Ini Kotak Khusus untuk Simpan FDR Black Box Lion Air

Jakarta – Flight Data Recorder (FDR) black box Lion Air telah diserahkan Basarnas ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). FDR itu untuk sementara disimpan di KR Baruna Jaya, di dalam kotak khusus.

FDR ditemukan dan sudah diangkat dari dasar laut hari ini, Kamis (1/10/2018). Alat perekam data penerbangan PK-LQP itu awalnya disimpan di sebuah kontainer plastik yang juga berisi air laut. FDR itu memang sengaja direndam air untuk mencegah kerusakan.

Basarnas kemudian menyerahkan FDR itu ke KNKT. Oleh KNKT, FDR tersebut disimpan sementara di KR Baruna Jaya I, kapal milik BPPT.

Di KR Baruna Jaya, FDR itu dikeluarkan dari kontainer plastik, dicuci, lalu disimpan di kotak khusus. Di kotak khusus itu, FDR direndam di air tawar. Kotak khusus untuk menyimpan FDR berwarna oranye dan terlihat kokoh.

Ini Kotak Khusus untuk Simpan FDR Black Box Lion AirFoto: dok. BPPT

Selain FDR, bagian black box lain yang tak kalah penting adalah Cockpit Voice Recorder (CVR), alat yang merekam percakapan di ruang kokpit pesawat. CVR kini masih dicari. Deputi Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam BPPT Hammam Riza berharap CVR itu segera ditemukan.

“Semoga dapat ditemukan secepatnya,” ujar Hammam.

Ini Kotak Khusus untuk Simpan FDR Black Box Lion AirFoto: dok. BPPT

(tor/fjp) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *