Ahli dari Jaksa Berhalangan Hadir, Sidang Bahar bin Smith Ditunda Kembali

Liputan6.com, Bandung Sidang dugaan kasus penganiayaan terhadap remaja yang menjerat terdakwa Bahar bin Smith kembali ditunda. Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan ahli ini kembali ditunda karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bogor tidak dapat menghadirkan ahlinya.

Jaksa kepada Hakim Ketua Edison Muhamad mengatakan, satu saksi fakta dan empat saksi ahli tidak bisa dihadirkan karena ada urusan urgent.

“Saksi fakta, saksi ahli dari bidang forensik, pidana dan IT, kami mohon belum bisa menghadirkan mereka,” kata jaksa di Gedung Perpustakaan dan Arsip Kota Bandung, Kamis (18/4/2019).

Sementara itu, tim penasihat hukum Bahar, Ichwan Tuankotta keberatan dengan penundaan sidang saksi ahli ini. Ia berharap pada persidangan selanjutnya jika saksi dari JPU kembali berhalangan hadir, pihaknya bisa melanjutkan dengan saksi meringankan dan saksi ahli.

“Kami juga usul seandainya minggu depan pihak kejaksaan tidak bisa menghadirkan saksi, kami akan stand by menghadirkan saksi agar efetivitas persidangan,” katanya.

Hakim Edison pun menyatakan sidang lanjutan Bahar akan dilanjutkan pekan depan dengan menghadirkan saksi dari JPU.

“Jika begitu majelis akan memberikan satu kesempatan lagi. JPU pastikan saksi hadir ya,” ujar Edison.

Recananya, sidang Bahar akan kembali digelar pada Rabu (24/4/2019).

“Kami tunda satu minggu, jadi digelar lagi Rabu karena ada satu lain hal di hari Kamis,” ujar Edison.

Sebelumnya pada pekan lalu, sidang lanjutan kasus penganiayaan anak di bawah umur dengan terdakwa Bahar bin Smith urung digelar, Kamis (11/4/2019). Sidang ditunda karena majelis hakim sedang perjalanan dinas.

BPN Prabowo: AHY Diundang di Pidato Kebangsaan, tapi Tak Hadir

Jakarta – Komando Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tak menampakkan diri di gelaran pidato kebangsaan Prabowo Subianto. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno mengatakan AHY memang berhalangan hadir.

“Mas AHY juga diundang tapi tidak hadir karena beliau ada acara di Jawa Timur juga mungkin schedulenya padat,” ujar Direktur Materi dan Debat BPN Prabowo-Sandiaga, Sudirman Said, usai pidato kebangsaan di Dyandra Convention Center, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (12/4/2019).

Namun, AHY memang termasuk salah satu tokoh yang akan ikut diperkenalkan oleh Prabowo sebagai putra-putri terbaik bangsa yang telah dan akan membantu capres nomor urut 02 itu di pemerintahan jika kelak terpilih.

“(Jadi tadi yang disebut) yang hadir saja. Itu pun tidak seluruhnya ya karena ada yang ternyata lupa,” katanya.

“Mengundang banyak, yang hadir sampai tadi malam 80 orang. Tapi yang nggak hadir masih banyak,” imbuh Sudirman.

Selain itu, tak hanya AHY yang tidak hadir di pidato kebangsaan sore tadi. Pimpinan parpol koalisi seperti Presiden PKS Sohibul Iman dan Ketum PAN Zulkifli Hasan juga tidak hadir.

“Tadi kan pimpinan PKS juga banyak yang tidak hadir, pimpinan PAN juga banyak yang tidak hadir, pimpinan Berkarya juga banyak yang tidak hadir. Jadi yang bekerja di balik layar lebih banyak daripada yang tadi begitu pun ke depan yang ingin kita undang jauh lebih banyak. Karena negara ini membutuhkan banyak sekali orang-orang yang cerdas orang-orang jujurlah,” tutur Mantan Menteri ESDM itu.
(mae/nvl)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Final Piala Presiden 2019: Jokowi Hadir, Aremania Diharapkan Tidak Chant Rasis

Sementara itu, manajemen Arema FC juga mengimbau Aremania agar bisa lebih menjaga sikap, termasuk ketika bernyanyi dan melontarkan chant di tribune. Mereka mengimbau dan mengingatkan Aremania ihwal tujuan utama suporter datang langsung ke stadion.

“Kami selalu mengingatkan bahwa tujuan utama ke stadion adalah memberi dukungan pada tim, yang sudah tinggal selangkah lagi bisa meraih gelar juara,” kata Media Officer Arema FC, Sudarmaji.

“Saya kira, fokus pada tujuan utama ini dulu,” sambungnya.

Selain itu, Sudarmaji mengaku bahwa manajemen Arema FC sudah berkomunikasi dengan beberapa korwil Aremania. Harapan manajemen, dengan adanya komunikasi ini, chant dan nyanyian berbau rasis dan tidak pantas bisa dikurangi.

“Tujuan utama kita adalah juara. Karenanya, hilangkan semua perilaku negatif,” tegasnya.

Sumber: Bola.net

Tanggapi SBY, BPN: Seluruh Agama Hadir di Kampanye Akbar Prabowo

Jakarta – Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono sempat menyurati elite partainya untuk memberi saran kepada capres Prabowo Subianto soal kampanye akbar di GBK. SBY dalam suratnya menyebut kampanye akbar itu tak lazim dan tak inklusif. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno menanggapi SBY.

“Ya menurut saya sih nggak ada masalah Pak SBY namanya juga masukan dan saya rasa masukannya bagus dan faktanya memang acara itu memang dimulai dengan salat subuh berjemaah, ada zikir dan doanya,” kata juru bicara BPN, Andre Rosiade, kepada wartawan, Minggu (7/4/2019).

“Tapi faktanya, setelah acara itu selesai, kan mulai kampanye akbar seluruh agama hadir. Ada Pak Hashim, Natalius Pigai Hadir, lalu Lieus Sungkharisma hadir, lalu juga ada biksu yang hadir. Hadir semua perwakilan agama, tidak eksklusif lagi, tapi inklusif. Memang paginya ada yang tahajud. Kan nggak mungkin agama lain ikutan tahajud, ikut subuh berjemaah, zikir. Tapi setelah jam 7 semua agama masuk di acara ini,” imbuh Andre.

Andre menegaskan kampanye akbar Prabowo Subianto tak bersifat eksklusif. Lagi pula, kata Andre, Waketum PD Syarief Hasan juga hadir untuk memastikan kampanye akbar itu terbuka bagi semua pihak.

“Saya rasa itu kampanye terbuka untuk apapun agama kita untuk hadir, bukan eksklusif untuk umat Islam saja. Pak Syarief Hasan kan hadir tadi untuk memastikan acara terbuka dan memang terbuka,” ucap Ketua DPP Partai Gerindra.

Sekali lagi Andre menegaskan kampanye akbar Prabowo Subianto bersifat inklusif. Menurutnya, Prabowo merupakan calon pemimpin bagi semua umat, agama, ras dan suku di Indonesia.

“Kalau eksklusif nggak mungkin dong Natalius Pigai hadir, Lieus Sungkharisma hadir, lalu biksu Buddha juga hadir. Pak Hashim nggak mungkin dong. Pak Hashim ini kan pimpinan gereja, gitu lo. Itu menunjukkan memang acara Pak Prabowo terbuka untuk umat apa pun, acaranya inklusif terbuka, tidak eksklusif milik umat Islam karena Prabowo ini hadir bersama Sandi adalah presiden republik Indonesia, presiden seluruh rakyat, presiden seluruh agama, presiden seluruh ras WNI,” sebut dia.

Saksikan juga video ‘Potret Kampanye Akbar Prabowo-Sandi dari Udara’:

[Gambas:Video 20detik]

(gbr/tor)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Final Piala Presiden 2019: Aremania dan Bonek Diharapkan Hadir di Laga Tandang

Liputan6.com, Jakarta – Organizing Committe (OC) Piala Presiden 2019 berharap pendukung Persebaya Surabaya dan Arema FC bisa mendukung tim kesayangan saat melakoni laga tandang pada laga final. 

Berdasar undian, Sabtu (6/4/2019), Persebaya menjamu Arema FC pada leg pertama final Piala Presiden 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada 9 April.

Arema FC kemudian ganti menyambut kehadiran Persebaya pada turnamen yang disiarkan Indosiar ini di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, pada 12 April.

“Tentunya kami berharap suporter kedua finalis bisa datang saat partai tandang. Namun semua kembali tergantung rekomendasi seluruh pihak yang terlibat,” kata Competition Manager Piala Presiden 2019 Dessy Arfianto usai undian.

Kehadiran Aremania di GBT dan bonek di Kanjuruhan pada final Piala Presiden 2019 menjadi tanda tanya mengingat rivalitas kedua tim. “Yang jelas tuan rumah wajib memberi kuota lima persen kapasitas stadion untuk pendukung tamu,” ungkap Dessy.

Berita video highlights semifinal Piala Presiden 2019 antara Madura United menghadapi Persebaya yang berakhir dengan skor 2-3. Persebaya melaju ke final usai menang dengan agregat 4-2.

Prabowo Batal Hadir, Panitia Isra Mi’raj di Aceh: Kami Sedikit Kecewa

Lhokseumawe – Calon Presiden 02, Prabowo Subianto batal menghadiri peringatan Isra Mi’raj di Aceh Utara, Aceh. Panitia mengaku sedikit kecewa.

“Persiapannya sudah matang. Kami sedikit kecewa,” kata Ketua Panitia Peringatan Isra Mi’raj, Tgk Syarifuddin Ali kepada wartawan, Kamis (04/04/2019).

Dia menyebutkan, kehadiran Prabowo pada peringatan Isra Mi’raj di Dayah Madinatuddiniyah Darul Huda, Paloh Gadeng, Aceh Utara, Aceh sangat di nanti oleh masyarakat, santri, para simpatisan dan ulama. Padahal, masyarakat Aceh sudah banyak yang konfirmasi namun tidak jadi dan sedikit kecewa. Apalagi, keamanan semuanya sudah disiapkan oleh kepolisian.

Tapi, walaupun kecewa, sikap pihaknya tidak akan terpengaruh. Mereka tetap bersama Prabowo- Sandi dan tetap ingin perubahan.

“Kalau kami santri dan masyarakat sekitar tidak terpengaruh walaupun Prabowo tidak hadir. Kami tetap ingin perubahan,” sebut Syarifuddin.

“Kami hanya sedikit kecewa karena dikasih tahu secara mendadak kalau Prabowo tidak jadi hadir. Kan panitia capek siapin semuanya. Tapi tetap orang Prabowo,” tambahnya.

Ulama Kharismatik Aceh, Abu Paloh Gadeng mengatakan para undangan dari Banda Aceh sebenarnya sudah menanti-nanti Prabowo. Dia berharap Prabowo bisa hadir di kesempatan berikutnya.

“Saya berharap kepada Pak Prabowo Subianto agar bisa berkunjung ke sini pada kesempatan lainnya untuk ke depan. Mudah-mudahan beliau itu dalam Pilpres 2019 bisa menduduki RI 1 (Presiden RI) dengan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Wakil Presiden untuk ke depan,” sebut Abu Paloh Gadeng.

Abu Paloh Gadeng berharap kepada seluruh masyarakat supaya dalam berpolitik ini jangan jahat. “Juga kepada badan pelaksana pemilu agar jangan menipu. Kemudian apa yang difatwakan oleh MPU Provinsi Aceh harus ditaati, yaitu haram menjual suara,” tambahnya.

Sementara Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Aceh, TA Khalid pihaknya sudah berencana, namun Pak Prabowo berhalangan.

“Kita sudah berencana, tetapi Allah SWT punya kuasa sehingga Pak Prabowo berhalangan untuk menghadiri acara Isra Mi’raj di dayah ini. Kegiatan di Medan juga berhalangan hadir. Maka beliau (Prabowo) atas nama pribadi dan capres 02 meminta maaf,” sebut Khalid.
(imk/imk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Anies-Alumni 212 Diundang Kampanye Prabowo di GBK, Ma’ruf Dipersilakan Hadir

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diundang ke kampanye akbar Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta pada 7 April mendatang. Anies diharapkan bisa hadir.

“Memang kita undang Pak Anies. Mudah-mudahan Pak Anies datang. Kan itu hari libur. Saya kira nggak menyalahi aturan apa-apa,” kata Ketua Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandiaga, M Taufik, di Ruang Konferensi Pers GBK, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (4/4/2019).

Kampanye akbar ini akan diawali dengan salat Subuh berjamaah dan diisi oleh tausyiah dari ulama-ulama. Namun, Taufik tidak merinci nama-nama ulama yang hadir. Tapi, dia mengatakan, seluruh alumni 212 akan hadir di kampanye Prabowo-Sandi, 7 April. Ia juga mempersilakan cawapres Joko Widodo, Ma’ruf Amin yang merupakan Alumni 212, untuk hadir bila berkenan.

“Hampir seluruh yang hadir di 212 hadir di sini. Insyaallah hadir. Kecuali Kiai Ma’ruf. Kalau kiai Ma’ruf mau hadir juga silakan,” ujar Taufik.

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta itu mengatakan itu mengatakan kampanye akbar Prabowo-Sandiaga akan selesai pada waktu Dzuhur. Acara akan ditutup dengan orasi sang capres nomor urut 02.

“Kan nggak perlu lama dari mulai Subuh. Intinya gini, Subuh salat, munajat, zikir, abis itu orasi, selesai. Ditutup orasi Pak Prabowo, nggak perlu lama-lama. Pesan kepada masyarakat itu sudah cukup saya kira dan insyaallah ini kampanye terbesar selama pemilihan umum di Indonesia,” katanya.
(idn/elz)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Anak-Anak Ratna Sarumpaet Tak Bisa Hadir ke Persidangan, Kenapa?

Sebelumnya, pada hari ini, jaksa akan menghadirkan empat saksi di sidang lanjutan perkara penyebaran berita bohong atau hoaks dengan terdakwa Ratna Sarumpaet. Salah satunya petinggi PAN, Amien Rais.

“Saksi yang kita periksa hari ini sesuai jadwal namanya ada Amien Rais,” ucap Jaksa Penuntut Umum, Daru Tri Sadono kepada awak media, Kamis (4/4/2019).

Selain Amien Rais, Daru mengatakan, JPU menghadirkan Andika, Yudi, dan Eman Suherman.

“Nanti ada empat yang kita rencanakan dalam sidang kali ini,” ucap dia.

Sebelumnya, dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum, kasus berita bohong yang disebarkannya dinilai telah menimbulkan pro dan kontra. Buktinya, menurut jaksa, ada unjuk rasa pada Selasa 3 Oktober 2014 di Jalan Gatot Subroto samping Polda Metro Jaya Jakarta Selatan. 

Unjuk rasa itu mengatasnamakan Lentera muda Nusantara. Pertama, menuntut dan mendesak kepolisian untuk menangkap pelaku penganiayaan terhadap saudara Ratna Sarumpaet. Kedua, kepolisian harus tegas tangkap dan adil.

Jaksa mengatakan, ketiga saksi itu yang mengawal atau mendalihkan adanya peristiwa unjuk rasa.

“Kita inginkan ada keterangan-keterangan dari kejadian unjuk rasa,” ujar Daru.

Reporter: Ronald

Sumber: Merdeka

Festival Film Europe on Screen Kembali Hadir di 8 Kota Indonesia

Salah satu acara paling populer dari Europe on Screen adalah pemutaran layar tancap yang menampilkan film dengan genre ramah-keluarga dan menyenangkan yang telah dirilis di bioskop-bioskop Indonesia. Tahun ini pemutaran layar tancap akan diadakan di Bintaro Xchange, Summarecon Mal Bekasi, Erasmus Huis dan Alliance Française Denpasar. 

Film pembuka Europe on Screen 2019 adalah film thriller Denmark, The Guilty, yang disutradarai Gustav Möller dan dibintangi Jakob Cedergren. Film ini memenangkan Audience Award dan Grand Jury Prize di Sundance Film Festival 2018. Film ini juga menjadi entri resmi Denmark untuk Film Berbahasa Asing Terbaik di Academy Awards ke-91 (Oscar 2019). Sementara, film komedi dan film box-office baru dari Austria, What Have We Done To Deserve This? oleh Eva Spreitzhofer akan menjadi film penutup tahun ini.

Selain pemutaran film, Europe on Screen mengundang beberapa pekerja film Eropa untuk berbagi pengalaman dan keahlian mereka melalui program Film Talks. “Setiap sesi dalam program Film Talks dirancang dengan mempertimbangkan minat penonton. Kami ingin menginspirasi kaum muda, terutama mereka yang ingin berkarir di industri film, untuk berpikir di luar kotak dan untuk melihat berbagai sisi dari proses pembuatan film,” jelas Meninaputri Wismurti, EOS Festival Co-Director. 

“Oleh karena itu, kami mengundang Amira Daoudi, seorang desainer poster film asal Belgia yang telah menang berbagai penghargaan. Kami undang beliau untuk berbagi keahliannya dalam membuat poster film yang efektif sebagai alat pemasaran. Kami mengundang pula Lina Flint, produser film pembuka kami ‘The Guilty’. Beliau akan berbagi pengalamannya dalam memproduksi film thriller yang cerdas dengan anggaran sederhana tetapi tetap membawa pengaruh besar pada penonton di seluruh dunia. Selain itu, ada juga Emil Nygaard Albertsen, penulis naskah ‘The Guilty’, yang akan hadir dalam sesi diskusi khusus tentang penulisan naskah yang siap untuk dijadikan film,” tambah Meninaputri Wismurti.

Semua pemutaran dan program lain dari Europe on Screen 2019 terbuka untuk umum dan gratis.