Guru Babak Belur Usai Tegur Siswa yang Berpakaian Serampangan Saat Upacara

Heri lalu berinisiatif untuk melaporkan apa yang dialami kakaknya itu ke polisi pada Rabu, 13 Maret 2019. Laporan itu lalu dengan sigap ditanggapi oleh Polres Mamuju, Sulawesi Barat.

“Setelah mendapat laporan itu, Tim Python dari Satreskrim Polres Mamuju langsung bergerak menangkap Amran,” kata Kapolres Mamuju, AKBP Rivai Arvan, kepada Liputan6.com saat dikonfirmasi, Rabu, 13 Maret 2019, malam.

Amran diamankan polisi di rumahnya, di Desa Pokkang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Saat diamankan, ia hanya bisa pasrah tanpa melakukan perlawanan sedikit pun.

“Kami menerima informasi tentang adanya guru SMP Negeri 6 Kalukku¬† yang menjadi korban penganiayaan, sehingga saya memerintahkan tim python untuk bergerak cepat meringkus pelaku. Dan dalam hitungan jam, pelaku berhasil kami amankan,” jelas Arvan lagi.

Arvan menyebutkan, dari hasil interogasi sementara, Amran mengakui perbuatannya. Ia mengatakan bahwa dirinya sakit hati dan tidak terima anak lelakinya dipukul oleh gurunya sendiri.

“Motif dari penganiayaan ini adalah sakit hati karena anak pelaku dipukul oleh korban. Sehingga pelaku mendatangi korban dan langsung melakukan pemukulan yang mengakibatkan korban tidak sadarkan diri,” ucapnya.

Amaran pun kini meringkuk di dalam tahanan Polres Mamuju. Karena perbuatannya, Amran dijerat dengan Pasal 351 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana lebih dari 5 tahun penjara. “Untuk saat ini pelaku kita tahan sambil menunggu proses penyelidikannya kelar,” Arvan memungkasi.

Saksikan video pilihan menarik berikut:

Seorang siswi sekolah dasar di Probolinggo, Jawa Timur, dicabuli bergilir oleh dua teman sekelas saat guru izin keluar karena sakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *