Santiago Solari Tak Cemas Real Madrid Alami Krisis Penyerang

Madrid – Pelatih Real Madrid, Santiago Solari, tak mengkhawatirkan krisis penyerang yang tengah melanda timnya. Solari menyerahkan rencana mendatangkan striker anyar kepada manajemen Los Blancos.

El Real saat ini hanya memiliki dua pemain yang berposisi sebagai striker murni, yakni Karim Benzema dan Mariano Diaz. Akan tetapi, kedua pemain tersebut harus menepi karena tengah dibekap cedera.

Benzema diprediksi absen selama beberapa pekan akibat mengalami patah di jari kelingking tangan kanannya. Sementara itu, Diaz masih harus menjalani perawatan karena cedera otot di kaki kanannya.

Situasi tersebut membuat Real Madrid kekurangan stok penyerang. Alhasil, Los Blancos disebut-sebut bakal mendatangkan striker baru pada bursa transfer Januari 2019.

Sejumlah penyerang top masuk dalam daftar belanja, mulai dari Bas Dost (Sporting CP), Marcus Rashford (Manchester United), Krzysztof Piatek (Genoa), hingga Paulo Dybala (Juventus).

“Saya selalu mengatakan bukan posisi saya untuk menjelaskan kebijakan perekrutan pemain. Skuat yang kami miliki luar biasa, dengan banyak pemain muda, banyak pemain berpengalaman dan mereka semua 100 persen berkomitmen,” ujar Solari.

“Mereka semua adalah pemain yang berbeda, belum tentu spesialis ‘pemain nomor sembilan’. Spesialis nomor sembilan yang kami miliki adalah Karim Benzema dan dia cedera,” lanjutnya.

Untuk mengisi kekosongan di lini depan, Vinicius Junior yang berposisi sebagai winger bakal menempati pos penyerang. Selain itu, Real Madrid juga bisa memainkan pemain muda, Cristo Gonzalez, sebagai juru gedor.

Sumber: FourFourTwo/Bola.com

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini.

INACA Buka-bukaan Soal Kondisi Maskapai Penerbangan Sulit Sejak 2016

Liputan6.com, Jakarta Mahalnya harga tiket pesawat rute domestik di akhir tahun menuai protes masyarakat. Tarif tiket pesawat domestik dinilai mahal bahkan bila dibandingkan dengan tarif pesawat rute internasional.

Ketua Umum Indonesia National Air Carriers Association (INACA) I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra (Ari Askhara) mengatakan kondisi maskapai-maskapai di tanah air saat ini sedang tidak baik. Maskapai umumnya sedang diterpa masalah keuangan terutama sejak terjadinya pelemahan nilai tukar Rupiah.

Pria yang juga merupakan Direktur Utama Garuda Indonesia Airlines tersebut menyebutkan bisnis penerbangan memiliki beberapa variabel biaya pengeluaran yang sebagian besar dibayar dengan Dolar Amerika Serikat (AS).

Sementara masyarakat yang membeli tiket menggunakan mata uang Rupiah. Pengeluaran maskapai sangat bergantung dengan volatilitas pasar.

“Semua masyarakat juga tahu pembayaran kami dari komponen biaya variabel. Semua komponen biaya dalam USD. Sedangkan dari kursnya sendiri berfluktuasi, harga komoditinya juga,” kata Ari di Kawasan Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Dalam hal avtur BBM sendiri, ada peningkatan harga yang signifikan. Sementara BBM merupakan komponen terbesar untuk biaya operasi maskapai, yaitu sekitar 40-45 persen.

“Kami catat dari INACA dari April 2016 sampai Desember 2018 harga terendah dan tertinggi untuk avtur itu sebesar 171 persen, kursnya 17 persen dan average kita 8 persen. Jadi kita punya struktur cost yang kompetitif. Kalau kontribusi paling besar memang dari fuel. Kontribusinya 40-45 persen,” ujar dia.

Lalu ada komponen pembayaran leasing untuk sewa pesawat 20 persen. Perusahaan leasing ini lebih didominasi Eropa dan AS. Imbasnya, perbaikan atau maintenance dikuasai kedua perusahaan tersebut karena tipe pesawat di dominasi oleh Boeing dan Airbus.

“Jadi kami sangat tergantung pada fluktuasi dan license dari Airbus dan Boeing. 10 persennya biaya pegawai yang perlu makan. Dari Garuda sendiri 10 ribu karyawan, Citilink 2.000 , Sriwijaya 4.500. Jadi ini masyarakat yang perlu kami biayai dan masuk dalam komponen cost kita,” ungkapnya.

Dari semua komponen pengeluaran tersebut, Ari menyebutkan margin keuntungan yang didapat maksimal hanya 3 persen saja. Itupun jika tarif tiket pesawat yang diterapkan mendekati tarif batas atas.

“3 persen itu sudah paling bagus dengan harga selangit (tiketnya). Sementara kemarin ketika Nataru untuk maskapai full service kenaikannya tidak lebih dari batas atas. Sedangkan LCC hanya 60-70 persen dari batas atas,” ungkap dia.

Ari mengaku kaget saat tarif pesawat bisa menjadi isu nasional. “Kondisi saya ini enggak mengerti kenapa jadi isu nasional sehingga sebelum kami akan menurunkan harga tiket pun pada tanggal 14 Januari dari high season jadi low season itu sudah dijadikan isu nasional dan sebelum itu kami sudah menurunkan,” tegas dia.

Dia juga mengaku telah banyak dicecar pertanyaan tentang kapan tarif pesawat akan turun. Adapunemungkinan pengurangan tarif rata-rata yang bisa dilakukan oleh maskapai adalah 30 persen. Perhitungan ini sudah sesuai dengan batas terendah agar maskapai tidak rugi. “Itu batas kemampuan mereka. Itu batas yang mereka bisa kompensasikan supaya tidak rugi.”

Kondisi itu memaksa maskapai untuk berinovasi mencari sumber pendapatan lain agar tidak rugi. Sebab pendapatan dari penjualan tiket tidak mampu menutup pengeluaran. “Lion Air dari baggage, Garuda dari kargo. Dari harga tiket sendiri, kita sudah kelelep,” ujarnya.

Kondisi ini juga diperparah oleh keputusan pemerintah yang tidak menaikkan tarif batas atas pesawat sejak tahun 2016 dengan pertimbangan daya beli masayrakat. Padahal, moda tranportasi lain seperti bus dan kereta api tarifnya sudah naik berkali-kali.

“Kami mengerti pemerintah tidak bisa menaikkan dari 2016 karena melihat daya beli masyarakat, oleh karena itu kami tidak pernah demo untuk menaikkan harga,” ujarnya.

Selain itu, maskapai juga masih memiliki pengeluaran layanan infrastruktur seperti untuk pengelola bandara yaitu Angkasa Pura dan Airnav selaku pengatur lalu lintas udara.


Reporter: Yayu Agustini Rahayu

Sumber: Merdeka.com

Sebelumnya, kelesuan bisnis penerbangan di tanah air juga pernah diungkapkan oleh Direktur Utama Lion Air, Edward Sirait. Dia mengatakan tahun 2016 hingga sekarang merupakan masa-masa terberat untuk dunia penerbangan.

Dia mengklaim semua maskapai yang ada di dalam negeri mengalami kerugian serupa.”Berat, gak ada yang gak berat. Semuanya (maskapai rugi), gak ada airlines di Indonesia setau saya yang untung,” kata Edward.

Edward mengatakan, bisnis penerbangan mengalami kondisi keuangan yang berat sejak tahun 2016. Tidak heran jika ada maskapai yang sampai menutup perusahaannya.

“Rugi makin besar, bahagia hanya sampai Tahun 2015 saja, Tahun 2016 ya masih bisa senyum, 2018 gigit jari, intinya berat. Jadi jangan dikata ada perusahaan yang akhirnya angkat bendera putih (menyerah) itu nyata, itu bukan hanya bicara risk management ya itu pertempuran kan,” dia menandaskan.

Edward menjelaskan beberapa penyebab kerugian di antaranya adalah nilai tukar rupiah yang tidak stabil, lesunya daya beli penumpang dan harga bahan bakar pesawat yang naik.

“Kita punya nilai tukar lumayan tinggi kan, kemudian di akhir-akhir tahun ini harga fuel kan naik. Terus ada masa kemarin itu penumpangnya agak lesu kan, jadi berat. Walaupun secara total penumpang nasionalnya tetap bertumbuh, tetapi bagi airlines gak bisa naikin yield, makanya teriak semua,” kata dia.

Edward berharap harga minyak dunia tidak akan bergejolak agar tidak mempengaruhi stabilitas keuangan maskapai penerbangan. “Makanya nih mudah-mudahan kan minyak mentah naik nih, kalau avtur naik lagi ya makin berat,” keluhnya.

Kondisi tersebut, lanjutnya, juga terjadi di beberapa maskapai di negara lain. “Bisnis airlines secara global sama kok, Emirates juga sama, yang saya tahu ya, airlines-airlines the best untung gak segede tahun sebelumnya. Semua rugi, berat. Cuma masalah besaran (kerugian) berbeda-beda.”

Kendati demikian, Edward enggan mengungkapkan berapa total kerugian yang diderita perusahaannya. Selain itu, proses audit masih berlangsung sehingga total kerugian pastinya belum diketahui.

“Relatif ya, pokoknya rugi lah. Intinya rugi naik dibanding 2016. Kalau ditanya ruginya besar, ya besar, berapa nilai nominalnya tunggu hasil audit.

Edward saat ini tengah gencar melakukan penerbangan malam hari sebagai salah satu strategi menutup kerugian perusahaan. “Kami sudah lakukan peningkatan-peningkatan utilisasi dengan terbang malam ke China kemudian lakukan efisiensi, salah satu yang kami kejar itu kan dalam rangka untuk kurangi ketergantungan penggunaan valas yang notabene akan pengaruh ke operasional penerbangan kan.”

Bawaslu Tidak Temukan Pelanggaran Pose Satu Jari Walkot Bogor

BogorBawaslu Kota Bogor menyatakan tidak ada pelanggaran terkait pose satu jari Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat kunjungan cawapres Ma’ruf Amin ke Bogor. Bawaslu menilai pose satu jari Bima Arya bukan bentuk kampanye.

Keputusan ini setelah Bawaslu Kota Bogor melakukan pembahasan pada Senin (14/1). Bawaslu menyatakan tidak ada unsur pelanggaran pidana Pemilu.

“Berdasarkan paparan dan bukti-bukti, hasil rapat kemarin Bawaslu Kota Bogor tidak menemukan pelanggaran Pemilu sehingga (kasusnya) tidak dapat dilanjutkan,” kata Ketua Bawaslu Kota Bogor Yustinus Elyas, Selasa (15/1).

Dari fakta-fakta di lapangan, Yustinus menyebut Bima Arya hadir pada acara Ma’ruf Amin di Pondok Pesantren Al-Ghazaly di Bogor, Sabtu (5/1) dalam kapasitas personal, bukan sebagai walkot. Bima Arya juga hadir pada akhir pekan, bukan saat agenda Pemkot dan tidak menggunakan fasilitas pemerintah

“Terkait pose satu jari, bukan merupakan bentuk kampanye. Satu jari merupakan tindakan spontan ketika ditanya para wartawan. Jadi tidak dimaksudkan untuk mendukung paslon tertentu,” terang Yustinus

Bima Arya sebelumnya diklarifikasi Bawaslu Bogor pada Jumat (11/1).

Dalam klarifikasinya ke Bawaslu, Bima Arya mengaku diundang secara pribadi oleh Ponpes Al-Ghazaly. Undangan diterima Bima Arya lewat surat dan pesan WhatsApp.

Bima Arya mengatakan kehadirannya saat itu bukan pada hari kerja. Bima juga menepis dirinya berkampanye untuk pasangan nomor urut 01 karena kehadirannya dalam acara Ma’ruf Amin.

“Yang ketiga, simbolisasi satu itu lebih kepada penguatan makna tentang alasan saya kedatangan ke sana, yaitu hanya satu, yaitu memuliakan tamu,” papar Bima Arya.
(fdn/fdn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Suapkan Saus Cabai ke Bayi Baru Lahir, Pria Ini Diinterogasi Polisi

London

Seorang pria diinterogasi polisi setelah mengunggah pengakuan ke media sosial bahwa dia tidak sengaja menyuapkan saus cabai kepada putranya yang baru lahir.

Kasus ini berawal ketika Paul Dawson mengajak pasangannya dan Ben, putra mereka yang berusia lima hari menyantap hidangan di restoran yang terletak di kawasan Cleveland, bagian timur laut Inggris.

Agar pasangannya bisa makan, Dawson menggendong Ben. Saat itu, Dawson sedang makan sayap ayam berlumur saus cabai.

Setelah mengelap tangannya pada serbet, Dawson menaruh ruas jarinya ke mulut Ben untuk menenangkannya.

Ekspresi wajah Ben ketika itu “aneh”, namun dia tidak menjerit atau menangis, kata Dawson.

Belakangan pria berusia 39 tahun itu mengunggah pengalaman tersebut ke Facebook.

“Tampaknya bayi lima hari tidak suka saat ayahnya menaruh jari ke mulutnya setelah makan sayap ayam pedas. Omong-omong, tidak sengaja. *tertawa*.”

Unggahan ini rupanya dilihat seseorang yang kemudian melaporkannya ke polisi.

Selang tiga hari kemudian, pihak kepolisian mengetuk pintu rumah Dawson dan bertanya apakah dia telah menyuapkan saus cabai ke Ben.

“Polisi menerima panggilan dari anggota masyarakat terkait kesehatan seorang bayi. Alhasil dua petugas dikirim untuk berbicara dengan orang tua untuk memahami apa yang dilaporkan,” sebut juru bicara kepolisian.

“Para petugas lega bahwa sang bayi aman dan sehat sehingga tidak ada pertanyaan lebih lanjut,” tambahnya.

Secara terpisah, Dawson mengaku tidak menerima permintaan maaf dari polisi.

“Dari kejadian ringan dan lucu hingga ada polisi di depan pintu setidaknya adalah hal mengejutkan,” ujar Dawson.


(ita/ita) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Pria di Perth Divonis 11 Bulan Karena Bunuh Kanguru

Perth

Seorang pria Perth, Australia Barat dipenjarakan karena menyiksa dan membunuh seekor kanguru untuk ritual geng motor kriminal. Pembacaan vonis ini diwarnai kemarahan dari pendukung pria tersebut di luar gedung pengadilan.

Dylan Leslie Griffin, 22 tahun, dijatuhi hukuman 11 bulan penjara oleh Pengadilan Magistrasi Joondalup karena insiden yang terjadi pada tahun 2018, yang oleh seorang hakim digambarkan sebagai “sadis”.

Griffin mengaku bersalah karena meninju binatang kanguru dengan cincin logam knuckle duster sebelum menembaknya.

Dia adalah orang ketiga yang dipenjarakan atas serangan itu. Keempat pria yang terlibat dalam insiden ini memiliki tautan dengan geng motor kriminal.

Hakim Gregory Benn menggambarkan Griffin melakukan aksinya dengan “sepenuh hati, gembira dan sadis”.

Polisi berusaha mengidentifikasi pria setelah kanguru disiksaGriffin berpose dengan cincin logam buku jari yang berdarah setelah memukul kanguru.

Disediakan: Polisi WA

Hakim Gregory Benn mengatakan dia memahami kekejaman itu sebagai semacam ritus penerimaan anggota geng “sangat keji dan menjijikan”.

Ia mengatakan, insiden itu bukan hanya sekedar acara permainan tembak menembak antar teman tapi memang terkait dengan budaya dalam geng motor.

Dia juga menggambarkannya sebagai sesuatu yang menjijikkan, dan sejauh ini jauh dari ranah masyarakat yang dianggap dapat diterima sehingga hukuman penjara segera diperlukan sebagai sanksi hukum bagi dia sebagai pribadi dan masyarakat umum.

Pendukung menyasar media Bentrokan diluar gedung pengadilan usai vonis kekejaman terhadap hewan Seorang pria mengecam operator kamerasetelahrekannya divonis 11 bulan penjara.

Supplied: Channel 7

Setelah pembacaan vonis, terjadi bentrokan yang pecah seketika sekelompok pendukung Griffin meninggalkan Gedung pengadilan.

Seorang pria menghancurkan kamera televisi ketika dia keluar dari pengadilan, dan memaki sang kru TV.

Pria itu ditahan oleh anggota kelompoknya yang lain saat ia dikawal oleh petugas keamanan pengadilan.

Seorang lelaki lain memukul dan meludahi seorang jurnalis yang sedang mengambil foto.

Polisi sedang menyelidiki insiden di luar pengadilan ini.

Pria keempat yang diduga terlibat dalam serangan kanguru itu akan diadili pada bulan Juli mendatang.

Baca beritanya dalam bahasa Inggris disini.

Ikuti berita-berita lainnya dari situs ABC Indonesia.


(dkp/dkp) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Polisi Kesulitan Cek Sidik Jari Molotov di Rumah Pimpinan KPK

Jakarta – Polisi kesulitan mengidentifikasi sidik jari pada bom molotov yang dilempar ke rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarif.

“Ada beberapa kendala yang ditemui karena kejadiannya sudah terlalu banyak dari sekitar yang pegang itu. Kemudian karena dari api, disiram air, sehingga untuk memunculkan sidik jari itu butuh teknik Inafis untuk cari sidik jari itu,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (14/1/2019).

Saat ini, tim menurut Dedi masih menganalisa rekaman CCTV. Sedangkan terkait teror bom palsu di rumah Ketua KPK Agus Rahardjo, polisi masih mengupayakan pembuatan sketsa wajah berdasarkan keterangan saksi.

“Kemudian yang untuk sketsa wajah, itu tidak bisa sekali atau dua kali atau tiga kali, artinya harus berulang kali dan tim sketsa membutuhkan kesabaran menanyakan para saksi itu. Kemudian diklarifikasi lagi mukanya, ternyata kejadian itu satu bulan sebelumnya fake bom itu. Pemilik warung itu sudah mencurigai, ada apa, ada apa ini,” imbuh Dedi.

Teror di rumah pimpinan KPK terjadi pada Rabu (9/1). Rumah Agus Rahardjo di Bekasi diteror dengan benda mirip bom pipa yang ternyata bom palsu. Sedangkan rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dilempari 2 molotov.

(fdn/fdn) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Laga Real Betis Vs Real Madrid Makan Korban, Benzema Cedera

Liputan6.com, Madrid – Real Madrid telah mengonfirmasi bahwa penyerang mereka, Karim Benzema mengalami cedera usai menang 2-1 atas tuan rumah Real Betis, Senin (14/1/2019) dini hari WIB.

Benzema harus ditarik keluar Real Madrid pada akhir babak pertama. Cristo Gonzales masuk sebagai pemain yang menggantikan striker asal Prancis tersebut.

Cedera itu didapat setelah Benzema jatuh dalam posisi salah mendarat. Tangan pemain berusia 31 tahun menjadi tumpuan saat terjatuh.

Alhasil, jari kelingking Benzema patah dan mesti menjalani pemulihan. Namun, Real Madrid belum memastikan apakah mantan pemain Olympique Lyon itu akan absen pada laga berikutnya.

“Setelah tes dilakukan pada pemain kami, Karim Benzema, oleh tim medis Real Madrid, dia didiagnosis mengalami fraktur pada jari kelingking tangan kanannya,” demikian bunyi pernyataan Real Madrid.

2 dari 3 halaman

Terus Dipantau

“Situasi pemain akan terus dipantau,” sambung pernyataan tersebut.

Benzema tampaknya akan bergabung dengan daftar pemain cedera Real Madrid sebelumnya. Thibaut Courtois, Gareth Bale, Marco Asensio, Marcos Llorente, dan Toni Kroos sudah absen lebih dulu karena cedera.

3 dari 3 halaman

Posisi Keempat

Real Madrid kini berada di posisi keempat dengan koleksi 33 poin. Sergio Ramos dan kawan-kawan saat ini tertinggal 10 poin dari Barcelona, yang memuncaki klasemen sementara Liga Spanyol. 

Saksikan video menarik di bawah ini

Saat Eks Menteri Kabinet Kerja Nyanyi Jangan Lagi Pilih Jokowi

Jakarta – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menggelar nonton bareng (nobar) debat Pemilihan Presiden 2014. Di acara itu relawan emak-emak ikut menyaksikan tayangan ulang debat tersebut.

Usai nobar, Direktur Relawan Prabowo-Sandi Ferry Mursyidan Baldan menyanyikan lagu salam dua jari. Dinyanyiannya itu, Ferry yang merupakan eks Menteri Kabinet Kerja era Jokowi-JK bilang jangan pilih Jokowi.

“Ada sebuah pengabaian yang kemudian memperlihatkan bahwa negeri ini ya kan dibiarkan punya masalah ynag sedemikian rupa dan tanpa ada penanganan dari pemerintah, maka saya bilang. Saya ingat nyanyain ini, nyanyian dua jari nih, ‘salam dua jari, jangan lagi pilih Jokowi’,” kata Ferry di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Sabtu (12/1/2018).

Ferry mengatakan alasannya nyanyi ‘Jangan pilih Jokowi’ karena merasa banyak janji yang belum terealisasi. Apalagi dia pernah ada di dalam pemerintahan Jokowi, sehingga paham betul janji mana yang tak dijalankan.

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Siane Indriani sebelumnya mengatakan acara nobar ini bisa menjadi bahan evaluasi capres-cawapresnya nanti. Sebab, menurutnya, materi debat Pemilu 2019 tak beda berjauh dengan 5 tahun lalu.

“Saya sempat bicara dengan teman-teman kayaknya kalau diulang lagi tuh kayaknya Pak Prabowo itu hanya mengulang yang kemarin. Jadi makanya ketika kemarin kita melihat persiapan yang tidak terlalu serius, saya pikir karena Pak Prabowo sudah terbiasa, jadi tidak ada beban sama sekali,” kata Indriani.
(idn/zak)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

PAN Minta Bawaslu Objektif Terkait Pose Satu Jari Bima Arya

Jakarta – PAN meminta Bawaslu Kota Bogor objektif dalam pemeriksaan pose satu jari Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat hadir di kegiatan cawapres Ma’ruf Amin. PAN yakin Bima Arya tak melanggar aturan terkait pose satu jari itu.

“Saya kira ini Bawaslu harus objektif yang mana melanggar mana yang tidak. Kalau mereka objektif saya kira tidak sampai sejauh itu,” kata Wasekjen PAN Saleh Partaonan Daulay kepada detikcom, Jumat (11/1/2019) malam.

Dia juga membela Bima Arya terkait pose satu jari itu. Menurutnya,Bima Arya tidak bermaksud kampanye dan hanya sekedar menghormati tamu.

“Bima Arya kan sudah menjelaskan ke publik. Dia datang ke situ tidak dalam konteks mendukung calon. Untuk pilpres dia katakan, dia fokus mengurus Kota Bogor dan dia menjelaskan ke sana dia hanya menghormati tamu yang datang. Sebagai tuan rumah, dia tentu menghormati,” ujarnya.

PAN Minta Bawaslu Objektif Terkait Pose Satu Jari Bima AryaFoto: Bima Arya pose satu jari di depan Ma’ruf Amin. (Dok TKN Jokowi-Ma’ruf).

Saleh kemudian menyinggung soal adanya kepala daerah yang mendekalarasikan dukungan kepada pasangan capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin. Dia mempertanyakan kenapa para kepala daerah itu belum terlihat diproses oleh Bawaslu.

“Mohon maaf, itu justru di kubu TKN itu banyak yang melanggar menurut saya, bukan hanya pose satu jari, tapi deklarasi. Kan ada banyak bupati deklarasi di daerah yang dukung pada Jokowi, kok belum begitu berjalan prosesnya, itu diutamakan dulu,” ujarnya.

Bima Arya sebelumnya memenuhi panggilan Bawaslu untuk dimintai keterangan terkait pose satu jarinya. Bima menepis pose satu jari sebagai bentuk kampanye.

Proses klarifikasi berlangsung selama satu jam. Bima Arya mengaku mendapat 15 pertanyaan seputar pose satu jari saat menghadiri kunjungan silaturahmi Ma’ruf Amin ke Pondok Pesantren Al-Ghazaly di Bogor, Sabtu (5/1).

Dalam klarifikasinya ke Bawaslu, Bima Arya mengaku diundang secara pribadi oleh Ponpes Al-Ghazaly. Undangan diterima Bima Arya lewat surat dan pesan WhatsApp.

“Simbolisasi satu itu lebih kepada penguatan makna tentang alasan saya kedatangan ke sana, yaitu hanya satu, yaitu memuliakan tamu,” papar Bima Arya di kantor Bawaslu Bogor di Jl Ismaya, Bantarjati, Bogor Utara, Jumat (11/1).

Bawaslu Kota Bogor sendiri menyatakan akan mengkaji keterangan Bima Arya soal pose satu jari saat kunjungan silaturahmi cawapres Ma’ruf Amin ke Bogor itu. Bila memenuhi unsur dalam panggaran Pemilu, maka proses pemeriksaan akan dilanjutkan.
(haf/haf)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ganjar Pranowo: Asal Ikuti Aturan, Tak Sulit Atur Jadwal Kampanye Pilpres

Liputan6.com, Jakarta – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, tak sulit membagi waktu untuk berkampanye dan menjadi kepala daerah asal taat aturan.

“Itu enggak sulit. Kalau saya, saya pastikan kampanye Jokowi. Kita enggak bisa plintat-plintut. Hanya pasti kita harus taat aturan,” ucap Ganjar di JI-Expo Kemayoran, Jakarta, Jumat (1/11/2019).

Menurut politikus PDIP ini, aturan dari Kemendagri juga sudah jelas. Bahwa boleh berkampanye asal saat hari libur ataupun mengajukan cuti.

“Itu sebenarnya cara yang gampang saja yang jelas, aturan aturan itu mesti ditaati. Sebab kalau tidak, demokrasi ini akan kita cederai sendiri. Saya kira kepala daerah yang mengerti regulasi tinggal menambahkan sedikit saja namanya etika,” ungkap Ganjar.

Dia pun mengatakan, dirinya tak perlu susah berkampanye di Jateng. Pasalnya, orang sudah mengetahuinya.

“Kalau saya di Jateng orang sudah tahu, saya kedip mata sudah tahu kok artinya apa. Enggak perlu kita teriak aneh-aneh,” jelas Ganjar.

Dia menyadari bahwa ada kepala daerah yang jadi sasaran lantaran berkampanye. Bahkan, dirinya pun ikut kena sasaran.

“Kemarin ketika ada beberapa kepala daerah, Mas Anies, Kang Emil, begitu terus gambar saya muncul. Saya lagi begini (tunjukan jari telunjuk). Ya iyalah wong itu gambar kampanye saya kemarin kok, kebetulan kan saya nomor satu juga dulu. Jadi, begitu,” pungkas Ganjar Pranowo.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Saat berkunjung ke Jepang, Ganjar Pranowo pangling bertemu seorang warga lokal yang fasih berbahasa Jawa.