Takluk Lawan PSG di Kandang, MU Diragukan Lolos ke Babak Berikutnya

Liputan6.com, Manchester – Kekalahan MU melawan PSG dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions membuat Wes Brown angkat bicara. Eks bek Setan Merah itu pesimistis MU bisa lolos ke babak selanjutnya.

Setan Merah harus membalikkan defisit dua gol di leg kedua babak 16 besar melawan PSG. Gol dari Presnel Kimpembe dan Kylian Mbappe mampu membuat tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer takluk di Old Trafford.

Solskjaer berhasil membawa MU tidak terkalahkan dalam 11 pertandingan beruntun setelah menggantikan Jose Mourinho pada bulan Desember lalu. Namun, rekor impresif Solskjaer tersebut terhenti ketika menjamu PSG.

Selain itu, MU tidak akan diperkuat gelandang Prancis Paul Pogba di leg kedua di Paris. Pemain berusia 25 tahun itu diusir wasit pada menit 89 setelah menerima kartu kuning kedua.

Solskjaer menegaskan bahwa timnya masih belum menyerah. Namun, Brown menilai Setan Merah sudah tidak punya kesempatan untuk lolos ke babak berikutnya.

“Ya. Saya pikir mereka perlu mencetak gol cepat, dan kemudian apa pun bisa terjadi,” kata Brown kepada talkSPORT.

“Tapi PSG sangat bagus di kandang, jadi itu akan sangat sulit.”

2 dari 2 halaman

Kalah Kelas

Brown menilai Manchester United sudah bermain bagus saat melawan PSG di Old Trafford. Namun, Setan Merah masih kalah kelas dibandingkan dengan wakil Prancis tersebut.

“Saya hanya berpikir kemarin terlalu besar. Mereka sudah bermain dengan sangat baik dan pertandingan kemarin dan ekspektasi sedikit terlalu besar,” ujarnya.

“Ingat, PSG membangun tim ini sudah lama, mereka membangun tim ini untuk memenangkan Liga Champions.”

“Kami bermain bagus dan kami kembali ke Premier League dan kami masih di Piala FA, tapi saya pikir pertandingan ini datang terlalu dini bagi kami. Ini adalah pertandingan besar di mana kami tidak bisa menjaga kualitasnya.”

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

Bidik 4 Besar, Arsenal Tunggu MU dan Chelsea Terpeleset

Liputan6.com, London – Bernd Leno sesumbar Arsenal bakal menyalip MU dan Chelsea dalam perebutan tiket Liga Champions musim depan. Ia menilai MU dan Chelsea bakal terpeleset dan bisa dimanfaatkan timnya.

Arsenal saat ini berada di posisi kelima klasemen. The Gunners mengoleksi 50 poin dari 26 laga.

Sementara MU berada di posisi keempat klasemen. Mereka mengoleksi 51 poin dari jumlah laga yang sama.

Arsenal sendiri sebenarnya punya poin yang sama dengan Chelsea yang ada di posisi keenam klasemen. Selisih gol keduanya juga sama yakni +16.

Namun Arsenal lebih produktif memasukkan bola ketimbang tetangganya asal London tersebut.


2 dari 3 halaman

Komentar Leno

“Saya pikir persaingan yang ada sekarang sangat bagus. Antara kami, MU dan Chelsea hanya berselisih satu poin, jadi semuanya masih sangat mungkin,” ujar Leno seperti dilansir Evening Standard.

“Kami menunggu keduanya membuat kesalahan. Tetapi kami juga harus menang di setiap laga agar bisa mendapat keuntungan,” katanya menambahkan.

“Dalam dua pekan ke depan kami akan bertanding lagi di liga. Dan fokus kami adalah kami harus memperbaiki penampilan saat laga tandang.”

3 dari 3 halaman

Hasil Liga Inggris

Hasil Liga Inggris pekan ke-26

Fulham 0 – 3 MU

Crystal Palace 1 – 1 West Ham United

Huddersfield1 – 2 Arsenal

Liverpool 3 – 0 AFC Bournemouth

Southampton 1 – 2 Cardiff City

Watford 1 – 0 Everton

Brighton 1 – 3 Burnley

Tottenham 3 – 1 Leicester City

Manchester City 6 – 0 Chelsea

Wolverhampton 1 – 1 Newcastle

Saksikan video pilihan di bawah ini

Solskjaer Yakin, Anthony Martial Bisa Tiru Cristiano Ronaldo di MU

Liputan6.com, Manchester – Manajer Manchester United (MU), Ole Gunnar Solskjaer yakin Anthony Martial bisa meniru mantan bintang MU, Cristiano Ronaldo. Solskjaer pun bangga bisa memiliki Martial di timnya.

“Dia punya kesamaan, tentu saja. Jika dia ingin berada di levelnya Ronaldo, Martial tahu apa yang akan dia lakukan. Ini terserah dia, dia punya bakat,” ujar Solskjaer seperti dilansir Sky Sports.

Martial baru saja memperpanjang kontrak dengan MU setelah didatangkan dari AS Monaco pada 2015. Perpanjangan ini boleh dibilang tercipta berkat andil Solskjaer.

Pasalnya, Martial hampir hengkang dari MU saat masa kepelatihan Jose Mourinho. Striker asal Prancis itu gerah kerap menjadi pemanis di bangku cadangan.

Namun di bawah Solskjaer, karier Martial bersama MU berbalik 180 derajat. Terkini, ia menyumbang satu gol saat MU melibas Fulham 3-0 akhir pekan lalu.

“Saya bangga, dia ada di tim saya. Dia telah berkontribusi kepada banyak peluang dan gol,” kata Solskjaer.

2 dari 3 halaman

Punya Karakter

Lebih lanjut, Solskjaer juga memuji Martial sebagai pemain yang menghibur. Bukan hanya penonton, Martial mampu membuat anggota tim antusias.

“Dia pemain MU. Dia membuat penonton antusias. Dia membuat manajer dan rekan setimnya antusias. Dia juga punya karakter hebat di sekitarnya,” kata Solskjaer.

3 dari 3 halaman

Statistik Martial

2015/16: 49 main, 17 gol

2016/17: 42 main, 8 gol

2017/18: 45 main, 11 gol

2018/19: 27 main, 11 gol

Formasi: Menanti Drama Fase Gugur Liga Champions 2018/19

Liputan6.com, Jakarta Sebanyak 16 tim terbaik Eropa akan tampil pada fase gugur Liga Champions 2018/19. Hasil di leg pertama bakal menentukan langkah masing-masing tim menuju babak berikutnya. 

Babak 16 besar Liga Champions musim ini bakal dimulai, Rabu, 13 Februari 2019 dinihari WIB. Di hari pertama, Manchester United bakal menjamu Paris Saint Germain (PSG) di Old Trafford. Sementara AS Roma bakal bertemu wakil Portugal, FC Porto di Stadio Olimpico.  

Ini jadi ujian perdana MU bersama Solskjaer di ajang Liga Champions. Kecerdikan pelatih asal Norwegia itu kembali diuji setelah sukses menorehkan 10 kemenangan dari 11 laga. 

Seperti diketahui, performa MU mencuri perhatian sejak ditinggal Jose Mourinho akhir tahun lalu. Kehadiran Solskjaer yang ditunjuk sebagai manajer sementara mengubah Setan Merah menjadi tim yang belum terkalahkan. Bahkan kemenangan demi kemenangan yang ditorehkan membawa MU ke posisi empat klasemen sementara Liga Inggris musim ini. 

MU mulai melewati rival-rival terkuat seperti Chelsea yang kini terpaut 1 poin. The Blues harus rela tergusur setelah tim besutan Maurizzio Sarri itu dihancurkan Manchester City 0-6. MU melambung setelah sehari sebelumnya berhasil mengalahkan Fulham dengan skor 3-0. 

Performa gemilang MU bersama Solskjaer kini mendapat ujian di level yang lebih tinggi. Mental bertanding para pemain bakal kembali diuji saat menjamu PSG di Old Trafford. Hanya saja, Solskjaer harus memutar otak mengingat laga berat lain juga menanti Setan Merah. 

Rotasi pemain pun jadi pilihan terbaik Solskjaer. Sejumlah pemain disimpan saat MU bertemu Fulham. Marcus Rashford yang kembali bersinar disimpan dalam duel ini. Begitu juga dengan bek tangguh, Victor Lindelof. Mereka diharapkan bisa pulih saat bertemu PSG. 

“Ada beberapa ketidaknyaman, Marcus Rashford mengalami keram saat melawan Leicester City. Kami tidak ingin mengambil risiko,” kata Solskjaer. 

“Di belakang, Victor Lindelof memang cedera. Tapi tidak terlalu mengkhawatirkan. Keduanya seharusnya baik-baik saja untuk hari Selasa,” ujar mantan pemain MU tersebut. 






2 dari 4 halaman

Tanpa Neymar

Meski demikian, tuan rumah setidaknya bisa bernafas lega. Pasalnya, tim lawan datang dalam kondisi compang-camping. Les Parisien harus kehilangan striker andalannya Neymar. Pemain asal Brasil itu dipastikan absen melawan MU karena mengalami cedera cukup parah. 

Neymar menderita cedera metatarsal saat PSG bertanding melawan Strasbourg pada ajang Coupe de France beberapa waktu lalu. Kondisi mantan pemain Santos itu bertambah buruk karena cedera tersebut berada di tempat yang membuatnya absen 4 bulan musim lalu. 

Kehilangan Neymar tentu saja jadi pukulan telak bagi PSG. Sebab, pemain yang diboyong dari Barcelona itu merupakan salah satu mesin gol Les Parisien. Musim ini saja, Neymar sudah mengemas 20 gol dalam 23 penampilan bersama PSG di semua kompetisi. 

“Sekarang, ini waktu yang sulit bagi kami karena Ney (Neymar) cedera. Bagi kami, Ney adalah pemain yang sangat penting, karena dia telah melakukan hal-hal luar biasa untuk tim selama tiga bulan terakhir,” kata kiper PSG, Gianluigi Buffon seperti dilansir Four Four Two.

Beban pelatih PSG, Thomas Tuche, semakin bertambah setelah penyerang lain, Edinson Cavani juga dipastikan absen saat bertemu MU. Pemain asal Uruguay itu mengalami cedera panggul saat PSG mengalahkan Girondins de Bordeaux, Sabtu lalu. Diagnosa dokter usai pertandingan juga menunjukkan hasil yang kurang baik. Mantan pemain Napoli tersebut ternyata  mengalami otot paha kanan yang memaksanya absen hingga bulan depan.

Selain Neymar dan Cavani, PSG juga terancam tanpa bek andalannya, Thomas Meunier. Posisi pemain asal Belgia tersebut mengalami gegar otak ringan usai bertabrakan dengan rekannya, François Kamano saat latihan kemarin. Posisinya lalu digantikan Colin Dagba. 

Menurut Solskjaer, absennya pemain-pemain hebat bakal mengurangi bobot duel MU vs PSG. “Saat Anda bertemu tim hebat, Anda ingin bertarung melawan para pemain. Publik ingin melihat pemain-pemain terbaik. Sangat mengecewakan bagi Old Trafford,” katanya.

Tanpa pemain bintang, pertandingan menurut Solskjaer bakal terasa hambar. Sebab kehadiran pemain-pemain hebat juga memberikan semangat tambahan bagi pemain. 

 “Saya sudah beberapa kali bermain saat kami bertemu Real Madrid dan Ronaldo dan Figo dan semua yang pernah ke Old Trafford.  Ini memberikan semangat tambahan,” katanya. 



3 dari 4 halaman

Kiprah Pemain Debutan

Sementara itu, babak 16 besar Liga Champions 2018/19 bakal jadi panggung bagi sejumlah pemain baru. Sebab seluruh kontestan tidak melewatkan kesempatan untuk memasukkan 3 nama baru sesuai aturan UEFA untuk memperbesar peluang meraih gelar juara.  

Satu nama yang mencuri perhatian adalah Arlvaro Morata yang akan memperkuat Atletico Madrid. Pemain asal Spanyol tersebut baru saja diboyong dari Chelsea dan langsung didaftarkan untuk tampil pada babak 16 besar. (Ikuti berita lengkapnya di sini). 

Liverpool juga memanfaatkan kesempatan ini untuk memasukkan nama Alex Oxlade Chamberlain setelah sempat absen selama setengah musim akibat cedera. Sedangkan Barcelona memasukkan nama Kevin Prince Boateng yang baru dipinjam dari Sassuolo.



4 dari 4 halaman

Jadwal Leg 1

13 Februari 2019

Manchester United vs PSG

AS Roma vs FC Porto


14 Februari 2019

Tottenham Hotspur vs Borussia Dortmund

Ajax Amsterdam vs Real Madrid


20 Februari 2019

Olympique Lyonnais vs Barcelona

Liverpool vs Bayern Munchen


21 Ferbruari 2019

Schalke 04 vs Manchester City

Atletico Madrid vs Juventus


Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Manchester United Ingin Selamatkan Karier Ryan Sessegnon

Jakarta Manchester United tertarik merekrut bek Fulham, Ryan Sessegnon, pada bursa transfer musim panas 2019. Sessegnon diharapkan bisa bersinar jika hijrah ke Old Trafford.

Kesempatan bermain Sessegnon di Fulham menjadi terbatas sejak kedatangan Claudio Ranieri sebagai manajer. Ranieri menilai kalau Sessegnon kurang agresif.

Padahal, Sessegnon mencetak 16 gol dan mencetak delapan assist untuk Fulham pada musim 2017-18. Catatan tersebut membuat Sessegnon dianggap sebagai calon bintang masa depan Inggris.

Manchester United pun berniat menyelamatkan karier sang pemain dengan merekrutnya. Sessegnon juga mengindikasikan akan mempertimbangkan tawaran dari klub besar.

Saat ini, Fulham berada di zona merah. Jika Fulham gagal bertahan di Premier League, peluang Manchester United untuk mengamankan jasa Sessegnon semakin besar.

Pemain berusia 18 tahun itu dipastikan ingin tetap berlaga di Premier League dan pindah klub menjadi satu-satunya cara jika Fulham terdegradasi.

Manchester United memerlukan bek kiri anyar yang bisa tampil bergantian dengan Luke Shaw. Saat ini, Shaw menjadi satu-satunya pemain yang kompetitif dan bisa diandalkan di posisi tersebut.

2 dari 2 halaman

Manchester United Siapkan Dana

Manchester United siap membuktikan keseriusannya untuk mendatangkan Sessegnon. The Red Devils menyiapkan dana sebesar 50 juta pound untuk menebusnya dari Fulham.

Manchester United sudah menyiapkan regenerasi di skuat mereka. Sebelumnya, The Red Devils sudah mendatangkan Diogo Dalot yang merupakan bek kanan.

Sejauh ini, Manchester United menjadi satu-satunya klub yang menunjukkan minat untuk memboyong Sessegnon dari Fulham.

Sumber: Metro

Agen Solskjaer Temui Pemilik Manchester United

Liputan6.com, Manchester – Manchester United ternyata mulai menjajaki kemungkinan mengontrak Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih tetap. Hal itu ditunjukkan dalam pertemuan yang terjadi belum lama ini.

Jim Solbakken, yang diketahui sebagai agen Solskjaer telah bertemu pemilik Manchester United, Avram Glazer. Pertemuan itu membahas masa depan Solskjaer.

Avram Glazer terlihat di Craven Cottage, saat Manchester United menang 3-0 atas tuan rumah Fulham. Avram duduk bersama vice-chairman Setan Merah, Ed Woodward.

Dalam laporan VG seperti dilansir Tribal Football, Solbakken ternyata juga hadir di Craven Cottage. Pertemuan kedua pihak dilakukan setelah pertandingan.

Solskjaer sendiri memilih santai menanggapi kemungkinan menjadi pelatih tetap Manchester United. Pelatih asal Norwegia itu mengaku hanya berusaha menjalankan tugasnya dengan baik.

2 dari 3 halaman

Ke Ruang Ganti

Ditanya tentang kehadiran Glazer, Solskjaer mengatakan: “Saya baru saja berbicara dengannya di luar sini. Dia datang ke ruang ganti. Kita semua puas setelah memenangkan pertandingan.”

Status Solskjaer sejauh ini belum berubah sebagai pelatih sementara Manchester United. Namun, mantan pelatih Cardiff City ini diyakini segera dikontrak permanen oleh Setan Merah.

3 dari 3 halaman

Merangsek

Sejak menggantikan Jose Mourinho, Solskjaer membawa Manchester United tidak terkalahkan dalam 11 pertandingan, 10 di antaranya berakhir dengan kemenangan. Paul Pogba dan kawan-kawan juga terus merangsek ke empat besar.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Manchester United Dapat Julukan “Raja Penalti” Liga Inggris

Jakarta Manchester United (MU) kalahkan Fulham 3-0 pada lanjutan Liga Inggris 2018-2019 di Craven Cottage, Sabtu (9/2/2019). Salah satu gol Setan Merah tercipta dari tendangan penalti.

Total, sudah ada tujuh penalti yang didapatkan United pada musim ini. Manchester United menjadi raja penalti di ajang Premier League hingga pekan ke-26.

Paul Pogba mencetak dua gol dan satu gol lain dari Anthony Martial. Satu gol Pogba dari titik putih. Di balik gol penalti Pogba, ada sebuah rekor tersendiri yang dicetak oleh United.

Manchester United mendapatkan tendangan penalti pada menit ke-66. Juan Mata dijatuhkan lawan di kotak penalti dan wasit menilainya sebagai pelanggaran. Paul Pogba menjalankan tugasnya dengan baik dan membobol gawang Sergio Rico.

Dari catatan Opta, itu adalah gol penalti ketujuh yang disarangkan United ke gawang lawan pada pentas Premier League. Manchester United menjadi tim dengan gol penalti paling banyak hingga pekan ke-26.

Menariknya, sebagian besar gol penalti United dilesakkan Paul Pogba. Pemain yang membawa Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018 ini telah mencetak lima gol dari titik putih. Pogba hanya kalah dari Luka Milivojevic yang mencetak enam gol penalti.

Pogba kini menjadi pencetak gol paling banyak bagi Manchester United dengan 11 gol. Catatan 11 gol juga membuat Pogba mengukir rekor pribadi jumlah gol paling banyak dalam satu musim sepanjang karir profesionalnya.

2 dari 2 halaman

Martial Tembus Angka 50

Bukan hanya Paul Pogba, Anthony Martial juga bermain bagus di laga melawan Fulham. Pemain asal Prancis itu turut menyumbang satu gol dan satu assist. Martial menggenapi kontribusi golnya untuk Setan Merah menjadi 50.

Dari catatan Opta, Martial kini sudah terlibat dalam 50 gol United dengan perincian 33 gol dan 17 assist. Martial membutuhkan 106 pertandingan untuk bisa mencapai catatan tersebut.


Sumber: bola.com 

Rotasi Pemain Berujung Pujian Buat Duet Bek MU

Liputan6.com, Jakarta Manchester United (MU) hajar Fulham 3-0 pada lanjutan Liga Inggris di Craven Cottage, Sabtu (9/2/2019). Tiga gol kemenangan MU dicetak Paul Pogba (’14, ’65) dan Anthony Martial (’23).

Usai laga, pelatih MU, Ole Gunnar Solskjaer merasa puas dengan performa dua bek tengahnya, Phil Jones dan Chris Smalling. Solskjaer menyebut kedua bek itu tampil solid saat pertandingan melawan Fulham tadi.

Bertandang ke Craven Cottage, Soslkjaer melakukan sejumlah rotasi pada timnya. Langkah ini diambil mengingat Setan Merah akan melakukan pertandingan penting melawan PSG di tengah pekan depan.

Salah satu posisi yang ia rotasi adalah bek tengah. Pada laga tersebut, Solskjaer mengistirahatkan Victor Lindelof dengan memainkan Chris Smalling dan Phil Jones di jantung pertahanannya.

Solskjaer sendiri memberikan apresiasi kepada dua bek tengahnya yang ia nilai tampil apik saat mengawal pertahanan MU. “Mereka [Jones dan Smalling] bermain dengan baik hari ini,” ujar Solskjaer kepada MUTV.

2 dari 3 halaman

Kredit untuk Smalling

Pada kesempatan ini, Solskjaer mengaku terkesan dengan performa yang ditunjukkan Chris Smalling.

Ia menilai sang bek tampil begitu luar biasa kendati sudah absen cukup lama akibat cedera.

“Kita harus ingat bahwa Chris baru pertama kali bermain sejak dua bulan yang lalu dan saya bisa bilang dia menunjukkan performa yang benar-benar fantastis.”

3 dari 3 halaman

Kerja Keras

Solskjaer juga menilai performa apik Smalling di laga tersebut bukanlah sebuah kebetulan. Ia membeberkan bahwa Smalling bekerja sangat keras untuk bisa kembali bermain, dan kerja kerasnya itu berbuah manis.

“Dia [Smalling] bekerja dengan sangat keras untuk kembali, dan ia bekerja dengan sangat keras bersama Physio kami untuk memulihkan kondisinya.”

“Sejak awal saya tidak pernah meragukan dia akan bermain hari ini, karena pertandingan hari ini adalah pertandingan yang sudah sengaja saya siapkan untuk dirinya.” tandas pelatih 45 tahun tersebut.

Manchester United berhasil naik ke peringkat 4 klasemen sementara EPL setelah mengalahkan Fulham dengan skor 3-0.

Sumber: bola.net

MU Masih Onfire, Solskjaer Peringatkan Liverpool dan City

LondonManchester United meneruskan laju apik dengan Ole Gunnar Solskjaer lewat kemenangan atas Fulham. Solskjaer percaya MU bisa memengaruhi persaingan gelar juara.

Di Craven Cottage, Sabtu (9/2/2019), MU mengalahkan Fulham 3-0. Rangkaian tidak terkalahkan Setan Merah masih berlanjut dengan membukukan 10 kemenangan dari 11 pertandingan.

Hasil ini pun mendongkrak posisi MU di tabel klasemen. MU kini menghuni peringkat empat dengan koleksi 51 poin, tertinggal 11 poin Manchester City dan 14 poin dari Liverpool, yang menempati posisi dua besar.


Meski MU tengah onfire, Solskjaer menyadari bahwa jarak MU dengan City dan Liverpool tidak mungkin disusul lagi. Akan tetapi, menurut dia MU bisa menentukan siapa yang akan juara di akhir musim.
“Tidak [bukan gelar juara] terlalu jauh, tim-tim itu terlalu jauh di depan,” Solskjaer mengatakan usai MU mengalahkan Fulham dilansir Metro.

“Tapi kami harus [bertanding] melawan Liverpool dan City. Jadi kami mungkin bisa menentukan apa yang terjadi di puncak klasemen.”

Liga Inggris tinggal menyisakan 12 pertandingan lagi. MU masih melakoni laga kandang melawan Liverpool (24/2) dan City (16/3).
(rin/nds)


Kembali Cetak Gol Buat MU, Paul Pogba Enggan Jemawa

London – Gelandang Manchester United, Paul Pogba, tak mau jemawa setelah menceploskan dua gol ke gawang Fulham, Minggu (9/2/2019). Pogba menegaskan kemenangan tim jauh lebih penting daripada torehan golnya.

Pogba menjadi salah satu strater yang dipilih Solskjaer untuk menghadapi Fulham. Ia diplot bersama Ander Herrera dan Nemanja Matic di lini tengah MU.

Pada laga yang digelar di Craven Cottage itu, Setan Merah berhasil menang dengan skor 3-0. Dua dari tiga gol yang diciptakan Setan Merah itu disumbangkan pemain Timnas Prancis tersebut.

Pogba menegaskan tidak terlalu memikirkan golnya karena yang terpenting timnya menang. “Saya selalu bilang bahwa mencetak gol terasa selalu menyenangkan, namun yang terpenting adalah tim ini menang,” buka Pogba kepada Sky Sports.

Pogba menggarisbawahi gol yang diciptakannya tidak akan berarti jika timnya tidak memenangkan pertandingan.

“Sebagai pemain, Anda selalu bisa mencetak gol namun ketika pada saat itu tim anda tidak memenangkan pertandingan, maka segalanya tidak akan terasa sama,” kata Pogba. 

“Jadi hari ini saya merasa sangat baik karena tim kami memenangkan pertandingan. Ini bukan tidak hanya saya, tetapi tim juga merasa demikian sehingga kami harus melanjutkan ini,” imbuh Pogba tentang kemenangan Manchester United

2 dari 2 halaman

Gol Keberuntungan

Pogba membuka keunggulan MU di awal babak pertama. Ia mencetak gol dari sudut sempit di sisi kanan gawang Fulham.

Pogba mengakui gol pertamanya itu memiliki unsur keberuntungan sehingga bisa masuk ke gawang Sergio Rico.

“Pada saat itu, saya hanya mencoba untuk menembak dan saya rasa peluang tembakan itu 50:50 untuk bisa masuk. Pada saat itu saya menembak menggunakan kaki kiri saya, yang bukan kaki terbaik saya, namun bola itu masuk dan saya sangat senang.” tandasnya.

Sumber: Bola.net.