Hadiah Anies untuk 3 Pulau Reklamasi

Yang pasti, penataan tiga pulau reklamasi yang punya nama baru masih menunggu rampungnya Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang saat ini tengah disusun.

Nantinya dalam RTRW, Pemprov DKI akan memetakan peruntukan wilayah di pulau reklamasi itu. Peruntukan antara lain untuk permukiman, ruang terbuka hijau, kegiatan komersil, hingga pusat hiburan.

“Mana yang menjadi jalan, perumahan, ruang terbuka hijau, mana yang untuk kegiatan komersial, untuk kegiatan hiburan,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat (28/9/2018).

Dalam penataan di RTRW itu, 50 persen lahan akan digunakan untuk fasilitas sosial dan fasilitas umum.

“Saya bisa sampaikan bahwa fasos fasumnya sekitar 50 atau di atas 50 persen. Jadi, fasos fasum akan segitu. Jadi, akan luas sekali untuk kegiatan masyarakat,” ucap Anies.

Penataan di pulau reklamasi, menurut Anies, bukan berdasarkan selera gubernur atau sebagian kelompok, melainkan sesuai aturan.

“Semuanya bisa ada di situ, tergantung perencanaannya. Menurut saya, kita tidak perlu juga merasa tempat ini enggak boleh untuk a, b, c. Kita ikuti ketentuan saja. Jadi (penataan) bukan selera Gubernur atau selera satu dua orangnya, ada peraturannya dan kita akan menyusun perencanaan berdasarkan peraturannya,” kata dia.

Saat ini, ucap Anies, Pemprov DKI sedang melakukan pemetaan lewat RTRW tersebut. Nantinya, pemetaan tiga pulau reklamasi itu akan dipamerkan kepada warga.

“Dari peta baru ini kemudian nanti diterjemahkan dalam bentuk pasal-pasal atau revisi dari Raperda. Jadi bukan sekadar merevisi satu-dua pasal, tapi membuat dulu petanya seperti apa,” tandas Anies.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Gubernur DKI Anies Baswedan menyegel ratusan bangunan yang ada di pulau D, kawasan pulau reklamasi teluk Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *