang, sementara Madrid belum menemukan celah yang dapat dimanfaatkan.

Permainan Madrid mulai membaik di setelah laga berjalan 15. Los Blancos mengurung pertahanan Girona, namun tetap saja tak ada peluang berbahaya dari tim tuan rumah.

Girona mengancam di menit ke-19. Melalui skema serangan balik, Stuani berhasil menguasai bola dan mendekat ke kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras yang ditepis oleh Thibaut Courtois sambil meregangkan badan.

Madrid mengancam di menit ke-21. Marco Asensio melepas tembakan yang masih lemah dan dengan mudah ditangkap kiper lawan.

Serangan Madrid membuahkan hasil di menit ke-25. Casemiro membawa Madrid memimpin 1-0 lewat gol sundulan usai memanfaatkan umpan silang Toni Kroos.

Karim Benzema mendapat peluang di menit ke-41. Dia berhasil mendapat ruang untuk melepaskan tembakan keras, namun bola yang diarahkan ke tiang jauh masih bisa ditepis Bono.

Tak ada gol tambahan hingga turun minum. Madrid memimpin 1-0 di babak pertama.

Girona berusaha melancarkan serangan secepat mungkin. Lini pertahanan Madrid dibuat ketar-ketir oleh serangan lawan.

Kesempatan Girona untuk menyamakan skor baru tercipta di menit ke-65. Guillermo Cuadra Fernandez memberikan Girona hadiah penalti setelah Ramos melanggar pemain lawan.

Cristhian Stuani maju sebagai eksekutor. Dia berhasil menjalankan tugasnya dengan baik untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Situasi berbalik di menit ke-75. Portu berhasil membawa Girona unggul 2-1 lewat gol sundulan usai memanfaatkan bola rebound dari tembakan Douglas Luiz.

Madrid melancarkan serangan bertubi-tubi, namun penyelesaian akhir mereka masih terbilang buruk.

Alih-alih mendapat gol penyeimbang, Los Blancos malah harus main dengan 10 orang di penghujung laga. Ramos diganjar kartu kuning kedua setelah melanggar pemain lawan.

Tak ada gol tambahan hingga laga tuntas. Madrid harus menelan kekalahan 1-2 di depan publik sendiri.

Kekalahan ini membuat Madrid duduk di posisi ketiga dengan 45 poin. Sementara itu, Girona naik ke posisi 15 dengan 27 poin.

Susunan Pemain:

Real Madrid: Courtois; Odriozola, Varane, Ramos, Marcelo; Ceballos, Casemiro, Kroos; Asensio, Benzema, Lucas Vazquez.

Girona: Bono, Ramalho, Alcala, Granell, Stuani, Pere Pons, Portu, Douglas Luiz, Raul Carnero, Juanpe, Pedro Porro.



(ran/raw)


Moeldoko: Setahun Terjadi Penyusutan Lahan 128 Ribu Hektar

Liputan6.com, Jakarta Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Moeldoko mengakui jika persoalan alih fungsi lahan masih menjadi masalah serius karena menyangkut ketahanan pangan. Sebab, setiap tahun lahan di Indonesia telah menyusut hingga mencapai 100 ribuan per hektar.

“Karena sekarang ini, satu sisi jumlah penduduk kita semakin banyak, pada sisi yang lain ada penyusutan luas lahan baku kurang lebih 128 ribu hektar dalam satu tahun. Ini kondisi ini harus disiasati,” kata Moeldoko di Kantor HKTI, Jakarta, Minggu (17/2/2019).

Dia mengatakan, berbagai persoalan lahan kerap muncul sehingga menjadi isu nasional yang hangat. Adapun penyebab terjadinya penyusutan tersebut juga karena infrastruktur pertanian saat ini dinilai kurang tertangani dengan baik.

“(Infrastruktur pertanian) kurang tertangani dengan baik sehingga apa?. Lahan-lahan yang ada sekarang itu kurang begitu produktif karena pengairannya tidak terencana dengan baik,” jelas dia.

Terkait alih fungsi lahan, pemerintah sudah menyadari akan hal tersebut. Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ Badan Pertanahan Nasional (BPN) mencatat 150.000 sampai 200.000 hektare lahan tiap tahun beralih fungsi.

Kementerian ATR ingin segera ada peraturan presiden (Perpres) untuk menghentikan alih fungsi lahan ini.

Sementara, berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) luas lahan baku sawah terus menurun. Pada 2018, luas lahan tersisa 7,1 juta hektare, turun dibanding 2017 yang masih 7,75 juta hektare.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

2 dari 2 halaman

Nasdem: Impor Pangan Akibat Konversi Lahan Pertanian

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Johnny G Plate menilai impor pangan masih dilakukan karena konversi lahan pertanian saat ini masih terjadi hingga 30 persen.

“Konversi lahan ini tidak pernah dibuka dari Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Di atas kertas lahan seakan bertambah, tapi di lapangan tidak,” kata Johny dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Jumat, 18 Januari 2019. 

Konversi lahan ini, jelas Johnny, terkuak saat debat menteri dalam rapat kabinet. Dalam rapat itu juga diputuskan untuk mengimpor. “Makanya kita berterimakasih, Pak Jokowi berhasil membuka masalah itu. Itu produksi menurun karena lahannya yang berkurang,” ucap dia.

Lebih jauh Johnny menambahkan, impor itu dilakukan agar harga pangan di pasaran stabil.

Dia mencontohkan, bila produksi pangan berkurang dan kebutuhan naik maka harga beras di pasaran akan tinggi.

“Tugas pemerintah adalah menstabilkan harga,” kata dia seperti dilansir dari Antara. 

Belakangan, Johnny menyebut, banyak berpandangan total produksi pangan dalam negeri melebihi kebutuhan. Faktanya, hingga saat ini, produksi pangan belum mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Produksi tidak sesuai dengan kebutuhan, karena konversi lahan,” imbuhnya.

Permintaan Terakhir Mubarok Sebelum Tewas Kena Ledakan Granat di Bogor

Liputan6.com, Jakarta – Suasana duka masih menyelimuti tempat tinggal Muhammad Ibnu Mubarok di Kampung Wangun Jaya, Desa Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Bocah berusia 10 tahun ini meninggal dunia akibat terkena ledakan granat pada Kamis 14 Februari 2019 siang. Ledakan granat juga merenggut nyawa temannya, Muhammad Doni (14). Dia meninggal dunia beberapa jam kemudian setelah sempat di rawat di RSUD Leuwiliang.

Sementara temannya yang lain Khoirul Islami (10) menderita luka di bagian kaki.

Di mata ayahnya Muhammad Abdul Majid (42), Ibnu Mubarok dikenal sebagai sosok anak yang baik, patuh terhadap orangtua, dan pola pikirnya seperti orang dewasa.

“Kalau saya sedang kerja, tanpa disuruh dia nyamperin terus bantuin. Perilakunya beda sama kakak-kakaknya. Di sekolahnya juga gitu, rajin,” terang Abdul, Minggu (17/2/2019).

Bocah yang masih duduk di bangku kelas IV sekolah dasar ini juga rajin membaca Alquran dan salat lima waktu. Terlebih, semenjak dia menjadi seorang muazin di masjid yang dibangun ayahnya sebulan lalu, ia selalu datang ke masjid lebih awal.

“Dia baru sebulan jadi muazin. Setelah saya suruh jadi muazin, salatnya makin bersemangat. Datang ke masjid paling awal,” terang Abdul.

Abdul mengaku tidak memiliki firasat buruk. Namun ada satu permintaan anaknya yang tidak akan pernah ia lupakan. Seminggu sebelum insiden ledakan, anak bungsunya meminta berhenti bersekolah dan ingin belajar ilmu agama Islam di pondok pesantren.

“Enggak tahu alasannya kenapa tiba-tiba ingin berhenti sekolah dan memilih pesantren,” ucap Abdul dengan nada sedih dan berlinang air mata.

Pada saat itu Abdul keberatan dan meminta anaknya tetap bersekolah hingga lulus SD. Namun ia berjanji kepada Mubarok akan membangun pondok pesantren dekat rumahnya setelah anaknya lulus.

“Saya sempat bilang ke dia, beresin sekolah sampai SD, nanti bapak bikin pesantren. Kamu sama temen-temen bisa mondok disitu, jadi enggak perlu jauh-jauh pesantrennya,” kata dia.

Abdul memang berniat untuk membangun sebuah pondok pesantren. Bahkan lahan dan materialnya sudah dia persiapkan sejak beberapa tahum silam.

“Saya sudah persiapkan sedikit-sedikit materialnya buat pesantren, untuk anak-anak belajar ilmu agama lebih dalam,” terang Abdul.

2 dari 2 halaman

Martabak Terakhir

Kenangan yang tidak pernah dia lupakan adalah ketika anak keempat dari empat bersaudara ini membawakan martabak untuk sang ayah yang sedang berada di masjid.

“Sehari sebelum kejadian, malam jam 10-an dia datang. Pak, ini ade bawa kue. Masya Allah, itu malam terakhir saya dikasih kue. Saya engga nyangka,” ucap Abdul.

Beberapa jam sebelum ajal menjemput pun, Mubarok merengek minta diantarkan ke sekolah oleh kakaknya. “Memang suka dianterin, tapi kemarin itu ngerengeknya beda,” kata dia.

Namun, Abdul tak menyadari tanda-tanda itu adalah firasat bahwa Mubarok akan meninggal. Usai pulang sekolah, Mubarok tewas mengenaskan kena ledakan granat di samping rumahnya.

Granat berbentuk lonjong itu dipukul-pukul menggunakan batu hingga terjadi ledakan dan mengenai ketiga orang tersebut.

“Saat meledak kaca jendela dan bangunan rumah ikut bergetar, saya juga sampai kaget,” kata dia.

Saat keluar rumah, ia mendapati Mubarok dan dua temannya sudah terkapar bersimbah darah. Ketiganya kemudian dibawa ke RSUD Leuwiliang untuk mendapatkan penanganan medis.

“Waktu di rumah napas anak saya sudah tersendat-sendat. Kalau dua temannya masih bisa mengerang kesakitan,” terang Abdul.

Mubarok dinyatakan sudah meninggal dunia. Doni dalam keadaan kritis hingga akhirnya meninggal dunia Kamis malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Semenjak kejadian itu, Abdul terlihat murung. Dia kerap menyendiri di belakang masjid. Tak hanya itu, Siti Nurhasanah (41), ibu Mubarok pun selalu menitikkan air mata kerap kali ditemui kerabat dan tetangganya.

Siti mengaku saat kejadian dirinya tengah mengajar di sekolah madrasah. Namun ia sudah beberapa kali membuang granat tersebut meskipun awalnya benda tersebut dikira onderdil kendaraan.

“Pertama saya umpetin di dapur. Kedua saya buang ke tempat sampah. Saya engga tahu kalau itu bom, tapi pas dipegang berat juga,” kata dia.

Menurut Siti, bahan peledak itu ditemukan anaknya saat lari pagi di lapangan tembak, tempat anggota TNI/Polri latihan menembak pada 3 Februari 2019.

“Sama dia dibawa pulang. Disimpan di lemari pakaian, kadang dibawa-bawa ngaji. Mungkin dia enggak tahu kalau itu bom,” kata dia.


Saksikan video pilihan berikut ini:

Jangan Ada Dendam di Antara Malaysia dan Indonesia…

Liputan6.com, Putra Jaya – Sudah jadi rahasia umum bahwa Malaysia kerap menjadi tujuan para tenaga kerja Indonesia (TKI), meski sejumlah kasus kekerasan melanda para penyumbang devisa besar untuk negara itu. Hal tersebut juga sempat membuat hubungan kedua negara tegang.

“Hubungan kita memang terkadang menjadi renggang, tapi kami tetap memerlukan TKI,” ujar Penasihat Eksekutif Editorial Sinar Harian, salah satu surat kabar terbesar di Malaysia, Abdul Jalil pada Kamis 14 Februari 2019 lalu di kantornya.

Abdul mengatakan bahwa TKI sudah banyak membantu Malaysia sejak dahulu kala. Para TKI banyak yang bekerja di bidang pertanian, perindustrian, tekstil dan juga menjadi asisten rumah tangga (ART).

Ia juga yakin pekerja WNI yang diperlakukan layak di Malaysia jumlahnya jauh lebih tinggi dari kasus kekerasan.

“Kami menentang sekali kekerasan. Kasus kekerasan terhadap TKI di sini selalu diusut ke jalur hukum. Kita tak akan melepaskan begitu saja. Tapi memang proses peradilan membutuhkan waktu,” sebut Abdul.

Salah satu kasus tersebut adalah yang menimpa Adelina Lisao, seorang TKI asal Kupang. Kasus tahun 2018 itu sempat menjadi sorotan global karena pahlawan devisa itu diketahui dipaksa majikannya untuk tidur di samping seekor anjing di area garasi rumah.

“Proses peradilan kasus kematian TKI yang di Penang (Adelina Lisao) masih berjalan di mahkamah hingga saat ini. Majikannya sudah diproses hukum, jangan bimbang,” tutur Abdul.

Menurut Abdul, saat ini ada sekitar dua juta buruh migran di Malaysia, yang mayoritasnya berasal dari Indonesia dan Kamboja. Ia meminta secara khusus kepada Indonesia sebagai tetangga dekat Malaysia untuk tetap berhubungan baik. “Kita ini serumpun. Jangan ada dendam di antara kita,” ucap Abdul.

Ia pun menceritakan bahwa telah memiliki asisten rumah tangga dari Semarang, Indonesia sejak 28 tahun terakhir.

“Mbak Sumi ini sudah menjadi bagian dari keluarga saya. Dia mendidik anak saya, mengajar anak saya mengaji, Bahkan saya dan keluarga pernah dua hingga tiga kali ke kampung dia di Semarang,” ungkap dia.

Abdul menuturkan bahwa hubungan Indonesia dan Malaysia akan terus berjalan baik meski terkendala gesekan kasus kekerasan terhadap sejumlah TKI di negaranya.

“Saya sudah lama berhubungan dengan Indonesia. Kita ada hubungan yang akrab, Ada hubungan akrab ada G2G (government to government), P2P (people to people), B2B (business to business). Malaysia dan Indonesia ini sebenarnya serumpun.”

“Dengan badan-badan seperti Iswami ini. Dia menjadikan hiubungan kita lebih akrab. Jangan ada dendam di antara kita,” tegas Abdul.


Simak video pilihan berikut: 

2 dari 2 halaman

Akses Pendidikan untuk Anak-Anak TKI

Sementara itu, pemerintah RI dan Malaysia telah menyepakati berbagai upaya peningkatan perlindungan dan hak tenaga kerja Indonesia (TKI) di Negeri Jiran.

Hal itu diutarakan oleh menteri luar negeri kedua negara, Menlu RI Retno Marsudi dan Menlu Malaysia Saifuddin Abdullah dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Senin 23 Juli 2018.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian oleh kedua menteri adalah mengenai pentingnya akses pendidikan terhadap anak-anak TKI yang ikut merantau bersama orang tuanya yang bekerja di Negeri Jiran.

“Saya mengapresiasi atas perubahan kebijakan pemerintahan Malaysia saat ini yang menekankan pentingnya akses pendidikan kepada semua orang, termasuk anak-anak TKI di Malaysia,” kata Menlu Retno.

Pada gilirannya, Menlu Saifuddin menjelaskan bahwa Indonesia-Malaysia akan bekerja sama menambah fasilitas pendidikan dan komunitas pembelajaran baru di Sabah. Sebelumnya, kedua pemerintah telah bekerjasama membangun fasilitas serupa di Kuala Lumpur dan Johor.

“Kami akan menindaklanjuti permintaan Indonesia terkait pembangunan sekolah di Sabah,” kata Saifuddin.

Kedua menteri menegaskan bahwa tim teknis dari masing-masing negara akan bertemu untuk merealisasi rencana tersebut.

Prioritas

Pada kesempatan terpisah usai pertemuan bilateral, Menlu RI Retno Marsudi menjelaskan bahwa isu perlindungan WNI dan TKI merupakan agenda prioritas kebijakan luar negeri kedua negara. Sikap tersebut pun telah diejawantahkan melalui sejumlah tindakan positif dari pemerintah Malaysia belakangan terakhir.

“Kita sangat mengapresiasi bagaimana pemerintah Malaysia sekarang sangat kooperatif dalam memberikan notifikasi dan akses kekonsuleran bagi pemerintah RI untuk menangani WNI dan TKI yang terkendala secara hukum,” kata Retno.

“Prioritas terhadap perlindungan WNI dan TKI ini merupakan sebuah pergeseran kebijakan yang baik yang telah menjadi komitmen antara Tun Mahathir dan Presiden Jokowi saat keduanya bertemu di Bogor Juni lalu,” tambah Menlu RI.

Terus Main Buruk, Pique Khawatir Barcelona Dibungkam Lyon

Liputan6.com, Barcelona – Barcelona hanya menang tipis 1-0 atas Real Valladolid dalam lanjutan Liga Spanyol. Gol kemenangan Barcelona dicetak Lionel Messi dari eksekusi penalti.

Sepanjang pertandingan, Barcelona tampil di bawah standar mereka. Beruntung, Valladolid tidak dapat mencetak gol balasan.

Bek Barcelona Gerard Pique menyadari kekurangan timnya dan tidak segan mengkritik rekan-rekan setimnya. Menurut Pique, jika Barca tampil sama buruknya saat melawat ke markas Lyon pada leg pertama 16 besar Liga Champions, Rabu (20/2/2019) dini hari WIB, mereka bisa saja dikalahkan Lyon.

Karena itu, Pique meminta rekan-rekannya untuk menganalisis kekurangan mereka dan berusaha tidak mengulanginya lagi.

2 dari 3 halaman

Tidak Bermain Bagus

Menurut Pique, permainan Barca pada pertandingan tersebut tak bisa dikatakan bagus. Meski berhasil menang, dia yakin tidak ada pemain Barca yang puas dengan performa mereka. Pique khawatir Barca akan kesulitan melawan Lyon jika performa mereka masih sama.

“Kami tidak bermain bagus dan kami bukanlah tim yang kami inginkan. Namun, yang paling penting adalah kami memenangkan pertandingannya,” tutur Pique kepada Marca.

“Akan tetapi sensasi yang kami rasakan tidak bagus, dan kami harus berkembang serta menjadi lebih baik lagi, jika tidak kami akan mengalami masa-masa sulit Selasa nanti [Rabu dini hari WIB, melawan Lyon].”

3 dari 3 halaman

Tak Seperti Barca

Lebih lanjut, Pique merasa ada sesuatu yang salah pada permainan Barca. Mereka bermain di hadapan pendukung sendiri, yang berarti tidak ada tekanan, tapi permainan skuat Barca justru begitu buruk, jauh di bawah standar Barcelona.

“Permainan kami kurang mengalir dan kami tidak mengalirkan bola cukup cepat, tidak menguasai bola atau mendominasi pertandingan untuk menciptakan peluang,” tandasnya.

Penalti Barca sebenarnya cukup kontroversial, sebab pelanggaran terhadap Pique dinilai kurang meyakinkan. Meski demikian, dia menegaskan wasit telah membuat keputusan tepat.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan berikut ini:

Pemilih Luar Negeri Bertambah, KPU dan Kemenlu Siap Salurkan Surat Suara

Liputan6.com, Tangerang – Kementerian Luar Negeri bersama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus bekerjasama dalam mempersiapkan proses Pemilu yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019. Wakil Menteri Luar Negeri, Abdurrahman Mohammad Fachir mengatakan, saat ini ada 2.058.191 pemilih luar negeri yang terdaftar di seluruh negara. 

“Pemilih terdaftar ada 2.058.191 pemilih, yang paling banyak di Kuala Lumpur yaitu 558.873 pemilih,” ujarnya, saat menghadiri kegiatan Distribusi Logistik Pemilu 2019 Luar Negeri di Benda, Kota Tangerang, Minggu (17/2/2019). 

Selain itu, terdapat 783 tempat pemungutan suara (TPS) luar negeri yang terdaftar. Sementara ada 429 pos yang ada untuk menyebarkan logistik pemilu. 

“TPS-nya ada 783, kotak suara keliling 2.344, posnya 429, PPLN (Panitia Pemungutan Luar Negeri) nya 130, semua gelondongan PPLN,” ujarnya. 

2 dari 3 halaman

Terbesar di Kuala Lumpur

Abdurahman juga mengatakan, jumlah PPLN pun tergantung dengan jumlah pemilih yang ada di Kota tersebut. Hal tersebut disesuaikan dengan dinamika di lapangan. 

“Terbesar itu di Kuala Lumpur, berturut-turut Taipei, Hongkong, Kinabalu, Kuching, Johor Baru, Singapura, jumlahnya dari 500-71.000, ada juga PPLN yang hanya 28. Dinamikanya seperti itu, apakah hanya satu metode saja atau tiga metode,” ujarnya. 

Dia juga mengatakan, saat ini persiapan dan logistik yang didistribusikan mengalami peningkatan. Pasalnya, jumlah pemilih luar negeri pun bertambah. 

“Karena kebetulan setidaknya saya dua kali ikut diluar, dubes Kairo dan dubes Riad itu berbeda sekali jauh lebih banyak dibanding dulu, kita lihat dari DPT (daftar pemilih tetap) saja,” tandasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Di Era Jokowi, 24 Orang Meninggal karena Kebakaran Hutan

Jakarta – Sebagai petahana, Jokowi akan mempertahankan kinerjanya dalam Debat Capres. Salah satunya adalah soal isu lingkungan.

Jika melihat dari luasannya, kebakaran hutan dan lahan di era 1990-an mungkin jauh lebih besar dibanding yang terjadi di 2015. Pada 1994 karhutla menghanguskan 5-11 juta ha. Pada 1997-1998 menghanguskan 10-11 juta ha area kawasan hutan dan lahan.

Namun apa yang terjadi di 2015 dampaknya menimbulkan kerugian Rp 221 triliun dari sisi ekonomi, serta menyebabkan 24 orang meninggal dunia, 600 ribu lainnya terkena infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Keberhasilan upaya pencegahan dan pemadaman karhutla sejak 2016, hingga akhirnya menurunkan secara drastis jumlah titik api sampai 90 persen yang bakal jadi andalan Capres Jokowi,” kata Direktur Eksekutif Yayasan Madani Berkelanjutan, Teguh Surya sebagaimana dikutip detikcom dari Antara, Minggu (17/2/2019).
Sementara itu, Manajer Kampanye Keadilan Iklim Eksekutif Nasional Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Yuyun Harmono justru mengatakan belum bisa memperkirakan bagaimana isu lingkungan akan bergulir dalam perdebatan capres mendatang.

“Terhadap petahana, tentu masyarakat lebih bertanya selanjutnya apa?. Namun jauh-jauh hari ternyata para aktivis dan pemerhati lingkungan pun sudah menyayangkan visi-misi Joko Widodo (Jokowi) –yang pada Pilpres 2019 berpasangan dengan Ma’ruf Amin– yang terlalu umum dibanding 2014,” kata Yuyun.

Adapun Prabowo Subianto, yang berpasangan dengan Sandiaga Uno, juga tidak menjabarkan secara jelas di dalam visi-misinya. Hanya menyebut pemerintahan yang berwawasan lingkungan.

“Capres dengan nomor urut 2 ini belum sampai berbicara soal mengintegrasikan isu lingkungan pada rencana pembangunan nasional. Padahal Prabowo justru punya kesempatan lebih menjabarkan inovasi apa yang dimiliki untuk menyelesaikan persoalan lingkungan dibanding petahana,” kata Yuyun.

Bahkan, kabut asap disindir oleh para anggota dewan. Ketua DPR Setya Novanto dkk memakai masker saat sidang paripurna pada Oktober 2015.
(asp/asp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Istri Bikin Icardi Dilupakan Real Madrid

Liputan6.com, Madrid – Real Madrid sempat menjadikan Mauro Icardi sebagai bidikan utama di bursa transfer 2018. Namun, Los Blancos kini sudah tidak lagi punya niat untuk membeli pemain asal Argentina tersebut.

Real Madrid memang begitu kencang disebut ingin mendatangkan Icardi. Pasalnya, dengan reputasi yang sudah ia bangun di Inter Milan, Icardi disebut bakal jadi solusi bagi lini depan Madrid yang acap kali dinilai belum maksimal.

Icardi disebut akan menggantikan peran yang selama ini dibebankan kepada Karim Benzema. Tapi, kabar itu menguap begitu saja.

Bahkan, Real Madrid sudah tidak lagi mengincar Icardi pada bursa transfer Januari 2019.

2 dari 3 halaman

Gara-gara Wanda Nara

Secara teknis, tidak ada yang diragukan dari sosok Mauro Icardi. Dia punya skill yang lengkap sebagai seorang penyerang tengah.

Icardi mampu mencetak gol dengan berbagai macam cara. Baik itu dengan kaki maupun kepalanya, dari jarak dekat maupun jauh.

Namun, dikutip dari Marca, ada satu alasan kuat mengapa Madrid tidak lagi berminat membeli pemain berusia 25 tahun itu.Alasan tersebut tidak lain adalah sosok Wanda Nara, istri sekaligus agen bagi Icardi.

Wanda diketahui kerap terlibat terlalu dalam dengan urusan Icardi dengan pihak klub. Bahkan, juga terkait hubungan Icardi dengan pemain lain.

Marca menyebut jika Madrid begitu resah dengan tingkah laku Wanda dalam kapasitasnya sebagai agen Icardi. Ia sering kali memicu polemik dengan statmen yang diberikan kepada media. Dan, Madrid tak berkenan dengan hal tersebut.

Sikap keras Wanda dan seringnya dia bicara kepada media kini juga berdampak pada status Icardi di Inter Milan.

3 dari 3 halaman

Situasi Sulit Icardi di Inter

Mauro Icardi adalah figur penting di Inter Milan. Dia adalah kapten tim. Namun, pemain jebolan La Masia tersebut kini seolah menjadi pesakitan. Ban kapten sudah dicopot dari lengannya dan dia tak masuk skuat di laga terakhir.

Masa depan Icardi bisa dikatakan makin buram di Inter Milan. Sebab, skuat Inter dikabarkan sudah tidak lagi berkenan dengan kehadirannya.

Pangkal dari masalah yang dialami oleh Icardi, menurut Marca, adalah sikap Wanda yang tidak kooperatif dengan klub. Wanda juga kerap mengkritik beberapa pemain Inter, Marcelo Brozovic salah satunya. Situasi ini membuat Icardi jadi ‘musuh bersama’ di Inter.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan berikut ini: