Andi Arief Tantang Jokowi Beri Mata ke Novel, Habiburokhman: Kontroversial

JakartaAndi Arief menantang Presiden Joko Widodo memberikan mata ke penyidik KPK Novel Baswedan yang terteror penyiraman air keras. Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman menyebut tantangan Wasekjen Partai Demokrat itu kontroversial.

“Pernyataan Pak Andi Arief memang agak kontroversial, tapi itulah yang dinamakan critical support, dukungan yang kritis,” kata Habiburokhman kepada wartawan, Senin (31/12/2018).

Habiburokhman mendukung sepenuhnya kerja Polri dalam mengusut teror terhadap Novel Baswedan. Dia mendesak semua pihak terkait untuk segera menyelesaikan kasus tersebut.
“Kami percaya dan mendukung penuh kepolisian untuk menyelesaikan kasus tersebut sampai tuntas. Kasus Novel penting untuk segera diselesaikan karena ada dua dimensi hukum di sana, satu soal pemberantasan korupsi dan kedua soal penegakan HAM,” sebutnya.

Kabareskrim Komjen Arief Sulistyanto menyatakan penerapan hukum harus sesuai ketentuan, tak bisa dilakukan sembarangan. Arief mengatakan, Polri sampai saat ini masih bekerja untuk mengungkap perkara ini.

Kembali ke Habiburokhman, dia mengaku pihaknya tak akan menjadikan kasus Novel sebagai komoditas politik baru. Sekali lagi dia menegaskan pihaknya percaya kepada kepolisian.

“Kami tidak hendak menjadikan kasus Novel sebagai komoditas politik, mari kita berikan kesempatan kepada rekan-rekan Polri untuk kerja maksimal,” tutur Habiburokhman.
(gbr/tor)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ini Capaian Ekonomi RI pada 2018

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) telah menunjukkan kinerja sangat baik di bidang ekonomi, khususnya yang berorientasi pada kesejahteraan sosial, keadilan ekonomi dan stabilitas harga.

“Datanya jelas dan bisa diakses siapa saja, asal jangan dipelintir. Semua itu bisa kita buktikan. Ada banyak keberhasilan yang saya catat,” papar Ekonom Arif Budimanta, di Jakarta, Senin (31/12/2018).

Data yang disampaikan oleh Arif Budimanta yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN), antara lain kenaikan harga yang relatif terjaga.

Inflasi hanya di kisaran tiga persen yang menunjukkan tidak ada gejolak berarti. “Bahkan di era pemerintahan Presiden Jokowi, harga bahan bakar minyak tidak lagi timpang, karena sudah satu harga di seluruh Indonesia,” ujar dia.

Selain itu, pada Maret 2018, tingkat kemiskinan tercatat sebagai yang terendah sepanjang masa yaitu 9,82 persen. Begitu juga dengan pengangguran terbuka yang hanya 5,13 persen. Kondisi ini menunjukkan rakyat semakin sejahtera karena makin banyak yang bekerja.

Kehidupan warga pun kian terjamin. Pemerintah mendorong program jaminan sosial. Lebih dari 92 juta warga menerima Kartu Indoensia Sehat yang dijamin  negara.

“Layanan kesehatan semakin merata dan mudah dijangkau,” ujar dia.

Dia menambahkan, tingkat pendidikan warga semakin baik. Tingkat harapan lama sekolah sudah mencapai 12,85 tahun. Dari sisi pemerataan, proporsi total kekayaan nasional yang dikuasai 1 dan 10 persen warga makin berkurang.

Hal ini, ungkap Arif memperlihatkan seluruh transformasi struktural yang dilakukan pemerintah pada ujungnya mampu menekan konsentrasi penguasaan aset oleh sekelompok orang.

Bahkan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak ada lagi disparitas yang tinggi karena implementasi kebijakan BBM Satu Harga. Selain itu, Arif mengungkapkan,  Presiden Jokowi membuktikan pembangunan infrastruktur terus dilakukan.

PPP: Kenapa Tidak Andi Arief yang Donor Mata ke Novel?

Jakarta – PPP heran dengan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief yang menantang Presiden Joko Widodo memberikan mata ke penyidik KPK Novel Baswedan yang terkena teror penyiraman air keras. Wasekjen PPP Achmad Baidowi (Awiek) menyarankan Andi Arief saja yang mendonorkan mata ke Novel.

“Andi Arief mungkin lupa kalau di sini berlaku hukum positif yang tertuang dalam KUHP bukan hukum rimba. Apa urgensinya menantang Jokowi menyerahkan matanya ke Novel Baswedan? Kalau dibalik, kenapa tidak Andi Arief saja yang melakukannya? Misalnya atas nama solidaritas,” kata Awiek kepada wartawan, Senin (31/12/2018).

Tantangan Andi ke Jokowi karena dia merasa Jokowi menutup mata atas kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Menurut Andi, kasus Novel mudah untuk diselesaikan. Andi juga sempat berbicara soal HAM saat menyinggung soal teror yang menimpa Novel Baswedan.


Kembali ke Awiek, jika Andi berbicara HAM, dia meminta Andi berkaca. Menurutnya, Andi juga punya cerita tentang HAM yang harus dituntaskan.

“Kalau atas nama HAM, bukankah Andi Arief punya pengalaman waktu itu dan sampai sekarang belum terungkap. Apakah lantas kemudian kami bilang gantian penculiknya diculik? Sebaiknya bijaksanalah berpolitik dan berbicara,” sebutnya.

“Soal pengusutan kasus Novel bukankah Polri sudah bekerja? Kita beri kepercayaan kepada Polri karena semua butuh waktu. Termasuk kasus HAM 98 yang sampai sekarang belum tuntas karena semua butuh proses. Kenapa Andi Arief tidak memprotes kasus HAM 98 yang belum tuntas sementara terduga pelakunya ada,” tutur Awiek.

Seperti dijelaskan Awiek, Polri menegaskan mereka telah dan terus bekerja mengungkap kasus teror terhadap Novel Baswedan. Kabareskrim Komjen Arief Sulistyanto menyatakan penerapan hukum harus sesuai ketentuan, tak bisa dilakukan sembarangan. Arief mengatakan, Polri sampai saat ini masih bekerja untuk mengungkap perkara ini.

Cepat lambatnya pengungkapan perkara, lanjut Arief, sangat tergantung pada modus operandi, kecukupan alat bukti, barang bukti, petunjuk di TKP dan saksi-saksi yang menentukan tingkat kesulitan pengungkapan. Arief menambahkan bagi siapa saja yang memiliki informasi berkaitan dengan peristiwa penyerangan Novel Baswedan, maka penyidik akan terbuka untuk menerima informasi itu.

“Ini adalah doktrin hukum pidana, jadi tidak bisa orang yang tidak melakukan diminta bertanggung jawab atas perbuatan pidana yang tidak dilakukan. Siapa yang berbuat dialah yang harus bertanggung jawab. Jadi tidak bisa sembarangan dalam penerapan hukum pidana,” kata Arief kepada wartawan, Senin (31/12).
(gbr/tor)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Mungkinkah Jokowi-Prabowo Jadi Satu Pemerintahan?

Jakarta – Elite PDIP Maruarar Sirait menyebut JokowiPrabowo Subianto bisa berada di satu pemerintahan setelah Pilpres 2019. Mungkinkah itu terjadi?

“Adagium yang sangat kuat di politik, kecuali mengubah pria jadi wanita atau mengubah wanita jadi pria, politik bisa mengubah apapun. Politik adalah seni kemungkinan. Prabowo dan Jokowi mungkin bersatu, ada reason-nya,” kata pakar politik yang juga Founder LSI, Denny JA, kepada detikcom, Senin (31/12/2018).

Denny JA lantas bicara alasan kenapa Jokowi dan Prabowo mungkin bersatu dalam satu pemerintahan. Situasi ini bisa terjadi dalam kondisi tertentu yang dicontohkan Denny JA yaitu jika Jokowi menang.

“Syarat pertama adalah Jokowi menang Pilpres, Gerindra nomor dua. Jokowi sangat ingin membentuk pemerintahan yang kuat ya, Gerindra dan PDIP ini agak sebangun, sama-sama partai nasionalis. Sehingga
ada kepentingan Jokowi mengajak Gerindra memperkuat pemerintahan,” kata Denny.

“Dari segi Gerindra, Prabowo pun menginginkan kaderisasi di Gerindra, dia mencari pengganti karena dia semakin tua. Ini kan sangat mungkin terjadi Gerindra masuk ke pemerintahan,” kata Denny.

Denny mengambil contoh di Pilpres 2014 silam. Golkar yang memimpin Koalisi Merah Putih pendukung Prabowo-Hatta kala itu tanpa ragu melenggang jadi pendukung Jokowi pasca Pilpres.

“Nah ini akan terulang kembali ke Gerindra,” katanya.

Partai-partai pendukung Prabowo-Sandiaga Uno, menurut Denny, juga mulai ancang-ancang. Mereka tak mau Gerindra dan Prabowo menang bersama, sementara mereka terpuruk di Pileg.

“PAN, PD dan PKS pun saya kira membaca itu, makanya diam-diam mereka lebih konsentrasi ke Pieg masing-masing. Karena kalau mereka promosikan Prabowo, Prabowo pertama dan Gerindra juga pertama, bahkan pemilik mereka tertarik juga. Jadi apapun sim salabim dalam politik Indonesia,” katanya.

Denny sendiri berharap Jokowi-Prabowo benar-benar jadi satu pemerintahan setelah Pilpres nanti. “Untuk Indonesia yang lebih kuat why not? Saya dari awal mengatakan Jokowi dan Prabowo sebaiknya bukan kompetisi dan bukan juga kooperasi, tapi koopetisi, jadi setelah berkompetisi kemudian bekerjasama, yang menang mengajak yang kalah dan selanjutnya masalah power sharing saja,” pungkasnya.

Anggota Badan Komunikasi Gerindra Andre Rosiade juga sudah bicara soal kemungkinan bersatunya Jokowi dan Prabowo setelah pilpres. Namun, berbeda dengan Denny JA, Andre mengatakan syarat bersatunya keduanya adalah jika Prabowo menang pilpres.

“Mungkin saja. Kalau Pak Prabowo menang dan jadi presiden, kita Insya Allah akan rangkul teman-teman yang kalah,” kata Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade, kepada wartawan, Senin (31/12/2018).
(van/tor)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Malang Strudel Carnival Targetkan 10 Ribu Pengunjung

Liputan6.com, Jakarta Menyambut ulang tahun ke-4, Malang Strudel menggelar Malang Strudel Carnival. Event ini melibatkan semua pihak. Seperti klien, UMKM, dan customer. Khususnya, warga Malang Raya. 10 Ribu pengunjung jadi target.

Sejak diluncurkan pada 24 Desember 2014, Malang Strudel telah menjadi salah satu oleh-oleh terfavorit di Malang. Didirikan oleh artis Teuku Wisnu, produk oleh-oleh menjelma menjadi pilihan wajib wisatawan yang berkunjung ke Malang.

Sebagai apresiasi bagi pelanggan, Malang Strudel Carnival digelar. Acara ini diselenggarakan dalam rangka mewadahi dan mengajak pelaku wisata, pelaku UMKM, dan komunitas se-Malang Raya. Semua diajak berpartisipasi. Tujuannya, memberikan knowledge dan hiburan lengkap untuk pengunjung acara.

Malang Strudel Carnival tahun ini menghadirkan serangkaian acara. Antara lain food competition, talkshow pariwisata di era digital dan milenial, bedah film, senam fantasi, pentas musik (band), hingga tausiah.

Di samping itu, ada 100 tenan yang didirikan. Jumlah tersebut diisi kuliner, UMKM, wisata, dan hotel. Dalam dua hari perhelatan, panitia menargetkan 10 ribu pengunjung. Terbagi atas masyarakat lokal sebanyak 80% dan wisatawan 20%.

Owner Malang Strudel, Teuku Wisnu, menyatakan usahanya akan mendukung Malang sebagai destinasi wisata.

“Misi utama Malang Strudel adalah fokus memperkenalkan Malang sebagai destinasi pariwisata. Semakin dikenal, kunjungan wisatawa ke Malang juga meningkat. Usaha Malang Strudel pun bisa ikut berkembang. Kita mengharapkan keberkahan dari majunya pariwisata Malang,” papar Teuku Wisnu, diamini CEO Malang Strudel Donny Kris Puryono.

Sedangkan Asisten Deputi Strategi Komunikasi Pemasaran I Kemenpar Hariyanto mengatakan, pariwisata telah ditetapkan sebagai leading sector dan menjadi core economy Indonesia. Pertumbuhan sektor pariwisata pun sangat menggembirakan. Rata-rata di atas 20% setiap tahun.

“Tahun depan adalah tahun pembuktian kita bisa mencapai target utama meraih 20 juta wisman. Kita sudah menyiapkan berbagai strategi pamungkas khususnya dalam bidang pemasaran,” ujarnya.

Menurutnya, Co-Branding adalah salah satu program unggulan Kemenpar untuk semakin menancapkan branding Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia. Malang Strudel terpilih menjadi salah satu mitra terbaik dengan berbagai aktivasi brand yang super kreatif.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani menambahkan, oleh-oleh adalah bagian yang tak terpisahkan dari pariwisata. Yaitu sebagai amenitas yang melengkapi destinasi wisata. Berdasarkan survey BPS, pengeluaran rata-rata wisatawan untuk oleh-oleh mencapai 7% dari budget yang mereka keluarkan.

“Malang Strudel sebagai pionir oleh-oleh kekinian yang diendorse (bahkan dimiliki) selebritis, tentunya memiliki posisi yang istimewa. Dalam waktu yang cukup singkat telah menjadi brand oleh-oleh yang sangat besar dan mampu mengangkat branding Kota Malang,” ungkapnya.

Dikatakan, Kemenpar menempatkan endorser sebagai bagian dari strategi media yang terdiri dari Paid, Owned, Social Media dan Endorser. Endorser punya peran yang tak kalah penting, karena dalam marketing siapa yang bicara itu penting.

Sementara Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku mengapresiasi inovasi yang dilakukan Malang Strudel dengan menyelenggarakan Malang Strudel Carnival. Event adalah bagian dari atraksi pariwisata yang bisa menarik wisatawan berkunjung sekaligus menguatkan city branding.

“Kemenpar sangat concern dengan event-event yang terkait dengan pariwisata. Kami telah mengkurasi 100 top event di berbagai daerah yang akan kami promosikan kepada para wisatawan,” bebernya.

Menpar Arief berharap, ke depan Malang Strudel Carnival bisa melengkapi daftar top 100 event tersebut. Khususnya event yang millenlial friendly. Sebab, portofolio customer/traveller yang sedang tumbuh saat ini adalah generasi milenial. “Tahun 2019, kami targetkan bisa menggaet 10 juta wisman dari segmen milenial,” ungkasnya.

(*)

Gaduh Gegara Prabowo Bilang Tampang Boyolali di Awal November

Yogyakarta – Potongan video yang berisi pernyataan capres Prabowo Subianto tentang masuk hotel dan ‘tampang Boyolali’ beredar pada November 2018 dan berbuntun panjang. Tim Prabowo dilaporkan ke Bawaslu, Bupati Boyolali Seno Samodro pun dipolisikan karena ucapannya saat demo ‘membela tampang Boyolali’.

Potongan video Prabowo beredar pada awal November 2018. Di awal video, pernyataan Prabowo tak terdengar jelas karena terpotong.

“Saya yakin kalian tidak pernah masuk hotel-hotel tersebut. Betul?” kata Prabowo dalam video tersebut dan disambut jawaban “betul” dari hadirin acara.

“Kalian kalau masuk, mungkin kalian diusir. Kalian… tampang kalian tidak tampang orang kaya. Tampang-tampang kalian ya tampang Boyolali ini,” lanjut Prabowo.

Akibatnya, ribuan warga Boyolali turun ke jalan memprotes pernyataan Prabowo pada Minggu (4/11).

Bupati Boyolali Seno Samodro, Wakil Bupati Said Hidayat, Ketua DPRD Boyolali S Paryanto yang hadir dalam aksi demo ikut melakukan orasi menanggapi pidato Prabowo. Seno Samodro menyerukan agar tidak memilih Prabowo dalam Pilpres mendatang. Seruan itu adalah dampak dari pernyataan Prabowo yang dinilai merendahkan warga Boyolali dalam pidatonya.

Bupati Boyolali, Seno Samodro.Bupati Boyolali, Seno Samodro. Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom

Warga yang berdemo tersebut juga meminta agar Prabowo meminta maaf atas pernyataannya tersebut. Meski demikian, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi saat itu menolak meminta maaf.
Juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Sriyanto Saputro, beralasan telah mempelajari video tersebut secara utuh. Menurutnya tidak ada kesalahan atas ucapan Prabowo dalam pidato pembukaan posko relawan Prabowo-Sandi di Boyolali itu.

“Menurut saya (minta maaf itu) terlalu jauh. Apa yang disampaikan Pak Prabowo itu di forum internal para pendukung, para relawan, termasuk partai koalisi. Tidak ada satu pun yang datang itu tersinggung,” ujarnya dalam keterangan pers di Solo, Minggu (4/11).

Timses Prabowo saat itu menyebut makna asli video tersebut hilang karena dipotong dan menjadi terpelintir.

Meski begitu, Prabowo akhirnya membuat menyampaikan permintaan maaf melalui video. Video tersebut diposting oleh Koordinator Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, Selasa (6/11).

Saat Prabowo-Sandi saat akan ke KPU, Jakarta, Jumat (21/9/2018).Saat Prabowo-Sandi saat akan ke KPU, Jakarta, Jumat (21/9/2018). Foto: Rifkianto Nugroho

“Jadi, dan ya. Tapi kalau saya, maksud saya tidak negatif. Tapi kalau ada yang merasa tersinggung, ya saya minta maaf, maksud saya tidak seperti itu,” kata Prabowo.

Prabowo yang dalam video itu tampak mengenakan kemeja cokelat menjelaskan maksud dia menyebut ‘tampang Boyolali’ karena berempati atas kondisi rakyat Indonesia. Ketum Gerindra itu menyebut kesenjangan dan ketimpangan ekonomi makin terasa di Tanah Air.

Prabowo menceritakan, saat ‘tampang Boyolali’ itu dilontarkan, dia sedang berpidato di depan ratusan kader partai-partai yang mendukungnya di Pilpres 2019. ‘Tampang Boyolali’ merupakan candaan karena dia berpidato cukup lama.

Meski demikian, Prabowo tetap dilaporkan ke Bawaslu oleh Barisan Advokat Indonesia (Badi).

Badi sempat diperiksa Bawaslu soal pelaporan ini pada 16 November 2018. Pelapor membawa tiga saksi dalam pemeriksaan tersebut.

Pada akhirnya, Bawaslu menghentikan pelaporan soal ‘tampang Boyolali’ tersebut. Putusan ini tertuang dalam pemberitahuan putusan yang ditandatangani Ketua Bawaslu Abhan, Selasa (27/11).

“Status laporan tidak dapat ditindaklanjuti,” demikian ini surat pemberitahuan Bawaslu.

Bawaslu menjelaskan laporan soal ‘tampang Boyolali’ disetop karena pernyataan tersebut tidak masuk dalam kegiatan kampanye.

“Pernyataan ‘tampang Boyolali’ tidak dalam kegiatan kampanye, tapi dalam kegiatan peresmian posko pemenangan paslon 02 di Kabupaten Boyolali. Peserta yang hadir kader partai pengusung paslon 02,” ujar anggota Bawaslu, Ratna Dewi Pettalolo, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/11).

Ratna juga mengatakan pernyataan Prabowo tersebut tidak masuk bentuk penghinaan dalam kegiatan kampanye. Menurutnya, Bawaslu telah melakukan pemeriksaan terhadap pelapor dan terlapor dalam mengambil keputusan.

“Pernyataan tersebut tidak masuk kategori penghinaan dalam kegiatan kampanye,” kata Ratna.

Di sisi lain, pernyataan Bupati Seno saat demo aksi bela ‘Tampang Boyolali’ di Balai Sidang Mahesa, Boyolali pada Minggu (4/11) berbuntut panjang.

Seno dilaporkan Tim Advokat Pendukung Prabowo ke Bawaslu RI, Senin (5/11). Seno dianggap mengajak massa membenci dan menghina Prabowo. Ia juga dianggap menggunakan kekuasaan sebagai bupati untuk mempengaruhi masyarakat.

Pada hari yang sama, Seno juga dilaporkan oleh seorang warga bernama Ahmad Iskandar, yang didampingi Tim Advokat Pendukung Prabowo, ke Bareskrim Polri. Laporan itu teregistrasi dengan nomor LP/B/1437/XI/2018/Bareskrim tertanggal 5 November 2018.

Seno dituduh melakukan tindak pidana terhadap ketertiban umum sebagaimana Pasal 156 KUHP juncto Pasal 15 KUHP UU Nomor 1 Tahun 1946. Juru bicara Tim Advokat Pendukung Prabowo, Hendarsam Marantoko, menilai makian Seno sebagai bentuk penghinaan berat.

Seno, yang merupakan kader PDIP, mendapat pembelaan dari partainya. Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto menyebut sikap Seno sebagai kultur egaliter warga setempat.

“Ini soal kultur, anak-anak wilayah Surakarta, terutama yang bersikap egaliter, pisuhan (makian) kata a** itu sudah kebiasaan. Mungkin sama dengan kebiasaan (habit) Pak Prabowo yang bicara tampang untuk mengontraskan sesuatu. (Pisuhan Seno) itu balasannya,” kata Bambang, Selasa (6/11).

Diwawancara terpisah, Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan bahwa kasus itu kemudian dilimpahkan ke Polda Jateng.

Setyo mengatakan, penanganan laporan tersebut juga dilakukan lewat koordinasi dengan Bawaslu. Ini untuk memastikan materi laporan terkait pidana umum atau pidana pemilu.

Pelapor kasus ini yaitu Ahmad Iskandar telah diperiksa Polda Jateng pada Senin (3/12).

Kuasa hukum yang juga Advokat Pembela Prabowo, Hanfi Fajri, mengatakan pemanggilan ini merupakan tindak lanjut laporan Ahmad ke Mabes Polri pada 5 November lalu.

Ia menyayangkan harus ada pelimpahan kasus dari Mabes Polri ke Polda Jateng sehingga penanganan lambat. Selain itu jika memang ada kekurangan alat bukti atau keterangan, polisi seharusnya bisa segera mengirim Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP).
(sip/sip)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

PK Ditolak, Jessica Tetap Dibui 20 Tahun karena Bunuh Mirna

Jakarta – Mahkamah Agung (MA) menolak peninjauan kembali (PK) Jessica Kumala Wongso. Alhasil, ia tetap dihukum 20 tahun penjara karena membunuh Wayan Mirna Salihin dengan kopi yang diisi racun sianida.

Kasus bermula saat Mirna meninggal dunia tidak berapa lama setelah ngopi di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta pada 6 Januari 2016. Kematian Mirna mengarahkan polisi ke diri Jessica dan menetapkan Jessica sebagai tersangka pembunuhan tunggal.

Atas hal itu, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara kepada Jessica. Majelis menyatakan Jessica membunuh Mirna dengan cara memberi racun sianida ke kopi yang diminum Mirna.
Atas vonis itu, Jessica mengajukan banding. Tapi Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menguatkan putusan PN Jakpus Nomor 777/Pid.B/2016/PN.Jkt.Pst pada 27 Oktober 2016. Upaya kasasi diajukan Jessica tapi tetap ditolak MA pada 21 Juni 2017.
Atas hal itu, Jessica mengajukan PK. Apa kata MA?

“Tolak,” demikian lansir website MA, Senin (31/12/2018). Perkara Nomor 69 PK/PID/2018 itu diadili oleh hakim agung Suhadi, Sri Murwahyuni dan Sofyan Sitompul.
(asp/aan)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Koreografi Suporter Persija Diakui Media Dunia

Liputan6.com, Jakarta – Aksi kreatifitas suporter kebanggaan Persija Jakarta, Jakmania, kembali diakui dunia. Copa90, salah satu media asing ternama, merilis sejumlah suporter dari seluruh dunia yang dinilai mempunyai aksi paling unik dan fenomenal sepanjang 2018.

Seperti dikutip dari laman resmi Persija, Senin (31/12/2019), Copa90 mensejajarkan aksi Jakmania dengan suporter klub-klub besar Eropa. Mereka antara lain Dinamo Bucuresti, Nantes, Fortuna Dusseldorf, MC Alger, Salerno, Rapid Vienna, Genoa, Paris Siant-Germain, Inter Milan, hingga AC Milan.

Copa90 menyoroti aksi koreografi Harimau Raksasa. Koreografi ini hadir saat laga Persija Jakarta menjamu Johor Darul Takzim di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada laga kelima Grup H Piala AFC 2018, Selasa (10/4/2018).

Hal ini diapresiasi oleh Direktur Utama Persija Gede Widiade. Menurutnya, kreatifitas tersebut harus dipertahankan.

“Hal ini harus dijaga baik. Dan saya harap The Jakmania tetap jaga kekompakan. Apalagi, The Jak dan Persija adalah representasi Jakarta serta Indonesia,” ujar Gede.

The Jakmania membanjiri kota Jakarta pada pesta juara Persija Jakarta.

Jalur Puncak Bogor Lancar Kedua Arah Jelang Ditutup 12 jam

Liputan6.com, Bogor – Lalu lintas di jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, pagi ini lancar dari kedua arah. Kendaraan bisa melaju tanpa menemui hambatan.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Bogor Ipda Dany Sutarman mengatakan, secara umum sepanjang jalur Puncak dari kedua arah ramai lancar menjelang malam tahun baru ini.

“Tadi pagi sempat terjadi kemacetan sepanjang 1,5 kilometer di ruas Megamendung karena banyak peraimpangan,” kata Dany, Senin (31/12/2018).

Namun kemacetan kini sudah terurai setelah pihak kepolisian melakukan penyekatan kendaraan dari arah Cianjur menuju Jakarta.

Dany menambahkan, tidak ada antrean kendaraan baik sebelum maupun sesudah pintu Tol Ciawi. Begitu juga di Simpang Gadog terpantau lengang, tidak seperti hari sebelumnya terjadi kepadatan.

Lalu lintas di beberapa ruas di kawasan Puncak juga terpantau normal. Kondisi ini sehingga polisi tidak memberlakukan one way atau satu arah.

“Pagi hingga jelang siang ini kami tidak memberlakukan satu arah baik menuju Puncak maupun ke Jakarta,” terangnya.

Kaka Sebut Mourinho sebagai Penyebab Keterpurukannya di Real Madrid

Jakarta – Kaka menyebut Jose Mourinho sebagai alasan dirinya gagal menunjukkan performa terbaik bagi Real Madrid. Sosok asal Brasil itu merasa tidak mendapat kesempatan membuktikan diri.

Real Madrid merekrut Kaka dari AC Milan pada 2009. Saat itu Kaka berstatus superstar sehingga El Real harus merogoh kocek besar senilai 56 juta poundsterling (Rp 1,03 triliun). Nominal transfer itu membuat Kaka menjadi pemain termahal dunia pada saat itu. 

Namun, Kaka gagal memenuhi ekspekstasi tinggi di Santiago Bernabeu. Rangkaian cedera dan inkonsistensi membuat Kaka tampil tak segemilang prediksi banyak orang. Kaka akhirnya menyudahi kariernya di Real Madrid pada 2013. 

Menurut Kaka, ada faktor Mourinho di balik kegagalannya di Real Madrid. 

“Yang pertama isu fisik dan kemudian pilihan pelatih. Saya menghabiskan tiga tahun untuk meyakinkan Mourinho supaya memberikan saya kesempatan. Itu itu pilihannya, yang tak bisa saya jangkau,” kata Kaka, seperti dilansir Express, Minggu (30/12/2018).  

“Yang bisa saya lakukan adalah menjadi profesional,” imbuh dia.

Namun, Kaka menegaskan tak menyesali petualangannya bersama Los Blancos meski sering dipinggirkan Mourinho dan gagal bersinar. “Hari ini saya menikmati kegembiraan luar biasa bisa berada di Madrid dan disambut dengan pintu terbuka. Florentino (Perez, Presiden Real Madrid) mengatakan saya salah satu pemain paling profesional yang pernah datang,” kata Kaka.