MUI Gerah karena Tengku Zul Bertingkah

Jakarta – Wakil Ketua MUI Zainut Tauhid mengatakan pernyataan Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain soal pemerintah melegalkan zina lewat RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) merupakan kecerobohan yang nyata. MUI menegaskan tidak bertanggung jawab atas pernyataan itu.

“Bahwa apa yang disampaikan oleh Ustaz Tengku Zulkarnain tentang pemerintah akan melegalkan zina lewat RUU PKS adalah bentuk pernyataan pribadi dan tidak mengatasnamakan organisasi MUI, sehingga MUI tidak bertanggung jawab atas pernyataannya tersebut,” ujar Zainut lewat keterangannya, Rabu (13/3/2019).

Zainut juga membantah pernyataan Tengku yang mengaku mendapatkan sumber informasi dari hasil kajian staf ahli MUI. Pernyataan yang dimaksud ialah soal pemerintah yang akan menyediakan alat kontrasepsi bagi remaja yang ingin berhubungan seksual.

“Bahwa tidak benar apa yang disampaikan oleh TZ tersebut adalah bersumber dari hasil kajian staf ahli MUI atau Komisi Hukum dan Perundang-undangan (Kumdang) yang mengatakan bahwa dalam RUU PKS ditemukan pasal kewajiban pemerintah untuk menyediakan alat kontrasepsi untuk pasangan remaja dan pemuda yang ingin melakukan hubungan seksual. Sehingga apa yang disampaikan oleh TZ sama sekali tidak berdasar dan merupakan bentuk kecerobohan yang sangat nyata,” bebernya.
Dia mengatakan MUI punya perhatian serius soal RUU PKS ini. Nantinya Komisi Kumdang dan Komisi Fatwa akan melakukan pengkajian mendalam terhadap RUU PKS hingga akhirnya direkomendasikan ke DPR dan pemerintah. Masukan tersebut diberikan agar isi RUU PKS tak bertentangan dengan nilai-nilai agama dan Pancasila.

“MUI mengimbau kepada semua pihak khususnya tokoh agama, masyarakat, dan elite politik untuk lebih bijak, cermat, dan berhati-hati dalam menyampaikan pendapat kepada publik agar terhindar dari berita bohong dan fitnah yang dapat membuat konflik dan kegaduhan di masyarakat,” tambah Zainut.

Video ceramah Tengku Zulkarnain yang membahas mengenai RUU PKS itu sebelumnya ramai dibahas. Dalam video tersebut, Ustaz Tengku mengatakan pemerintah yang mengusulkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual.

Dia menyebut pemerintah akan melegalkan zina dan menyediakan alat kontrasepsi untuk muda-mudi apabila RUU tersebut disahkan. Berikut kutipan ceramah Ustaz Tengku dalam video yang beredar seperti dilihat detikcom, Selasa (12/3):

… Pelajar, dan mahasiswa, dan pemuda yang belum nikah yang ingin melakukan hubungan seksual, maka pemerintah mesti menyediakan alat kontrasepsi untuk mereka. Anak-anak muda yang belum nikah kepengen berzinah, pemerintah harus menyediakan kondomnya supaya tidak hamil di luar nikah.

Kalau ini disahkan, berarti pemerintah telah mengizinkan perzinahan, bahkan menyediakan kondom dan alat kontrasepsi.

Ucapan Ustaz Tengku tersebut menuai kritikan dari sejumlah pihak. Sampai akhirnya, melalui akun Twitter @ustadtengkuzul, Selasa (12/3), Tengku Zul mencabut pernyataannya dan menyampaikan permintaan maaf.

“Stlh mencermati isi RUUP-KS sy tdk menemukan pasal penyediaan alat kontrasepsi oleh Pemerintah utk pasangan Remaja dan Pemuda yg ingin melakukan hubungan suami isteri. Dengan ini saya mencabut isi ceramah saya tentang hal tersebut. Dan meminta maaf krn mendapat masukan yg salah,” cuit Ustaz Tengku.

Dimintai konfirmasi terpisah, Ketua Bidang Infokom MUI Masduki Baidlowi berharap polemik segera mereda. Namun dia mengatakan MUI akan menjalankan mekanisme internal.

“Alhamdulillah Pak Zulkarnain sudah meminta maaf. Artinya, setidak-tidaknya sudah mengaku salah. Mudah-mudahan ini bisa meredakan keresahan di masyarakat dengan catatan mekanisme internal tadi akan kami lakukan agar kedisiplinan organisasi tetap bisa kita tegakkan,” kata Masduki.

“Kita akan lakukan mekanisme internal itu. Kami di MUI dalam mekanisme internal ada tabayun, teguran lisan, teguran tertulis, tindakan, dan mekanisme seperti organisasi biasanya,” imbuhnya.
(idh/idh)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

11 Anggotanya Jadi Tersangka Ricuh Harlah NU, Ini Kata FPI

11 Anggotanya Jadi Tersangka Ricuh Harlah NU, Ini Kata FPI Munarman (Foto: dok. detikcom)

Jakarta – Sebelas anggota Front Pembela Islam (FPI) ditetapkan sebagai tersangka terkait kerusuhan saat tablig akbar dan peringatan Harlah NU ke-93 di Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut). Kuasa hukum FPI, Munarman, mengatakan ada beberapa hal yang memicu kerusuhan tersebut.

“Berdasarkan informasi dari lapangan, peristiwa tersebut bermula dari, satu, ada kegiatan kampanye terselubung dengan pembagian sembako dan pesan mengajak memilih pasangan tertentu,” kata Munarman lewat keterangannya, Kamis (28/2/2019).

“Dua, isi ceramah dari salah satu penceramah yang mengkampanyekan paslon petahana memfitnah kelompok lain sebagai radikal intoleran dan berbahaya, meng-ghibah orang, mendukung pembakaran bendera tauhid, berselawat dengan nada dangdut, dan lain sebagainya,” sambungnya.


Munarman mengatakan hal itu membuat masyarakat gerah atas kegiatan kampanye terselubung yang disampaikan salah satu penceramah. Hingga akhirnya datang sejumlah orang ke acara NU tersebut.

Kerusuhan pun pecah dan polisi mengamankan beberapa orang dari lokasi. Munarman menganggap lucu saat orang yang ditangkap langsung dikaitkan dengan FPI.

“Kegerahan dan protes dari masyarakat justru direspons oleh aparat keamanan dengan melakukan tindakan penangkapan. Yang paling lucu, penangkapan tersebut langsung dikaitkan dengan FPI dan dipropagandakan serta di-labeling ke organisasi FPI. Padahal kehadiran mereka yang ditangkap tersebut adalah murni sebagai masyarakat dan umat Islam. Bukan kegiatan organisasi,” ujar dia.

Munarman mengatakan tim advokasi FPI Sumut sedang menginvestigasi lebih lengkap peristiwa tersebut. Munarman meminta FPI tak dikaitkan dengan peristiwa tersebut. Dia berharap hukum dijalankan secara berkeadilan.

“Kami ingatkan kepada seluruh pihak, agar jangan terus-terusan melakukan labeling dan framing terhadap FPI. Perbuatan pidana adalah perbuatan yang bersifat individual, bukan perbuatan organize crime. Dan kami serukan agar aparat hukum bersikap profesional dalam menegakkan hukum yang berkeadilan. Bukan sekadar law enforcement but without justice and without equity,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, tablig akbar, doa bersama, dan peringatan Harlah NU ke-93 digelar di Lapangan Sri Mersing, Tebing Tinggi, pada Rabu (27/2) pukul 09.00 WIB. Sekitar pukul 11.44 WIB, sejumlah orang masuk ke dalam lokasi dan meminta acara dibubarkan karena dianggap sesat.

Massa FPI datang mengenakan baju bertuliskan tagar 2019 ganti presiden. Mereka juga meneriakkan ‘2019 ganti presiden’. Aparat yang bertugas di lokasi sempat mengingatkan bahwa acara itu merupakan tablig akbar dan HUT NU. Massa juga diminta tidak membuat gaduh dan keributan.

Polisi awalnya menangkap delapan orang yang diduga terlibat dalam keributan. Kasus ini dikembangkan dan tiga orang lain ditangkap.

“Jadi seluruhnya 11 orang, dari hasil gelar perkara terpenuhi unsur pidananya, kemudian ditingkatkan menjadi tersangka. Hari ini dikeluarkan sprin (surat perintah) penahanan,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja saat dihubungi detikcom, Kamis (28/2).
(jbr/fjp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Cerita Gondangdia: Menjadi Saksi Juara Proliga

Liputan6.com, Yogyakarta – Akhir pekan kemarin, Liputan6.com mendapatkan kesempatan menjadi saksi dalam perebutan gelar juara Proliga 2019. Berbeda dengan musim-musim sebelumnya, tahun ini laga grand final kompetisi bola voli di Tanah Air itu berlangsung dua hari.

Untuk perebutan gelar juara Proliga di bagian putri, digelar pada 23 Februari 2019. Sedangkan untuk putra, dimainkan sehari kemudian. Kedua laga bergengsi itu dimainkan di GOR Among Rogo, Yogyakarta.

Menahan rasa kantuk dan lelah lantaran belum tidur serta usai bekerja shift sore, saya berangkat ke Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten, pukul 02.45. Memakan waktu sekitar 30 menit, saya sudah tiba di terminal tiga.

Setelah tiket di tangan, saya langsung menuju gate 23 untuk naik pesawat yang mengantar saya ke Yogyakarta. Butuh waktu hampir 15 menit lebih bagi saya untuk mencapai gate 23 dengan berjalan kaki secara perlahan.

Duduk di ruang tunggu, saya menunggu kedatangan Chris, humas BNI yang mengundang saya untuk menyasikkan laga grand final. Seperti diketahui, tim putra BNI 46 lolos ke grand final sementara putrinya akan memperebutkan gelar juara ketiga.

Pukul 04.32, ada pesan WA ke telepon seluler saya. “Ak br sampe mas… Wait yaa,” kata Chris dengan ditambah emoji senyum. Tapi ditunggu-tunggu hingga saya masuk ke dalam pesawat, batang hidung Chris pun tak kelihatan.

Saya duduk di kursi 32J. Dugaan kuat saya, Chris duduk di kursi 32K. Sebab sepanjang perjalanan ke Yogyakarta, kursi yang dekat jendela itu kosong tidak berpenumpang.

Setiba di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, saya masih menunggu Chris sebelum ke luar pintu kedatangan. Pukul 06.41 WIB, Chris kembali mengirimkan pesan WA kepada saya. Bunyinya: “Mas bogi, punten maaf td aku ketinggalan check in. Mas br landing ya?”

Dalam pesan berikutnya, Chris memberi saya nomor sopir yang akan mengantarkan saya ke hotel dan GOR Among Rogo. Saya pun menuju hotel untuk rehat sebentar sebelum menyaksikan grand final Proliga 2019.

Tiba di GOR Among Rogo pukul 12.00 WIB, saya langsung menyaksikan laga perebutan posisi ketiga antara putri BNI 46 dan Bandung Bank BJB Pakuan. GOR berkapasitas sekitar 5.000 penonton itu tidak terlalu penuh. Namun, hal itu menyurutkan ketegangan di lapangan.

Sempat dua set menyaksikan dari pinggir lapangan, saya memutuskan pindah ke ruang media untuk mempersiapkan laporan hasil pertandingan tersebut. Ternyata, suasana di dalam ruang media jauh lebih panas dibandingkan lapangan. Sebab, AC di ruangan mati.

Saya pun terpaksa beberapa kali berhenti menulis hanya untuk sekadar berkipas-kipas dengan kertas lantaran sangat gerah. Hasil laporan pun segera saya kirim lewat email begitu BNI 46 dipastikan merebut tempat ketiga.

Memasuki perebutan gelar juara pertama, yakni Jakarta Pertamina Energi melawan Jakarta PGN Popsivo Polwan, suasana di ruang media semakin panas. Kaos saya kuyub. Bahkan, saya harus membuka kaos hingga ke leher karena saking panasnya.

Tak peduli di sebelah saya ada reporter wanita dari salah satu stasiun televisi yang menyaksikan pertandingan melalui layar monitor dengan live streaming. Bahkan, kami juga terlibat percakapan. “Wah bang skornya 2-2, gimana ini,” ucapnya. Saya menjawab: “Popsivo yang akan juara.”

Dia kembali bertanya. “Kok bisa?”. “Karena mental pemain Pertamina sudah jatuh, kamu lihat aja nanti,” jawab saya kembali.

Benar prediksi saya. Popsivo menang 15-21 di set kelima dan menjadi juara Proliga usai mengalahkan Pertamina dengan skor 3-2.

2 dari 3 halaman

Bertaruh dengan Aprilia Manganang

Usai mengirimkan hasil pertandingan, saya kembali ke lapangan. Saya pun menghampiri Aprilia Manganang, pemain Pospivo yang menjadi bintang di laga grand final.

Sambil bersalaman, saya bilang kepadanya: “Kamu raih MVP (gelar pemain terbaik)”. April tak percaya. Dia menjagokan rekan setimnya, Amalia Fajrina, yang akan memenangkan penghargaan individu bergengsi tersebut.

Bahkan, dia mengajak saya bertaruh, walau tidak disebutkan taruhannya apa. “Salaman ya,” ucap April sebagai tanda setuju taruhan.

Tidak lama berselang, nama April pun disebut sebagai peraih MVP Proliga 2019. Dia pun berlonjak girang dan maju ke depan untuk menerima penghargaan tersebut.

Ini adalah kali ketiga April memenangkan MVP Proliga. Sebelumnya, pevoli kelahiran Tahuna, Sulawesi Utara, 27 April 1992, tersebut pernah meraihnya pada Proliga 2016 dan 2017.

“Ini untuk Popsivo. Ini kali pertama aku membela Popsivo dan aku meraih MVP serta juara Proliga,” ucap April yang menerima hadiah uang tunai sebesar Rp 10 juta sebagai MVP Proliga 2019.

3 dari 3 halaman

Penonton Kepanasan

Grand final putra Proliga 2019 baru akan digelar pukul 15.00 WIB, namun para penonton sudah memasuki GOR Among Rogo, Yogyakarta sekitar 4 jam sebelumnya. Sebab, mereka juga ingin menyaksikan perebutan tempat ketiga antara Palembang Bank Sumsel Babel dan Jakarta Pertamina Energi.

Tetapi belum juga laga dimulai, suasana panas sudah menyelimuti penonton. Bukan karena persaingan dalam mendukung tim yang tampil. Namun, karena cuaca panas yang ada di dalam gor.

“Baju saya sudah basah, padahal pertandingan belum mulai. Mana tidak bawa baju pengganti,” kata salah satu penonton lewat pesan di WA Volimania. Kipas angin dan AC di sejumlah titik ternyata tidak mampu mengurangi suhu panas di dalam GOR.¬†

Saya yang tiba di GOR Among Rogo sekitar pukul 12.10 WIB, menyaksikan jumlah penonton jauh lebih banyak dari laga grand final sehari sebelumnya. Tak hanya di tribun, kelas VIP pun penuh dengan penonton.

Bahkan, jatah kursi untuk para wartawan yang meliput pun diduduki para penonton kelas VIP. Alhasil, saya terpaksa berdiri di pinggir lapangan dengan penonton VIP yang tidak ke bagian tempat duduk.

Setelah set pertama, saya memutuskan melanjutkan menonton laga grand final Jakarta BNI 46 melawan Surabaya Bhayangkara Samator di ruang media melalui siaran live streaming. Tidak seperti hari sebelumnya, AC kali ini sudah hidup sehingga ruangan tak terlalu panas.

Usai bertarung selama 4 set, Samator sukses mempertahankan gelar juara setelah mengalahkan BNI 46 dengan skor 3-1 (23-25, 25-20, 26-24, dan 25-17). Momen mengharukan pun terjadi usai pertandingan.

Setter BNI 46 Aji Maulana terlihat tampak sedih karena gagal membawa timnya juara. Ia terlihat dihibur sang istri, Nandita Ayu, pemain Jakarta Pertamina Energi yang sehari sebelumnya juga kalah di grand final dari Jakarta PGN Popsivo Polwan.

Nandita terlihat menghapus air mata Aji. Momen ini merupakan satu dari banyak drama yang terjadi di grand final Proliga 2019. Semoga saya bisa menyaksikan drama-drama berikutnya di grand final Proliga pada masa mendatang.



TKN Jokowi Serang Sudirman Said: Dia Pernah Jadi Bulan-bulanan Rizal Ramli

Jakarta – Anggota Penugasan Khusus Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’aruf Amin, Inas Nasrullah Zubir mengkritik Sudirman Said yang bercerita miring soal akuisisi saham Freeport. Inas pun melontarkan serangan untuk Sudirman Said.

“Saya masih ingat ketika Sudirman Said masih Mentri ESDM dan saya di Komisi VII DPR, kita cukup dekat karena sering raker di DPR sehingga kadang juga berkomunikasi melalui telepon seluler. Sudirman Said punya tipikal suka mengeluh, itu terlihat sekali pada setiap rapat kerja di DPR dan bahkan curhat melalui telepon seluler juga kepada saya,” ujar Inas dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa, (26/2/2019).

Akibat kerap mengeluh, Sudirman disebut kerap membuat gerah di Kabinet Kerja Jokowi-Jusuf Kalla. Bahkan menurut Inas, Sudirman menjadi bulan-bulanan Rizal Ramli yang saat itu menjabat sebagai Menko Kemaritiman.


“Jadi tidak heran, karena seringnya Sudirman Said mengeluh maka kemudian dia jadi bulan-bulanan ketika Rizal Ramli menjabat Menko Kemaritiman di kabinet kerja Jokowi,” kata Wakil Ketua Komisi VI DPR itu.

Inas menilai keluhan dan bapernya Sudirman karena tidak mampu mencermati perintah Jokowi. Ia lalu menyinggung soal ‘bapernya’ Sudirman Said yang akhirnya berdampak saat mengurus akuisisi saham PT Freeport Indonesia (PTFI).

“Kebiasaan mengeluh alias baper-nya Sudirman Said, menyebabkan dia tidak mampu mencermati perintah Jokowi dalam persoalan Freeport,” kata Inas.

TKN Jokowi Serang Sudirman Said: Dia Pernah Jadi Bulan-bulanan Rizal RamliFoto: Inas Nasrullah. (dok. pribadi).

“Misalnya saja, dia mengatakan bahwa mulanya, Jokowi ingin keputusan soal PTFI diambil segera, kemudian pada titik tertentu, Jokowi ingin agar keputusan diambil secara hati-hati, padahal kalau kita cermati maka maksud Jokowi adalah Freeport harus segera diputuskan tapi secara hati-hati. Mosok begitu saja Sudirman Said tidak bisa faham?” sambung politikus Hanura tersebut.

Inas mempertegas bahwa keputusan Jokowi dalam pengambil alihan saham Freeport bukan operasi rahasia. Ini terkait cerita Sudirman mengenai pertemuan Presiden Jokowi dengan Bos Freeport McMoRan James R Moffett.

“Presiden menjalankan tugas negara, sehingga pertemuan itu bukan merupakan operasi rahasia, di mana Presiden selalu mengundang Menteri teknis untuk hadir,” tegas Inas.

Bagi Inas, Sudirman sudah memendam amarah semenjak dicopot dari menteri dan lalu ‘menjilat’ calon presiden Prabowo Subianto. Saat ini, Sudirman Said masuk ke Partai Gerindra pimpinan Prabowo.

“Jadi cukup jelas bahwa sejak dipecat dari Mentri ESDM, Sudirman Said memendam kemarahan yang besar di mana kemudian emosinya dia ledakan kepada media dengan bumbu-bumbu untuk menjatuhkan Jokowi dan demi menjilat Prabowo Subianto,” tutur Inas.

Sebelumnya, Sudirman bercerita miring soal Jokowi terkait pengambilalihan saham mayoritas Freeport. Pernyataan Sudirman pun menjadi kontroversi.

Meski begitu, Sudirman mendapat pembelaan dari kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Direktur Relawan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Ferry Mursyidan Baldan yang juga pernah menjadi menteri di Kabinet Kerja Jokowi membela Sudirman.

“Ya saya kira Pak Sudirman yang saya kenal dia kan pribadi yang punya integritas, dia tidak pernah sekali pun kebohongan. Dia jujur. Saya nggak pernah mengalami soal dia berbohong. Itu yang saya katakan orangnya cukup terbuka,” ungkap Ferry Baldan, Jumat (22/2).

Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di sini.
(elz/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Hujan Es Landa Lombok Tengah, Begini Penjelasan BMKG

Lombok – Hujan es terjadi di Dusun Tapon Barat, Desa Bilebante, Pringgarata, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Fenomena langka itu terjadi setelah hujan deras sekitar pukul 16.00 Wita.

“Iya, benar sekali, fenomena tersebut adalah fenomena hujan es,” kata Prakirawan Cuaca BMKG Bandara Internasional Lombok, Levi Ratnasari saat dikonfirmasi, Minggu (24/2/2019).

Levi menjelaskan fenomena hujan es itu terjadi karena adanya aktivitas awan konvektif yakni awan cumulonimbus yang tumbuh akibat proses pemanasan yang kuat di daratan. Hujan es juga bisa terjadi kapan saja.
Lebih jauh Levi menjelaskan pantauan citra satelit akan adanya indikasi hujan es di suatu wilayah seperti yang terjadi di Dusun Tapon Barat Desa Bilebante. Satu hari sebelumnya udara pada malam hari hingga pagi hari terasa panas dan gerah akibat adanya radiasi matahari yang cukup kuat.
Mulai pukul 10.00 Wita juga terlihat tumbuh awan Cumulus (awan putih berlapis-lapis). Di antara awan tersebut, kata Levi, ada satu jenis awan yang batas tepinya sangat jelas berwarna abu-abu menjulang tinggi seperti bunga kol.

Pada tahap berikutnya awan tersebut cepat berubah warna menjadi abu-abu atau hitam. Awan tersebut yang dikenal sebagai awan Cumulonimbus.

“Masyarakat tidak perlu khawatir dengan terjadinya fenomena tersebut namun perlu waspada dan mengatisipasi jika ada indikasi terjadinya fenomena cuaca seperti hujan es angin kencang hingga puting beliung,” ujarnya.
(mae/mae)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Hujan Es Turun di Lombok

Liputan6.com, Lombok – Warga Desa Bilebante, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat dihebohkan dengan hujan es yang terjadi pada Minggu, sekitar pukul 17.20 Wita.

Prakirawan Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Bandara Internasional Lombok Praya Levi Ratnasari menjelaskan, hujan es di Dusun Tapo Barat, Desa Bilebante, Kecamatan Pringgarata tersebut, disebabkan aktivitas dari awan konvektif, yakni awan cumulonimbus.

“Awan tersebut tumbuh akibat adanya proses pemanasan yang kuat di daratan. Kondisi tersebut terpantau dari citra radar kami,” katanya, Minggu (24/2/2019) dilansir Antara.

Menurut Levi, hujan es dapat terjadi kapan saja karena beberapa indikasi, yakni satu hari sebelumnya udara pada malam hingga pagi hari terasa panas dan gerah. Kondisi tersebut akibat adanya radiasi matahari yang cukup kuat.

Selain itu, mulai pukul 10.00 terlihat tumbuh awan Cumulus (awan putih berlapis-lapis).

Di antara awan tersebut, ada satu jenis awan yang batas tepinya jelas berwarna abu-abu menjulang tinggi seperti bunga kol.

Tahap berikutnya, awan tersebut akan cepat berubah warna menjadi abu-abu/hitam yang dikenal sebagai awan cumulonimbus.

Di pepohonan di sekitar tempat manusia berdiri, ada dahan atau ranting yang mulai bergoyang cepat. Terasa ada sentuhan udara dingin di sekitar tempat berdiri.

Ia menambahkan biasanya hujan yang pertama kali turun adalah hujan deras tiba-tiba. Apabila hujannya gerimis, kejadian angin kencang jauh dari lokasi pemukiman penduduk.

“Jika 1-3 hari berturut-turut, tidak ada hujan pada musim transisi/pancaroba/hujan, ada indikasi potensi hujan lebat yang pertama kali turun diikuti angin kencang. Baik yang masuk kategori puting beliung maupun yang tidak,” katanya.

Pada kondisi cuaca ekstrem tersebut, kata dia, masyarakat tidak perlu khawatir, namun perlu tetap waspada dan mengatisipasi jika ada indikasi terjadinya fenomena cuaca, seperti hujan es, angin kencang, hingga puting beliung.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Ini Faktor Indonesia Bisa Bubar dan Berjaya Menurut Mahfud Md

Liputan6.com, Jakarta – Gerakan Suluh Kebangsaan mengadakan kegiatan Jelajah Kebangsaan 2019. Menurut Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan, Mahfud MD, tujuan utama kegiatan ini adalah mengingatkan rakyat soal sejarah Indonesia sebagai bangsa yang bersatu.

Gerakan tersebut diakuinya sudah dimulai sejak Januari 2019 dan bekerjasama dengan PT KAI. Acara yang digelar dalam rangka merawat Kebhinekaan itu diselenggarakan di setiap stasiun kereta mulai dari Merak hingga Banyuwangi.

Sejumlah narasumber berbeda akan mengisi dialog kebangsaan di setiap stasiun yang disnggahi. Seperti Mahfud MD, putri pertama Gus Dur yakni Alissa Wahid, Ketum PDIP Megawati Soekarno Putri, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Romo Benny Susetyo, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, hingga Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus.

Salah satu dialog yang diselenggarakan adalah upaya menyongsong Indonesia emas pada 2045.

Mahfud sempat menyampaikan, bangsa Indonesia selama ini mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan demokrasi. Untuk itu, tidak mustahil pada 2045 nanti akan menjadi tahun kejayaan Indonesia.

Meski begitu, Mahfud juga menyebut jika bisa saja Indonesia bubar. Terlebih menurutnya, ada empat faktor yang menjadi penyebab suatu negara runtuh.

Berikut pernyataan-pernyataan Mahfud MD tentang Indonesia saat Gerakan Suluh Kebangsaan yang dihimpun Liputan6.com:

2 dari 4 halaman

1. Indonesia Berjaya 2045

Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan Mahfud Md menyampaikan, bangsa Indonesia selama ini mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan demokrasi. Untuk itu, tidak mustahil pada 2045 nanti akan menjadi tahun kejayaan Indonesia.

“Saat ini pemerintah mencanangkan 2045 adalah kejayaan Indonesia. 100 tahun merdeka, Indonesia akan jaya,” tutur Mahfud di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin, 18 Februari 2019.

Menurut Mahfud, semua akan berjalan lancar jika seluruh instrumen potensi di negeri ini terintegrasi dengan baik. Indonesia akan menjadi salah satu dari tiga negara besar dunia 26 tahun lagi dari sekarang.

“Kita punya semua modal dasar untuk itu. Kebhinekaan, sumber daya alam, demografi, semua bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya,” jelas dia.

3 dari 4 halaman

2. Indonesia Bisa Bubar

Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan, Mahfud Md mengaku gerah dengan adanya gejala perpecahan masyarakat khususnya dalam momen Pilpres 2019. Terlebih, muncul juga pernyataan kontroversial yang menyebut bahwa tidak lama Indonesia akan runtuh.

“Kami berkeliling, keberagaman dijadikan alat pemecah. Kita diskusikan. Ada yang mengatakan Indonesia akan bubar padahal pemerintah punya program terencana, 2045 Indonesia akan jadi negara maju terbesar ketiga atau keempat di dunia. Itu Indonesia emas,” tutur Mahfud dalam dialog kebangsaan di Stasiun Purwokerto, Selasa, 19 Februari 2019.

Menurut Mahfud Md, bisa saja Indonesia bubar. Terlebih, ada empat faktor yang menjadi penyebab suatu negara runtuh.

“Prosesnya ada empat, pertama manakala pemerintah terjebak dalam keadilan penegakan hukum. Disorientasi,” kata dia.

Dari penyebab pertama itu, akan merembet ke faktor selanjutnya yakni kedua, ketidakpercayaan masyarakt akan penegakan hukum tersebut. Rakyat akan menganggap itu hal yang menjadi mainan pemerintah.

“Ketiga, pembangkangan. Gerakan radikal itu mengajak orang-orang yang merasa jenggel dengan tiga faktor ini. Makanya gerakan radikal ini banyak pengikutnya,” kata mantan Ketua Mahkamah Konsitusi (MK) itu.

Faktor keempat maka terjadinya perpecahan atau disintegrasi. Keseluruhannya menjadi rangkaian bom waktu penghancur suatu negara.

“Mumpung masih pemilu, mari kita gunakan momentum pembaharuan. Siapapun yang terpilih, jadikan untuk memperbaiki baik hukum, ekonomi. Agar tidak terjadi disintegrasi. Indonesia emas akan terjadi kalau itu dilakukan,” Mahfud menandaskan.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Marcelo Ingin Tinggalkan Real Madrid

Liputan6.com, Jakarta Marcelo merupakan pemain kunci Real Madrid dalam beberapa tahun terakhir. Pemain asal Brasil itu selalu dipercaya untuk menjadi bek kiri utama Los Blancos, di mana ia menjalankan tugasnya itu dengan baik.

Akan tetapi, situasi Marcelo di Real Madrid pada musim ini berbanding terbalik. Masalah cedera dan inkonsistensi permainan membuatnya kini digusur oleh bek muda Sergio Reguilon.

Dilansir COPE, Marcelo kini mulai gerah dengan situasinya tersebut. Dia merasa bimbang dengan masa depannya di Santiago Bernabeu.

Kabarnya, Marcelo mulai mempertimbangkan untuk hengkang dari Real Madrid di musim panas nanti.

2 dari 3 halaman

Dapat Tawaran

Menurut laporan tersebut, Marcelo mulai gelisah dengan masa depannya setelah ia mendapatkan tawaran menggiurkan di musim panas nanti.

Ia kabarnya dihubungi oleh mantan rekannya Cristiano Ronaldo belakangan ini. Ronaldo kabarnya menyadari bahwa Marcelo kini mulai tersisih dari tim utama Real Madrid.

Untuk itu Ronaldo kabarnya sudah membujuk Marcelo untuk ikut dengannya ke Juventus pada musim panas nanti, di mana ia akan menjadi bek utama Juventus musim depan.

3 dari 3 halaman

Menghadap

Menurut laporan tersebut, Marcelo baru-baru ini menemui Direktur Real Madrid, Jose Angel Sanchez pada hari Senin (18/2) kemarin.

Dalam pertemuan itu Marcelo mengeluhkan minimnya jam bermain yang ia dapatkan musim ini. Alhasil ia berharap agar bisa mendapatkan jam bermain yang lebih banyak setelah ini.

Marcelo juga kabarnya membeberkan ajakan Ronaldo agar ia pindah ke Turin, sehingga jika jam bermainnya tidak bertambah maka ia tidak akan segan hengkang ke Juventus.

Marcelo masih terikat kontrak di Real Madrid hingga tahun 2022 mendatang.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan berikut ini:

Solskjaer Yakin, Anthony Martial Bisa Tiru Cristiano Ronaldo di MU

Liputan6.com, Manchester – Manajer Manchester United (MU), Ole Gunnar Solskjaer yakin Anthony Martial bisa meniru mantan bintang MU, Cristiano Ronaldo. Solskjaer pun bangga bisa memiliki Martial di timnya.

“Dia punya kesamaan, tentu saja. Jika dia ingin berada di levelnya Ronaldo, Martial tahu apa yang akan dia lakukan. Ini terserah dia, dia punya bakat,” ujar Solskjaer seperti dilansir Sky Sports.

Martial baru saja memperpanjang kontrak dengan MU setelah didatangkan dari AS Monaco pada 2015. Perpanjangan ini boleh dibilang tercipta berkat andil Solskjaer.

Pasalnya, Martial hampir hengkang dari MU saat masa kepelatihan Jose Mourinho. Striker asal Prancis itu gerah kerap menjadi pemanis di bangku cadangan.

Namun di bawah Solskjaer, karier Martial bersama MU berbalik 180 derajat. Terkini, ia menyumbang satu gol saat MU melibas Fulham 3-0 akhir pekan lalu.

“Saya bangga, dia ada di tim saya. Dia telah berkontribusi kepada banyak peluang dan gol,” kata Solskjaer.

2 dari 3 halaman

Punya Karakter

Lebih lanjut, Solskjaer juga memuji Martial sebagai pemain yang menghibur. Bukan hanya penonton, Martial mampu membuat anggota tim antusias.

“Dia pemain MU. Dia membuat penonton antusias. Dia membuat manajer dan rekan setimnya antusias. Dia juga punya karakter hebat di sekitarnya,” kata Solskjaer.

3 dari 3 halaman

Statistik Martial

2015/16: 49 main, 17 gol

2016/17: 42 main, 8 gol

2017/18: 45 main, 11 gol

2018/19: 27 main, 11 gol

12 Cara Nyeleneh Orang Hadapi Masalah, Bikin Gagal Paham

Liputan6.com, Jakarta – Dalam kehidupan sehari-hari, terkadang kita menemui berbagai masalah atau hambatan dalam menjalani aktivitas, bukan? Oleh sebab itu, orang-orang berusaha mencari cara atau solusi untuk mengatasi hambatan yang mereka hadapi.

Namun cara yang dipilih bisa berbeda-beda, ada yang masuk diakal dan juga tidak. Seperti sejumlah orang ini misalnya, mengatasi masalah dengan cara nyeleneh yang malah bikin kita gak habis pikir.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini potret recehnya orang-orang saat cari solusi untuk mengahadapi masalah. Cara orang-orang ini jangan sampai ditiru kecuali untuk lucu-lucuan saja ya.

1. Bisa menghilangkan gerah ya?

Saksikan Video Pilihan di Bawah ini:

2 dari 12 halaman

2. Kedinginan? Ya pakai selimutlah

3 dari 12 halaman

3. Malah bikin rusak ponselnya

4 dari 12 halaman

4. Sebuah tutorial mengupas kulit durian

5 dari 12 halaman

5. Sambil menyelam, minum air

6 dari 12 halaman

6. Berisik banget nih

7 dari 12 halaman

7. Saking kepengen punya ayam

8 dari 12 halaman

8. Cara bikin pisang cepat matang

9 dari 12 halaman

9. Sampai tahun depan juga enggak bakal penuh

10 dari 12 halaman

10. Buang-buang tenaga saat banjir

11 dari 12 halaman

11. Airnya cuma cukup memadamkam api cemburu

12 dari 12 halaman

12. Ketika alat tulismu hilang