[Cek Fakta] Jokowi Sebut Pemerintah Tengah Bangun Infrastruktur Digital

Dari penelusuran, Indonesia memang tengah mempercepat pembangunan infrastruktur digital. Namun pembangunan infrastruktur digital ini dibangun untuk menyambut revolusi industri generasi keempat.

Hal ini seperti dikutip dari disitus resmi Kementerian Perindustrian, kemenperin.go.id dengan judul artikel ‘Genjot Daya Saing Industri Nasional, RI Percepat Bangun Infrastruktur Digital‘.

Indonesia akan melakukan percepatan pembangunan infrastruktur digital dalam rangka mendukung penerapan revolusi industri generasi keempat sesuai peta jalan Making Indonesia 4.0. Langkah ini perlu kolaborasi antara pemerintah dan swasta guna merealisasikannya, terutama mengenai investasi dan teknologi yang akan dikembangkan.

“Bagi industri yang paling penting itu infrastruktur, termasuk infrastruktur digital, karena untuk memacu daya saing agar lebih kompetitif di tingkat global,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada Peluncuran Telkomsel Innovation Center di Jakarta, Rabu (25/7).

Menurut Menperin, di era digital, aktivitas sektor manufatur tidak lagi sekadar melibatkan mesin dalam proses produksinya. Saat ini, beberapa pabrikan sudah melompat lebih jauh, yakni memadukan dengan internet of things (IoT) atau kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang menjadi ciri dari industri 4.0.

“Oleh karena itu, untuk mendukungnya, diperlukan jaringan internet dengan kecepatan tinggi, teknologi cloud, data center, security management dan infrastruktur broadband,” sebut Airlangga. Menurutnya, Indonesia punya potensi dan peluang yang baik untuk bertransformasi ke arah ekonomi digital tersebut.

“Negara kita ini kaya, punya cloud atau data di atas tanah, yang dikelola oleh Telkomsel. Kita harus bangga, Telkomsel adalah aset nasional, makanya perlu kita jaga untuk menata masa depan lebih baik lagi,” papar Menperin.

Di samping itu, Indonesia adalah bangsa terbesar di ASEAN. Apalagi, saat ini telah masuk dalam 1 trillion dollars club economy. “Selain melalui teknologi, yang bisa membuat kita maju lebih cepat adalah bonus demografi sampai tahun 2030,” imbuhnya.

Menteri Airlangga optimistis, dengan keunggulan tersebut dan menerapkan industri 4.0, Indonesia akan menjadi negara 10 besar dengan ekonomi terkuat di dunia pada tahun 2030. Selanjutnya juga, diyakini, produktivitas akan meningkat hingga dua kali lipat.

“Dari teknologi akan tercipta inovasi dan menghasilkan champion. Ini yang menjadi aspirasi kita dalam meningkatkan produksi, kemampuan ekonomi negara, dan investasi bertambah. Jadi, kami terus pacu agar pertumbuhan industri bisa melebihi 1-2 persen daripada ekonomi,” paparnya.

Adapun lima sektor industri manufaktur yang tengah dipacu sebagai pionir penerapan revolusi industri keempat di dalam negeri sesuai Making Indonesia 4.0, yakni industri otomotif, elektronika, kimia, tekstil dan pakaian, serta makanan dan minuman.”Kita punya 84 sektor industri, kita sudah pilih lima, supaya fokus untuk implementasi ekonomi digital,” jelas Airlangga.

Kementerian Perindustrian memberikan apresiasi kepada Telkomsel yang memperkuat keseriusannya dalam mengembangkan Internet of Things (IoT) dengan meluncurkan program Telkomsel Innovation Center (TINC). “Sebab, hal ini sejalan dengan Making Indonesia 4.0,” tegas Airlangga.

Program TINC akan merangkum berbagai kegiatan dalam membentuk ekosistem IoT Indonesia. Di antaranya, penyediaan laboratorium IoT, program mentoring dan bootcamp bersama para ahli di bidang IoT, serta networking access bagi para startup, developer, maupun system integrator dengan para pemain industri terkait.

“IoT menjadi salah satu elemen penting untuk mendukung roadmap Making Indonesia 4.0. Untuk itu, Telkomsel secara konsisten terus meningkatkan kesiapan teknologi dan jaringan untuk menghadapi tren IoT yang sedang berkembang secara global,” kata Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah.

Menurut Ririek, TINC akan menjadi wadah bagi ratusan inovator di Tanah Air. Selama setahun berjalan, kolaborasi bersama para inovator yang berada di bawah naungan TINC sudah menghasilkan berbagai solusi bisnis berbasis NB-loT (Narrowband Internet of Things).

“loT telah merevolusi gaya hidup serta menggabungkan dunia fisik dengan dunia digital, yang selanjutnya menawarkan sejumlah peluang dan tantangan baru bagi kalangan bisnis, pemerintahan, dan juga konsumen perorangan,” paparnya.

Selain itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika juga telah membangun infrastruktur digital dengan Palapa Ring.

Hal ini sebagaimana yang dikutip dari situs kominfo.go.id dengan judul artikel, ‘Bangun Infrastruktur, Kembangkan Potensi Ekonomi Digital‘.

Medan, Kominfo – Pemerintah berupaya memastikan perbaikan kualitas layanan publik dapat dirasakan dan dinikmati langsung oleh masyarakat. Hal itu selaras dengan prioritas pembangunan tahun 2019 pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.  

Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken Widiastuti menyebut  Palapa Ring sebagai kebijakan afirmatif Pemerintah untuk memudahkan akses internet di setiap pelosok Indonesia. 

“Saat ini Indonesia bagian barat dan tengah sudah 100% dan bagian timur 94,52%,” ungkap Niken dalam Dialog Publik di Kampus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Medan, Sumatera Utara pada Kamis (21/03/2019)..

Menurut Sekjen Kominfo, keberadaan infrastruktur internet cepat diharapkan dapat mendorong inovasi generasi muda khususnya di bidang ekonomi digital.

“Pemerintah ingin mendorong generasi muda berinovasi terutama di bidang digital ekonomi dan perkembangan industri 4.0. Terlebih untuk membantu pengembangkan daerah pesisir timur di Sumatera Utara,” papar Niken Widiastuti. 

Meskipun demikian, Sekjen Niken menyatakan perlunya untuk memperhatikan risiko teknologi dan peningkatan keterampilan generasi muda, 

“Antara lain adanya risiko keamanan teknologi informasi terhadap sistem industri, membutuhkan investasi besar, para pekerja perlu keterampilan yang berbeda, serta kurangnya privacy di zaman modern,” kata Niken Widiastuti.

Semua itu, dalam pandangan Niken menjadi penting karena potensi ekonomi digital yang besar dimiliki oleh Indonesia. “Indonesia diprediksi memiliki nilai ekonomi digital USD 130 Miliar di 2020. Potensi ini harus dimanfaatkan dengan menumbuhkembangkan ekonomi digital di Indonesia melalui berbagai macam inisiatif strategis,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Pemerintah menurut Sekjen Kominfo memberikan perhatian untuk pengembangan ekonomi digital dengan menargetkan 8 juta UMKM Go Digital, sampai penjual di pasar-pasar rakyat dibukakan toko online.

“Selain itu, kita menargetkan 1 juta petani 8 dan Nelayan Go Online,” terangnya. Program petani dan nelayan go online bertujuan memberikan solusi atas permasalahan di sektor pertanian dan perikanan untuk menunjang pengusahaan petani, nelayan serta kinerja sektor pertanian dan perikanan

 

Dukung E-Sports, Jokowi Janji Terus Bangun infrastruktur Digital

Liputan6.com, Jakarta – Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan terus membangun infrastruktur di sektor teknologi informasi guna mendorong berkembangkan e-sports di Indonesia.

Dalam Debat Capres kelima yang berlangsung di Hotel Sultan, Sabtu (13/4/2019), Jokowi menjelaskan bahwa pemerintah harus cepat tanggap terhadap perubahan global yang terjadi.

“Barang baru masuk begitu cepat setiap hari, artificial intelligence, internet of things, big data, bitcoin, cryptocurrency,” kata dia.

Tak terkecuali juga dengan perkembangan e-sports. Saat ini profesi sebagai atlet e-sport sangat digemari oleh anak muda.

Oleh sebab itu, pemerintah akan terus membangun infrastruktur di sektor digital dengan membangun broadband kecepatan tinggi dan palapa ring sehingga Indonesia memiliki infrastruktur disektor digital untuk mengembangkan profesi tersebut.

Selain itu, Jokowi akan terus mengembangkan ekosistem yang nyaman untuk berusaha sehingga membuat e-sports berkembang pesat.

Tak terkecuali dengan pengembangan sektor gim di Indonesia. “kita melihat nilai ekonomi di bidang ini (gim) tumbuh pesat,” kata dia.

Dalam catatan Jokowi, perputaran uang di sektor digital di 2017 mencapai Rp 12 triliun dengan pertumbuhan mencapai 25 persen.

Grusa-grusu Kemenhub Resmikan Infrastruktur Transportasi

Jakarta – Infrastruktur di sektor transportasi kerap mendapat kritik, mulai dari LRT Palembang, Bandara Kertajati, hingga Kereta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Bahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) ikut mengkritik.

Ekonom Institut for Development of Economics and Finance (INDEF) Ahmad Heri Firdaus menganggap pembangunan dan peresmian proyek transportasi memang terkesan grusa-grusu alias terburu-buru yang penting adalah kuantitas pembangunan.

“Ya itu yang tadi saya katakan masih mementingkan yang penting gua bisa bangun sebanyak-banyaknya gitu, yang penting (Kementerian) Perhubungan bisa bangun kereta sebanyak-banyaknya, bandara, pelabuhan sebanyak-banyaknya,” katanya saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Jumat (12/4/2019).

Menurut dia sayang jika infrastruktur transportasi dibangun tapi pemanfaatannya tidak optimal. Padahal anggaran pembangunannya bisa digunakan ke hal yang lebih bermanfaat.

“Contoh kereta bandara yang di Soetta, contohnya sekarang saya dari bandara mau ke rumah, mau ke kantor, kan sudah ada kereta tapi saya malas naik kereta bandara, mendingan naik bus. Kenapa? karena repot dan tidak membuat seseorang itu ingin naik kereta,” paparnya.

Dia juga mencontohkan LRT Palembang yang dulu dibangun demi menunjang Asian Games. Saat gelaran perhelatan olahraga tersebut memang LRT Palembang laris manis. Namun begitu Asian Games selesai kembali sepi.

“Ke sininya kan karena harga tiketnya relatif mahal, kemudian juga sekarang dengan mudahnya kita bisa mengakses transportasi online yang praktis. Ini kan menjadi pertimbangan tersendiri gimana nanti ke depan membangun LRT di daerah-daerah lain kan,” jelasnya.

Begitu pula dengan Bandara Kertajati yang kini masih sepi. Itu disebabkan pembangunannya tak memerhatikan aspek-aspek di sekitarnya, misalnya kegiatan ekonomi, kawasan industri, hingga pariwisata.

“Sekarang sarana pengangkut ada tapi barang yang mau diangkut nggak ada. Jadi nggak optimal pemanfaatannya,” paparnya.

Jadi, lanjut dia, pembangunan perlu direncanakan dengan matang. Perlu dilihat apa kebutuhan tiap-tiap daerah. Jangan malah yang dibangun sesuatu yang tidak dibutuhkan, sementara yang benar-benar dibutuhkan tidak dibangun.

“Jadi memang pembangunan infrastruktur di sektor transportasi ini bukan hanya sekedar membangun atau bukan sekedar mengejar target kuantitas ya,” tambahnya.

(fdl/fdl)

Mengapa Pembangunan Infrastruktur Belum Beri Kemakmuran ke Masyarakat?

Dia mengungkapkan, Prabowo-Sandi akan mengusung konsep berbeda dalam membangun infrastruktur yaitu dengan mengusung efisiensi serta memperbesar porsi swasat di dalamnya.

“Yang ingin kami ubah adalah infrastruktur ke depan harus dibangun dengan efisien dengan melibatkan dunia usaha dan sasaran antara sasaran akhirnya adalah pengembangan industri. Infrastruktur adalah alat untuk merealisasikan produktivitas,” ujarnya.

Dia melanjutkan, infrastruktur yang dibangun harus terencana dengan baik dan mampu membuka pusat-pusat industri yang baru, Dia menilai, saat ini masih banyak infrastruktur yang dibangun tanpa perencanaan matang.

“LRT yang jadi beban Sumatera Selatan, Bandara Kertajati yang jadi beban Jawa Barat, bahkan tol di Jawa Timur yang jadi beban dua kabupaten,” ungkapnya.

Ma’ruf Amin Singgung Pihak yang Sering Kritik Infrastruktur Jokowi

Liputan6.com, Jakarta Calon Wakil Presiden Ma’ruf Amin, menghadiri acara Majelis Taklim Bersholawat di Istora Senayan, Jakarta, Senin (8/4) siang.

Acara tersebut dihadiri ribuan anggota majelis taklim yang berhaluan ahlussunnah wal jamaah (Aswaja).

Dalam acara itu, Ma’ruf didampingi Mantan Gubernur NTB, Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi. Hadir pula Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar (Cak Imim), Dewan Pengarah TKN Diaz Hendropriyono, dan juga Mustasyar PBNU, KH. Manarul Hidayat.

Dia meminta komitmen, soal dukungan para anggota majelis taklim terhadap paslon nomor urut 01.

“Mau dukung saya, pasti, yakin, siap, janji, Alhamdulilah,” ucap Ma’ruf di lokasi.

Dia juga menyampaikan bahwa banyak sudah dilakukan Jokowi. Salah satunya dengan membuat infrastruktur, yang sudah banyak dibangun di wilayah-wilayah Indonesia. Ma’ruf pun menyindir pihak-pihak yang sering meragukan pembangunan infrastruktur tersebut.

“Memang ada yang bilang infrastruktur tidak bisa dimakan, katanya. Tapi gampang untuk cari makan,” ungkap Ma’ruf yang disambut meriah.

Dia menjelaskan, jika tidak ada infrastruktur, bagaimana bahan pangan itu bisa diangkut kemudian disalurkan dengan mudah.

“Kalau enggak ada jalan, bagaimana ngangkut makanan. Bagaimana membawa barang dari satu daerah ke daerah lain, membawa hasil produksi untuk apa? Untuk cari makan,” tukas dia.

Tim Jokowi Siapkan Penangkal Isu Bangun Infrastruktur Pakai Utang

Jakarta – Isu pembangunan infrastruktur oleh BUMN yang menggunakan dana dari utang diduga akan muncul dalam debat kelima pada 13 April 2019.

Influencer tim kampanye nasional (TKN) Mukhamad Misbakhun mengatakan ada strategi yang akan dimanfaatkan capres petahana dalam menjawab isu tersebut.

“Tidak mungkin negara hadir ke pasar secara langsung. Negara hadir melalui agen pembangunan, itu adalah BUMN,” kata Misbakhun di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Senin (8/4/2019).


Di era kepemimpinan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (JK). Peran BUMN dalam menggarap proyek infrastruktur memang sangat dominan. Hanya saja yang akan dipertanyakan mengenai modal BUMN dalam investasi tersebut berasal dari pembiayaan.

Menurut Misbakhun, total utang BUMN sekitar Rp 5.000 triliun. Namun jika modal ditambah utang hasilnya aset BUMN, sekarang nilainya sekitar Rp 8.000 triliun.

Itu artinya, kata Misbakhun, setiap pembiayaan yang diambil oleh BUMN sangat produktif.

“Kalau lihat rumus akuntansi utang plus modal itu total aset kita. Jangan beranggapan kalau punya utang itu titik lemah kuta, kalau utang itu produktif menjadi modal untuk mengerjakan yang lebih besar,” jelas Misbakhun.

Selain itu, kata Misbakhun, pembangunan infrastruktur di Indonesia juga sudah dimanfaatkan oleh swasta melalui skema seperti KPBU.

“Ada utang yang dicetak untuk kebutuhan produktif, sehingga tidak mempengaruhi, orang bisa mengutang, aset bertambah kemampuan bayarnya mencukupi, ini yang perli diketahui,” ungkap dia.

(hek/dna)

Infrastruktur Jokowi Jadi Bahan Iklan Kampanye Prabowo

Jakarta – Salah satu akun Instagram telah mengunggah iklan kampanye Capres dan Cawapres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menariknya, bahan iklan kampanye ini memanfaatkan infrastruktur, khususnya jalan tol yang telah dibangun era Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Bukan soal manfaatnya, iklan kampanye Prabowo-Sandi ini justru menonjolkan dampak negatif dari gencarnya pemerintah bangun infrastruktur.

Berikut selengkapnya: (hek/ang)

Ma’ruf Amin Yakin Pembangunan Infrastruktur Mampu Dongkrak Suara di Sukabumi

Liputan6.com, Sukabumi – Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin meyakini pembangunan infrastruktur di Sukabumi mampu mendongkrak elektabilitas dirinya dan Joko Widodo pada Pilpres 2019. Menurut Ma’ruf, hanya di pemerintahan Jokowi, Sukabumi diberikan perhatian.

“Pastilah, makanya saya bilang ini permulaan. Sudah bagus, yang sudah lama enggak maju-maju. Tapi, sejak pak Jokowi sudah mulai,” ujar Ma’ruf di Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (3/4/2019).

Ma’ruf menyebut beberapa proyek infrastruktur yang tengah dikerjakan pemerintah di Sukabumi. Satu di antaranya, jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi).

Selain itu, di era pemerintahan Jokowi, jalur ganda kereta api Sukabumi sampai bandara Sukabumi juga kembali dihidupkan.

Ma’ruf berharap, keberhasilan pembangunan akan membuka mata masyarakat untuk memilih Jokowi-Ma’ruf.

“Saya kira Sukabumi sudah harus lebih rasional dan bisa lebih melihat kenyataan adanya upaya perbaikan. Dan kita ingin Sukabumi ini menjadi lebih baik,” kata Ketum MUI nonaktif itu.

Merasakan Manfaat Infrastruktur, Relawan Buruh di Kalsel Dukung Jokowi

Liputan6.com, Kalimantan Selatan – Ratusan Relawan Buruh Sahabat Jokowi (RBSJ) hari ini, Senin (2/4/2019) mengucapkan ikrar janji setia untuk terus bersama Jokowi dalam membangun bangsa.

Acara yang diselenggarakan di halaman restoran Taher Square dihadiri oleh ratusan relawan buruh dari Banjarmasin dan wilayah lainnya. Selain itu perwakilan dari Jakarta Tony Pangaribuan selaku Wakil Sekretaris Jenderal Relawan Buruh Sahabat Jokowi turut hadir secara langsung di acara tersebut.

Ikrar Kesetiaan yang diselenggarakandi Banjarmasin merupakan bagian dari rencana apel akbar Relawan Buruh Sahabat Jokowi se-Indonesia yang akan dipusatkan di Bandung pada 12 April 2019 dan rencananya dihadiri langsung oleh Jokowi.

Ketua Panitia, Sadin Sasau mengatakan, pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin didukung buruh di Provinsi Kalimantan Selatan karena kinerja Pemerintah Jokowi cukup baik dalam rangka mendorong pembangunan dan penyediaan infrastruktur.

“Seperti tahun ini Kementerian Pertanian mulai menggalakkan program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) di enam provinsi, di antaranya Kalimantan Selatan,” kata Sadin.

Puncak Ikrar Kesetiaan Relawan Buruh Sahabat Jokowi akan dihadiri 50 ribu massa Relawan Buruh Sahabat Jokowi dan juga perwakilan Relawan Buruh Sahabat Jokowi dari seluruh Indonesia.

Relawan Buruh Sahabat Jokowi memiliki basis massa sangat kuat di Indonesia dan luar negeri. Seperti di Hongkong, Taiwan, Macau, USA dan negara lainnya. Ikrar kesetiaan yang diselenggarakan merupakan bagian dari rencana Apel Akbar Relawan Buruh Sahabat Jokowi Se-Indonesia yang akan dipusatkan di Soreang Bandung akhir Maret nanti dan dihadiri langsung Jokowi.

Relawan Buruh Sahabat Jokowi adalah organisasi Relawan yang didirikan dua tokoh Buruh Indonesia. Yakni Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Bung Andi Gani Nena Wea dan Presiden KSBSI, Bung Mudofir.

Relawan Buruh Sahabat Jokowi telah berjuang bersama Jokowi sejak Pilgub DKI tahun 2012, Pilpres tahun 2014 dan Pilpres saat ini.

Puncak ikrar kesetiaan Relawan Buruh Sahabat Jokowi akan dihadiri 50 ribu massa Relawan dari Sabang Sampai Merauke dan Pulau Miangas sampai Pulau Rote, dan juga perwakilan Relawan Buruh Sahabat Jokowi dari Luar Negeri.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Resmikan Jambore Kebangsaan Bela Negara, Presiden Jokowi tegaskan tidak ada ruang bagi ideologi selain Pancasila.

Menteri Jonan Resmikan 2 Proyek Infrastruktur Gas di Palembang

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati menyatakan sumber gas yang terdapat di pipa Grissik-PUSRI berasal dari Grissik Gas Plant ConocoPhillips (COPI) dan dialirkan ke titik akhir di Plant PT Pupuk Sriwijaya (PUSRI) di Kota Palembang.

“Hal ini sekaligus menjadi bentuk dukungan Pertamina terhadap upaya Pemerintah Indonesia untuk mendukung kebutuhan energi di Indonesia khususnya pemenuhan energi di PUSRI dan Sumatera Selatan ke depan,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Direktur Utama Pertagas Wiko Migantoro, menyampaikan investasi pipa Grissik-PUSRI sebesar USD 143 juta dan volume penyalurannya akan meningkat.

“Sementara gas yang sudah dialirkan mulai tahun 2018 sebesar 70 mmscfd untuk kebutuhan PUSRI, tahap berikutnya akan ditingkatkan menjadi 160 mmscfd untuk menunjang kebutuhan lainnya sesuai dengan kapasitas pipa,” tambah Wiko.

Adapun ruas pipa baru ini akan menjadi backbone infrastruktur gas kedua milik Pertagas di wilayah Sumatera Selatan selain pipa eksisting yang telah termanfaatkan maksimal. Keberadaan pipa tersebut akan berkontribusi pada peningkatan perekonomian wilayah Sumatera Selatan.

Di samping itu, dengan diresmikannya jaringan gas kota (Jargas) kota Palembang, yang mendapatkan manfaat jaringan tersebut terus bertambah. Sebanyak 4.315 Sambungan Rumah (SR) kini tersambung jaringan gas di Kota Palembang yang dibangun dengan APBN 2018.

“Kalau tahun depan kami dapat anggaran untuk jargas untuk 1 juta sambungan rumah, Sumsel akan dapat tambahan lagi. Karena Sumsel sumber gasnya besar, kita coba alokasikan 100 ribu sambungan rumah. Jadi kalau 10 ribu sambungan rumah untuk Palembang saja, saya kira mesti dapat,” Jonan menambahkan.

“Penggunaan jargas membuat masyarakat bisa berhemat dibandingkan menggunakan LPG. Sehingga daya beli masyarakat akan meningkat,” tambah Mentero Jonan.

Seperti diketahui, jaringan gas Palembang dibangun di Kelurahan Tuan Kentang, Lima Ulu, Enam Belas Ulu dan Plaju Ulu. Jaringan gas Palembang mendapatkan suplai gas dari KKKS Medco Energy.

Sejak dibangun pertama kali pada tahun 2009, kini total SR jargas yang dibangun dengan dana APBN mencapai 325.773 SR yang terdistribusi di 16 provinsi, 40 kabupaten/kota. Pada tahun 2019 rencananya akan dibangun sebanyak 78.216 SR jargas di 18 lokasi.