Janji Jokowi: Menteri Muda, 55% Profesional, Jaksa Agung Nonparpol

Janji Jokowi: Menteri Muda, 55% Profesional, Jaksa Agung Nonparpol Foto: Presiden Jokowi (Dok. BPMI)

JakartaJoko Widodo (Jokowi) mengungkap desain kabinetnya di periode kedua sebagai presiden. Mulai dari usia, latar belakang, hingga kementerian baru.

Janji Jokowi soal kabinet barunya ini diungkapkan saat pertemuan dengan pemimpin redaksi media massa, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/8/2019). Dalam pertemuan itu, Jokowi tak menyebut secara spesifik nama menteri yang dimaksud.

Berikut sejumlah poin pernyataan Jokowi soal kabinet seperti dilansir CNN Indonesia.

Usia Menteri

Kata Jokowi, kabinetnya nanti akan diisi kalangan generasi muda. Bahkan, kata Jokowi, ada menteri muda ini berusia di bawah 30 tahun.

“Menteri ada yang usianya 25, di bawah 30, dan di bawah 35 tahun,” ujar Jokowi.

Latar Belakang Parpol-Nonparpol

Jokowi menyebut porsi untuk menteri dari kalangan profesional adalah 55 persen, sedangkan kalangan parpol 45 persen. Ia menginginkan para menteri itu dapat bekerja cepat secara fokus dan terukur.

“Komposisi 45 parpol, 55 profesional,” ucap Jokowi

Jaksa Agung Nonparpol

Saat ini, kursi Jaksa Agung diisi oleh M Prasetyo yang sebelumnya diketahui merupakan kader NasDem. Tapi, Jokowi membuat perubahan di kabinet periode keduanya.

“Jaksa agung pasti bukan dari parpol,” kata Jokowi.

Ada Kementerian Baru

Jokowi akan mengubah nomenklatur kementerian namun jumlahnya tetap 34. Salah satu perubahan adalah Jokowi akan membentuk kementerian yang fokus menangani investasi.

“Secara jumlah bisa sama tapi ada kementerian yg dilebur. Misal menlu juga handle diplomasi ekonomi,” ujar Jokowi.

“Ada juga Kementerian Investasi, akan konsentrasi di digital dan kreatif,” lanjut Jokowi.

Pengumuman Kabinet

Jokowi menyatakan susunan kabinet periode 2019-2024 dapat diumumkan sebelum waktu pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Oktober mendatang. Dia mengatakan, susunan kabinet untuk periode kedua ini telah final.

“Kabinet bisa diumumkan kapan saja, enggak perlu nunggu Oktober,” ucap Jokowi.
(imk/fjp)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *