Eden Hazard Tidak Akan Tinggalkan Chelsea Bulan Ini

Liputan6.com, London – Nama Eden Hazard tersebut disebut-sebut akan segera meninggalkan Chelsea. Namun, pemain internasional Belgia itu tidak berencana hengkang bulan ini.

Bursa transfer musim dingin bulan ini tidak akan dimanfaatkan Hazard untuk hijrah. Mantan pemain Lille itu memilih menghabiskan musim ini bersama Chelsea.

Bukan rahasia lagi, Hazard kerap berbicara tentang mimpinya membela Real Madrid. Rumor sempat beredar bahwa pemain berusia 28 tahun itu ingin pergi saat bursa transfer musim dingin dibuka.

Seperti dilansir Marca, Real Madrid juga tidak berencana mendatangkan Hazard lebih cepat. Klub ibu kota Spanyol itu akan bersabar menanti hingga musim ini berakhir.

Hazard sendiri konon menjamin jika meninggalkan Chelsea, dia hanya akan bergabung ke Los Blancos. Hal ini yang membuat manajemen Real Madrid merasa lega.

2 dari 3 halaman

Tak Ingin Ganggu Chelsea

Keputusan Hazard tak pindah bulan ini, karena dia tidak ingin mengganggu musim Chelsea. Hazard sadar, The Blues akan sulit mendapatkan pengganti bila dia hengkang di Januari 2019.

Kontrak Hazard bersama The Blues sendiri sesungguhnya baru akan habis pada Juni 2020. Hazard bersikeras tidak memperpanjang kontraknya yang tersisa satu musim lagi.

3 dari 3 halaman

Siapkan Pengganti

Chelsea sendiri sudah menyiapkan pengganti Hazard untuk musim depan. Klub London Barat itu telah merekrut Christian Pulisic dari Borussia Dortmund seharga 58 juta pound sterling.

Namun, Pulisic baru akan mendarat di Stamford Bridge awal musim depan. Fakta itu pula yang membuat Hazard mempertimbangkan hengkang setelah musim ini berakhir.

Saksikan video pilihan di bawah ini

3 Pemain Bintang yang Disia-siakan Chelsea

Liputan6.com, Jakarta Chelsea menjadi kuburan bagi pemain-pemain bintang yang ingin berkembang di Liga Inggris. Berstatus pemain bintang dan dibeli mahal, pemain-pemain ini malah gagal berkembang.

Salah satu yang cukup fenomenal yaitu Andriy Shevchenko. Siapa yang tak mengenal Shevchenko yang tampil gemilang bersama AC Milan dan Dynamo Kyiv.

Namun kebintangan Shevchenko langsung runtuh saat gabung dengan Chelsea. Dia sempat jadi pemain termahal saat dibeli 73 juta euro plus Hernan Crespo oleh Chelsea dari AC Milan pada 2005.

Dia hanya bertahan dua musim di Chelsea sebelum dipinjamkan kembali ke AC Milan pada 2008-2009. Sempat dibawa pulang Chelsea pada 2009-2010, Shevchenko akhirnya dipulangkan ke kyiv karena permainannya tak berkembang.

Saat ini, Chelsea sudah membuang pemain bintang seperti Cesc Fabregas. Sebentar lagi, The Blues juga akan melepas Gary Cahill. Siapa saja pemain yang pernah disia-siakan Chelsea tapi mampu bersinar di klub lain, berikut rinciannya:



2 dari 4 halaman

3. Fernando Torres

Fernando Torres atau El Nino adalah raja bagi Atletico Madrid. Klub masa kecilnya ini sudah berhasil melambungkan namanya sehingga menjadi salah satu striker yang diperhitungkan di Spanyol.

Setelah cukup lama mencuat bersama Atletico Madrid, Torres akhirnya diboyong Liverpool pada Agustus 2017. Saat itu, dia diboyong dengan transfer 20 juta pounds plus Luis Garcia hijrah ke Atletico Madrid.

Bersama Liverpool, Torres masih menunjukkan sinar yang terang. Dia berhasil mencetak 24 gol di musim pertamanya bersama Liverpool dan inilah yang membuat dia cukup dicintai fans Liverpool.

Namun keputusan mendadak datang pada 31 Januari 2011. Dia dijual ke Chelsea dengan transfer 50 juta pounds, salah satu yang terbesar di sejarah transfer Liga Inggris. Inilah petaka bagi Torres.

Gabung Chelsea, dia malah kesulitan cetak gol bahkan harus menanti 903 menit untuk gol pertamanya. Pelatih Chelsea kala itu pun enggan memberi kesempatan kepada Torres yang terus menunjukkan penurunan dalam permainan.

3 dari 4 halaman

2. Kevin de Bruyne

Kevin de Bruyne terkenal sebagai raja assist sejak mulai mencuat bersama Wolfsburg di Bundesliga. Penampilannya yang efektif saat membawa bola dan memberikan umpan membuat dia jadi buruan klub-klub besar.

Chelsea tak mampu melihat bakat istimewa ini. Dia diboyong dari Genk dengan transfer 7 juta pounds saja pada 31 Januari 2012.

Namun setelah transfer ini, Chelsea malah meminjamkan De Bruyne ke Werder Bremen. Dia baru kembali ke Chelsea pada 1 Juli 2013.

Jose Mourinho sempat menjanjikan De Bruyne posisi di tim utama. Namun cedera dan persaingan yang keras di lini tengah membuat De Bruyne tersisih. Dia pun akhirnya dijual ke Wolfsburg.

Penampilannya mencuat di Wolfsburg hingga membuat Manchester City terpesona. Dia pun diboyong pada 30 Agustus 2015 dengan transfer 55 juta pounds. Hingga kini, De Bruyne jadi andalan Manchester City.

4 dari 4 halaman

3. Mohamed Salah

Inilah boleh jadi blunder paling besar bagi Chelsea. Mohamed Salah yang memukau di Basel membuat Chelsea memboyongnya pada 23 Januari 2014 dengan transfer 11 juta pounds.

Salah yang masih muda, 22 tahun kala itu, sempat menunjukkan harapan bersama Chelsea. Namun Jose Mourinho belum memberinya banyak kesempatan di musim pertama.

Mourinho akhirnya benar-benar melepas Salah di Februari 2015. Salah dipinjamkan ke Fiorentina dan membuat La Viola jatuh cinta.

Namun Salah tak mau lama di Fiorentina dan lebih memilih dipinjamkan ke AS Roma. Disinilah dia mulai menancapkan kuku di sepak bola dunia sebelum diboyong Liverpool pada 22 Juni 2017.

Liverpool berani membayar mahal dengan transfer 42 juta euro untuk Salah. Dan, kualitas Salah terbukti memukau dan berpotensi kembali jadi pemain terbaik di Liga Inggris musim ini.

Yuki PAS Band Kecelakaan Saat Akan Hadiri Tausiyah di Sukabumi

Liputan6.com, Jakarta Musibah tengah menghampiri band asal Bandung, PAS Band. Sang vokalis, Yukie PAS Band, mengalami kecelakaan mobil pada Minggu (20/1/2019) jelang magrib.

Kabar tersebut semula diperoleh melalui unggahan Instagram PAS Band. Dalam foto tersebut terlihat mobil yang dikendarai Yuki PAS Band bertabrakan dengan sebuah truk.

“Mohon doanya ….Yukie pas @yukietendomengalami kecelakaan di cianjur dalam perjalanan menuju sukabumi untuk dakwah ………….berita terakhir beliau Patah kakinya ……..sudah ditangani dokter……,” tulis akun resmi PAS Band.

Kabar tersebut dibenarkan oleh sang manajer, Dadan, saat dihubungi Showbiz Liputan6.com, Minggu malam.

2 dari 3 halaman

Lima Orang

Dari penuturan sang manajer, diketahui terdapat empat orang lainnya yang berada di mobil tersebut.

“Kalau tadi informasi yang saya terima dari teman-teman yang sudah di rumah sakit, kondisinya semua Alhamdulillah selamat. Cuman memang ada luka-luka, patah kaki dan tangan, tapi saya belum tahu siapa yang luka dan patahnya di mana,” kata manajer PAS Band yang saat itu sedang dalam perjalanan ke rumah sakit.



3 dari 3 halaman

Tausiyah

Sementara itu, sang manajer juga menjelaskan lebih detail tentang peristiwa itu, Minggu malam. Yuki mengalami kecelakaan saat dirinya akan menghadiri sebuah acara tausiyah di Sukabumi. 

“Memang hari ini tanggal 20 tadi ada acara tausyiah di Sukabumi. Kecelakaannya di Cianjur pas perjalanan dari Bandung,” ujarnya. 

Yuki Arifin Martawidjaja, begitu nama lengkap sang vokalis berusia 49 tahun itu, diketahui sudah hijrah dan aktif mengikuti kajian Islami.

Kecelakaan saat Perjalanan Dakwah, Yuki ‘Pas Band’ Diduga Patah Kaki

JakartaYuki ‘Pas Band’ mengalami kecelakaan saat perjalanan dakwah. Vokalis pelantun ‘Kesepian Kita’ itu disebut mengalami patah kaki.

“Yuki udah di rumah sakit di Cianjur. Gitu aja masih dalam masa penanganan. Sepertinya yang patah kaki yang waktu itu dia tabrakan. Tapi saya belum tahu pasti. Lagi memastikan dulu. Kan dia selama beberapa tim ya. Kan dia dalam perjalanan mau dakwah ke Sukabumi,” ungkap Sandy Pas Band dikonfirmasi, Minggu (20/1).

“Perjalanan dari Tasik menuju Bandung. Waktu habis konser di Tasik dia ke bBandung naik motor, tabrakan yang dengkulnya pecah,” jelasnya lagi.

Sandy memastikan, Sandy yang sudah hijrah itu memang kecelakaan di Cianjur karena mau tausiah. “Mau berangkat dakwah,” tekannya.

Rencananya, ia dan teman-teman bandnya akan menengok Yuki secepatnya.

“Rencananya besok pagi,” tuntasnya.
(kmb/kmb)

Photo Gallery

Bukan AC Milan, Fellaini Susul Fabregas ke AS Monaco?

Liputan6.com, Manchester – Marouane Fellaini digosipkan akan tinggalkan Manchester United (MU) di akhir musim. Dia kencang dikaitkan dengan kemungkinan hijrah ke AC Milan, tapi ternyata AS Monaco yang mendekatinya.

Aktivitas AS Monaco di bursa transfer pemain rupanya masih belum berhenti. Demi bertahan di Ligue 1, Monaco diklaim sedang memburu jasa gelandang Manchester United yakni Marouane Fellaini.

Monaco tidak bermain bagus pada musim 2018/19 ini. Bahkan pelatih Leonardo Jardim harus kehilangan jabatannya karena performa buruk tim. Jardim kemudian digantikan oleh Thierry Henry.

Monaco kini sedang berusaha bangkit bersama Herny. Beberapa pemain baru sudah didatangkan. Termasuk gelandang Chelsea, Cesc Fabregas. Namun, masih ada pemain yang jadi bidikan yakni Fellaini.

Seperti apa tawaran AS Monaco untuk mendapat servis Fellaini?

2 dari 2 halaman

Tawaran untuk Fellaini

Pembenahan lini tengah menjadi fokus utama Thierry Henry bersama dengan AS Monaco. Setelah Fabregas, kini nama Marouane Fellaini menjadi bidikan asisten pelatih timnas Belgia di Piala Dunia 2018 lalu tersebut.

Dikutip dari RMC Sport, Henry kini sedang berusaha untuk bisa membawa Fellaini ke Ligue 1. Henry sudah menjalin kontak dengan pihak United.

Henry akan mengajukan tawaran peminjaman kepada pihak United hingga akhir musim 2018/19 ini. Henry menyadari jika Monaco akan kesulitan jika membeli Fellaini di Januari 2019 ini. Opsi peminjaman jadi yang paling ideal.

Fellaini sendiri sudah tidak dibutuhkan oleh United. Manajer Ole Gunnar Solskjear pun diyakini akan melepas Fellaini ke klub lain. Meskipun, kontrak Fellaini di Old Trafford masih tersisa 18 bulan ke depan.

Sumber: Bola.net

5 Pernyataan Kontroversial Edy Rahmayadi Saat Jadi Ketum PSSI

Liputan6.com, Nusa Dua – Edy Rahmayadi memutuskan mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI saat membuka Kongres Tahunan PSSI, Minggu (20/1/2019) di Nusa Dua, Bali. Dia menegaskan, keputusan mundur bukan bentuk lari dari tanggung jawab.

Pernyataan ini tergolong mengejutkan, mengingat Edy Rahmayadi berulangkali menolak desakan mundur dari berbagai pihak. Pria yang juga menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara ini menyerahkan tongkat kepemimpinan PSSI kepada Joko Driyono, yang sebelumnya menjabat wakil ketua umum PSSI.

Edy Rahmayadi resmi terpilih jadi Ketua Umum PSSI pada 10 November 2016 di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta. Masa jabatan Edy Rahmayadi sebagai Ketum PSSI sesungguhnya berakhir 2020.

Semasa memimpin PSSI, pernyataan-pernyataan kontroversial kerap dia lontarkan. Selain itu, rangkap jabatan sebagai Gubernur Sumut dan Ketua Dewa Pembina PSMS Medan, yang dia jalani juga menuai kritik dari berbagai pihak.

Keputusan Edy Rahmayadi mundur dari PSSI juga seiring dengan ramainya pengungkapan kasus match fixing atau pengaturan skor di sepak bola Indonesia. Berikut deretan pernyataan kontroversial Edy Rahmayadi selama jadi Ketum PSSI

2 dari 6 halaman

1. Larang Pemain Indonesia Berkarier di Malaysia

Kejadian bermula ketika Evan Dimas Darmono dan Ilham Udin Armaiyn yang hijrah ke Liga Malaysia untuk bermain di Selangor FA. Saat itu, Edy Rahmayadi menuding keduanya tak punya jiwa nasionalisme. Edy mengecam keputusan Evan dan Ilham yang bepindah ke Selangor FA, mereka dianggap tidak pas karena peran mereka sedang dibutuhkan Timnas Indonesia U-23 untuk Asian Games 2018.

“Siapa mereka (Selangor FA)? Seenaknya saja mengontrak-ngontrak. Kalau mata duitan, ya repot juga kita. Tidak ada jiwa nasionalisme (Evan dan Ilham). Nanti akan saya kumpulkan segera,” Kata Edy

3 dari 6 halaman

2. Tampar Suporter

Saat pertandingan PSMS Medan melawan Persela Lamongan pada 21 September 2018 yang digelar di Stadion Teladan Medan, Edy Rahmayadi menyaksikan pertandingan langsung. Edy yang duduk di kursi VVIP, tiba-tiba turun dan menyambangi seorang suporter yang terlihat menyalakan flare saat pertandingan.

Saat Gubernur Edy Rahmayadi menemui suporter tersebut, sejumlah suporter lain pun merekam aksi Edy. Tak lama beredar beberapa video Edy yang terlihat menampar pipi suporter cilik tersebut. Beredarnya video penamparan tersebut membuat Edy Rahmayadi angkat bicara.

“Saya mana mungkin melakukan kekerasan kepada anak-anak, saya paling senang kepada anak-anak. Memang tangan saya keras ini, saya sehari saja push up 40 kali masih sanggup, kalau enggak percaya kalian pegang tangan saya. Tetapi saya melakukan kemarin itu memarahi anak itu, karena menggunakan flare dan itu dilarang oleh FIFA,” katanya.

4 dari 6 halaman

3. Apa Hak Anda Menanyakan Itu?

Dalam sebuah wawancara live di televisi, Edy Rahmayadi menolak ditanya wartawan senior Kompas Aiman Wicaksono tentang pengaruh kinerjanya jsebagai Ketua Umum PSSI karena merangkap Gubernur Sumatera Utara dan Dewan Pembina PSMS. Wawancara ini bersamaan dengan kasus tewasnya seorang suporter The Jak saat pertandingan Persija vs Persib di Bandung.

“Apa urusannya anda menanyakan itu?,” yang membuat Aiman mengernyitkan kepala dan kebingungan, padahal pertanyaan yang dilontarkan sebenarnya bisa saja dijawab dengan biasa. “Bukan hak anda juga bertanya kepada saya,” kata Edy yang tak mau banyak berkomentar

5 dari 6 halaman

4. Tanggapan Tuntutan #EdyOut

Saat kasus meninggalnya seorang suporter Persija Jakarta, Haringga Sarila, banyak pihak yang mengecam kinerja PSSI dalam mengawal liga dan persepakbolaan Indonesia. Kasus itu memantik dorongan agar Edy Rahmayadi mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI. Salah satunya lewat petisi online di Charge.org.

Saat itu, sudah 60 ribu orang lebih menandatangani petisi online tersebut. Masyarakat pun menganggap, fokus Edy tidak sepenuhnya di PSSI mengingat rangkap jabatan sebagai Gubernur Sumatra Utara. Edy Rahmayadi menanggapinya dengan komentar yang keras.

“Jangankan 60 ribu, satu orang pun kalau itu memang benar adanya gara-gara saya gubernur lalu terjadi itu pembunuhan, saya akan tinggalkan ini (jabatan Ketua Umum PSSI). Karena itu berarti saya tidak becus”, kata Edy saat menjadi salah satu pembicara di stasiun televisi swasta. Ia juga menambahkan “Yang saya takutkan, dari 60 ribu ini mungkin salah satunya menginginkan jabatan PSSI ini, karena saat ini dalam dunia politik. Jadi, PSSI harus saya lindungi, karena ini amanah rakyat sampai 2020,” katanya.

6 dari 6 halaman

5. Wartawan Baik, Timnas Juga Baik

Pernyataan Edy Rahmayadi yang kontroversial selanjutnya sal penampilan Timnas Indonesia di Piala AFF 2018. Gubernur Sumatra Utara itu mengeluarkan pernytaan yang tidak substansial.

“Wartawannya yang harus baik. Kalau wartawannya baik, nanti timnasnya baik,” kata Edy Rahmayadi.

Pernyataannya dinilai tidak masuk akal oleh publik. Hal ini dijadikan nyanyian oleh suporter Indonesia di pertandingan terakhir Timnas Indonesia melawan Filipina. “Wartawan Harus Baik, Wartawan Harus Baik,” bunyi nyanyian suporter itu diakhiri teriakan ‘Edy Out’ usai pertandingan berakhir.

Saksikan video menarik di bawah ini

Gabung Persija, Tony Sucipto Banjir Pesan dari Suporter Persib

Liputan6.com, Jakarta – Persija Jakarta resmi merekrut Tony Sucipto untuk kompetisi musim depan. Tony bergabung dengan Persija setelah kontraknya tidak diperpanjang Persib Bandung.

Tony kembali membagikan kisahnya saat bergabung dengan juara bertahan Liga 1 itu. Tony menyebut bahwa kepindahannya ke rival Persib itu, membuat banyak Bobotoh mengirimkan pesan kepadanya.

Berstatus tanpa klub setelah dilepas Persib, Tony terbilang membuat keputusan berani. Bek berusia 32 tahun itu memilih hijrah ke Persija.

Kepindahan ini tentu mengejutkan. Pasalnya, hubungan antara suporter kedua klub terbilang tidak harmonis. Karenanya, keputusan Tony terbilang berani karena berpotensi membuat polemik.

Usai menerima pinangan Persija, sejumlah suporter Persib, Bobotoh, mengirim pesan kepada Tony. Untungnya, mayoritas pesan tersebut bernada positif.

“Ya banyak. Makanya komentarnya pasti pro kontra kan. Ada positif ada negatif. Ya positifnya kita ambil negatifnya ya tidak usah kita dengerin,” ujar Tony. “Tapi alhamdulillah banyak yang positifnya,” katanya menambahkan.

2 dari 2 halaman

Banjir Tawaran

Tony didepak Persib setelah delapan musim bekerja sama. Di tahun ini, tenaganya tak lagi dibutuhkan tim berjuluk Maung Bandung itu.

Tony mengatakan, banjir tawaran menghampirinya. Tapi, pinangan Persija berhasil membuatnya jatuh hati.

“Pastinya ada (tawaran dari klub lain). (Banyak) yang pasti,” imbuh Tony.


Sumber: bola.net

Menhub ke Warga Jaksel: Kalau Dengar Hoax di TV, Tutup Saja

Jakarta – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengajak warga untuk hijrah atau berubah menjadi lebih baik. Salah satunya dengan tidak ikut menyebar kabar bohong alias hoax.

“Kalau saya dengar hoax dari TV, saya tutup saja, mending kita berubah dengar tausiah dari pak kiai, karena kalau hoax itu tidak bisa kita ambil kita sebarkan ke orang lain,” kata Budi saat bertemu warga di Masjid At Taqwa, Grogol Utara, Jakarta Selatan, Sabtu (19/1/2019).

Budi juga bercerita soal Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang bercerita soal hijrah merupakan sesuatu yang akan selalu terjadi. Contohnya, menurut Budi, adalah perubahan dari anak-anak menjadi orang tua.
“Beberapa waktu yang lalu pak Presiden mengatakan hijrah, selau dikatakan yang selaku abadi itu adalah perubahan, anak dari kecil jadi besar, kita dari muda jadi tua,” ucap Budi.
Dia menyatakan hijrah bukan cuma terjadi pada diri manusia, tapi juga pada sistem dan fasilitas transportasi di Indonesia. Salah satu yang disebut Budi adalah waktu tempuh antara Surabaya-Solo yang kini lebih singkat.

“Bandara kita sekarang dapat peringkat internasional, itu namanya perubahan, hijrah. Kemarin saya ke Surabaya, ketemu teman-teman, ternyata tidak ada, pada ke solo. Ke Solo biasanya 5 jam sekarang 2 jam,” ujarnya.
(abw/haf)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Donnarumma Segera Tinggalkan AC Milan?

Liputan6.com, Jakarta Kiper AC Milan Antonio Donnarumma dikabarkan akan meninggalkan San Siro. Antonio disebut-sebut hampir bergabung dengan klub raksasa Yunani, Olympiacos.

Sky Sport Italia melansir, Olympiacos saat ini kembali berupaya untuk merekrut Antonio. Klub ini sebelumnya mengejar dia sebelum pindah kembali ke AC Milan pada musim panas 2017.

Pemain 28 tahun itu tampil dua kali untuk Rossoneri musim lalu. Ia tampil cemerlang saat AC Milan mengalahkan Inter Milan melalui adu penalti di Coppa Italia musim lalu.

Namun, ia gagal masuk tim utama musim ini, bahkan dicap sebagai ‘parasit’ oleh beberapa penggemar AC Milan, yang pernah menyarankan ia cukup diberi gaji 1 juta euro untuk membuat saudaranya Gianluigi Donnarumma bahagia.

Antonio sekarang tampaknya akan kembali ke Yunani, setelah menghabiskan musim 2016-17 dengan rival Olympiacos, Asteras Tripolis FC.

2 dari 3 halaman

Pemain Pinjaman

Antonio ditempatkan sebagai kiper ketiga AC Milan sejak direkrut musim panas lalu. Ia kerap mendapat kritik para ultras (fans garis keras).

Antonio mengawali karier profesional bersama AC Milan. Namun, sang pemain gagal masuk dalam skuat utama dan hanya menjadi pemain pinjaman dari satu klub ke klub lainnya.

3 dari 3 halaman

Hijrah

Antonio memutuskan hijrah dari AC Milan pada 2012 dan bergabung dengan Genoa. Tetapi kariernya tetap tersendat dan kembali menjadi pemain pinjaman ke Bari pada musim 2014-15.

Setelah gagal di Italia, Antonio memutuskan mencoba peruntungan dengan bergabung ke klub asal Yunani, Asteras Tripoli. Kini, Antonio kembali ke Italia dan bergabung bersama AC Milan.

Petr Cech Tutup Karier di Lapangan Rumput Setelah 15 Musim di Liga Inggris

Liputan6.com, Jakarta Kabar pengunduran diri kiper Arsenal, Petr Cech, mengundang perhatian lebih dari penikmat sepak bola di seluruh dunia. Para kiper-kiper berkelas lainnya juga menyempatkan diri untuk memberikan tribut bagi pemain asal Ceko tersebut.

Dilansir Liputan6.com dari bola.net, Rabu (16/1/2019) Petr Cech mengumumkan bahwa dirinya akan gantung sepatu begitu kontraknya berakhir pada bulan Juni mendatang.

Padahal beberapa bulan yang lalu, ia pernah berujar bahwa dirinya yakin bakal disodori kontrak baru oleh manajemen.

Kiper Arsenal, Petr Cech, menjadikan musim 2018-19 sebagai musim terakhirnya berkarier sebagai pesepak bola. Kiper asal Republik Ceska itu telah menjalani karier di Premier League selama 15 musim.

Cech saat ini sudah berusia 36 tahun. Kontraknya bersama dengan Arsenal sendiri akan habis pada Juni 2019 mendatang.

2 dari 5 halaman

Ungkapan Pamit Cech

Pengumuman pensiun itu ia ungkapkan melalui akun Twitter miliknya, @PetrCech, pada Selasa (15/01) siang waktu setempat.

Cech mengatakan ia memutuskan pensiun karena telah meraih segalanya dalam kariernya selama dua dekade.

Namun ia juga memastikan akan tetap berusaha keras untuk membawa The Gunners meraih setidaknya satu trofi juara di akhir musim ini.

“Ini adalah musim ke-20 saya sebagai pemain profesional dan sudah 20 tahun sejak saya menandatangani kontrak profesional, jadi ini terasa merupakan waktu yang tepat untuk mengumumkan bahwa saya akan pensiun di akhir musim ini.”

“Setelah bermain selama 15 tahun di Premier League, dan memenangkan setiap gelar juara yang ada, saya merasa saya telah meraih segalanya yang ingin saya raih.

Saya akan terus bekerja keras untuk Arsenal agar semoga saja bisa memenangkan satu trofi lagi musim ini, kemudian saya akan sangat menantikan untuk melihat apa yang ditawarkan oleh hidup ini di luar lapangan.” Demikian pernyataan dari Cech.

3 dari 5 halaman

Mourinho Turut Bersedih

Kedekatan Mourinho dengan Cech bermula ketika Cech bergabung dengan Chelsea. Di klub inilah ia meraih banyak gelar juara, khususnya saat di era Jose Mourinho.

Mourinho buka suara mengenai Petr Cech, kiper Arsenal yang pernah bekerja dengannya saat masih di Chelsea. Pada Selasa (15/1/2019), Cech memutuskan akan pensiun dari lapangan hijau.

“Saya merasa terhormat menjadi manajer, pada awal karier, bisa memberikan Petr Cech kesempatan menjadi kiper nomor satu di Premier League,” kata Mourinho.

“Setelah hari itu, semuanya tentang Cech. Ini tentang jumlah pertandingan, performa, clean sheet, gelar, dan sikap profesionalnya.”

“Ini kehilangan besar bagi sepak bola. Namun, sejarah tidak bisa dihapus. Selamat atas karier yang luar biasa,” lanjut Mourinho.

Saat melatih Chelsea, Mourinho membeli Cech dari Rennes pada 2004. Hingga kini, Cech terus bertahan di Premier League dan sempat pindah ke Arsenal pada 2015.

4 dari 5 halaman

Perjalanan karier Petr Cech

Kiper dengan tinggi tubuh mencapai 1.96 meter ini mengawali karier sepak bola profesionalnya pada tahun 1999 silam bersama klub Chmel Blsany. Setelah itu pada tahun 2001 ia gabung Sparta Praha.

Petr Cech hijrah ke Inggris ketika Chelsea merekrutnya dari Rennes pada 2004. Ia meninggalkan Chelsea pada 2015 dan bergabung ke Arsenal.

Selama berkarier di Inggris, Cech mengangkat trofi sebanyak 18 kali, yang 15 kali di antaranya diraih bersama Chelsea.

Selama membela Chelsea, Cech mengantarkan klub tersebut meraih gelar Premier League (4 kali), FA Cup (4 kali), Piala Liga (3 kali), Liga Champions dan Liga Europa. Posisinya tergusur setelah Chelsea memiliki Thibaut Courtois.

Cech bergabung ke Arsenal sejak 2015. Sejak hijrah ke Arsenal, Petr Cech mempersembahkan gelar Piala FA pada musim 2016-17. Pada musim 2018-19, posisi Cech di Arsenal tergusur karena kehadiran Bernd Leno. Kontrak Cech bersama Arsenal akan berakhir pada Juni 2019.

Di level internasional, Cech sudah membela timnas senior Ceko sejak tahun 2002. Ia pensiun dari timnas pada tahun 2016 dengan 124 caps. Sekarang ini, ia berstatus sebagai kiper cadangan di skuat asuhan Unai Emery.

Cech adalah salah satu penjaga gawang terbaik di dunia. Ia terpilih sebagai Penjaga Gawang Terbaik Liga Champions UEFA musim kompetisi 2004-05, 2006-07, dan 2007-08.

Ia terpilih sebagai salah satu dari Penjaga Gawang Terbaik Dunia menurut International Federation of Football History & Statistics pada tahun 2010.

5 dari 5 halaman

Cedera yang Dialami Petr Cech

Cech diharuskan menggunakan helm pengaman yang biasa digunakan para pemain rugby dalam setiap latihan dan pertandingan sepak bola sejak bulan Januari 2007.

Hal tersebut disebabkan struktur tulang tengkoraknya yang lemah akibat cedera retak tulang tengkorak yang ia alami setelah kepalanya terkena hantaman lutut kanan Stephen Hunt saat Chelsea bertemu pada 14 Oktober 2006.

Reporter: Tyas Titi Kinapti