Era Baru Negeri Matahari Terbit

Tokyo – Sehari setelah Akihito mengakhiri era kekaisarannya di Negeri Sakura, putranya, Naruhito, menjalani upacara penobatan sebagai Kaisar Jepang. Naruhito menggantikan Akihito yang turun takhta secara sukarela.

Jepang pun resmi memulai era kekaisaran baru Reiwa atau Harmoni yang Indah. Dalam pidato pertamanya, Kaisar Naruhito berjanji selalu berdiri bersama rakyat Jepang dalam menyongsong era baru.

Naruhito memakai setelan jas resmi ala Barat dan kalung emas kekaisaran. Dia ditemani oleh para pria anggota kekaisaran Jepang termasuk adik laki-lakinya, Putra Mahkota Akishino.

Sebuah pedang dan sebuah perhiasan yang merupakan dua dari ‘Tiga Harta Suci’ Jepang ditunjukkan kepada Kaisar Naruhito, bersamaan saat para punggawa kekaisaran membawakan segel negara dan segel kekaisaran.

Seperti dilansir Reuters dan AFP, Rabu (1/5/2019), Kaisar Naruhito (59) secara teknis menggantikan ayahnya setelah Selasa (30/4) tengah malam waktu setempat. Namun seremoni naik takhta yang disebut ‘Kenji-to-Shokei-no-gi’ baru digelar di ruang Matsu-no-Ma di Istana Kekaisaran Jepang di Tokyo pada Rabu (1/5) pagi waktu setempat. Seremoni ini tidak bisa dihadiri oleh wanita anggota kekaisaran Jepang, sehingga Permaisuri Masako — istri Kaisar Naruhito — tidak mengikuti seremoni.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *