Hilang Kontrol Pengacara Mabuk Alkohol Tabrak Mercy dan 4 Motor

Jakarta – Insiden tabrak lari yang dilakukan pengacara DS menghebohkan warga. DS diduga terpengaruh alkohol saat mobil Toyota Camry yang dikemudikannya menabrak sejumlah kendaraan lain dari Kuningan hingga ke Tebet, Jakarta Selatan.

DS awalnya menabrak mobil Mercy di underpass di kawasan Kuningan, Jaksel pada Kamis (18/4) malam. Bukannya tanggung jawab, dia malah lari ke arah Jalan Gatot Subroto, sehingga dikejar warga.

Di situ DS menabrak motor. Setelah itu, DS masih terus tancap gas hingga ke Tebet dan berakhir di Jalan Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan.

Warga yang emosi meluapkan kemarahannya kepada DS. Warga juga merusak mobil Toyota Camry yang dikendarainya.

Akibat kejadian itu selain mobil Mercy, total ada 4 motor yang ditabrak. Sementara korban luka ada 7 orang.

Pemuda Berkebutuhan Khusus di Depok Hilang dari Rumah Selama 6 Bulan

Liputan6.com, Jakarta – Seorang ibu di Kota Depok, Jawa Barat melapor ke redaksi Patroli atas hilangnya seorang anak laki-laki bernama Fajar (33). Meski sudah dewasa, Fajar yang berkebutuhan khusus sehari-hari hanya berkegiatan di dalam rumah. Namun, lepasnya pengawasan keluarga membuat Fajar telah menghilang selama 6 bulan.  

Seperti ditayangkan Patroli Indosiar, Kamis(18/4/2019), ibu Fajar, Eni, hanya bisa merapikan kamar atau memandangi gitar anaknya.

Menurut penuturan Eni, pada 3 Oktober 2018 semua anggota keluarga sedang sibuk dengan aktivitas masing-masing. Kakak Fajar terakhir mengetahui adiknya pergi untuk membeli rokok di warung dekat rumah. Namun, sampai malam hari Fajar tak juga kembali.  

“Saya mampir ke tempat teman. Sebelum dia pergi dari rumah, dia sudah berontak. Pas saya kembali ke rumah, anak saya sudah kabur,” ujar Eni.  

Bila memiliki informasi pemuda berusia 33 tahun dan berkulit sawo matang, Anda dapat melaporkannya ke kantor polisi atau dinas sosial terdekat. Atau bisa juga menghubungi keluarga Fajar di nomor telepon 081316114749.

Alfi Hilang Misterius, Bupati Rembang Turun Tangan

Liputan6.com, Rembang – Kehilangan putri kandung, siapapun orang tua pasti akan sedih. Depresi juga pasti akan dirasakan, bahkan orangtua bisa pupus harapan jika putri yang dicari selama beberapa minggu tidak ditemukan. Rasa kangennya orangtua pun menjadikan iba dari berbagai kalangan masyarakat sekitar yang mengetahuinya.

Hal itu dirasakan orangtua bernama Sunari dan Siti Khalifah asal Desa Temperak, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Kehilangan putri kandungnya bernama Alfi Khoirunnafiah (Alfi), balita umur 2,5 tahun sejak Minggu, (31/3/2019) kemarin.

Usut punya usut atas kejadian ini, mulanya Alfi dititipkan di rumah neneknya yang berlokasi tidak jauh dari pantai di Desa Temperak.

Saat itu Alfi diawasi sang nenek yang bernama Zaenab (69), sedangkan ibunya bekerja di pabrik pengolahan cumi di wilayah Kecamatan Sarang. Rumah nenek Zaenab tak jauh dari rumah orang tua korban, yakni masih dalam satu kampung.

Sejak hari Minggu pagi Alfi bermain bersama dengan neneknya, namun saat itu pada pukul 11.00 WIB, nenek Zaenab meninggalkan korban sebentar untuk menyimpan rebon (bahan baku untuk membuat terasi) di lemari pendingin di rumah orang tua Alfi. Selesai menyimpan rebon, nenek Zaenab kembali ke rumahnya untuk mencari sang cucu untuk diajak tidur siang. Alfi justru tidak ada di sekitar rumah Neneknya.

Nenek Zaenab terus mencoba untuk mencari cucunya di sekitar rumah tetangganya. Alhasil upayanya itu tidak membuahkan hasil. Nenek Zaenab yang mulai panik, kemudian meminta tolong kepada tetangganya.

Atas kejadian itu, Kepala Desa Temperak yang bernama Nur Safi menjelaskan, pihaknya bersama dengan Polsek dan warga sudah berupaya menyisir hampir di seluruh bagian kampung.

“Bahkan saya dan salah satu keluarga korban juga melakukan pencarian hingga ke daerah Jawa Timur, karena kan ada informasi katanya Alfi diajak mengamen oleh seseorang di Gresik dan Sidoarjo,” terangnya kepada wartawan pada Selasa (16/4/2019).

Namun, seluruh upaya pencarian yang dilakukan oleh berbagai pihak, sampai saat ini, Rabu (17/14/2019), belum memunculkan tanda-tanda keberadaan Alfi.

“Rumor yang bermunculan di kalangan warga pun beragam, ada yang mengatakan Alfi disembunyikan oleh makhluk gaib di sebuah bangunan yang sudah lama mangkrak,” kata Kades Temperak.

Peristiwa hilangnya Alfi, pada Senin sore kemarin (15/4/2019), juga mengundang keprihatinan Bupati Rembang, Abdul Hafidz untuk turun tangan. Pada saat itu juga Bupati menugaskan secara khusus Asisten II Sekda Rembang, Abdullah Zawawi untuk menemui keluarga Alfi di Desa Temperak.

Zawawi didampingi Pelaksana Tugas Kabag Humas Pemkab, Purnomo Mukdi widodo dan Camat Sarang, Muttaqin. Rombongan menuju kediaman Nenek Alfi, Zaenab, yang merupakan lokasi hilangnya Alfi.

“Selain ingin mengerti bagaimana kronologi kejadian hilangnya Alfi, Pemkab juga berkomitmen untuk membantu proses pencarian Alfi,” kata Zawawi.

Sunari yang merupakan orang tua Alfi merasa senang atas ittikad kepedulian dari Pemerintah. “Saya berharap bantuan dari masyarakat supaya anak perempuan saya dapat segera ditemukan,” ucap sang ayah.

Simak juga video pilihan berikut ini:

12 kabupaten di Papua gunakan sistem noken di Pemilu 17 April 2019 nanti.

Kotak Suara Pilpres Hilang, Warga Kabupaten Banyuasin Ogah Nyoblos

Liputan6.com, Palembang – Euforia Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang digelar serentak pada hari Rabu (17/4/2019) pagi di seluruh Indonesia, tidak dirasakan warga Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel).

Selain keterlambatan distribusi logistik Pemilu 2019 di Kelurahan Kenten, kendala pencoblosan lainnya kembali terjadi.

Warga Kelurahan Kenten Laut memilih tidak menggunakan hak suaranya, karena kurangnya logistik pemilu yang disediakan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel Kelly Mariana mengatakan, ada 5 TPS yang kehilangan kotak suara untuk calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).

“Ya, ada kehilangan kotak suara di Kabupaten Banyuasin, hanya untuk kotak suara pilpres saja. Walau di dalam daftar, (kotak suara) sudah keluar dan di gudang sudah tidak ada,” ujarnya saat menggelar Konferensi Pers di kantor KPU Sumsel.

Dari 5 TPS yang kekurangan logistik pemilu, hanya warga di 2 TPS yang mau melakukan pencoblosan untuk 4 calon legislatif (caleg). Tim KPU Sumsel langsung menyebar di berbagai TPS di Sumsel, untuk mencari surat suara lebih agar bisa dikirim ke 2 TPS ini.

Sedangkan warga di 3 TPS lainnya, menolak ikut serta dalam Pemilu, karena seluruh kotak suara tidak lengkap. Para warga ingin menggunakan hak pilihnya, jika seluruh kotak suara sudah lengkap.

“Saat mengumpulkan kelebihan surat suara, hanya terkumpul sekitar 1.000 untuk Pilpres. Jadi memang hanya 2 TPS yang melangsungkan pemungutan suara lagi,” katanya.

Untuk warga di 3 TPS ini, kemungkinan akan diikutsertakan dalam pemilu ulang, yang akan digelar 10 hari sejak digelarnya Pemilu 2019.

Hingga saat ini, KPU Sumsel berkoordinasi dengan KPUD Kabupaten Banyuasin, untuk mencari lagi kotak suara yang hilang tersebut.

Rini: Kementerian BUMN akan Hilang Digantikan Super Holding

Jakarta – Setelah sukses melakukan beberapa pembentukan holding BUMN, pemerintah berencana untuk membentuk super holding.

Menteri BUMN Rini Soemarno menjelaskan, super holding BUMN merupakan holding yang menaungi holding-holding BUMN yang sudah terbentuk. Ini akan membawahi seluruh BUMN yang ada.

“Iya nantinya menjadi kaya Temasek (super holding Singapura, kaya Khazanah (Malaysia),” terangnya di Gedung BEI, Jakarta, Senin (15/4/2019).


Super holding itu kewenangannya akan seperti Kementerian BUMN. Oleh karena itu dengan adanya super holding, maka Kementerian BUMN akan hilang.

“Ya kementerian BUMN akan hilang. Jadinya nanti ada super holding,” tambahnya.

Meski begitu, Rini menekankan, adanya super holding tidak membuat kontrol pemerintah terhadap BUMN hilang. Bahkan super holding akan bertanggung jawab langsung terhadap Presiden sama dengan kementerian lainnya.

“Sama saja, Khazanah juga langsung ke PM. Temasek juga langsung ke PM. Jadi nanti kalau super holding juga langsung ke Presiden, sama. Cuma bentuknya itu bukan bentuk seperti birokrasi, bentuknya bukan kementerian,” terangnya.

Dengan adanya super holding, Jokowi berharap BUMN dikelola secara profesional. Sebab dengan adanya super holding para BUMN akan diawasi oleh orang-orang profesional bukan birokrat.

“Peran pemerintah tidak hilang dong, pemegang sahamnya pemerintah kok,” tutupnya.

Tonton juga video Menteri BUMN Minta Perkebunan Nusantara Melek Digital:

[Gambas:Video 20detik]

(das/ara)

Ratusan Baut Hilang, Jembatan Siak IV Ditutup

Liputan6.com, Pekanbaru – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Riau mempertimbangkan untuk menutup sementara jembatan Siak IV yang baru saja diresmikan medio Maret 2019 lalu karena ratusan baut hilang akibat dicuri.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Provinsi Riau, Yunnas Haris mengatakan, sekitar 100-an baut hilang hingga dikhawatirkan membahayakan jika tetap dibuka untuk umum.

“(Hilangnya baut-baut) ini berpengaruh terhadap kekuatan jembatan, kalau memang nanti membahayakan, maka kita akan tutup sementara,” katanya, Minggu (14/4/2019).  Haris menyayangkan insiden hilangnya material baut tersebut.

Menurut dia, seharusnya masyarakat dapat bersama-sama menjaga jembatan yang belakangan menjadi ikon baru Provinsi Riau tersebut.

Terlebih lagi, baut yang hilang itu tidak serta merta dapat dibeli di pasar melainkan harus dipesan khusus. “Bingung kita melihat kondisi ini. Kok tidak ada rasa memiliki,” ujarnya.

Selain baut, dia juga menyebut sejumlah material lainnya juga hilang dalam beberapa waktu terakhir. Diantaranya penangkal petir yang juga raib diambil orang tidak bertanggung jawab. “Kemarin penangkal petir juga hilang. Tapi sudah kita ganti,” tuturnya dilansir Antara.

Sementara saat disinggung pengawasan jembatan, pihaknya sejauh ini hanya bisa melakukan pengawasan secara acak. Dia mengaku tidak mungkin menempatkan personel 24 jam untuk mengawasi maling.

“Kita kan tidak bisa awasi 24 jam. Memang kita awasi, tapi lengah saja sedikit, baut-baut itu langsung dicuri, padahal besinya itukan tertanam,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga Jembatan Siak IV yang juga diberi nama Jembatan Marhum Bukit itu, dan jangan mencuri bagian dari jembatan.

“Kalau sudah mur dan baut jembatan yang dicuri, tentu ini berbahaya terhadap ketahanan jembatan, karena baut itu bagian pengunci jembatan,” ujarnya.

Kisah Pilu Balita di Riau Hilang Diseret Buaya Saat Bermain di Sungai Lala

Liputan6.com, Riau – Buaya penghuni Sungai Indragiri di Desa Morong, Kecamatan Sungai Lala, Kabupaten Indragiri Hulu, mengganas. Bocah 5 tahun bernama Al Arefi menjadi korban setelah diseret ke dasar sungai dan masih dalam pencarian petugas gabungan.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Indragiri Hilir Ajun Inspektur Dua Misran menjelaskan, korban dikabarkan terpeleset ketika bermain pasir di tepi sungai pada Sabtu pagi, 13 April 2019.

Diduga ketika bermain, buayayang belum diketahui jenisnya sudah mengamati gerak-gerik bocah itu dari air. Begitu korban tergelincir, buaya itu tak melewatkan kesempatan dan langsung menyeretnya ke air.

“Kesaksian masyarakat yang melihat kejadian ini, buaya itu membawa korban ke hilir sungai,” kata Misran, Sabtu malam.

Beberapa warga berusaha menyelamatkan korban memakai sampan. Hanya saja buaya itu selalu menyelam ketika ada orang mendekatinya, lalu ke permukaan lagi ketika warga menjauh.

Masyarakat pinggiran sungai yang berkerumun di lokasi kejadian juga melihat korban berada di moncong buaya. Buaya itu disebut berukuran cukup besar dan beberapa hari terakhir kerap muncul ke permukaan.

“Pada Sabtu petang kemarin belum ditemukan, pencarian melibatkan kepolisian, badan penanggulangan bencana daerah setempat, dan Basarnas,” kata Misran.

Hilang 2 Hari, Motor Gelandang Bali United Akhirnya Ketemu Lagi

Hilang 2 Hari, Motor Gelandang Bali United Akhirnya Ketemu Lagi Foto: Motor M Taufiq (Dok IG)

Denpasar – Gelandang Bali United M Taufiq kehilangan sepeda motornya saat latihan di Lapangan Trisakti, Legian. Dua hari hilang, motor Yamaha NMaxnya akhirnya ditemukan.

Peristiwa hilangnya sepeda motor itu terjadi Rabu (10/4) lalu. Selesai latihan, sepeda motor NMax bernopol DK 5868 QR sudah raib.

“Di TKP didapat informasi bahwa sepeda motoe korban sempat dilihat melintas di Jalan Raya Seminyak, Kuta, Badung pada hari Rabu sekitar jam 18.30 Wita dengan ciri-ciri yang membawa sepeda motor adalah berperawakan agak gendut, mempergunakan baju hitam celana pendek loreng,” kata Kapolsek Kuta AKP Teuku Ricki Fadlianshah dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/4/2019).

Polisi pun melakukan penyisiran di Jl Raya Seminyak, namun hari itu tak membuahkan hasil. Hingga akhirnya Kamis (11/4) sekitar jam 09.00 Wita polisi mendapat laporan dari warga tentang sepeda motor mencurigakan di kos-kosan Jl Gunung Soputan, Denpasar.

“Mendapat info tersebut tim dengan segera meluncur ke lokasi dimaksud, sesampai di lokasi ternyata situasi di TKP sudah ramai masyarakat dan memang benar spm Yamaha NMax nopol DK 5868 QR milik korban terparkir di lokasi,” terang Ricki.

Polisi sempat meminta warga bubar agar bisa melacak pencuri sepeda motor tersebut. Namun, saking ramainya warga yang datang polisi gagal menemukan ciri-ciri pria berperawakan gendut yang dimaksud.

“Berbekal informasi yang didapat di TKP Lapangan Trisakti, tim Opsnal mencari cari-cari orang yang berperawakan gendut namun tidak ada yang sesuai dengan informasi, karena masyarakat di kos sudah semakin ramai akhirnya team berkoordinasi dgn Kanit Reskrim Kuta dan selanjutnya sepeda motor diamankan ke Polsek Kuta,” ujar Ricki.

Sampai saat ini polisi masih memburu pencuri sepeda motor gelandang Bali United tersebut. Taufiq juga sempat mengumumkan hilangnya motor miliknya itu di instagram story miliknya.

(ams/rvk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jet Siluman F-35 Milik Jepang Jatuh ke Samudra Pasifik, Pilot Hilang

Tokyo – Sebuah jet tempur siluman F-35 milik Jepang jatuh ke Samudra Pasifik saat melakukan misi latihan. Pilot jet tempur yang disebut sebagai salah satu yang paling canggih di dunia itu, dilaporkan masih hilang.

Seperti dilansir CNN dan AFP, Rabu (10/4/2019), jet bermesin tunggal milik Angkatan Udara Jepang itu sedang melakukan penerbangan latihan bersama tiga jet tempur F-35 lainnya saat dilaporkan hilang kontak pada Selasa (9/4) malam waktu setempat.

Menteri Pertahanan Takeshi Iwaya menyatakan puing-puing jet tempur itu telah ditemukan pada Rabu (10/4) pagi waktu setempat. Tim pencari yang melibatkan sejumlah pesawat dan kapal, telah menemukan beberapa puing yang diyakini berasal dari sirip ekor pesawat.

“Kami telah menemukan bagian-bagian dari ekornya,” sebut Iwaya kepada wartawan. “Kami meyakini jet tempur itu jatuh,” imbuhnya.

Dituturkan Iwaya bahwa awalnya pilot jet tempur F-35 itu memberi sinyal untuk membatalkan misi latihan sesaat sebelum jet hilang kontak di radar.

Pada Selasa (9/4) malam, sekitar pukul 19.30 waktu setempat, jet tempur itu hilang kontak. Saat itu posisi jet tempur tersebut dilaporkan berada di titik berjarak 135 kilometer sebelah timur Misawa, Jepang bagian timur laut.

Jet tempur itu hilang kontak sekitar 30 menit usai lepas landas dari pangkalannya di Pangkalan Udara Misawa yang ada di ujung utara Pulau Honshu.

Iwaya menyebut keberadaan maupun nasib pilot jet tempur itu tidak diketahui pasti. Militer Jepang bersama militer Amerika Serikat (AS) terus melakukan pencarian terhadap sang pilot.

Diketahui bahwa skuadron pertama jet tempur F-35 pada militer Jepang baru beroperasi 11 hari lalu. Setidaknya ada 13 jet tempur F-35 yang menjadi anggota Skuadron ke-302 pada Pangkalan Udara Misawa.

Iwaya menyatakan bahwa belasan jet tempur F-35 lainnya akan di-grounded hingga penyebab kecelakaan pada Selasa (9/4) malam diketahui.

Jepang menggunakan jet tempur F-35 buatan perusahaan dirgantara AS, Lockheed Martin, sebagai pengganti jet tempur F-4 yang mulai menuai. Jet tempur siluman F-35 yang diketahui berharga lebih dari 10 miliar Yen (Rp 1,2 triliun) per pesawat, disebut sebagai sistem persenjataan paling mahal dalam sejarah.

Kecelakaan jet tempur F-35 di Jepang ini menjadi insiden kedua sejauh ini. Pada September 2018, sebuah jet tempur F-35 milik Korps Marinir AS jatuh di Beaufort, South Carolina. Kesalahan pada tabung bahan bakar disebut sebagai penyebabnya. Usai kecelakaan itu, seluruh F-35 milik AS dan sekutu-sekutunya di-grounded untuk diperiksa lebih lanjut.

(nvc/ita)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jokowi: Kita Ingin Kampanye yang Gembira, Jangan Sampai Hilang Orientasi

Jakarta – Calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pihaknya selalu ingin suasana kampanye yang gembira dan menyejukkan. Jangan sampai makna kampanye jadi hilang orientasi.

Hal itu disampaikan Jokowi saat ditanya mengenai kampanye karnaval yang dia jalani hari ini di Tangerang. Dalam karnaval itu disajikan berbagai pertunjukan seni seperti tari, musik dan budaya Nusantara.

“Kita selalu ingin kampanye dalam keadaan gembira. Pesta demokrasi adalah kegembiraan sehingga yang kita sampaikan mestinya hal-hal yang menyejukkan, mengenai persatuan, persaudaraan, mengenai kerukunan jangan sampai kita kehilangan orientasi gara gara pilpres atau pileg,” kata Jokowi ditemui di ICE BSD, Tangerang, Minggu (7/4/2019).

Jokowi menjelaskan soal kehilangan orientasi yang dia sebut. “Kehilangan orientasi itu seperti adu fitnah, menyebarkan hoax, kabar bohong seperti itu,” katanya.

Dia mengatakan penyebaran kabar bohong dan fitnah harus tidak boleh ada lagi, terutama dalam pesta demokrasi. Dia ingin pesta demokrasi ke depannya harus diisi dengan kegembiraan.

“Sekarang ke depan harus dihindari, harus dihilangkan. Pesta demokrasi adalah kegembiaraan, misalnya tadi di Tangerang tadi, yang kita tampilkan adalah sebuah karnaval kegembiaraan untuk menarik agar orang gembira,” katanya.

“Dan kita tunjukkan bahwa di situ ada kemajemukan, ada perbedaan budaya, perbedaan adat, tradisi. Saya kira kelihatan sekali tadi ya,” imbuh mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta itu.
(jor/nvl)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>