Mahfud Md Polisikan Akun Twitter KakekKampret yang Sebut Mobilnya Hasil Suap

Klaten – Mahfud Md melaporkan akun twitter @KakekKampret_ ke Polres Klaten. Mahfud merasa dihina atas tuduhan menerima suap sebuah mobil Toyota Camry.

Dalam cuitannya, akun itu menanyakan apakah mobil Camry bernomor polisi B 11 MMD milik Mahfud adalah hasil setoran dari seorang pengusaha besi di Karawang. Pengusaha itu disebut merupakan calon bupati dari PDI Perjuangan.

Meski cuitan itu berbentuk pertanyaan, Mahfud menilai hal itu adalah hinaan baginya. Hal itu dia anggap merupakan pelanggaran UU Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

“Dalam kalimat itu bertanya, tapi ini nistaan. Sama dengan saya bertanya kamu berzina dengan ibumu apa benar? Itu kenistaan meskipun pertanyaan. Mengapa tidak berzina dengan mertuamu saja? Itu kan hinaan,” ujar Mahfud usai melaporkan kasus di Mapolres Klaten, Jumat (1/3/2019).
Saat mengetahui cuitan itu, Mahfud hanya memberi tanda like. Sebenarnya dia masih berharap pemilik akun meralatnya.

“Malah ditambahin tadi malam, sekitar jam tujuh atau jam enam muncul lagi. (Dia bilang) ‘Saudara Mahfud kenapa tidak dijawab’. Kurang ajar ini,” kata dia.

Dalam perjalanan menuju Polres Klaten, Mahfud juga sempat menggunggah beberapa cuitan yang mengatakan dia akan melaporkan akun itu ke polisi. Akun tersebut kemudian sudah nonaktif.

“Kalau anda ikut follower saya, Anda tahu saya dikritik hampir setiap hari tapi saya diam. Tapi ini hinaan, kalau kaya gini ini terkait harga diri saya. Saya itu pejuang antikorupsi,masa saya menerima setoran begitu,” pungkasnya.
(bai/sip)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Sumpah Pocong dan Debat Terbuka Wiranto vs Kivlan

Jakarta – Tantangan Menko Polhukam Wiranto ke eks Kaskostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zen untuk sumpah pocong mengungkap dalang kerusuhan 1998 berbuntut panjang. Ajakan Wiranto ditanggapi Kivlan dengan menyodorkan tantangan baru.

“Oleh karena itu, saya berani katakan berani untuk sumpah pocong aja ’98 itu yang menjadi bagian kerusuhan itu saya, Prabowo, Kivlan Zen? Sumpah pocong kita. Siapa yang sebenarnya dalang kerusuhan itu?” ucap Wiranto di Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (26/2/2019).

Tantangan yang dilemparkan Wiranto itu merupakan bentuk tanggapan atas pernyataan Kivlan. Sebelumnya seperti dilansir cnnindonesia.com, Kivlan menuding Wiranto turut melengserkan Soeharto. Kivlan menyebut bukti dari tudingannya adalah dari sikap Wiranto yang secara tiba-tiba meninggalkan Jakarta saat keadaan sedang genting. Wiranto saat itu menjabat Pangab.
Dia pun menuding Wiranto dikendalikan oleh kelompok para jenderal untuk melengserkan Soeharto. Bahkan, kata dia, Wiranto menolak saat mendapat Instruksi Presiden (Inpres) untuk mengamankan Jakarta.
Menjawab Kivlan, Wiranto menepis terlibat dalam kerusuhan yang terjadi pada tahun itu. Wiranto yang kala itu juga menjabat Menhan, mengaku memobilisasi pasukan untuk meredakan konflik.

“Tiga hari saya mampu amankan negeri. Tanggal 13 Mei terjadi penembakan Trisakti, siang kerusuhan di Jakarta. Tanggal 14 Mei kerusuhan memuncak, 14 malam saya kerahkan pasukan dari Jatim masuk Jakarta sehingga 15 pagi Jakarta aman dan situasi nasional aman,” kata Wiranto. Dalam tanggapannya ini, Wiranto menantang untuk Kivlan untuk sumpah pocong.

Kivlan menjawab tantangan Wiranto dengan mengajak debat terbuka di televisi. Dia tak setuju dengan ajakan sumpah pocong.

“Kalau mau dia pakai itu untuk mengungkap sejarah kejadian 1998, mari saya ajak debat di depan TV seluruh rakyat Indonesia melihat debat saya sama Wiranto,” kata Kivlan ketika dihubungi, Rabu (27/2/2019).

Kivlan meminta Wiranto tak menyeret nama eks Danjen Kopassus Prabowo Subianto. Menurutnya, Prabowo kini berstatus sebagai capres dan tidak melontarkan serangan kepada Wiranto.

Bukan hanya debat di televisi, Kivlan juga menantang Prabowo menyelesaikan perkara dalang kerusuhan 1998 lewat dua pengadilan. Dia mengatakan pengadilan bisa memutuskan siapa sebenarnya yang salah.

“Kalau dia mau, kita debat di TV atau kita ke pengadilan militer atau pengadilan HAM. Pengadilan militer itu adalah menyatakan mengungkap kejadian tahun ’98 siapa yang bersalah yang melanggar hukum militer, saya atau Wiranto. Prabowo atau Wiranto?” sebut Kivlan.

Bagaimana respons Wiranto soal tantangan debat di televisi dari Kivlan? Wiranto menegaskan pernyataannya sudah cukup.

“Sudah cukup saya komentari itu. Kita pemilu gini. Semua sedang konsentrasi ke bangsa, bukan ke urusan-urusan seperti ini,” tutur Wiranto di JCC, Rabu (27/2).
(gbr/fjp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Sandiaga Bantah Ditolak, Tapi Ada Ikan Terinjak

Jakarta – Video cawapres Sandiaga Uno diteriaki oleh pedagang saat berkampanye di Labuan Bajo beredar di media sosial. Sandiaga pun menegaskan teriakan itu bukan bentuk penolakan kepada dirinya, melainkan karena dagangan milik sang pedagang terinjak relawan.

Peristiwa itu terjadi saat Sandiaga berkunjung di tempat pelelangan ikan (TPI) di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam potongan video yang beredar, tampak seolah Sandiaga mendapat respons kurang baik saat berkunjung ke TPI itu.

Kejadian itu berlangsung saat Sandiaga hendak melayani sesi wawancara dengan para wartawan. Kemudian terdengar teriakan dari seseorang di lokasi tersebut. Sandiaga pun tampak santai merespons teriak-teriakan tersebut.

“Jangan-jangan, jangan injak itu. Tidak boleh, tidak boleh, keluar ayo, jangan-jangan,” teriak seseorang dalam video itu.
Sandiaga kemudian menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya. Dia menegaskan, teriakan pedagang tersebut bukan ditujukkan kepadanya, melainkan kepada pendukungnya yang ‘mengganggu’ dagangan si pedagang.

“Biasalah relawan kan berebut ada yang model-model gini kan (berdiri di belakang Sandiaga) ada yang naik-naik ke atas, terus penjaga tokonya marah. Ada yang diinjek-injek ikannya, ada yang disuruh turun,” ujar Sandiaga di Kawasan Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (27/2/2019).

Eks Wagub DKI Jakarta itu mengungkapkan, para pendukungnya yang berdesak-desakan dan mengerumuninya membuat sang pedagang terganggu. Apalagi, saat itu ada yang kemudian tak sengaja menginjak ikan dagangan.

“Jadi saya melihatnya mungkin dia terganggu dengan hingar bingar para relawan, dan barang dagangannya diganggu sama relawan,” katanya.

Sandiaga pun mengaku telah meminta maaf kepada pedagang tersebut. Kala itu, pedagang ikan itu pun mempersilakannya melanjutkan acaranya.

“Saya sampaikan minta maaf. Maaf boleh saya melanjutkan. Beliau menyampaikan ‘silakan-silakan’. Beliau duduk di situ. Tapi nggak sempet interaksi, sih. Dia nggak bilang pergi-pergi nggak gitu, cuma dia merasa terganggu ada relawan kita yang antusias,” ujar Sandiaga.

“Saya sih melihatnya bukan penolakan saya melihatnya dia tidak ingin terganggu dagangannya. Dan silakan aja temen-temen pers tanya apakah dia menolak, karena dia nggak bawa atribut,” imbuhnya.
(mae/jbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Sandiaga: Tak Ada Penolakan Kampanye di Labuan Bajo

Liputan6.com, Jakarta – Kunjungan cawapres Sandiaga Uno di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa 26 Februari kemarin sempat diwarnai keributan.

Peristiwa itu terjadi lantaran sejumlah massa pendukung Prabowo-Sandi berkerumun tepat di depan tempat jualan salah seorang pedagang ikan. Sandiaga menjelaskan, bahwa hal tersebut bukanlah penolakan kampanye seperti yang tersebar di media sosial.

Sandi menerangkan, pedagang yang diketahui bernama Kornelis itu marah lantaran banyaknya pendukung Prabowo-Sandi yang berkumpul di daerah tersebut menutupi dagangannya.

“Biasalah, relawan kan berebut ada yang model-model gini kan. Ada yang naik-naik ke atas, terus penjaga tokonya marah. Ada yang diinjek-injek ikannya, ada yang disuruh turun,” kata Sandiaga Uno di kawasan Bulungan, Jakarta, (27/2/2019). 

Meski ada kejadian tersebut, kata Sandi, pedagang ikan di kawasan itu tetap mengizinkan dirinya berkampanye. “Lalu saya sampaikan, boleh kita lanjutkan di sini? boleh, boleh,” tuturnya.

Oleh karena itu, Sandi mengingatkan kepada para pendukungnya supaya memperhatikan tempat sekitar dan menjaga kesejukan dalam setiap kampanye.

“Karena setiap ke pasar itu semua ada yang antusias ingin salaman dan sebagainya, dalam antusiasmenya itu barang dagangan tidak sengaja terinjak dan terjatuh. Saya sampaikan minta maaf. Maaf boleh saya melanjutkan. Beliau menyampaikan silakan-silakan. Jadi bukan penolakan? Saya sih melihatnya bukan penolakan” tandas Sandiaga


Reporter: Muhammad Genantan Saputra


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Kata-kata Lucu Bahasa Jawa Buat Status FB, Dijamin Followers Ngakak

Liputan6.com, Jakarta Banyak cara buat bikin orang lain tertawa. Bisa dengan melawak, bersenda gurau sambil menggelitiki orang tersebut, atau bisa juga dengan update status dengan menggunakan kata-kata lucu bahasa Jawa. Kenapa bahasa Jawa? Pasalnya, bahasa Jawa yang merupakan bahasa daerah ini memiliki warnanya sendiri saat diucapkan atau dibaca.

Bagi Anda yang fasih berbahasa jawa, atau setidaknya mengerti kosa katanya, menjadikan kata-kata lucu bahasa jawa memiliki nilai plus tersendiri. Bahasa ini dirasa lebih bisa menggambarkan situasi yang terjadi.

Pilihan-pilihan kata-kata lucu bahasa jawa ini juga bisa bikin yang baca ketawa. Berikut Liputan6.com, rangkum dari berbagai sumber, Kamis (24/1/2019) kata-kata lucu bahasa jawa yang bisa Anda jadikan referensi untuk update status di fb.

2 dari 4 halaman

Kata-kata Lucu Bahasa Jawa

1. Gincu vs Ilmu

“Sing bergincu bakal kalah karo sing berilmu.”

Menurut kutipan di atas, yang bergincu akan kalah dengan yang berilmu. Maksudnya adalah, sebaiknya Anda mencari wanita yang nggak cuma pintar pake makeup. Carilah wanita yang merias otak dan hatinya dengan ilmu yang berguna.

2. Ogah Sombong

“Sakjane aku yo isi dolan neng mall macak mbois nongkrong neng kafe, tapi aku emoh. Mengko ndak diarani akeh duite”.

Pergi ke pusat perbelanjaan dan nongkrong di kedai kopi terkemuka sudah menjadi gaya hidup masyarakat modern. Aktivitas itu dilakukan untuk menunjukkan eksistensi, baik di dunia nyata maupun maya.

Namun, masih ada juga yang tidak terbawa arus kekinian ini. Jika kamu tipe orang yang nggak suka melakukan aktivitas itu, kamu bisa pakai kutipan tersebut untuk status fb mu.

3. Teman Jadi Cinta “Sampek kegowo turu, ngimpi ngusap pipimu. Tansah nyoto keroso konco dadi tresno.”

Hubungan cinta bisa saja datang dari pertemanan yang telah lama terjalin. Faktor kedekatan dan telah mengenal satu sama lain bisa menimbulkan percikan api asmara di antara teman.

Teman jadi cinta biasanya prosesnya berlangsung mengalir begitu saja. Bahkan tidak sedikit yang berlanjut hingga ke jenjang pernikahan.

4. Nggak Butuh GPS “Aku ra butuh peta utowo gps, nek karo koe aku wes yakin kudu neng endi”.

Kata kata lucu bahasa jawa yang juga bernuansa romantis ini juga bisa menjadi alternatif ketika menggombal dan bisa juga Anda pakai untuk ngegombal di status fb. Kutipan di atas bisa dipakai untuk meyakinkan pacarmu.

Yakinkan si dia bahwa kamu nggak butuh peta maupun GPS untuk menentukan tujuan berikutnya. Bersama dirinya, Anda hanya ingin menuju ke jenjang yang lebih serius.

5. Foto DP Kok Bareng Terus?

“DP BBM kok karo pacare terus. Opo mbiyen leh tuku hp urunan?”

Suka sebel sama temen kamu yang suka PDA (public display affection) di media sosial? Isinya pasang foto-foto mesra melulu. Kalau iya, kamu bisa menggunakan kata-kata lucu bahasa jawa ini buat status fb.

Kalau diartiin, kalimat tadi nyindir, “Kok DP-nya berduaan mulu, beli HP-nya patungan ya?”.

3 dari 4 halaman

Bahasa Jawa yang lucu untuk update status

6. Alasan Tidak Mandi

“Aku memang sengojo ora adus, ben kethok alami.”

Mandi memang sudah menjadi kewajiban. Cuma ada masa-masa di mana mandi terasa sangat berat. Bahkan lebih berat daripada mengangkat galon beserta penjualnya. Sedihnya, kalau pas malas mandi, kita sering diejek bau.

Daripada capek membalas semua ejekan itu satu per satu, mending kasih aja kata kata lucu bahasa jawa buat status fb. Yang artinya adalah, “Aku sengaja enggak mandi, biar keliatan alami.”

7. Hutang

“Yen tak sawang sorote mripatmu, ketoke kowe arep nembung utang karo aku.”

Kata kata lucu bahasa jawa ini adalah plesetan dari lirik lagu Dangdut Pantura Konco Mesra. Kalau bunyi lirik aslinya sih begini, “Kalau aku melihat sorot matamu, sepertinya kamu ada rasa (sama aku).”

Tapi sama kata-kata lucu bahasa Jawa di atas diplesetin jadi, “Kalau ku melihat sinar di matamu, sepertinya kamu mau utang sama aku.”

8. Cara Hidup Damai

“Urip kui koyo kopi asli. Nek ga iso nikmati rasane pait.”

Anda lagi ngerasa kalau hidupmu itu susah banget kayak lagi ngerjain soal tes olimpiade nuklir sedunia? Dan gara-gara itu Anda jadi kalut?

Kata-kata lucu bahasa jawa buat status fb tersebut bilang kalau hidup itu kayak kopi. Kopi asli ya, bukan yang sachet apalagi oplosan. Jadi, kita musti tahu cara menanganinya biar kita bisa merasakan nikmatnya.

9. CCTV

“Aku mbok kon ngerteni kowe terus. Rumangsamu aku CCTV po?”

Hati-hati, sikap pengertianmu pada orang lain itu bisa jadi bumerang buat diri sendiri. Terlalu banyak memaklumi, kata-kata lucu bahasa jawa ini akan menjadi nyata, yaitu kamu akan dianggap jelmaan CCTV yang kerjaanya cuma ngawasin orang melulu.

10. Buatan Tuhan

“Untung atiku iki digawe karo Gusti Allah. Nek gawean menungso wes remuk ket wingi”

Untung hatiku buatan Tuhan. Kalau buatan manusia, udah remuk dari kemarin. Begitu kira kira isi dari kata kata lucu bahasa jawa buat status fb tersebut. Suatu kalimat yang cocok banget buat mewakili perasaan jengkel.

Coba jadiin kutipan di atas sebagai status fb-mu. Yah, itung-itung sebagai sindiran halus gitu deh.

4 dari 4 halaman

Status fb pakai bahasa Jawa yang kocak

11. Ini Baru Namanya Laki! “Ojo ngaku wong lanang tenanan nek durung: mangan, turu, masak, lan ngumbahi dhewe!”

Banyak yang mengaku pria sejati karena mereka merasa mampu melakukan hal-hal ekstrem. Semisal mendaki puncak Himalaya atau renang bolak-balik di Selat Sunda. Padahal, semua itu percuma kalau kesehariannya masih diladenin sama ibu atau pasangan. 12. Nyolot Banget!

“Kowe bar mangan aspal po? Kok ngomongmu atos?”

Pernah nggak temen Anda tiba-tiba bicara nyolot sama kamu? Nggak ada badai, nggak ada petir, tau-tau bicaranya nge-gas kayak motor balap. Momen kayak gini itu nyebelin banget.

Dia marah sama orang lain, kita yang tak tahu apa-apa ini jadi sasarannya. Biar dia cepet sadar, jangan Anda kasih jampi-jampi. Mending kutip aja kata-kata lucu bahasa jawa buat status fb anda yang artinya, “Ngomongmu kok keras (nyolot), abis makan aspal, ya?”

13. Oh Tuhan

“Kula ngertos nek rejeki niku mung titipan. Tapi Gusti, mbok nek nitip kathah sekedhik.”

Berdoa sama Tuhan memang harus bersungguh-sungguh, tapi enggak musti harus serius kayak ngerjain soal ujian negara.

Misalnya pakai kata-kata lucu bahasa jawa buat status fb di atas yang bermakna, “Saya tahu kalau rejeki itu titipan. Tapi kalau nitipinnya agak banyakan dikit Tuhan.”

14. Teman Kok Gitu!

“Ngaku konco kok gur pengen nunut mulyo. Pas konco ciloko malah lungo.”

Punya teman yang hanya datang pas butuh aja? Tapi pas kamu lagi kesusahan dan butuh bantuan, dia malah pergi entah ke mana. Nah, kata kata lucu bahasa jawa buat status fb ini cocok Anda pasang.

Karena nadanya yang jenaka, moga-moga aja dia nggak marah saat membaca atau mendengar kutipan ini! Siapa tahu dia malah sadar dan mau berubah demi persahabatan kalian.

15. Jangan Kebablasan

“Guyon ki ojo kelewatan. Nek kelewatan ngko mutere kadohan.”

Kalau bercanda jangan kelewatan, soalnya kalau muter malah kejauhan. Itulah arti dari kutipan di atas.

Alasan MUI DKI Tak Undang Ma’ruf Amin: Kami Tak Undang Tokoh Politik

Jakarta – Ketum MUI nonaktif Ma’ruf Amin mempertanyakan alasan dirinya tidak diundang di acara yang disebut ‘Munajat 212’. MUI DKI mengatakan alasan tidak mengundang karena ingin tidak ada unsur politik di acara muhasabah.

“Satu sisi, posisi beliau kan cawapres, nanti khawatir kita ada nuansa politisnya, jadi memang sejak awal kami menghindari betul, kami ada nuansa politik maka kita tidak undang tokoh-tokoh politik,” ujar Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi MUI DKI Jakarta Faiz Rafdhi saat dihubungi, Minggu (24/2/2019).

Faiz juga menjelaskan memang dalam acara itu tidak mengundang MUI pusat. Sebab, dia menargetkan yang akan hadir adalah majelis taklim se-Jabodetabek saja.
“Jadi gini, itu karena memang gagasannya untuk ormas Islam se-DKI, jadi kita juga nggak undang pusat, bahkan ormas-ormas Islam pusat pun juga tidak diundang. Jadi MUI DKI dan majelis taklim se-jabodetabek,” jelasnya.
Sebelumnya, Ma’ruf Amin menanggapi soal acara malam munajat 212 yang salah satunya digelar MUI DKI Jakarta. Ma’ruf mengaku tidak diundang ke acara itu, padahal dia yang meneken lahirnya fatwa 212.

“Saya ini kan mendorong 212, yang mengeluarkan lahirnya fatwa 212 dari fatwa saya, tapi kok saya nggak diundang? Berarti 212 yang kemarin, 212 yang lain, bukan sama yang waktu itu saya gerakkan. Beda,” ujar Ma’ruf di Hotel Aryaduta Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (24/2).

MUI DKI sendiri membantah bertanggung jawab atas acara munajat 212 yang diselenggarakan di Monas, kamis (21/2) lalu. MUI menegaskan acara yang diselenggarakan oleh mereka adalah ‘Senandung Salawat dan Dzikir Nasional’ bukan ‘Munajat 212’.

Namun, berdasarkan pantauan, pada acara yang digelar pada Kamis (21/2), backdrop yang dipasang di panggung bertuliskan ‘Malam Munajat’. Backdrop yang memasang foto Imam Besar FPI Habib Rizieq itu juga bertuliskan ‘Bersama MUI DKI Jakarta dan Majelis Ta’lim Se -Jabodetabek’.

Selain itu, dalam acara itu, MC juga berulang kali menyatakan acara di Monas tersebut merupakan acara Munajat 212. Bahkan MC menyatakan hal tersebut sesaat sebelum mempersilahkan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia DKI Jakarta berbicara di panggung.

(zap/fjp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jalan Beton Belum Tentu Jadi Penyebab Kecelakaan

Liputan6.com, Jakarta – Belum lama ini Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dian Fatwa, menyebut jalan Tol Trans Jawa dapat membuat ban cepat aus dan mudah meletus sehingga membahayakan keselamatan para pengguna karena berbentuk rigid pavement atau menggunakan beton.

Lalu bagaimana tanggapan produsen ban mengenai hal ini? Hendra Himawan selaku GM Sales Admin & Planning Dunlop Indonesia mengaku tidak sepakat dengan pendapat tersebut.

“Jalan kasar menjadi penyebab kecelakaan itu tidak linier. Karena kecelakaan ada banyak faktor. Jadi (menurut saya komentar) itu tidak linier,” katanya di Jakarta belum lama ini.

Menurut Hendra, beton memiliki karakteristik yang berbeda dengan aspal. Dan ia tidak menampik jika beton memungkinkan membuat ban lebih cepat aus.

“Jadi gini, beton dibanding aspal tentu beda. Kalau beton jauh lebih keras, aspal lebih lentur. Itu bumpy-nya pasti akan terasa beda.

Nah efeknya kepada ban kalau jalan itu keras permukaan kasar, keausan lebih cepat,” jelasnya.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Jadi kolerasi beton menyebabkan ban pecah, menurut Hendra, tak bisa dipastikan benar atau salah dan perlu diteliti. Karena menurutnya, penyebab ban pecah bisa macam-macam.

“Jadi penyebab ban aus itu macam-macam, karena kondisi jalan, tekanan angin juga bisa.

Kalau tekanan angin kurang itu ban akan semakin beban berat. Gesekan akan semakin besar. Dan biasanya kalau kurang angin yang aus bagian tepinya. Kalau kekerasan, tengahnya yang cepat aus,”

“Lalu jumlah muatan juga pengaruh.

Yang jelas penyebab keausan adalah kondisi permukaan jalan, kedua cara mengemudi, ketiga pola telapak, keempat kondisi kendaraan misalnya setting kaki-kaki tidak benar. Itu bisa menyebabkan kondisi keausan tidak rata,” tutup Hendra.

Diluncurkan 2015, Apa Kabar Al Quran Terjemahan Bahasa Ngapak?

Liputan6.com, Banyumas – Siapa tak kenal Ahmad Tohari, budayawan cum sastrawan yang kondang di delapan penjuru angin. Penulis Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk ini adalah pendiri Majalah Ancas, majalah yang terbit dengan bahasa Banyumas alias panginyongan, atau ada pula yang menyebutnya bahasa ngapak.

Tak usah bertanya pengetahuannya soal bahasa ibu. Lahir dan tumbuh di lingkungan Banyumas tempo dulu membuatnya menguasai kekayaan kosakata orisinal Banyumas yang kini jarang digunakan oleh anak muda, meski di tempat asalnya.

Namun, kali ini pria asal Tinggarjaya, Kecamatan Jatilawang ini dibuat pusing tujuh keliling. Ia didapuk menjadi penanggung jawab bahasa dalam tim penerjemah Al Quran ke bahasa Banyumasan.

Penyusunan terjemahan Al Quran terjemahan Ngapak ini tak selalu berjalan mulus. Padahal, tim penerjemah terdiri dari 11 orang yang secara keilmuan mumpuni, terdiri dari kalangan perguruan tinggi, pondok pesantren, dan tokoh budaya.

Seandainya 11 orang itu adalah pemain sepak bola, maka boleh lah dibilang, 11 orang itu adalah tim impian atau the dream team. Mereka, menguasai beragam disiplin keilmuan, mulai ahli tafsir, ahli bahasa arab, antropolog, dan ahli bahasa Banyumas.

Untuk menyelesaikan tahap alih bahasa ini, tim penerjemah membuat tim kecil yang terdiri dari ahli bahasa Banyumas, antropolog, dan budayawan lokal. Dalam tim ini, Tohari mengaku hanya sebagai editor bahasa Banyumas.

Dia pun mengakui, alih bahasa dari bahasa Arab ke Bahasa Banyumas sangat sulit. Musababnya, konteks budaya Arab dengan Banyumas sangat berbeda. Tim penerjemah kerap berhadapan dengan kosakata yang dalam bahasa Banyumas tidak ada padanan katanya.

Salah satu kosakata sulit yang dicari padanannya ialah ketika menerjemahkan teks Quran yang menceritakan tentang umat Nabi Luth. Bahasa ngapak tak menemukan padanan kata untuk sebutan homo dan lesbian. Setelah ditelusuri, ia memadankan kata Njambu untuk homo dan Gerus Lumpang untuk lesbian.

2 dari 3 halaman

Al Quran Terjemahan Basa Banyumas untuk Kaum Pinggiran

“Padahal mereka itu sudah saya kasih kamus (bahasa Banyumas) para penerjemah itu. Saya utak-atik kemampuan bahasa arabnya. Saya gugat betul makanya mereka bingung itu,” ucapnya, Mei 2015.

Jibaku tim penerjemah bukan tanpa alasan. Quran terjemahan basa Ngapak itu memang diproyeksikan bukan hanya untuk pajangan semata.

Penerjemahan ke dalam bahasa Banyumas akan mendekatkan Quran ke kelompok-kelompok pinggiran. Kuli bangunan, petani miskin, orang pedesaan, komunitas abangan hingga pekerja seks komersial (PSK) menurut Tohari adalah kaum yang mesti dikenalkan dengan bahasa yang lebih dekat.

Maklum, sebagian dari mereka berpendidikan rendah dan tak cukup cakap mengerti bahasa Indonesia. Bahasa ibu, akan mendekatkan Quran ke relung-relung yang paling dalam sekali pun.

“Penerjemahan yang kayak gini ini bukan untuk NU bukan Muhammadiyah, ini untuk petani, ini untuk kuli, ini untuk pelacur, begitu lho. Terjemahan ini sangat populer dan merakyat. Muhammadiyah dan NU itu sudah tidak butuh yang kaya gini. Yang sugih (kaya) juga sudah jamak. Ini menyangkut bahasa dan pengertiannya juga sederhana,” dia menegaskan, saat itu.

Akhirnya, usai proses kurang lebih dua tahun, Al Quran terjemahan basa panginyongan ini resmi diliuncurkan oleh Menteri Agama, di Jakarta, Desember 2015. Quran terjemahan Banyumas dicetak dengan jumlah terbatas. Quran dibagikan ke perguruan tinggi, beberapa sekolah, pondok pesantren dan sejumlah Ormas.

Lantas, bagaiman dengan rencana mendekatkan Quran terjemahan bahasa Banyumasan ke tukang becak, masjid di pedesaan, hingga PSK?

3 dari 3 halaman

Kapan Quran Terjemahan Bahasa Banyumasan Dicetak Massal?

Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Purwokerto, DR Luthfi Hamidi mengatakan hingga saat ini Al Quran terjemahan Banyumasan beum dicetak secara massal. Sejak diluncurkan tiga tahun lalu, cetakan hanya berjumlah 1.000 eksemplar.

Menurut dia, hal ini sebenarnya sudah dibicarakan dengan Kementerian Agama. Namun, hingga saat ini anggaran cetak belum turun.

Padahal, respon terhadap Quran terjemahan basa Pangiyongan ini sangat bagus. Beragam kalangan mengapresiasi karya Quran terjemahan bahasa lokal sebagai kekayaan daerah.

“Belum tersedia dana untuk mencetak secara massal,” ucap Luthfi, Kamis malam, 21 Februari 2019.

Karena itu, sementara ini, Quran terjemahan bahasa Banyumasan ini hanya didistribusikan secara terbatas. Salah satunya di IAIN Purwokerto.

“Kadang kita berikan sebagai cinderamata untuk tamu tokoh,” dia mengungkapkan.

Meski begitu, komunikasi dengan Kemenag terus dilakukan. Pasalnya, pemakai bahasa Banyumasan, pangiyongan, atau ada pula yang menyebutnya Ngapak, berjumlah belasan juta orang.

Mereka tersebar di eks-karesidenan Banyumas, Kebumen, Wonosobo, hingga Pantura. Ada pula masyarakat Banyumas yang tengah merantau hingga menjadi pekerja migran.

Sebab itu, ia mulai membuka kemungkinan agar ada pihak ketiga yang mendanai pencetakan Quran basa Ngapak ini. Tujuannya jelas, supaya Quran tak hanya menjadi pajangan, tetapi agar lebih bermanfaat secara luas.

“Dicetak komersial bisa, dalam arti dicetak dengan jumlah banyak dan agar lebih bermanfaat,” dia menambahkan.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Deretan Momen Kocak Pria Ketika Memasak, Kreatif tapi Lebay Banget

Liputan6.com, Jakarta – Memasak erat kaitannya dengan wanita. Ya, sebagian besar dari wanita tentu berusaha untuk bisa memasak terlebih bagi mereka yang telah menikah. Memasak memang dikatakan susah-susah gampang. Makanya tak semua wanita bisa memasak, terlebih lagi para pria.

Meski saat ini telah banyak pria yang akrab dengan dapur dan lihai memasak. Namun, sebagian besar dari mereka tentu sangat jarang menyentuh dapur. Sayangnya, tentu ada beberapa momen yang mengharuskan mereka “terjun” ke dapur.

Tentunya ada begitu banyak hal lucu yang dilakukan para pria ketika harus memasak di dapur. Kebanyakan dari mereka dengan kreatif menggunakan pengaman agar tak terkena minyak ketika memasak, khususnya menggoreng makanan.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut momen kocak para pria ketika memasak.


Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 8 halaman

1. Tips biar mata enggak perih saat potong bawang

3 dari 8 halaman

2. Pakai ponco untuk melindungi diri dari cipratan minyak panas

4 dari 8 halaman

3. Helm ternyata bermanfaat juga ya untuk memasak

5 dari 8 halaman

4. Boleh juga idenya

6 dari 8 halaman

5. Masak sambil dengerin lagu enggak masalah sih, tapi jangan gini juga kali

7 dari 8 halaman

6. Kalau ini lengkap dengan jaket kulitnya

8 dari 8 halaman

7. Ini terniat sih, sampai pakai tameng segala

Soal Kepemilikan Lahan Berlebihan, Luhut: Era Jokowi Tak Akan Ada Lagi

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan membenarkan adanya pihak-pihak yang menguasai lahan ratusan ribu hektar. Namun, Luhut enggan menyebut siapa saja pemilik lahan saat dikonfirmasi hal tersebut.

“Tinggal teliti lagi, saya nggak komentar sekarang mengenai itu, kita lihat aja,” kata Luhut di kantornya, Rabu (20/2/2019).

Meski begitu, Luhut menerangkan, pemerintah sendiri saat ini memiliki kebijakan satu peta (one map policy). Dia bilang, dengan one map policy maka kepemilikan lahan menjadi data publik dan bisa diakses.


“Ya memang gini, sekarang dengan one map policy, catat itu, itu kan jadi public data. Kalian nanti bisa Google masuk ke situ. Media kan seneng itu lihat-lihat aja hartanya siapa-siapa,” ujarnya.

Luhut mengatakan, kebijakan ini untuk mengatasi masalah kepemilikan lahan berlebihan. Di zaman Presiden Joko Widodo, hal tersebut tak lagi terjadi.

“Itu akan mencegah kita untuk kepemilikan tanah berlebihan, mungkin yang lalu sudah kejadian. Tapi, sekarang Presiden bilang kita nggak mau itu terjadi. Sehingga zaman Presiden Jokowi tidak akan terjadi seperti itu lagi,” ujarnya.

“Pesiden nggak mau melihat masa-masa lalu. Sebab nanti jadi masalah, karena banyak sekali itu yang bermasalah. Dan itu satu breakthrough presiden kita ada one map policy,” tutupnya. (zlf/zlf)