Polemik Puisi Neno Warisman Belum Berakhir, Ma’ruf Bicara Dianggap Kafir

Jakarta – Puisi Neno Warisman di Munajat 212 di Monas beberapa hari lalu menuai kontroversi. Sejumlah pihak mulai politikus, PBNU, hingga cawapres Ma’ruf Amin mengkritik puisi berjudul ‘Puisi Munajat 212’.

Berawal dari beredarnya potongan video saat Neno Warisman membacakan puisi itu. Berikut ini isi potongan puisi dari video yang beredar:

jangan, jangan Engkau tinggalkan kami
dan menangkan kami
Karena jika Engkau tidak menangkan
Kami khawatir ya Allah
Kami khawatir ya Allah
Tak ada lagi yang menyembah-Mu

Cawapres Ma’ruf Amin menyayangkan doa Neno Warisman yang dibacakan saat Munajat 212. Ma’ruf heran karena kalimat dalam puisi itu seolah-olah menyamakan pilpres dengan Perang Badar.

“Pertama, kok pilpres kok jadi kayak Perang Badar? Perang Badar itu kan perang habis-habisan. Hidup-mati. Kita kan hanya memilih pemimpin,” kata Ma’ruf di Mal Palm Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (23/2/2019).

Ma’ruf menilai doa Neno itu tidak tepat. Cawapres nomor urut 01 merasa dianggap sebagai orang kafir.

“Kedua, menempatkan posisi yang lain sebagai orang kafir. Masa Pak Jokowi dengan saya dianggap orang kafir. Itu sudah tidak tepat. Menyayangkanlah. Kita kan pilpres, bukan Perang Badar,” ujarnya.

Tak hanya Ma’ruf yang mengkritik puisi Neno Warisman. Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding menilai apa yang diucapkan Neno Warisman tidak pantas disebut sebagai doa, melainkan cuma orasi politik yang bersifat pragmatis berkedok agama.

“Pilihan diksi dalam ucapannya tampak sekali dibuat untuk menggiring opini publik. Seolah-olah hanya merekalah kelompok yang menyembah Allah. Sedangkan kelompok lain yang berseberangan bukan penyembah Allah. Pertanyaan saya, dari mana Neno bisa mengambil kesimpulan itu? Apa ukurannya sampai ia bisa mengatakan jika pihaknya kalah maka tak akan ada lagi yang menyembah Allah?” kata Karding dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/2).

Namun, di balik kritik tersebut, ada pihak yang membela Neno Warisman. Adalah Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah yang menjadi ‘benteng’ atas kritik sejumlah pihak itu.

Menurut Fahri, doa ‘dibalut’ puisi itu tidak menyebutkan siapa pihak yang diharapkan untuk menang. Fahri juga mengaku tidak tahu siapa yang dimaksud pihak yang didoakan menang di puisi Neno Warisman itu karena doa bersifat rahasia.

“Setahu saya, dia nggak sebut nama Prabowo. Kan nggak bisa diperjelas. Namanya doa, itu private pada dasarnya,” kata Fahri.

Ia menyebut doa sebagai senjata dan rintihan hati. Sementara itu, peserta Munajat 212 mengamini apa yang didoakan Neno Warisman.

“Doa itu senjata. Doa itu rintihan hati. Yang setuju mengaminkan. Jadi seperti sebuah suasana hati yang membacanya,” ujar Fahri.

detikcom telah menghubungi Neno Warisman lewat telepon tapi belum mendapat jawaban. Pesan singkat kepada Neno juga tidak dibalas.
(zak/rvk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

BCA Targetkan Proses Akuisisi Bank Rampung pada 2019

Liputan6.com, Jakarta – Manajemen PT Bank Central Asia (BCA) akan merampungkan proses akuisisi satu bank kategori bank buku I pada 2019. Hal ini disampaikan oleh Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja.

Dia menjelaskan, pihaknya  meminta persetujuan para pemegang saham terkait rencana akuisisi tersebut pada Rapat umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) yang akan diselenggarakan pada Juni 2019.

Sebenarnya BCA akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada April 2019. Namun, menilik proses akuisisi masih belum akan rampung pada April, pihaknya akan melakukan RUPS-LB.

“RUPS kita April. Tapi tidak akan selesai April. Mungkin RUPS-LB kita rencanakan sekitar Juni. RUPS selesai, disetujui kita annouce,” kata dia, saat ditemui, di ICE BSD, Tangerang Selatan, Sabtu (23/2/2019).

Jahja menuturkan, akuisisi tersebut memang perlu mendapatkan persetujuan pemegang saham. Sebab aksi korporasi tentu akan memberi dampak pada perusahaan, salah satunya terhadap harga saham BCA.

“Relatif material. Material itu bukan dari segi value ya. Material itu kalau sampai mempengaruhi saham. Nah kita tidak tahu, waktu kita announce BCA terpengaruh apa tidak. Jadi kita tidak berani ambil risiko. Sebab itu kita harus persetujuan RUPS dulu, baru sesudah itu kita announce ke market,” ujar  dia.

Dia mengatakan, pasca akuisisi bank tersebut tidak akan tetap berdiri sendiri  alias tidak dimerger dengan anak usaha BCA. Sementara untuk lini bisnis yang akan digarap bank bersangkutan, masih sedang dikaji.

“Kita belum tentukan, bisa digital, bisa well management, bisa mikro bisa UKM. Pokoknya kita akan pilih salah satu fokus, saya belum mau komen,” ungkapnya.


Reporter: Wilfridus Setu Embu

Sumber: Merdeka.com

2 dari 2 halaman

BCA Alokasikan Rp 5,2 Triliun buat Investasi Digital pada 2019

Sebelumnya, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyediakan dana sekitar Rp 5,2 triliun untuk investasi digital banking di 2019. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk pengembangan ATM, server serta EDC agar menyamai laju pengembangan fintech di Indonesia.

“Banyak, tapi termasuk ATM, EDC, sekitar Rp 5,2 triliun tahun depan. Enggak kalah sama fintech. Untuk yang sudah ada di manintenance, pengembangan nambah EDC, ATM, server,” ujar Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmaja di JCC Senayan, Jakarta, Selasa 27 November 2018.

Jahja mengatakan, BCA juga akan melakukan transformasi aplikasi yang saat ini belum menggunakan QR (Quick Response) code. Sehingga ke depan, lebih digital dan tingkat kepatuhan terhadap penggunaan QR code meningkat.

“Kemudian transformasi dari aplikasi kita kan yang lama belum ada QR sekarang ada transformasi supaya lebih digital dan complience. Risiko itu harus diinvstasikan, dijaga supaya tetap compli dan sesuai ketentuan,” kata dia.

Jahja menambahkan, tahun ini pihaknya sebenarnya sudah mencanangkan penggunaan QR code untuk tranfer dana. Di mana pedagang di sosial media dapat melakukan transfer sebesar Rp 100 juta per hari.

“Kita kan habis perkenalkan QR untuk meudahkan orang transfer dan bisa sampai Rp 100 juta per hari. Buat yang jualan IG, FB, itu gampang enggak perlu ketik nomor rekening kan takut salah, dengan QR bisa jalan,” ujar dia.

“Ini perlu disosialisasi saya kira, produk baru enggak boleh dalam waktu dekat bersamaan kita keluarkan. Yang penting educate customer, yang penting kesulitan kita punya melalui halo BCA bisa support bantu beri penjelasan edukasi nasabah,” kata dia.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Menristekdikti Targetkan 7.000 Jurnal Terakreditasi dalam 2 Tahun

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir meminta para dosen, guru besar, dan peneliti untuk meningkatkan jumlah serta kualitas riset yang dipublikasikan di jurnal nasional maupun internasional.

Ia menyebutkan, saat ini Indonesia baru memiliki 2.270 jurnal yang terakreditasi nasional, sementara diperlukan lebih dari 8.000 jurnal yang terakreditasi untuk memenuhi kebutuhan jurnal ilmiah nasional.

Untuk itu, Menristekdikti menerbitkan Permenristekdikti Nomor 9 Tahun 2018 tentang Akreditasi Jurnal Ilmiah yang mengamanahkan lembaga akreditasi jurnal ilmiah bergabung di bawah Kemenristekdikti.

Nasir menjelaskan, dengan terbitnya Permenristekdikti ini, ia menargetkan tersedia 7.000 jurnal terakreditasi nasional dengan enam peringkat dalam waktu dua tahun, serta terwujudnya reformasi birokrasi penetapan akreditasi dari dua kali setahun menjadi enam kali.

Selain itu peningkatan peringkat akreditasi juga dapat diajukan setelah sekurang-kurangnya satu nomor terbitan baru.

“Semua jurnal ilmiah yang terakreditasi oleh LIPI dan masih berlaku masa akreditasinya secara otomatis diakui oleh Kemenristekdikti sampai masa berlaku akreditasinya habis,” ujar Nasir dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, Sabtu (23/2/2019).

Nasir menuturkan, Kemenristekdikti juga menerbitkan sertifikat baru bagi jurnal ilmiah yang telah diakreditasi oleh LIPI. Pengajuan akreditasi jurnal ilmiah menurut peraturan baru telah dimulai pada 1 Juni 2018.

Masa pendaftaran akreditasi jurnal ilmiah dibuka sepanjang tahun, demikian pula proses penilaian akreditasinya. Hasil akreditasi pun ditetapkan setiap dua bulan, dan masa akreditasi berlaku 5 tahun terhitung sejak nomor terbitan yang diajukan dan bernilai baik.

Kemudian, bagi jurnal ilmiah yang masih terbit dalam wujud cetak dan terkendala dalam penerbitan secara elektronik, Kemenristekdikti bekerja sama dengan LIPI untuk menyiapkan Rumah E-journal Indonesia yang merupakan cloud aplikasi jurnal elektronik.

Fasilitas ini diberikan secara gratis sehingga pengelola jurnal tidak perlu memiliki sendiri server, aplikasi pengelolaan jurnal, dan tim ahli teknologi informasi. Untuk kendala referensi yang berkualitas secara nasional, Kemenristekdikti juga menyiapkan Garuda (Garba Rujukan Digital) yang mengintegrasikan jurnal elektronik, serta melanggankan database jurnal internasional.

2 dari 3 halaman

Kategori Peringkat

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Muhammad Dimyati menyampaikan, 2.270 jurnal yang terakreditasi terbagi dalam enam kategori peringkat. Yaitu, dari Sinta 1 sampai dengan Sinta 6.

Peringkat 1, nilai 85 sampai 100; Peringkat 2, nilai minimal 70; Peringkat 3, nilai minimal 60; Peringkat 4, nilai minimal 50; Peringkat 5, nilai minimal 40; dan Peringkat 6, nilai minimal 30.

Pemeringkatan tersebut dimaksudkan untuk memberi pilihan bagi lembaga atau unit kerja pembina karier jabatan fungsional guna memilih peringkat akreditasi jurnal ilmiah yang sesuai untuk syarat pengajuan kenaikan jenjang jabatan fungsional.

Dengan terbitnya Permenristekdikti tersebut, semua lembaga pembina jabatan fungsional dan pimpinan perguruan tinggi diharapkan dapat menyesuaikan kembali semua ketentuan yang terkait dengan kategori jurnal ilmiah terakreditasi sebagai syarat publikasi ilmiah bagi dosen dan mahasiswa.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Ma’ruf Sesalkan Puisi Neno Warisman: Masa Jokowi dan Saya Dianggap Kafir

Jakarta – Cawapres Ma’ruf Amin menyayangkan doa Neno Warisman yang dibacakan saat Munajat 212. Ma’ruf heran Pilpres disamakan dengan Perang Badar.

“Pertama kok pilpres kok jadi kayak Perang Badar? Perang Badar itu kan perang habis-habisan. Hidup mati. Kita kan hanya memilih pemimpin,” kata Ma’ruf di Mall Palm Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (23/2/2019).

Ma’ruf menilai doa Neno itu tidak tetap. Ma’ruf kembali menegaskan yang sedang dijalani Indonesia bukan perang.
“Kedua, menempatkan posisi yang lain sebagai orang kafir. Masak Pak Jokowi dengan saya dianggap orang kafir. Itu sudah tidak tepat. Menyayangkanlah. Kita kan pilpres bukan perang badar,” ujarnya.

Selain itu, Ma’ruf juga menyambut positif Bawaslu yang mau menyelidiki acara Munajat 212 di Monas itu. Ma’ruf tidak ingin 212 dijadikan alat politik.

“Oh bagus, supaya jangan sampai 212 itu dijadikan kendaraan politik. Itu bagus Bawaslu menyelidiki itu,” ucapya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Neno Warisman, membacakan ‘Puisi Munajat 212’. Potongan video saat Neno membacakan puisi itu ramai dibagikan di media sosial.

Berikut ini isi potongan puisi dari video yang beredar:

jangan, jangan Engkau tinggalkan kami
dan menangkan kami
Karena jika Engkau tidak menangkan
Kami khawatir ya Allah
Kami khawatir ya Allah
Tak ada lagi yang menyembah-Mu
(idh/hri)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Said Didu Bela Sudirman Said Soal Polemik Akusisi Freeport

Liputan6.com, Jakarta – Mantan Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Said Didu menanggapi pernyataan Mantan Menteri ESDM, Sudirman Said yang menyebut Presiden Jokowi bertemu diam-diam dengan Bos PT Freeport, James R Moffett.

Menurut Said Didu, pernyataan Sudirman Said tidak merugikan siapapun. “Saya pikir pak Dirman tak nyatakan apa-apa, tidak ada pendapat pak dirman merugikan,” kata Said di Jakarta, Jumat (22/2/2019).

Said pun menyinggung soal negosiasi Freeport yang menurutnya hanya sebagai target politik, bukan benar-benar untuk kepentingan bangsa.

Menurut Said Didu, saat perunding 2015-2016, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan sudah menyatakan untuk berhenti berunding dengan Freeport. Karena harus menunggu 2019. Selain itu karena masih ada dua tahun lagi sebelum masa kontrak habis.

“Tapi ternyata belum sampai itu berunding kan, berarti kan target politik kan,” tegas dia.

Bukti bahwa perundingan Freeport adalah target politik, menurutnya pembelian saham Freeport 51 persen seakan-akan adalah prestasi.

“Mungkin pertimbangan bisnisnya agak dikesampingkan seperti halnya kan pembangunan jalan tol, itu kan target politik kan, akhirnya kan mahal. Infrastruktur banyak sekali target politik. jadi saya katakan ini menjadi biaya pencitraan yang mahal,” ujar dia. 

Said Didu menyatakan Freeport telah mendapatkan lima keuntungan dari pengambilan saham oleh Indonesia. Keuntungan pertama, menurut dia Freeport dapat uang cash sebesar Rp54 triliun. Kedua, Freeport dapat kepastian perpanjangan dari perubahan kontrak karya menjadi UPK sampai 2041.

“Ketiga, dapat kepastian pajak sampai 2041. Keempat, terbebas dari tuntutan perbaikan lingkungan dan kelima dia terbebas dari berkurang kewajibannya investasi smelter, karena mayoritas kan sekarang harus inalum. itu yang didapat freeport,” sambung dia. 

Sementara itu, menurut Said Didu, dari pembelian saham Freeport ini Indonesia malah menelan banyak kerugian.

“Kerugiannya lagi, Indonesia dapat kewajiban memperbaiki lingkungan. Indonesia kemungkinan akan dapat laba tapi kemungkinan dapat resiko juga jika bertambahnya saham,” ucap Said Didu.

 

 

2 dari 2 halaman

Bantahan Jokowi

Soal pertemuan dengan bos Freeport  Presiden Jokowi mengakui adanya pertemuan dengan James R Moffet yang saat itu adalah bos Freeport McMoran Inc. Namun Jokowi membantah jika pertemuan itu disebut rahasia.

Ini sekaligus menepis pernyataan yang dilontarkan mantan Menteri ESDM Sudirman Said yang menyebut bahwa Jokowi menggelar pertemuan rahasia dengan bos Freeport pada 2015.

“Enggak sekali dua kali ketemu. Kok diam-diam. Ketemu bolak-balik, enggak ketemu sekali dua kali,” ujar Jokowi usai menghadiri pelatihan saksi yang digelar Tim Kampanye Nasional (TKN) di Hotel El Royal Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (20/2/2019).

Kepala Negara kembali menegaskan, pertemuan itu tidak dilakukan secara rahasia. Pertemuan digelar beberapa kali dalam kaitannya dengan masa depan PT Freeport Indonesia.

“Ya perpanjangan, dia kan minta perpanjangan. Pertemuan bolak-balik memang yang diminta perpanjangan, terus apa? Diam-diam gimana? pertemuan bolak-balik. Kalau pertemuan pasti ngomong, enggak diam diam,” kata Jokowi.

Menurutnya, pertemuan antara kepala negara dengan pengusaha adalah hal biasa. Apalagi kaitannya dengan kekayaan negara yang harus dijaga pemerintah. Sehingga tidak perlu ada yang dirahasiakan.

Dalam pertemuan dengan bos Freeport itu, Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan komitmen pemerintah Indonesia untuk menjadi pemegang saham paling besar Freeport Indonesia.

“Ya kita ini kan diminta untuk perpanjangan, diminta untuk, tapi sejak awal saya sampaikan, bahwa kita memiliki keinginan itu (untuk menguasai 51 persen saham), masa enggak boleh,” tegas Jokowi.

 

Reporter: Raynaldo Ghiffari Lubabah

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:  

M Taufik: Munajat 212 Kepentingan Kesatuan, Tak Ada Urusan Politik

Jakarta – Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik mengatakan acara Munajat dan Zikir 212 tidak terkait politik. Munajat itu untuk kepentingan kesatuan.

“Munajat itu, munajat nggak ada urusan sama politik. Munajat itu kan untuk kepentingan kesatuan,” kata Taufik di Al Jazeerah Signature Restorant & Lounge, Johar Baru, Jakarta Pusat, Jumat, (22/2/2018).

Dia menyebut hanya orang iri yang mengaitkan acara tersebut dengan agenda politik. Sebab, menurutnya, tak semua orang bisa menggelar acara itu.
“Kalau kemudian ada yang plintir itu karena orang itu nggak bisa berbuat seperti itu. Sederhana saja, apa urusannya dengan munajat sama yang lain?” sebutnya.

Ketika disinggung tokoh-tokoh yang hadir kebanyakan dari kubu Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Taufik mengatakan semua orang bebas datang ke acara tersebut.

“Ya habis siapa yang ngelarang? Kalau saya hadir siapa yang ngelarang? Jadi saya kira sudahlah. Kita perlu ada saya kira kesamaan rasa, berdoa pada yang Maha Kuasa supaya kesatuannya tetap terjaga,” ujar Taufik.

Tudingan mengenai acara Munajat 212 dipolitisasi awalnya disampaikan juru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Abdul Kadir Karding. Dia sejak awal menduga acara itu bermuatan politik karena dihadiri tokoh-tokoh politik dari kubu Prabowo.

“Kami sejak awal menduga acara munajat ini pastilah ada kaitannya dengan politik. Lalu MUI DKI mengundang. Itu saya kira ada hubungannya dengan Pak Anies (Anies Baswedan/Gubernur DKI Jakarta). Yang semua orang tahu itu Pak Anies afiliasi politiknya ke 02. Pasti orang-orang 02 yang banyak,” ujar Karding.
(ibh/idh)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Cara bermain CoC di PC, Buat Kamu Pecinta Game

Liputan6.com, Jakarta Bagi kamu yang hobi main game tentu sudah tak asing lagi dengan game CoC (Clash of Clans) ini kan? Bagaimana tidak, game yang berlatar belakang kolosal ini sudah dimainkan oleh jutaan orang di seluruh dunia setiap bulannya. Permainan ini juga dimainkan dari berbagai kalangan dari anak kecil hingga dewasa.

CoC atau kepanjangan dari Clash of Clans adalah adalah sebuah game strategi di mana pemain membangun komunitas, melatih pasukan, dan menyerang pemain lain untuk mendapatkan emas, trophy, elixir dan dark elixir.

Mulai dari membangun prajurit yang andal, upgrade wall (tembok) agar kuat, membangkitkan Barbarian King dan Archer Queen, bahkan hingga membangunkan sang Golem.

Dalam permainan CoC sangat membutuhkan Gold dan Exilir untuk mencapai kemenangan. Seperti yang kita ketahui sendiri, untuk mendapatkan keduanya sangatlah sulit. Apalagi bila kita dihadapkan kepada yang reproduksi Dark Exilir, tingkat kesulitannya sudah mencapai batas maksimal.

Bermain CoC memang menyenangkan kamu pun bisa melepas penat setelah lelah bekerja, ataupun bermain ketika bosan. Sayangnya, jika bermian CoC melalui smartphone maka akan membuat baterai smartphonemu cepat habis.

Pasalnya bermain CoC di smartphone jika dipaksa akan membuat handphone terasa panas, hal ini akan membuat handphonemu berumur pendek. Enggak mau kan kalau smartphone kamu jadi rusak karena terlalu sering bermain CoC?

Maka tidak sedikit orang yang memilih bermain CoC lewat PC. Selain tampilan layar yang lebih besar kamu pun lebih nyaman bermain di PC. Apakah bisa bermain CoC lewat PC?

Tentu bisa, beberapa orang tidak mengetahui jika bermain CoC bisa dilakukan melalui PC ataupun laptop kesayanganmu. Nah, bagaimana cara bermain CoC di PC? Jangan khawatir pada artikel ini, kamu akan mengetahui cara bermain CoC di PC.

Jadi kamu tidak perlu khawatir jika handphone kamu rusak karena terlalu sering bermain CoC. Kamu pun bisa langsung mempraktkikan cara bermain CoC di PC ini di rumah.

Ada beberapa cara yang bisa digunakan cara bermain CoC di PC. Dalam bermain CoC di PC melibatkan aplikasi pihak ketiga untuk membuat laptop bisa mengemulasi Android di PC atau laptop. Namun pada artikel ini akan menggunakan BlueStack untuk bermain CoC di PC.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (22/2/2019) cara bermain CoC di PC bisa kamu coba!

2 dari 3 halaman

Cara Bermain Coc di PC dengan BlueStacks

1. Langkah pertama, unduh BlueStacks di http://www.bluestacks.com/ di PCmu

Setelah mengunduh, kemudian lakukan penginstallan. Kemudian kamu akan diminta masuk dengan akun Google. Jadi pastikan untuk memiliki akun Google ya.

2. Setelah itu, Klik tombol ‘search’ oranye dan temukan ‘Clash of Clans’

Google Play akan menanyakan ID dan kata sandi Google Anda, maka Anda dapat pergi ke menu utama Google Play, kemudian tulis di kolom pencarian ‘Clash of Clans’ kemudian klik Instal.

3. Setelah menginstal, cukup klik ‘Run’ untuk membuka game.

Nah, sekarang kamu pun bisa bermain CoC lewat PC kesayanganmu. Untuk memperbesar dan memperkecil, cukup gunakan tombol + dan – pada keyboard.

Jangan lupa untuk memulihkan desa di ponselmu sebelumnya kamu perlu bermain CoC di PC atau laptop. Pastikan juga bahwa laptop atau PCmu memiliki speseifikasi RAM yang cukup mumpuni untuk bermain game CoC ini.

3 dari 3 halaman

Tips Bermain CoC

Setelah mengetahui cara bermain CoC di PC, sebaiknya kamu mengetahui tips bermain CoC agar permainanmu mencapai kemenangan. Walau banyak dimainkan dan terlihat mudah, CoC ternyata memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi untuk clasher pemula. Beberapa tips yang bisa kamu gunakan:

1. Pantau lawan

Mempelajari lawan sebelum berperang adalah hal yang wajib kamu lakukan di dalam CoC., dengan memantau lawan kamu bisa mengetahui tata letak bangunan penting yang patut diserang lebih awal.

2. Pilih lawan yang tepat saat Clan Wars

Saat akan melakukan Clan Wars, ada baiknya kamu menyerang desa yang tidak memiliki bintang untuk awalnya. Selain lebih mudah, desa yang belum memiliki bintang ini menawarkan lebih banyak loot yang bisa diambil.

3. Gabung dengan Clan

Gabung Clan lain bilamana level kamu sudah memungkinkan. Lewat clan ini, kamu kamu pun akan lebih mudah membantu saat kamu diserang atau menyerang clasher lainnya.

4. Level Town Hall

Satu hal penting yang perlu kamu ingat saat akan menyerang town hall (TH) clasher lain, yaitu level Town Hall. Hanya karena Town Hall clasher lain lebih rendah, bukan berarti TH tersebut layak untuk di raih.

5. Jangan boros Gems

Seperti yang sudah kamu ketahui, gems merupakan ‘mata uang’ penting di dalam permainan CoC. Daripada kamu menghamburkan gems untuk mempercepat proses di dalam permainan, ada baiknya kalau kamu menyimpan gems yang dimiliki untuk keadaan yang super mendesak.

Uraian di atas adalah cara bermain CoC di PC yang bisa kamu praktikan. Amat sangat mudah bukan?


Sakit-sakitan dan Tak Punya Uang, WN Belgia Dideportasi

Liputan6.com, Mataram – Petugas kantor Imigrasi Kelas 1 Mataram, NTB mendeportasi seorang warga negara Belgia karena tak memiliki keluarga dan biaya hidup serta tinggal melebihi batas waktu atau overstay.

WN Belgia yang diketahui bernama Alexandre E.F. Delvaux yang berusia 67 tahun tersebut telah tinggal di Lombok sejak tahun 2012 menggunakan Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas) Pensiun.

Ia dideportasi atau dipulangkan ke negaranya karena alasan kemanusiaan. Sebab, selama di Lombok, Alexandre selain mengidap penyakit, hidup sebatang kara, juga tidak memiliki biaya hidup.

“Yang bersangkutan (Alexandre) diindikasikan sakit struk, gangguan ingatan, dan stres. Ia juga tidak memiliki biaya. Maka dari itu, Imigrasi Mataram bekerja sama dengan Kedubes Belgia di Jakarta untuk memfasilitasi keperluan pendeportasian yaitu Emergency Passport dan tiket ke Belgia,” kata Yusriansyah Fazrin, Kasi Inteldakim Imigrasi Mataram, Kamis, 21 Februari 2019.

Yusriansyah mengatakan, sebelumnya pihak Imigrasi mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada orang asing yang sakit-sakitan.

Setelah dilakukan pengecekan di sebuah indekos, petugas menemukan Alexandre dalam kondisi lemas tengkurap di lantai.

Petugas dibantu masyarakat dan beberapa anggota kepolisian mengevakuasi WN Belgia tersebut ke RS Bhayangkara Mataram untuk dirawat.

Setelah kondisi membaik, Alexandre kumudian ditempatkan di ruang detensi Imigrasi sambil menunggu proses pemeriksaan dokumen. Petugas Imigrasi menemukan dokumen bule tersebut telah melampau izin tinggal sejak tahun 2017.

Paspor yang bersangkutan berlaku sejak sampai 27 Desember 2017 atau telah habis masa berlaku.

“Begitu juga dengan Kitas Pensiun yang dimilikinya, masa berlaku 05-08-2016 sampai dengan 15-06-2017 juga telah habis,” tandas Yusriansyah.

Pendeportasian WN Belgia itu dilaksanakan via Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, tujuan Dubai-Brussels, menggunakan pesawat Emirates Airlines EK359, Etd pukul 00.10 WIB.


Simak video pilihan berikut ini:

Demi Jokowi, Ratusan Pedagang Bakso Sediakan Makan Gratis di Kendari

Kendari – Ratusan pedagang bakso gerobak di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menyediakan makan gratis bagi siapa saja yang ingin menyantap hidangan bakso. Dalam hitungan menit, bakso sudah ludes.

Acara makan gratis ini digelar di lapangan Sultra Safety Driving Center (SSDC), Jumat (22/2/2019). Salah seorang pedagang, Gonrong (35) menyatakan senang dengan adanya kegiatan makan gratis tersebut. Ia tidak perlu berkeliling untuk menjajakan jualannya lagi.

“Biasa saya jualan dari pukul 13.00 WIB sampai 21.00 WIB, tapi ini tidak karena habis diborong,” ujarnya.


Perasaan gembira nampak jelas dari raut wajahnya yang berseri-seri. Dikatakannya pula, seluruh dagangannya sebanyak 100 porsi diborong hari itu.

Meskipun hadir untuk persembahan Jokowi, ia mengaku panitia tidak memaksa untuk memilih Jokowi sebagai presiden selanjutnya.

“Tidak ada paksaan, saya hanya diberi tahu teman bahwa hari ini pedagang bakso berkumpul di tempat ini karena dagangan kami diborong untuk Jokowi,” katanya.

Sementara itu, panitia pelaksana Laode M Nasir menuturkan acara makan gratis tersebut akan dirangkaikan dengan deklarasi dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Makan gratisnya memang bebas, siapa saja bisa datang makan gratis, kita tidak paksa kalau makan harus pilih Jokowi,” tuturnya.

Ide makan gratis tersebut dipilih karena melihat sosok Jokowi yang selama ini merakyat dan peduli serta mau bersentuhan langsung dengan rakyat.

Selain bakso, panitia juga menyediakan 1000 pop mie gratis kepada masyarakat yang datang di lokasi tersebut.

Salah seorang pengunjung, Ati mengaku senang dengan adanya makan gratis hari itu.

“Senanglah, kapan lagi bisa makan gratis dan tanpa syarat apa-apa,” pungkasnya.
(asp/asp)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Polemik Tenaga Asing di Hutan Prabowo

Jakarta – Polemik lahan negara yang dikuasai Prabowo Subianto masih terus berlanjut. Kali ini, polemik merembet ke tudingan adanya pekerja asing di PT Tusam Hutani Lestari (THL), perusahaan milik Prabowo yang mengelola hutan di lahan berstatus Hutan Tanaman Industri (HTI) itu.

Status HTI itu sebelumnya diungkap oleh Ombudsman RI. Ombudsman menyebut berdasarkan hasil identifikasi, lahan yang sebelumnya diklaim oleh Prabowo berstatus Hak Guna Usaha (HGU) itu, ternyata menyandang izin HTI.

Kembali ke tudingan adanya tenaga kerja asing (TKA) di THL, hal itu mulanya dilontarkan oleh eks Panglima GAM wilayah Linge, Fauzan Azima. Fauzan yang pernah bertugas membawahi wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah, lokasi di mana hutan yang dikelola THL berada, menyebut pihak perusahaan mempekerjakan tenaga asing.

“Sekarang lahan itu mereka manfaatkan untuk ambil getah. Ada sebagian masyarakat (yang ambil getah), dan pihak ketiga. Kalau dulu (di sana) banyak dari luar. Dari China juga ada. Awalnya tenaga-tenaga kerja China semua di situ,” kata Fauzan saat dimintai konfirmasi, Kamis (21/2).
Tudingan itu langsung mendapat komentar dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin. TKN Jokowi-Ma’ruf menilai pernyataan mantan kombatan GAM itu menambah bukti bahwa Prabowo pro-asing.

Selain itu, pernyataan itu juga menunjukkan inkonsistensi Prabowo dan kubunya. Sebab, mereka dinilai kerap menggembar-gemborkan anti asing dan kerap menggoreng isu tenaga kerja asing (TKA).

“Pengakuan eks Panglima GAM Linge ini memperjelas bukti bahwa Pak Prabowo semakin inkonsisten. Ini menambah bukti sikapnya yang menuduh pihak lain pro-asing, padahal ternyata perusahaannya pun memperkerjakan tenaga kerja asing,” ujar juru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily, kepada wartawan.

Polemik Tenaga Asing di Hutan PrabowoFoto: Lahan milik Prabowo di Aceh (Ist)

Tak terima sang capres dituding tanpa dasar, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno memberi pembelaan sekaligus bantahan. BPN Prabowo-Sandiaga heran dengan tudingan tersebut. BPN tak habis pikir kenapa Fauzan Azima dengan getol menyerang Prabowo.

“Saya bingung, ini orang nyinyir banget, sih. Ya dibuktikan saja kalau memang ada isu TKA,” ujar juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade.

“Kalau ada isu TKA di sana, sudah diusir sama orang Aceh. Lalu juga sudah diberi sanksi oleh Pemprov Aceh. Logikanya sajalah, kalau ada TKA di sana, tentu sudah ada protes dari orang Aceh, pasti juga Pemprov beri teguran ke THL, dong,” imbuhnya.

Bantahan juga diberikan pihak THL. Perusahaan yang memiliki Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dalam Hutan Tamanan Industri (IUPHHK-HTI) itu membantah dan menyebut hanya mempekerjakan penderes dari Indonesia.

“Kalau tenaga kerjanya nggak ada, tapi kalau pembeli getahnya bisa jadi ada. Karena kita jual ke Medan (Sumatera Utara). Kalau tenaga di lapangannya yang dimaksud pekerja kan penderesnya, kalau penderes nggak ada,” kata Staf Bagian Perencanaan dan Administrasi Umum PT THL Husein Canto saat dimintai konfirmasi detikcom.

(mae/tor)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>