Formasi Terbaru Toyota Team Indonesia Menghadapi Musim 2019

Herdiko diplot untuk menggantikan Demas Agil yang akan fokus untuk ajang balapan ISSOM. Sementara Sabrina, rencananya akan diplot untuk menggantikan peran dari pembalap wanita TTI sebelumnya yang memutuskan untuk pensiun dari dunia balap yaitu Alinka Hardianti.

“Dengan masuknya Sabrina Sameh dan Herdiko Setya Putra, saya berharap mereka bisa dengan cepat beradaptasi terhadap tim. Semangat dan kerja keras yang tinggi dari kedua pembalap tersebut, saya yakin dapat memberikan kekuatan penuh untuk TTI pada musim 2019,” sambung Memet Djumhana.

Untuk ajang ISSOM, TTI musim ini akan mengandalkan 2 pembalapnya yaitu Haridarma Manoppo dan Demas Agil, serta ada juga satu pembalap wanita asal Jepang yaitu Sakikawa. Selain menghadirkan pembalap baru, TTI juga turut merekrut mantan pembalap F1 Rio Haryanto. Namun, Rio direkrut bukan sebagai pembalap, melainkan sebagai penasihat teknis TTI.

“Masuknya Rio Haryanto diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih baik untuk semua pembalap TTI dengan segudang pengalaman yang dimilikinya,” jelas Memet Djumhana.

Dalam mengikuti dua ajang balapan tersebut, rencananya TTI akan mengandalkan dua mobil andalan Toyota yaitu New Yaris dan New Agya 1.200 cc. Kedua mobil tersebut dipilih oleh TTI dan tim development TRD karena dinilai memiliki performa yang baik dan sudah terbukti prestasinya pada tahun-tahun sebelumnya.

Formasi: Tantangan Zinedine Zidane

Bukan tanpa alasan manajemen memanggil Zidane. Kiprah Zidane sebelumnya yang berhasil mempersembahkan 1 gelar La Liga dan 3 gelar Liga Champions jadi pertimbangan utama. 

Zidane juga ternyata bukan satu-satunya pelatih yang dipanggil lagi setelah meninggalkan Real Madrid. Menurut AS, setidaknya ada 10 pelatih yang bernasib sama. Bahkan bukan hanya sekali, sebagian pelatih justru dipanggil lagi hingga tiga kali. 

Melihat durasi kontrak yang diberikan, jelas tugas Zidane bukan jangka pendek. Zidane juga tidak membantah akan merombak skuatnya demi mengembalikan kejayaan Los Blancos. 

“Besar sekali. Kami semua mencintai Real Madrid. Saya membela kostum Real Madrid dan saya memenangkan banyak hal. Sekarang saya hanya bagian dari tim ini, klub ini. Saya mencintai sepak bola dan tidak pernah melupakan apa yang kami menangkan,” kata Zidane saat ditanya tanggung jawab yang diembannya sebagai pelatih Real Madrid. 

“Tapi saya juga tidak melupakan hal buruk yang kami lakukan–keluar dari Copa dan kehilangan liga. Saya akan menempatkan itu semua untuk membentuk tim lebih baik. Saya tahu saya ada di mana saat ini,” beber pelatih berusia 46 tahun itu menambahkan. 

Memang bukan pekerjaan mudah mengembalikan reputasi Real Madrid. Apalagi saat ini, Los Blancos sudah kehilangan sosok penting, Cristiano Ronaldo yang pindah ke Juventus. Belum lagi mental para pemain yang tengah merosot menyusul performa tim yang juga melorot. 

Suasana kamar ganti juga tidak seperti sebelumnya. Cekcok antara Marcelo dan Sergio Ramos bakal menyisakan pekerjaan rumah bagi Zidane. Belum lagi kondisi penyerang sayap, Gareth Bale yang belakangan ini semakin merasa tersisihkan dari skuat Los Blancos. 

Meski demikian, Zidane tidak ambil pusing dengan resiko yang mungkin akan mengadangnya. “Saya tidak terlalu memikirkan resiko, kalau seperti itu saya tidak akan ada di sini. Hati saya berkata saya telah beristirahat dan kini waktunya kembali,” kata Zidane.  

Seperti dilansir USAtoday, manajemen kabarnya sudah menyiapkan anggaran sebesar 400 juta USD bagi Zidane untuk menata kembali kekuatan pasukannya pada musim depan. 

Kylian Mbappe menjadi salah satu pemain yang masuk radar Real Madrid. Bahkan Florentino Perez sempat bercanda terkait pemain Paris Saint Germain (PSG) tersebut. Menurutunya, Zidane yang juga berasal dari Prancis bisa melakukan pendekatan terhadap pemain tersebut.

Selain Mbappe, Eden Hazard dan Neymar kabarnya juga masuk radar Los Blancos. 

“Akan ada perubahan yang dibutuhkan. Tapi itu bukan prioritas kami saat ini. Kami punya 11 laga tersisa dan idenya adalah mengakhiri musim ini dengan baik,” kata Zidane.  

Ketika Anda pernah sangat sukses dan menang banyak, Anda juga bisa terpuruk dan itu yang terjadi pada kami. Saya berada di luar, tapi saya tidak kuat lihat yang terjadi di dalam. Saya tidak senang dengan yang terjadi begitu juga pemain. Sekarang mari kita lihat apa yang bisa didapat dalam 11 laga yang tersisa musim ini dan musim depan,” bebernya. 

Andik Ungkap Formasi Timnas Indonesia Racikan Simon McMenemy

Liputan6.com, Jakarta – Gelandang sayap Timnas Indonesia, Andik Vermansah, mengakui ada perbedaan ketika Simon McMenemy di kursi pelatih. Menurut Andik, taktik yang diusung Simon berbeda dengan pelatih timnas sebelumnya.

Seusai latihan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (8/3/2019), Andik mengatakan, Simon lebih senang memakai formasi 4-4-2 untuk Timnas Indonesia. Sebelumnya, Tim Garuda lebih sering menggunakan pola 4-3-3 atau 4-5-1. 

Tak jarang 4-4-2 diamond yang diterapkan oleh pelatih asal Skotlandia tersebut. Dengan formasi tersebut, pelatih berusia 41 tahun itu menekankan penguasaan bola di lini tengah melalui operan pendek.

Permainan Timnas Indonesia tidak bertumpu pada serangan sayap, seperti strategi sebelum era kepelatihan Simon McMenemy. Sejumlah pemain perlu beradaptasi, termasuk Andik.

“Jujur saya belum pernah menjalani strategi seperti ini. Namun, kami mau tidak mau mengikuti cara pelatih. Saya juga harus mengubah gaya bermain,” tutur Andik, seperti dilansir Antara.

Percikan Air Terjun Tumpak Sewu Segarkan Pagi di Lumajang

Lumajang – Kabupaten Lumajang, sebelumnya terkenal sebagai salah satu pintu masuk untuk mendaki Gunung Semeru. Atau puncak B29, yang dikenal sebagai Negeri di Atas Awan. Kini, ada satu lagi destinasi wisata yang tak bisa dilewatkan. Air terjun Tumpak Sewu namanya, atau biasa disebut Niagara ala Indonesia.

Air terjun Tumpak Sewu atau disebut juga Coban Sewu, atau grojogan sewu, adalah sebuah air terjun dengan tinggi sekitar 120 meter.

Air terjun Tumpak Sewu, memiliki formasi unik. Karena memiliki aliran air yang melebar seperti tirai dan melingkar mirip air terjun Niagara di Amerika Serikat. Karena itulah, air terjun ini termasuk tipe air terjun Tiered.

Lokasi air terjun Tumpak Sewu, ada di dalam sebuah lembah curam. Memanjang dengan elevasi 500 meter di atas permukaan air laut. Air terjun Tumpak Sewu terbentuk di aliran Sungai Glidih yang berhulu di Gunung Semeru.

Dari segi debit air, air terjun Tumpak Sewu memang kalah dengan air terjun Niagara di Amerika Serikat. Namun dari segi keindahan panorama dan sejuknya suasana di sekitar air terjun, tak tergantikan.

Sepanjang mata memandang tampak hijau dan segar. Gemericik suara air dari kejauhan, turut menyumbangkan suasana tenang pada pengunjung yang datang. Hiruk pikuk perkotaan seketika hilang, berganti dengan suasana nyaman dan tenang.

Serupa dengan air terjun Niagara yang terletak di perbatasan Amerika Serikat–Kanada, air terjun Tumpak Sewu juga berada di perbatasan Kabupaten Lumajang–Kabupaten Malang.


Baca berita menarik lainnya di Times Indonesia.

2 dari 2 halaman

Peraih Penghargaan

Sebagai informasi, karena keindahan itu, air terjun Tumpak Sewu meraih podium pertama Anugerah Wisata Jawa Timur 2018, besutan Pemprov Jatim. Lalu berturut–turut posisi kedua wisata Gunung Kelud di Kabupaten Kediri dan ketiga wisata Watu Rumpak di Kabupaten Madiun.

Meski berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, tetapi wisata air terjun Tumpak Sewu umum dijangkau melalui Kabupaten Lumajang. Melalui jalan nasional rute 3 lintas selatan, Jawa Timur.

Air terjun Tumpak Sewu sangat mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun angkutan umum, berupa minibus. Bus-bus dengan rute Lumajang-Malang atau sebaliknya. Biasanya beroperasi mulai pukul 07.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 16.00 WIB.

Di samping air terjun Tumpak Sewu, di sekitar lokasi tersebut ada juga wisata lainnya yang tidak kalah menarik. Wisatawan bisa menikmati wisata petualangan seperti arung jeram atau wisata jalur offroad di lereng Gunung Semeru. Otomatis, wisatawan yang datang tak hanya bisa bersantai atau memanjakan mata, tetapi dapat juga merasakan wisata adrenalin.

Keberadaan air terjun Tumpak Sewu ini, membuat daftar lokasi wisata yang wajib dikunjungi di Kabupaten Lumajang semakin panjang.


Simak video pilihan berikut ini:

Ubah Formasi, Kunci MU Imbangi Liverpool

Liputan6.com, Manchester – Bek Manchester United, Luke Shaw membeberkan perasaan timnya usai ditahan imbang Liverpool. Shaw menyebut timnya kecewa berat gagal meraih kemenangan pada laga tersebut.

Asa Manchester United untuk membalas dendam kepada Liverpool harus gagal terlaksana. Mereka hanya mampu bermain imbang 0-0 di Old Trafford setelah mereka dikalahkan 3-1 di Anfield.

Pada laga itu, United sempat kesulitan untuk mengembangkan permainan di babak pertama. Namun di babak kedua mereka memiliki sejumlah peluang emas yang gagal mereka konversikan menjadi gol.

Shaw sendiri mengakui bahwa timnya tidak puas dengan hasil imbang yang mereka raih kali ini. “Kami benar-benar kecewa dengan bagaimana cara kami bermain di babak pertama,” buka Shaw kepada Evening Standard.

Shaw menilai timnya cukup beruntung tidak kebobolan di babak pertama saat lawan Liverpool, karena ia menilai permainan Setan Merah benar-benar buruk pada saat itu.

“Kami sama sekali tidak bermain dengan baik di babak pertama. Kami terlalu banyak kehilangan bola dan kami beruntung mereka tidak memanfaatkan hal itu dengan baik.”

2 dari 3 halaman

Ubah Formasi

“Namun di babak kedua kami mengubah formasi kami. Kami berbicara dengan baik di jeda babak dan semua orang begitu bersemangat akan hal tersebut.”

Shaw juga menilai di babak kedua ada peningkatan performa yang cukup signifikan di pihak MU sehingga ia merasa pasukan Setan Merah lebih layak untuk memenangkan laga tersebut.

“Di tengah babak kami berkata kepada diri kami bahwa kami harus tetap tenang dan memainkan gaya bermain kami dan saya rasa di babak kedua kami bermain jauh lebih baik.”

3 dari 3 halaman

Persiapkan Diri

“Kami memang tidak bermain di permainan terbaik kami namun saya rasa kami menciptakan peluang-peluang yang jauh lebih baik dan saya rasa tim kami layak untuk menang pada pertandingan itu.” tandasnya.

Manchester United akan mempersiapkan diri mereka sebaik mungkin untuk menghadapi Crystal Palace pada hari Kamis (28/2) dini hari nanti.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

Mantan Agen: Icardi Berubah Sejak Kenal Wanda

Stamp Fairtex mencetak sejarah dengan memenangkan dua gelar dunia ONE Championship. (ONE Champinship)
Bek Manchester United, Eric Bailly bersitegang dengan striker Liverpool, Dominic Solanke pada laga Premier League di Stadion Old Trafford, Manchester, Sabtu (10/3/2018). MU menang 2-1 atas Liverpool. (AFP/Oli Scarff)
Nama seperti Matuidi dan Sami Khedira saat ini telah berusia kepala tiga. Diharapkan Adrian Rabiot bisa menjadi pemain muda yang menjadi proyek jangka panjang Juventus kedepannya. (AFP/Marco Bertorello)
Jadwal Semifinal Piala AFF-22 2019, Vietnam vs Indonesia. (Bola.com/Dody Iryawan)
Piala AFF U-22 2019: Vietnam Vs Indonesia Head to Head Pelatih (Bola.com/Adreanus Titus)
Houston Rockets vs Golden State Warriors (AP Photo/Ben Margot)
Piala AFF U-22 2019: Vietnam Vs Indonesia (Bola.com/Adreanus Titus)
Pemain Real Madrid Marcelo merayakan golnya saat melawan Juventus dalam pertandingan Liga Champions di stadion Allianz, Turin (3/4). Real Madrid menang 3-0 atas Juventus. (AFP/Alberto Pizzoli)

Vietnam U-22 Vs Timnas Indonesia U-22: Duel Pelatih Beda Formasi

Jakarta Timnas Indonesia U-22 akan menantang Vietnam U-22 pada laga semifinal Piala AFF 2019 yang berlangsung di The National Olympic Stadium, Phnom Penh, Minggu (24/2/2019). Laga ini menjadi panggung adu strategi dalam perbedaan formasi pelatih kedua tim, Indra Sjafri dan Nguyen Ngoc Tuan.

Timnas Indonesia U-22 melaju ke semifinal Piala AFF 2019 dengan predikat runner-up Grup B. Pasukan Garuda Muda mengumpulkan lima poin hasil dua kali imbang dan sekali menang.

Di bawah asuhan Indra Sjafri, Timnas Indonesia U-22 menjelma sebagai tim yang mengandalkan penguasaan bola dengan formasi 4-3-3. Hasilnya sebenarnya cukup efektif, namun dalam dua laga awal terlihat kesulitan membongkar lini pertahanan lawan.

Timnas Indonesia U-22 sejauh ini sudah mencetak tujuh gol dan kemasukan tiga kali pada Piala AFF 2019. Mengacu pada data tersebut, lini depan Indonesia sebenarnya cukup berkualitas. Namun, terkadang para pemain belakang kerap lengah karena dua dari tiga gol ke gawang Indonesia berawal dari situasi bola mati.

Sementara itu, Vietnam U-22 yang meraih predikat juara Grup A menjadi tim tersubur di Piala AFF 2019. Tran Dan Trung dkk tercatat mencetak enam gol dan baru kebobolan sekali.

Hal ini menjadi bukti kalau skema yang diusung pelatih Nguyen Quoc Tuan yakni 5-3-2 sangat efektif. Vietnam U-22 memiliki lini pertahanan yang kukuh dan sangat mematikan ketika melakukan serangan baik melalui skema permainan terbuka maupun melalui lini sayap.

Bisa dipastikan hal ini menjadi ancaman buat lini pertahanan Timnas Indonesia U-22. Apalagi Vietnam U-22 memiliki penyerang tajam bernama Tran Danh Trung yang sejauh ini sudah mencetak tiga gol, sejajar dengan bomber Timnas Indonesia U-22, Marinus Wanewar.


2 dari 2 halaman

Faktor Psikologis

Menghadapi Timnas Indonesia U-22, Nguyen Quoc Tuan mempersiapkan mental skuatnya. Secara fisik, Vietnam memiliki keunggulan jeda satu hari lebih banyak dari Indonesia.

“Sebelum memasuki semifinal, tim pelatih juga menentukan bahwa faktos psikologis akan menjadi penentu melawan Indonesia. Jadi kami punya waktu untuk mempersiapkan pertandingan ini,” katanya.

Menurutnya, Indonesia memiliki banyak pemain muda berkualitas. Ia melihat keberhasilan Indonesia menjuarai Piala AFF U-16. 

Nguyen Quoc Tuan menegaskan timnya harus melakukan sesuatu untuk menghabiskan energi Indonesia. Marinus Wanewar adalah pemain yang menurutnya harus diwaspadai secara maksimal.

“Secara pribadi, saya memperhatikan Marinus Wanewar, yang mencetak 3 gol untuk Indonesia, harus diwaspadai,” tegasnya.

Sebagaimana timnas senior, Vietnam U-22 juga dekat dengan sepak bola Korea Selatan. 

Dua Kali Unggul, Timnas Indonesia U-22 Ditahan Malaysia 2-2

Liputan6.com, Pnom Penh – Timnas Indonesia U-22 kembali memetik hasil imbang di fase grup Piala AFF U-22. Bermain melawan Malaysia, Witan Sulaiman dan kawan-kawan harus puas dengan skor akhir 2-2.

Timnas Indonesia U-22 berambisi menang di laga melawan Malaysia Rabu (20/2/2019) setelah imbang 1-1 melawan Myanmar di pertandingan pertama. Pasalnya, kemenangan akan mempermudah langkah pasukan Indra Sjafri untuk lolos ke fase berikutnya.

Bertanding di National Stadium, Kamboja, Indra menurunkan formasi 4-3-3 dengan trio Billy keraf, Marinus Manewar, dan Osvaldo Haay di lini depan. Sementara itu, Andy Setyo turun sebagai kapten tim di pertandingan ini.

Pada 15 menit awal, timnas Indonesia U-22 dan Malaysia sama-sama belum bisa membuat peluang berarti. Kondisi lapangan sintetis menyulitkan kedua tim untuk mengolah bola.

Peluang emas pertama diraih timnas Indonesia U-22 pada menit 19. Sundulan Marinus menyambut umpan tendangan bebas menyamping tipis dari gawang Malaysia.

Skor bisa saja berubah pada menit ke-39 andai Osvaldo Haay bisa memaksimalkan peluang yang didapat. Gelandang Persebaya Surabaya ini gagal mengarahkan bola ke dalam gawang yang sudah kosong melompong.

Hingga babak pertama selesai, kedua tim ternyata tidak bisa menciptakan gol.

2 dari 3 halaman

Babak Kedua

Mengincar kemenangan, timnas Indonesia U-22 tampil lebih agresif di babak kedua. Kerja keras Andy Setyo dan kawan-kawan membuahkan hasil di menit 52.

Akselerasi Marinus gagal dikejar bek Malaysia. Tendangannya sempat ditepis kiper, namun bola liar tetap bergulir ke arah gawang Malaysia.

Marinus lalu menendang kembali bola yang telah kosong. Timnas Indonesia U-22 pun unggul satu gol.

Sayangnya keunggulan ini gagal dipertahankan. Malaysia menciptakan gol lewat tendangan bebas Nik Akif pada menit ke-62.

Witan Sulaiman membawa  timnas Indonesia U-22 kembali unggul di menit-77. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti gagal ditahan kiper Malaysia.

Tertinggal, Malaysia ternyata belum menyerah. Tendangan pojok Nik Akif diteruskan Hadi Fayyadh dan berbuah gol di menit 86.

Timnas Indonesia U-22 mencoba mencari gol ketiga yang tak kunjung tiba hingga pertandingan selesai. Pertandingan berakhir dengan skor 2-2.

3 dari 3 halaman

Susunan Pemain

Timnas Indonesia: Satria Tama, Asnawi, Rachmat Irianto, Andy Setyo, Firza Andika, M. Luthfi, Gian Zola, Rafi Syarahil, Billy Keraf, Marinus, Osvaldo Haay.

Timnas Malaysia: Haziq, Ariff Ar-Rasyid, Dominic, Dinesh, Nazirul Afif, Thivan, Izzan Shaymi, Nabil Hakim, Hadi Fayyadh, Nik Akif, Jafri.

Jelang Tes PPPK, Mendikbud Serahkan Soal Seleksi ke Menteri PANRB

Liputan6.com, Jakarta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin mewakili Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) menerima penyerahan 1.310 soal seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy.

Soal yang diserahkan tersebut terdiri dari soal kompetensi manajerial 530 soal, kompetensi sosio kultural 130 soal, uji kompetensi teknis 520 soal, dan wawancara tertulis 130 soal. Sesuai jadwal, tes PPPK akan dimulai pada 23-24 Februari.

Adapun sebanyak 362 Pemda telah menyampaikan usulan kebutuhan PPPK. Di samping itu, dua instansi pemerintah pusat juga membuka untuk PPPK yakni Kementerian Ristek Dikti dan Kementerian Agama. Sisanya, masih terkendala karena belanja pegawai yang lebih dari 50 persen.

Menteri Syafruddin mengapresiasi Kemendikbud dan instansi lain yang tergabung dalam Panselnas PPPK 2019 karena telah menyiapkan tahap seleksi ini dengan baik.

“Lebih khusus lagi, kita memberikan pencerahan atau harapan kepada saudara kita yang punya jasa, yaitu para guru honorer, tenaga kesehatan, penyuluh pertanian yang sudah 10 hingga 15 tahun mengabdi dengan gaji terbatas,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (18/2/2019).

Dia menjelaskan, PPPK juga akan dibuka untuk jalur umum demi percepatan capaian target organisasi.

“Jadi ada keseimbangan antara kepentingan bangsa dan kepentingan orang-orang yang sudah punya jasa besar,” ujarnya.

Sementara itu, Mendikbud Muhadjir Effendy menuturkan, kompetensi manajerial dan sosio kultural hanya berlaku pada jabatan yang bisa diisi oleh PPPK. Kelompok soal tersebut disiapkan oleh Kemendikbud.

Sedangkan soal-soal kompetensi teknis, lanjut dia, akan disesuaikan dengan jabatan masing-masing. Soal kompetensi teknis tersebut nantinya disiapkan oleh instansi yang menjaring.

“Kemendikbud berkomitmen untuk selalu membantu proses pengadaan ASN secara akuntabel dan transparan. Ini agar diperoleh calon-calon ASN yang profesional dan berintegritas,” pungkas dia.

2 dari 2 halaman

Rekrutmen PPPK Tahap II Bakal Digelar Mei

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) memastikan akan menggelar rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) tahap II dalam waktu dekat. Adapun rekrutmen PPPK tahap I resmi ditutup pada Minggu (17/2/2019).

Menteri PANRB Syafruddin mengungkapkan, rekrutmen PPPK tahap II akan dilaksanakan pada Mei 2019. Seperti diketahui, rekrutmen PPPK tahap I dibuka untuk Guru, Dosen, Penyuluh Petani, dan juga Tenaga Kesehatan.

“Nanti ada lagi pendaftaran PPPK dibuka Mei. Nanti kita akan adakan lagi kan formasi umum juga belum kita buka seperti diaspora dan beberapa fungsi teknis lainnya,” jelas dia di Gedung Kementerian PANRB, Senin (18/2/2019).

Untuk rekrutmen PPPK pada tahap I, ia mengaku cukup senang dengan pendaftar yang menyentuh 100 ribu orang. Pasalnya pendaftaran PPPK tahap I ini berpotensi mencapai 150 ribu orang.

“Iya kan nanti PPPK tahap II, jadi bisa daftar lagi. Itu juga formasi umumnya kan belum dibuka,” ungkap dia.

Ia pun memastikan, pemerintah akan melakukan tes PPPK tahap I sesuai dari jadwal yang telah ditentukan dan tidak akan molor.

“Kemudian on the track waktunya tetap 22 dan 23 Februari akan dilaksanakan test. Kira-kira akhir bulan ini sudah bisa diumumkan,” jelas dia.

Pertemuan Pertama Pongki – Icha di Jikustik Reunian Bakal Obati Kerinduan Fans

Liputan6.com, Jakarta Band yang populer pada pertengahan 90-an, Jikustik, akan menggelar konser reuni di Grand Pacific Hall Yogyakarta pada 29 Maret mendatang. Konser bertajuk ‘Jikustik Reunian’ yang dipromotori oleh Rajawali Indonesia ini, menghadirkan formasi awal lengkap band tersebut.

Pongki (vokal dan gitar) dan Icha (bass dan vokal) sebagai mantan personel Jikustik akan bermain penuh dalam pergelaran ini.

Lewat formasi awal, Jikustik berhasil melahirkan delapan buah album dengan sederet single hits yang tak lekang ditelan waktu. Beberapa album di antaranya adalah, Seribu Tahun (2000), Perjalanan Panjang (2002), Sepanjang Musim (2003), dan Pagi (2004).

Polemik muncul di tubuh Jikustik setelah belasan tahun berkarya bersama. Pongki Barata hengkang dan Malam menjadi album terakhirnya di Jikustik. Beberapa tahun kemudian, Icha mengikuti jejak mantan vokalis.

2 dari 3 halaman

Tak Terganti

Kendati demikian, band yang menelurkan lagu “Setia” itu tetap berusaha menunjukkan eksistensinya dengan formasi baru. Jikustik kini diisi oleh Brian (vokal dan gitar), Dadi (gitar dan vokal), Adhit (keyboard), dan Carlo (drum).

“Setelah Pongki dan Icha keluar, mereka belum pernah lagi bermain musik bersama dalam satu panggung dan  Konser Jikustik Reunian ini jadi ajang pertama kalinya bagi mereka bermain musik bersama lagi,” ujar Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia, Sabtu (16/2/2019).

Menurut Anas, Jikustik merupakan salah satu band fenomenal asal Yogyakarta yang mampu mengguncang publik di Tanah Air dengan karya-karya yang menyayat hati pendengarnya. 

“Jikustik formasi awal tak pernah terlupakan, walau sampai saat ini mereka masih tetap eksis dengan formasi baru dan konser ini berupaya mengobati kerinduan penggemar band ini,” ucapnya.

3 dari 3 halaman

Penjualan Tiket

Penjualan tiket pre sale akan dibuka pada 18 Februari 2018 hanya di Tiketapasaja.com. Pada 19 Februari 2019, penjualan tiket reguler di afiliasi Melon, seperti tiketcom, traveloka, kiostix, rajakarcis, blibli, dan blanja.com dibuka.

Kategori tiket Jikustik Reunian presale dan reguler ini terdiri dari empat kelas Tiket Festival dibanderol Rp 150 ribu, Gold Rp 250 ribu, Platinum Rp 350 ribu dan Diamond Rp 600 ribu. Untuk penjualan secara offline, tiket bisa diperoleh di Parsley Bakery And Resto. (Switzy Sabandar)