Viral Video Camat di Makassar Dukung Jokowi, Ini Respons Dua Kubu Capres

Liputan6.com, Jakarta – Sebuah video berisi sejumlah camat di Kota Makassar menyatakan dukungannya pada pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi dan Ma’ruf Amin, viral di media sosial. Dalam video itu, dukungan para camat tampak dipimpin oleh Mantan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo.

Video itu menuai respon dari Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi, Ahmad Muzani. Dia menilai para camat tak seharusnya bersikap seperti itu. 

“Camat itu adalah jabatan struktural dalam aparatur negara, bupati itu jabatan struktural dalam aparatur negara. Wakil bupati, jabatan stuktur negara, apalagi camat itu ASN, aparatur sipil negara bukan jabatan politik,” kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 22 Februari 2019.

Menurut dia, para camat harus bebas dari kepentingan politik dan bersikap netral. Muzani menilai, para camat di Kota Makassar, mendeklarasikan dukungannya sebagai camat dan bukan dari sisi dukungan pribadi.

“Ketika dirinya mengaku camat, itu berarti dia camatnya bukan pribadinya. Itu sudah jelas pelanggaran. Karena dia mengaku camat, ‘saya camat ini, saya camat’.  Tapi kalau dia pribadinya menyebut dirinya, boleh,” ungkap Sekjen partai Gerindra itu. 

Karena itu, Muzani menilai ada potensi pelanggaran dari deklarasi tersebut. Namun dia belum bisa memastikan apakah timnya akan melakukan pelaporan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)

“Ada yang mengurus, begitu begitu. Tapi ini potensi pelanggarannya iya. Tapi yang lpor bukan saya, saya gak ngerti yang begitu-begitu,” ucap dia.

 

2 dari 2 halaman

Tak Ada Pelanggaran

Sementara itu, juru Bicara Jokowi-Ma’ruf Amin, Ace Hasan Syadzily menyarankan BPN melapor ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) jika memang merasa ada pelanggaran dalam video tersebut.

“Kalau dinilai melanggar aturan tentu silahkan aja untuk dilaporkan ke pihak yang berwenang yang terkait proses tersebut, tapi kita harus tahu bahwa di  dalam proses politik itu setiap warga negara memiliki hak individual untuk memilih,” kata Ace, Jumat, 22 Februari 2019. 

Menurut Ace tidak ada yang perlu di permasalahkan jika para camat se-Makassar tidak melanggar aturan. Terlebih lagi video yang beredar bukan ajakan untuk memilih pasangan calon tertentu, tetapi hanya sikap politik saja. 

“Ya saya kira kalau bentuknya bukan ajakan, tetapi menunjukan sikap politik kenapa harus dipersoalkan,” ungkap dia. 

Politikus Partai Golkar ini juga yakin Bawaslu dan KPU akan bersikap netral dalam menangani kasus viralnya video camat se-Makassar.

“Saya kira Bawaslu dan KPU memiliki independensi untuk mengambil langkah langkah yang memang dinilai melanggar hukum,” ujarnya. 

“Kami tidak bisa mengintervensi. Dan kalau memang dinilai berat sebelah ya tanyakan ke KPU. Kami sendiri sering mendapatkan teguran dari KPU dan Bawaslu. Jadi itu sesuatu yang biasa saja,” ucapnya. 

Sebelumnya, belasan camat se-Kota Makassar menerima undangan klarifikasi ke kantor Bawaslu Provinsi Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Jumat (22/2). Mereka dimintai tanggapan terkait beredarnya video dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf Amin. 

Dalam video ini juga terlihat ada Ketua DPP Partai NasDem yang juga mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo.

Mereka yang diundang adalah camat Tamalate, Wajo, Panakukang, Pulau Sangkarrang, Ujung Tanah, Manggala, Makassar, Mariso, Tamalanrea, Biringkanayya, Mamajang, Ujung Pandang, Rappocini dan Tallo.

 

Reporter: Sania Mashabi 

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

 

TKD Jatim Anggap ‘Gangguan’ ke Prabowo-Sandi Sebagai Penyambutan

Surabaya – Saat berkampanye di beberapa daerah di Jawa Timur, paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mendapat gangguan. Keduanya disambut massa dan spanduk yang berisi dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf.

Menanggapi hal ini, Ketua Tim Pemenangan Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf di Jatim, Irjen (Purn) Machfud Arifin mengatakan hal tersebut bukan gangguan, namun merupakan penyambutan.

“Ndak ada penolakan, penyambutan itu. Keliru lah, tidak ada penghadangan tapi adalah penyambutan, cuma yel-yelnya beda dengan yang datang gitu aja,” kata Machfud di Posko Pemenangan TKD Jatim Jalan Basuki Rahmat Surabaya, Jumat (22/2/2019).


Machfud menambahkan tak ada unsur rekayasa atau membayar sejumlah pihak. Karena memang di beberapa daerah yang disinggahi Prabowo atau Sandiaga merupakan kawasan pendukung Jokowi.

“Semuanya berjalan dengan baik dan tidak ada unsur rekayasa, gak ada unsur bayaran, itu memang masuk di kawasan memang militan dari pendukungnya Pak Jokowi,” imbuhnya.

Namun, Machfud berharap agar hal ini tak lantas berkembang ke daerah-daerah lain. Pasalnya dia ingin situasi menjelang Pilpres ini damai dan kondusif.

“Itu juga spontan, tidak ada yang direkayasa, di Bojonegoro juga sama. Tapi mudah-mudahan ini ndak terus berkembang, pemilihan umum harus bisa berjalan dengan baik, dengan membuat orang tidak takut, orang semuanya tenang,” harapnya.
(iwd/iwd)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kemenhub Ambil Alih Proyek MRT di Surabaya

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi berencana mengambil alih proyek transportasi massal cepat atau Mass Rapid Transportation (MRT) dan LRT (Light Rapid Transit) di Surabaya yang gagal diwujudkan Wali Kota Tri Rismaharini.

Untuk mewujudkan rencana pembangunan trem tersebut, Budi menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Surabaya, Kamis, 21 Februari 2019, terkait pengembangan perkeretaapian di Provinsi Jawa Timur.

Maksud dari FGD ini digelar, kata Budi, untuk meminta masukan dari beberapa pemegang kebijakan dan warga.

“Kita, perencanaan ini, kita tidak melupakan aspirasi masyarakat lokal. Kami perlu masukan perumusan,” kata Budi usai FGD.

Proyek MRT dan LRT ini sendiri, lanjutnya, sejalan dengan program pemerintah pusat untuk mendukung aglomerasi Kota Surabaya dan sekitarnya.

“Surabaya sebagai kota kedua terbesar, yang menurut hemat saya masih belum terlambat untuk membuat perencanaan kembali yang sangat baik,” kata Budi Karya.

Lebih lanjut, Budi berharap, konsep yang keluar nantinya, bisa jadi contoh untuk kota-kota lain di luar Kota Pahlawan.

“Kami tidak akan ngomong langsung apa, namun silahkan diskusi,” ucap dia.

Yang pasti, masih kata Budi, pihaknya tidak akan mengindahkan konsep atau perencanaan yang dibuat Wali Kota Risma sebelumnya terkait trem untuk Surabaya.

“Biarkan masyarakat bicara, sebab transportasi masal merupakan suatu pilihan dan bukan suatu keniscayaan,” ucap dia.

Selebihnya, Budi meminta agar dalam perencanaan proyek transportasi massal di Surabaya ini, juga mengajak swasta. Sebab, katanya, peran swasta harus dipikirkan.

Sementara Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak yang turut hadir di acara FGD Menhub ini, mengatakan bahwa perencanaaan untuk jangka panjang, perlu adanya perluasan. Tidak hanya berkutat di Surabaya saja.

“Yang menjadi pertanyaan, Surabaya, Megapolitan mau dibawa ke mana? Kalau kita melihat Surabaya ini kan crowdednya luar biasa,” kata Emil.

Kalau Surabaya sudah mentok, lanjutnya, ekonomi gak bisa tumbuh. Perekonomian harusnya tidak terhenti hanya di satu kota saja.

“Ekonomi Jatim siapa yang mau dorong kalau Surabaya sudah padat dan terhenti?” tanya suami pesohor Arumi Bachsin ini. 

 

 

2 dari 2 halaman

Demi Pertumbahan Ekonomi

Maka, tandas Emil, perekonomian di Jawa Timur harus tumbuh merata di setiap daerah. “Di sini kami melihat konsep Gerbangkertasusila atau Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan, jadi perlu segera direalisasikan,” ucap dia.

Seperti diketahui, proyek trem di Kota Surabaya ini merupakan mimpi Risma sejak 10 tahun silam, ketika masih menjabat kepala Bappeko (Badan Perencanaan Pembangunan Kota).

Namun, di sisa dua tahun jabatannya sebagai wali kota, rencana proyek yang diperkirakan akan menghabiskan anggaran sekitar Rp 3,8 triliun dan dibahas mulai 2016, itu berakhir kandas.

“Ada (proyek trem), karena aku sudah ndak bisa kan! Aku tinggal dua tahun (sisa masa jabatan sebagai wali kota),” katanya kepada wartawan di Balai Kota Surabaya, 10 Desember 2018 lalu.

“Karena kalau transportasi, kalau massal, itu konstruksinya di atas dua tahun. Dua tahunlah paling cepat, jadi nggak mungkin aku,” sambung dia.

Sebagai gantinya, Risma mengalihkan angkutan massal tersebut ke armada bus. “Yang paling mudah itu pakai bus. Iya, kita pakai bus. Tapi kalau untuk yang trem, itu nggak bisa,” tegas dia. 

 

Reporter: Moch. Andriansyah

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

  

Repsol Temukan Ladang Gas Terbesar di Sumsel

Liputan6.com, Jakarta – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan Repsol telah menemukan potensi cadangan gas yang besar di Blok Sakakemang, Sumatera Selatan.

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto mengatakan, tak tanggung-tanggung, cadangan gas yang ditemukan oleh perusahaan migas asal Spanyol‎ tersebut diperkirakan mencapai 2 triliun kaki kubik (TCF).

“Ini lokasinya di Banyu Asin. Potensi lebih kurang 2 TCF. Asumsi sekarang, rig 1.500 HB. Kadang dikerjakan bertahun tahun gak dapat, dengan kedalaman 2.430 meter dapat cadangan. 2004 sudah dilakukan dengan KBD 1, kurang memberikan hasil yang bagus. Ternyata ada disebelahnya yang lebih bagus cadangannya,” ‎ujar dia di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (21/2/2019).

Menurut dia, selain potensi gas yang besar, temuan ladang gas ini menjadi sejarah baru bagi Indonesia. Sebab, setelah 18 tahun akhirnya ditemukan cadangan gas baru dalam jumlah yang besar.

“Ini penting kita sampaikan, karena KBD 2X di Indonesia, potensi tersebut setelah 18 tahun. Ini adalah penemuan yang signifikan. Setelah dua dekade. Ini perlu kita syukuri, ini semoga jadi angin baru untuk penemuan mendatang. Di 2018-2019 ini adalah penemuan terbesar nomer 4 di dunia,” kata dia.

2 dari 3 halaman

Potensi Cadangan Migas

Menurut Dwi, temuan ini sejalan dengana fokus Kementerian ESDM dan SKK Migas dalam mencari area potensi cadangan migas, di mana SKK Migas telah merekomendasikan 10 titik area potensi.

“Dan Repsol ada di South Sumatera, jadi ini sejalan dengan strategi kita. Ini menunjukkan SKK Migas dan Repsol bangun kerja sama yang bagus, yang disinergikan antara regulator dan investor,” tandas dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

[Cek Fakta] Viral Video Kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin Berbahasa Mandarin, Ini Faktanya

Liputan6.com, Jakarta – Sebuah video tentang kampanye untuk mencoblos calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf Amin viral di media sosial.

Video berdurasi 1 menit itu menyosialisasikan bahwa pemilih nantinya akan menerima lima surat suara, antara lain memilih caleg DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, DPR RI, DPD dan calon Presiden serta Wakil Presiden RI.

Saat menunjukkan surat suara capres dan cawapres, video itu lalu menonjolkan gambar Jokowi-Maruf Amin. Gambar tersebut lalu tampak dicoblos tepat di tengahnya yang bertuliskan angka 01 dalam video.

Video berbahasa mandari itu diunggah oleh akun facebook Maharani Peduli pada Selasa 19 Februari 2019. Maharani Peduli juga menambahkan sebuah narasi di dalam video itu.

Pemilu di adakannya di NKRI kan?Bukan di RRC?

Lalu kenapa juga kubu 01 bikin simulasi cara pencoblosan pakai bahasa mandarin?Emang ada bahasa daerah di Indonesia pakai Bahasa Mandarin?

Setau sayapun WNA yg mau jadi WNI wajib bisa bahasa Indonesia deh…

Apakah mungkin ada peserta pemilu siluman dari RRC yg gak bs bahasa indonesia sama sekali yah??Sampai harus dibikinkan simulasi pencoblosan dengan memakai bahasa mandarin??

01, Nasionalismu dimana?Bahasa Indonesia adalah Bahasa Persatuan.Mana teriakanmu cinta NKRI?

#2019PrabowoPresiden #PrabowoNasionalis_Patriot,” tulis Maharani Peduli.

Konten yang diunggah Maharani peduli telah 1.474 kali dibagikan dan mendapat 49 komentar warganet.




2 dari 3 halaman

Fakta

Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Raja Juli Antoni memastikan bahwa pihaknya tidak pernah memproduksi video yang kini sedang ramai diperbincangkan di facebook.

“Yang pasti TKN enggak pernah memproduksi itu. Saya bisa pastikan,” ungkap Toni saat dihubungi Liputan6.com di Jakarta, Kamis (21/2/2019).

Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu menduga bahwa video itu bisa saja diproduksi oleh relawan Jokowi-Ma’ruf.

Namun, apabila narasinya memojokkan dan menyerang kubu capres cawapres nomor urut 01, maka Toni menduga video tersebut sengaja digulirkan oleh lawan politik.

“Tapi bisa jadi dibikin oleh lawan politik, yang itu tadi membangun narasi bahwa pak Jokowi didukung oleh China. Saya sudah bisa tebak. Itu sudah hampir pasti dibikin oleh lawan politik,” ucap Toni.

Toni lagi-lagi menegaskan bahwa video tersebut tidak diproduksi oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Saya bisa pastikan TKN enggak pernah produksi video itu,” kata Toni.

Sementara video serupa juga beredar di situs berbagai video youtube. Video ini diunggah oleh akun Sugandi Hadiredjo pada 12 Februari 2019. Namun, video itu tidak berbahasa mandarin, melainkan bahasa Indonesia.

“Ingat 17 April 2019, Coblos no 1 JOKOWI AMIN,” tulis Sugandi Hadiredjo.

3 dari 3 halaman

Kesimpulan

Video ajakan mencoblos Jokowi-Ma’ruf Amin berbahasa mandarin ternyata tidak benar. Video itu tidak diproduksi oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf.

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama 49 media massa lainnya di seluruh dunia.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi hoax yang tersebar di masyarakat.

Jika anda memiliki informasi seputar hoax yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Jokowi Jawab Cerita Miring Sudirman Said soal Akuisisi Freeport

Jakarta – Eks Menteri ESDM yang kini jadi juru debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said mengungkapkan kronologis dikuasainya saham Freeport Indonesia sebesar 51 persen. Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) menjawab cerita yang disampaikan Sudirman.

“Nggak sekali dua kali ketemu. Gimana sih, kok diam-diam? Ya Ketemu bolak balik, nggak ketemu sekali dua kali,” kata Jokowi setelah memberikan pembekalan saksi untuk TPS di Èl Hotel Royale, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (20/2/2019).

Pertemuan itu berlangsung pada tahun 2015. Saat itu, Jokowi mengatakan, pertemuan membahas perpanjangan izin operasi Freeport.

“Ya perpanjangan, dia kan minta perpanjangan. Pertemuan bolak-balik memang yang diminta perpanjangan, terus apa?” ujar Jokowi.

Sudirman menilai pertemuan antara Jokowi dengan eks Executive Chairman Freeport McMoRan James ‘Jim’ Moffet bukanlah pertemuan normal layaknya pertemuan biasa. Jokowi mengatakan bahwa pertemuan berlangsung intens.

“Diam-diam gimana? pertemuan bolak-balik. Kalau pertemuan pasti ngomong gak diam diaman. Ada ada saja. Ya biasa lah. Ketemu dengan pengusaha ya biasa saja, ketemu konglomerat biasa saja, ketemu yang sekarang biasa saja, ngapain saya…,” sebutnya.

Hingga pada akhirnya, Indonesia memiliki 51 persen saham PT Freeport. Proses divestasi saham itu berlangsung bertahun-tahun.

“Ya kita ini kan diminta untuk perpanjangan, diminta untuk, tapi sejak awal saya sampaikan, bahwa kita memiliki keinginan itu, masa nggak boleh?” ucap Jokowi.

Cerita Versi Sudirman

Sebelumnya Sudirman menceritakan, pada 7 Oktober 2015, sesampainya dia di ruangan kerja Jokowi, dia melihat ada Moffet, sedang mengadakan pertemuan dengan Jokowi. Di sana Sudirman diperintahkan Jokowi untuk membuat draft mengenai kesepakatan pembelian saham.

Sesampainya di sebuah tempat, Moffet menyodorkan draf kesepakatan. Menurut Sudirman, draf itu tidak menguntungkan Indonesia.

Kemudian setelah pertemuan dengan Moffet, Sudirman langsung menyampaikan draft tersebut kepada Jokowi. Menurut Sudirman, saat itu Jokowi disebut langsung menyetujui, padahal menurut Sudirman draf tersebut hanya menguntungkan pihak Freeport bukan Indonesia.

“Bapak dan Ibu tahu komentarnya pak presiden apa? dia mengatakan ‘lho kok begini saja sudah mau? Kalau mau lebih kuat lagi sebetulnya diberi saja’. Jadi mungkin saja ketika pagi itu, saya nggak ikut diskusi, saya datang tulis surat, dan saya nggak tahu sebelum pertemuan itu ada siapa. Jadi saya disuruh nulis surat dengan level ini aman, nggak merusak. Tapi pak Presiden bilang ‘kok begini nggak mau’, jadi mungkin tanggal 7 itu mungkin sudah ada komitmen yang lebih kuat, yang dikatakan surat itu perkuat posisi mereka, dan lemahkan posisi kita,” ungkap Sudirman di acara bedah buku bertajuk ‘Satu Dekade Nasionalisme Pertambangan’ di Jalan Adityawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (20/2).
(dkp/dhn)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Pengakuan Supir Joko Driyono, Amankan Dokumen hingga Transfer Uang Rp 5 Miliar

Liputan6.com, Jakarta – Supir Joko Driyono, Dani buka-bukaan soal penggeledahan di apartemen Plt Ketua Umum PSSI di Taman Rasuna, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (14/2/2019). Joko Driyono sudah menjadi tersangka kasus penghancuran dokumen.

Pada pengakuannya di acara Mata Najwa, Rabu (20/2/2019), Dani mengaku diminta mengamankan semua dokumen yang berbentuk kertas, kecuali majalah dan buku. Dani lalu memasukkannya ke dua tas ransel.

“Tanggal 31 sekitar jam 20-23, JD telepon saya, masih bisa gak masuk lewat pintu belakang. Amankan semua yang berbentuk kertas, kecuali majalah dan buku. Saya masukin ke tas. Laptop juga suruh diamankan pakai 2 ransel.”

“Kemudian, saya keluar, sudah sampai lampu merah di bundaran Epicentrum, Pak JD telpon lagi. Dia menyuruh amankan CCTV,” kata Dani saat diwawancarai Najwa Shihab.

Dani juga mengaku, tidak tahu dokumen apa yang dibawa dari apartemen Joko Driyono. Namun, dia tahu orang yang merusak dokumen.

“Saya tahu ada proses penghancuran dokumen. Saya lihat, tapi tidak tahu dokumen apa. Yang menyuruh staf keuangan Persija,” katanya.

2 dari 3 halaman

Joko Driyono Minta Maaf

Saat Kantor PSSI digeledah Satgas Antimafia Bola, Dani sempat gelisah. Akhirnya, dia memilih mengaku telah membawa dokumen.

“Waktu tim satgas geledah PSSI, saya nanya teman tak jawab, tapi ada yang jawab jam setengah 3 pagi, sekitar jam 11 satgas masuk. Setelah sholat Jumatm JD telpon saya nanya barang itu di mana. Saya bilang di mobil, mobil ada di Sultan. JD minta barang itu dipindahin asal jangan di mobil.”

“Saya ketemu satgas dan mengaku karena gelisah. Orang Satgas tanya: ‘Kamu siapa?’ Saya Dani supir Pak JD. Kemudian saya diinterogasi, barang di mana. Saya bilang di tempat teman saya,” ujar Dani.

Dani melanjutkan, Joko Driyono sudah minta maaf kepada dirinya. Mantan CEO PT Liga Indonesia itu menyesal sudah melibatkan Dani.

“Pak JD sudah minta maaf. Dia menyesal. Saya tahu risikonya, pasti berhubungan dengan pihak berwajib. Saya mau karena intruksi dan dia atasan. Saya punya banyak utang budi, 9 tahun.”

3 dari 3 halaman

Transfer Rp 5 Miliar

Tak hanya mengantar Jokdri ke sana ke mari, sang sopir juga bercerita soal mentransfer sejumlah uang atas permintaan Jokdri.

“Kadang-kadang Bapak minta tolong transfer segala macam,” ujarnya.

Saat ditanya berapa jumlah nominal uang paling besar yang pernah ditransfer, Dani menjawab, “5.”

“5 apa?” tanya Najwa Shihab.

“5 M,” jawab sopir.

“5 miliar,” kata Najwa Shihab menegaskan.

Kebanyakan, kata Dani, uang yang ditransfer Joko Driyono untuk keperluan sepak bola Indonesia.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Ada Rumor Pencekalan di Jatim, Sandiaga: Hadapi Dengan Senyuman

Situbondo – Dalam kunjungan politiknya ke wilayah Tapal Kuda, Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno diwarnai isu pencekalan. Konon, ada beberapa lokasi di Bondowoso dan Banyuwangi yang akan menolak kedatangan cawapres dari Prabowo Subianto itu.

Meski membenarkan, namun tak menyurutkan langkah Sandiaga untuk melanjutkan lawatannya ke dua kabupaten tersebut.

“Ada laporan (pencekalan, red) beberapa lokasi di Bondowoso dan Banyuwangi. Tapi jangan dibesar-besarkan. Ini bagian dari dinamika. Lawan petahana memang harus siap mental. Mesti kuat, jangan cengeng. Hadapi dengan senyuman,” kata Sandiaga Uno di Pasir Putih Situbondo, Rabu (20/2/2019).


Menurut mantan Wagub DKI Jakarta itu, laporan tentang rumor pencekalan bukan pertama kali ini saja. Sebagai oposisi dan bukan pemerintah upaya demikian pasti ada. Mungkin saja pencekalan itu tidak terkontrol, namun dilakukan secara sporadis oleh pihak-pihak di daerah. Sehingga sempat menjadi kesulitan di spot-spot yang akan dikunjunginya.

“Tapi alhamdulilah, di Pasir Putih ini sangat menarik, santai dan bisa menikmati keindahan spot-spot pariwisata di sini,” paparnya.

Menurut Sandiaga, kampanye itu tidak hanya berkampanye secara politik saja. Tetapi juga ikut mempromosikan berbagai potensi yang dimiliki, termasuk potensi wisata. “Itu bagian dari kampanye jaman now,” tandasnya.

Karena itu, jika pihaknya dilarang berkunjung ke tempat-tempat, baik milik swasta maupun pemerintah, maka pihaknya akan datang ke tempat-tempat umum. Baik ke lokasi wisata kuliner, wisata bahari, maupun tempat umum lainnya.

“Masak gak boleh makan rawon khas Situbondo atau ikan kerapu. Jangan mengeluh, melawan pemerintah biasalah. Jangan cengeng, harus tegar menghadapi, hadapi dengan senyuman,” tutur Sandiaga sambil tersenyum.
(fat/iwd)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ini Cara Membuat NPWP Online dan Syarat yang Harus Disiapkan

Liputan6.com, Jakarta Apapun pekerjaan kamu, baik PNS, wiraswasta, investor, dan lainnya, kamu wajib untuk membayar pajak penghasilan. Tentu saja besarnya pajak yang harus dibayarkan setiap orang berbeda. Pajak merupakan bentuk kontribusi kamu pada negara untuk pembangunan. 

Untuk membayar pajak, kamu perlu memiliki NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). NPWP terbagi menjadi dua, yaitu NPWP pribadi dan NPWP badan. NPWP pribadi merupakan NPWP yang dimiliki oleh individu, sedangkan NPWP badan wajib dimiliki oleh setiap perusahaan atau badan yang berpenghasilan di Indonesia.

Jika kamu merupakan seorang pemiliki bisnis, perusahaan, enterpreneur, maka kamu harus memiliki dua NPWP, yakni NPWP pribadi dan NPWP badan. NPWP berfungsi untuk mempermudah administrasi pajak. Berguna juga sebagai identitas wajib pajak untuk mengurus kewajiban dan hak yang terkait dengan pajak.

Kode ini akan selalu dicantumkan dalam dokumen-dokumen perpajakan. Dan juga jika kamu sudah memiliki NPWP, maka ketika mengurus pengajuan kredit bank, pembuatan pembukaan rekening di bank serta mengurus pembuatan paspor akan menjadi lebih mudah. Membuat NPWP dapat ditempuh melalui 2 cara: Via online atau datang langsung ke kantor pelayanan pajak.

Berikut liputan6.com rangkum cara membuat NPWP online dan syarat yang harus kamu siapkan, jadi gak perlu repot ke kantor pajak.

2 dari 5 halaman

1. Cara Membuat NPWP online

Cara membuat NPWP online, maka kamu perlu untuk mengakses ereg.pajak.go.id. kamu memang tidak perlu datang ke kantor pelayanan pajak dan mengantri untuk membuat NPWP. Namun proses yang dibutuhkan melalui online cenderung lebih lama (1-14 hari kerja).

Sesudah mengakses ereg.pajak.go.id kamu tinggal mengikuti cara pengisiannya atau menghubungi Kring Pajak di nomor 1500-200 untuk mendapatkan panduan pengisian formulir pembuatan NPWP online. Atau kamu bisa mengikuti panduan di bawah ini.

Bagi kamu yang belum pernah mengisi ereg.pajak.go.id, buat akun baru terlebih dahulu Pilih daftar pada kalimat Klik daftar untuk mendaftar.

Masukkan alamat email. Pastikan email yang kamu masukkan aktif. Kemudian cek email kamu, dan lihat pesan masuk dari eregistration. Klik dan ikuti panduannya.

1. Isi jenis Wajib Pajak (WP) Anda, pribadi atau badan.

2. Isi nama sesuai KTP3. Alamat email jika belum terisi

4. Isi password dan ulangi

5. Isi No.HP yang aktif dan akan terus kamu gunakan

6. Selesaikan mengisi kolom-kolomnya.

7. Kemudian setelah masuk, pilih pusat jika kamu masih lajang, atau cabang jika kamu perempuan yang sudah menikah.

8. Masukkan persyaratan seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

9. Setelah kamu selesai mengisi berkas elektronik, klik token, cek email kamu.

10. Salin dan kopi nomor token ke menu dashboar.

11. Klik kirim permohonan.

12. Selesai. Tunggu hingga kartu NPWP dikirim ke rumah kamu.

13. Jika ternyata kartu NPWP tidak dikirim dalam waktu yang lama, bisa jadi karena syarat-syarat belum dipenuhi sehingga dianggap tidak sah.

Daftarkan diri kamu kembali di ereg.pajak.go.id\Selain melalui situs ereg.pajak.go.id, kamu juga bisa cara mendaftar NPWP online melalui situs npwp.online-pajak.com. Namun hanya bisa untuk membuat NPWP pribadi saja, NPWP belum dapat diakses.

3 dari 5 halaman

2. Datang langsung ke kantor pelayanan pajak.

Cara membuat NPWP tidak hanya online saja, tapi juga datang langsung ke kantor pelayanan pajak.

1. Datang ke kantor pelayanan pajak saat hari dan jam kerja

2. Bawa syarat-syarat yang dibutuhkan.

3. Untuk catatan, pembuatan kartu NPWP tidak dipungut biaya

4. Isi formulir pendaftaran dengan lengkap dan benar.

5. Serahkan syarat-syarat membuat kartu NPWP ke petugas.

6. Setelah selesai, kartu NPWP akan dikirim lewat pos sesuai prosedur yang berlaku. Namun bisa saja langsung jika tempat kamu terpencil.

4 dari 5 halaman

3. Cara pendaftaran NPWP melalui notaris

Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) bekerja sama dengan Ikatan Notaris Indonesia (INI) dalam memudahkan layanan kepada masyarakat, khususnya wajib pajak (WP) badan untuk mendapatkan Nomor Pokok Wajib Pajak (npwp). Nantinya, WP badan yang ingin membuat NPWP tak perlu mendatangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama, namun cukup mendatangi Kantor Notaris tertentu.

Kasubdit Pengembangan Pelayanan Ditjen Pajak Ferliandi Yusuf mengatakan program ini akan berlaku mulai 1 November 2018 dan dilayani oleh sebanyak 28 notaris yang telah ditunjuk dengan Keputusan Direktur Jenderal Pajak.

Dia menjelaskan, penerbitan NPWP Badan dilakukan secara elektronik setelah notaris melengkapi data dan mengunggah dokumen yang dipersyaratkan melalui aplikasi e-registration. Meski begitu, pencetakan kartu NPWP tetap dilakukan di KPP dengan menunjukkan surat terdaftar.

Selain meningkatkan kemudahan bagi Wajib Pajak, program ini memberikan manfaat juga bagi Direktorat Jenderal Pajak sendiri yaitu meningkatkan validitas dan akurasi data pendaftaran Wajib Pajak sehingga akan lebih meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan dan evaluasi kepatuhan Wajib Pajak.

5 dari 5 halaman

4. Syarat pembuatan NPWP

Syarat pembuatan NPWP bagi karyawan

1. Fotokopi KTP

2. Fotokopi paspor dan KITAS atau KITAP, bagi warga negara asing

3. Fotokopi surat keterangan kerja dari tempat kerja

4. Formulir pendaftaran (tersedia di kantor pajak) 

Syarat pembuatan NPWP bagi wiraswasta

1. Fotokopi KTP

2. Fotokopi surat keterangan usaha, minimal dari RT

3. Jika berbadan hukum, sertakan Akta Pendirian atau SIUP

4. Formulir penyertaan (tersedia di kantor pajak)

5. Formulir pendaftaran (tersedia di kantor pajak)

Syarat pembuatan NPWP bagi wiraswasta

1. Fotokopi KTP

2. Fotokopi surat keterangan usaha, minimal dari RT

3. Jika berbadan hukum, sertakan Akta Pendirian atau SIUP

4. Formulir penyertaan (tersedia di kantor pajak)

5. Formulir pendaftaran (tersedia di kantor pajak)

6. Syarat pembuatan NPWP bagi perempuan yang sudah menikah (istri)

Bagi perempuan yang sudah menikah dan menghendaki pemisahan harta, maka wajib memiliki NPWP yang terpisah dari suami. Karena pada umumnya penghasilan suami dan semua orang dalam keluarga menjadi tanggungan suami.

1. Fotokopi kartu NPWP suami

2. Fotokopi kartu keluarga

3. Fotokopi surat perjanjian pemisahan harta

4. Fotokopi surat keterangan kerja dari tempat kerja

5. Formulir pendaftaran (tersedia di kantor pajak)

Rey Utami dan Pablo Benua Tuding Konten Jurnal Risa Bohongan, Ini Kronologinya

Liputan6.com, Jakarta Channel YouTube Rey Utami dan Pablo Benua baru-baru ini menjadi sorotan publik. Sebuah video yang diunggah Rey Utami pada tanggal 14 Februari 2019 dengan judul “Kebohongan Jurnalrisa? Supranatural” mengundang berbagai respons warganet.

Awalnya, Rey Utami menggiring warganet untuk menonton video berdurasi 41 menit di akun YouTubenya melalui akun Instagram pribadinya, @reyutami.

Dalam video tersebut, Rey Utami bersama sang suami, Pablo Putera Benua, serta dua rekannya membicarakan Jurnal Risa. Mereka membedah kebenaran dalam konten populer milik Risa Saraswati, khususnya video yang berjudul “Berkunjung ke rumah ibu” serta kegiatan mediumisasi yang kerap dilakukan Risa.

2 dari 6 halaman

Konten Risa Selalu Laris Ditonton

Risa Saraswati sendiri merupakan seorang publik figur yang terkenal akan kemampuan supranaturalnya hingga menetaskan beberapa novel dan film yang diangkat dari kisah yang Ia alami langsung.

Sudah tidak diragukan lagi jika konten video buatan Risa yang ia unggah di YouTube selalu ramai oleh para pecinta konten horor. Umumnya konten berbau horor kerap membuat merinding, namun video YouTube unggahan Risa tidak jarang diselipi dengan cerita hantu yang lucu, yang jauh dari kesan menakutkan.

Alhasil, banyak yang tertarik dengan kisah hantu yang diceritakan Risa dalam videonya maupun dalam beberapa novel yang berhasil dia terbitkan.

Channel YouTube Jurnalrisa sendiri kini bahkan telah memiliki subscriber sebanyak hampir 2 juta. Selain itu, video yang diunggah juga tak jarang menyentuh angka 3 juta penonton.

Nampaknya, konten yang disuguhkan Jurnalrisa juga mengundang perhatian Rey Utami dan Pablo Benua sang suami. Dalam videonya itu, keduanya bersama dua rekannya yang lain mengomentari video-video milik Risa.

Saat disinggung tentang kebenaran video milik Risa, Pablo Benua yang mengaku juga punya kemampuan supranatural membuat pernyataan yang cukup mengejutkan.

3 dari 6 halaman

Konten Risa Dianggap Telah Membohongi Publik

Benua berujar bahwa konten yang dibuat Risa telah membohongi publik. Dia menjelaskan bahwa sesungguhnya makhluk yang ada dalam videonya itu hanyalah sosok jin.

Benua juga menambahkan, jika Risa sejak awal menjelaskan bahwa kontennya hanya sebuah hiburan, dia justru akan menghargai channelnya itu.

“Jadi intinya gini, kalau yang aku lihat dari apa yang dilakukan oleh Jurnalrisa, kalo Jurnalrisa mengatakan bahwa ini as an entertain, hanya untuk hiburan, kita sepakat. Mungkin dia karena seorang seorang penulis, dia membuat sebuah cerita lalu dia filmkan seolah-olah menjadi film dokumenter, kita sepakat. Itu sangat menarik dan bagus. Itu karya fiksi yang baik.” Imbuhnya.

4 dari 6 halaman

Komentar Pedas Warganet

Yang menarik dari video yang diunggah Rey Utami itu adalah bagaimana dirinya dan rekan-rekannya hanya menanggapi konten buatan Risa, yang mana hanya satu dari sekian banyak YouTuber konten horor di Indonesia. Lantas, tak heran jika videonya itu mengundang komentar warganet.

Tak sedikit komentar pedas yang dituliskan warganet di kolom Instagam Rey Utami karena merasa dia dan sang suami hanya ingin panjat sosial. Bahkan, tak jarang yang menginginkan Peter cs, sahabat gaib Risa, agar menghampiri Rey Utami dan suami.

Seperti yang dituliskan akun @huseinnasimov, “Naik lah tanpa menjatuhkan orang lain. Tanpa bohong2an dan tanpa drama. Anda kalo cari popularitas mantap anda udh dapat popularitas tapi gak akan ada orng yang respect sama anda kalo anda pansos secara gak positive. #timjurnalrisa Forever”

5 dari 6 halaman

YouTuber dan Indigo Filo Sebastian Ikut Menanggapi

Selain warganet yang terpancing emosinya, YouTuber Filo Sebastian juga menanggapi video unggahan Rey Utami itu. Dia menuliskan,

“Aku, teh risa, mbak sara & yang lain bikin konten horor bukan karena sedang trend. Kami secara tidak sengaja membuat konten horror menjadi trend. Kami dah mulai cukup lama, jauh sbelum yang para yoututber horror bermunculan.”

Filo melanjutkan, “Mungkin alangkah baiknya jika saling menghargai, kalo tak cayak ya sudah. Jangan demi clickbait & pengoperan subscribers sampi memaksakan pandangan individu ke orang lain.”

Komentar yang ditulis Filo mendapatkan likes sebanyak 33.643 yang membuktikan banyaknya warganet yang setuju dengan tanggapannya itu.

Rupanya, Rey Utami menutup kolom komentar video YouTube-nya sehingga warganet berbondong-bondong menyerangnya di kolom Instagram. Selain itu, video yang Rey unggah juga hanya mendapat jumlah like sebanyak 2 ribu, sedangkan dislikenya mencapai angka 126 ribu.

6 dari 6 halaman

Tanggapan Risa Saraswati

Selang tiga hari semenjak Rey Utami membagikan link video buatannya itu melalui Instagram, Risa Saraswati menyambangi kolom komentarnya hingga mengundang likes sebanyak 61700.

Rupanya, alih-alih mengajak berseteru karena video Rey Utami yang terkesan mencibir, Risa justru menanggapinya dengan kepala dingin.

Risa menuliskan, “Terima kasih, karena telah menyadarkan saya… betapa banyak teman-teman yang sayang pada saya & keluarga,” kata Risa Saraswati di unggahan Rey Utami tersebut.

Hal itu diungkapkan mengingat betapa banyaknya dukungan yang diberikan warganet kepada Risa, yang baru saja melepas masa lajangnya hari Rabu pekan lalu (13/2/2019).

Seolah tidak mau mengindahkan apa kata Pablo Benua dan rekan-rekannya, Risa malah merasa bersyukur mengetahui bahwa dia memiliki banyak orang yang lebih peduli dengannya, ketimbang mencibirnya.