Hasil Liga Inggris: Everton Bungkam Chelsea 2-0

Liverpool – Laga lanjutan Liga Inggris antara Everton vs Chelsea sudah kelar. Tim asuhan Marco Silva memetik kemenangan 2-0 atas The Blues.

Saat bertanding pada lanjutan Liga Inggris di Goodison Park, Minggu (17/3/2019), Chelsea lebih unggul penguasaan bola 66 persen dalam data yang dilansir oleh situs resmi Liga Inggris.

Setelah tanpa gol di babak pertama, The Toffees menentukan kemenangan lewat Richarlison dan Gylfi Sigurdsson.

Dengan tambahan tiga angka ini, Everton menempati posisi ke-11 dengan raihan 40 angka. Sementara itu, Chelsea tetap di posisi keenam dengan kumpulan 57 poin.

Jalannya Pertandingan

Pada babak pertama, belum ada gol yang tercipta. Chelsea lebih mendominasi pertandingan dengan catatan lebih dari 66 persen penguasaan bola.

Beberapa peluang berbahaya diciptakan Chelsea. Salah satu peluang emas yang gagal berbuah gol tendangan Eden Hazard yang membentur mistar pada menit keenam.

Setelah itu tembakan Gonzalo Higuain beberapa menit kemudian yang diblok oleh bek Everton, Yerry Mina.

Selepas restart, Everton langsung tancap gas. Ada empat peluang dalam lima menit awal babak kedua.

Tendangan jarak jauh Andre Gomes pada menit ke-47 belum berbuah gol, bisa dibelokkan menjadi tendangan sudut.

Semenit kemudian, Mina yang mengancam dengan sundulan meneruskan umpan tendangan sudut. Cuma berbuah tendangan sudut lagi.

Kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga, melakukan penyelamatan sundulan Dominic Calvert-Lewin pada menit ke-49. Bola rebound disambar oleh Richarlison.

Chelsea mencoba membalas. Percobaan Marcos Alonso pada menit ke-55 membuahkan hasil. Sama halnya dengan usaha dari Higuan pada menit ke-60.

Ross Barkley mengancam gawang mantan timnya pada menit ke-64. Tendangan kaki kirinya diblok.

Chelsea malah dihukum penalti pada menit ke-70. Alonso melakukan pelanggaran pada Richarlison di kotak 16 meter, hingga wasit menunjuk titik putih.

Sigurdsson menjadi eksekutor. Eksekusinya sempat ditepis Kepa, tapi bola rebound bisa ditendang pemain Islandia itu masuk ke gawang.

Theo Walcott, yang masuk ke lapangan menggantikan Bernard pada menit ke-77, mendapat peluang dua menit berselang. Tendangannya dari sisi kanan kotak penalti Chelsea bisa diantisipasi Kepa.

Kiper Everton, Jordan Pickford, melakukan penyelamatan pada menit ke-81. Tendangan keras Callum Hudson-Odoi ditepis.

Di sisa pertandingan tak ada gol tambahan, Chelsea takluk 0-2.

Susunan Pemain

Everton: Pickford, Coleman, Keane, Mina, Digne, Andre Gomes (Schneiderlin 68), Gueye, Richarlison, Sigurdsson (Davies 86), Bernard (Walcott 77), Calvert-Lewin.

Chelsea: Kepa, Azpilicueta, Luiz, Rudiger, Alonso, Jorginho (Hudson-Odoi 74), Kante, Barkley (Loftus-Cheek 65), Pedro, Hazard, Higuain (Giroud 66)

(cas/rin)

Hasil Liga Inggris: Everton Vs Chelsea Selesai 2-0

Liverpool – Laga lanjutan Liga Inggris antara Everton vs Chelsea sudah kelar. Tim asuhan Marco Silva memetik kemenangan 2-0 atas The Blues.

Saat bertanding pada lanjutan Liga Inggris di Goodison Park, Minggu (17/3/2019), Chelsea lebih unggul penguasaan bola 66 persen dalam data yang dilansir oleh situs resmi Liga Inggris.

Setelah tanpa gol di babak pertama, The Toffees menentukan kemenangan lewat Richarlison dan Gylfi Sigurdsson.

Dengan tambahan tiga angka ini, Everton menempati posisi ke-11 dengan raihan 40 angka. Sementara itu, Chelsea tetap di posisi keenam dengan kumpulan 57 poin.

Jalannya Pertandingan

Pada babak pertama, belum asa gol yang tercipta. Chelsea lebih mendominasi pertandingan dengan catatan lebih dari 66 persen penguasaan bola.

Beberapa peluang berbahaya diciptakan Chelsea. Salah satu peluang emas yang gagal berbuah gol tendangan Eden Hazard yang membentur mistar pada menit keenam.

Setelah itu tembakan Gonzalo Higuain beberapa menit kemudian yang diblok oleh bek Everton, Yerry Mina.

Selepas restart, Everton langsung tancap gas. Ada empat peluang dalam lima menit awal babak kedua.

Tendangan jarak jauh Andre Gomes pada menit ke-47 belum berbuah gol, bisa dibelokkan menjadi tendangan sudut.

Semenit kemudian, Mina yang mengancam dengan sundulan meneruskan umpan tendangan sudut. Cuma berbuah tendangan sudut lagi.

Kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga, melakukan penyelamatan sundulan Dominic Calvert-Lewin pada menit ke-49. Bola rebound disambar oleh Richarlison.

Chelsea mencoba membalas. Percobaan Marcos Alonso pada menit ke-55 membuahkan hasil. Sama halnya dengan usaha dari Higuan pada menit ke-60.

Ross Barkley mengancam gawang mantan timnya pada menit ke-64. Tendangan kaki kirinya diblok.

Chelsea malah dihukum penalti pada menit ke-70. Alonso melakukan pelanggaran pada Richarlison di kotak 16 meter, hingga wasit menunjuk titik putih.

Sigurdsson menjadi eksekutor. Eksekusinya sempat ditepis Kepa, tapi bola rebound bisa ditendang pemain Islandia itu masuk ke gawang.

Theo Walcott, yang masuk ke lapangan menggantikan Bernard pada menit ke-77, mendapat peluang dua menit berselang. Tendangannya dari sisi kanan kotak penalti Chelsea bisa diantisipasi Kepa.

Kiper Everton, Jordan Pickford, melakukan penyelamatan pada menit ke-81. Tendangan keras Callum Hudson-Odoi ditepis.

Di sisa pertandingan tak ada gol tambahan, Chelsea takluk 0-2.

Susunan Pemain

Everton: Pickford, Coleman, Keane, Mina, Digne, Andre Gomes (Schneiderlin 68), Gueye, Richarlison, Sigurdsson (Davies 86), Bernard (Walcott 77), Calvert-Lewin.

Chelsea: Kepa, Azpilicueta, Luiz, Rudiger, Alonso, Jorginho (Hudson-Odoi 74), Kante, Barkley (Loftus-Cheek 65), Pedro, Hazard, Higuain (Giroud 66)

(cas/rin)

Bungkam Fulham, Liverpool ke Puncak Klasemen Liga Inggris

Liverpool mendapat peluang pertama melalui Mohamed Salah saat laga belum berusia lima menit. Namun usaha pemain asal Mesir itu masih melebar. Setelah itu kedua tim kesulitan menciptakan peluang berarti.

Tekanan tim tamu membuahkan hasil melewati pertengahan babak pertama. Mane berkolabosi dengan Roberto Firmino untuk mencetak gol kelimanya dalam tiga pertandingan terakhir. 

Liverpool seharusnya memperbesar kedudukan. Sayang tendangan Adam Lallana masih bisa dimentahkan kiper Fulham Sergio Rico.

Fulham sendiri bukannya tanpa usaha. Namun tendangan Jean Michael Seri dan Tom Cairney belum menemui sasaran. 

The Reds tetap menguasai laga dan meningkatkan tekanan selepas jeda. Beruntung bagi Fulham, peluang Lallana dan Virgil van Dijk tidak ada yang berujung gol. Sedangkan tandukan Mane masih membentur mistar. 

Liverpool harus membayar kegagalan mencetak gol kedua. Setelah usaha Floyd Ayite dianulir karena offside, Fulham menyamakan skor lewat Babel memaksimalkan kesalahan Van Dijk dan Alisson.

Namun pada akhirnya kualitas Liverpool bicara. Rico gagal menangkap bola tendangan Salah. Dia lalu menjatuhkan Mane yang hendak menendang bola muntah. 

Wasit kemudian menunjuk titik penalti dengan Milner menunaikan tugas sebagai algojo. Skor lalu tidak berubah sampai pertandingan selesai walau Salah mendapat dua peluang untuk memperbesar kemenangan The Reds. 

Klasemen Liga Inggris: Liverpool Ancam City

Berikut jadwal Liga Inggris pekan ke-31 selengkapnya:

Minggu, 17 Maret 2019

21.15 WIB Fulham Vs Liverpool

23.30 WIB Everton Vs Chelsea (RCTI)

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Arsenal merebut posisi ke empat klaseman liga inggris setelah kalahkan Manchester United di Stadium Emirates hari Minggu.

Hasil Liga Inggris Tadi Malam: Leicester Menang Tandang

Liputan6.com, London – Liga Inggris menggelar beberapa laga pekan ke-31. Maklum beberapa klub tidak bisa bermain akhir pekan ini karena bertanding di Piala FA.

Dalam duel tim papan tengah Liga Inggris, Bournemouth hanya bermain imbang 2-2 melawan Newcastle, Sabtu (16/3/2019). Dua gol Bournemouth dilesakkan oleh Joshua King, sementara Newcastle membalas melalui Salomon Rondon dan Matt Ritchie.

Di laga Liga Inggris lain, Leicester sukses menaklukkan tuan rumah Burnley dengan skor 2-1. Dua gol The Foxes dilesakkan James Maddison dan Wes Morgan, sedangkan tuan rumah hanya membalas melalui Dwight McNeil.

Kemenangan juga diraih oleh West Ham United. Bermain di kandang sendiri, The Hammers menang tipis 4-3 atas Huddersfield Town.

Berikut hasil Liga Inggris pekan ke-31 yang digelar tadi malam:

Jadwal Liga Inggris Pekan Ini, Liverpool Tantang Fulham

Liputan6.com, Liverpool – Liverpool berpeluang kembali ke puncak klasemen Liga Inggris. Apalagi pekan ini mereka hanya menantang tim papan bawah, Fulham di Craven Cottage.

Liverpool untuk sementara tertinggal satu poin dari pemuncak klasemen, Manchester City. Virgil van Dijk dan kawan-kawan berada di peringkat kedua dengan 73 poin.

Menaklukkan Fulham sendiri tampaknya bukan perkara sulit bagi Liverpool. Apalagi, moral The Reds sedang meninggi setelah sukses mendepak raksasa Jerman, Bayern Munchen dari Liga Champions.

Selain itu, kondisi Fulham saat ini juga sedang terpuruk. Andre Schurrle dan kawan-kawan berada di zona degradasi setelah lima kekalahan beruntun.

Selain partai Fulham vs Liverpool, jadwal Liga Inggris pekan ke-31 akan menyajikan partai lain seperti Everton vs Chelsea.

Berikut jadwal Liga Inggris pekan ke-31 selengkapnya:

Jadwal Liga Inggris Pekan ke-31: Liverpool Ditantang Fulham

Liputan6.com, London – Liverpool berambisi meraih tiga poin pada jadwal Liga Inggris pekan ke-31. Bertandang ke Craven Cottage, Minggu (17/3/2019) WIB pasukan Jurgen Klopp ingin menaklukkan Fulham demi menjaga peluang juara di musim ini.

Liverpool untuk sementara tertinggal satu poin dari pemuncak klasemen, Manchester City. Virgil van Dijk dan kawan-kawan berada di peringkat kedua dengan 73 poin.

Menaklukkan Fulham sendiri tampaknya bukan perkara sulit bagi Liverpool. Apalagi, moral The Reds sedang meninggi setelah sukses mendepak raksasa Jerman, Bayern Munchen dari Liga Champions.

Selain itu, kondisi Fulham saat ini juga sedang terpuruk. Andre Schurrle dan kawan-kawan berada di zona degradasi setelah lima kekalahan beruntun.

Selain partai Fulham vs Liverpool, jadwal Liga Inggris pekan ke-31 akan menyajikan partai lain seperti Everton vs Chelsea.

Berikut jadwal Liga Inggris pekan ke-31 selengkapnya:

Arsenal merebut posisi ke empat klaseman liga inggris setelah kalahkan Manchester United di Stadium Emirates hari Minggu.

3 Bintang Real Madrid Ini Layak Coba Peruntungan di Liga Inggris

Luka Modric mungkin sudah memenangkan penghargaan Pemain Terbaik FIFA 2018, tetapi Isco adalah playmaker sejati untuk Real Madrid selama era Cristiano Ronaldo bersama klub. Namun, dia saat ini mengalami musim terburuk dalam karirnya.

Pemain 26 tahun itu sudah membuat 26 penampilan untuk klub di semua kompetisi dan mencetak empat gol, tetapi ia hanya membuat 16 penampilan di La Liga musim ini. Selain cedera, Isco jarang bermain karena dicoret Santiago Solari.

Isco sudah meraih kesuksesan di Madrid dan ia baru saja memasuki masa jayanya. Setiap penantang gelar di Premier League akan mendapat manfaat dari kedatangannya. Ia bukan tipe pemain yang akan mencetak banyak gol, tetapi ia bisa memengaruhi permainan dari lini tengah.

Isco dikabarkan ingin pergi ke Manchester City dan juara bertahan Premier League pasti juga ingin memakai jasanya.

3 Pemain Inggris yang Bisa Jadi Bintang Real Madrid

Liputan6.com, Madrid – Real Madrid tak mendapat prestasi bagus musim ini. Kehilangan Cristiano Ronaldo berdampak besar pada performa Los Galacticos di semua kompetisi.

Setelah gagal memenuhi harapan bersama Julen Lopetegui dan Santiago Solari, Madrid kini sudah menunjuk Zinedine Zidane. Pria asal Prancis itu diharapkan bisa mendongkrak performa Los Blancos.

Real Madrid sendiri tidak asing dengan pemain yang berasal dari negara Inggris. David Beckham, Steve McManaman atau Michael Owen adalah contoh pemain dari Negeri Ratu Elizabeth yang pernah menghiasi Santiago Bernabeu.

Mengingat sepak bola Inggris mengalami peningkatan selama satu dekade terakhir, Madrid mungkin perlu mencari pemain dari sana. Hal itu tentu saja untuk meningkatkan kekuatan pasukan Zidane.

Beberapa posisi di Real Madrid saat ini butuh perbaikan. Sejumlah pemain Inggris bisa menjadi solusi untuk mereka.

Berikut ini empat pemain Inggris yang bisa dipertimbangkan Real Madrid seperti dilansir Sportskeeda.

Lagi-lagi! Parlemen Inggris Tolak Kesepakatan Brexit PM Theresa May

London

Kesepakatan penarikan diri Inggris dari Uni Eropa atau dikenal dengan istilah Brexit yang diajukan Perdana Menteri Inggris Theresa May ditolak sebagian besar anggota parlemen untuk kedua kalinya, dengan sisa waktu 17 hari sebelum Brexit berlaku.

Anggota parlemen Inggris kembali menolak kesepakatan Brexit yang diajukan May dengan selisih suara sebesar 149 suara – lebih sedikit dibandingkan ketika mereka menolaknya Januari lalu.

Kesepakatan itu ditolak setelah 242 anggota mendukungnya, sementara 391 lainnya menolak kesepakatan tersebut.

Sebanyak 75 anggota parlemen dari Partai Konservatif tidak menyetujui kesepakatan tersebut, angka yang lebih sedikit dibandingkan pemungutan suara Januari lalu, di mana 118 anggota Konservatif menolaknya.

Sebanyak 10 anggota parlemen dari Partai Unionis Demokratis juga menolak kesepakatan itu, demikian halnya Partai Buruh, Partai Nasional Skotlandia dan partai-partai oposisi lain.

Di sisi lain, tiga anggota parlemen Partai Buruh – Kevin Barron, Caroline Flint dan John Mann – mendukung kesepakatan yang diajukan May.

Hasil pemungutan suara terkait kesepakatan Brexit yang diajukan PM Theresa May kepada anggota parlemen Inggris BBC

Hasil pemungutan suara terkait kesepakatanBrexit yang diajukan PM Theresa May kepada anggota parlemen Inggris

Dengan hasil tersebut, perdana menteri Inggris itu mengatakan, para anggota parlemen kini akan memilih di antara dua pilihan: Inggris keluar dari Uni Eropa tanpa kesepakatan apa pun dan – jika itu juga ditolak – Brexit sebaiknya ditunda.

Artinya, anggota parlemen dapat memilih sesuai hati nurani mereka ketimbang mengikuti arahan petinggi partai – sebuah langkah tak biasa dalam pemungutan suara untuk suatu kebijakan besar, di mana Partai Buruh menyebut langkah tersebut menunjukkan bahwa May telah “menyerah dalam berdalih tengah memimpin negeri”.

May mengajukan permohonan di menit terakhir kepada para anggota parlemen untuk mendukung kesepakatan Brexit yang diajukannya setelah ia mengamankan jaminan hukum soal ‘pintu belakang’ Irlandia Utara dari Uni Eropa.

Sementara itu, meski ia berhasil meyakinkan sekitar 40 anggota parlemen dari kubu konservatif untuk mengubah keputusan mereka, jumlah tersebut sama sekali tak cukup untuk membalikkan situasi setelah ia kalah besar dengan selisih 230 suara Januari lalu, membuat strategi Brexit-nya kacau balau.

Dalam pernyataan setelah kekalahannya, May mengatakan: “Saya terus meyakini bahwa, sejauh ini, keputusan terbaik adalah bagi Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa secara teratur melalui suatu kesepakatan.

“Dan kesepakatan yang telah kami negosiasikan adalah kesepakatan terbaik dan memang satu-satunya yang tersedia.”

Menjabarkan langkah berikutnya, ia menyatakan bahwa anggota parlemen akan memberikan suara mereka hari Rabu ini untuk menentukan apakah Inggris harus meninggalkan Uni Eropa melalui kesepakatan atau tidak.

Jika mereka menolak Brexit yang tanpa-kesepakatan, mereka lantas akan melakukan voting kembali di hari berikutnya untuk menentukan apakah Pasal 50 – mekanisme hukum untuk penarikan Inggris dari keanggotaan Uni Eropa pada tanggal 29 Maret 2019 – perlu diperpanjang.

May mengatakan bahwa anggota parlemen harus memutuskan apakah mereka ingin menunda Brexit, menggelar referendum atau pemungutan suara rakyat lainnya, atau mereka ingin “meninggalkan Uni Eropa dengan suatu kesepakatan tetapi bukan kesepakatan yang ini”.

Ia menyatakan bahwa pilihan yang dihadapi Inggris “tak mengenakkan”, namun karena mereka menolak kesepakatan yang diajukannya, maka “itulah pilihan yang harus dihadapi”.

May juga mengatakan kepada anggota parlemen bahwa pemerintah akan mengumumkan detil tata cara Inggris mengatur perbatasannya dengan Irlandia apabila pilihan melakukan Brexit tanpa-kesepakatan dipilih.

May mengungkapkan bahwa melakukan Brexit tanpa-kesepakatan tetap menjadi prinsip standar pemerintah, namun Downing Street menyatakan bahwa May akan memberitahu para anggota parlemen terkait apakah ia mendukung pilihan tanpa-kesepakatan saat ia membuka sidang parlemen kembali pada hari Rabu ini.

Sang perdana menteri tidak berencana mengundurkan diri setelah kekalahan teranyarnya, karena pemerintahannya baru-baru ini mendapatkan dukungan kepercayaan dari parlemen, menurut juru bicara perdana menteri.

Ia juga tidak berencana kembali ke Brussels, markas Uni Eropa, untuk meminta lebih banyak kelonggaran, karena – seperti apa yang dikatakannya kepada anggota parlemen – ia masih percaya bahwa kesepakatan yang diajukannya merupakan kesepakatan terbaik dan satu-satunya yang ia tawarkan, tambahnya.


(ita/ita)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>