Merinding Lihat Kampanye Akbar Prabowo, Habiburokhman Sampai Kehilangan Sandal

Jakarta – Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman mengaku merinding melihat massa kampanye akbar Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di GBK, Jakarta. Sendal Habiburokhman sampai hilang. Begini ceritanya.

Habiburokhman mengaku sudah berada di GBK sejak subuh. Dalam hitungan menit, dia menyebut massa secara tiba-tiba memenuhi GBK.

“Tadi saya menjelang jam 3 (pagi) belum begitu ramai, tapi dalam hitungan menit tiba-tiba ramai. Ini luar biasa, saya tidak pernah mengalami kejadian seindah ini ya, sedramatis ini, sampai tadi merinding melihat langsung antusiasme masyarakat yang menginginkan perubahan,” ucap Habiburokhman di GBK, Minggu (7/4/2019).

Dia mengaku pihaknya tidak memobilisasi massa. Saking ramainya, Habiburokhman mengaku kehilangan sandal.

“Kita sendiri nggak lakukan mobilisasi, nggak datangkan orang dan sebagainya seperti kampanye zaman dulu. Ini benar-benar inisiatif dan antusiasme masyarakat melakukan apa yang dia bisa, menyerahkan apa yang dia punya demi kemenangan Prabowo-Sandi,” ucap Habiburokhman.

“Sampai sandal hilang nih, akhirnya nyeker,” sebut dia.
(gbr/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Yusril Bongkar Chat dengan Habib Rizieq, Habiburokhman: Akhlak Sudah Sempurna?

Jakarta – Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan percakapannya dengan Habib Rizieq Syihab yang meragukan keislaman Prabowo Subianto. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno meminta Yusril introspeksi diri.

“Kalau dia mau menggiring soal kadar keislaman Pak Prabowo ya itu urusan dia, tapi apa ahlak dia sudah sempurna? Apa keislaman dia juga sudah sempurna?” kata anggota Direktorat Advokasi dan Hukum BPN, Habiburokhman kepada wartawan, Kamis (4/4/2019).

Habiburokhman mengatakan BPN dan Prabowo tidak memedulikan isu yang diembuskan Yusril. Terutama sang capres, ia yakin Prabowo merupakan sosok penyabar.
“Pak Prabowo orang yang penyabar. Dihina atau disindir secara personal beliau nggak akan baper (bawa perasaan),” ujarnya.

Kendati demikian, ia menyarankan Yusril ‘puasa bicara’ ke publik. Habiburokhman menyinggung pernyataan Yusril soal pembebasan Abu Bakar Ba’asyir. Menurut dia, citra Yusril telah rusak karena menyampaikan informasi keliru.

“Kalau boleh saran sebaiknya Yusril puasa bicara ke publik dulu demi kebaikan dia sendiri. Hal ini terkait pernyataan dia soal pembebasan Ustaz Abu Bakar Ba’asyir yang terbukti tidak benar. Setelah kejadian tersebut reputasi Yusril menurut saya rusak, dan dia perlu waktu beberapa tahun untuk membangun kembali citranya,” ucap Habiburokhman.

Sebelumnya, Yusril mengungkap transkrip lengkap percakapan WhatsApp dengan Habib Rizieq yang meragukan keislaman Prabowo. Yusril menegaskan transkrip percakapan itu merupakan bukti bahwa dirinya tak menyebarkan kebohongan.

Yusril mengatakan Habib Rizieq juga menyeret nama Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam percakapan tersebut. Berdasarkan penuturan Yusril, Rizieq menyebut Prabowo terjebak dengan SBY yang tengah berupaya melakukan propaganda melawan politik Islam.

“Perhatikan dalam WA di atas Rizieq yang bilang “PS lemah tentang Islam & lingkarannya pun masih banyak yang “Islamphobia”. Apalagi PS sudah terjebak dengan SBY yang sedang propaganda melawan Politik Islam yang disebutnya sebagai “Politik Integritas” beraroma SARA” dan seterusnya,” sebut Yusril.
(tsa/tsa)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Habiburokhman Minta Propam Usut Pengakuan AKP Sulman-AKBP Budi

Jakarta – Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna bersumpah tidak pernah memerintahkan anak buahnya, eks Kapolsek Pasirwangi Garut AKP Sulman, untuk mendukung capres petahana Joko Widodo atau Jokowi. Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman meminta kasus ini diusut tuntas, tak sekadar sumpah.

“Kasus ini harus diselesaikan secara transparan dan profesional, bukan sekadar sumpah saja,” kata Habiburokhman kepada wartawan, Senin (1/4/2019).

Habiburokhman memandang semua pihak yang terlibat dalam isu itu harus berbicara jujur. Bukti-bukti, katanya, juga harus ditunjukkan kepada Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.
“Masing-masing pihak harus dimintai keterangan oleh Propam dan diminta membuktikan ucapan masing-masing. Ini kasus sangat sensitif jadi harus dipastikan tidak menguap di tengah jalan,” sebut dia.

“Surat Edaran Kapolri soal netralitas harus disosialisasikan dan dipatuhi oleh seluruh anggota Polri,” imbuh dia.

Sebelumnya diberitakan, mantan Kapolsek Pasirwangi AKP Sulman Aziz menuding Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna yang memerintahkan dirinya dan kapolsek di Garut untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf.

“Saya merasa telah dizolimi, telah disakiti, termasuk keluarga saya, istri saya, anak saya. Saya telah dimutasikan dari posisi saya ke Polda Jawa Barat. Dikarenakan saya berfoto dengan tokoh agama, tokoh NU kecamatan Pasirwangi. Yang kebetulan beliau itu ketua deklarasi Prabowo-Sandi,” kata Sulman di Kantor Lokataru, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (31/3).

Namun Budi Satria, menyangkal kesaksian Sulman. Dia bersumpah tidak pernah memerintahkan Sulman untuk menggalang dukungan kepada Jokowi.

“Wah Demi Allah, sumpah saya nggak bisa berdiri kalau saya ngomong gitu,” tutur Budi saat dimintai konfirmasi detikcom.
(gbr/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Habiburokhman Kampanye Pakai Spanduk Prabowo-Sandi dari Karung Bekas

Jakarta – Calon legislatif (caleg) DPR RI dapil Jakarta 1 dari Partai Gerindra Habiburokhman menyapa warga Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur. Spanduk dukungan untuk capres-cawapres nomor 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sepanjang 1 km juga dibentang dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan Habiburokhman diawali dengan aksi jalan kaki bersama pendukungnya mengelilingi permukiman warga Utan Kayu Selatan, Matraman, Jaktim, (Minggu (24/3/2019). Habiburokhman bersama pendukungnya terus meneriakkan dukungan untuk Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Kemudian Habiburokhman bersama para pendukungan membentangkan spanduk dukungan untuk Prabowo-Sandi sepanjang 1 km di Jl Nanas II, Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur. Spanduk itu terbuat dari karung bekas.
“Ini kegiatan memecahkan rekor spanduk rakyat terpanjang se-Indonesia. Ini terdiri dari 5 ribu karung bekas yang kalau dibagi 2 menjadi 1 km. 5 ribu karung ini kita rajut,” kata Habiburokhman.

Ia mengatakan warga masyarakat sangat antusias mengikuti acara aksi jalan kaki serta pembentangan spanduk sepanjangan 1 km itu. Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan dukungan untuk Prabowo-Sandi tidak akan redup meski dengan segala keterbatasan.

“Ini sebagai bukti bahwa kami walau penuh keterbatasan, kami pendukung Pak Prabowo dan Pak Sandiaga di Utan Kayu khususnya, kita tidak kecil hati, kita tetap semangat memenangkan Prabowo-Sandi,” ungkap anggota Direktorat Hukum dan Advokasi BPN Prabowo-Sandi itu.

Habiburokhman Kampanye Pakai Spanduk Prabowo-Sandi dari Karung BekasFoto: Habiburokhman (Ibnu Hariyanto/detikcom)

Ia menambahkan nantinya spanduk-spanduk dari karung bekas itu akan disebar di seluruh Jakarta Timur. Spanduk itu akan dipasang berdekatan dengan foto pasangan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin.

“Nanti kita akan bagikan dan dipasang di sebelah spanduk Pak Jokowi, kita sebar di seluruh Jakarta Timur. Ini bukti kerukunan di antara kita,” tambahnya.

Ia menyebut kegiatan ini merupakan salah satu kampanye positif yang melibatkan peran serta masyarakat. Ia pun optimis pasangan Prabowo-Sandi akan unggul di Jakarta Timur. “Insyaallah Prabowo-Sandi 80 persen di Jakarta Timur,”sebut Habiburokhman.
(ibh/gbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Habiburokhman Soal Prabowo Buka Baju: Pemimpin Harus Bisa Entertain Anak Buah

Jakarta – Calon presiden (capres) Prabowo Subianto sempat membuka kemeja safarinya saat menyapa pendukungnya di Subang dalam suasana hujan. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memandang aksi Prabowo sangat keren.

“Kalau kata kid zaman now, aksi Oom Prabs memang ‘keren bingit’,” kata anggota Direktorat Advokasi BPN Habiburokhman kepada wartawan, Jumat (8/3/2019).

Habiburokhman memandang seorang pemimpin harus bisa menyenangkan rakyat. Aksi buka baju itu disebut Prabowo sebagai bentuk apresiasi kepada massa pendukung.
“Beliau menunjukkan bahwa pemimpin yang baik itu harus bisa entertain anak buah. Beliau sangat mengapresiasi massa yang hadir dengan penuh semangat walau suasana serba terbatas,” sebut Habiburokhman.

Lebih jauh politikus Partai Gerindra itu menyebut aksi Prabowo buka baju merupakan potret manusia ikhlas. Sikap Prabowo, kata dia, tak pernah dilakukan atas nama pencitraan.

“Aksi tersebut adalah gambaran konkret bahwa beliau orang yang ikhlas, beliau spontan, nggak jaim dan nggak pencitraan,” tutur Habiburokhman.

Aksi Prabowo membuka baju dan melemparkannya ke arah pendukung dilakukannya dari atas mobil dan direkam dalam video yang diunggah oleh beberapa akun di media sosial. Dalam video itu, Prabowo awalnya tampak menyapa pendukungnya dari atas mobil.

Prabowo terlihat mengenakan kemeja safarinya berwarna cokelat. Prabowo tampak beberapa kali mengacungkan salam dua jari khas Prabowo-Sandiaga Uno. Saat video itu diambil, cuaca sedang hujan. Prabowo terus menyapa pendukungnya.

Tak lama berselang, Prabowo terlihat membuka kancing kemeja safarinya. Sejurus kemudian, kemeja itu dilemparkan ke arah pendukungnya. Para suporter capres nomor urut 02 itu tampak heboh berebut kemeja sang jagoan.
(gbr/fjp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Habiburokhman soal Biaya di Pileg: Nilainya Dua Kali Wrangler Rubicon

Jakarta – Caleg Partai Gerindra Dapil DKI Jakarta I Habiburokhman bicara soal biaya besar yang dikeluarkannya untuk keperluan kampanye Pileg 2019. Menurutnya, biaya untuk keperluannya sebagai caleg bisa 2 kali harga mobil Jeep Wrangler Rubicon.

“Untuk pembiayaan saya sebagai caleg sejauh ini sudah keluarkan cukup besar di mana komponen terbesar adalah pembelian kaos, pencetakann kalender, leaflet dan spanduk serta biaya bimbingan teknis relawan. Nilainya bisa dua kali Wrangler Rubicon,” kata Habiburokhman kepada detikcom, Minggu (3/3/2019).

Namun, dia tak menyebut detail biaya yang sudah dikeluarkannya itu. Meski besar, Habiburokhman mengaku hal itu tak sia-sia karena berdasarkan sejumlah survei, namanya masuk di posisi tertinggi pada Dapil Jakarta I.

“Tapi pengeluaran tersebut wajar dan tidak sia-sia karena survei saya cukup tinggi, yaitu posisi kedua tertinggi menurut Charta dan posisi tertinggi menurut Lembaga Kajian Pemilu Indonesia. Yang paling menggembirakan, suara Prabowo-Sandi sudah sekitar 70% di dapil saya,” ucapnya.

Secara umum, dia mengatakan Gerindra memasang target 120 kursi di DPR, atau sekitar 21 persen. Angka itu, katanya, realistis karena di tiap dapil Gerindra menargetkan penambahan satu kursi.

“Target kami minimal Gerindra meraih 120 kursi atau sekitar 21%. Angka ini realistis karena di setiap dapil kita menargetkan setidaknya menambah 1 kursi dan hal tersebut sudah terlihat di survei-survei saat ini. Sebagai contoh Dapil saya di Jakarta Timur tahun 2014 hanya satu kursi saat ini menurut charta politika sudah dapat 2 kursi. Angka 20% angka aman untuk mengajukan capres sendiri pada 2024,” jelasnya.

Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di detik.com/pemilu
(haf/haf)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Habiburokhman Sakit Hati Puisi Neno Disebut Biadab

Jakarta – Juru Bicara Direktorat Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Habiburokhman, mengatakan pernyataan mantan Ketum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif yang menyebut puisi Neno Warisman biadab sangat melukai hati. Pernyataan itu dinilainya berlebihan.

“Pernyataan Buya Syafii Maarif yang menyatakan puisi Neno Warisman biadab sangat melukai hati. Sejauh ini kami menempatkan Buya Syafii sebagai ulama dan cendekiawan berhati mulia, namun pernyataan beliau kali ini menurut saya sangat berlebihan dan cenderung tidak adil,” kata Habiburokhman dalam keterangannya, Jumat (1/3/2019).

“Kalau puisi Mbak Neno dianggap biadab karena mengarah ke politisasi agama, bagaimana dengan mereka yang juga diduga mempolitisasi agama di kubu politik sebaliknya? Apakah biadab juga? Atau hanya yang bertentangan dengan 01 yang biadab?” imbuhnya.

Menurut Habiburokhman, kata biadab dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berkonotasi ekstrem dan dicontohkan dengan pemerkosaan anak di bawah umur. Habiburokhman sakit hati jika puisi Neno disamakan dengan pemerkosaan anak.

“Kata biadab mungkin berasal dari bahasa Persia yang berarti sekadar tidak bertata krama. Tetapi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata tersebut sangat ekstrem karena bisa berarti tidak beradab dan kejam dengan contoh pemerkosaan anak di bawah umur. Sakit sekali hati kami kalau puisi Mbak Neno disamakan dengan pemerkosaan anak di bawah umur. Terlebih jika yang menyampaikannya adalah sosok yang selama ini sangat kami hormati dan kagumi,” ungkapnya.

Politikus Gerindra ini meyatakan yang pantas dikatakan biadab adalah para koruptor dan pihak-pihak yang menggunakan kekuasaan untuk menindas lawan politik.

“Menurut saya, yang layak dikatakan biadab adalah para koruptor pencuri uang rakyat, atau jika ada pihak yang menggunakan pengaruh kekuasaan untuk menindas dan memenjarakan lawan politik,” ucap Habiburokhman.

Sebelumnya, Mantan Ketum PP Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif, bicara soal doa yang dibacakan Neno Warisman di Munajat 212. Buya Syafii menyebut apa yang disampaikan Neno biadab dan Neno tak mengerti agama.

“Itu puisi, itukan sudah saya (jelaskan). Saya kemarin di Jakarta bicara ini puisi biadab. Biadab itu bahasa Persia, Bi itu artinya tidak, adab itu tata krama,” jelasnya.

Buya Syafii mengatakan, doa yang dipanjatkan Neno Warisman dengan membawa nama tuhan ke ranah Pemilu tak tepat. Apa yang dilakukan Neno, bagi Buya Syafii adalah perbuatan biadab.

“Ini dia membuat (membawa nama) Tuhan dalam Pemilu, itukan biadab, dan dia nggak ngerti agama. Neno itu nggak paham agama,” tegasnya.
(azr/idn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ratna Sarumpaet Merasa Kasusnya Politis, BPN: Jangan Fitnah Kami

Jakarta – Ratna Sarumpaet menilai kasus hoax yang menimpanya bernuansa politis. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno membantah terlibat dalam kasus Ratna.

“Saya nggak mau membuat penilaian prematur ini politis atau tidak, lebih baik kita sama-sama ikuti proses persidangan. Yang paling penting jangan kasus Bu Ratna ini dijadikan bahan untuk mem-framing dan memfitnah kami selaku BPN. Mengacu pada surat dakwaan, sangat jelas ini nggak ada urusan dengan BPN,” kata anggota Direktorat Hukum dan Advokasi BPN Prabowo-Sandi, Habiburokhman kepada wartawan, Kamis (28/2/2019).

Dia enggan mengomentari lebih jauh soal pernyataan Ratna. Habiburokhman mengatakan Ratna punya hak untuk membela diri. Menurut dia, hal itu tertuang dalam KUHAP.
“Sebagai terdakwa beliau punya hak untuk membela diri, hal mana secara tegas diatur dalam KUHAP. Secara teknis beliau bisa menyampaikan pembelaan dengan menghadirkan saksi, bukti yang relevan selama dalam proses persidangan,” tutur Habiburokhman.

Ratna Sarumpaet Merasa Kasusnya Politis, BPN: Jangan Fitnah KamiFoto: Habiburokhman (Dok Pribadi)

Hal senada dilontarkan juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade. Andre hanya mendoakan Ratna selalu sehat untuk mengikuti persidangan.

“Kami tidak mau mengomentari kasus Mbak Ratna. Sepenuhnya kami serahkan ke proses persidangan di pengadilan. Kita tunggu saja gimana, kita doakan sidangnya lancar, Mbak Ratna juga sehat untuk mengikuti persidangan,” kata Andre.

Ratna Sarumpaet Merasa Kasusnya Politis, BPN: Jangan Fitnah KamiFoto: Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade (Zhacky-detik)

Sebelumnya, Ratna Sarumpaet menyebut kasus yang menjeratnya sarat nuansa politis. Menurutnya, polisi tidak perlu menangkap dirinya karena berbohong soal luka lebam di wajahnya.

Ratna menjalani sidang dakwaan di PN Jakarta Selatan, Jalan Ampera, Jakarta Selatan, Kamis (28/2). Jaksa penuntut umum (JPU) mendakwa Ratna Sarumpaet membuat keonaran dengan menyebarkan hoax penganiayaan. Ratna disebut sengaja membuat kegaduhan lewat cerita dan foto-foto wajah yang lebam dan bengkak yang disebut akibat penganiayaan.

“Aku cuma secara umum minta, karena aku merasa ini semua politisasi, penangkapan saya politisasi. Aku anggap nggak harus ditangkap juga toh bisa lihat tiketnya juga kok yang kayak gitu-gitu,” kata Ratna di Polda Metro Jaya, Jakarta.

Jaksa menguraikan rangkaian kebohongan yang dilakukan Ratna lewat pesan WhatsApp, termasuk menyebarkan foto-foto wajah yang lebam dan bengkak. Puncak dari kebohongan Ratna, Prabowo Subianto disebut jaksa menggelar jumpa pers pada 2 Oktober 2018.

“(Terdakwa) menceritakan mengenai penganiayaan dan mengirimkan foto dalam keadaan bengkak merupakan rangkaian kebohongan terdakwa untuk mendapat perhatian dari masyarakat, termasuk tim pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno,” ujar jaksa penuntut umum membacakan surat dakwaan di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Kamis (28/2).
(tsa/gbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Anies Diklaim Dukung 02, TKN: Kan Memang Sudah Terang-terangan?

Jakarta – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyebut Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sinyal kuat mendukung paslon 02 karena memberikan masukan debat ke sang cawapres. Menurut TKN Jokowi-Ma’ruf, sudah sejak lama Anies terlihat mendukung Prabowo-Sandiaga.

“Anies kan memang sudah terang-terangan dukung 02 dan itu dia tunjukkan di Sentul bukan?” kata anggota TKN Jokowi-Ma’ruf, Inas Nasrullah Zubir kepada wartawan, Kamis (28/2/2019).

Inas menyinggung pose ‘salam dua jari’ Anies saat menghadiri Konferensi Nasional Gerindra di Sentul, Bogor, Senin (17/12/2018). Sempat bergulir di Bawaslu, tetapi akhirnya kasus itu dihentikan.
Berbeda dengan Inas, anggota TKN Jokowi-Ma’ruf Daniel Johan tak mau menduga-duga soal dukungan Anies ke paslon 02. Menurut Daniel, tugas gubernur adalah mengayomi rakyat dan memastikan pemilu berlangsung jujur dan adil.

“Bagi TKN dukungan utama itu langsung dari rakyat, itu yang akan dilakukan seluruh koalisi dengan menyapa langsung rakyat sampai ke rumah-rumah. Persoalan Pak Anies dukung ke siapa hanya beliau yang paham, tapi kita meyakini Pak Anies sebagai Gubernur DKI akan mengayomi segenap warga, yang lebih utama adalah ikut memastikan pemilu berjalan demokratis, jujur, dan adil,” tutur Daniel.

Ia pun memandang masukan dari Anies ke Sandiaga terkait materi debat ketiga sangat wajar. Sebab, Sandiaga pernah mendampingi Anies memimpin DKI Jakarta.

“Namanya juga mantan wakilnya dulu di DKI, mungkin Bang Sandi butuh banyak masukan agar debatnya nanti bisa imbang, apalagi yang didebat adalah gurunya sendiri. Dan kami meyakini Kiai Ma’ruf akan menyampaikan visi pendidikan yang mampu menjawab peningkatan sumber daya manusia Indonesia secara holistik, baik ilmu, karakter, dan kecerdasan secara konkrit, yang tidak mengawang-awang,” tegas Daniel.

Sebelumnya, Anies Baswedan mengakui memberikan masukan kepada cawapres Sandiaga Uno untuk persiapan debat ketiga pada 17 Maret mendatang. Sandiaga, kata Anies, menanyakan soal kebijakan pendidikan.

“Mengobrol saja, ya pendidikanlah, dia mau debat, dia tanya soal kebijakan-kebijakan pendidikan, apa yang perlu menjadi perhatian,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (28/2).

Anggota Direktorat Hukum dan Advokasi BPN, Habiburokhman mengatakan masukan Anies merupakan sinyal dukungan untuk jagoan mereka. “Masukan Pak Anies juga secara psikologis menunjukkan adanya dukungan kepada paslon 02,” kata Habiburokhman.
(tsa/gbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Anies Beri Masukan ke Sandi soal Debat, BPN: Tunjukkan Dukungan ke 02

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi masukan kepada cawapres Sandiaga Uno untuk persiapan debat ketiga Pilpres 2019. Bagi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandi, masukan Anies merupakan sinyal dukungan untuk jagoan mereka.

“Masukan Pak Anies juga secara psikologis menunjukkan adanya dukungan kepada paslon 02,” ujar juru bicara Direktorat Hukum dan Advokasi BPN, Habiburokhman, Jumat (1/3/2019).

Habiburokhman mengaku tak tahu masukan dari Anies untuk Sandi. Yang pasti, Habiburokhman menyebut Anies punya kapasitas di bidang pendidikan.
Anies sendiri mengaku bahwa Sandiaga menanyakan soal kebijakan pendidikan.

“Secara detail saya belum tahu, tapi yang jelas Pak Anies memang punya kapasitas di bidang pendidikan. Beliau bukan hanya pernah menjabat sebagai menteri, tapi sudah berkarier puluhan tahun sebagai tenaga pendidik,” ucap politikus Partai Gerindra itu.

Dalam pandangan Habiburokhman, masukan dari Anies merupakan tenaga tambahan bagi Sandi jelang debat ketiga pilpres yang mempertemukan cawapres.

“Jadi Pak Sandi seolah mendapat energi tambahan dari Pak Anies,” sebutnya.
(gbr/tsa)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>