Isi Rumah Mewah Harry Styles yang Dibanting Harga, Ada 5 Kamar Mandi

Liputan6.com, Jakarta – Bintang One Direction, Harry Styles, kembali mendaftarkan ulang rumahnya di Hollywood Hills, Los Angeles. Ia menurunkan harga rumahnya senilai setengah juta dolar AS dari harga aslinya.

Rumah mewah ini dilengkapi dengan kolam renang, bioskop, gym pribadi, dan lima kamar mandi. Harry pertama kali mendaftarkan rumahnya di Los Angeles untuk dijual pada 2017 sebesar 8,45 juta dolar tetapi sejak itu memangkas harganya.

Dilansi dari bigtop40.com, Senin, 21 Januari 2019, pada awal 2018, ia membuat daftar itu turun menjadi 7,995 juta dolar dan sekarang dia menurunkannya lebih jauh menjadi 7,495 juta dolar atau sekitar Rp 109,5 miliar.

Tempat tinggal itu ditemukan di bawah jalan buntu yang sempit di atas Sunset Strip yang terkenal, tersembunyi di balik pagar bambu. Rumah besar Harry Styles di Amerika berlantai dua ini memiliki empat kamar tidur, lima kamar mandi dan kolam renang luar ruangan serta spa yang mewah.

Rumah yang sepertinya sempurna untuk reuni One Direction, memiliki ruang makan besar, ruang tamu, dan dapur.

Tampaknya Harry membuat beberapa perubahan selama kepemilikannya, termasuk menambahkan jendela dari lantai ke langit-langit yang dramatis. Angka sebesar Rp 109,5 miliar dinilai sepadan untuk hunian mewah ini, mengingat lokasi rumahnya yang terletak di kawasan elite di Los Angeles.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tahukah Anda, Berpegangan Tangan dengan Orang Terkasih Bisa Menyembuhkan Luka Hati?

Liputan6.com, Jakarta – Sentuhan penuh kasih dan genggaman tangan yang Anda berikan pada seseorang, tidak hanya menunjukkan betapa pentingnya sosok ini bagi Anda, tetapi juga dapat menghibur Anda selama masa-masa sulit, sakit, atau jika Anda merasa menderita.

Tahukah Anda bahwa ada ilmu pengetahuan yang mendasari alasan tersebut?

Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports, memegang tangan orang yang dicintai merupakan cara efektif untuk meredakan kepedihan di hati. Ini adalah salah satu penelitian pertama yang meriset sinkronisitas interpersonal antara rasa nelangsa dan sentuhan manusia.

“… sentuhan kulit ke kulit penting untuk mengurangi rasa sakit. Selain itu, sentuhan tersebut mengaktifkan mode ‘penghargaan’ di otak orang yang disentuh, sehingga orang tersebut merasa berharga. Inilah saat di mana orang itu merasa berkurang kepedihannya …” kata studi tersebut, seperti dikutip dari situs justbelieverecoverypa.com pada Senin (21/9/2019).

Untuk membuktikan penelitian ini, Pavel Goldstein, seorang psikologi di CU-Boulder merekrut 22 pasangan sehat berusia antara 23-32 tahun, yang menjalani sejumlah tes. Situasi uji coba ini dikondisikan seperti di ruang bersalin.

Secara alami, para pria diberi peran sebagai pengamat, sedangkan wanita akan sedikit mengalami rasa sakit ringan di lengan bawah selama dua menit.

Instrumen tersebut digunakan untuk mengukur detak jantung dan pernapasan. Seluruh pasangan ditempatkan dalam tiga situasi berbeda.

Pertama, ada pasangan yang ditempatkan di kamar yang terpisah. Kedua, ada pasangan yang dilokasikan secara bersama, tetapi tidak saling menyentuh. Ketiga, ada pasangan yang berada di dalam satu ruangan dan berpegangan tangan.

Saat pasangan-pasangan itu duduk bersama, pernapasan dan detak jantung mereka disinkronkan. Tetapi ketika sang wanitanya mengalami rasa sakit dan si pria tidak bisa menyentuhnya, sinkronisasi itu berakhir.

Namun, ketika si pria memegang tangan sang wanita, pernapasan dan detak jantung mereka kembali sinkron dan rasa sakit dia berkurang.

Penelitian sebelumnya,yang dilakukan oleh Goldstein, pun mengungkapkan bahwa semakin empati pria kepada wanitanya, maka semakin banyak rasa sakit yang berkurang, serta kian banyak detak jantung dan napas yang mampu disinkronkan.


Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Nonton Film Bareng Pasangan, Solusi Redakan Masalah hingga Cegah Perceraian

Sementara itu, sebuah penelitian menyatakan bahwa menonton film ternyata bisa menjadi solusi bagi masalah sebuah hubungan.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Consulting and Clinical Psychology meminta 174 pasangan pengantin baru berpartisipasi dalam tiga lokakarya, yang memperkuat keterampilan komunikasi mereka.

Dilansir dari Prevention pada Selasa, 18 Desember 2018, yang pertama terfokus pada penerimaan dan rasa kasih, yang kedua terfokus pada mendengarkan, dan yang ketiga adalah menonton film komedi romantis. Sementara, kelompok keempat sisanya tidak mengikuti ketiganya.

Dalam studi itu, kelompok ketiga tidak mengikuti sesi mingguan dengan seorang terapis. Namun, mereka diminta untuk menonton beberapa film di malam hari. Di antara judul film tersebut adalah: “Two for the Road”, “Gone With the Wind”, “Love Story“, dan “Yours Mine & Ours”.

Para peneliti kemudian melihat pasangan itu selama tiga tahun. Mereka juga diperiksa setiap enam bulan.

Hasil penelitian menemukan, 24 persen pasangan yang tidak mengikuti lokakarya akhirnya berpisah atau bercerai setelah tiga tahun. Sementara, hanya 11 persen dari pasangan yang mengikuti sesi tersebut. Selain itu, menonton film ternyata sama bermanfaatnya dengan sesi terapi pasangan.

“Menonton film dapat membantu mencegah perceraian dengan memberikan waktu pada pasangan untuk fokus pada hubungan dan saling memeriksa satu sama lain, membantu mewujudkan tipe pasangan yang mereka inginkan,” kata penulis studi utama profesor psikologi klinis di University of Rochester New York, Ronald Rogge.

Namun, Rogge tidak mengesampingkan bahwa ada pasangan yang rajin menonton film namun tetap bercerai.

Rogge menambahkan, film yang ideal bagi pasangan bukan tentang lelaki yang mengejar-ngejar cinta perempuan. Namun, tontonan yang memperlihatkan bagaimana pasangan yang sudah bersama berjuang dengan kehidupan sehari-hari mereka.

Hasil Liga Inggris: Harry Kane Absen, Harry Winks Menangkan Tottenham

Jakarta – Tanpa Harry Kane yang cedera, Tottenham Hotspur memang kepayahan. Tapi setidaknya ada Harry yang lain, Harry Winks, yang memenangkan mereka di markas Fulham.

Tottenham bertandang ke Craven Cottage, Minggu (20/1/2019) malam WIB pada laga pekan ke-23 Premier League. Ini jadi ujian pertama untuk Tottenham sejak Kane absen karena cedera pergelangan kaki.

Pertandingan berjalan seru dengan kedua tim banyak saling menciptakan momen berbahaya. Tottenham memang menguasai bola sampai 73%, tapi tembakan mereka lima berbanding empat milik tuan rumah.

Tanda-tanda untuk Tottenham sudah tak positif ketika Fulham mencetak gol di menit ke-17. Fernando Llorente, satu-satunya penyerang tersisa, malah membuat gol ke gawang sendiri ketika gagal mengantisipasi sepak pojok dengan sempurna.

Skor ini bertahan sampai turun minum. Setelah itu Tottenham mencoba meningkatkan intensitas serangan dan berhasil mendapatkan gol penyama di menit ke-51.

Umpan silang Christian Eriksen dari kanan disambut sundulan Dele Alli, yang lolos dari pengawalan. Skor 1-1 bertahan hingga memasuki injury time.

Saat laga terlihat akan berkesudahan 1-1, gol tercipta. Di menit ketiga dari empat menit injury time yang dialokasikan, sebuah umpan lambung dari Georges-Kevin Nkoudou di kiri mengarah ke tiang jauh.

Winks sigap membaca arah bola dan menyambutnya, menanduk dengan kepala dari jarak dekat untuk mencetak gol kedua Tottenham. Itu jadi gol penentu The Lilywhites.

Dengan kemenangan ini, Tottenham membuka jarak lebih lebar dengan Chelsea. Menempati posisi tiga dengan 51 poin dari 23 pekan, mereka empat poin dari Chelsea di tempat keempat.

Sementara Fulham belum beranjak dari posisi 19 alias di zona merah, dengan 14 poin.

Susunan pemain:

Fulham: Sergio Rico; Denis Odoi, Maxime Le Marchand, Tim Ream; Cyrus Christie, Calum Chambers, Jean Michael Seri (Cisse 81′), Joe Bryan; Andre Schurrle (Kebano 72′), Aleksandar Mitrovic, Ryan Babel (Sessegnon 55′)

Tottenham: Hugo Lloris; Toby Alderweireld, Davinson Sanchez, Jan Vertonghen; Kieran Trippier, Harry Winks, Christian Eriksen, Danny Rose; Erik Lamela (Eric Dier 79′), Dele Alli (N’Koudou 86′), Fernando Llorente
(raw/raw)


Tembus 50 Gol, Salah Tercepat Keempat

Liverpool – Sepasang gol Mohamed Salah membantu Liverpool mengalahkan Crystal Palace 4-3. Sebuah pencapaian diukir Salah dalam kemenangan tersebut.

Gol-gol Salah tercipta di babak kedua dalam pertandingan di Anfield, Sabtu (19/1/2019) malam WIB. Dengan begini, bintang sepakbola Mesir itu telah mencetak 50 gol di Premier League bersama Liverpool dan Chelsea.

Sebanyak 48 gol dibuat Salah selama 1,5 musim berkostum Liverpool. Sedangkan dua gol lainnya diukir pesepakbola berusia 26 tahun itu ketika masih berkostum Chelsea di antara 2013-2015.


Lebih oke lagi, Salah mencapainya hanya dalam 72 pertandingan saja. Dicatat Opta, Salah menjadi pemain tercepat keempat yang mencapai 50 gol di Premier League. Hanya Andy Cole (65), Alan Shearer (66), dan Ruud van Nistelrooy (68) yang mencatatkan lebih sedikit penampilan daripada dia.

Dua gol tersebut menandai bahwa Salah kini telah mengemas 16 gol di liga. Salah memuncaki daftar topskorer sementara, lebih unggul dari bomber Arsenal dan Tottenham Hotspur Pierre-Emerick Aubameyang dan Harry Kane, yang masing-masing membuat 14 gol.
“Terus terang kami menduga akan sebuah pertandingan yang sulit, tapi mereka bermain dengan baik dan padat di depan kotak. Pada akhirnya, yang paling penting adalah hasilnya,” ucap Salah usai pertandingan kepada Sky Sports.

Berkat kontribusi Salah itu Liverpool menjauhkan diri dari juara bertahan Manchester City di klasemen sementara. The Reds masih kukuh memuncaki klasemen dengan 60 poin, unggul tujuh poin dari City, yang baru akan bertanding malam ini (20/1) melawan Huddersfield Town.

(rin/cas)

Harry Kane Cedera, Tottenham Mainkan Dele Alli seperti Lionel Messi

Liputan6.com, London – Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, yakin punya opsi penyerang kendati Harry Kane absen. Pochettino siap menjadikan Dele Alli sebagai penyerang dengan posisi yang mirip bintang Barcelona, Lionel Messi.

Harry Kane dipastikan menepi hingga Maret setelah mengalami cedera ligamen pergelangan kaki saat dikalahkan Manchester United pada pekan lalu. Alli akan jadi penyerang dadakan.

Pochettino melihat bagaimana cara Barcelona menggunakan Lionel Messi sebagai penyerang tengah. Selain itu juga ada pergeseran posisi Eden Hazard di Chelsea. Dia meyakini Dele Alli cocok bermain sedikit ke depan. Situasi ini tak terhindarkan mengingat striker lainnya, Son Heung-min juga harus meninggalkan Spurs untuk membela Korea Selatan di Piala Asia.

Pemain asal Spanyol, Fernando Llorente adalah satu-satunya penyerang yang saat ini tersedia di skuat Tottenham. Pelatih asal Argentina tersebut terpaksa memutar otak.

Tottenham akan berhadapan dengan Fulham pada Minggu (20/1/2019). Pochettino menegaskan bahwa dirinya dapat membentuk ulang timnya bila diperlukan dan setelah menyaksikan Lionel Messi bemain sebagai “false nine” untuk Barcelona saat mengalahkan Levante di Copa del Rey, Kamis lalu.

2 dari 3 halaman

Opsi Lain

“Kemarin saya menonton Barcelona dan penyerang mereka adalah Leo Messi,” kata Pochettino dilansir Telegraph.

Lucas Moura yang sesungguhnya bisa jadi opsi lain di lini depan Spurs juga harus absen karena belum sepenuhnya pulih dari cedera lutut.

“Anda memainkan Llorente, Dele Alli, Erik Lamela dan Anda bisa memainkan (pemain muda) Kazaiah Sterling, Troy Parrott, saya tidak tahu. Anda dapat memainkan banyak, banyak pemain. Anda tidak harus bermain dengan satu penyerang tertentu,” terang Pochettino.

3 dari 3 halaman

Seperti Hazard

“Lihat, Chelsea bermain melawan kami dengan Hazard sebagai striker, ketika Giroud berada di bangku cadangan dan Morata tidak masuk dalam skuat mereka,” bebernya.

Saksikan video menarik di bawah ini

Berlatih di MU, Rossi Tunggu Tawaran Tottenham

Liputan6.com, Manchester – Giuseppe Rossi mengaku tak mau stres memikirkan klub barunya dalam waktu dekat. Eks striker MU itu mengaku hanya fokus mengembalikan kebugarannya.

Rossi berstatus tanpa klub sejak meninggalkan Genoa musim panas lalu. Ia kini hanya berlatih bersama MU untuk menjaga kondisinya.

Manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer sendiri kabarnya tak berminat merekrut pemain asal Italia tersebut. Ia menilai stok striker milik MU sudah cukup menghadapi musim ini.

“Saya tidak mau berpikir terlalu jauh. Saya hanya ingin menikmati momen ini,” ujar Rossi seperti dilansir Evening Standard.

“Sebuah kehormatan saya diizinkan berlatih di sini. MU adalah klub terbesar dunia dan juga banyak pemain hebat,” katanya menambahkan.


2 dari 3 halaman

Produktif

Salah satu klub yang dikabarkan tertarik dengan Rossi adalah Tottenham Hotspur. Klub asal London Utara itu sedang krisis striker menyusul cederanya Harry Kane.

“Saya sudah siap jika ada yang menelepon atau tidak. Yang jelas saya di sini ingin berlatih sebaik mungkin,” ujar Rossi.

“Berlatih di MU membuat saya tetap bugar dan tajam. Saya kagum karena MU selalu peduli dengan pemainnya,” kata Rossi.

3 dari 3 halaman

Jadwal Pertandingan

Sabtu (19/1/2019)

19:30 WIB, Wolverhampton vs Leicester City

22:00 WIB, Bournemouth vs West Ham United

22:00 WIB, Liverpool vs Crystal Palace

22:00 WIB, Newcastle United vs Cardiff City

22:00 WIB, Manchester United vs Brighton (MNC TV)

22:00 WIB, Southampton vs Everton

22:00 WIB, Watford vs Burnley

Minggu (20/1/2019)

00:30 WIB, Arsenal vs Chelsea (RCTI)

20:30 WIB, Huddersfield vs Manchester City

23:00 WIB, Fulham vs Tottenham Hotspur (MNC TV)

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Kemlu RI Serahterima WNI yang Bebas dari Penyanderaan di Filipina kepada Keluarga

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Luar Negeri RI, pada Jumat 18 Januari 2019, telah memulangkan dan menyerahterimakan Samsul Saguni (39), WNI yang dibebaskan dari penyanderaan oleh kelompok bersenjata diduga terafiliasi Abu Sayyaf di Filipina Selatan pada 15 Januari 2019.

Serah terima dilakukan oleh Wakil Menteri Luar Negeri, A.M. Fachir dan disaksikan oleh Duta Besar RI untuk Filipina, Sonny Sarundajang, serta Wakil Bupati Majene, H. Hidayat. Samsul diserahkan langsung kepada keluarga.

“Pembebasan ini melibatkan proses yang sangat sulit dan berbahaya. Namun hal tersebut dilakukan oleh Pemerintah demi melindungi nyawa WNI-nya. Karena itu, rasa syukur kita dengan hal ini agar diekspresikan sebaik mungkin. Apalagi masih ada 2 sandera yang belum bebas”, ujar A.M. Fachir dalam sambutannya di depan keluarga, dalam rilis yang dimuat Liputan6.com, Jumat (18/1/2019).

Samsul Saguni, WNI asal Majene, diculik di perairan Pulau Gaya, Semporna, Sabah, pada 11 September 2018. Ia disandera oleh kelompok kriminal bersenjata di pulau Sulu, Filipina Selatan selama 4 bulan 4 hari.

(kredit: Kementerian Luar Negeri RI)

Ia adalah nelayan WNI keempat asal Majene, Sulawesi Barat, yang diculik di perairan Sabah dan dibebaskan dari penyanderaan. Sebelumnya Sawal dan Saparudin yang diculik pada November 2016 dan dibebaskan pada September 2017. Selain itu juga ada Usman Yunus yang diculik September 2018 dan dibebaskan Desember 2018.

Sementara itu, Wakil Bupati Majene menjelaskan bahwa Pemda Kabupaten Majene dan Provinsi Sulawesi Barat tidak lagi mengijinkan warganya untuk bekerja sebagai nelayan di Sabah, Malaysia. Sebagai alternatif, Pemda mendorong pengembangan industri penangkapan ikan laut di daerahnya.

“Kami tidak ingin mereka kembali bekerja di Sabah, Malaysia. Kami bersama Pemerintah Provinsi sudah membeli kapal dan mempekerjakan para nelayan eks Sabah ini, termasuk Saparudin yang bebas tahun 2017. Insya Allah Samsul juga akan bekerja disitu”, papar H. Hidayat, Wakil Bupati Majene, yang sejak kasus penyanderaan WNI asal Majene pertamakalinya tahun 2016 selalu bekerjasama dengan Kemlu menangani keluarga.


Simak video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

Kelompok Kriminal Terafiliasi Abu Sayyaf?

Sementara itu, menurut Kementerian Luar Negeri RI, salah satu alasan yang pada awalnya membuat otoritas sulit untuk mengidentifikasi pelaku penculikan dan penyanderaan dua WNI pada 11 September 2018 lalu, disebabkan oleh banyaknya kelompok kecil yang ‘mengaku-ngaku atau menjadi grup sempalan’ dari Abu Sayyaf.

“Sejak Isnilon Hapilon tewas, Abu Sayyaf telah terpecah menjadi puluhan hingga ratusan sub-kelompok dan sempalan yang tersebar di Filipina selatan. Bahkan ada juga beberapa kelompok kecil yang baru muncul yang kemudian mengatasnamakan diri mereka sebagai afiliasi Abu Sayyaf,” kata Lalu Muhammad Iqbal, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, Kemlu RI, dalam dalam konferensi pers di Kemlu RI, Jakarta, Rabu 19 September 2018.

“Jadi, ketika media asing telah menyebut bahwa pelaku kasus penculikan terbaru adalah Abu Sayyaf, ya, karena memang kelompok itulah yang dikenal merambah di Filipina selatan.”

“Di sisi lain, para kelompok kriminal di Filipina selatan telah memandang nama Abu Sayyaf sebagai sebuah brand, sebuah trademark. Semua penculik kemudian mengambil nama Abu Sayyaf dalam melakukan aksinya.”

Sementara itu, Duta Besar RI untuk Filipina, Sinyo Harry Sarundajang, pada September 2018, mendeskripikan bahwa Abu Sayyaf adalah kelompok kriminal “yang kerjaannya menculik orang untuk minta tebusan, karena mereka butuh uang.”

“Mereka ini murni kelompok kriminal. Banyak yang menghubungkan mereka dengan gerakan garis keras, radikal, atau terafiliasi ISIS. Tapi saya kira tidak. Mereka motifnya murni kriminal, ingin ambil sesuatu, betul-betul kriminal.”

Meghan Markle Pakai Gaun Hamil Seharga Kurang dari Rp 300 Ribu

Liputan6.com, Jakarta – Sebagai salah satu anggota keluarga Kerajaan Inggris, penampilan tentu jadi perhatian penting bagi Meghan Markle. Walau tahu bakal banyak pasang mata yang menoleh, tak membuat Duchess of Sussex ragu memakai busana dengan banderol harga terjangkau.

Seperti penampilannya beberapa waktu lalu saat menyambangi salah satu lokasi proyek charity hewan yang tengah ditangani. Di kesempatan itu, istri Pangeran Harry ini terlihat memakai coat Emporio Armani berwarna cream bersama gaun hamil beige lembut keluaran H&M.

Dilansir dari People, Jumat (18/1/2019), gaun hamil berlengan panjang ini dibanderol hanya 20 dolar AS atau setara Rp 283 ribu. Masih bisa ditemukan di situs H&M, model gaun hamil Meghan Markle hadir dalam dua warna, yakni beige dan abu-abu gelap.

Sebelumnya, Meghan sempat membuat heboh warga dunia maya ketika kedapatan memakai gaun hamil keluaran ASOS seharga Rp 749 ribu. Busana tersebut dipakai Meghan saat outing di Selandia Baru, beberapa bulan lalu.

Soal busana, Meghan Markle sepertinya tak begitu menaruh standar tinggi terkait harga. Asal nyaman dan mudah dipadu-padan, sepertinya calon ibu yang disebut bakal melahirkan anak pertama di akhir April ini tak akan segan memakai.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Nodai Kemenangan Juventus, Apa Guna VAR?

Liputan6.com, Jakarta – Kontroversi video assistant referee (VAR) mewarnai kemenangan Juventus atas AC Milan pada Piala Super Italia. Berfungsi mengurangi kesalahan wasit, VAR nyatanya tidak menyelesaikan masalah.

Juventus merebut gelar kedelapan Piala Super Italia berkat gol tunggal Cristiano Ronaldo pada laga di King Abdullah Sports City, Kamis (17/1/2019) dini hari WIB.

VAR digunakan pada partai tersebut dan menghasilkan keputusan tepat dengan dianulirnya gol Juventus karena offside dan kartu merah bagi gelandang AC Milan Franck Kessie. 

Meski tepat, I Rossoneri tidak sepenuhnya gembira akan teknologi itu. Pasalnya, wasit dan VAR tidak memberi penalti ketika Emre Can menjegal Andrea Conti jelang berakhirnya laga. Rekaman menunjukkan Can menekel Conti tanpa menyentuh bola.

Polemik tersebut menambah panjang daftar kesalahan VAR dalam musim ini. Banyak pelatih klub Italia protes seiring penggunaannya di Serie A. Dari Spanyol, kecaman muncul setelah Real Madrid dikalahkan Real Sociedad pada La Liga. 

Di Inggris, kontroversi muncul ketika Tottenham Hotspur mengalahkan Chelsea 1-0 berkat gol penalti Harry Kane pada leg pertama semifinal Piala Liga awal bulan ini. Sebab, terdapat dua bukti yang menunjukkan tafsir berbeda.

Tayangan resmi dari ofisial menunjukkan Kane tidak dalam posisi offside sebelum dijatuhkan kiper Kepa Arrizabalaga, yang kemudian berbuah tendangan 12 pas. Sedangkan Chelsea punya gambar yang menunjukkan hal sebaliknya.

“Wasit di sini harus membiasakan diri pada sistem dan penggunaan VAR. Saat ini ofisial Inggris belum siap dan mesti belajar lagi,” kata pelatih Chelsea Maurizio Sarri usai laga itu, dilansir Sky Sports.

2 dari 4 halaman

Kekurangan VAR

Perdebatan ini menunjukkan adanya kekurangan pada VAR. Menyusul penggunaannya di Piala Dunia 2018, media Inggris Guardian menemukan kelemahan dalam teknologi itu.

VAR efektif untuk menentukan keputusan pasti, dalam hal ini offside atau kesalahan wasit dalam mengidentifikasi pemain saat memberikan kartu.

Sedangkan VAR masih labih pada keputusan subyektif, seperti pemberian penalti dan pemberian hukuman. Di sini intepretasi dan konsistensi terhadap penerapan peraturan jadi penyebabnya.

Guardian menyebut dua contoh. Iran mendapat tendangan penalti ketika bola menyentuh tangan bek Portugal Cedric Soares di area terlarang. Namun, ketika bola mengenai lengan bek Argentina Marcos Rojo pada partai versus Nigeria, VAR tidak memberi tendangan 12 pas.

3 dari 4 halaman

Bantuan Teknologi

VAR merupakan bantuan kesekian untuk meningkatkan kualitas sepak bola. Sebelumnya digunakan teknologi garis gawang demi menentukan terciptanya gol atau tidak.

Sejak dicoba di Belanda pada Eredivisie 2012/2013, negara-negara besar mengadopsi VAR pada beberapa tahun terakhir. Bundesliga Jerman dan Serie A Italia menerapkannya sejak 2017/2018. Sedangkan La Liga Spanyol per 2018/2019.

Liga Primer Inggris akan menggunakan VAR di 2019/2020, dengan UEFA mengumumkan mulai memakainya pada babak gugur Liga Champions musim ini.

4 dari 4 halaman

Masih Awal

Kenyataannya, VAR masih dalam tahap awal penggunaan. Kesalahan-kesalahan bakal hadir seiring proses perbaikan.

Yang jelas, VAR harus dipertahankan untuk memperbaiki sepak bola. “Dengan VAR, pemain sekarang tahu mereka selalu dalam pantauan dan tidak bisa seenaknya melakukan pelanggaran,” ungkap David Elleray, direktur teknis International Football Association Board, organisasi yang menciptakan peraturan dalam sepak bola.

Cantiknya Meghan Markle Saat Tiru Gaya Busana Mendiang Putri Diana

Liputan6.com, Jakarta – Meghan Markle muncul dengan mengikuti gaya mendiang Putri Diana saat berkunjung ke Birkenhead, Merseyside, bersama Pangeran Harry, baru-baru ini.

Dilansir eoline.com, Rabu (16/1/2019), The Duchess of Sussex mengenakan mantel merah cerah dengan Sentaler dan gaun ungu karya koleksi Babaton dari Aritizia untuk bertamasya. Mendiang Princess of Wales juga menyukai kombinasi warna ini.

Seperti yang akan diingat para pengagum kerajaan, dia memakai palet warna yang sama ketika dia mengunjungi Taj Mahal di India pada 1992. Dia juga memakai pola serupa ketika dia mengunjungi Hong Kong pada 1989 dan Thailand pada 1988.

Tentu saja, ini bukan pertama kalinya Meghan mengikuti Diana. Dia juga menghormati ibu mendiang Pangeran Harry dengan mengenakan anting-anting berlian kupu-kupu dan gelang emas ke Australia, tempat dia dan Harry mengambil bagian dalam tur kerajaan pertama mereka sebagai pasangan menikah dan mengumumkan kehamilannya.

Selain itu, Meghan mengenakan cincin aquamarine berwarna zamrud Diana di resepsi pernikahannya pada Mei 2018 dan memberikan penghormatan kepada almarhumah ibu mertuanya dengan karangan bunga pengantinnya.

Tamasya itu menandai penampilan bersama pertama Harry dan Meghan pada 2019. Selama berjalan-jalan di Hamilton Square, Meghan mengungkapkan bahwa dia hamil enam bulan dan bayinya akan lahir sekitar bulan April atau awal Mei. Ini kabar baru khusus yang diterima pengagum kerajaan tentang tanggal kelahiran bayinya.

Ini bukan satu-satunya saat Meghan berbicara tentang kegembiraannya selama kunjungannya. Dia juga menerima beberapa saran nama bayi dari penggemar meskipun sebelumnya mengisyaratkan bersama suaminya sudah memiliki daftar panjang selama tur kerajaan.

Saat itu tentu akan menjadi hari yang sibuk untuk pasangan kerajaan. Mereka juga mengunjungi patung baru di Square yang didirikan pada November lalu untuk menandai Peringatan 100 tahun kematian penyair Wilfred Owen. Mereka kemudian menuju ke Nomor 7 — pasar dan kafe komunitas warga negara yang merupakan bagian dari inisiatif Feeding Birkenhead.

Selain itu, mereka singgah di Tomorrow’s Women Wirral — yang menawarkan pelatihan dan lokakarya untuk perempuan lokal dan  kelompok pendukung bagi perempuan yang mengalami masalah kesehatan mental dam kekerasan dalam rumah tangga.

Meghan Markle dan Pangeran Harry mengakhiri kunjungan mereka dengan berhenti di Hive Wirral Youth Zone, yang menawarkan kepada kaum muda tempat yang aman untuk memperoleh keterampilan dan mencetuskan aspirasi mereka.

Saksikan video pilihan di bawah ini: