Quick Count Poltracking: 7 Parpol Tak Lolos ke Gedung DPR

1. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB): 11.66%

2. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra): 11.75%

3. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP): 19.94%

4. Partai Golongan Karya (Golkar): 12.85%

5. Partai Nasional Demokrat (Nasdem): 8.89%

6. Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda): 0.62%

7. Partai Beringin Karya (Berkarya): 2.23%

8. Partai Keadilan Sejahtera (PKS): 7.11%

9. Partai Persatuan Indonesia (Perindo): 2.88%

10. Partai Persatuan Pembangunan (PPP): 4.85%

11. Partai Solidaritas Indonesia (PSI): 1.51%

12. Partai Amanat Nasional (PAN): 5.59%

13. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura): 1.67%

14. Partai Demokrat PD: 7.37%

19. Partai Bulan Bintang (PBB): 0.78%

20. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI): 0.30%

Survei LSI Denny JA: Hanya 5 Parpol Berpotensi Lolos ke Gedung DPR

Liputan6.com, Jakarta – Hasil survei LSI Denny JA menyebutkan ada lima partai politik yang berpotensi lolos ambang batas parlemen sebesar 4 persen dan melenggang ke Gedung DPR RI. Kelimanya yaitu PDIP, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, dan PKB.

“Lima partai politik yang berpotensi lolos parlemen karena elektabilitasnya konsisten di atas empat persen yaitu PDIP, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat dan PKB,” kata peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar di Jakarta, Jumat (5/4/2019).

Dia mengungkap, elektabilitas kelima parpol tersebut adalah PDIP 24,6 persen, Partai Gerindra 13,4 persen, Partai Golkar 11,8 persen, Partai Demokrat 5,9 persen, dan PKB 5,8 persen.

Sementara itu lima parpol yang masuk partai papan tengah yaitu PKS 3,9 persen, Partai Perindo 3,9 persen, PAN 3,1 persen, PPP 2,9 persen, dan Partai Nasdem 2,5 persen.

“Hanura, PBB, PKPI punya potensi lebih besar tidak lolos parlemen karena tidak pernah melewati angka elektabilitas 1 persen dalam survei LSI Denny JA sejak Agustus 2018,” ujarnya.

Masjid hingga Gedung Putih, Saksi Hubungan Dagang Bacan-Belanda

Labuha – Keberadaan Masjid Kesultanan Bacan ini sudah melalui satu abad. Masjid ini dibangun saat Belanda menjalankan usaha ekonomi dan upaya politik di negeri ini.

Masjid ini berada Desa Amasing Kota, Bacan, Halmahera Selatan. Bangunannya berada tak jauh dari Keraton Kesultanan Bacan dan jembatan batu Bacan yang ikonik. Masjid ini berada di antara permukiman penduduk.

Warna temboknya putih bersih dengan atap seng dan kubah berbentuk limas bertuliskan kaligrafi huruf Arab. Atap masjid ini hampir mirip seperti atap tumpang di masjid-masjid bersejarah Pulau Jawa. Aksen hijau dan kuning terdapat di pinggiran pagar dan kosen.

“Aslinya atap dan dinding terbuat dari seng yang tinggi dan berat. Pondasinya dari campuran karang laut, kapur, dan pasir,” kata Ketua Pengurus Masjid Kesultanan Bacan, Ibnu Tufail, di serambi masjid, Senin (4/3/2019).
Masjid ini dibangun tahun 1901. Konstruksi penyangga yang asli terbuat dari kayu besi dan kayu bufasa (Vitex cofassus) yang dilapisi oleh campuran karang laut dan kapur. Dulu, empat tiang penyangga yang tebal ini disebut sebagai kakbah oleh masyarakat setempat.

Namun karena perkembangan zaman, masjid ini harus direnovasi. Atapnya yang berbentuk limas pernah diganti dengan kubah bundar pada era ’60-an. Kemudian pada 2001, yakni tepat 100 tahun usia masjid ini, bentuk atap masjidnya dikembalikan menjadi limas seperti aslinya.

Masjid hingga Gedung Putih, Saksi Hubungan Dagang Bacan-BelandaMimbar di Masjid Kesultanan Bacan (Agung Pambudhy/detikcom)

Kini semua dinding masjid berbahan tembok. Di dalam, ada mimbar berukiran gaya Jawa. Meski secara material, masjid ini sudah tidak mempertahankan bahan dari tahun 1901, namun bentuk arsitekturnya sengaja tidak diubah dari bentuk aslinya.

Tufail yang juga Ompu Juru Tulis Raa (Sekretaris Kesultanan Bacan) menjelaskan, pembangunan masjid ini berkaitan dengan kehadiran perusahaan Belanda bernama Batjan Archipel Maatschappij (BAM) sejak 1881 yang diberi kontrak 75 tahun. Perusahaan perkebunan itu menyewa lahan Kesultanan Bacan.

Sultan Bacan pada masa itu kemudian mengadakan komunikasi dengan pihak Belanda agar dibantu mendirikan bangunan. Maka didapatkanlah seorang pria asal Argentina berkebangsaan Jerman yang merancang pembangunan masjid tahun 1901.

“Arsiteknya orang Argentina berkebangsaan Jerman, Nyong Carell Knepper,” kata Tufail.

Kini masjid ini punya total lahan seluas 4.800 meter persegi dengan luas bangunan 642 meter persegi. Masjid ini mampu menampung 200 jemaah. Di dalam masjid juga ada kolam wudu peninggalan masa lalu. Bak ini berisi 24 keran yang menyalurkan aliran mata air.

Kolam wudu ini dikeramatkan oleh masyarakat dengan cara menjadikannya sebagai tempat mencari berkah, menyembuhkan penyakit, dan meminta keturunan. Terdapat koin-koin uang di dasar kolam, sisa para pengunjung yang mencari keberuntungan sesuai keyakinan masing-masing.

Ada pula makam raja-raja dan ulama di bagian belakang masjid. Raja yang dimakamkan di sini adalah Sultan Muhammad Sadiq Syah (1862-1889) dan Sultan Muhammad Usman Syah bin Muhammad Sadiq (1899-1935). Sultan Muhammad Usman Syah kini namanya diabadikan sebagai nama Bandara Oesman Sadik. Sultan Usman Syah adalah orang yang menentukan arah kiblat dengan akurat. Menurut legenda, dia menentukan kiblat dengan teropong bilah bambu yang dia gunakan untuk membidik arah Kakbah di Mekkah. Ada pula makam keramat yang dipercaya muncul dengan sendiri. Makam keramat seperti ini disebut orang kawasan Maluku Utara sebagai jeret.

Kembali ke BAM, perusahaan perkebunan Belanda itu juga mendirikan bangunan sebagai kantor di kawasan Labuha, warga menyebutnya sebagai Gedung Putih atau Rumah Putih. Letaknya di tengah hutan kota pepohonan karet peninggalan BAM.

Kini, gedung putih itu juga sudah mengalami pemugaran namun tetap mempertahankan bentuk aslinya. Di dalamnya tersimpan dua meriam peninggalan zaman Belanda. Gedung Putih kini menjadi kantor Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Halmahera Selatan.

Masjid hingga Gedung Putih, Saksi Hubungan Dagang Bacan-BelandaGedung Putih di Bacan (Danu Damarjati/detikcom)

Bangunan-bangunan itu adalah saksi bisu hubungan dagang Kesultanan Bacan dan Belanda. Jogogu (Perdana Menteri) Kesultanan Bacan, Datuk Alolong harmain Iskandar Alam berpendapat Bacan tak pernah dijajah Belanda. Yang ada bukan hubungan penjajahan, namun hubungan kerjasama antara Kesultanan dengan pihakyang ingin mendirikan usaha di teritorial Kesultanan. “Tidak ada Belanda jajah di Bacan, cuma kerja sama saja,” kata Harmain.
Meski begitu, Kesultanan Bacan pernah mengalami dinamika hubungan dengan Belanda. M Adnan Amal dalam bukunya ‘Kepulauan Rempah-rempah’ menuliskan Pulau Obi sebagai wilayah Kesultanan Bacan pernah dijual 800 ringgit oleh Sultan Alauddin II (dilantik pada usia 18 mulai tahun pada 1580) ke VOC. Obi kembali dikuasai Bacan pada masa Sultan Tarafannur (1732-1741).

Masjid hingga Gedung Putih, Saksi Hubungan Dagang Bacan-BelandaGedung Putih di Bacan (Danu Damarjati/detikcom)

Bacan memberi hak monopoli perdagangan rempah-rempah kepada VOC pada 1667. Namun saat VOC memerintahkan Bacan untuk menebang pohon-pohon cengkih supaya harga pasaran cenghih naik, Bacan dan Tidore ogah-ogahan menaati perintah itu. VOC kemudian menuduh Bacan dan Tidore bersikap melawan dan melanggar janji. Sultan Iskandar Alam yang kala itu memerintah Bacan juga dekat dengan Sultan Nuku melawan VOC. Akibatnya, Sultan Iskandar Alam kemduian dicopot dan digantikan dengan Kaicil Ahmad.

Pada ranah hukum, Bacan menandatangni perjanjian dengan VOC pada 7 Juli 1768, isinya adalah semua hukuman mati yang diputuskan pengadilan Kesultanan harus memperoleh persetujuan Gubernur Belanda sebelum dieksekusi. Masih berdasarkan tulisan Adnan di bukunya, pemerintahan langsung Belanda (bukan VOC) di Bacan terjadi pada 1925 dan terbatas pada Ibu Kota Labuha.

Baca berita lainnya mengenai Teras BRI Kapal Bahtera Seva di Ekspedisi Bahtera Seva.

(dnu/fjp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Wallich Residence Tawarkan Sensasi Tinggal di Gedung Tertinggi se-Singapura

Telah disinggung sebelumnya bahwa privasi adalah satu hal penting yang dijaga di Wallich Residence. Komitmen ini pun ditunjukan sejak di lobby kondominium mewah di pusat kawasan bisnis di Singapura tersebut.

Bisa dimasuki hanya dengan kartu akses, penghuni dipersilakan menikmati welcome drink dan makanan ringan kapanpun tiba di lobby sembari duduk santai sebelum naik menuju unit milik mereka. Di level terbawah, yakni 39, yang berada di ketinggian 180 meter, ragam hiburan bisa ditemukan.

Mulai dari infinity pool yang langsung menghadap laut dan jadi tempat terbaik menikmati matahari terbenam, sampai private room untuk menghadakan pesta, semua ada. “Hanya untuk penghuni (penggunaan private room). Mudah sekali. Tinggal booking, tidak perlu bayar lagi. Ada dapur juga. Jadi, mereka bisa bawa chef langsung,” jelas Dora.

Sementara di Cloud 220, yakni di level 52, penghuni bisa menikmati fasilitas berupa ruang meeting, networking suite untuk menghelat event tertentu dengan ruangan lebih luas ketimbang di level 39, ruang membaca, dan fasilitas teater untuk menambah seru pengalaman menonton.

Satu lagi highligt di Wallich Residence berada di level 62, di mana terdapat lantai kaca yang menyajikan pemandangan kota, baik kota lama maupun kota baru, dari ketinggian yang membuat jarak pandang kian jauh.

Dengan gagasan eksklusf, namun tetap terhubung, khusus penghuni Wallich Residence juga akan menikmati fasilitas berupa lift yang langsung turun hingga akhirnya mencapai level B2, lokasi stasiun MRT berada.

60 Jam Lebih Tertimbun Reruntuhan Gedung di India, 3 Orang Selamat

New Delhi – Tiga orang di India berhasil diselamatkan setelah tertimbun reruntuhan gedung yang ambruk selama lebih dari 60 jam. Ketiganya berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup oleh para petugas penyelamat yang terus melakukan pencarian.

Seperti dilansir AFP dan Channel News Asia, Jumat (22/3/2019), ambruknya gedung lima lantai di wilayah Karnataka pada Selasa (19/3) lalu ini menewaskan sedikitnya 17 orang. Upaya pencarian untuk korban-korban yang masih tertimbun reruntuhan terus dilakukan dalam empat hari terakhir.

Video yang menunjukkan operasi penyelamatan dibagikan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Layanan Darurat setempat, MN Reddi. Video itu menunjukkan momen saat belasan petugas penyelamat bersorak ketika seorang pria dikeluarkan hidup-hidup dari reruntuhan gedung. Pria itu ditemukan selamat setelah tertimbun selama 62 jam.

Pria yang diselamatkan itu tidak memiliki luka-luka yang kasat mata. Dia dipeluk oleh tim penyelamat sebelum berjalan sendiri menjauhi reruntuhan dan bergegas dibawa ke rumah sakit setempat.
Sebuah video lainnya yang diposting tujuh jam kemudian, menunjukkan seorang wanita digotong dengan tandu dari reruntuhan gedung yang ambruk. Beberapa saat kemudian, sebuah video lain menunjukkan petugas penyelamat membopong seorang pria di bahunya, sambil membawanya ke tempat aman.

Keterangan dalam dua video itu menyebut dua korban diselamatkan setelah tertimbun reruntuhan selama 70 jam.

Sebanyak 54 orang berhasil diselamatkan oleh tim penyelamat yang beranggotakan 400 orang, yang terus menyisir puing-puing beton dan baja seberat berton-ton setelah gedung tersebut ambruk tiga hari lalu.

“Mereka yang diselamatkan telah dibawa ke rumah sakit dan lima orang telah ditangkap terkait kasus ini,” sebut pejabat darurat setempat, Srikant, kepada AFP.

Diketahui bahwa kepolisian setempat telah mendakwa pemilik perusahaan konstruksi setempat — satu dari lima orang yang ditangkap — atas dakwaan pembunuhan. Perusahaan konstruksi itu bertanggung jawab atas gedung yang ambruk.

Insiden gedung ambruk cukup sering terjadi di India. Kebanyakan perusahaan konstruksi setempat diketahui menggunakan material murah dan seringkali menyuap pejabat setempat untuk menghindari aturan keamanan bangunan.

(nvc/ita)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Tersandung Skandal Korupsi, Ini Penampakan Gedung Kemenag Aceh

Kamis 21 Maret 2019, 16:04 WIB

Agus Setyadi – detikNews

Banda Aceh detikNews – Pembangunan gedung Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh tersandung skandal korupsi. Seperti apa penampakan gedung tersebut?

Gedung perkantoran Kanwil Kemenag Aceh terletak di Jalan Tgk. Abu Lam U, Desa Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh.  Lokasi ini persis di depan Taman Sari Banda Aceh.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com

Ma’ruf Ingin Indonesia Punya Gedung Opera Ala Sydney dan Festival Budaya

Jakarta – Cawapres Ma’ruf Amin menyampaikan visi membangun budaya Indonesia. Dia ingin festival Indonesia digelar di luar negeri dan membangun gedung opera.

Ma’ruf Amin mengomentari pembangunan kebudayaan yang masih kalah dengan pembangunan infrastuktur. Dia mengatakan bersama Capres Jokowi ingin mendorong pengembangan budaya melalui ekonomi kreatif dalam hal ini lewat Badan Ekonomi Kreatif.

“Dengan Bekraf ini kita akan mengembangkan kebudayaan dan kita adakan festival kebudayaan di berbagai negara dunia,” kata Cawapres Ma’ruf Amin dalam Debat Cawapres Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019).

Sebagaimana diketahui, festival budaya di luar negeri sering menjadi alat promosi pariwisata Indonesia. Festival budaya menjadi cara untuk menarik perhatian calon wisatawan mancanegara untuk nantinya mengunjungi Indonesia.

Bukan cuma itu, promosi kebudayaan Indonesia kata Ma’ruf perlu dilakukan dengan membangun gedung opera. Dia mengambil contoh Sydney Opera House, sebuah tempat wisata di Australia yang populer.

“Insya Allah kami ingin membangun semacam opera, seperti opera yang ada di Sydney untuk eksibisi dan pertunjukan kebudayaan kita,” kata Ma’ruf. (fay/fay)

Keluar Gedung KPK, Romahurmuziy Kenakan Rompi Tahanan

Liputan6.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat 15 Maret 2019.

Romahurmuziy keluar dari gedung KPK sekitar pukul 11.47 WIB. Pria yang akrab disapa Romi ini tampak mengenakan rompi tahanan berwarna oranye.

“Saya merasa dijebak,” kata Romi ketika keluar dari gedung KPK, Sabtu (16/3/2019).

Romi kemudian langsung digiring petugas ke mobil tahanan KPK. Romi juga memberikan surat terbuka untuk Indonesia dengan tulisan tangganya.

Dalam isi surat tersebut terdapat 7 poin. Dalam poin kedua, Romahurmuziy mengaku merasa dijebak dengan sebuah tindakan dalam sebuah hotel. Tetapi pertemuan tersebut justru jadi petaka.

Romi sebelumnya terjaring OTT KPK pada Jumat 15 Maret 2019. Dari tangan Romi KPK menyita uang ratusan juta. Uang tersebut diduga bagian dari suap atau fee terkait jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).

“Seratusan juta yang diamankan di lokasi dalam bentuk mata uang rupiah,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Sabtu (16/3/2019).

Reporter: Intan Umbari Prihatin

Sumber: Merdeka

50 Anak Dievakuasi dari Gedung Sekolah yang Roboh di Nigeria, 1 Tewas

Lagos – Badan Manajemen Darurat Negara Lagos, Nigeria berhasil mengevakuasi 50 anak yang sebelumnya terperangkap di gedung sekolah yang roboh. Satu di antaranya dilaporkan tewas.

“Kami akan memberikan jumlah pasti pagi nanti setelah kami berhasil mengevakuasi hingga lantai bawah,” ujar General Manager Badan Manajemen Darurat Negara Lagos, Adeshina Tiamiyu, seperti dilansir Reuters, Kamis (14/3/2019).

Hingga kini, warga dan petugas masih bergotong royong untuk mengevakuasi para korban yang masih terperangkap. Selain petugas penanggulangan darurat, polisi dan relawan palang merah juga sudah berada di lokasi. Mereka terus menggali puing menggunakan sekop untuk menyelamatkan korban.


Sebelumnya diberitakan, sebuah gedung sekolah dengan empat lantai di Lagos, Nigeria roboh. Diduga 100-an siswa yang sedang belajar terperangkap di gedung itu.

“Diyakini bahwa banyak orang termasuk anak-anak saat ini terperangkap di dalam gedung,” kata juru bicara Badan Penanggulangan Darurat Nasional wilayah barat daya Nigeria, Ibrahmi Farinloye, seperti dilansir Reuters, Rabu (13/3/2019).

(mae/abw)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>