Sandiaga Nyanyi ‘Hadapi dengan Senyuman’ untuk Ahmad Dhani

DenpasarCawapres Sandiaga Uno menyanyi lagu ‘Hadapi dengan Senyum’ di hadapan relawan di Bali. Lagu itu Sandiaga nyanyikan untuk Ahmad Dhani dan para relawan untuk menghadapi Pilpres 2019.

“Buat para relawan yang masih berjuang selama 53 hari lagi. Hadapi dengan senyum,” kata Sandiaga di hadapan relawan di Jl Tukad Musi, Renon, Bali, Sabtu (23/2/2019).

Sandiaga bersama MC dan para relawannya lalu kompak menyanyikan lagu Dewa 19 itu. Ditemui usai acara, Sandiaga mengaku lagu itu khusus dinyanyikan untuk para relawan yang menghadapi dinamika jelang Pilpres 2019 ini.

“Tadi kita kan banyak pertanyaan teman-teman bagaimana menghadapi dinamika 53 hari ke depan kalau ada aksi penyambutan ya hadapi dengan senyuman. Ya itu tribute buat semua, mainnya dari kawan-kawan kita semua ini ada band dadakan, tapi lumayan kan suaranya,” cetusnya.

Sandiaga juga tak menampik lagu itu juga dia nyanyikan untuk Ahmad Dhani yang tengah dibui. Sambil mengutip setiap lirik yang dia rasa cocok menggambarkan suasana relawan hari ini.

“Lagunya untuk Bang Ahmad Dhani untuk kita semua. Kan hadapi dengan senyuman biar semua yang terjadi terjadi semua hadapi dengan tenang jiwa semua akan baik-baik saja. Ya ini kan ketetapan Tuhan tidak akan ada yang berubah,” terangnya.

Sandiaga pun berpesan agar para relawannya tetap semangat meski banyak aksi penolakan di beberapa tempat. Dia juga mengingatkan relawannya agar tak menggelar aksi serupa ketika capres-cawapres lawan datang berkunjung.

“Untuk menghadapi baliho-baliho dengan senyuman jangan kita lawan dengan spanduk karena kita cetak spanduk saja kekurangan biaya. Kami kekurangan biaya untuk kampanye kami sendiri. Jadi dana yang terkumpul betul-betul sangat minim untuk para caleg mensosialisasikan diri sendiri,” ujarnya.

“Nanti kalau Pak Ma’ruf ke sini, Pak Jokowi ke sini nggak perlu aksi tandingan serupa karena menurut kami energi yang kami miliki digunakan sebaik-baiknya untuk masing,” pesan Sandiaga.
(ams/rvk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Sokratis: Pemain Arsenal Bela Ozil Hadapi Kritik

Liputan6.com, London – Bek Arsenal, Sokratis Papastathopoulos menjelaskan situasi Mesut Ozil belakangan ini. Bek asal Yunani itu menyebut seluruh pemain Arsenal membela Ozil menghadapi kritik.

Ozil tak lagi mendapat tempat di skuat Arsenal musim ini. Manajer Unai Emery kerap meninggalkannya di pertandingan penting.

Bahkan beberapa kali Emery mengkritik Ozil di depan publik. Ia menilai gelandang asal Jerman itu tak mampu konsisten saat berlatih maupun bertanding.

“Seluruh tim semua pemain ada di belakang Ozil. Kami tahu dia pemain penting di Arsenal,” kata Sokratis seperti dilansir Evening Standard.

“Saat tim tidak bermain bagus maka pasti ada satu orang yang menjadi sasaran kritik. Dan saya pikir itu tidak adil jika mengarah pada Ozil. Kita harus ingat kontribusinya selama beberapa tahun belakangan.”


2 dari 3 halaman

Baru Sembuh

Ozil sebenarnya pemain bergaji tertinggi Arsenal. Setiap pekannya ia mendapat bayaran sebesar 350 ribu pound.

Namun kabarnya ia akan dilepas musim panas mendatang. Apalagi Arsenal dikabarkan ingin mempermanenkan Denis Suarez dari Barcelona.

“Dia mengalami masalah karena baru sembuh dari cedera. Kini dia sudah bugar dan kami sangat membutuhkannya,” kata Sokratis.

3 dari 3 halaman

Jadwal

Berikut jadwal Liga Inggris Pekan ke-27:

Sabtu, 23 Februari

19:30 WIB, Burnley vs Tottenham Hotspur

22:00 WIB, AFC Bournemouth vs Wolverhampton

22:00 WIB, Newcastle United vs Huddersfield

Minggu, 24 Februari

00:30 WIB, Leicester City vs Crystal Palace

21:05 WIB, Arsenal vs Southampton

21:05 WIB, Manchester United vs Liverpool

Saksikan video pilihan di bawah ini

Menang Telak, Musica Trinity Jumpa Djarum Kudus di Final Superliga Badminton

Liputan6.com, Bandung Tim putra PB Musica Trinity melaju ke final Djarum Superliga Badminton 2019. Musica Trinity dipastikan lolos ke final setelah menang 3-0 atas PB Jaya Raya Jakarta di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung, Jumat (22/2/2019).

Anthony Sinisuka Ginting yang tampil di partai pertama babak semifinal Superliga Badminton menang atas Tommy Sugiarto dengan skor 21-14 dan 21-16. Pada partai kedua, Musica yang menurunkan Fajar Alfian / Vladirmir Ivanov memberi kejutan dengan mengalahkan pasangan Hendra Setiawan / Marcus Fernaldi Gideon dengan skor 22-20 dan 22-20.

Jonatan Christie menjadi penentu kemenangan Musica Trinity di partai ketiga lewat kemenangan dua game langsung atas Tien Minh Nguyen dengan skor 21-10 dan 21-15. Tampil lebih percaya diri, Jonatan mengambil alih kendali permainan tanpa sedikitpun memberi celah untuk lawan mengembangkan permainan.

“Saat kedudukan unggul 2-0 saya jadi lebih enjoy saat memulai pertandingan. Selain itu, saya juga sudah tahu betul permainan lawan seperti apa. Dan dari awal pertandingan saya langsung mengambil alih kendali dan mengatur tempo permainan,” kata Jojo, sapaan akrabnya.

Sementara itu, Manajer tim PB Musica Trinity, Effendy Widjaja justru mengaku tidak menyangka bila anak asuhannya bisa menang dengan telak tanpa balas. “Kita malah tidak menduga bisa menang 3-0. Karena kalau dilihat secara ranking, pemain ganda kita berada di bawah tim lawan. Tapi, justru kita bisa menang dengan begitu cepat dan sempurna,” kata Effendy usai laga semifinal Superliga Badminton.

Menurutnya, kejutan justru hadir dari Fajar / Vladimir. Pasangan ini merupakan bagian dari strategi baru PB Musica. “Sebelumnya kita tidak menyangka kalau mereka bisa mengalahkan Hendra/Marcus. Tapi ternyata mereka bisa tampil maksimal dan memenangkan pertandingan,” ujarnya.

2 dari 2 halaman

Tak Gentar Hadapi PB Djarum Kudus

Di laga final, PB Musica akan kembali menghadapi PB Djarum Kudus untuk ketiga kalinya secara beruntun. PB Djarum Kudus mengalahkan Berkat Abadi 3-0 di semifinal.

Peraih empat gelar juara superliga secara berturut-turut ini menyatakan siap merebut tahta kelima kalinya. “Kita harus mengakui PB Djarum Kudus unggul di sektor ganda. Tapi, kita punya peluang di sektor tunggal,” kata Effendy.

“Untuk pertandingan besok kuncinya ada di partai pertama. Kalau kita kalah di partai pertama, pasti partai selanjutnya akan lebih berat. Semua masih punya peluang yang sama untuk juara superliga tahun ini,” tutup Effendy.

Laga final tim putra akan berlangsung pada Minggu (24/20/2019) pukul 13.00 WIB.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Final Proliga: Hadapi Juara Bertahan, Popsivo Polwan Siap Mati-Matian

Liputan6.com, Jakarta Timnas Putri Jakarta PGN Popsivo Polwan bakal bertemu Jakarta Pertama Energi di final Proliga yang berlangsung di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Sabtu 23 Februari 2019. Lewat duel ini, Jakarta PGN Popsivo Polwan siap mengulang sukses pada Proliga 2012 dan 2013. 

Namun perjuangan Popsivo Polwan tentu tidak mudah. Sebab tim lawan, Jakarta Pertama Energi sebagai juara bertahan tidak akan merelakan gelar berpindah tangan dengan mudah. 

“Kami sudah lama tak menikmati jadi juara, otomatis kami ingin merebut gelar juara dari Jakarta Pertanian Energi,” ujar Alit SA, asisten manajer Jakarta PGN Popsivo Polwan saat jumpa pers yang berlangsung di Yogyakarta, Jumat (22/2/2019).

Adit optimistis pasukannya mampu juara sekalipun pada dua laga di babak final four atau empat besar lalu, Amalia Fajrina dkk selalu tumbang di tangan Pertamina Energi.

“Di grand final, kami tidak ingin kalah lagi, ini pertandingan hidup dan mati,” ucapnya.

Dari sisi head to head musim ini, Popsivo memang kalah 3-1 dari Pertamina. Tiga kemenangan Pertamina diraih pada babak reguler dan final four. Sementara satu-satunya kemenangan Popsivo atas Pertamina terjadi pada putaran pertama lalu. 

2 dari 2 halaman

Pertamina Melawan

Sementara itu, Manajer tim putri Pertamina, Widi Triyoso, juga tidak kalah optimis. Dia yakin,  asuhan M. Ansori akan tetap mempertahankan gelar juara yang diraih tahun lalu.

“Gelar juara tidak akan kami lepas ke tim lain dan erupaya mempertahankan gelar juara yang kami raih tahun lalu,” ujarnya. 

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Kala Al Ghazali Jenguk Dhani dan Ziarah ke Makam Gus Dur

Sidoarjo – Kamis (21/2), Al Ghazali tidak hanya menjenguk dan mendoakan Ahmad Dhani. Putra sulung Maia Estianty itu juga berziarah ke Makam Gus Dur dan mendoakan mantan presiden yang dikenal dengan kelakar ‘gitu aja kok repot’.

Putra sulung Ahmad Dhani, Al Ghazali membesuk ayahnya di Rutan KLas 1 Medaeng, Sidoarjo. Tiba pukul 11.00 WIB, Al turun dari mobil berkaus putih bertuliskan ‘MY HERO’.

Kaus tersebut mencuri perhatian dan dianggap memiliki makna lantaran ada gambar Ahmad Dhani. Dalam kaus itu, Dhani berpose salam dua jari dengan setelan jas hitam dan blangkon di kepala.

Saat ditanya wartawan apa yang dibawa saat membesuk ayahnya, Al memberikan jawaban yang tidak biasa.

“Hanya membawa kasih sayang buat papa,” kata Al, Kamis (21/2/2019).

Al berada di dalam rutan selama kurang lebih satu jam. Keluar dari Rutan Medaeng, Al mengambil gitar dan menyanyikan lagu ciptaan sang ayah ‘Hadapi dengan Senyuman’ sambil memainkan gitar yang diberikan seorang perempuan berbaju merah yang mengaku sebagai fans.

Saat ditanya soal sang ayah, Al mengaku jika Ahmad Dhani merupakan sosok yang kuat. Dia berjanji akan terus mendukung Dhani.

“Walaupun ayah terdzolimi selama 30 hari dengan ditahan tanpa sebab, ayah tetap kuat dan sabar. Saya bangga sama ayah tetap kuat dan nggak ada sedih sama sekalipun. Saya juga tetap mensupport ayah saya dan semoga akan berjalan dengan lancar,” kata Al.

Ahmad Dhani tidak menyia-nyiakan pertemuan dengan anak sulungnya, Al Ghazali. Caleg Partai Gerindra itu juga menitipkan pesan untuk dua adik laki-laki Al. Yakni El Jalaluddin Rumi (El) dan Abdul Qodir Jaelani (Dul).

“Yang penting kita harus selalu tetap kuat, tegar dan sabar,” kata Al.

Ketika ditanya soal pandangan politik, pria berusia 21 tahun itu mengaku netral. Dia hanya mendukung sang ayah, Ahmad Dhani yang menalonkan diri sebagai Caleg Gerindra Dapil 1 di Jawa Timur.

“Saya netral pak, yang penting di sini saya support ayah saya. Untuk politik saya netral. Saya support ayah untuk pencalonannya di Jatim, di Surabaya,” kata Al usai menjenguk Ahmad Dhani di Rutan Medaeng.

Al kemudian berziarah ke makam Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Jombang. Al tiba di PP Tebuireng, Kecamatan Diwek, Jombang sekitar pukul 13.50 WIB dan bertemu dengan Pengasuh ponpes, KH Salahudin Wahid atau Gus Solah.

Al mengaku mendapatkan nasehat dari Gus Solah. Ia dan keluarga diminta untuk tabah menghadapi persoalan yang menjerat Ahmad Dhani.

“Saya dinasehati (Gus Solah). Semuanya harus sabar dan ikhlas, semoga Allah punya jalan yang baik ke depannya,” pungkas Al.

Menurut Al, persoalan hukum tersebut mungkin menjadi tempaan bagi keluarga Ahmad Dhani.

“Untuk ke depannya harus lebih hati-hati. Siapapun juga, tidak hanya Ahmad Dhani,” tandasnya.

Saksikan juga video Jenguk Ahmad Dhani, Al Ghazali Nyanyikan Lagu ”Hadapi dengan Senyuman”:

[Gambas:Video 20detik]

(sun/fat) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Billy Sindoro Cs Hadapi Tuntutan di Kasus Suap Meikarta Siang Ini

Bandung – Perkara suap terkait perizinan proyek Meikarta bagi 4 orang terdakwa akan memasuki agenda tuntutan. Sidang dengan agenda tersebut akan digelar siang ini.

“Iya hari ini kita jadi untuk membacakan tuntutan untuk 4 terdakwa, jadwalnya siang,” ucap jaksa KPK I Wayan Riana saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (21/2/2019).

Empat terdakwa yang akan dituntut yaitu Billy Sindoro, Henry Jasmen P Sitohang, Fitradjaja Purnama, dan Taryudi. Keempat terdakwa itu diyakini jaksa sebagai pihak dari Lippo Group. Mereka didakwa sebagai pemberi suap untuk Pemkab Bekasi, termasuk pada Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hassanah Yasin.

Persidangan direncanakan mulai pukul 14.00 WIB di Pengadilan Tipikor Bandung. Dalam rangkaian persidangan ini, Billy Cs didakwa memberikan suap ke Neneng dan sejumlah kepala dinas di Pemkab Bekasi.

Pemberian suap berkaitan dengan perizinan proyek Meikarta yang mandek. Dalam surat dakwaan KPK, total sekitar Rp 19 miliar lebih mengalir dari PT Lippo Cikarang untuk Bupati Neneng dan jajaran pejabat di Pemkab Bekasi. Duit itu digelontorkan, menurut dakwaan itu, demi mulusnya urusan perizinan proyek Meikarta yang digadang-gadang sebagai kawasan kota terpadu.

Jaksa menyebut uang yang mengalir sebesar Rp 16.182.020.000 dan SGD 270.000 (setara Rp 2,851 miliar dalam kurs saat ini) sehingga totalnya sekitar Rp 19 miliar lebih.
(dir/dhn)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Bernardeschi: Juve Akan Balas Atletico di Allianz Stadium

MadridFederico Bernardeschi mengakui sulit bermain di markas Atletico Madrid. Dia bertekad untuk bisa membalas kekalahan di Turin.

Juventus kalah 0-2 dari Atletico dalam lawatannya ke Wanda Metropolitano, Kamis (21/2/2019) dinihari WIB, di leg pertama 16 besar Liga Champions.

Bianconeri kebobolan dua gol lewat kemelut dari bola mati yang dilesakkan Jose Gimenez dan Diego Godin pada babak kedua. Kekalahan ini membuat Si Nyonya Tua harus bisa membalas dengan kemenangan 3-0 di Allianz Stadium dalam leg kedua.


“Kami tahu kesulitan yang kami hadapi di stadion ini melawan tim yang kuat seperti Atletico. Sayangnya, itu tidak berjalan seperti yang kami harapkan, tetapi laga ini dimainkan lebih dari 180 menit, jadi kami akan mencoba untuk membalikkannya di leg kedua,” kata winger Juve Bernardeschi dikutip dari Football Italia.

“Kami adalah tim yang kuat, kami menyadari hal itu. Kami harus bermain lebih baik di leg kedua, tetapi di atas semua itu tidak membuat kesalahan yang kami lakukan malam ini,” sambungnya.

“Ini hasil yang bagus untuk Atletico, tapi itu pasti bisa dibatalkan. Kami punya segalanya untuk memainkan dan akan melakukannya di depan fans kami sendiri,” tegasnya.

(ran/cas)

Ada Rumor Pencekalan di Jatim, Sandiaga: Hadapi Dengan Senyuman

Situbondo – Dalam kunjungan politiknya ke wilayah Tapal Kuda, Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno diwarnai isu pencekalan. Konon, ada beberapa lokasi di Bondowoso dan Banyuwangi yang akan menolak kedatangan cawapres dari Prabowo Subianto itu.

Meski membenarkan, namun tak menyurutkan langkah Sandiaga untuk melanjutkan lawatannya ke dua kabupaten tersebut.

“Ada laporan (pencekalan, red) beberapa lokasi di Bondowoso dan Banyuwangi. Tapi jangan dibesar-besarkan. Ini bagian dari dinamika. Lawan petahana memang harus siap mental. Mesti kuat, jangan cengeng. Hadapi dengan senyuman,” kata Sandiaga Uno di Pasir Putih Situbondo, Rabu (20/2/2019).


Menurut mantan Wagub DKI Jakarta itu, laporan tentang rumor pencekalan bukan pertama kali ini saja. Sebagai oposisi dan bukan pemerintah upaya demikian pasti ada. Mungkin saja pencekalan itu tidak terkontrol, namun dilakukan secara sporadis oleh pihak-pihak di daerah. Sehingga sempat menjadi kesulitan di spot-spot yang akan dikunjunginya.

“Tapi alhamdulilah, di Pasir Putih ini sangat menarik, santai dan bisa menikmati keindahan spot-spot pariwisata di sini,” paparnya.

Menurut Sandiaga, kampanye itu tidak hanya berkampanye secara politik saja. Tetapi juga ikut mempromosikan berbagai potensi yang dimiliki, termasuk potensi wisata. “Itu bagian dari kampanye jaman now,” tandasnya.

Karena itu, jika pihaknya dilarang berkunjung ke tempat-tempat, baik milik swasta maupun pemerintah, maka pihaknya akan datang ke tempat-tempat umum. Baik ke lokasi wisata kuliner, wisata bahari, maupun tempat umum lainnya.

“Masak gak boleh makan rawon khas Situbondo atau ikan kerapu. Jangan mengeluh, melawan pemerintah biasalah. Jangan cengeng, harus tegar menghadapi, hadapi dengan senyuman,” tutur Sandiaga sambil tersenyum.
(fat/iwd)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

PAN Beri Bantuan Hukum ke Ketum PA 212 Tersangka Pidana Pemilu

JakartaKetum PA 212 menyampaikan terima kasih ke DPP PAN yang telah memberi bantuan hukum kepadanya. Menurutnya, selama ini PAN telah membantunya dalam menangani proses hukum di Polda Jateng.

“Alhamdulillah hari ini DPP PAN berikan support ke saya untuk hadapi kasus pelanggaran pemilu yang saat ini saya sebagai tersangka,” ujar Slamet di Jalan Daksa I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (20/2/2019).

“Dan terima kasih, DPP PAN akan kirimkan bantuan hukum, memberikan pengacara-pengacaranya untuk membela saya,” imbuh Slamet yang juga Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga ini.


Diberitakan sebelumnya, Slamet diduga melakukan kampanye saat dia menjadi pembicara dalam tablig akbar PA 212 Solo Raya pada 13 Januari 2019. Slamet diduga melanggar Pasal 280 huruf a sampai j dan Pasal 276 ayat 2 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Slamet seharusnya menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Tengah oleh penyidik Polres Surakarta pada Rabu (15/2). Namun berhalangan hadir sehingga dijadwalkan ulang hari ini.

Slamet batal hadir juga di pemeriksaan pada Senin (18/2). Kuasa hukum menyebutkan Slamet sedang flu berat serta tekanan darah tinggi.

“Kita datang sesuai pemanggilan, kita sampaikan bahwa sebenarnya Ustaz Ma’arif sudah di sini (Semarang) sejak kemarin tapi karena sakit tidak bisa hadir,” kata kuasa hukum Slamet, Ahmad di Mapolda Jateng (18/2).
(zap/tor)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Dikunjungi Sandi, Dhani: Saya Nggak Boleh Bicara Sama Polisi

Surabaya – Dua hari lalu Ahmad Dhani mendapat kunjungan dari Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno di Rutan Klas 1 Medeang, Sabtu (16/2).

Terkait perbincangan dengan Sandi di Rutan Klas 1 Medaeng selama 15 menit, Caleg Partai Gerindra itu mengaku tidak diizinkan berbicara.

“Saya nggak boleh bicara sama pak polisi. Nggak tahu kenapa mungkin saya berbahaya,” ujar Dhani sembari dikawal petugas jaksa dan kepolisian di Pengadilan Negeri Surabaya, Jalan Arjuna, Selasa (19/2/2019).


Sebelumnya, Ahmad Dhani mendapat kunjungan spesial dari dari Sandiaga yang tengah berkampanye di Jawa Timur. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu bercengkrama dengan Dhani selama 15 menit.

Dikunjungi Sandi, Dhani: Saya Nggak Boleh Bicara Sama PolisiFoto: Deny Prastyo Utomo

Kala itu Sandi merasa lega melihat kesabaran Dhani menjalani hari demi hari di tahanan. Menurutnya, Dhani benar-benar mengilhami salah satu lagu Dewa 19 yang berjudul ‘Hadapi Dengan Senyuman’.

“Selama 15 menit ketemu Mas Ahmad Dhani, ada sekitar 14,5 menit banyak senyumnya,” kata Sandi usai menjenguk Dhani, Sabtu (16/2).

Kini Dhani akan menjalani sidang putusan sela di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Dalam sidang terkait kasus ‘idiot’ pencemaran nama baik, pentolan band Dewa 19 itu akan mendengarkan putusan sela.
(fat/iwd) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>