Gubernur: Hampir Semua TPS di Jayapura Selatan Belum Ada Logistik

Jayapura – Gubernur Papua, Lukas Enembe, kesal karena hingga pukul 10.00 WIT belum bisa mencoblos. Lukas mengatakan, hampir seluruh TPS di Distik Jayapura Selatan, molor logistiknya.

“Ini hampir semua TPS di Distrik Jayapura Selatan belum ada logistiknya, belum tahu juga distrik lainnya,” kata Lukas, yang dilansir Antara di Jayapura, Rabu (17/4/2019).

Dia kecewa, karena keterlambatan logistik ini dapat membuat masyarakat tidak menggunakan hak pilihnya.

Sedangkan, Ketua KPPS tempat Lukas mencoblos, menjelaskan, molornya logistik pemilu ini membuat waktu pencoblosan menjadi mepet.

“Jika pencoblosan dimulai pukul 13.00 WIT tentunya berpengaruh, kami akan membuka waktu pencoblosan sekitar 2-3 jam kemudian ditutup karna waktu sudah pukul 15.00 WIT,” kata Ketua TPS 043 Kelurahan Argapura, Distrik Jayapura Selatan, Matias Wiran.

Diketahui, sesuai jadwal KPU, pemungutan suara akan digelar pada pukul 07.00 WIT hingga pukul 13.00 WIT. Jadwal ini berlaku bagi pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan DPTB.

Sementara, bagi pemilih kategori Daftar Pemilih Khusus (DPK) pemungutan suara akan dilakukan pada pukul 12.00 WIT hingga pukul 13.00 WIT. Penghitungan suara akan digelar mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.
(rvk/imk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Pangeran William dan Kate Middleton Hampir Batal Nikah

Pangeran William, dan Kate Middleton, pertama kali bertemu saat masih kuliah pada 2003 silam. Keduanya berpacaran selama satu tahun, tetapi hubungan mereka berakhir gara-gara Kate curiga kepada Pangeran William.

Hal ini diungkapkan oleh penulis buku Kerajaan, Katie Nicholl, lewat bukunya bertajuk William and Harry pada 2010 lalu. Dalam buku tersebut ditulis Kate cemburu melihat kedekatan Pangeran William dengan seorang pewaris asal Amerika, Anna Sloan.

Anna yang saat itu baru saja kehilangan ayahnya semakin dekat dengan Pangeran William yang juga sejak kecil harus kehilangan ibu tercinta. Malahan William juga memenuhi undangan Anna untuk berlibur bareng teman-teman lain. 

Pernah Gunakan Narkoba, Alfie Alfandy Hampir Overdosis

Dalam acara yang diselenggarakan YBM PLN tersebut, Alfie Alfandy berpesan kepada para mualaf agar memanfaatkan hidayah yang telah diberikan Allah SWT dengan mencari terus keridaannya.

“Karena hanya dengan keridaan-Nya, kita dapat masuk ke dalam surga-Nya, sekecil apapun nilai ibadah kita, insya Allah akan mendapatkan balasannya kelak,” terang Alfie.

Acara yang diikuti oleh 100 mualaf binaan Masjid Lautze, Yayasan Haji Karim Oei ini juga menghadirkan pembicara-pembicara lainnya, yaitu Guru Besar dan Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Dr KH Amin Suma, penulis dan pelatih shalat khusyu’ Ustadz Abu Sangkan, serta mualaf dan mantan rapper Thufail Al-Ghifari.

Marquez Akui Hampir Mustahil Berteman dengan Rival

Sao PauloMarc Marquez membicarakan lagi momen bersalaman dengan Valentino Rossi di MotoGP Argentina. Marquez juga mengaku tak bisa berteman dengan rivalnya di lintasan.

Rider Repsol Honda itu berhasil memenangi balapan di Termas de Rio Hondo (31/3/2019) dengan mudah. Marquez terdepan dengan keunggulan nyaris 10 detik dari Rossi di belakangnya, dan 10,5 detik lebih cepat dari Andrea Dovizioso di urutan ketiga.

Sebuah peristiwa yang menyedot perhatian terjadi ketika pebalap hendak naik ke podium. Marquez dan Rossi berjabat tangan, di balapan yang sama ketika kedua pebalap bersitegang setahun silam. Insiden itu mengakibatkan hubungan mereka memanas bahkan Rossi tidak mau menerima permintaan maaf Marquez yang datang ke garasi tim Yamaha, dan tidak mau bersalaman di MotoGP San Marino.


Namun, hubungan mereka tampak mulai adem yang ditandai dengan jabat tangan di akhir pekan lalu. “Apapun yang terjadi dengan Valentino di media, akan selalu menjadi besar karena dia adalah pebalap terpopuler di atas lintasan,” Marquez mengatakan pada EFE, yang dikutip MotoGP.com.

“Aku tidak punya masalah untuk mengakui bahwa ketika itu memang salahku dan itulah mengapa aku pergi untuk minta maaf. Yang penting adalah tahu kalau Anda sudah berbuat satu kesalahan, tapi tahun ini ceritanya telah berubah cukup banyak. Waktu menyelesaikan segalanya.”

Dengan Rossi, Marquez punya sejarah rivalitas yang panjang. Sedangkan sensasi Dovizioso sejak 2017 membuktikan bahwa kini pebalap Italia itu layak diperhitungkan dalam kandidat juara dunia. Sementara rekan setim Marquez, Jorge Lorenzo, punya reputasi mentereng sekalipun di awal musim ini belum memberikan hasil optimal.

“Menjadi teman dengan salah satu rival Anda, apakah itu Valentino atau yang lain, sangatlah sulit, hampir tidak mungkin. Soalnya, di atas lintasan ada sebuah persaingan.”

“Tapi di luar lintasan Anda memang harus menaruh rasa hormat.”

Seri ketiga MotoGP 2019 akan digelar di Austin, Amerika Serikat pada 14 April.

(rin/cas)

BPN: Kiai Ma’ruf, Prabowo Hampir Mati Bela Pancasila

Jakarta – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menjawab pernyataan Ma’ruf Amin yang berbicara soal ideologi khilafah tidak akan laku di Indonesia. BPN menegaskan sang capres cinta Pancasila.

Juru bicara BPN, Andre Rosiade mengatakan Prabowo sudah berkali-kali hampir mati demi Pancasila. Sementara itu, kata dia, Joko Widodo-Ma’ruf sekadar bernarasi cinta Pancasia.

FYI Kiai Ma’ruf, Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf baru bernarasi ‘saya Pancasila’, Prabowo berkali-kali hampir mati untuk membela Pancasila di medan tempur,” kata juru bicara BPN Praowo-Sandi, Andre Rosiade kepada wartawan, Sabtu (30/3/2019).


Andre berharap tidak ada lagi tudingan soal ideologi khilafah yang dilemparkan kepada paslon 02. Ia pun menyebut kampanye hitam ini tampak terstruktur dan sistematis. Andre bahkan menyamakannya dengan PKI.

“Ini cara-cara yang tidak sehat dan ini menurut saya ini dilakukan terstruktur, sistematis, dan masif. Jadi memang pihak TKN sudah ketakutan kalah dari Prabowo-Sandi sehingga mereka melakukan kampanye hitam dan keji seakan-akan kami akan mengubah ideologi Pancasila jadi khilafah,” sebut politikus Gerindra itu.

“Saya ingin menegaskan cara-cara yang membenturkan antara Islam dan Pancasila ini kalau mengutip pidato Jenderal AH Nasution, ini cara-cara PKI. Jadi mirip ini. Itu yang dilakukan PKI dari tahun 50-60-an dulu,” imbuh Andre.

Sekali lagi, Andre menegaskan Prabowo-Sandi mendukung Pancasila dan UUD 1945. Ia mengatakan kelahiran Pancasila turut didukung umat Islam.

“Pancasila itu bisa disahkan jadi dasar negara karena didukung oleh umat Islam. Saya rasa Pancasila sudah final, kami mengatakan Pancasila adalah ideologi kita, kami mendukung UUD 1945, kebinekaan, dan mendukung NKRI harga mati,” kata Andre.

Sebelumnya, Ma’ruf mengatakan paham atau ideologi khilafah bukan masalah besar bagi Indonesia. Dia mengatakan ideologi tersebut tak akan laku karena masyarakat Indonesia sudah punya kesepakatan bersama soal bentuk negara.

Kesepakatan bersama tersebut menjadi alasan MUI maupun organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam menolak paham khilafah diterapkan di Indonesia

“Saya kira khilafah tidak masalah. Itu tidak akan laku di Indonesia. Semua elemen bangsa tidak akan menerima kehadiran khilafah karena kita sudah punya kesepakatan, Pancasila dan UUD 1945. Bentuk negara kita republik juga. Makanya MUI sendiri, NU, Muhammadiyah semua menolak khilafah,” kata Ma’ruf Amin di Lapangan Kamboja, Depok, Jawa Barat, Sabtu (30/3).
(tsa/fdn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kisah Ma’ruf Amin Hampir Jadi Polisi

Liputan6.com, Jakarta – Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin menuturkan, hampir menjadi seorang polisi. Hal tersebut terjadi saat dia berusia 22 tahun.

“Saya pernah diberi tawaran untuk jadi polisi, itu sekitar tahun 65 itu. Dan saya dipanggil untuk jadi polisi,” kata Ma’ruf Amin di sela safari di Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (22/3/2019).

Namun, panggilan itu ditolak. Alasannya, nenek yang mengasuh Ma’ruf sejak ibundanya meninggal saat kelas empat SD, melarangnya. Sang nenek bersikukuh cucunya mengikuti jalur karier keluarga untuk menjadi ulama dan kiai.

“Tapi nenek saya bilang kamu jangan jadi polisi, jadi kiai saja. Jadi saya jalurnya jalur kiai, ulama,” ucap Ma’ruf.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu mengungkapkan, keluarga besarnya merupakan ulama. Sang ayah yang juga kiai sudah mengirimnya untuk mondok dan belajar di pesantren.

“Jadi yang boleh itu di Tebu Ireng, makanya saya mondoknya di Tebu Ireng,” tandas Ma’ruf Amin.

Dibanderol Hampir Rp1 Miliar, BMW X3 sDrive20i Jadi Mainan Baru Orang Kaya Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – BMW Indonesia resmi menghadirkan X3 sDrive20i terbaru. Model ini tampil dengan desain sporty, teknologi sasis ringan, serta gaya berkendara khas BMW yang memungkinkan mencapai keseimbangan ideal antara fitur lengkap, fungsionalitas dan harga terjangkau untuk para penggemarnya.

“BMW X3 terbaru adalah BMW X dengan penjualan kedua terbanyak di seluruh dunia. Dan dengan adanya varian terbaru, kami yakin model ini akan kembali memimpin segmen Sports Activity Vehicle di Indonesia,” jelas Jodie O’tania, Vice President Corporate Communications BMW Indonesia, dalam siaran pers yang diterima Liputan6.com, Rabu (20/3/2019).

Model ini sudah diproduksi secara lokal, di BMW Production Network 2 di Gaya Motor, Sunter, Jakarta Utara. Untuk urusan jantung penggerak, mobil ini dipersenjatai dengan mesin bensin empat silinder BMW TwinPower Turbo terbaru. Unit tersebut dikawinkan dengan transmisi Steptronic 8-percepatan.

Mesin 2,0 liter empat silinder yang dilengkapi dengan High Precision Direct Injection, Double-Vanos variable camshaft control, dan Valvetronic fully variable valve timing ini mengeluarkan tenaga hingga 184 Tk dan torsi 290 Nm.

Selain itu, mobil ini diklaim konsumsi bahan bakar 13,5 km/l dan emisi rendah tidak lebih dari 169 g/km.

Hampir 30 Tahun Berkuasa, Pemimpin Kazakhstan Akhirnya Lengser

Liputan6.com, Astana – Kepala negara era Soviet terakhir yang tersisa telah mundur. Presiden Kazakhstan Nursultan Nazarbayev mengumumkan pengunduran dirinya pada Selasa 19 Maret 2019, setelah hampir tiga dekade menjabat.

Mantan pejabat Partai Komunis itu adalah yang terakhir dari para pemimpin yang menjalankan 15 republik Soviet ketika Uni Soviet runtuh pada tahun 1991.

Dalam pidato yang disiarkan secara nasional, seperti dikutip dari CNN, Selasa (19/3/2019), Nazarbayev menyinggung transisi Kazakhstan menuju kemerdekaan setelah pecahnya Uni Soviet, dengan penandatanganan Kesepakatan Belovezh dan kudeta yang gagal terhadap pemimpin Soviet Mikhail Gorbachev.

“Saya telah memutuskan untuk mengakhiri kekuasaan sebagai presiden,” kata Nazarbayev, menurut transkrip pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita Rusia, TASS.

“Tahun ini menandai tahun ke-30 saya di kantor sebagai pemimpin tertinggi negara. Saya mendapat kehormatan besar dari orang-orang hebat untuk menjadi presiden pertama Kazakhstan yang merdeka.”

Nazarbayev tidak dikenal secara internasional sebagai orang yang menjalankan negara seperti di utara Kazakhstan, Presiden Rusia Vladimir Putin. Tapi dia telah mendominasi kehidupan politik di negaranya dengan cara yang bahkan pemimpin Kremlin tak bisa tandingi.

Di Bawah ‘Bayang-Bayang’ Nazarbayev

Kekuasaan Nazarbayev sebagai presiden kabarnya akan digantikan ke Kassym-Jomart Tokayev, ketua Senat Kazakhstan, sampai berakhirnya masa pemilihan saat ini. Tapi jangan berharap Nazarbayev tidak ikut campur.

Pemerintahan akan masih berada dalam bayang-bayang pria 78 tahun itu, sebab ia akan tetap menjadi ketua Dewan Keamanan negara. Mempertahankan gelar Elbasy (Pemimpin Bangsa).

Cita-cita pemimpin Kazakhstan soal kemegahan sering terdengar seperti parodi. Sebagai contoh, relokasi ibu kotanya ke Astana, sebuah kota futuristik di padang rumput beku di utara Kazakhstan.

Komedian Sacha Baron Cohen bahkan sukses melakoni peran soal ‘impian’ Kazakhstan.

Kendati demikian Kazakhstan juga terletak di wilayah yang berubah dengan cepat, dan secara tak terduga.

Uzbekistan, negara terpadat di bekas Soviet, telah mengalami pencairan politik setelah kematian Islam Karimov. Pembicaraan damai telah meningkatkan harapan untuk mengakhiri konflik di Afghanistan, yang berbatasan dengan beberapa negara di wilayah tersebut.

Dan kemudian ada lokasi strategis Kazakhstan sebagai koridor perdagangan baru yang potensial antara pasar China dan Eropa. Nazarbayev bahkan menyambut investasi Tiongkok dalam infrastruktur baru sebagai bagian dari inisiatif One Belt, One Road Beijing.

Inisiatif itu, yang kadang-kadang digambarkan sebagai penciptaan Jalur Sutra Abad 21, juga berpotensi memacu kompetisi kekuatan besar di kawasan itu.

Saksikan juga video berikut ini:

Sebuah roket Soyuz yang mengangkut astronot Amerika Serikat dan kosmonot Rusia dilaporkan harus mendarat darurat setelah mengalami kegagalan mesin di Kazakhstan.

KPU Hampir Pasti Tak Undang Menteri di Debat Keempat, Ini Alasannya

Liputan6.com, Jakarta Komisi Pemilihan Umum (KPU) tampaknya sudah bulat memutuskan untuk tidak menyodorkan undangan kepada jajaran menteri sebagai tamu pada Debat Pilpres keempat. Hal ini menurut Komisoner KPU Pramono Ubaid telah disepakati sejak rapat persiapan debat ketiga.

“Hal itu sudah disepakati (tak undang menteri) sejak di debat ketiga, hanya saat itu undangan sudah terlanjur disebar, tak mungkin diminta lagi,” kata Pramono di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/3/2019).

Menurut dia, KPU menimbang bila menteri diundang berpotensi memunculkan persepsi publik bahwa mereka partisan salah satu kandidat. Hal ini dikarenakan, salah satu calon yang bersaing di Pilpres 2019 adalah seorang petahana.

“Posisi menteri kan pembantu presiden, dan presiden kan calon petahana sehingga bisa memunculkan konflik kepentingan, mungkin ada baiknya menteri tak dihadirkan di acara debat,” klaim Pramono.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Materi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Aria Bima menilai usulan tak menghadirkan menteri masih dipertanyakan. Pihaknya menampik bila menghadirkan menteri bisa menguntungkan kandidatnya.

“Saya akan masih mempertanyakan, jangan kemudian kekanak-kanakan mengundang menteri adalah suatu keuntungan bagi paslon 01. Itu yang berpikir salah gitu loh,” ujar Aria.

Sementara, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menganggap tidak mengundang menteri sepenuhnya menjadi kewenangan KPU. Pihaknya tidak ingin mengintervensi hal teknis, terlebih menteri dihitung sebagai undangan atau tamu KPU.

“Okelah kalau menteri terkait (tema debat). Sehingga tidak ada kejadian kejadian yang tidak perlu, misalnya (debat) kedua itu ada menteri yang maju itu disayangkan. Jadi biarkanlah urusan KPU, jadi undangan KPU karena bidangnya dia itu,” kata Direktur Relawan BPN Ferry Mursyidan Baldan dalam kesempatan yang sama.

Jumpa Florentino Perez, Real Madrid Hampir Pasti Depak Solari

Liputan6.com, Madrid – Presiden Real Madrid, Florentino Perez salah satu pihak yang sangat marah dengan kekalahan telak 1-4 Los Blancos dari Ajax Amsterdam. Kekalahan itu terjadi di leg kedua babak 16 besar Liga champions, Rabu (6/3/2019) lalu.

Perez meninggalkan tribun stadion Bernabeu terlebih dahulu sebelum pertandingan selesai. Namun dia tak meninggalkan Bernabeu buru-buru.

Dia menggelar pertemuan terlebih dahulu dengan pemain dan Santiago Solari, pelatih Real Madrid terkait kekalahan telak tersebut.Dia ingin mendengarkan penjelasan langsung mengapa itu terjadi.

Seperti dilansir Marca, Perez bahkan terlihat bolak balik menggelar beberapa pertemuan dengan pihak lain terkait situasi Real Madrid. Pembicaraan dengan Solari digelar tengah malam setelah dia bicara kepada media.

Pembicaraan Perez dengan pelatih Real Madrid itu terlihat sangat serius. Marca menyebutkan, ada rumor Solari bakal dipecat dalam waktu yang cepat.

2 dari 3 halaman

Belum Ada Pengganti

Yang jadi masalah, Real Madrid saat ini belum punya pengganti sepadang yang bisa antar tim hingga akhir musim. Raul Gonzalez dan Xabi Alonso dinilai belum memiliki pengalaman yang cukup.

Apalagi kondisi Real Madrid sedang kacau. Pelatih siapapun yang menangani Madrid saat ini tentu bakal kesulitan.

Saat ini, Real Madrid hanya tampil di Liga Spanyol. Gelar juara sudah sulit dijangkau karena kini berjarak 12 poin dari Barcelona.

3 dari 3 halaman

Klasemen Liga Spanyol