Wanda Hamidah: Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan Siswi SMP Audrey di Pontianak

Diberitakan sebelumnya, siswi SMP berinisial AU dikeroyok oleh siswi SMA yang memiliki dendam terhadap kakak sepupu korban. Pelaku meminta AU untu dipertemukan dengan kakak sepupunya dengan alasan ada yang ingin dibicarakan.

Pemicu pengeroyokan yang dialami AU berawal dari masalah asmara antara kakak sepupu korban dan salah satu pelaku pengeroyokan. Saat itu korban turut berkomentar di laman Facebook kakak sepupunya. Namun, komentarnya dianggap menyinggung salah satu pelaku.

Kasus ini memancing keprihatinan dari berbagai pihak, yang dipicu dengan tagar #JusticeForAudrey dan petisi di laman www.change.org. Tagar tersebut bahkan sempat menduduki peringkat pertama di tagar terpopuler di dunia karena disuarakan oleh para selebriti Indonesia maupun dunia.

Hingga saat ini, petisi tersebut sudah ditandatangani oleh hampir tiga juta orang.

Tata Cara Sholat Istiqarah dan Doanya, Meminta Petunjuk Saat Bimbang

Liputan6.com, Jakarta Manusia setiap hari dihadapkan dengan cobaan hidup. Meski berat, namun Allah SWT tidak akan memberi cobaan hidup melebihi batas kemampuan umat-Nya. Untuk itu, seluruh umat Islam diharapkan agar selalu berlindung kepada Allah SWT agar senantiasa dilapangkan dadanya dalam mencari ridho-Nya.

Cobaan hidup seringkali berupa kebimbangan saat menentukan pilihan yang tepat. Tak jarang, seseorang akan mencari jalan keluar untuk menemukan jawaban. Biasanya, mereka yang kurang dekat dengan Allah SWT akan memilih jalan hidup seadanya.

Namun, alangkah baiknya jika setiap umat Islam yang dihadapkan dengan pilihan berat untuk meminta petunjuk Allah SWT agar keputusannya tidak membuat menyesal nantinya. Meskipun segala keputusan yang diambil telah ditakdirkan Allah SWT, namun sebaiknya selalu ingat dengan Sang Pencipta alam semesta agar hidup berjalan dengan hikmat.

2 dari 5 halaman

Anjuran Melaksanakan Sholat Istiqarah

Dari Shahabat Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata,

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, mengajari kami shalat Istiqarah dalam setiap perkara atau urusan yang kami hadapai, sebagaimana beliau mengajarkan kami suatu surah dari Al-Quran.”

Untuk itu, sudah jelas bahwa agama Islam menganjurkan seluruh umat agar menjalankan sholat Istiqarah ketika dihadapkan dengan pilihan yang sulit. Sholat Istiqarah adalah sholat sunnah yang dikerjakan ketika seseorang sedang bimbang tentang keputusan yang akan diambil.

Sholat ini memiliki tujuan untuk memohon petunjuk terbaik atas pilihan yang harus diambil. Sholat Istiqarah dilakukan saat berurusan dengan berbagai macam keputusan, baik itu tentang jodoh, pekerjaan, maupun pendidikan.

3 dari 5 halaman

Jawaban Tidak Berupa Mimpi

Dengan sholat Istiqarah, seseorang akan mampu membuat pilihan yang benar dan terbaik menurut petunjuk Allah SWT. Kebanyakan orang mengatakan bahwa petunjuk atau jawaban yang diberikan berupa mimpi. Namun, sebenarnya tidak ada dalil yang membuktikan tanda-tanda jawaban sholat Istiqarah.

Sholat Istiqarah kemudian diibaratkan berkonsultasi kepada Allah SWT mengenai keputusan yang hendak diambil. Dengan menjalankan sholat ini, seseorang akan merasa lega karena sudah berkonsultasi kepada Yang Maha Esa.

Umumnya, sholat Istiqarah dilaksanakan pada sepertiga malam. Namun, apabila sudah mendesak, sholat Istiqarah dapat dilaksanakan kapanpun. Terlepas dari pelaksanaannya yang tidak terpaku pada waktu, setiap umat Islam tetap harus memahami tata cara sholat Istiqarah yang baik dan benar.

Pada dasarnya, tata cara sholat Istiqarah sama seperti sholat wajib dan sholat sunnah pada umumnya. Namun, khusus sholat Istiqarah terdiri dari dua rokaat.

Untuk itu, Liputan6.com sajikan dengan lengkap mengenai tata cara sholat Istiqarah beserta doanya agar ibadah Anda senantiasa diterima oleh Allah SWT, yang dilansir dari berbagai sumber, Rabu (27/2/2019).

4 dari 5 halaman

Tata Cara Sholat Istiqarah dan Doanya

1. Niat Sholat Istiqarah

Sebelum melakukan sholat Istiqarah, berikut ini adalah niat sholat yang harus dibaca saat mempraktikkan tata cara sholat Istiqarah:

“Ushalli sunnatan istikhorooti rok’ataini lillahi ta’aala.”

2. Takbiratul Ihram

Takbiratul Ihram dilakukan setelah membaca niat yaitu dengan mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga untuk laki-laki, dan sejajar dengan dada untuk perempuan, sambil membaca “Allaahu akbar”.

Kemudian, kedua tangan disedekapkan pada dada dan membaca do’a iftitah seperti sholat wajib dan sholat sunnah lainnya. Setelah selesai membaca do’a iftitah, dilanjutkan dengan membaca Al-Fatihah.

3. Bacaan Surat Pendek

Setelah Alfatihah, pada rokaat pertama bacaan surat pendeknya diutamakan membaca Surat Al Kafirun. Pada rokaat kedua, setelah Al Fatihah diutamakan membaca Surat Al Ikhlas.

4. Ruku’

Setelah selesai membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek, tata cara sholat Istiqarah selanjutnya adalah ruku’. Kedua tangan diangkat setinggi telinga dan membaca Allaahu akbar. Kemudian, badan dibungkukkan dengan kedua tangan memegang lutut dan ditekankan. Usahakan antara punggung dan kepala supaya rata.

Setelah sempurna, kemudian membaca do’a berikut sebanyak tiga kali:

“Subhaana rabbiyal ‘adziimi wa bihamdih”. (3x)

5. I’tidal

Setelah ruku’, kemudian bangkit tegak dengan mengangkat kedua tangan setinggi telinga sambil membaca:

“Sami’allaahu liman hamidah. Rabbanaa lakal hamdu mil’us samaawati wa mil ‘ulardhi wa mil ‘umaasyi’ta min syai’in ba’du.”

6. Sujud

Selesai I’tidal lalu sujud dengan meletakkan dahi di alas shalat. Ketika turun, yaitu dari berdiri i’tidal ke sujud sambil membaca “Allahuu akbar”. Saat sujud membaca tasbih sebanyak tiga kali:

“Subhaana rabbiyal a‘laa wa bihamdih.” (3x)

7. Setelah sujud, lakukan duduk di antara dua Sujud dan membaca

“Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii.”

8. Sujud kedua dikerjakan seperti sujud pertama baik cara maupun bacaannya.

Setelah sujud pertama, berdiri dan melakukan raka’at kedua dengan tata cara sama seperti raka’at pertama namun tanpa membaca do’a Iftitah.

9. Tahiyatul Akhir

Setelah sujud pada rokaat kedua, lakukan tahiyatul akhir dengan duduk kaki bersilang (tawarruk) serta membaca:

“attahiyaatul mubaarakaatush shalawaa-tuth thayy1baatu lillaah. assalaamu alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh. assalaamualainaa wa’alaa `ibaadillaahish shaalihhn. asy-hadu al laa ilaaha illallaah, wa asyhaduanna muhammadar rasuulullaah. allaahumma shalli alaa sayyidinaa muhammad. wa alaa aali sayyidinaa muhammad. kama shallaita ‘alaa sayyidinaaibraahiim. wa’alaa aali sayyidinaa ibraahiim wabaarik-‘alaa sayyidinaa muhammad wa-‘alaa aali sayyidinaa muhammad. kamaa baarakta alaa sayyidinaa ibraahiim. wa ‘alaa aali sayyidinaa ibraahiim fil’aala miina innaka hamiidum majiid.”

10. Salam

Selanjutnya, lakukan salam dengan menengok ke kanan dan ke kiri bergantian sambil membaca:

“Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.”

5 dari 5 halaman

Doa sholat Istiqarah

Dalam mengerjakan tata cara sholat Istiqarah berupa dua rokaat sholat, sangat dianjurkan untuk membaca doa Istiqarah sebagai berikut:

“Allahumma inni astakhii-ruka bi ‘ilmika, wa astaq-diruka bi qud-ratika, wa as-aluka min fadh-likal adziim, fa in-naka taq-diru wa laa aq-diru, wa ta’lamu wa laa a’lamu, wa anta ‘allaamul ghuyub. Allahumma in kunta ta’lamu anna hadzal amro khoiron lii fii diinii wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii faq-dur-hu lii, wa yas-sirhu lii, tsumma baarik lii fiihi. Wa in kunta ta’lamu anna hadzal amro syarrun lii fii diinii wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii, fash-rifhu ‘annii was-rifnii ‘anhu, waqdur lial khoiro haitsu kaana tsumma ardhi-nii bih”

Survei Caleg DKI-1: Imam Nahrawi-Eko Patrio-Habiburokhman Masuk DPR

Jakarta – Lembaga survei Charta Politika merilis hasil surveinya tentang tingkat pengenalan calon anggota DPR di daerah pemilihan DKI Jakarta 1. Hasilnya, Imam Nahrawi menjadi caleg yang paling banyak dikenal.

“Jadi di DKI 1 yang paling dikenal, yang paling tinggi tingkat pengenalannya, itu ada Imam Nahrawi 51,8 persen. Kemudian nomor 2 ada Habiburokhman (31,7 persen),” kata Direktur Riset Charta Politika, Muslimin, di Resto Es Teler 77, Jalan Adityawarman, Jakarta Pusat, Senin (11/2/2019).

Imam Nahrawi.Imam Nahrawi (Ari Saputra/detikcom)

Survei dilaksanakan pada 18-25 Januari 2019. Survei dilaksanakan dengan wawancara tatap muka kepada total 2.400 responden atau 800 responden di tiap dapil. Margin of error di tiap dapil kurang-lebih 3,4 persen. Survei dilakukan di DKI Jakarta karena dianggap sebagai barometer nasional.
Selain tingkat pengenalan caleg, Charta Politika melakukan survei elektabilitas calon anggota DPR RI dari dapil DKI 1. Responden diberi pertanyaan ‘di antara nama-nama tokoh di bawah ini, siapakah yang Bapak/Ibu/Saudara pilih jika pemilihan umum legislatif dari dapil DKI Jakarta 1 dilaksanakan hari ini?’. Hasilnya, Imam Nahrawi masih menduduki posisi puncak.

“Jadi, begitu kita sebutkan beberapa nama, terutama urutan 1-2, kita sebutkan nama-nama caleg di dapil DKI 1, 15,1 persen yang akan memilih Imam Nahrawi. Kemudian Mas Eko (Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio) 3,8 persen. Mas Eko memang tingkat pengenalan hanya 20,2 persen. Begitu diuji, elektabilitasnya sangat signifikan, yaitu langsung naik 3,8 persen,” ungkap Muslimin.

Eko Patrio.Eko Patrio (Noel/detikFoto)

Responden juga diberi simulasi kertas suara. Di dapil DKI 1, pengaruh partai politik disebut lebih kuat karena banyak responden yang mencoblos gambar partai dibanding nama caleg.

“Kalau kita lihat dari beberapa nama memang nama-nama yang populer itu pada akhirnya cukup banyak yang kemudian orang mencoblos. Kemudian yang kedua, untuk khususnya di Gerindra dan PDIP, kalau kita lihat jauh lebih banyak yang mencoblos gambar partainya dibanding calegnya. Artinya adalah dapil 1 ini partai politiknya jauh lebih kuat dibanding caleg-calegnya, terutama di Gerindra dan PDIP,” jelasnya.

Untuk perolehan kursi, hasil survei Charta Politika menunjukkan akan ada beberapa partai yang kehilangan kursi dari DKI 1. Namun, ada juga partai yang justru menambah jumlah kursinya.

“Kursi itu akan hilang di dapil 1, kemudian PPP dan Demokrat kalau menggunakan simulasi yang sekarang. Walaupun kemudian Gerindra yang cukup signifikan karena dari 1 kursi di 2014, sekarang dari simulasi kita, Gerindra akan mendapatkan 2 kursi untuk di dapil 1,” tuturnya.

“Sisanya ada PKB, karena tadi didongkrak oleh suara Imam Nahrawi, kemudian Golkar masih bertahan dengan 1 kursi dan PDIP 1 kursi. Kemudian PKS juga hilang ya, walaupun sebenarnya masih ada sekitar 30 persenan yang tidak mencoblos kertas suara,” imbuh Muslimin.

Fenomena PKB, yang mendapatkan dongkrak suara dari Imam Nahrawi, disebut Muslimin juga terjadi di beberapa dapil. Selain itu, PKB diuntungkan karena memiliki nomor urut 1.

“Jadi peningkatan PKB cukup signifikan di survei kita karena tadi di beberapa survei kita coattail effect ya dapat karena ada Ma’ruf Amin yang tetap diasosiasikan PKB. Ada juga keberuntungan di PKB itu karena mereka nomor 1. Angka 1 cukup berpengaruh di beberapa level. Karena kita uji terbuka beberapa pemilih, tapi pas tertutup pada memilih PKB. Jadi ketika nomor 1 PKB dan calegnya nomor 1, itu punya potensi ternyata walaupun tidak populer,” papar Muslimin.

“Terutama bagi pemilih yang sampai bilik suara hanya memilih paslon 01 atau 02 saja, ketika dia membuka kertas besar, sudah pilih nomor 1 saja. Ketika tingkat pengetahuan masyarakat rendah terhadap caleg-caleg, maka bisa diuntungkan di situ,” ucapnya.

Berikut ini 10 besar tingkat pengenalan calon anggota DPR RI dapil DKI Jakarta 1:
Imam Nahrawi 51,8 persen
Habiburokhman 31,7 persen
Putra Nababan 26,7 persen
Wanda Hamidah 26,3 persen
Asril Hamzah Tanjung 24,4 persen
Chica Koeswoyo 23,7 persen
Bambang Atmanto Wiyogo 23,5 persen
M Yusuf Mujenih 22,9 persen
Mardani Ali Sera 22,7 persen
Sb. Wiryanti Sukamdanu 21,3 persen

Berikut ini 10 besar elektabilitas calon anggota DPR RI dapil DKI Jakarta 1:
Imam Nahrawi 15,1 persen
Habiburokhman 6,8 persen
Eko Hendro Purnomo 3,8 persen
Putra Nababan 3,6 persen
Bambang Atmanto Wiyogo 3,5 persen
M Yusuf Mujenih 3,5 persen
Chica Koeswoyo 3,3 persen
Wanda Hamidah 2,3 persen
Mardani Ali Sera 2,1 persen
Asril Hamzah Tanjung 2,0 persen

Berikut ini perolehan kursi partai politik dapil DKI Jakarta 1:
PKB 1 kursi
Gerindra 2 kursi
PDIP 1 kursi
Golkar 1 kursi
NasDem 0 kursi
Garuda 0 kursi
Berkarya 0 kursi
PKS 0 kursi
Perindo 0 kursi
PPP 0 kursi
PSI 0 kursi
PAN 1 kursi
Hanura 0 kursi
Demokrat 0 kursi
PBB 0 kursi
PKPI 0 kursi
(azr/tor)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kampanye 1000 Mukena untuk Indonesia Gaet Vebby Palwinta hingga Lindswell Kwok

Liputan6.com, Jakarta – Tangan dingin desainer ternama Indonesia, Vivi Zubedi, telah melahirkan deretan koleksi apik sampai melenggang ke kancah internasional. Kini, ia tengah gencar menyuarakan kampanye bertajuk 1000 Mukena untuk Indonesia yang menggaet deretan pesohor negeri seperti Vebby Palwinta hingga Lindswell Kwok.

Vebby Palwinta tampak mengunggah potret bersama Vivi lewat akun Instagram pribadi baru-baru ini. Ia tampil dalam balutan hijab dan gamis serba hitam, sedangkan Vivi memakai hijab hitam dan gamis warna navy blue.

“Alhamdulillah, seneng banget untuk dapat berpartisipasi dalam campain @vivizubedi #1000MukenaUntukIndonesia,” tulis aktris berusia 22 tahun tersebut di kolom keterangan potret.

Masih lewat keterangan potret, Vebby juga mengungkapkan soal kampanye 1000 Mukena untuk Indonesia yang menjadi bentuk dari rasa berbagi yang sangat mudah dan tanpa harus direncanakan.

“Melalui campaign ini, aku ingin mengajak teman-teman untuk berbagi kasih sayang kepada orang-orang yang membutuhkan mukena baru dan bersih sebagai penunjang keperluan ibadah. In shaa Allah mukena yang terkumpul akan kami bagikan ke berbagai mesjid di pelosok Indonesia,” tulisnya.

“Semoga Allah menjadikan gerakan ini sebagai salah satu amal jariyah bagi kita semua. Saling berbagi dalam kebaikan. Bagi teman-teman yang ingin berpartisipasi atas gerakan #1000MukenaUntukIndonesia, bisa melalui: Vivi Zubedi Foundation (Info via WA: +62 877 8834 6000),” tambahnya.

Besar harap Vebby kampanye 1000 Mukena untuk Indonesia dapat menjadi sejuta mukena untuk seluruh saudara di pelosok Indonesia.

Sementara, Vivi Zubedi turut menggandeng 17 public figure dalam kampanye 1000 Mukena untuk Indonesi mulai dari Vebby Palwinta, Lindswell Kwok, Natasha Rizky, Chacha Frederica, Diera Bachir, Hamidah Rachmayanti, Dian Ayu Lestari, Indah Nada Puspita, Soraya Larasati, Herfiza, dan lainnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tata Cara Shalat Witir Lengkap Sebagai Penutup Shalat Sunnah

Liputan6.com, Jakarta Dalam mencari ridho Allah SWT, umat Islam harus senantiasa menjalankan perintah-Nya. Yakni dengan cara mengerjakan amalan wajib dan sunnah, serta menjauhi semua jenis larangan-Nya. 

Umat Islam mempertebal iman dan menyempurnakan ibadah dengan amalan-amalan sunnah, salah satunya adalah shalat sunnah sebagai penyempurna shalat wajib.

Rasulullah mengajarkan umatnya untuk melakukan hal-hal yang terpuji, di mana contoh mudahnya adalah dengan mengerjakan shalat witir sebagai penutup shalat sunnah. Tingkatan keistimewaan shalat  witir membuat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mewasiatkan kepada sahabat beliau agar senantiasa mengerjakannya. Shalat ini pula yang menjadi penutup seluruh shalat malam.

Shalat  witir adalah shalat  sunnah dengan jumlah rakaat ganjil yang dikerjakan untuk menutup ibadah shalat sunnah yang dikerjakan di hari itu. Jika Anda telah selesai menjalankan shalat sunnah sunnah dan tidak bermaksud mengerjakan shalat sunnah lainnya, disarankan untuk menutupnya dengan shalat witir.

Shalat  witir merupakan salah satu shalat  sunnah muakkad, artinya yaitu sangat dianjurkan. Disebut shalat witir karena jumlah rakaatnya ganjil. Sebenarnya, shalat witir lazimnya dikerjakan dengan 3 rakaat. Namun jika kondisi fisik tidak memungkinkan, mengerjakan shalat witir sebanyak 1 rakaat juga tidak dilarang.

Lalu sudahkah Anda mengetahui bacaan niat shalat  witir yang benar? Jika belum, Liputan6.com Rabu (23/1/2019) sajikan ulasan tata cara shalat witir lengkap dengan bacaan doa untuk menyempurnakan ibadah Anda.

2 dari 4 halaman

Niat shalat witir dan waktu sholat witir

Niat shalat  witir 1 rakaat salam

Bagi Anda yang ingin mengerjakan shalat  witir dengan 1 rakaat saja, berikut ini bacaan niat shalat  yang bisa Anda hafalkan.

Ushallii sunnatal witri rok ‘ataini (mustaqbilal qiblati) lillaahi ta’alaa.

Artinya:

Saya niat shalat  witir satu rakaat (menghadap qiblat) karena Allah ta’alaa.

Niat shalat  witir 3 rakaat 1 kali salam

Berikut ini bacaan niat shalat  witir dengan 3 rakaat yang diikuti dengan 1 kali salam. 

Ushallii sunnatal witri tsalaasa roka’aatain (mustaqbilal qiblati) lillaahi ta’alaa.

Artinya :

“Saya berniat shalat witir tiga rakaat (menghadap kiblat) karena Allah ta’alaa”.

Waktu shalat witir

Waktu shalat witir terbentang sejak setelah shalat Isya’ hingga terbitnya fajar. Sehingga, melaksanakan shalat witir selain di waktu yang telah disebutkan, merupakan mubah hukumnya. Menurut hadist riwayat Imam Ahmad, Rasulullah mengerjakan shalat witir pada pada akhir malam.

3 dari 4 halaman

Tata Cara Shalat Witir

Dalam mengerjakan shalat witir 3 rakaat, boleh dikerjakan dua rakaat kemudian diakhiri dengan satu rakaat, dengan masing-masing satu tasyahud dan satu kali salam. Boleh pula keseluruhan 3 rakaat sekaligus dengan satu kali salam.

Tata cara shalat witir yang pertama adalah membaca niat yang dapat dilakukan baik dalam hati maupun secara lisan. Tidak ada peraturan yang memaksa mengenai membaca niat shalat witir. Setelah membaca niat, lakukan takbiratul ikhram.

Takbiratul Ihram

Tata cara shalat witir setelah membaca niat adalah takbiratul ihram. Takbiratul Ihram dilakukan setelah membaca niat yaitu dengan mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga untuk laki-laki, dan sejajar dengan dada untuk perempuan, sambil membaca:

“Allaahu akbar”

Kemudian kedua tangan disedekapkan pada dada dan membaca do’a iftitah:

“Kabiiraa wal hamdu lillaahi katsiiraa wasubhaanallaahi bukrataw waashiilaa. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifam muslimaw wamaa ana minal musyrikiin. Inna shalaatii wanusukii wamahyaaya wamamaatii lillaahirabbil ‘aalamiin. Laa syariika lahuu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin.”

Membaca Al-Fatihah

Tata cara shalat witir selanjutnya adalah dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah. Berikut adalah bacaan do’anya:

“Bismillaahir rahmaanir rahiim. Alhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin. Arrahmaanir rahiim. Maalikiyaumiddiin. Iyyaaka na’budu waiyyaaka nasta’iinu. Ihdinash shiraathal mustaqiim. Shiraathal ladziina an’amta ‘alaihim ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladhdhaalliin. Aamiin.”

Membaca Suratan Pendek

Jika melakukan shalat witir tiga rakaat, disunnahkan membaca surat Al A’la pada rakaat pertama dan surat Al Kafirun pada rakaat kedua. Sedangkan pada rakaat ketiga membaca 3 surat yaitu Al Ikhlas, surat Al Falaq dan surat An Nas.

Ruku’

Setelah selesai membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek, tata cara shalat witir selanjutnya adalah ruku’. Bacaannya adalah:

“Subhaana rabbiyal ‘adziimi wa bihamdih”. (3x)

I’tidal

Setelah ruku’, kemudian bangkit tegak dengan mengangkat kedua tangan setinggi telinga sambil membaca:

“Sami’allaahu liman hamidah.”

“Rabbanaa lakal hamdu mil’us samaawati wa mil ‘ulardhi wa mil ‘umaasyi’ta min syai’in ba’du.”

Sujud

Tata cara shalat witir setelah I’tidal adalah melakukan sujud. Saat sujud, bacalah tasbih sebanyak tiga kali:

“Subhaana rabbiyal a‘laa wa bihamdih.” (3x)

Setelah sujud, lakukan duduk di antara dua Sujud dan membaca:

“Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii.”

Selanjutnya, setelah melakukan sujud lanjutkan dengan rakaat kedua hingga ketiga seperti urutan yang dijelaskan di atas. Pada rakaat ketiga, lakukan lah tahiyatul akhir seperti yang akan dijelaskan selanjutnya.

Tahiyatul Akhir

Bacaan doa tahiyatul akhir adalah sebagai berikut:

“attahiyaatul mubaarakaatush shalawaa-tuth thayy1baatu lillaah. assalaamu alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh. assalaamualainaa wa’alaa `ibaadillaahish shaalihhn. asy-hadu al laa ilaaha illallaah, wa asyhaduanna muhammadar rasuulullaah. allaahumma shalli alaa sayyidinaa muhammad. wa alaa aali sayyidinaa muhammad. kama shallaita ‘alaa sayyidinaaibraahiim. wa’alaa aali sayyidinaa ibraahiim wabaarik-‘alaa sayyidinaa muhammad wa-‘alaa aali sayyidinaa muhammad. kamaa baarakta alaa sayyidinaa ibraahiim. wa ‘alaa aali sayyidinaa ibraahiim fil’aala miina innaka hamiidum majiid.”

Salam

Selesai Tahiyatul Akhir, lakukan salam dengan menengok ke kanan dan ke kiri bergantian sambil membaca:

“Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.”

4 dari 4 halaman

Doa Shalat Witir

Setelah shalat witir disunnahkan membaca dzikir berikut sebanyak tiga kali:

Subhaanal malikil quddus

Setelah membaca dzikir, berikut adalah doa setelah shalat witir yang dapat diamalkan.

Allohumma inni a’udzu bi ridhooka min sakhotik wa bi mu’aafaatika min ‘uqubatik, wa a’udzu bika minka laa uh-shi tsanaa-an ‘alaik, anta kamaa atsnaita ‘ala nafsik


Reporter: Yunisda Dwi Saputri

Perusahaan Ini Beri Cuti Melahirkan 6 Bulan dengan Gaji Utuh

Liputan6.com, Jakarta – Di Indonesia, para ibu bekerja umumnya mendapatkan cuti melahirkan selama tiga bulan. Namun sebuah gebrakan baru-baru ini dilakukan CIMB Group Holdings Bhd, dengan memberikan cuti berbayar selama 6 bulan bagi karyawannya yang baru melahirkan anak pertama.

Melansir laman Business Insider, Selasa (8/1/2019), aturan tersebut mulai diberlakukan pada 1 Januari 2019. Para karyawan yang memenuhi syarat dapat mulai menggunakan hak cuti mereka paling cepat 30 hari sebelum tanggal perkiraan lahir.

Di bawah program tersebut, para karyawan juga dapat mengajukan tambahan cuti selama enam bulan berikutnya. Namun, selama masa cuti tambahan tersebut, karyawan tersebut tidak akan mendapatkan gaji bulanan seperti biasa.

Pada 2017, perusahaan perbankan itu juga pernah meluncurkan program cuti 1 bulan bagi karyawan pria yang baru memiliki anak pertama.

“Ini merupakan pendekatan menyeluruh dari pengelolaan sumber daya manusia di perusahaan kami. Yakni dengan mengatur kebutuhan karyawan yang berbeda di setiap fase kehidupan pribadinya,” terang Chief People Officer CIMB Group Datuk Hamidah Naziadin.

Lebih lanjut ia menerangkan, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan budaya parenting bagi keluarga muda di lingkungan kerjanya. Menurutnya, perusahaan akan terus mencari tahu kebutuhan karyawan dan kemungkinan keuntungan-keuntungan yang dapat diperoleh pegawai perusahaan.

Jadi Caleg Nasdem, Wanda Hamidah Janji Advokasi Warga Kecil

Liputan6.com, Jakarta – Mantan artis dan foto model, Wanda Hamidah kembali memutuskan untuk maju sebagai calon anggota legislatif (caleg). Wanda yang pernah menjadi Anggota DPRD DKI Jakarta melalui Partai Amanat Nasional, kali dia maju sebagai caleg DPR RI periode 2019-2024 di bawah naungan Partai Nasdem.

Wanda bercerita, dunia politik bukan lah sesuatu yang asing bagi dirinya. Dia mengaku telah menjadi aktivis sejak menjadi mahasiswa. Selain itu dia juga aktif terlibat di berbagai kegiatan sosial dengan mendirikan Yayasan Az Zahra.  

“Waktu itu tahun 1997 saya mau terjun ke politik, karena mungkin kalau pribadi ataupun yayasan yang ditolong cuma sedikit 100, 200,1000, 2000,” ucap Wanda saat bertemu dengan warga Kampung Petukangan, RT 10 / RW 005, Kelurahan Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur. 

Menurut dia, dengan terjun ke politik menjadi anggota dewan, keputusan yang baik akan menjangkau jutaan masyarakat Indonesia. Sedangkan kegiatan sosial yang dilakukan pribadi hanya menyerap orang-orang tertentu saja.

“Kalau keputusan yang Insyaallah untuk kemaslahatan umat, membuat keputusan di DPRD, DPR bisa di rasakan untuk jutaan umat. Contohnya BPJS itu bisa dirasakan jutaan umat, itu persetujuannya DPR,” ujar Wanda Hamidah, Senin (24/12/2018).

Wanda berjanji jika terpilih nanti akan berkomitmen mengadvokasi warga untuk mendapatkan hak-haknya. Baik kesehatan dan pendidikan tetapi juga infrastruktur.

“Kita akan membantu warga, mengadvokasi warga untuk mendapatkan hak-haknya. Karena kesehatan dan pendidikan adalah hal dasar yang harus dimiliki warga Indonesia. Selain itu juga menyuarakan membantu warga terkait infrastruktur seperti memperbaiki jalan,” ujar dia.