Para Syndicate Paparkan Slogan Jokowi dan Prabowo

Jumat 14 Desember 2018, 21:06 WIB

Foto News

Ari Saputra – detikNews

Jakarta detikNews – Pengamat komunikasi dan media Para Syndcate menilai makna slogan kubu Jokowi-Ma’ruf kerja nyata dan Prabowo-Sandi hanya imajinasi.

Pengamat komunikasi dan media Para Syndcate, Bekti Waluyo, menilai makna slogan kubu Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi. Dia menyebut slogan tim Jokowi lebih menawarkan kenyataan, sedangkan tim Prabowo menawarkan imajinasi tinggi.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com

Tim Jokowi Klaim Baru Mau Nyerang, Tim Prabowo Ngaku Sudah Jadi Korban

Jakarta – Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Erick Thohir, mengatakan pihaknya kini akan bermain dengan mode ofensif atau menyerang. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyatakan pihaknya sudah menjadi korban meski kubu Jokowi menyatakan baru akan memakai strategi ofensif.

Erick mengatakan selama ini kubu pasangan nomor urut 01 lebih sering defensif. Bahkan, menurut Erick, selama ini pelaporan terhadap Jokowi-Ma’ruf tidak benar adanya. Oleh sebab itu, mau tidak mau kini timses Jokowi-Ma’ruf diminta beralih ke mode ‘menyerang’.

“Karena kemarin kita selalu diserang, bahkan ada kampanye PKI segala, ya mau tidak mau kita lebih ofensif sekarang,” kata Erick Thohir kepada wartawan di Hotel Acacia, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (13/12/2018).

Erick mencontohkan kasus tercecernya e-KTP di daerah Jakarta Timur. Ia menyebut TKN tidak ada hubungannya, tetapi seakan-akan disalahkan.

“Sama juga sekarang isu e-KTP wah selalu dipojokin kita lagi. Lo yang namanya isu e-KTP kan sudah kita jelaskan itu ada perannya biarkan pihak kepolisian, pihak ini yang ini kan nggak ada hubungannya dengan TKN,” kata Erick.

Anggota TKN Jokowi-Ma’ruf, Achmad Baidowi menyebut bukan tanpa alasan Erick Thohir mengganti strategi pemenangan. Menurut dia, selama ini pihaknya hanya berdiam diri saat diserang isu hoax. Sikap diam itu disebutnya tak bisa terus-menerus dilakukan jika memang mendapat serangan.

“Kita selama ini selalu diam dan ngelus dada diserang berbagai isu hoax dan fitnah. Kalau terus diam tak ada klarifikasi dan tak melawan, maka tudingan itu dianggap benar,” sebut Achmad Baidowi.

Lantas apa strategi TKN untuk strategi baru ini?

“Kami akan balik menyerang dengan menampilkan data dari capaian kinerja Pak Jokowi,” kata juru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily.

Sementara itu menurut ubir TKN Irma Suryani Chaniago, kubu Jokowi akan menerapkan serangan balik bila diserang pihak lain. Dia mengungkap salah satu strategi yang akan dilakukan TKN Jokowi-Ma’ruf yakni dengan cara mengkapitalisasi masa lalu Prabowo-Sandiaga.

“Apa yang sudah dilakukan mereka di masa lalu dan akan dibawa ke masa sekarang, itu akan kami kapitalisasi. Jadi kita sudah nggak mau diam lagi, kita nggak mau lagi mengalah, kita nggak mau lagi ngerasa selalu harus santun,” ungkap Irma.

“Kita ada perubahan strategi. Kemarin kita nggak ribut soal misalnya penculikan dan pelanggaran HAM, kita sekarang akan bicara itu juga. Kalau kemarin mereka mengkapitalisasi soal isu PKI, kita akan mengkapitalisasi soal isu pelanggaran HAM masa lalu. Ya, kan?” imbuhnya.

Sementara itu, pihak Prabowo-Sandiaga menanggapi sinis rencana Erick Thohir Cs ini. Sebab mereka merasa selama ini juga sudah diserang oleh kubu Jokowi-Ma’ruf.

“Dari kemarin-kemarin kan juga menyerang, mendiskreditkan Pak Prabowo. Jadi Pak Erick Thohir ini seperti kura-kura dalam perahu, pura-pura tidak tahu, padahal timnya selama ini juga menyerang,” kata jubir BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade.

Andre menilai TKN Jokowi-Ma’ruf sedang bermain ‘playing victim‘. Alasannya, selama ini kubu Prabowo sudah sering diserang tim Jokowi. “Ini seperti bermain playing victim ya. Padahal kita tahu kerjaan kubu Jokowi ya menyerang Pak Prabowo. Ya kita tahulah cara bermainnya sekarang. Bahkan kemarin soal wudu saja diserang dan Bang Sandi diserang soal ‘Sandiwara Uno’,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan oleh jubir BPN Prabowo-Sandi, Faldo Maldini. Menurut dia, apa yang disampaikan Erick merupakan strategi untuk menaikkan citra kubu Jokowi-Ma’ruf sebagai pelabelan yang bertolak belakang dengan pihak lawan, dalam hal ini adalah tim Prabowo-Sandiaga.

“Selama ini, bukannya sudah sangat ofensif? Pernyataan ingin menyerang ini juga bagian dari membelah-belah. ‘Sekarang, saatnya kami yang menyerang, selama ini kami terzalimi’. Kan pesannya itu. ‘Saya pancasila, anda bukan. Saya toleran, anda radikal. Saya demokratis, anda Orba. Saya jujur, anda hoax’, kan sentimen itu yang dimainkan terus oleh pihak petahana,” urai Faldo.

BPN Prabowo-Sandi pun menurutnya tidak akan terpengaruh dengan manuver terbaru kubu Jokowi-Ma’ruf. Menurut Faldo, pihak pasangan nomor urut 02 tersebut akan tetap berfokus pada strateginya kini yakni memanfaatkan kekuatan emak-emak.

“Kami akan tetap pada strategi kami yang awal, konsisten bersama milenial dan emak-emak. Bang Sandi keliling masuk pasar demi pasar. Mas Bowo selalu bicara kemandirian ekonomi. Kami tidak mau banyak berjanji, yang jauh lebih penting janji terlaksana,” tutup politikus PAN ini.
(elz/tor)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Instruksi Jilbab ASN Dicabut, MUI: Mendagri Peka Situasi

JakartaInstruksi Mendagri terkait pakaian dinas aparatur sipil negara (ASN) yang salah satunya mengatur jilbab masuk kerah dicabut setelah menjadi polemik. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengapresiasi Mendagri Tjahjo Kumolo yang memperhatikan aspirasi masyarakat.

“Saya kira nggak perlu dikritik. Mendagri bagus, peka terhadap berbagai situasi dan perkembangan yang terjadi akhir-akhir ini,” kata Ketua Bidang Infokom MUI KH Masduki Baidlowi saat dihubungi, Jumat (14/12/2018).

Meski demikian, Masduki menyoroti soal penerbitan aturan yang menurutnya tidak penting. Menurutnya, pemakaian jilbab bagi ASN tidak perlu diatur-atur hanya saja harus dipastikan tetap memperhatikan prinsip rapi dan sopan.

“Kalau berjilbab harus dimasukkan ke dalam kerah baju kan itu kalau ada orang yang suka begitu, kalau orang yang ramping dan jenjang lehernya bagus kan jadi bagus. Tapi kalau yang pendek-gemuk (jilbabnya) dimasukkan (ke kerah) kan jadi lucu,” kata dia.

Instruksi yang dimaksud adalah Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 025/10770/SJ Tahun 2018 tentang Tertib Penggunaan Pakaian Dinas dan Kerapian Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan. Instruksi ini diteken Tjahjo pada 4 Desember 2018.

Instruksi ini berisi enam poin. Dalam diktum pertama, dituliskan instruksi untuk ASN laki-laki dan ASN perempuan.

Instruksi ini kemudian ramai dibahas di media sosial. Netizen menyoroti poin aturan jilbab dimasukkan ke kerah pakaian. Instruksi Mendagri itu dianggap melarang ASN perempuan menjulurkan jilbab. Setelah memicu polemik, Mendagri mencopot aturan tersebut.

“Dicabut. Kita menerima masukan masyarakat, Pak Menteri merespons dan kita cabut, tidak berlaku,” kata Sekjen Kemendagri, Hadi Prabowo, saat dihubungi, Jumat (14/12).
(jbr/bpn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

OTT Bupati Cianjur, Warga Tumpah Ruah Panjat Syukur

Jakarta – Dua hari setelah operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar, warga Cianjur berbondong-bondong ke area alun-alun kabupaten tersebut. Mereka merayakan OTT yang menjaring Irvan tersebut.

Selepas salat Jumat di Masjid Agung Cianjur, warga berkumpul di alun-alun yang masih dalam proses pembangunan tersebut. Mereka meneriakkan ‘Hidup KPK’. Undangan yang disebar melalui media sosial dan aplikasi pesan singkat membuat warga Cianjur yang datang semakin banyak.

OTT Bupati Cianjur, Warga Tumpah Ruah Panjat SyukurWarga Cianjur yang berkumpul merayakan OTT KPK pada Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)

Warga berkumpul sambil pesta liwet untuk merayakan penangkapan Irvan. Terlihat serombongan emak-emak menggelar daun pisang dan mengeluarkan panci berisi liwet.

“Saya datang ke sini karena lihat di grup medsos ada undangan ngaliwet 1.000 kastrol sebagai tanda tasyakuran, bahwa pemimpin daerah benar-benar sudah kena OTT KPK. Sebagai warga Cianjur saya ikut mengapresiasi hal tersebut,” kata Ulfah Wahyuni (37) yang mengaku berasal dari Joglo, Kecamatan Cianjur Kota.

Senada dengan Ulfah, Yuni Wahyuni sengaja datang bersama rombongannya dari Cikalong mengendarai angkutan umum. Dia juga mendapat informasi akan ada acara menyantap nasi liwet bersama-sama di area Alun-alun Cianjur.

“Sekedar ikut menyemarakkan saja. Kita banyak mendengar dari berita, pak bupati tertangkap tangan karena korupsi 1,5 miliar dari uang pembangunan sekolah. Tentu sebagai masyarakat merasa senang, Cianjur tidak lagi dipimpin oleh pemimpin yang tidak berpihak kepada kemaslahatan masyarakat,” tutur Yuni.

Pimpinan KPK sempat merespons apa yang terjadi di Cianjur tersebut. Tampak Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mencuitkan adanya sopir angkot di Cianjur yang menggratiskan tarif bagi warga sebagai wujud terima kasih bagi KPK.

Syarif mengaku sangat menghargai spontanitas warga seperti itu. KPK disebut Syarif memang bekerja berdasar laporan masyarakat langsung.

“Spontanitas masyarakat juga terjadi karena mereka telah lama merasa tidak dilayani dengan baik akibat yang mewabah. Oleh karena itu KPK mengucapkan terima kasih pada masyarakat Cianjur dan berharap Cianjur akan lebih baik ke depan,” kata Syarif kepada detikcom.

OTT KPK yang disambut warga Cianjur itu digelar pada Rabu, 12 Desember kemarin. Bupati Irvan diduga memangkas Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan. Dari total anggaran itu senilai Rp 46,8 miliar, Irvan memotong 14,5 persen untuk dibagi-bagi ke anak buahnya dan 7 persen atau sekitar Rp 3,2 miliar untuk dirinya sendiri.

Irvan sempat meminta maaf pada warga Cianjur sebelum ditahan KPK. Namun permintaan maafnya itu bukan karena dirinya mengakui perbuatannya.

“Saya memohon maaf ke masyarakat Kabupaten Cianjur atas kelalaian saya mengawasi aparat Pemerintah Kabupaten Cianjur yang telah melanggar hukum,” kata Irvan sebelum memasuki mobil tahanan yang mengantarnya ke rumah tahanan, Kamis (13/12/2018).

Irvan pun ditetapkan sebagai tersangka bersama Cecep Sobandi selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, Rosidin selaku Kepala Bidang SMP di Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, dan Tubagus Cepy Sethiady selaku kakak ipar Irvan. Keempatnya saat ini sudah ditahan.
(dhn/zak)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Para Syndicate: Slogan Jokowi Kerja Nyata, Prabowo Imajinasi

Jakarta – Pengamat komunikasi dan media Para Syndicate, Bekti Waluyo, menilai makna slogan kubu Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi. Dia menyebut slogan tim Jokowi lebih menawarkan kenyataan, sedangkan tim Prabowo menawarkan imajinasi tinggi.

“Kalau kita lihat dari slogan dari kedua tim pemenangan, tim Jokowi-Ma’ruf itu Indonesia Maju. Apa yang ada di balik slogan mereka akan menjelaskan, menghargai, ini lo yang sudah kita bikin dan lain-lain. Jadi mau mereka akan jelaskan dan adakan testimoni, fakta gitu,” kata Bekti saat diskusi di kantor Para Syndcate di Jl Wijaya III, kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (14/12/2018).

Sementara itu, slogan kubu Prabowo dinilai terlalu abstrak.

“Kemudian yang satunya, kita lihat slogan dari Prabowo dan Sandiaga adalah Koalisi Adil Makmur dan Make Indonesia Great Again, dan kemudian ini mengingatkan kita pada Trump. Bayangan great again itu abstrak, great again zaman Soeharto, SBY, atau zaman dulu seperti masih Nusantara? Jadi ini emosi yang diajak untuk bayangkan piknik Indonesia great again,” sambungnya.

Dia menuturkan kampanye Jokowi juga dinilai memberikan data dan fakta pada kenyataannya. Sedangkan tim Prabowo-Sandi dinilai hanya menawarkan mimpi dan imajinasi.

“Maka, ketika Pak Jokowi berikan data, Pak Prabowo berikan mimpi imajinasi. Jadi kalau kita tarik garis, jadi capaian-capaian yang dari Pak Jokowi kemudian cukup dilompatkan menjadi sesuatu yang lebih besar lagi, Ketika bicara Indonesia maju, kita diajak untuk harus lihat merasakan majunya seperti apa,” jelasnya.

Sementara itu, untuk masalah kampanye di wilayah, Bekti menilai tim Jokowi-Ma’ruf lebih terstruktur dibandingkan Prabowo-Sandi. Dia melihat kubu Prabowo tidak mementingkan penguasaan di beberapa titik wilayah, padahal Bekti menilai itu penting.

“Lalu campaign mereka, jadi mereka mencantumkan slogan dalam strategi mereka, jika dibikin strategi sama, maka hampir sama kekuasaan teritori, tetapi untuk tim Jokowi mereka ada daerah prioritas, misalnya Banten jadi daerah prioritasnya. Sementara dari kubu Pak Prabowo cs mau bangun markas di Solo tapi batal. Jadi penguasaan teritori penting bagi mereka,” tutupnya.
(zap/rvk)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Nonton TV Bisa di Aplikasi detikcom!

Jakarta – Sudah tahu belum, aplikasi detikcom kini punya fitur baru untuk nonton yakni Live TV. Di sini kamu bisa nonton tayangan Transmedia seperti TransTV, Trans7, CNN Indonesia, dan CNBC Indonesia secara streaming.

Untuk mengakses Live TV tersebut, kamu tinggal membuka aplikasi detikcom yang terinstall di smartphone-mu seperti biasa. Nah, langkah pertama menuju fitur nonton streaming itu, kamu perlu mencari bagian “Kategori” di posisi bawah.

Wah, Kini Bisa Nonton Tayangan Transmedia di Aplikasi detikcom!

Setelah mengetuk “Kategori” kamu akan dibawah masuk ke bagian yang berisikan kanal-kanal di detikcom. Tengok bagian atas yakni “Fitur”. Tepat di bagian bawahnya ada “Live TV” yang kamu cari-cari.

Wah, Kini Bisa Nonton Tayangan Transmedia di Aplikasi detikcom!

Mengetuk tulisan itu akan membawamu ke halaman “Live TV” yang berisikan sejumlah opsi tayangan secara streaming di Transmedia. Tak cuma itu, setelah mengetuk tombol Play di bagian tengah layar, kamu juga bisa menyesuaikan kualitas tayangan sesuai situasi dan kondisi jaringanmu dengan mengetuk “HD”. Tentu saja pilih “Auto” jika tak mau repot-repot.

Wah, Kini Bisa Nonton Tayangan Transmedia di Aplikasi detikcom!

Selamat menikmati “Live TV” di aplikasi detikcom!

Wah, Kini Bisa Nonton Tayangan Transmedia di Aplikasi detikcom!

(krs/ash)

Optimistis soal Mode Menyerang, Tim Jokowi: Erick Thohir Terkenal Berani

Jakarta – Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Erick Thohir menyatakan pihaknya siap mengubah strategi pemenangan Pilpres 2019 dengan mode menyerang. Juru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Meutya Hafid mengungkit soal strategi Erick yang merupakan petinggi klub bola Inter Milan itu.

“Dalam mengambil alih dan restrukturisasi klub bola, mas Erick terkenal berani dan tidak tanggung-tanggung,” ungkap Meutya lewat pesan singkat, Jumat (14/12/2018).

Meutya kemudian menjelaskan makna dari pernyataan Erick soal strategi ofensif. Menurutnya, timses Jokowi-Ma’ruf akan membangun narasi-narasi positif untuk menangkal serangan-serangan dari pihak lawan.

“Ofensif yang dimaksud itu bukan negatif campaign tapi kita secara lebih masif menyerang lawan dengan isu-isu positif terkait Pak Jokowi-Maruf,” sebut Meutya.

Menurutya, selama ini TKN Jokowi-Ma’ruf lebih banyak responsif dalam menghadapi isu-isu seputar Pilpres 2019. TKN Jokowi-Ma’ruf, kata Meutya, lebih banyak defensif karena Jokowi-Ma’ruf kerap mendapat serangan.

“Tapi dijawab juga tidak selesai selesai juga karena semua yang dilakukan Pak Jokowi dianggap semua salah oleh kubu sebelah. Sekarang saatnya untuk ofensif, artinya secara masif dan cepat ‘melemparkan’ isu-isu yang terkait dengan gagasan, rekam jejak, program-program Pak Jokowi-Kiai Ma’ruf,” tutur politikus Golkar itu.

Optimistis soal Mode Menyerang, Tim Jokowi: Erick Thohir Terkenal BeraniFoto: Erick Thohir bersama Jokowi. (Andhika Prasetia/ detikcom).

Meutya pun mengimbau agar seluruh pendukung pasangan nomor urut 01 itu mengikuti apa yang dilakukan TKN. Ini juga termasuk bagi para kader-kader partai koalisi Jokowi-Ma’ruf hingga relawan.

“Agar lebih mengedepankan hal-hal tersebut, adu program, adu gagasan, adu rekam jejak, adu prestasi. Supaya demokrasi yang dibangun demokrasi positif, bukan demokrasi asal serang,” sebut Meutya.

Erick Thohir sebelumnya mengatakan selama ini kubu pasangan nomor urut 01 lebih sering defensif. Bahkan, menurut Erick, selama ini pelaporan terhadap Jokowi-Ma’ruf tidak benar adanya. Oleh sebab itu, mau tidak mau kini timses Jokowi-Ma’ruf diminta beralih ke mode ‘menyerang’.

Jubir Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Faldo Maldini menyoroti pernyataan Erick itu. Ia juga menyinggung posisi Erick di dunia persepakbolaan.

“Kami selalu coba berbaik sangka. Pak Erick kan di Italia dipanggilnya Il Presidente karena jadi pemilik klub sepakbola raksasa, di sini jadi ketua timses dan panitia. Beliau tahu kapan harus menyerang dan bertahan,” ucap Faldo.

“Mungkin memang, strategi beliau selama ini tidak terlalu bekerja, performa pemainnya juga buruk, jadi harus ubah strategi untuk keluar dari tekanan, ya tidak apa-apa juga,” imbuhnya.
(elz/fjp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Mobil Lewat Jakarta Mesti Bayar Tahun Depan, Nasib Motor Bagaimana?

Jakarta

Kebijakan berbayar atau electronic road pricing (ERP) untuk mobil melintas di ruas-ruas tertentu jalanan Jakarta akan diberlakukan tahun depan. Kebijakan ini untuk mengurangi kemacetan di Jakarta sebagai pengganti ganjil-genap.

Lantas, bagaimana nasib motor?

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono hanya mengatakan, kebijakan ini tidak memungkinkan untuk motor.

“Di undang-undang tidak memungkinkan motor,” kata dia dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (14/12/2018).

Bambang mengatakan, kebijakan berbayar itu terdiri dari 3 kelompok jalan dengan masing-masing kewenangan. Kelompok 1 dan 2 atau Ring 1 meliputi Sudirman-Thamrin dan Ring 2 seperti Kuningan menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sementara, kelompok 3 atau Ring 3 menjadi kewenangan BPTJ.

Bambang menekankan, kebijakan ganjil-genap hanya bersifat sementara dan mesti ada pengganti untuk mengurai macet.

“Maksimal akhir tahun (2019) kan, akhir tahun kan sudah satu tahun (ganjil-genap),” ujarnya.

Khusus Ring 3, Bambang menuturkan, pengadaan ERP tidak menggunakan anggaran negara.

“Swasta, jadi sekali lagi, saya katakan ERP tidak APBN tapi swasta pola KPBU (kerjasama pemerintah dengan badan usaha),” tutupnya.

(eds/eds)

Live Streaming Hut Transmedia ke-17

Jakarta

Suguhan istimewa dari HUT Transmedia mulai berlangsung di Lapangan Transcity, BSD, Tangerang. Saksikan live streaming-nya di sini.

Penampilan musisi-musisi pengisi acara Sweet 17 Transmedia sudah dimulai sejak hari ini, Jumat (14/12/2018), pukul 18.30 WIB — dan akan berlangsung sampai tengah malam. Atraksi fantastis ini digelar sampai hari Minggu lusa.

Selain datang langsung ke tempat pertunjukan, Anda juga bisa menyaksikan tayangannya melalui live streaming di sini.

Hari pertama, Sweet 17 Transmedia akan menampilkan Padi Reborn, Jamrud, KLa Project, D’Masiv, T-Five, Koes Plus Jr, Ruth Sahanaya, Reza Artamevia, Rossa, Inul Daratista, Cita Citata, Wizzy, Afgan, Rizky Febian, Rija Abbas, dan Iwan Fals.

Sedangkan hari kedua yang merupakan malam puncak akan diramaikan dengan penampilan Super Juinor D&E, Slank, Ungu, Armada, Wali, Judika, Cakra Khan, Virgoun, Ayu Ting Ting, Zaskia Gotik, Siti Badriah, Devano, dan 2R (Rizki Ridho).

Terakhir, hari ketiga akan menghadirkan Hyo Yeon SNSD, Sheryl Sheinafia, Bunga Citra Lestari, Yura Yunita, Sandrina, Isyana Sarasvati, GAC, D’MASIV, SMASH, NEV+, Dian Sorowea, Barasuara, Is Pusakata, Lalahuta, Astrid, dan D’Soul.

Tonton Juga: ‘Nyanyi Bareng Reza Artamevia di Sweet 17 Transmedia’

[Gambas:Video 20detik]


(a2s/ash)

Photo Gallery

1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

Main Mode Menyerang, Tim Jokowi akan Kapitalisasi Masa Lalu Prabowo

Jakarta – Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Erick Thohir, menyebut pihaknya selalu mendapat serangan dari kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sebagai serangan baliknya, timses pasangan nomor urut 01 itu akan mengkapitalisasi masa lalu Prabowo-Sandiaga.

“Kemudian apa yang sudah dilakukan mereka di masa lalu dan akan dibawa ke masa sekarang, itu akan kami kapitalisasi. Jadi kita sudah nggak mau diam lagi, kita nggak mau lagi mengalah, kita nggak mau lagi ngerasa selalu harus santun,” kata jubir TKN Irma Suryani Chaniago kepada wartawan di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (14/12/2018).

“Bukan berarti kita akan kasar, tapi kita akan mengatakan setop SARA, setop hoax, setop fitnah. Jangan lakukan itu karena kami akan lakukan serangan balik kalau kalian tetap melakukan itu karena dasarnya adalah, jelas, berdasarkan hukum dan undang-undang. Jadi, kalau mereka melanggar hukum, melanggar undang-undang, ya kita akan proses,” sambung Irma.

Erick sempat menyatakan selama ini kubu Jokowi-Ma’ruf Amin selalu mendapat serangan dari pihak lawan. Kini mereka memodifikasi strategi yang tidak lagi bertahan, tapi juga menyerang.

Irma menyebut ada strategi yang beda dari TKN untuk melakukan serangan. TKN akan mengangkat soal pelanggaran HAM masa lalu.

“Oh ya, kita ada perubahan strategi. Kemarin kita nggak ribut soal misalnya penculikan dan pelanggaran HAM, kita sekarang akan bicara itu juga. Kalau kemarin mereka mengkapitalisasi soal isu PKI, kita akan mengkapitalisasi soal isu pelanggaran HAM masa lalu. Ya, kan?” kata Irma.

Ketua DPP NasDem itu menyebut strategi TKN selanjutnya adalah akan agresif melaporkan pihak-pihak yang menyebarkan berita hoax dan merugikan pasangan Jokowi-Ma’ruf. Laporan yang akan dilakukan TKN, ditegaskannya, bukan bentuk kriminalisasi.

“Bukan mengkriminalisasi, jangan salah. Kan ini sedikit-sedikit, kalau kita laporkan ke polisi, larinya mengkriminalisasi, sementara mereka melakukan kesalahan-kesalahan, mereka melakukan pelanggaran, tapi mereka nggak mau buat mengkriminalisasi hukum, padahal mereka yang melakukan kriminalisasi hukum,” kata Irma.

“Ini yang mau kita balik, jadi jangan sampai mereka selalu koar-koar ke publik bahwa mereka mengatakan kita selalu mengkriminalisasi mereka, sementara mereka yang mengkriminalisasi kita dengan mengatasnamakan agama, rakyat, pasar, ternyata pasarnya sendiri bohong. Itu yang saya namakan SandiwaraUno tadi,” pungkas Irma.
(idn/idn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>