7 Transformasi Fisik Paling Gila Para Artis di Film Marvel

Liputan6.com, Jakarta – Dibutuhkan fisik yang kokoh, tegas terpahat untuk memainkan peran superheo atau penjahat. Beberapa aktor dan aktris ini bahkan dipaksa melakukan perubahan secara radikal untuk peran mereka dalam Marvel.

Untungnya, bagi nama-nama berikut, hal tersebut justru menjadi tantangan bagi mereka untuk menaklukkannya dengan percaya diri. Melansir dari Clipd, berikut ini aktor yang melakukan perubahan drastis untuk peran mereka di Marvel.

1. Chris Evans sebagai Captain America

Sebelum menjadi Captain America, dia telah memiliki tubuh yang kencang dan bugar. Namun untuk perat tersebut, lebih banyak ‘otot’ yang diperlukan untuk membuatnya benar-benar terlihat gagah. Tak heran, latihan yang ia jalani bisa membuatmu bergidik.

2. Chris Hemsworth sebagai Thor

Chris mengaku, sebelum bermain sebagai Pangeran Asgard, ia tak pernah melakukan latihan beban yang serius. Latihan yang diberikan oleh pelatihnya adalah latihan yang membuat lengannya tetap berperan dalam berbagai bentuk latihan. Hasilnya, lengannya pasti membuatmu kagum.

* Ikuti Hitung Cepat atau Quick Count Hasil Pilpres 2019 dan Pemilu 2019 di sini

Aksi Akrobat Gila Pemain Lais, Sirkus Ala Garut

Dadang menyatakan, sejarah seni Lais pertama kali diperankan Laisan, seorang warga lokal kampung Nangka Pait, Sukawening wilayah Garut utara, saat jaman penjajahan Belanda masih berkecambuk.

“Kalau cerita dari orang tua, Pak Laisan itu kerap naik pohon kelapa dengan cepat tanpa bantuan alat sedikit pun,” kata dia.

Namun bukannya takut, Laisan yang saat itu mulai dikenal warga sekitar dengan keberaniannya, justru semakin berani untuk memamerkan keahliannya.

“Makanya dalam pertunjukan diusahakan ada buah kelapa untuk menghormati, tetapi jika pun tidak ada tidak masalah,” ujarnya.

Akhirnya kesenian itu dipelajari dengan mahir oleh Kurdi dan Ahmadi, hingga dalam perjalanan selanjutnya kedua orang itulah yang mengenalkan secara luas kesenian uji nyali dan adrenalin tersebut.

“Buat sebagian besar guru lais ya kedua orang itu,” ujarnya.

Awalnya pertunjukan ini kerap menggunakan area tanah perkebunan, ladang yang memiliki pohon kelapa cukup banyak, namun saat ini telah berubah.

“Mungkin sekarang karena pohon kelapa sulit diperoleh, jadi cukup pakai bambu saja,” ujarnya.

Ada beberapa ketinggian pohon bambu yang sering dipentaskan di masyarakat mulai paling rendah 7 meter hingga paling tinggi 12 meter. “Biasanya bertahap, namun paling tinggi biasanya sekarang di kisaran 12 meter,” ujarnya.

Ferdi yang menemani sang paman mengakui jika seni Lais sangat mengasikan, meskipun berbahaya, namun baginya hal itu justru menjadi hiburan tersendiri. “Enak saja, mungkin karena sudah biasa,” ujarnya.

Menurutnya, seni Lais membutuhkan konsentrasi cukup tinggi, sehingga dalam setiap mentas, dibutuhkan keyakinan terhadap kemampuan yang kita miliki.

“Kalau sudah naik (di atas ketinggian) kita serahkan saja pada kekuasaan Alloh, berdoa saja,” ujarnya.

Ia mengakui dalam setiap gelaran seni Lais yang dipentaskan, ada beberapa ritual yang harus dilakukan, namun hal itu semata untuk menjaga keselamatan.

“Tidak ada yang aneh, intinya kita harus belajar dan bekerja keras untuk meraihnya,” ujar dia dengan senyum manisnya.

Pemain Juventus: Cristiano Ronaldo Dihukum? Keputusan Gila

Investigasi yang dilakukan UEFA ini dianggap aneh oleh Bernardeschi. Sebab menurutnya, apa yang dilakukan Ronaldo hanya bentuk selebrasi yang biasa-biasa saja. Toh, Simeone pun tak dihukum akibat perayaannya itu.

“Saya pikir tak ada lagi yang perlu ditambahkan. Itu adalah sesuatu yang tak perlu diperhatikan, tapi [hukuman] akan terasa gila,” tutur Bernardeschi dalam konferensi pers, seperti yang dikutip dari Football Italia.

“Saya pikir ini akan berakhir, itu hanya sebuah selebrasi, sebuah gerakan. Saya selalu melihatnya tenang dan rileks, begitu juga dengan kami. Saya yakin semuanya akan baik-baik saja,” lanjutnya.

Bernardeschi: Gila Kalau Ronado Sampai Diskors!

Turin – Bintang Juventus Cristiano Ronaldo menghadapi sanksi karena perayaan gol selangkangan. Rekan setimnya, Federico Bernardeschi, percaya Ronaldo tak akan diskors.

Pemain terbaik dunia lima kali itu didakwa UEFA usai dianggap berperilaku tidak senonoh. Menyusul selebrasi gol selangkangan yang dilakukan Ronaldo setelah mencetak gol ketiganya ke gawang Atletico Madrid di leg II perdelapanfinal Liga Champions.

Selebrasi itu sendiri diyakini meniru pelatih Atletico Diego Simeone di leg I. Pada prosesnya, Simeone dijatuhi hukuman oleh UEFA berupa denda sebesar Rp 320 juta.


Kasus Ronaldo baru akan diputuskan dalam sidang pada 21 Maret 2019. Eks pemain bintang Manchester United dan Real Madrid itu diyakini akan mendapatkan sanksi serupa Simeone.
“Kupikir tidak ada yang perlu ditambahkan,” Bernardeschi mengatakan dilansir Football Italia. “Itu adalah sesuatu kupikir tidak perlu dilihat, tapi [sebuah skorsing] akan gila.”

“Kupikir selebrasi itu akan berakhir di sana, itu kan sebuah selebrasi, sebuah isyarat. Aku selalu melihat dia itu tenang dan santai, tapi kami semua begitu. Aku yakin semuanya akan baik-baik saja,” winger Juventus itu menambahkan.

Hat-trick Ronaldo meloloskan Juventus ke perempatfinal dengan keunggulan agregat 3-2 dari Atletico. Selanjutnya, Juve akan berhadapan dengan Ajax Amsterdam.

(rin/yna)


7 Selebrasi Gila Pemain dan Mantan Bintang Manchester United Usai Singkirkan PSG

Jakarta – Pecinta sepak bola terkejut melihat capaian Manchester United di Liga Champions. Tidak ada yang menyangka mereka bisa mengalahkan Paris Saint-Germain 3-1 di Parc des Princes, Kamis (7/3/2019) dini hari WIB.

Manchester United sukses melangkah ke babak perempat final Liga Champions usai mendepak PSG dengan agregat 3-3. 

Sumbangan dua gol dari Romelu Lukaku (menit 2′ dan 30′) serta tendangan penalti dari Marcus Rashford (90) membuat United unggul agregat dibanding PSG, yakni produktivitas mencetak gol di kandang lawan. Sebelumnya di Old Trafford PSG unggul 2-0 atas MU pada 13 Februari 2019 silam.

Gol penentu langkah The Red Devils ke perempat final terjadi di masa injury time. Wasit menunjuk titik putih setelah Presnel Kimpembe melakukan handball di kotak terlarang. Keputusan diambil dengan memanfaatkan teknologi VAR.

Pada leg kedua satu-satunya gol PSG dilesakkan Juan Bernat dengan memanfaatkan assist Kylian Mbappe pada menit ke-12.

PSG sebenarnya berpeluang mempertipis skor pada laga ini saat tendangan Angel di Maria menerobos masuk gawang Man United. Namun, gol itu dianulir wasit. Manchester United akhirnya menutup laga dengan skor 3-1.

Kemenangan ini menciptakan euforia bagi pemain maupun mantan pemain Manchester United. Pertandingan melawan PSG berasa partai final Liga Champions. Bola.com merangkum ekspresi mereka di sosial media Instagram, simak bagaimana keseruannya.

2 dari 8 halaman

Jesse Lingard

3 dari 8 halaman

Alexis Sanchez

4 dari 8 halaman

Diego Dalot

5 dari 8 halaman

Rio Ferdinand

6 dari 8 halaman

Ruang Ganti Manchester United

7 dari 8 halaman

Nemanja Matic

8 dari 8 halaman

Paul Pogba dan Patrice Evra

Dipertanyakan Massa FUI, KPU Jelaskan Hak Tunagrahita Nyoblos

Dipertanyakan Massa FUI, KPU Jelaskan Hak Tunagrahita Nyoblos Komisioner KPU Wahyu Setiawan (Foto: Ari Saputra)

Jakarta – Massa FUI yang melakukan aksi di depan Kantor KPU diterima oleh komisioner KPU. Saat audiensi, salah satu pertanyaan yang muncul adalah tentang ‘orang gila boleh mencoblos’.

Komisioner KPU, Wahyu Setiawan, kemudian memberi penjelasan. Dia menegaskan bahwa KPU hanya menjalankan putusan MK. Mereka yang diberikan hak mencoblos juga adalah tunagrahita.

“Sudah ada putusan MK untuk memberikan hak pilih kepada tunagrahita. Jadi para ustaz ustazah, jadi bukan orgil yang telanjang kita data, enggak. Tapi kalau ada keluarga yang kelainan mental itu yang dimaksud oleh MK,” kata Wahyu di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2019).

Tunagrahita yang memiliki hak pilih juga harus memenuhi sederet syarat. Jumlahnya sekitar 600.000 orang.

“Insyaallah kami tidak pernah mendata orang gila, kami tak pernah lakukan. Tetapi tunagrahita yang kami data karena ada putusan MK,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, massa Forum Umat Islam (FUI) sebelumnya berkumpul di depan Kantor KPU. Amien Rais yang sempat ikut serta, lebih dahulu meninggalkan lokasi sebelum audiensi dimulai.

“Jadi itu kalau KPU bagus, jujur, kita doakan mudah-mudahan dapat hidayah, rahmat, dimuliakan Allah dunia-akhirat. Tetapi kalau KPU sampai curang, kita doakan dapat laknat hidupnya sengsara dunia dan akhirat,” kata Amien sebelumnya.
(imk/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

3 Pesan Ratna Sarumpaet ke Koleganya Saat Sebarkan Hoaks Penganiayaan

Liputan6.com, Jakarta – Ratna Sarumpaet sudah menjalani sidang perdananya terkait kasus hoaks pada Kamis, 28 Februari 2019. Sidang tersebut digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Kasus ini mencuat dari cerita Ratna Sarumpaet soal penganiayaan dirinya oleh orang tak dikenal hingga mengakibatkan wajahnya lebam dan bengkak-bengkak. Hal itu seiring foto-foto dirinya yang beredar di media sosial dan viral.

Tampak hadir mendamping putri Ratna Sarumpaet, Atiqah Hasiholan. Sidang tersebut beragendakan pembacaaan dakwaan. Jaksa mendakwa Ratna telah menyebarkan berita bohong kepada banyak orang yang dapat menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.

Apalagi, berita bohong yang disebarkannya itu dinilai telah menimbulkan pro dan kontra. Dalam dakwaan yang dibacakan, terungkap jika Ratna beberapa kali mengirimkan pesan singkat melalui WhatsApp.

Pesan tersebut dibagikan Ratna kepada beberapa orang. Pesan yang disebar juga disertai foto Ratna saat dirinya sedang menjalani operasi wajah di RS Khusus Bedah Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat.

Berikut pesan-pesan yang disebar Ratna Sarumpaet kepada koleganya terkahit hoaks penganiayaan dihimpun Liputan6.com:

2 dari 5 halaman

1. Ahmad Rubangi

Dalam dakwaan yang dibacakan, Ratna Sarumpaet diketahui mengirimkan pesan kepada Ahmad Rubangi, Saharudin, dan Makmur Julianto alias Pele. Saat itu, Ratna mengabarkan kepada ketiganya jika dirinya akan pergi Bandung, Jawa Barat.

Namun rupanya, Ratna tidak pergi ke Bandung. Ia justru pergi RS Khusus Bedah Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat untuk melakukan tindakan medis operasi perbaikan muka (facelift) atau tarik muka (pengencangan kulit muka).

Ratna dirawat di ruang perawatan B1 lantai 3 untuk dirawat inap pada Jumat, 21 September 2018 hingga Senin, 24 September 2018. Saat dirawat itulah Ratna beberapa kali mengambil foto dan kemudian diberikan kepada Ahmad Rubangi ketika perjalanan pulang.

Di dalam perjalanan, terdakwa mengirimkan beberapa foto wajah terdakwa yang dalam kondisi lebam dan bengkak tersebut melalui WhatsApp kepada Ahmad Rubangi.

Saksi kemudin bertanya, “Ya Allah.. Kok sampai begitu..” dan dijawab terdakwa, “Dipukulin 2 laki2”.

Sesampai di rumah, terdakwa bercerita ke Ahmad Rubangi, Saharudin, dan Pele soal foto itu di kamarnya. Sembari menangis, terdakwa bercerita dipukul oleh orang sambil menunjukkan wajah lebam dan bengkak. Setelah itu, dia mengaku ingin istirahat sehingga saksi meninggalkan kamarnya.

3 dari 5 halaman

2. Rocky Gerung

Keesokan harinya pada 25 September 2018 pukul 20.43 WIB, terdakwa Ratna Sarumpaet mengirimkan foto yang sama ke Rocky Gerung dengan pesan, “21 September jam 18.50 WIB, area bandara Bandung”. Pukul 20.44 WIB, dia mengirim pesan lagi, “Not For Public”.

Rabu 26 September 2018 di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat, terdakwa bertemu dengan Deden Syarifuddin dan bercerita habis dipukuli. Dia pun kembali sambil menangis.

Pukul 16.30 WIB, Kamis 27 September 2018, saksi mengirim pesan lagi ke Rocky Gerung dengan pesan, “Hei Rocky negrinya makin gila n hancur – need badly :)”, dan pukul 16.33 WIB dengan pesan, “Need you badly”, pukul 16.36 WIB dengan pesan “Pasti kamu bahagia sekali disana ya, Penghormatan pada alam, bless you”.

Pada Jumat 28 September pukul 19.22 WIB, terdakwa kembali mengirim foto wajahnya ke Rocky Gerung dengan pesan “Day 7th”.

4 dari 5 halaman

3. Said Iqbal

Tak mendapat respons dari Rocky Gerung hingga hari ke-7, akhirnya Ratna menghubungi rekan aktivisnya yang lain yakni Said Iqbal. Lewat asistennya Saharudin, Said akhirnya bertemu Ratna di kediamannya pada 28 September 2018.

Kepada Said, Ratna mengaku dikeroyok dengan skenario cerita bohongnya, dan bukan lantaran efek operasi plastik. Lewat Said yang diketahui seorang aktivis buruh ini, Ratna meminta dirinya dipertemukan dengan Ketum Gerindra yang juga Capres 02, Prabowo Subianto.

Said yang bergerak cepat, langsung meneruskan informasi Ratna kepada ajudan Prabowo bernama Dani, berikut foto-foto wajah lebam Ratna.

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Jerat Pidana Hoaks Ratna Sarumpaet

Liputan6.com, Jakarta – Aktivis perempuan Ratna Sarumpaet akhirnya duduk di kursi pesakitan. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk kali pertama menggelar sidang dugaan hoaks yang dilakukan ibunda artis Atiqah Hasiholan tersebut, Kamis 28 Februari 2019.

Jaksa mendakwa Ratna Sarumpaet telah menyebarkan berita bohong kepada banyak orang yang dapat menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Apalagi, berita bohong yang disebarkannya itu dinilai telah menimbulkan pro dan kontra.

Jaksa penuntut umum mendakwa Ratna Sarumpaet dengan dakwaan alternatif.

“Dakwaan kesatu Pasal 14 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana atau dakwaan kedua Pasal 28 ayat (2) jo 45A ayat (2) UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” ujar jaksa. 

Sementara pada dakwaan kedua, jaksa menduga Ratna Sarumpaet, dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, ras atau antar golongan (SARA).

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45 A ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” tutur jaksa.

Dalam dakwaan, terungkap bahwa Ratna menangis mengaku dipukuli sehingga mukanya lebam dan bengkak. Jaksa menyatakan, pada Jumat 21 September 2018 sekira pukul 16.00 WIB, Ratna Sarumpaet memberitahukan kepada saksi Ahmad Rubangi, Saharudin, dan Makmur Julianto alias Pele akan pergi ke Bandung.

“Namun ternyata, terdakwa tidak pergi ke Bandung melainkan pergi ke Rumah Sakit Khusus Bedah Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat untuk melakukan tindakan medis operasi perbaikan muka (facelift) atau tarik muka (pengencangan kulit muka),” kata jaksa.

Bedah medis tersebut, sudah dijadwalkan dengan dr Sidik Setiamihardja. Kemudian Ratna Sarumpaet ditempatkan di ruang perawatan kamar B1 lantai 3 untuk menjalani rawat inap sejak Jumat, 21 September 2018 sampai dengan Senin 24 September 2018.

“Bahwa selama menjalani rawat inap tersebut, terdakwa beberapa kali mengambil foto wajahnya dalam kondisl lebam dan bengkak akibat tindakan medis dengan menggunakan handphone merk Iphone. Setelah selesai menjalani rawat inap. Pada hari Senin tanggal 24 September 2018, terdakwa pulang ke rumah,” kata jaksa.

Di dalam perjalanan, Ratna mengirim beberapa foto wajah dalam kondisi lebam dan bengkak tersebut melalui whatsappnya kepada saksi Ahmad Rubangi. Saksi Ahmad kemudian menanggapi foto tersebut dengan membalas pesan Ya Allah, Kak sampai begitu.

Ratna pun membalas. “Dipukulin 2 laki-laki,” kata Jaksa.

Jaksa mengatakan, sesampainya di rumah, Ratna meminta Ahmad Rubangi untuk memanggil saksi Saharudin dan saksi Makmur Julianto alias Pele masuk ke kamar.

Ratna Sarumpaet lalu bercerita sambil menangis bahwa dipukuli orang dengan menunjukkan wajah lebam dan bangkak.

“Kemudian terdakwa mengatakan ingin istirahat. Selelah itu saksi Ahmad Rubangi dan saksi Makmur Julianto alias Pele dan saksi Saharudin keluar dari kamar terdakwa,” kata jaksa.

Keesokan harinya pukul 20.43 WIB, terdakwa mengirimkan foto yang sama ke Rocky Gerung dengan pesan, “21 September jam 18.50 WIB, area bandara Bandung”. Pukul 20.44 WIB, dia mengirim pesan lagi, “Not For Public”.

Rabu 26 September 2018 di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat, terdakwa bertemu dengan Deden Syarifuddin dan bercerita habis dipukuli. Dia pun kembali sambil menangis.

Pukul 16.30 WIB, Kamis 27 September 2018, saksi mengirim pesan lagi ke Rocky Gerung dengan pesan, “Hei Rocky negrinya makin gila n hancur – need badly :)”, dan pukul 16.33 WIB dengan pesan, “Need you badly”, pukul 16.36 WIB dengan pesan “Pasti kamu bahagia sekali disana ya, Penghormatan pada alam, bless you”.

Pada Jumat 28 September pukul 19.22 WIB, terdakwa kembali mengirim foto wajahnya ke Rocky Gerung dengan pesan “Day 7th”.

Pukul 23.00 WIB, Ratna Sarumpaet meminta Saharudin menelepon Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal. Setelah terhubung, dia curhat telah dianiaya sembari menangis. Dia meminta Said Iqbal ke rumahnya.

Ketika Said Iqbal datang, terdakwa berkata, “Kakak dianiaya” dan menceritakan kronologi penganiayaannya. Dia juga menunjukkan foto wajahnya yang lebam.

Dia lalu minta dipertemukan dengan Prabowo Subianto. Ratna mengaku sudah berbicara dengan Fadli Zon dan mendapat informasi tengah diatur waktu untuk bertemu Prabowo.

Dia kemudian mengirimkan foto wajah lebamnya ke Saiq Iqbal untuk diteruskan ke ajudan Prabowo atas nama Dani.

Pukul 23.01 WIB, Sabtu 29 September 2018, Ratna Sarumpaet mengirim foto wajahnya ke Rocky Gerung dengan pesan, “Mungkin aku tidak harus ngotot membantu memperbaiki bangsa yang sudah terlanjur rusak ini. It’s painful.”

Pukul 23.42 WIB dia juga kembali mengirimkan 3 foto wajahnya ke Basariaja alias Basari dan 3 menit kemudian dia mengirim pesan, “KK sedang sangat kesakitan/menderita saat KK minta tolong ingin bicara dengan Pak Joksan.”

Tak berhenti di situ, dia mengirim 3 foto wajahnya ke Simon Aloysius Mantiri dengan pesan, “Ini terjadi di area parkir Bandara Bandung 21 sept 2018, Saya harus bertemu 08 segera Pak Simon, Saya mohon …..” dan mendapat jawaban, “Kurang ajar sekali Bu itu pelakunya.”





2 dari 3 halaman

Akui Salah dan Ajukan Penangguhan Penahanan

Ratna Sarumpaet mengakui kesalahan di hadapan majelis hakim saat sidang perdana kasusnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Saya ingin menyampaikan sebagai warga negara yang harus berhadapan dengan pengadilan. Pengalaman dari saya ditangkap dan apa yang saya ketahui baik melalui bacaan saya betul melakukan kesalahan,” ucap Ratna, Kamis 28 Februari 2019.

Meski begitu, Ratna merasa ada beberapa poin yang tidak sesuai fakta. Dia melihat kasusnya bernuasa politik.

“Yang terjadi di lapangan dan terjadi peristiwa penyidikan ada ketegangan bahwa memang ini politik,” ucap dia.

Karenanya Ratna berharap majelis hakim mengutamakan keadilan dibandingkan kekuasaan.

“Dengan semua unsur yang ada di sini, marilah menjadi hero untuk bangsa ini. Bukan untuk saya. Tapi di atas segalanya hukum bukan untuk kekuasaan,” tutup dia.

Namun, tudingan nuansa politis ini dibantah kuasa hukum Ratna Sarumpaet, Desmihardi. Dia menyanggah adanya muatan politis yang disebut disebut kliennya.

“Tidak ada motif politik sama sekali. Dakwaan kedua kita lihat kebohongan itu diproduksi untuk meyakinkan masyarakat saja, dan bahkan untuk meyakinkan BPN Prabowo-Sandi,” katanya usai persidangan.

Desmihardi mengatakan, lontaran kebohongan yang disebut Ratna murni karena malu dengan keluarga. Dia menegaskan, kebohongan itu hanya dibuat untuk keluarga, tidak ada tujuan menyebarkannya kepada publik.

“Ini murni karena beliau malu lebamnya diketahui oleh keluarga, sehingga harus mengarang cerita bahwa beliau dipukuli. Ini kebohongannya hanya untuk keluarga, karena beliau ingin keluarga tidak tahu beliau operasi plastik,” katanya menandasi.

Pada sidang tersebut, pengacara juga mengajukan permohonan kepada majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk mengalihkan status penahanan kliennya dari tahanan Polda Metro Jaya menjadi tahanan rumah atau kota.

Desmihardi membacakan pertimbangan mengajukan permohonan tersebut. Dia menyebutkan dua pertimbangan pengajuan penangguhan tahanan bagi kliennya, yakni berdasarkan hukum dan sisi kemanusian.

Ia menyatakan, Ratna Sarumpaet tidak ada niat melarikan diri. Kemudian, terdakwa tidak pernah melakukan hal-hal yang dapat dianggap mempersulit jalannya proses hukum.

“Bahwa selama proses pemeriksaan di tingkat kepolisian dan tingkat Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan terdakwa Ratna Sarumpaet sangat kooperatif dan tidak mempersulit jalannya pemeriksaan. Selanjutnya terdakwa maupun keluarga dalam hal ini anak-anak menjamin bahwa terdakwa akan selalu menghadiri persidangan dengan tidak sulit jalannya sidang pengadilan ini,” ucap Desmihardi.

Sementara itu, dari sisi kemanusiaan, terdakwa adalah seorang perempuan lemah yang telah berusia senja. Pada usia 69 tahun, dia sangat rentan dalam penyakit terbukti selama penahanan dilakukan terdakwa sering sakit-sakitan dan selama penahanan beberapa kali terdakwa harus diperiksa di Bidokkes Polda Metro Jaya.

Apabila terus-menerus ditahan, lanjut dia, akan memperburuk kesehatan Ratna Sarumpaet baik secara fisik maupun secara mentalnya.

“Tidak berlebihan melalui permohonan ini kami minta kemudian lagi sakit yang teramat agar terdakwa dapat dialihkan status,” ucap Desmihardi.

Desmihardi mengatakan, anak kandung terdakwa yakni Atiqah Hasiholan dan Fathom Saulina akan menjadi penjamin penangguhan penahanan Ratna Sarumpaet.

Oleh karena itu, pengacara memohon kearifan dan kebijaksanaan ketua majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk mengalihkan jenis penahanan rutan menjadi penahanan rumah atau kota atas terdakwa Ratna Sarumpaet.

“Tujuan permohonan kami bukan untuk ditangguhkan akan tetapi hanya sebatas pada pengalihan jenis penahanan yang semula penahanan rumah tahanan negara menjadi penahanan rumah tahanan kota sebagaimana yang diatur dalam KUHP,” kata Desmihardi.

3 dari 3 halaman

Siapkan 20 Saksi Ahli

Jaksa Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan berencana menghadirkan 20 saksi untuk sidang kasus penyebaran berita bohong yang menjerat Ratna Sarumpaet. Hanya, jaksa enggan membeber siapa 20 saksi tersebut.

“20 saksi fakta, 5 saksi ahli, dan saksi meringankan,” kata Jaksa kasus Ratna Sarumpaet, Panyaman di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis 28 Februari 2019.

Panyaman menegaskan nama Prabowo dan Fadli Zon tidak masuk dalam daftar itu. Hanya Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga yang disebut akan dihadirkan senagai saksi di persidangan.

“Dalam bacaan saya tidak ada nama Prabowo dan Fadli Zon,” imbuhnya.

Cara Paketan Simpati Bulanan Murah dan Cepat, Dijamin Berhasil

Liputan6.com, Jakarta Di era digital ini, internet sudah menjadi kebutuhan utama masyarakat Indonesia. Makin bertumbuhnya infrastruktur telekomunikasi, makin besar penggunaan internet yang di akses oleh masyarakat. Penggunaan internet secara mobile pun diberi dukungan penuh oleh berbagai operator telekomunikasi di Indonesia. 

Para operator memiliki strategi untuk menawarkan internet kepada masyarakat, yakni dengan menggunakan sistem kuota atau paket.

Telkomsel adalah salah satu perusahaan operator atau provider telepon seluler terbesar bahkan termasuk ke dalam salah satu provider tertua yang ada di Indonesia. Telkomsel terbilang cukup bagus, mulai dari kecepatan internet hingga jangkauan sinyal yang luas bahkan sampai ke daerah pelosok di Indonesia. Alasan itulah yang membuat banyak orang menjadikan Telkomsel sebagai provider untuk internetan. Berikut cara paketan Simpati yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (25/2/2019).

2 dari 4 halaman

Cara paket Telkomsel

1.  Paket Telkomsel 12GB 70rb dan 8GB 50rb

Cara paketan Simpati dengan dial *363*9#. Cara paketan Simpati menggunakan dial ini cukup mudah dengan hanya dengan ketik *363*9#, kemudian kamu akan melihat jenis paketan seperti dibawah :

· Paket 12GB (Paket flash 500mb + 1.5GB Data Lokal + 10GB 4G) dengan harga Rp. 70.000 masa aktif 30 hari.

· Paket 8GB + MDS dengan harga hanya Rp. 50.000.

2. Paket Telkomsel 10GB 59rb

· Cara paketan Simpati dengan dial *363*13#. Cara paketan Simpati menggunakan dial ini cukup mudah dengan hanya dengan ketik *363*13#, kemudian pilih lanjut.

· Pilih TAU 4G kemudian lanjut sampai paket kamu aktif.

Setelah aktif, nikmati layanan paket internet murah tersebut selama 60 Hari ke depan (untuk pembelian pertama) dan 30 hari untuk pembelian berikutnya.

3.  Gila OnLoop

Cara paketan Simpati Gila OnLoop dengan masa aktif selama 30 hari ini memiliki total kuota 21GB yang terbagi menjadi 12,5GB kuota malam, 3,5GB kuota normal, dan 5GB untuk jaringan 4G. Cara paketan Simpati Gila OnLoop dapat di aktivasi melalui dial ke *567#. 

4. OnLoop Holic

Cara paketan Simpati yang satu ini mempunyai total kuota 13,2GB yang terbagi menjadi 11GB kuota malam, 1,2 GB kuota normal, dan 1GB untuk jaringan 4G. Cara paketan Simpati dan aktivasi OnLoop Holic dapat melalui dial ke *567#. 

5. Nu OnLoop Holic

Paket paling murah dari varian OnLoop ini menawarkan total kuota 7GB yang terbagi menjadi 5,4GB kuota malam, 600GB kuota normal, dan 1GB untuk jaringan 4G. Cara paketan Simpati dan aktivasi paket Nu OnLoop Holic dapat melalui dial ke *567#. 

6. Loop Giga Chat

Cara paketan Simpati Loop Giga Chat sesuai namanya menawarkan kuota tanpa batas untuk layanan WhatsApp, Line dan BBM. Selain itu kamu juga akan mendapatkan kuota tambahan dengan total 7GB yang terbagi menjadi 600MB kuota normal, 5,4GB kuota malam, dan 1GB kuota 4G. Cara paketan Simpati dan aktivasi paket Loop Giga dapat melalui dial ke *567#. 

7. MIDI Loop

Paket MIDI Loop dengan harganya yang sangat terjangkau ini menawarkan total kuota 1,7GB yang terbagi menjadi 700MB kuota normal dan 1GB untuk jaringan 4G. Cara paketan Simpati dan aktivasi paket MIDI Loop dapat melalui dial ke *567#.

3 dari 4 halaman

Cara Paketan Simpati Melalui Aplikasi

Jika kamu tidak ingin repot-repot datang ke konter atau mengetik nomer dial yang untuk membeli paketan, kamu bisa menggunakan aplikasi. Telkomsel telah memiliki aplikasi resmi bernama My Telkomsel yang dapat membantu kamu untuk membeli paket internet maupun telpon dan sms.

Cara paketan Simpati lewat aplikasi cukup mudah

· Download aplikasi My Telkomsel di Play Store/App Store.

· Login menggunakan nomer telkomsel kamu.

· Pilih menu paket, lalu pilih internet. Dalam aplikasi My Tekomsel kamu dapat melihat varian paket internet yang di tawarkan.

· Pilih paket yang kamu ingin kan dan klik beli.

· Secara otomatis kamu akan mendapatkan pemberitahuan bahwa paket kamu sudah aktif.

4 dari 4 halaman

Cara Cek Kuota Telkomsel

Terdapat 4 cara cek kuota internet Telkomsel, baik Simpati, Kartu As, maupun Loop: 

1. Melalui SMS

· Kirimkan SMS dengan format UL(spasi)INFO atau ketik FLASH(spasi)INFO, kirim ke 3636

SMS balasan akan menginfokan sisa kuota lengkap paket internet kamu (terutama paket Telkomsel Flash).

2. Melalui menu Dial Up kode USSD

· Pada layar panggilan di hp kamu, masukan kode *889#

· Tekan “Panggil/Call/Yes/Oke/Dial”

· Sisa kuota termasuk bonus yang kamu miliki akan muncul pada layar tersebut

3. Melalui Web Telkomsel

· Kunjungi situs MyTelkomsel (my.telkomsel.com)

· Masukkan nomor hp kamu di layar menu yang ditampilkan

· Beberapa saat kemudian sistem akan mengirimkan kode verifikasi ke nomor tersebut untuk kamu masukkan pada tempat pengisian jawaban balasan

· Halaman situs web akan menampilkan info lengkap sisa kuota paket data Telkomsel kamu

Untuk menggunakan cara ini, anda harus mendaftar terlebih dahulu sebagai anggota MyTelkomsel. Mendaftar menggunakan nomor hp lebih mudah karena kamu hanya akan diminta memasukkan nama setelah memasukkan nomor hp di halaman utama website ini.

4. Melalui aplikasi MyTelkomsel

· Unduh aplikasi MyTelkomsel dari Play Store atau App Store

· Bukalah aplikasi MyTelkomsel

· Log in menggunakan nomor hp kamu

Mimpi Kiki Gumelar Mencokelatkan Indonesia

Liputan6.com, Garut – Kiprah panganan cokelat dodol (Chocodot) asal Garut, Jawa Barat ini memang terus berkibar. Berasal dari rintisan usaha kecil menengah (UKM) skala rumahan, produk cokelat ini terus berkembang mengepakan sayap hingga luar pulau Jawa, bahkan luar negeri.

Mimpinya mencokelatkan makanan khas Garut dan Indonesia, tengah dirintis dalam rencana Kiki Gumelar (38) saat ini. Bahkan pengusaha muda asal kota intan ini, berhasrat  mampu menghasilkan produk cokelat, sebagai bahan makanan khas kota-kabupaten di Indonesia, oleh-oleh khas setempat.

“Modal uang itu bukan segalanya, tapi yang mahal itu ide dan inovasi, intinya coba dulu berusaha jangan banyak mikir,” ujar dia sambil tersenyum, membuka obrolan hangatnya dengan Liputan6.com di kantor pusat PT Tama Cokelat Indonesia, Garut, beberapa waktu lalu.

Menggunakan stelan jas hitam, plus kaos oblong di dalamnya. Dandanan necis Kiki memang seolah menunjukan semangat usaha, generasi muda milenial saat ini.

Saat pertama kali memasuki ruangan kerjanya, sebuah tulisan besar ‘Chocolate, Travel, Dreams, Chocodot World the Office’, langsung menjadi tagline utama, di ruangan yang dibalut dengan mayoritas serba cokelat tersebut.

Tak ketinggalan deretan prestasi dan penghargaan berlabel nasional yang berhasil ia sabet, nampak tertata rapi seolah menjadi pendamping setia, di ruang kreasinya yang mungil dan bersih tersebut.

Menurutnya, kesuksesannya selama ini merupakan karunia terbesar Tuhan, sebagai ganjaran dari setiap ide gila dan perjuangannya selama ini, dalam membesarkan Chocodot, sebagai makanan khas baru warga Garut.

Meskipun usahanya mulai banyak dijiplak, namun dalam obrolan ringan dan hangat tiga hari yang lalu, ia tak pelit berbagi pengalaman mengenai awal mula rintisan Chocodot dimulai.

Sedih, pedih hingga sukses seperti saat ini, ia sampaikan tanpa beban sambil disisipi guyon dan banyolan khas sunda, hingga banyak pesan dan motivasi bagi generasi muda untuk dicontoh.

2 dari 5 halaman

Merangkak dari Dasar

Menurut Kiki, rintisan Chocodot berawal dari hobi masa kecil yang doyan cokelat. Beruntung dari hobi itu, ternyata dia memiliki bakat alami mengolah cokelat secara otodidak, menjadi produk makanan enak nan lezat.

“Saya ada teknik terbaru juga mengolah cokelat, saya juga pernah menjadi konsultan cokelat di salah satu perusahaan di Bekasi,” ungkap Kiki.

Saat itu, niatan membuka usaha secara mandiri muncul saat menjadi kepala cabang perusahaan di Yogyakarta pada 2009 silam. Di provinsi istimewa itu, minat masyarakat terhadap panganan cokelat cukup tinggi.

“Kebetulan mamah membawakan oleh-oleh dodol, pas lagi ngolah cokelat, eh salah satu dodolnya masuk ke dalam adonan cokelat, kok enak ya,” ujar dia sambil tersenyum lebar, mengenang awal mula kolaburasi cokelat dan dodol dipadukan.

Gayung bersambut, rencana itu mendapat sokongan keluarga terutama Yusuf, paman sekaligus orang pertama yang selalu mengompori Kiki untuk membuat produk cokelat dodol.

“Namanya saat itu ada dua pilihan Chocodot dan chocodol, tapi dua duanya sudah kita kita daftarkan ke HAKI,” ujar dia.

Akhirnya, dengan modal pas-pasaran sokongan keuangan keluarga sebesar Rp 17 juta, Kiki memberanikan diri untuk membuka sebuah gerai Chocodot di jalan babakan Selawi, saat itu. “Itu sebenarnya modal buat kuliah adik saya, saya pinjam dulu ke mamah,” ujarnya sambil tersenyum.

Agar produknya cepat menyebar, berbagai even pameran tanpa malu dan ragu, ia ikuti dari satu tempat ke tempat lainya dengan penuh semangat, hingga akhirnya produk mereka mulai mendapat perhatian masyarakat.

“Saya bersyukur pas pertama ikut pameran dagang, produk kita habis semua, ini mungkin petunjuk produk kita disukai,” ujarnya.

Dasar milik tidak jauh ke mana, di sela-sela salah satu pameran yang tengah diikuti, Kiki mengaku kedatangan seorang pengunjung emak-emak dari Jakarta.

Ia nampak tertarik mencicipi produk chocodot dan merekomendasikannya, sekaligus mengajak ikut pameran di JCC Jakarta secara gratis.

“Ternyata di sana (JCC Jakarta) juga responnya bagus sekali, kita kaget sekaligus bersyukur,” kata dia.

Dari situlah, awal mula produk chocodot akhirnya berkembang. Jika awal mula produksi cokelat hanya 20 kilogram per hari, saat ini di pabriknya yang terletak di jalan otista, Taogong Kaler, Garut, produksi mencapai 1 ton lebih per hari. “Ada sekitar ratusan produk cokelat yang kami produksi,” ujarnya.

3 dari 5 halaman

Kaya Ide dan Inovatif

Sejak pertama kali dirintis 2009 lalu, kehadiran produk Chocodot seolah memberikan alternatif belanja oleh-oleh Garut. Selain kemasan yang nyeleneh dan unik, juga rasa yang ditawarkan selalu up to date alias kekinian mengikuti selera pasar, terutama segmen utama kaula muda.

“Dulu pertama kali launching ada sekitar 25 rasa yang kita jual, mulai cokelat rasa pedas, cokelat rasa galau dan lainnya,” ujar Kiki mengenang awal rintisan pertama saat menjajakan barang dagangannya di kota Garut.

Namun bukan Kiki namanya jika hanya puas dengan satu produk, ia terus berinovasi dengan tampilan kemasan chocodot yang semakin ciamik, termasuk peningkatan kualitas rasa cokelat yang terus berevolusi.

“Pokonya ada ide dan gagasan, saya langsung terapkan, jangan pernah takut mencoba,” ujar dia mengingatkan generasi muda.

Ia tak sungkan mencontohkan beberapa produk chocodot yang kurang sukses di pasaran, meskipun memiliki rasa unik dan khas. “Dulu ada cokelat rasa peuyeum, ada cokelat rasa bandek, bajigur, bahkan cokelat rasa abon, kurang diminati pasar, ya bagaimana lagi, tapi kita sudah mencoba,” ujar Kiki menerangkan.

Waktu pun berputar, produk chocodot yang awalnya hanya puluhan, kini sudah mencapai 350 varian rasa dengan kemasan semakin kece dan menarik. Tak ayal penghargaan IKM Ovop Bintang 5, berhasil disabet tahun lalu.

Capaian ini terasa istimewa, sebab penghargaan tertinggi dari pemerintah untuk produk khas dalam negeri itu, diperoleh tepat beberapa bulan menyambut pesta ’10 magical years’, menandai 10 tahun kiprah mereka di belantika industri panganan khas cokelat dalam negeri.

“Alhamdulillah itu berkat kerjasama semua pihak, atas capain kami selama ini membangun negeri,” kata dia.

Menurut Kiki, diraihnya predikat IKM OVOP (one village one product) bintang lima yang langsung diserahkan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat itu, merupakan kerja keras semua bagian di PT Tama Coklet Indonesia.

Bahkan sebagai bentuk eksistensi perusahaan, festival Choconation yang merupakan pesta terbesar se tanah air, sudah menjadi agenda wajib perusahaan sejak tiga tahun terakhir.

Rencananya kegiatan itu bakal dijadikan agenda tahunan kalender wisata Indonesia dibawah koordinasi Kementerian Pariwisata, mulai tahun depan.

Kini seiring berjalannya waktu, bagi anda yang belum sempat ke Garut, jaringan galery Chocodot telah menyebar di Bali, Jogjakarta, Jakarta, dan Bandung. “Kita sudah melakukan eksport juga ke India,” kata dia.

Kiki bersyukur, meskipun produk chocodot terbilang lokal, namun soal kualitas boleh diadu. Tak ayal dengan penghargaa itu, perusahaannya mendapatkan kemudahan dari pemerintah dalam mendistribusikan produk hingga mancanegara.

“Kita dua kali ikut pameran coklat dunia di Paris, Perancis, kemudian pameran agricultura di Maroko, Korea Selatan, hingga Hongkong,” papar Kiki bangga menjelaskan kemudahan produknya menjelajah dunia.

4 dari 5 halaman

Wisata Edukasi Cokelat

Selain puluhan gerai yang tersebar di Garut dan luar kota, Kiki pun membuat terobosan membangun museum cokelat kelas dunia di Garut. Meskipun sejak lama Garut dikenal sebagai kota dodol, namun kehadiran museum ini bak oase bagi pengunjung yang datang.

Mereka bisa menyaksikan ragam produk cokelat dengan kemasan uniknya di sana. Termasuk menyaksikan cara mengolah cokelat, sambil mengetahui pengetahuan sejarah cokelat dunia hingga sampai di Garut. “Tentu mereka bisa belanja sepuasanya di sana,” ujar Kiki.

Chocodot World, demikian nama museum itu merupakan salah satu museum cokelat terbesar tanah air, dan satu-satunya di Jawa Barat saat ini. Kiki menyatakan, kehadiran museum itu diharapakan menjadi alternatif menarik hiburan keluarga.

Di sana, pengunjung bakal mendapatkan informasi seputar cokelat dunia, termasuk perjalannya sampai hingga kota Garut. “Garut itu adalah kota pertama di Indonesia dibangunnya pabrik cokelat terbesar di tanah air,” ujar dia.

Tidak hanya itu, untuk memanjakan mata pengunjung, pengelola museum sengaja membuat satu bangunan replika Candi Cangkuang berukuran raksasa setinggi tiga meter, berbahan dasar Cokelat. 

Replika ini memang cukup unik, selain pengerjaannya yang harus telaten, juga replika candi berbahan 1,7 ton cokelat itu bisa dijadikan spot selfi keluarga sambil berlanja di sana.

Tidak hanya itu, di atas bangunan seluas 1.000 meter persegi itu, ada beberapa replika lain, seperti domba Garut, patung, dan lain-lain, yang seluruhnya terbuat dari cokelat.

5 dari 5 halaman

Semangat Kolaborasi

Selain hobi cokelat, kegemarannya traveling ke berbagai kota dan daerah di Indonesia, termasuk luar negeri, membawa berkah tersendiri bagi dia. “Saya dari setahun paling hanya tiga bulan di Garut, sisanya jalan-jalan cari ide dengan traveling,” ujar Kiki bangga.

Dari jalan-jalan itu, ia kerap menemukan ide makanan baru, untuk segera diaplikasikan saat kembali ke tanah kelahirannya di Garut.

“Kebetulan sekarang ada tim kretif khusus, jadi kita tinggal sampaikan,” ujarnya. 

Menurutnya, keunikan dan kekhasan makanan Indonesia di tiap daerah, kerap menjadi inspirasi dalam setiap produk chocodot yang ia ciptakan. “Dulu ada chocodot rasa jogja, dan rasa daerah lainnya, ternyata responnya bagus,” kata dia.

Menurutnya, pola kemasan produk dengan menjiplak nama daerah atau kota lain, mampu menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus mengingatkan mereka agar tertarik menikmati produk olahannya. “Pengunjung kan bertanya ada produk chocodot nama daerahnya gak, dan lainnya,” ujar dia.

Namun bukan hanya itu, kecerdikan Kiki melihat potensi makanan khas Indonesia yang cukup beragam, menjadi inspirasi didirinya dalam menghasilkan produk baru yang enak dinikmati.

“Memang konsepanku berbeda, misal cokelat rasa kopi, atau rangginang rasa cokelat, banyak lah, lihat saja nanti,” kata dia.

Bahkan saat melakukan umroh bersama orang tua, Kiki sempat terlintas untuk mengkolaburasikan kurma, makanan khas arab, dengan cokelat. “Bagaimana kita buat cokelat kurma atau Cokor,” ujar dia sambil tersenyum riang.

Untuk itu, ia berharap ragam kekayaan makanan lokal Indonesia, bisa dikolaborasikan dengan cokelat menjadi oleh-oleh khas daerah setempat.

“Nanti kita buat cokelat rasa Makassar, cokelat rasa lainnya sesuai makanan khas daerahnya,” kata dia.


Simak juga video pilihan berikut ini: