Musim Hujan Tiba, Pemprov DKI Antisipasi DBD Jadi Kejadian Luar Biasa

Liputan6.com, Jakarta – Intensitas hujan di Jakarta mulai tinggi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta pun melakukan berbagai upaya guna mengantisipasi munculnya Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah Dengue (DBD) di ibu kota.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan berbagai tindakan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif di wilayah Jakarta secara keberlanjutan.

“Masyarakat diharapkan juga mampu terlibat aktif dalam rangka mewaspadai dan mengantisipasi penyakit DBD di Jakarta,” kata Widyastuti di Jakarta, Minggu (20/1 2019).

DBD merupakan penyakit demam akut yang disebabkan virus dengue yang menginfeksi bagian tubuh dan sistem peredaran darah manusia, serta ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegepti atau Albopictus Betina yang terinfeksi. Gejala DBD biasanya diawali dengan demam, nyeri otot dan sendi, terdapat bintik/ruam merah di kulit disertai mual dan nyeri ulu hati dan pada kasus yang parah dapat terjadi pendarahan dan syok yang membahayakan nyawa.

“Kami harap warga juga ikut berpartisipasi aktif melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) agar lingkungan bebas dari jentik nyamuk,” ungkap Widyastuti.

2 dari 3 halaman

Cara Mencegah

Guna mencegah wabah DBD, warga bisa menguras tampungan air dan memelihara tanaman yang efektif mengusir nyamuk. Serta membuat lavitrap atau perangkap untuk mencegah nyamuk berkembang biak.

Menurutnya, peningkatan curah hujan dan perubahan iklim sangat berpengaruh terhadap perkembangan nyamuk yang dapat menularkan virus dengeu dan menyebabkan penyakit DBD. Ia juga menyerukan warga agar segera memeriksakan diri ke Puskesmas maupun rumah sakit jika mengalami demam tinggi lima hingga tujuh hari.

“Kami sudah imbau rumah sakit dan Puskesmas untuk menyiapkan SDM dan sarana penunjang,” ujar Widyastuti seperti dilansir Antara.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Kebocoran Pipa Bensin Picu Kebakaran Hebat di Meksiko, 20 Orang Tewas

Mexico City – Kebocoran saluran pipa bahan bakar di Meksiko memicu kebakaran dahsyat. Sedikitnya 20 orang tewas terbakar dan puluhan orang lainnya luka-luka dalam insiden yang diduga dipicu aksi pencurian bahan bakar ini.

Seperti dilansir AFP dan Reuters, Sabtu (19/1/2019), Gubernur Hidalgo, Omar Fayad, menyebut, warga setempat nekat mencuri bahan bakar jenis bensin yang bocor di lokasi. Aksi nekat warga itu berujung maut, dengan 20 orang di antaranya tewas terbakar api yang berkobar.

“Saya diberitahu bahwa 20 orang tewas terbakar,” sebut Fayad kepada televisi lokal, FaroTV. Ditambahkan Fayad bahwa sedikitnya 71 orang yang mengalami luka-luka akibat insiden itu.


Tayangan televisi setempat menunjukkan kobaran api terus menyala di tengah kegelapan malam di Tlahuelilpan, sebelah utara ibu kota Mexico City, sejak kebocoran terjadi pada Jumat (18/1) malam waktu setempat. Sejumlah warga terlihat melarikan diri dari lokasi sambil berteriak dan menangis minta tolong.

Media-media setempat melaporkan ada sejumlah warga yang mengumpulkan bensin menyembur dari pipa yang bocor. Mereka memasukkan bensin itu ke dalam ember dan kaleng-kaleng. Beberapa orang di antaranya langsung kabur usai mengumpulkan bensin yang bocor.

“Apa yang kami ketahui adalah itu merupakan lokasi pencurian bahan bakar ilegal dan otoritas setempat menyadari hal itu,” imbuh Fayad.

Otoritas setempat menduga kebocoran pipa itu disebabkan oleh aktivitas pencurian bahan bakar yang berlangsung sejak lama di lokasi tersebut. Diketahui bahwa aktivitas pencurian pada pipa-pipa bahan bakar dan gas memang marak terjadi di Meksiko.

Lokasi pipa yang bocor diketahui terletak dekat dengan kilang minyak Tula milik perusahaan minyak negara, Petroleos Mexicanos (Pemex). Dalam pernyataannya, Pemex menyalahkan insiden itu pada aktivitas ‘penyadapan’ bahan bakar ilegal.

“Saya mengimbau seluruh warga tidak terlibat dalam pencurian bahan bakar. Selain ilegal, hal itu juga menempatkan hidup Anda dan keluarga Anda dalam bahaya,” imbau Fayad via Twitter.

Tragedi ini terjadi setelah Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador meluncurkan operasi besar-besaran untuk memberantas aktivitas pencurian bahan bakar. Operasi yang berlaku secara nasional itu diklaim pemerintah Meksiko memakan dana lebih dari US$ 3 miliar tahun lalu. Terhadap tragedi yang terjadi di Tlahuelilpan ini, Presiden Obrador menginstruksikan seluruh pemerintah untuk mengerahkan bantuan ke lokasi kejadian.

(nvc/fdn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Polisi Imbau Terduga Pelaku Pembunuhan Mayat Dalam Tong Menyerah

Surabaya – Terduga pelaku pembunuhan wanita yang mayatnya ditemukan terbungkus sprei dan dibuang ke dalam tong sampah di Surabaya masih belum terlacak. Polisi pun mengimbau agar terduga pelaku segera menyerahkan diri.

“Kita mengimbau kepada terduga pelaku agar segera menyerahkan diri kepada pihak kepolisian,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (18/1/2019).

Dari hasil penyelidikan diketahui bahwa mayat dalam tong itu bernama Ester Lilik Wahyuni (51), warga Perumahan Royal Residence, Wiyung. Ester merupakan pemilik laundry yang membuka usahanya di Sememi Indah dan Simpang Darmo Permai Selatan.


Rudi mengatakan pihaknya telah mengerahkan seluruh jajarannya untuk mengungkap siapa pelaku pembunuhan yang tergolong sadis ini.

“Sejak kemarin anggota kami sudah bergerak untuk mengungkap siapa pelaku. Kita akan kejar terus hingga tuntas,” tegas Rudi.

Untuk motifnya sendiri, Rudi mengaku juga masih bekerja keras untuk mengungkapnya. Namun pihaknya telah mengantongi seluruh petunjuk dan keterangan dari para saksi.

“Untuk motif pembunuhan masih kita dalami. Semua bukti-bukti petunjuk dan keterangan para saksi-saksi juga akan kita analisa. Mohon waktu dan doanya agar kita bisa segera ungkap kasus ini karena polisi juga telah bergerak cepat,” pungkasnya.
(lll/lll)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Polisi Imbau Pendukung Paslon Tidak Datangi Lokasi Debat Perdana Capres

Liputan6.com, Jakarta – Polda Metro Jaya mengimbau para pendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden untuk tidak berkumpul di lokasi debat perdana, Gedung Bidakara, Jakarta Selatan pada Kamis malam nanti.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusuf mengatakan, para pendukung pasangan calon sebaiknya menonton bersama di posko pemenangan masing-masing.

“Untuk menghindari gesekan antarpendukung pasangan calon,” kata Kombes Pol Yusuf di Jakarta, Kamis (17/1/2019) pagi seperti dikutip Antara.

Yusuf mengungkapkan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) hanya mengizinkan 100 orang pendukung dari setiap pasangan calon ditambah 300 undangan yang memasuki aula debat di Bidakara. KPU juga melengkapi tamu dengan name tag, kartu undangan, dan gelang barcode saat memasuki aula.

Sementara itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengerahkan 820 personel untuk mengatur arus lalu lintas kendaraan di sekitar lokasi debat.

Sementara pengelola Bidakara telah menyiapkan tempat parkir bagi para tamu undangan dan pendukung pasangan calon dengan daya tampung sekitar 1.100 kendaraan.

2 dari 3 halaman

6 Segmen Debat

Untuk diketahui, debat perdana nanti malam akan berlangsung dalam enam segmen. Segmen pertama adalah penyampaian visi dan misi kandidat. Kemudian segmen kedua dan ketiga adalah kesempatan para kandidat menjawab pertanyaan dari para pakar.

Segmen keempat dan kelima adalah debat kandidat dengan pertanyaan yang diajukan masing-masing pasangan calon. Dan segmen keenam adalah closing statement dari kedua pasangan kandidat.

Adapun debat perdana ini mengusung tema hukum, hak asasi manusia (HAM), korupsi, dan terorisme.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Mengenal Kill The DJ, Si Pemilik Asli Lagu Jogja Istimewa

Liputan6.com, Jakarta Sekumpulan ibu-ibu bernyanyi lagu Jogja Istimewa karya Marzuki Mohammad atau akrab disapa Kill The DJ. Namun, mereka menggubah liriknya menjadi dukungan untuk pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandi.

Tampak dalam video berurasi 39 detik yang diunggah akun Twitter @CakKHUM pada 10 Januari 2019 lalu, sejumlah ibu-ibu bersama-sama bernyanyi.



Jogja Jogja..Jogja Istimewa

Prabowo-Sandi Pilihan Kita

Jogja Jogja..Jogja Istimewa

Adil dan Makmur Tujuan Kita

(Emak-emak Jogja)



Ulah menggubah lirik lagu tersebut pun langsung membuat Kill The DJ meradang. Rapper asal Yogyakarta itu pun berencana melaporkan timses Prabowo- Sandiaga Uno ke Polda DIY, Selasa (15/1).

Pelaporan ini terkait penggunaan lagu berjudul Jogja Istimewa untuk kampanye pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno oleh Emak-emak di Yogyakarta. Personel Jogja Hiphop Foundation ini akan melaporkan timses karena memakai karyanya tanpa izin. Terlebih lagi lagu itu diubah liriknya menjadi pro Prabowo-Sandiaga Uno.

2 dari 6 halaman

Kill The DJ tak izinkan lagu ciptaannya dipakai untuk kampanye pilpres

Tak sepakat karya ciptanya dipakai dan diubah tanpa pemberitahuan, Marzuki langsung meluapkan kekesalan di akun media sosialnya.

Lewat akun Instagram miliknya, Marzuki memberikan penjelasan secara rinci kenapa dia marah lagu Jogja Istimewa digubah menjadi bernada seruan dukungan politik.

“Karena video ini sudah viral dan banyak yang salah persepsi kepada saya, selaku pencipta lagu Jogja Istimewa yang dinyanyikan bersama @javahiphop – maka dengan ini saya perlu melakukan klarifikasi:

Bahwa saya tidak akan pernah memberikan ijin kepada siapa pun lagu Jogja Istimewa tersebut digunakan untuk kampanye pilpres, baik itu pasangan nomer urut 01 maupun 02. Bagi saya, @javahiphop, dan sebagian besar warga Yogyakarta, pasti tahu sejarah dan kebanggaan pada lagu tersebut, itu kenapa saya tidak akan pernah mengganti liriknya untuk tujuan lain, baik komersil apalagi kampanye politik. Meskipun saya pendukung @ jokowi saya tidak akan pernah mengkhianati nilai lagu tersebut dengan mengubah liriknya.

Siapa pun Anda yang mengubah lagu tersebut, membuat videonya, dan ikut menyebarkanya, Anda telah melanggar undang-undang dan saya bisa membawanya ke ranah hukum.

Terakhir saya berpesan, apapun pilihan Anda, 01, 02, Golput, tolong warisi bangsa ini dengan etika yang benar, menjiplak lagu orang lain jelas tidak beretika dan melanggar hukum, plus, jangan warisi generasi mendatang dengan fitnah dan sampah kebencian.”

3 dari 6 halaman

Kubu Prabowo imbau relawan untuk minta maaf

Menyusul aksi pengubahan lirik lagu ‘Jogja Istimewa’ karya Marzuki Mohammad atau akrab disapa Kill The DJ untuk kepentingan kampanye Prabowo-Sandi. Juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade meminta para pendukung meminta maaf kepada Marzuki. 

“Ya sudah kalau memang yang punya lagu komplain karena dinyanyiin emak-emak, sudah minta maaf dan sudah tidak pakai lagunya,” kata Andre saat dihubungi merdeka.com, Selasa (15/1).

Dia mengaku tidak mengetahui pihak yang mengubah lagu tersebut. Hanya saja, Andre mengimbau relawan atau pendukung lebih berhati-hati dalam menggunakan karya orang lain untuk mengekspresikan dukungan ke Prabowo-Sandi.

“Lebih berhati-hati lagi ke depan minta maaf, sudah jiplak lagunya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Andra berharap, Kill The DJ tidak perlu melaporkan pendukung Prabowo yang telah mengubah lirik lagu miliknya. Dia meminta agar masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan.

4 dari 6 halaman

Kill The DJ, sosok dibalik lagu Jogja Istimewa

“Jogja Jogja tetap istimewaIstimewa negerinya istimewa orangnyaJogja Jogja tetap istimewaJogja istimewa untuk Indonesia”

Begitulah salah satu kutipan dari lagu Jogja Istimewa yang dipopulerkan oleh Jogja Hip Hop Foundation. Lagu bergenre Hip-Hop/Rap ini sangat populer bagi masyarakat Jogja bahkan Indonesia. Liriknya yang sederhana membuat lagu ini cepat diterima oleh masyarakat khususnya masyarakat Yogyakarta.

Lagu Jogja Istimewa pertama dirilis pada 9 November 2009. Seketika lagu ini menjadi lagu istimewa bagi rakyat Yogyakarta. Di acara-acara besar, radio,rumah-rumah,pertokoan,desa maupun kota lagu ini telah menjadi sebuah kecintaan tersendiri bagi warga Yogyakarta.

Marzuki Mohamad merupakan sosok dibalik lagu Jogja Istimewa yang melegenda ini. Marzuki Mohamad atau yang kerap dikenal dengan nama panggung Kill the DJ merupakan seniman, rapper, dan produser musik di Yogyakarta. Kill the DJ sendiri dikenal dengan aliran hip hop Jawa yang dimilikinya.

Marzuki Mohamad lahir di Klaten, 21 Februari 1975. Orangtuanya merupakan seorang petani dan guru agama dari Prambanan. Ia tinggal di sebuah desa di utara candi Prambanan.

Pada tahun 2003 Kill the DJ mendirikan Jogja Hip-hop Foundation (JHF) yang memproyeksikan dirinya untuk mengakomodasi kru-kru hip-hop di Yogyakarta yang berbahasa Jawa. Walau namanya terdengar formal, gerak-gerik JHF sebenarnya lebih berbasiskan komunitas daripada institusi formal. Acara-acara yang diadakan didanai oleh penjualan album dan souvenir.

Lini terdepan JHF adalah tiga kru yang secara konsisten membawakan rapnya dengan bahasa Jawa. Kru-kru itu juga menggabungkan bebunyian Jawa dengan dengan hentakan musik urban. Mereka adalah Jahanam, Rotra, dan Kill the DJ, sekelompok anak-anak Jawa yang berdiri di persimpangan budaya.

Seperti dikutip Liputan6.com dari blog pribadi Kill the DJ killtheblog.com pada Selasa (15/1/2019), karya-karya Kill the DJ sendiri kebanyakan terinspirasi oleh akar kebudayaan dan tradisi Jawa yang dikemas dalam sentuhan kontemporer.

5 dari 6 halaman

Dibalik Lagu Jogja Istimewa

Lagu Jogja Istimewa terdengar seperti lagu penyemangat bagi masyarakat Yoygakarta untuk terus mencintai tradisi dan kebudayaan Yogyakarta.

Kill the DJ sang pencipta lagu Jogja Istimewa dalam blog pribadinya killtheblog.com mencoba menjelaskan secara rinci makna bait demi bait lagu Jogja Istimewa. Lirik dari lagu ini sebagian besar megambil kalimat-kalimat yang diungkapkan para tokoh bangsa seperti Soekarno Sultan HB 9, Ki Hadjar Dewantoro, RM Sosrokartono dan lain sebagainya.

Kalimat-kalimat ini digubah Kill the DJ menjadi sebuah lirik rap yang enak diperdengarkan.

“Sesungguhnya, 70% lirik dalam Jogja Istimewa mengambil kalimat-kalimat yang diungkapkan oleh tokoh-tokoh seperti; Soekarno, Sultan HB 9, Ki Hadjar Dewantoro, RM Sosrokartono, dll. Selebihnya adalah hasil tulisan saya sendiri, meskipun harus saya akui, bahwa saya sangat terinspirasi oleh teks-teks tradisional Jawa. Saya merubah teks-teks itu ke dalam rima agar lebih enak di-rap-kan.” Jelas Kill the DJ  seperti dikutip dari killtheblog.com.

Menurut Kill the DJ Dengan lirik semacam ini, ia hanya mencoba mengaktualisasikan sejarah, mengingatkan siapapun yang mendengar, sebagai pembela sekaligus kritik bagi warga Jogja, termasuk mengingatkan semangat dan nilai-nilai yang telah ditanamkan Kraton pada masa perjuangan kemerdekaan.

6 dari 6 halaman

Arti lirik lagu Jogja Istimewa

Berikut bedahan lirik Jogja Istimewa beserta artinya oleh Kill the DJ bait demi bait sebagaimana yang diuraikannya dalam blog pribadinya killtheblog.com :

“Holopis Kuntul Baris…”

:: Ungkapan tradisional Jawa, sebuah ajakan untuk bekerja bersama-sama

“Jogja! Jogja! Tetap IstimewaIstimewa Negrinya, Istimewa OrangnyaJogja! Jogja! Tetap IstimewaJogja Istimewa untuk Indonesia”

:: Diucapkan Soekarno untuk memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap kraton dan rakyat Yogyakarta dalam perjuangan kemerdekaan

“Rungokna iki gatra saka ngayogyakartaNagari paling penak rasane koyo swargaOra peduli donya dadi nerakaNeng kene tansah edi peni lan merdika”

:: 100% saya menulisnya sendiri, teks ini juga digunakan untuk lagu Dubyouth feat. Ki Jarot Bombassu. Artinya; “dengarlah ini untaian kata dari Yogyakarta, Negeri paling nyaman seperti surga, tidak peduli dunia sudah jadi neraka, di sini kami selalu nyaman dan merdeka”

“Tanah lahirkan Tahta, Tahta untuk RakyatDimana Rajanya Bercermin di kalbu RakyatDemikianlah singgasana bermartabatBerdiri kokoh tuk mengayomi rakyat”

:: Semangat tahta Sultan HB 9 yang kemudian ditambahi oleh anaknya Sultan HB 10 dalam jumenengan (diangkat menjadi raja)

“Memayu hayuning bawana”

:: Visi Kraton Yogyakarta yang dicangangkan oleh HB I, artinya; membuat bumi menjadi indah, atau dalam Islam; Islam rahmatal lil alamin

“Saka jaman perjuangan nganthi mardhikaJogja istimewa bukan hanya daerahnyaTapi juga karena orang-orangnya”

:: Kembali merujuk ungkapan Soekarno

“Tambur wis ditabuh suling wis muniHolopis kuntul baris ayo dadi sijiBareng para prajurit lan senopatiMukti utawa mati manunggal kawula Gusti”

:: Saya tulis sendiri, namun terpengaruh oleh teks-teks macapat tradisional kraton. Artinya seperti ini; “Tambur telah ditabuh, seruling sudah berbunyi, Bersatu padu menjadi satu, Bersama prajurit dan senopati, Mulia atau mati rakyat dan raja adalah satu”

“Menyerang tanpa pasukanMenang tanpa merendahkanKesaktian tanpa ajianKekayaan tanpa kemewahan”

:: Teks aslinya seperti ini: “Nlgurug tanpa bala, menang tanpa ngasorake, sugih tanpa raja brana, sekti tanpa aji” ditulis oleh RM Sosrokartono menggambarkan pribadi Sultan HB 9

“Tenang bagai ombak gemuruh laksana Merapi”

:: Teks dari puisi WS Rendra

“Tradisi hidup di tengah modernisasiRakyate jajah deso milang koriNyebarake seni lan budi pekerti”

:: 100% saya tulis sendiri dengan mengambil pepatah Jawa; “Jajah desa milangkori” yang artinya berkelana kemana-mana.

“Elingo sabdane Sri Sultan Hamengkubuwono kaping sangaSak duwur-duwure sinau kudune dewe tetep wong JawaDiumpamakne kacang kang ora ninggal lanjaranMarang bumi sing nglahirake dewe tansah kelingan”

:: Salah satu ungkapan yang sangat saya kagumi dari Sultan HB 9: “ik ben een blijf in de allereerste plaats javaav”, dalam bahasa Indonesia Sultan HB 9 menerangkan seperti ini; “setinggi-tingginya aku belajar ilmu barat, aku adalah dan bagaimanapun jua tetap Jawa”.

“Ing ngarso sung tuladhaIng madya mangun karsaTut wuri handayaniHolopis kuntul baris ayo dadi siji”

:: Inilah konsepsi social movement Jawa yang dipopulerkan oleh bapak pendidikan Indonesia Ki Hajar Dewantara; “yang di depan meberi contoh, yang di tengah memberi dorongan, yang di belakang memberi semangat, jika inging mulia harus dengan usaha”

“Sepi ing pamrih rame ing nggawe”

:: Ungkapan Jawa untuk “perjuangan tak kenal pamrih, tapi bekerja secara nyata”

“Sejarah wus mbuktekakeJogja istimewa bukan hanya untuk dirinyaJogja istimewa untuk Indonesia”

:: kembali merujuk ungkapan Soekarno “sejarah sudah membuktikan”.


Reporter: Anugerah Ayu Sendari

Ahok Imbau Pendukungnya Tak Golput di Pilpres 2019

Jakarta – Jelang pelaksanaan Pilpres 2019, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberi imbauan kepada warga Jakarta. Eks Gubernur DKI itu meminta pendukungnya untuk tidak golput.

Hal tersebut disampaikan Ahok melalui surat yang ia sampaikan melalui stafnya, Ima Mahdiah, yang ikut dalam Pileg untuk DPRD DKI Jakarta. Secara khusus, ia memberi imbauan kepada warga Jakarta Barat yang masuk dalam daerah pemilihan 10 DPRD DKI.

“Mohon dukungannya, jangan golput pada Pemilu 17 April 2019 nanti,” ucap Ahok dalam suratnya yang ia tulis dari Mako Brimob, Selasa (15/1/2018).


Lewat suratnya, Ahok mengesankan meminta warga Dapil 10 DKI untuk mendukung Ima. Ia juga berharap pemilu dapat berlangsung dengan damai.

Berdasarkan Daftar Calon Tetap KPU, seperti dilihat dari website KPU DKI Jakarta, Ima diketahui maju sebagai caleg dari PDIP untuk Dapil 10 DKI Jakarta. Dapil 10 berada di wilayah Jakarta Barat B yang meliputi Kecamatan Grogol Petamburan, Kecamatan Taman Sari, Kecamatan Kebon Jeruk, Kecamatan Palmerah dan Kecamatan Kembangan.

Ahok Imbau Pendukungnya Tak Golput di Pilpres 2019Foto: Surat Ahok minta pendukung tak golput. (Dok Istimewa).

Ima merupakan salah satu staf Ahok yang masih tetap setia meski Ahok harus menjalani hukuman sebagai terpidana dalam kasus penistaan agama. Ima pernah bercerita, ia maju menjadi caleg dari PDIP atas saran Ahok.

“Bapak (Ahok) sendiri yang minta saya masuk PDI Perjuangan. Beliau mengatakan, kalau mau berjuang ya lewat PDI Perjuangan,” kata Ima kepada wartawan, Sabtu (1/9/2018).

Berikut surat Ahok yang ia tulis sebagai dukungan untuk Ima:

Kepada warga-warga di dapil 10 DPRD Propinsi DKI. Mohon dukungannya, jangan golput pada Pemilu 17 April 2019 nanti. Saya titipkan surat ini melalui Ima Mahdiah caleg Dapil 10 PDIP untuk DPRD Propinsi DKI. Sehat, sukses, sukacita, dan selalu ada damai sejahtera Allah menyertai hati dan pikiran kita.

Salam dari
Mako Brimob

BTP
Basuki Tjahaja Purnama
15-1-2019
(elz/tor)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

BPN Prabowo Imbau Pendukung Minta Maaf Catut Lagu ‘Jogja Istimewa’

BPN Prabowo Imbau Pendukung Minta Maaf Catut Lagu Jogja Istimewa Jubir BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade (Foto: Twitter @fadlizon)

Jakarta – Rapper Marzuki Mohamad alias Kill The DJ protes lirik lagu ‘Jogja Istimewa’ dipakai untuk dukungan kepada capres Prabowo Subianto. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga mengimbau pendukungnya meminta maaf pada Kill The DJ.

“Saya sarankan kepada teman-teman emak-emak di Jogja tinggal minta maaf dan tidak lagi mempergunakan lagu itu karena pemilik lagu asli sudah protes dan menyatakan mendukung pasangan 01 (Jokowi-Ma’ruf Amin, red). Ya sudah, cari lagu baru,” ujar Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade kepada wartawan, Selasa (15/1/2019).

Lirik lagu Jogja Istimewa diubah oleh para pendukung Prabowo menjadi:
Jogja Jogja Jogja Istimewa
Prabowo Sandi Pilihan Kita
Jogja Jogja Jogja Istimewa
Adil dan Makmur Tujuan Kita

Dalam video yang beredar, tampak ibu-ibu menyanyikan lagu dukungan untuk Prabowo. Sedangkan penggalan lirik asli lagu tersebut adalah:

Jogja Jogja Tetap Istimewa
Istimewa Negrinya, Istimewa Orangnya
Jogja Jogja Tetap Istimewa
Jogja Istimewa untuk Indonesia

Terkait fenomena di atas, Andre mengatakan karena semangatnya pendukung Prabowo. BPN meminta kepada pendukungnya untuk mencari lagu lain.

“Mungkin terlalu bersemangat, tetapi tidak melihat kondisi dulu, tidak melihat aturan dulu. Seperti di Solo, jadi yang kena protes kami (BPN Prabowo-Sandiaga). Itulah dinamikanya, begitu semangat relawan,” kata Andre.

Dalam akun Instagramnya, Kill The DJ menegaskan tidak pernah memberikan izin lagunya dicatut pendukung Prabowo maupun Joko Widodo (Jokowi). Kill The DJ mengatakan, bisa saja memperkarakan hal ini ke ranah hukum.

“Bahwa saya tidak akan pernah memberikan izin kepada siapa pun lagu Jogja Istimewa tersebut digunakan untuk kampanye Pilpres, baik itu pasangan nomor urut 01 maupun 02,” kata Kill The DJ.
(dkp/mae)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kabar Gembira, Pemerintah Rekrut 75 Ribu PPPK di Februari

Liputan6.com, Jakarta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Syafruddin mengatakan tes penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan digelar pada Februari tahun ini.

“Sudah mulai diproses. Kira-kira minggu pertama Februari lah sudah mulai terlaksana,” kata dia, di Kemenko Maritim, Jakarta, Senin (14/1/2019).

Dia menegaskan bahwa dalam tes nanti penerimaan para tenaga honorer, khususnya guru akan menjadi prioritas. Sebab cukup banyak tenaga guru honorer yang tidak bisa mengikuti tes CPNS lantaran terkendala usia.

“Tetap guru. Guru honorer. Karena guru honorer itu banyak yang tidak bisa ikut CPNS karena umurnya sudah lewat. Kalau P3K tidak mensyaratkan umur,” tegas dia.

Dia pun optimis bahwa proses pelaksanaan tes penerimaan PPPK akan berjalan lebih lancar. Sebab jumlah peserta yang tidak sebanyak tes CPNS lalu.

“Tidak serumit CPNS kalau P3K ini. Karena jumlahnya juga tidak begitu banyak. Kalau CPNS kan sampai 230 ribuan. Kalau ini sekitar 75 ribu,” tandasnya.


Reporter: Wilfridus Setu Umbu

Sumber: Merdeka.com

2 dari 2 halaman

Kemenag Imbau Honorer K2 Ikut Seleksi PPPK

Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau Tenaga Honorer K2, khususnya bagi guru dan penyuluh untuk mengikuti skema rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Rekrutmen PPPK sendiri, rencananya akan mulai dibuka pada akhir Januari 2019.

Hal ini disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat berdialog dengan 750 ASN Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi, di Asrama Haji Bekasi.

“PPPK ini merupakan salah satu solusi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga honorer. Prioritasnya untuk tahun ini adalah untuk tenaga honorer K2,” tutur Menag, dikutip dari laman Kemenag.

Menag berharap, para tenaga honorer K2 dapat memanfaatkan peluang ini. Selanjutnya menurut Menag, secara bertahap peluang untuk menjadi PPPK akan dibuka bagi tenaga-tenaga honorer yang tidak termasuk pada kelompok K2.

Dalam dialog bertajuk Sapa Penyuluh dan Ngobrol Pendidikan Islam (Ngopi) tersebut, juga turut hadir sebagai narasumber Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Suyitno.

Senada dengan Menag, Suyitno pun menyampaikan di tahun 2019 pemerintah akan mengangkat PPPK untuk tiga kelompok jabatan. Yakni untuk jabatan guru, tenaga kesehatan, dan penyuluh.

“Untuk Kemenag, kita hanya memiliki dua kelompok. Guru dan penyuluh. Kami berharap peluang ini dapat dimanfaatkan oleh teman-teman honorer K2,” imbuhnya.

Ada Truk Anjlok di Rel, KRL Lintas Bogor Terganggu

Bogor – Jika di Bekasi ada truk mogok yang mengganggu perjalanan KRL, di wilayah Bogor ada truk anjlok. Truk tersebut menyebabkan kereta lintas Bogor tak bisa melintas.

“PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengucapkan permohonan maaf atas gangguan perjalanan di KRL lintas Bogor akibat adanya kendaraan truk yang anjlok di perlintasan JPL 25 antara Stasiun Citayam-Stasiun Bojonggede pada pukul 16.20 WIB,” kata VP Komunikasi Perusahaan PT KCI, Eva Chairunisa, kepada wartawan, Minggu (13/1/2019).

Proses evakuasi truk anjlok.Proses evakuasi truk anjlok. Foto: dok. PT KCI

Dampak dari peristiwa tersebut, kata Eva, perjalanan KRL lintas Bogor- Jakarta/Angke/Jatinegara PP saat ini belum dapat melintas di lokasi. Sejumlah perjalanan KRL lintas Bogor – Jakarta Kota dan sebaliknya mengalami antrean karena beberapa KRL masih tertahan. Untuk mengurangi dampak antrian KRL, saat ini KRL tujuan Bogor perjalanannya diatur hanya sampai Stasiun Depok.
“Para pengguna KRL yang tidak dapat menunggu kami imbau untuk dapat menggunakan moda transportasi lainnya. Sementara itu bagi pengguna yang tetap menggunakan KRL kami imbau untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan tidak memaksakan diri naik ke dalam KRL yang sudah penuh, tidak berdesakan saat turun-naik KRL, dan menunggu di belakang garis kuning aman peron,” ujar Eva.

“Selain itu kami juga mengajak untuk selalu memperhatikan informasi dari petugas di dalam KRL maupun di stasiun,” imbuhnya.
(tor/mae)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Polisi Tantang Hartono Karjadi Beberkan CCTV soal Tudingan Jemput Paksa

Liputan6.com, Jakarta – Polda Bali tetap membantah tudingan telah menjemput paksa secara ilegal terhadap pengusaha Hartono Karjadi saat berobat di rumah sakit di Singapura. Polisi pun menantang balik pihak Hartono untuk membeberkan rekaman CCTV yang mereka klaim sebagai bukti.

“Tidak mungkin kami melakukan itu. Kalau punya bukti rekaman CCTV, ya silakan saja. Orang di Singapura kan CCTV semua. Bahkan sampai di toiletnya ada CCTV-nya,” ujar Direktur Kriminal Khusus Polda Bali Kombes Yuliar Kus Nugroho dalam keterangan tertulis, Jakarta, Sabtu (12/1/2018).

Menurut dia, kepolisian sudah tiga kali memanggil Hartono Karjadi terkait kasus dugaan penggelapan dan memberikan keterangan palsu. Pada panggilan pertama dan kedua, pihak pengacara Hartono menyatakan bahwa kliennya tidak bisa hadir karena alasan sakit.

“Otomatis kan keluar surat untuk pengecekan kebenaran itu. Karena sebelumnya, kami dipraperadilankan. Kemudian penyidik dilaporkan karena dianggap tidak profesional ke Propam. Dengan iktikad seperti ini, benar enggak dia sakit,” kata Yuliar.

Mantan Wakil Direktur Reskrimsus Polda Sulawesi Selatan itu memastikan, upaya anggotanya memastikan kebenaran Hartono Karjadi berobat di Singapura sudah mengantongi izin. Upaya itu dilakukan untuk mengecek kebenaran alibi Hartono tidak memenuhi panggilan penyidik.

2 dari 3 halaman

Kenapa Baru Sekarang Dipermasalahkan?

Dia justru heran karena kubu Hartono baru mempersoalkan kedatangan anggotanya ke Singapura. Padahal penyidik mengecek ke rumah sakit Singapura tempat Hartono dirawat pada Oktober 2018 lalu.

“Saya tekankan lagi pada pihaknya Hartono, kalau di dalam pusaran hukum itu kan kaitannya alat bukti. Tempus, locus, peristiwa itu dan sebagainya,” ucap Yuliar.

Penyidik sendiri telah melakukan gelar perkara terkait dugaan penggelapan dan pemberian keterangan palsu yang menyeret Hartono Karjadi di Polda Bali dan Mabes Polri. Seluruh alat bukti seperti keterangan ahli, saksi, dokumen, serta surat yang ada menunjukkan Hartono melakukan penggelapan dan memberikan keterangan palsu.

Hartono, kata Yuliar, memiliki saham yang sudah dijaminkan, tetapi menjual sahamnya ke pihak lain. “Apa pun alasannya, tetap dia harus mempertanggungjawabkan secara hukum. Makanya kami imbau datanglah untuk diambil keterangannya,” ujarnya menandaskan.

Sebelumnya, Hartono Karjadi melalui pengacaranya, Boyamin Saiman mempermasalahkan adanya orang yang mengaku sebagai penyidik Polda Bali masuk ke rumah sakit Singapura tempatnya di rawat. Boyamin menuding, dua orang itu masuk secara ilegal atau tanpa izin resmi otoritas Singapura.

Boyamin mengklaim memiliki bukti rekaman CCTV Upaya penjemputan paksa secara ilegal terhadap kliennya saat dirawat di RS Singapura. Rekaman itu rencananya akan dibawa saat melapor ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: