Jaktim-Jaksel Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Hari Ini

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi Jakarta Timur (Jaktim) dan Jakarta Selatan (Jaksel) bakal diguyur hujan disertai angin kencang. Menurut BMKG, hujan berpotensi turun pada siang dan sore hari.

“Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Jaktim dan Jaksel pada siang dan sore hari,” tulis BMKG dalam situs resminya, Minggu (21/4/2019).

Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diprediksi cerah berawan. Hujan lokal hingga ringan diprediksi turun di Jakbar, Jakpus, Jaksel serta Jaktim.

Sementara wilayah Jakut dan Kepulauan Seribu diprediksi cerah berawan. Kemudian, BMKG memperkirakan Jaksel dan Jaktim masih diguyur hujan lokal hingga malam hari, sedangkan wilayah lainnya berawan.

Suhu di Jakarta diprediksi berada pada angka 24 hingga 31 derajat celcius. Kelembapan diprediksi berada di angka 75 hingga 100 persen.

Selain itu, wilayah di sekitar Jakarta, seperti Kota Bogor, Kota Bekasi, serta Kota Depok diprediksi bakal diguyur hujan pada malam hari. Wilayah Kota Tangerang diprediksi diguyur hujan pada siang hari.
(haf/haf)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

5 Keuntungan Olahraga di Pagi Hari yang Wajib Diketahui

Liputan6.com, Jakarta – Ada beragam cara untuk menjaga kebugaran tubuh mulai dari makan-makanan bergizi, gaya hidup sehat, hingga rutin berolahraga. Sebelum menjalani aktivitas yang segudang, tidak ada salahnya untuk memulai pagi hari dengan olahraga.

Tahukah Anda ternyata melakukan olahraga di pagi hari mempunyai banyak keuntungan dan manfaat. Kebiasaan menyehatkan ini akan mengantarkan Anda pada rutinitas yang terasa jauh lebih baik.

Lantas, apa saja keuntungan tersebut? Yuk, simak rangkuman selengkapnya seperti melansir PureWow, Sabtu, 20 April 2019 di bawah ini.

1. Anda Akan Mulai Kebiasaan

Saat Anda secara konsisten bangun untuk olahraga pada waktu yang sama setiap pagi, Anda menciptakan sebuah kebiasaan. Jika berencana pergi ke gym usai bekerja membuat Anda mencari lebih banyak alasan dan perubahan tak terduga pada jadwal Anda.

Selain itu, satu-satunya hal yang menahan Anda di pagi hari adalah ingin lebih lama untuk tidur. Mengatasi hal tersebut dengan cepat akan menjadikanya sebagai kebiasaan.

Makna Ereksi di Pagi Hari bagi Kesehatan Pria

Tobias Köhler menekankan, ketiadaan ereksi di pagi hari dapat menyebabkan otot-otot pada penis menjadi terlalu berkontraksi. Seiring waktu, kondisi ini dapat menyebabkan panjang penis menjadi lebih pendek.

Jika Anda tidak pernah ereksi di pagi hari, setidaknya sekali-sekali, mungkin ide yang baik untuk mengunjungi dokter. Anda bisa saja masih mengalami ereksi pada malam hari.

Namun, jika satu atau dua bulan berlalu tanpa ereksi di jam-jam bangun tidur pagi, sudah saatnya berkonsultasi ke dokter.

Pengobatan dilakukan untuk membersihkan pembuluh darah yang tersumbat kolesterol atau terapi penggantian testosteron jika kadar testosteron rendah. Upaya ini dapat meningkatkan ereksi dan kesehatan secara keseluruhan.

Gempa Hari Ini: Banggai Kepulauan Diguncang Lindu Magnitudo 5

Liputan6.com, Jakarta – Hanya ada satu gempa yang terjadi Tanah Air hingga pukul 19.00 WIB, Sabtu (20/4/2019). Gempa itu ada di Kabupaten Banggai Kepulauan, Provinisi Sulawesi Tengah.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, itu lindu terjadi pukul 07.55 WIB dengan magnitudo 5. 

Sementara, pusat gempa berada di laut atau sekitar 86 km bagian barat daya Banggai Kepulauan dengan kedalaman 10 kilometer.

Kuatnya getaran bahkan dirasakan hingga Kecamatan Luwuk dan Kabupaten Morowali. Namun, gempa tak berpotensi tsunami.

Ada pun lokasi gempa berada pada koordinat 1,91 Lintang Selatan dan 122,54 Bujur Timur. 

Meriahkan Hari Konsumen, Pertamina Beri Apresiasi Pelanggan Loyal

Sebelumnya, setiap 20 April, diperingati sebagai Hari Konsumen Nasional, atau Harkonas. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) memandang Harkonas tak bisa dilepaskan dari UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK).

Ini sebab Harkonas mengacu pada momen disahkannya UUPK pada 20 April 1999. Untuk itu, dalam Harkonas kali ini ada beberapa tanggapan dari YLKI. Pertama, keberadaan UUPK belum cukup ampuh memberikan perlindungan pada konsumen.

“Hal ini disebabkan pemerintah belum serius menjadikan UUPK sebagai basis hukum untuk melindungi dan memberdayakan konsumen. Masih rendahnya Indeks Keberdayaan Konsumen (IKK) yang masih bertengger pada skor 40,41 adalah buktinya,” kata Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi, Sabtu, 20 April 2019.

Angka ini, menurut Tulus, masih jauh dibandingkan dengan skor IKK di negara maju, yang mencapai minimal skor 53. Bahkan Korea Selatan skor IKK-nya mencapai 67. Artinya tingkat keberdayaan konsumennya sudah sangat tinggi;

Kedua, jika disandingkan dengan derasnya gempuran era digital ekonomi, masih rendahnya IKK di Indonesia adalah hal ironis. Sebab rendahnya IKK berkelindan dengan rendahnya literasi digital konsumen.

“Pantaslah jika konsumen Indonesia saat ini ada kecenderungan menjadi korban produk-produk ekonomi digital, seperti e-commerce dan finansial teknologi. Hal ini ditandai dengan tingginya pengaduan konsumen di YLKI terkait produk ekonomi digital tersebut,” tambah Tulus.

Lebih ironis lagi, menurut Tulus, manakala pemerintah masih abai terhadap upaya melindungi konsumen terhadap produk produk ekonomi digital tersebut. Hal ini dibuktikan dengan masih mangkraknya RPP tentang belanja online.

“YLKI mempertanyakan dengan keras, ada kepentingan apa sehingga pemerintah masih malas mengesahkan RPP tentang Belanja Online?,” ucapnya.

Oleh karena itu, pemerintah harus menjadikan Harkonas sebagai momen untuk meningkatkan keberdayaan konsumen Indonesia, yang ditandai dengan meningkatnya skor IKK.

“Terkait hal ini, dan dalam konteks hasil pilpres dan pemilu legislatif, lima tahun ke depan pemerintah harus menjadikan isu perlindungan konsumen dan indeks keberdayaan konsumen menjadi arus utama dalam mengambil kebijakan yang berdampak terhadap konsumen;” pungkas Tulus.

2 TPS di Tegal Gelar Pemungutan Suara Ulang Hari Ini

Fokus, Tegal – Pemungutan suara ulang dan lanjutan hari ini berlangsung di Subang, Jawa Barat, dan Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Sabtu (20/4/2019), pemungutan suara ulang di Tegal digelar di dua TPS, yakni di TPS 24 Desa Dukuhwringi dan TPS 04 di Desa Blubuk. Pemungutan suara ulang ini mendapat sambutan positif warga dengan tetap menyalurkan hak pilihnya.

Alasan kenapa Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar pemilihn uang di dua TPS tersebut, karena ada tiga warga ber-KTP luar kota yang mencoblos tanggal 17 April 2019 tanpa formulir A5.

Dua warga ber-KTP Jakarta diketahui mencoblos di TPS 25 dan satu warga ber-KTP Tangerang mencoblos di TPS 04 Blubuk. Permasalahan tersebut baru diketahui oleh petugas Panwascam setelah pemungutan suara usai dilaksanakan.

Sementara itu, pemungutan suara lanjutan digelar hari ini di Dusun Ciawitali, Desa Pusakaratu. Antususiasme pemilih masih tinggi dengan jumlah pemilih sebanyak 278 DPT di TPS 31 Dusun Ciawitali.

Di TPS ini warga mencoblos lanjutan akibat tertukarnya kertas suara daerah pemilihan anggota DPRD. Pemungutan suara ulang maupun lanjutan digelar KPU demi terwujudnya pemilu yang jujur dan adil tanpa diwarnai kecurangan.

Jelang Hari Kartini, Dian Sastrowardoyo Pamer Video Berkebaya

Dian Sastrowardoyo menjadi bintang utama film Kartini yang rilis pada 2017 lalu. Film yang disutradarai Hanung Bramantyo ini melibatkan beberapa bintang top lain seperti Christine Hakim, Acha Septriasa, Ayushita, hingga Reza Rahadian.

Kartini juga bukan biopic pertama yang mengangkat tokoh R.A. Kartini. Sebelumnya, film bertema serupa sudah digarap dalam film R.A. Kartini (film) (1984) dan Surat Cinta Untuk Kartini (2016).

Fenomena Pink Moon Terjadi di Langit Malam Sejumlah Negara pada Hari Ini

Liputan6.com, Jakarta – Fenomena langit berupa Pink Moon atau Bulan Merah Jambu terjadi pada malam ini di sejumlah negara, yang mana muncul setiap setahun sekali.

Julukan untuk Bulan Merah Jambu lantaran warna yang dipancarkannya ketika nongol di angkasa dan bertepatan dengan mekarnya bunga liar berwarna merah muda.

Nama tersebut kemungkinan juga diambil dari rona tanaman Phlox yang berkembang di awal musim semi di Amerika Serikat dan Kanada.

Seperti layaknya Bulan purnama, pecinta astonomi dapat melihat Bulan Merah Muda yang sepenuhnya diterangi oleh cahaya matahari pada malam ini.

Menurut keterangan dari Royal Museums Greenwich, yang dilansir dari Daily Mail pada Jumat (19/4/2019), Bulan purnama akan mencapai puncaknya setelah tengah hari, pada pukul 12.12 siang British Summer Time atau BST (18.12 WIB), meskipun tidak akan mudah dilihat sampai senja.

Kehadiran Bulan Merah Muda di langit dianggap sangat penting, karena digunakan untuk menetapkan tanggal Paskah, yang merupakan hari Minggu setelah Bulan purnama pertama usai ekuinoks musim semi.

Dalam beberapa budaya di negara lain, Bulan Merah Muda dikenal sebagai Sprouting Grass Moon, Egg Moon, dan Fish Moon. Sedangkan untuk Bulan purnama berikutnya disebut sebagai Flower Moon, yang berlangsung pada 18 Mei 2019.

Menurut Almanac petani kuno, Bulan purnama mencapai puncaknya pada pukul 12.12 BST (18.12 WIB).

Waktu kemunculan Bulan purnama tergantung pada posisi Bulan berada di orbitnya di sekitar Bumi. Inilah sebabnya, Bulan purnama bisa terjadi di siang hari untuk lokasi tertentu.

Cuaca Hari Ini: Waspada Potensi Hujan Lebat di Jakarta Selatan Sore Hari

Liputan6.com, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca berawan akan menyelimuti sebagian wilayah Jakarta pagi ini, Jumat (19/4/2019). Sedangkan hujan lokal di daerah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

Lewat laman resminya, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini bahwa hujan sedang hingga lebat di Jakarta Selatan pada siang hingga sore hari.

“Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Jaksel dan Jaktim pada siang dan sore hari. Waspada potensi hujan lebat di Jakarta Selatan pada sore hari.”

Sementara itu, kondisi cuaca di wilayah Depok, Bogor Bekasi pagi ini diprediksi cerah berawan. Siang hari, ketiga kota dan juga Tangerang diguyur hujan ringan dan lokal. 

Usai diguyur hujan, langit berawan akan menyelimuti sebagian besar wilayah Jabodetabek pada malam hari.

Berikut prakiraan cuaca Jabodetabek selengkapnya yang dikutip Liputan6.com dari laman resmi BMKG, Jumat (19/4/2019):

 Kota   Pagi   Siang   Malam 
 Jakarta Barat  Berawan  Hujan Lokal  Berawan
 Jakarta Pusat  Berawan  Hujan Lokal  Berawan
 Jakarta Selatan  Berawan  Hujan Petir  Berawan
 Jakarta Timur  Berawan  Hujan Lokal  Berawan
 Jakarta Utara  Hujan Lokal  Berawan  Berawan
 Kepulauan Seribu  Hujan Lokal  Berawan  Hujan Lokal
 Bekasi  Cerah Berawan  Hujan Ringan  Berawan
 Depok  Cerah Berawan  Hujan Ringan  Berawan
Bogor Cerah Berawan Hujan Lokal Hujan Ringan
 Tangerang   Berawan  Hujan Lokal   Berawan

Waspada! Hujan Lebat Diprediksi Guyur Jaksel Hari Ini

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian wilayah DKI Jakarta akan diguyur hujan disertai kilat dan angin kencang hari ini. BMKG memprediksi wilayah Jakarta Selatan akan diguyur hujan lebat.

“Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Jaksel dan Jaktim pada siang dan sore hari. Waspada potensi hujan lebat di Jakarta Selatan pada sore hari,” tulis BMKG dalam situs resminya seperti dilihat detikcom, Jumat (19/4/2019).

BMKG memperkirakan wilayah Jakarta Barat, Pusat, Selatan dan Timur akan berawan pada pagi hari. Namun, untuk wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu akan diguyur hujan lokal.

Pada malam hari, hampir seluruh wilayah Jakarta akan berawan kecuali Kepulauan Seribu. Sementara pada Jumat (20/4) dini hari, seluruh wilayah Ibu Kota diprediksi kan berawan.

Adapun suhu di Jakarta diprediksi berada pada 24-32 derajat celcius. Sedangkan kelembapan udara berada di angka 85-100 persen.
(zak/fai)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>