Gerindra Minta Kader PKS Mundur dari Partai Bila Jadi Wagub DKI

Jakarta – Partai Gerindra sudah menyerahkan peluang kursi wakil gubernur DKI Jakarta kepada PKS, meski lewat fit and proper test. Ternyata, Gerindra punya syarat lain untuk kader PKS bila jadi Wagub DKI menggantikan Sandiaga Uno. Apa itu?

Gerindra juga menyodorkan syarat lain kepada PKS. Apabila cawagub yang diajukan PKS lolos, maka yang bersangkutan harus menanggalkan status keanggotaan partainya.

Hal yang sama juga dilakukan Sandiaga ketika menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. Status Prabowo dan Sandiaga, yang sama-sama dari Gerindra, mengganjal sikap partai koalisi saat itu. Maka, Prabowo meminta Sandiaga mundur dari kursi Wakil Ketua Umum Gerindra.

Alasannya, kata Wakil Ketua DPD Gerindra DKI, Syarif, agar Wagub DKI nantinya berdiri di atas semua golongan. “Nah, bisa juga nanti calon itu harus merepresentasikan dari PKS dan Gerindra. Dalam tataran ideal, dia harus berdiri di atas semua partai. Kan bisa saja dia kader PKS terus dia melepaskan kekaderannya,” cetusnya.

Anggota Fraksi Gerindra di DPRD DKI Jakarta, Iman Satria, menambahkan, dengan mundur dari PKS, maka kandidat PKS itu bisa lebih fokus mengurus Jakarta. “Harus fair juga dong. Ini kan kita kasih domainnya ke PKS, tapi dia harus mundur jadi kader PKS, biar dia fokus ngurusin Jakarta,” imbuh Iman, Rabu, 7 November.

Mengenai permintaan agar kader PKS yang jadi wagub harus meninggalkan partai, PKS menanggapinya dengan dingin. Yang jelas, setiap kader PKS yang menduduki jabatan publik harus melepaskan jabatan di partai. Namun, untuk melepas keanggotaan partai, dipandang terlalu berlebihan.

“Kalau sampai melepaskan keanggotaan partai, saya rasa nggak perlu juga. Tapi itu dinamika nanti, nggak usah dibahas sekarang. Nggak penting,” ucap Sekretaris Umum DPW PKS DKI, Agung Yulianto, yang juga salah satu kandidat wagub dari PKS, Rabu, 7 November.

Selain Agung, PKS juga mengajukan mantan Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu, sebagai kandidat Wagub DKI.

Ulasan selengkapnya dapat Anda baca di detikX edisi Jumat 9 November 2018
(irw/irw)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *