Sinopsis Sinetron SCTV Orang Ketiga Episode Jumat 22 Februari 2019: Rangga Tenangkan Afifah yang Sedih

Liputan6.com, Jakarta Episode Orang Ketiga malam ini, Rossy juga mulai bereskan barang barangnya di meja. Saat Yuni datang lagi ke kantor. Rossy yang miris dan agak nuduh Yuni yang sebenarnya sudah tahu kalau Salman mau akuisisi perusahaan. Yuni sedih dan bilang dia betul-betul nggak tau. Rossy bilang ke Yuni yang paling kecewa adalah Aris. Karena Aris sudah kerja keras buat perusahaan dan korbankan semua.

Masih di Orang Ketiga juga, dikisahkan di tengah kegalauannya, Putra kembali bertemu Desi. Dan, Desi langsung bilang ke Putra, Yuni bisa bekerjasama terus dengan Aris harusnya Putra juga bebas kerjasama dengan Desi. Tapi Putra bilang kini tidak seperti ayahnya yang bisa membalas dendam begitu saja, apalagi pada Yuni.

Rangga di rumah. siap-siap buat besok berangkat. Afifah bantu siapkan keperluan Rangga besok sambil tetap sedih. Rangga tetap tenangkan Afifah dan minta istrinya itu jangan banyak pikiran. Yang penting jaga kandungan. Sementara Riris di dapur minta Bik Nanik besok siapkan bekal buat Rangga yang mau ke Puncak.

Riris cerita Rangga mau cari tahu soal kecelakaan Rifat. Bik Nanik malah bilang itu kan kampung dia. 

Dan, selanjutnya di Orang Ketiga….

2 dari 2 halaman

Indi Kaget dan Panik

Afifah ke rumah Aji karena mikir mau tetap baik dengan ayah mertuanya itu. Biar bagaimana pun Afifah nggak mau Aji dan suamina sampai putus hubngan.  Ini kan soal ayah dan anak. Tapi Aji tetap usir Afifah dan nggak mau ketemu. Sampai Aji kumat. Indi dan Nek Wiwiek kaget.

Afifah sedih dan pergi dulu. Indi kejar Afifah dan sok menghibur. Indi tanya kok nggak sama Rangga? Dalam hati Indi mikir kan mau minta duit sama Rangga. Tapi Afifah malah cerita Rangga lagi ke Puncak buat cari tahu soal kecelakaan Rifat yang ceritanya mencurigakan. Indi jadi kaget dan panik.

Apakah Spongebob dan Sandy Saling Jatuh Cinta? Ini Penjelasannya

Liputan6.com, Jakarta Sebagian besar anak-anak, remaja dan orang dewasa di dunia adalah penonton SpongeBob Squarepants. Tokoh kartun itu identik dengan bentuk spons berwarna kuning persegi. Ia hidup di dasar Samudra Pasifik, dengan rumah yang berbentuk nanas yang terletak di kota Bikini Bottom.

Dalam kartunnya, sehari-hari SpongeBob bekerja sebagai juru masak Krabby Patty roti tumpuk mirip burger di Krusty Krab, restoran yang dimiliki oleh seekor kepiting bernama Eugene Harold Krabs atau akrab disapa Tuan Krab.

Cerita di dalam animasi Spongebob tidak hanya tentang pekerjaannya saja, tetapi juga tentang kisah ia bersama Patrick, Squidword dan tupai perempuan pintar, Sandy.

Jika kamu sebagai pecinta animasi spons berwarna kuning ini, pasti pernah bertanya-tanya sebenarnya ada sesuatu yang terjadi di antara Spongebob dan Sandy tidak ya? Karena dalam beberapa episode, Sandy hanya berduaan saja dengan Spongebob, tetapi Sandy tidak pernah berduaan dengan Patrick ataupun Squidword.

Stephen Hillenburg menyangkal bahwa SpongeBob dan Sandy menyukai satu sama lain atau memiliki hubungan yang lebih dari sekadar teman. SpongeBob terlalu polos untuk menginginkan percintaan dalam hidupnya.

Terlepas dari pernyataan Hillenburg, SpongeBob dan Sandy dalam kartun anehnya menunjukkan romansa seperti perhatiannya pada beberapa episodenya.

Hmm apakah ini sebuah kebetulan belaka? Atau memang ada sesuatu di antara mereka?

Daripada penasaran, berikut penjelasaanya biar kamu enggak penasaran lagi yang dikutip Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (20/2/2019)

2 dari 3 halaman

Spongebob dan Sandy Saling Jatuh Cinta?

Sandy tidak begitu dekat dengan Patrick seperti dia dekat dengan SpongeBob karena dia kesal dengan kebodohannya. Meskipun SpongeBob bisa sangat bodoh juga, dia tidak sering kesal dengannya. Bahkan, dia tampak lebih sering terhibur dengan kepolosannya, energi dan optimisme dari Spongebob.

Sandy sangat menyukai karate, begitu juga dengan Spongebob. Momen karate pertama mereka adalah “Karate Choppers.” Namun pada seri selanjutnya, mereka melakukan lebih sedikit karate dan melakukan sains sebagai gantinya.

Sandy yang diceritakan sebagai tupai cerdas yang memiliki hobi sains ini, sering meminta Spongebob untuk membantunya. Meskipun SpongeBob tidak terlalu bagus dalam sains, ia selalu bersemangat untuk membantu Sandy dengan upaya ilmiahnya.

Tidak ingin mengecewakannya, Sandy menggunakan SpongeBob sebagai monyet uji untuk penemuannya. Dalam “Perfect Chemistry,” Sandy menyebut SpongeBob “partner lab” pada akhir ceritanya. Waduh, apakah ini sebuah pertanda?

3 dari 3 halaman

Bukti Spongebob dan Sandy Saling Jatuh Cinta

Pada Spongebob season 1, mereka nongkrong di Goo Lagoon dalam episode “Ripped Pants”, dia cemburu dengan Larry, karena Sandy lebih tertarik dengannya.

Ia pun ingin terlihat tangguh dan kuat, sehingga ia membuat guyonan agar Sandy kembali memperhatikannya. Dalam episode “Valentine’s Day”, mereka pernah saling tukar kado di Hari Valentine.

Dalam episode “Sandy, SpongeBob, and the Worm” di season 2, SpongeBob menjadi sangat protektif pada Sandy. Spongebob sangat peduli keselamatan Sandy, ia pun meminta Sandy untuk tidak melawan monster cacing itu. Meskipun mengetahui betapa tangguhnya Sandy, SpongeBob tidak bisa membiarkan Sandy menyerang monster.

Walaupun pada akhirnya mereka berdua mampu mengalahkan monster cacing tersebut, dalam episode ini Spongebob juga memakai kalung berbentuk S. Ia pun juga mengatakan bahwa “S untuk Spongebob dan S untuk Sandy”

Dalam episode “What Ever Happened to SpongeBob?” Sandy pernah menangis saat SpongeBob pergi dan setelah bertemu, Sandy langsung tersenyum dan kembali memeluk.

Pada season 6, ada adegan mereka menikah, meskipun itu hanya sebuah drama. Tetapi sang penghulu tidak tahu kalau itu hanyalah sebuah drama.

Jadi, bagaimana menurut kamu, apa Spongebob dan Sandy saling jatuh cinta? Memang masih belum jelas apakah mereka pacaran atau tidak. Meskipun begitu, mereka sepertinya saling tertarik satu sama lain.

Kalau menurut kamu gimana nih?

Jatuh Bangun Donald Trump Sebelum Jadi Orang Nomor 1 di AS

Jakarta – Siapa yang tidak mengenal sosok Donald Trump, pria berambut pirang ini lahir pada 14 Juni 1946 di Queens, New York City. Trump merupakan anak bontot dari lima bersaudara. Berikut ini kisah insipratif Trump sebelum sukses seperti sekarang.

Sebelum menjadi Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45, Trump dikenal sebagai pengusaha properti dengan kekayaan sekitar US$ 3-10 miliar. Namun, berdasarkan Forbes per September 2018, kekayaan Donald Trump mencapai US$ 3,1 miliar dan menempatkan dirinya sebagai orang terkaya nomor 766 di dunia.

Trump mengukir sejarah baru karena seorang pengusaha sukses pertama yang menjadi Presiden AS dalam sejarah. Namun, sebelum menjadi sesukses sekarang ini, banyak kisah yang harus dilalui. Mulai dari harus sekolah di militer, bisnis yang bangkrut, hingga dihidupkan kembali sebagai public figure.

Mengutip Investipodia, Jakarta, Rabu (20/2/2019). Donald Trump saat kecil memiliki sikap kurang disiplin, terlihat saat di salah satu sekolah yang ayahnya sendiri sebagai dewan pengawas.

“Di kelas dua saya memukul guru musik saya karena saya pikir dia tidak tahu apa-apa tentang musik, dan saya hampir diusir,” kenang Trump seperti yang dikutip.

Pada akhirnya Trump dipindahkan ke Akademi Militer New York di bagian utara Cornwall, New York. Dia lulus dengan pangkat kapten. Setelah itu, dia melanjutkan sekolahnya di University of Pennsylvania yang merupakan satu-satunya kampus memiliki jurusan real estate, dia lulus dengan gelar B.S di bidang ekonomi pada 1968.

Awalnya, Trump memulai karir di perusahaan ayahnya, Elizabeth Trump & Son sebagai pekerja paruh waktu. Namun setelah lulus dia bekerja penuh waktu di usianya 22 tahun.

Perlu diketahui, ketika Donald Trump lahir, ayahnya yaitu Fred Trump sudah menjadi pengembang real estate sukses di New York. Selama bekerja bersama ayahnya, Trump mempelajari mengenai banyak seluk beluk bisnis properti.

Pada akhirnya, di tahun 1971 Donald Trump memiliki kendali penuh pada perusahaan yang dinamai The Trump Organization. Dia mencari proyek yang skalanya lebih besar dari yang ayahnya biasa lakukan, yaitu membangun properti untuk pasar menengah.

Kesepakatan awal terbesar Trump adalah menyelamatkan Commodore Hotel dari kebangkrutan dan mengubahnya menjadi Grand Hyatt. Pada 1983, Trump membangun gedung pencakar langit yang dikenal Trump Tower 68 lantai di tengah kota Manhattan.

Hasil kerja kerasnya membuahkan hasil, dari proyek-proyek pembangunan, dia berhasil mendapatkan tempat di mata publik. Pada 1987, ia memanfaatkan ketenarannya dengan membuat buku berjudul “The Art of Deal”.

Dengan ragam kesuksesannya, Trump melebarkan sayapnya dengan pindah ke bisnis game, dia membeli Casino Taj Mahal. Di sini lah Trump menemukan banyak pertaruhan dalam menjalankan bisnisnya. Trump memiliki lebih banyak utang daripada pendapatannya. Sehingga, kreditur pun sepakat untuk merestrukturisasi utangnya dan mengambil setengah kepemilikan Trump di Casino Taj Mahal. Tidak hanya itu, Trump juga menjual maskapai penerbangannya, Trump Shuttle, dan Yacht Trump Princess.

Diambang kebangkrutan pada tahun 1990-an, karir Trump sebagai seorang publik figure dihidupkan kembali. Menurut beberapa laporan, Trump menerima US$ 3 juta per episode. Ketenaranya ini menjadi kesempatan bagi dirinya untuk memulai melisensikan nama dan citranya sebagai nama sebuah produk.

Bahkan, dia juga menempelkan namanya ke beberapa bisnis, seperti Trump Buffet, Trump Catering, Trump Ice Cream Parlor dan Trump Bar. Ada juga lini bisnis pakaian yang bermerek Trump, parfum, produk makanan dan minuman seperti Trump Steaks dan Trump Vodka, dan Trump Magazine.

Hal itu membuat kekayaan Trump kembali, pada pertengahan tahun 1990-an, Presiden AS itu kembali masuk daftar 400 orang terkaya pada 1996, setelah absen selama enam tahun.

“Sukses berasal dari kegagalan, bukan dari menghafal jawaban yang benar.” kata Trump.

(hek/ang)

Mahfud Md: Ada Produsen Hoaks yang Ingin Rusak Pemilu

Liputan6.com, Jakarta – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud Md mengatakan ada produsen hoaks atau berita bohong yang ingin membuat Pemilu 2019 seolah-olah tidak kredibel di mata masyarakat.

“Ada gerakan-garakan yang memang tujuannya mengacau, misalnya produsen-produsen hoaks yang selalu memproduksi berita-berita yang salah, bohong dan meresahkan sehingga menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemilu,” kata Mahfud seusai Dialog Kebangsaan dengan tema “Merawat Patriotisme, Progresifitas, dan Kemajuan Bangsa” di Stasiun Tugu, Yogyakarta, Selasa, 19 Februari 2019 malam.

Mahfud menduga gerakan memproduksi hoaks itu berlangsung secara terorganisasi yang hanya bertujuan mengacau. Sebab meski telah berulang kali diluruskan namun informasi bohong tetap disebarkan kepada masyarakat.

“Meskipun sudah dibenarkan itu dikeluarkan terus sehingga rakyat kecil lama-lama mulai percaya,” kata dia.

Ia mencontohkan informasi bohong yang tetap disebarkan oleh produsen hoaks, di antaranya adalah informasi bahwa KPU sudah didikte atau telah menjadi alat dari kelompok politik tertentu.

“Itu buktinya apa? KPU menurut saya sekarang independen dan KPU bukan alat pemerintah tetapi alat kekuatan politik, wong KPU yang membuat DPR,” kata dia seperti dikutip dari Antara.

Contoh lain, kata Mahfud, tentang tujuh kontainer surat suara yang dicoblos. Bahwa berita itu tidak benar, namun terus disebar luaskan. Hoaks lainnya, misalnya, lanjut Mahfud, ada informasi yang menyebutkan bahwa cawapres Ma’ruf Amin hanya dimanfaatkan untuk mendulang suara dan sebentar lagi akan digantikan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Padahal, menurut dia, sudah jelas bahwa sesuai Undang-Undang (UU) Pemilu penggantian calon presiden dan wakil presiden tidak diperbolehkan. Calon yang mengundurkan diri akan dihukum lima tahun penjara disertai denda Rp 50 miliar.

“Partai yang menarik pencalonannya juga hukumannya enam tahun penjara dengan denda Rp100 miliar. Misalnya dianggap berhalangan tetap tidak bisa karena di undang-undang 60 hari sebelum pemungutan suara tidak boleh ada penggantian meskipun itu berhalangan tetap,” kata dia.

Tidak berhenti di situ, kata Mahfud, muncul pula hoaks bahwa setelah Ma’ruf Amin menjadi wapres akan digantikan oleh Ahok. Hal itu tidak terjadi karena di dalam UU Pemilu sudah jelas mengatur bahwa yang boleh menjadi presiden dan wakil presiden adalah orang yang tidak pernah dihukum penjara lima tahun atau lebih.

“Nah itu sudah dijelaskan tetapi masih dikembangkan terus. Ini artinya ada produsennya, ada yang memproduk untuk membuat keresahan masyarakat terus menerus sehingga pemilu dirasa tidak kredibel,” kata Mahfud yang juga ketua Gerakan Suluh Kebangsaan.

2 dari 3 halaman

Tudingan Kampanye

Kegiatan Dialog Kebangsaan di Stasiun Tugu Yogyakarta merupakan episode kelima dari rangkaian Kegiatan Jelajah Kebangsaan yang dipimpin Mahfud MD.

Kegiatan itu sebelumnya berlangsung di Stasiun Merak, Gambir, Cirebon, dan Purwokerto.

“Ada yang usil bilang bahwa Gerakan Suluh Kebangsaan ini kampanye. Saya katakan terus terang bahwa kami datang memang untuk kampanye tetapi bukan untuk politik tertentu melainkan kampanye untuk kebangsaan,” kata Mahfud.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: