Ramalan Musibah dari Kematian Arapaima di Batam

Batam – Kematian seekor ikan arapaima membuat kesedihan mendalam bagi Netty Herawati, Konservator Hutan dan Pengelola Kawasan Mata Kucing beserta petugas kawasan lainnya. Ikan arwana jenis arapaima gigas yang keempat mati terapung di kolam ikan kawasan hutan wisata itu pekan lalu.

Paima panggilannya, ikan endemik sungai Amazon berbobot kurang lebih 160 kilogram, berumur sekitar 15-20 tahun itu ditemukan oleh salah satu karyawannya yang sedang membersihkan kolam.

Kesedihan jelas terlihat dari wajah Netty ketika Batamnews.co.id mendatangi lokasi.

“Tiap hari saya berteman dengan mereka, tiap hari saya bertemu dengan mereka. Bagaimana saya enggak sedih. Tapi saya percaya pasti Tuhan punya rencana lain,” ucap Netty dengan suara parau habis menangis.

Netty melanjutkan, Paima sudah dirawatnya sejak ikan itu masih sepanjang 40 sentimeter. Ikan arapaima itu sudah sangat jinak dengannya beserta karyawan lain.

“Kami biasanya manggil Paima cukup dengan menyentak-nyentakkan kaki, dia langsung datang,” ujar Netty.

Netty sangat terpukul dengan kejadian ini, Paima sudah seperti keluarga bagi dia. Bahkan dulu, Paima sempat disuruh dibunuh oleh Dirjen Perikanan, sesuai arahan Menteri Perikanan dan Kelautan karena dianggap hama. “Tapi saya enggak mau, saya menolak,” kata Netty.

Sebelum Paima ditemukan mati, Netty bercerita dia sempat sakit terlebih dahulu. “Saya memang begitu, kalau ada hewan peliharaan saya yang mau mati, saya pasti sakit dulu. Kemarin itu saya sakit, tidur saja seharian di kamar,” kata Netty.

Tidak hanya Netty, salah seorang karyawannya pun merasa sangat terpukul dengan kematian Paima. “Saya dapat kabar pagi, padahal saya lagi libur. Saya langsung ke sini,” ucap Suci Triana Sitepu.

Lanjut Suci, Paima itu adalah ikan yang sangat baik. Walaupun hidupnya berdampingan dengan ikan lainnya, Paima tidak pernah memakan ikan lainnya itu.

“Bahkan kalau kita lagi ngasih makan ikan yang lain, dia itu mundur, mengalah. Dia enggak mau ganggu yang lain,” ungkap Suci.

Saking sayangnya mereka dengan ikan arapaima ini, Paima pun dimakamkan layaknya manusia, dimandikan, dikafani, dan dikuburkan serta didoakan.


Baca berita menarik lainnya dari Batamnews.co.id

2 dari 2 halaman

Mitos Kematian Arapaima

Kematian Paima, ikan arapaima gigas membuat Netty sedih. Ada uniknya, kematian ikan raksasa ini punya mitos tersendiri dalam kehidupannya. Apabila ikan ini ada yang mati, maka akan terjadi suatu peristiwa besar di daerah tempat ikan itu mati.

“Biasanya kalau ada kejadian seperti ini, bakalan ada kejadian besar di Batam,” ungkap Netty kepada Batamnews.co.id, pekan lalu.

Hal itu pernah dialaminya waktu ikan Araipama Gigas miliknya, dulu yang pernah dimilikinya juga mati beberapa tahun lalu.

Kejadian yang menggemparkan kala itu adalah mantan Gubernur Kepulauan Riau tahun 2004-2005 masuk penjara karena tersandung kasus korupsi. “Itu enggak lama waktu ikan yang kedua mati,” seloroh Netty.

Namun apa pun mitos yang dikait-kaitkan, tentunya Tuhan yang punya kuasa dan kehendak terkait dunia ini.

Netty tampak belum bangkit dari kehilangan hewan kesayangan yang unik dan langka yang biasa menghiasi kolam di hutan wisata mata kucing.


Simak video pilihan berikut ini:

Jalani Operasi Obesitas, Ini Kabar Terbaru Titi Wati

Liputan6.com, Palangka Raya – Titi Wati, warga Palangka Raya, Kalimantan Tengah, perempuan obesitas yang memiliki bobot hingga 350 kilogram masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Sylvanus.

Setelah dimasukkan ke RSUD, Titi Wati pun mulai menjalani diet ketat. Hal ini sangat diperlukan agar ia bisa menjalani operasi bariatrik. Operasi tersebut merupakan operasi pemotongan usus lambung.

Dengan begitu, diharapkan berat badan Titi Wati hingga 15-20 kg dalam sebulan. Nantinya, volume lambung Titi Wati akan berkurang hingga 50 persen.

Usai menjalani diet ketat, Titi Wati pun menjalani dioperasi hari ini. Dokter dari RS Sanglah, Bali juga khusus didatangkan untuk membantu operasi.

Dokter pun sudah siap melakukan operasi. Keluarga juga mendampingi Titi Wati jelang operasi.

Berikut 3 fakta dari keluarga Titi Wati jelang operasi Titi Wati yang dihimpun Liputan6.com:

2 dari 5 halaman

1. Keluarga Menemani Operasi Hari Ini

Suasana haru terlihat pagi ini, Selasa (15/1/2019) di kamar Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD Dorrys Sylvanus Palangka Raya menjelang operasi bedah digestif terhadap Titi Wati (37), pasien obesitas yang mempunyai berat 350 kilogram.

Sejumlah keluarga seperti Faedy (suami), Herlina (anak), keponakan dan kakak kandung Titi Wati tampak menangis saat keluar dari ruangan, meninggalkan Titi Wati yang hendak masuk ruang operasi.

Titi Wati sekitar pukul 07.00 WIB telah dipindahkan dari ruang Aldeweis kamar Nomor 25 yang telah ditempatinya selama 4 hari ini ke ruang Instalasi Bedah Sentral (IBS), tempat ia akan dioperasi bedah digestif. Operasi dimulai pada pukul 10.00 WIB dan ditangani oleh delapan dokter bedah yang datang langsung dari Bali.

3 dari 5 halaman

2. Suami Mendampingi

Menurut Faedy (54), suami Titi Wati, keluarga menangis terharu karena akhirnya Titi Wati bisa dioperasi dengan bantuan banyak pihak.

“Operasi ini kan bagi kami baru pertama kali, jadi batin kami bergejolak antara sedih dan senang,” ujarnya.

Pria asal Pacitan, Jawa Timur, ini berharap agar operasi yang dilakukan tim dokter bisa berjalan dengan baik.

“Kami mohon doa semua pihak agar operasi istri saya bisa berjalan lancar,” katanya.

4 dari 5 halaman

3. Motivasi dari Ibu Gubernur

Faedy, suami Titi Wati yang berprofesi sebagai pencari kayu di hutan itu mengaku biaya berobat dan operasi sudah ditanggung oleh pemerintah dan pihak lain secara pribadi.

“Bahkan baru saja Ibu Gubernur (Yulistri Ivo Azhary, istri Gubernur Kalteng Sugianto Sabran) juga menjenguk istri saya,” kata Faedy.

usai melihat kondisi pasien Titi Wati, Yulistri Ivo Azhary mengatakan kedatangannya ke rumah sakit Dorrys Sylvanus adalah dalam rangka memberikan motivasi dan kekuatan kepada Titi Wati sebelum menjalani proses operasi.

“Karena yang namanya operasi tentu pasien agak panik,” ujarnya.

Ia juga meminta agar pihak rumah sakit Dorrys Sylvanus agar selalu memberikan informasi perkembangan pasien ini kepada gubernur dan dirinya.

“Supaya kalau ada apa-apa kita siap bantu,” katanya.

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Pemerintahan Jokowi Disebut Marak Korupsi, PPP Minta Amien Rais Ngaca

Jakarta – Politikus senior PAN Amien Rais menyebut pemerintahan Presiden Joko Widodo setidaknya memiliki 3 ciri otoriter. PPP menyebut Amien hilang nalar dan hilang arah.

“Amien Rais sepertinya sudah kehilangan nalar logis, seorang guru besar ilmu politik dari sebuah kampus ternama yang mulai kehilangan arah,” kata Wasekjen PPP Achmad Baidowi kepada wartawan, Selasa (15/1/2019).

Amien mengatakan ciri otoriter yang pertama adalah Jokowi suka mengempiskan oposisi. Kedua, Jokowi menguasai media dan ketiga, pemerintahan Jokowi marak korupsi.


Pria yang akrab disapa Awiek itu mengaku heran dengan dasar pernyataan Amien soal pengempisan oposisi. Dia mencontohkan Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Fahri Hamzah hingga Amien sendiri yang hingga saat ini bebas menyatakan pendapat.

Awiek lantas mengungkit kasus hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet. Ia tak bisa membayangkan jika kasus itu terjadi di era Orde Baru.

“Tudingan suka ngempesin oposisi itu apa alat ukurnya? Bukankah pentolan oposisi seperti Fadli Zon, Fahri Hamzah, bahkan Amien Rais sendiri tetap bisa bersuara lantang tanpa diganggu. Bahkan ikutan terlena dalam pusaran hoax Ratna Sarumpaet, toh tetap bisa bebas jalan-jalan. Coba itu dilakukan di era Orba,” ujarnya.

Soal penguasaan media, Awiek menilai Amien telah melecehkan media yang bersikap independen dan objektif. Ia mengingatkan Amien agar tak selalu menyalahkan orang lain.

“Ini pelecehan terhadap media yang pada dasarnya bersikap independen, objektif, dan berimbang. Kalau porsi pemberitaan Jokowi besar ya, wajar beliau presiden menjadi sumber berita,” kata Awiek.

“Jangan bandingkan dengan Amien yang sekarang bukan siapa-siapa. Makanya tidak setiap hari muncul di media. Zaman menjabat Ketua MPR saja tidak selalu dikutip media, apalagi tidak menjabat apapun. Jangan kelemahan pada diri sendiri ditimpakan kepada orang lain,” lanjutnya.

Terkait maraknya korupsi, Awiek meminta Amien bercermin. Ia menyingung soal kader PAN yang banyak ditangkap KPK. Awiek mencontohkan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan dan eks Gubernur Jambi Zumi Zola.

“Soal korupsi, sebaiknya ambil cermin yang besar lalu ngaca. Yang korupsi ternyata juga banyak kadernya Pak Amien yang ada di PAN. Sebut saja Taufik Kurniawan, Zumi Zola, Zainudin Hasan, Nur Alam. Bahkan berdasarkan rekam media, sekitar 19 kader PAN yang terkena kasus korupsi. Kalau begini gimana Pak Prof Amien Rais?” ujar Awiek.
(tsa/elz)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Pasien Obesitas Titi Wati Dioperasi Hari Ini, 18 Dokter Ahli Dikerahkan

Liputan6SCTV, Palangka Raya – Titi Wati, Selasa pagi menjalani operasi bariatrik untuk mengurangi bobotnya yang mencapai 220 kilogram. Sebanyak 18 dokter ahli dikerahkan untuk menjalani operasi tersebut.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Selasa (15/1/2019), sebelum operasi, Titi Wati tampak tegang dan gugup, hingga menitikkan air mata. Setelah diperiksa kesehatannya secara menyeluruh, tim dokter RSUD Doris Sylvanus, memutuskan untuk segera melakukan operasi bariatrik terhadap Titi Wati.

Sadar akan perjuangan berat yang akan dilalui Titi Wati, istri Gubernur Kalimantan Tengah Yulistra Ivo Sugianto Sabran, datang memberikan suntikan semangat.

Operasi yang penuh tantangan itu dilakukan oleh 18 dokter ahli. Bahkan, sebagian dokter ahli didatangkan langsung dari Rumah Sakit Sanglah Denpasar, Bali. Semua ini dilakukan untuk mengurangi bobot Titi Wati yang mencapai 220 kilogram.

Setelah operasi, diharapkan bobot Titi Wati nantinya bisa berkurang 15-20 kilogram setiap bulan.

Titi Wati, wanita asal Palangka Raya, Kalimantan Tengah, telah menderita obesitas sejak 2013 lalu. Bobotnya yang mencapai 2 kuintal lebih, membuatnya tak mampu beraktivitas dan hanya berdiam diri di rumah. (Galuh Garmabrata)

Cek Fakta Pidato Prabowo: Gaji Sebagian Jukir DKI di Atas Sebagian Dokter

Jakarta – Calon Presiden Nomor urur 02 Prabowo Subianto menyinggung gaji sebagian dokter yang lebih kecil dari juru parkir (jukir). Untuk Provinsi DKI Jakarta sebagian jukir menerima upah minimum provinsi (UMP).

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) juga mengakui sebagian dokter umum masih bergaji di bawah Rp 3 juta. Gaji tersebut lebih kecil dari sebagian jukir di Jakarta yang bergaji UMP. UMP DKI di 2019 sebesar Rp 3.940.973.

Dari data UPT Perparkiran DKI Jakarta, terdapat 1.564 jukir yang terdata. 268 Orang jukir di tempat parkir elektronik mendapat gaji UMP. Sedangkan yang lainnya menerima melalui sistem bagi hasil, tergantung wilayahnya.
“Petugas parkir di lokasi Tempat Parkir Elektronik (sudah bergaji UMP) 268 orang,” kata Humas UPT Perparkiran DKI Jakarta Ivan Falentino saat dikonfirmasi, Selasa (15/1/2019).

Ivan mengatakan penggolongan parkir diatur melalui peraturan gubernur Nomor 188 tahun 2016 Tentang Tempat Parkir yang Dikelola Pemerintah Daerah. “(Bagi hasil) tergantung lokasinya. Di Pergub 188/2016 terdapat penggolongan kawasan jalan,” sebut Ivan.

Prabowo Subianto sebelumnya menyampaikan janji untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan sosial. Prabowo berbicara tentang gaji beberapa dokter yang menurutnya lebih kecil dibanding orang yang menjaga parkir mobil.

Prabowo awalnya mengatakan ingin memberantas kemiskinan. Tak hanya yang tampak, dia berjanji menumpas kemiskinan hingga ke akar.

“Fokus kedua meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan sosial. Kami akan perangi kemiskinan sampai ke akar-akarnya,” kata Prabowo dalam pidato kebangsaan ‘Indonesia Menang’ di JCC, Senayan, Jakarta, Senin (14/1).

Prabowo lalu menyinggung cara untuk mengurangi jarak antara orang kaya dan orang miskin di Indonesia. Dia juga menyinggung tata kelola BPJS. Di momen inilah Prabowo menyebut banyak dokter yang kini bergaji lebih kecil ketimbang tukang jaga parkir mobil.

“Kami akan perbaiki tata kelola BPJS dan jaringan sosial lainnya untuk mencegah defisit dan meningkatkan layanan kesehatan yang berkualitas. Dokter-dokter kita harus dapat, harus dapat penghasilan yang layak.

“Sekarang banyak dokter-dokter kita gajinya lebih kecil dari tukang jaga parkir mobil,” sebut Prabowo.

Saksikan juga video ‘Prabowo-Sandi Garap Isu Ekonomi di Setiap Debat’:

[Gambas:Video 20detik]

(fdu/tor) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Neraca Perdagangan Indonesia Sepanjang 2018 Defisit USD 8,57 Miliar

Liputan6.com, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia kembali mengalami defisit sebesar USD 1,10 miliar pada Desember 2018. Dengan demikian sepanjang 2018 Indonesia defisit sebesar USD 8,57 miliar.

“Neraca perdagangan pada bulan Desember 2018 defisit 1,10 miliar, ini lebih kecil dari November USD 2,05 miliar. Masih defisit tapi mengecil,” ujar Kepala BPS, Suhariyanto di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Defisit neraca perdagangan pada Desember 2018 disumbang oleh impor sebesar USD USD 15,28 miliar. Angka ini turun sekitar 9,60 persen jika dibandingkan dengan impor pada bulan sebelumnya.

“Impor Desember 2018 sebesar USD 15,28 miliar, kalau dibandingkan dengan nilai impor November 2018 itu turun sebesar 9,60 persen. Ini disebabkan impor migas turun tajam 31,45 persen sementara impor nonmigas turun 5,14 persen,” jelasnya.

Selain impor, defisit neraca perdagangan juga dipengaruhi oleh nilai ekspor Indonesia pada Desember 2018. Di mana ekspor bulan Desember mengalami penurunan cukup besar sebesar 4,89 persen menjadi USD 14,18 miliar jika dibandingkan dengan November 2018.

“Ekspor pada Desember 2018, sebesar 14,18 miliar turun 4,89 persen dibandingkan November 2018,” pungkas Suhariyanto.

2 dari 3 halaman

Prediksi

Sebelumnya, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Dody Budi Waluyo menyebut bahwa neraca perdagangan Indonesia sepanjang 2018 masih akan mengalami defisit. 

“Neraca perdagangan kita tunggu saja, Kalau masih defisit, defisit. Tapi yang penting trennya yang menurun ya,” kata Dody saat ditemui di Kompleks Masjid BI, Jakarta, pada Jumat 11 Januari 2019.

Dody mengatakan, sepanjang 2018 tekanan dari sisi impor masih cukup tinggi. Sehingga tidak menutup kemungkinan neraca perdagangan Indonesia 2018 akan kembali mengalami defisit.

“(Kita lihat) penyebabnya apakah kenaikan yang tajam dari ekspor atau kenaikan yang tajam dari impor tentunya tren kita lihat dan kita melihat juga impor barang modal yang terkait investasi mendorong impor tinggi, tapi trennya ke arah penurunan,” katanya.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Ahok Imbau Pendukungnya Tak Golput di Pilpres 2019

Jakarta – Jelang pelaksanaan Pilpres 2019, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberi imbauan kepada warga Jakarta. Eks Gubernur DKI itu meminta pendukungnya untuk tidak golput.

Hal tersebut disampaikan Ahok melalui surat yang ia sampaikan melalui stafnya, Ima Mahdiah, yang ikut dalam Pileg untuk DPRD DKI Jakarta. Secara khusus, ia memberi imbauan kepada warga Jakarta Barat yang masuk dalam daerah pemilihan 10 DPRD DKI.

“Mohon dukungannya, jangan golput pada Pemilu 17 April 2019 nanti,” ucap Ahok dalam suratnya yang ia tulis dari Mako Brimob, Selasa (15/1/2018).


Lewat suratnya, Ahok mengesankan meminta warga Dapil 10 DKI untuk mendukung Ima. Ia juga berharap pemilu dapat berlangsung dengan damai.

Berdasarkan Daftar Calon Tetap KPU, seperti dilihat dari website KPU DKI Jakarta, Ima diketahui maju sebagai caleg dari PDIP untuk Dapil 10 DKI Jakarta. Dapil 10 berada di wilayah Jakarta Barat B yang meliputi Kecamatan Grogol Petamburan, Kecamatan Taman Sari, Kecamatan Kebon Jeruk, Kecamatan Palmerah dan Kecamatan Kembangan.

Ahok Imbau Pendukungnya Tak Golput di Pilpres 2019Foto: Surat Ahok minta pendukung tak golput. (Dok Istimewa).

Ima merupakan salah satu staf Ahok yang masih tetap setia meski Ahok harus menjalani hukuman sebagai terpidana dalam kasus penistaan agama. Ima pernah bercerita, ia maju menjadi caleg dari PDIP atas saran Ahok.

“Bapak (Ahok) sendiri yang minta saya masuk PDI Perjuangan. Beliau mengatakan, kalau mau berjuang ya lewat PDI Perjuangan,” kata Ima kepada wartawan, Sabtu (1/9/2018).

Berikut surat Ahok yang ia tulis sebagai dukungan untuk Ima:

Kepada warga-warga di dapil 10 DPRD Propinsi DKI. Mohon dukungannya, jangan golput pada Pemilu 17 April 2019 nanti. Saya titipkan surat ini melalui Ima Mahdiah caleg Dapil 10 PDIP untuk DPRD Propinsi DKI. Sehat, sukses, sukacita, dan selalu ada damai sejahtera Allah menyertai hati dan pikiran kita.

Salam dari
Mako Brimob

BTP
Basuki Tjahaja Purnama
15-1-2019
(elz/tor)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kenapa Anies Baswedan Berambisi JPO dan Trotoar Harus Artistik?

Liputan6.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dan trotoar yang ada di DKI Jakarta harus tampak artistik.

“Mengapa JPO, trotoar itu harus dibangun dengan artistik, karena kita ingin jalan kaki semata-mata dipandang sebagai perjalanan pengalaman,” ujar Anies di Jakarta, Senin (15/1/2019).

Beberapa waktu lalu, Anies telah mengecek dua proyek revitalisasi JPO Bundaran Senayan dan JPO Gelora Bung Karno. Dua JPO tersebut memiliki desain arsitektur unik dan berbeda dibanding desain JPO lainnya.

Anies mengatakan bahwa dirinya mengecek ketinggian-ketinggian yang nantinya akan dirasakan pejalan kaki sebagai pengalaman unik dari dua JPO berdesain unik tersebut.

“Jalan kaki dipandang sebagai pengalaman, setiap waktu orang melewati, mengalami unik yang berbeda. Nah desainnya harus memastikan bahwa itu terintegrasi dengan suasana yg ada di sekitarnya,” imbuh Anies, seperti dilansir Antara.

Hingga saat ini, proses revitalisasi JPO Bundaran Senayan dengan JPO Gelora Bung Karno Jakarta Pusat masih terus berlangsung.

2 dari 2 halaman

Cek Lapangan

Pengecekan yang dilakukan oleh Anies dilakukan bersandarkan oleh cuaca dan waktu untuk merasakan kendala pejalan kaki serta melihat ketinggian JPO yang dilewati.

“Kemarin kita ngecek pada saat hujan, saat sore, pagi, saya ajak mereka untuk merasakan sendiri. Beda tidak ketinggian-ketinggiannya. Kalau progres, tanya kepada pelaksana, kendala utamanya pada hujan, ujar Anies.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Segera Dilantik, Ini Harapan untuk Khofifah-Emil Dardak

Liputan6.com, Jakarta DPRD Jawa Timur berharap Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak mampu menorehkan prestasi membanggakan seperti yang telah dilakukan Soekarwo-Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di dua periode kepemimpinannya.

Soekarwo-Gus Ipul sendiri, akan segera menyelesaikan dua periode jabatannya sebagai gubernur dan wakil gubernur pada 12 Febuari 2019 mendatang. Selanjutnya, digantikan Khofifah-Emil setelah pelantikan tanggal 19 Febuari 2019 di Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Sebelum menyambut kehadiran Khofifah-Emil, DPRD Jawa Timur akan menyampaikan terima kasih kepada Soekarwo-Gus Ipul yang telah banyak menorehkan prestasi dan penghargaan. Termasuk Parasamya Purnakarya Nugraha hingga empat kali berturut-turut.

“Itu (Parasamya Purnakarya Nugraha) penghargaan prestisius yang cukup tinggi. Nah, diharapkan ke depan Bu Khofifah juga minimal sama prestasinya,” tegas Ketua Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Jawa Timur, Freddy Poernomo, Senin (14/1).

Jabatan yang akan diemban Khofifah-Emil, lanjutnya, bukan ‘hadiah’ tapi pilihan rakyat. “Bu Khofifah-Mas Emil ini pilihan rakyat, tentu kami menyambutnya dengan baik, positif, tanpa lagi melihat rivalitas. Selesai sudah. Tidak ada gubernurnya Golkar, gubernurnya koalisi, tapi gubernur Jatim,” tegas politikus Golkar tersebut.

2 dari 3 halaman

Hubungan Eksekutif dan Legislatif

Selain itu, Freddy berharap ke depan, Khofifah-Emil bisa membangun hubungan baik antara eksekutif dan legislatif seperti saat kepemimpinan Soekarwo-Gus Ipul. “Fraksi boleh beda di DPRD, tapi fraksi kita adalah fraksi Jatim. Bersama-sama kita berikan yang terbaik untuk Jatim,” jelasnya.

Menurut Freddy, sebagai mitra pemerintahan daerah, tidak ada istilah atasan dan bawahan. “Yang ada check and balances. Saling mengontrol dalam rangka penyelenggaraan pemerintah daerah. Gubernur bisa mengontrol DPRD, DPRD juga bisa mengontrol gubernur,” tandas Freddy.

Reporter : Moch. Andriansyah

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Prabowo Sebut BUMN Bangkrut, Menko Darmin: Ceroboh, Dasarnya Apa?

Liputan6.com, Jakarta Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, membantah pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto bahwa banyak badan usaha milik negara (BUMN) di ambang kebangkrutan. Menko Darmin justru menyebut penilaian Prabowo sangat ceroboh.

“Itu kesimpulan yang terlalu ceroboh. Tidak ada komen saja kalau sudah begitu,” ujar Darmin di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (14/1).

Mantan Gubernur Bank Indonesia ini lantas mempertanyakan dasar Prabowo menyebut banyak BUMN yang akan hancur. “Apa nih yang bangkrut. Dasarnya apa?” kata dia.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno meminta Prabowo memberikan bukti bahwa banyak BUMN akan bangkrut. Rini juga meminta mantan Danjen Kopassus itu tidak sekadar berasumsi.

“Buktinya mana? Orang ngomong kan bisa saja. Gampang bicara. Sekarang lihat bukti-buktinya apa,” kata Menteri Rini di Istana Negara, Jakarta.

Menteri Rini memastikan, pemerintah terus bekerja keras untuk menjaga kelangsungan BUMN di Tanah Air. Apalagi, kata dia, BUMN mempekerjakan banyak karyawan yang harus diperhatikan kesejahteraan hidupnya.

“Jangan lupa BUMN itu kan punya kita semua. Kita harus menjaga keberlangsungan BUMN tersebut. Jadi kalau bicara mari lah bicara dengan benar, dengan data yang kuat,” tegas Menteri Rini.

Saat bertemu relawan di Roemah Djoeang, Jalan Wijaya, Jakarta Selatan, Minggu (13/1), Prabowo menyebut banyak BUMN yang akan bangkrut. Dia mengklaim, lesunya BUMN dikarenakan para elite yang doyan makan duit negara.

“Kita lihat BUMN kebanggaan kita, satu-satu hancur, bangkrut, tanya saja Garuda pilot-pilotnya, tanya pertamina, PLN, tanya pabrik milik negara, elite itu tak perlu kau kagumi. Aku tahu satu-satu, lagaknya saja itu,” ucap Prabowo.

Reporter: Supriatin

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: