Sektor Saham Energi dan Kesehatan Bebani Wall Street

Liputan6.com, New York – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street melemah dalam tiga sesi dengan indeks saham acuan S&P 500 mencatatkan penurunan terbesar dalam sebulan.

Wall street tertekan tersebut didorong sektor saham perawatan kesehatan dan energi yang tergelincir dan investor mencari alasan untuk beli setelah reli pasar yang kuat pada awal tahun.

Pada penutupan perdagangan saham Rabu (Kamis WIB), indeks saham Dow Jones susut 133,17 poin atau 0,52 persen ke posisi 25.673,46. Indeks saham S&P 500 melemah 18,2 poin atau 0,65 persen ke posisi 2.771,45. Indeks saham Nasdaq merosot 70,44 poin atau 0,93 persen ke posisi 7.505,92.

Dengan berakhirnya musim laporan keuangan perusahaan, investor mencari katalis berikutnya untuk menggerakkan pasar. Hal itu termasuk potensi perjanjian dagang antara AS-China, data ekonomi termasuk laporan ketenagakerjaan.

Optimisme atas kesepakatan perdagangan dan the Federal Reserve atau bank sentral AS menjadi kurang agresif menaikkan suku bunga membantu memicu kenaikan 10,6 persen untuk indeks saham S&P 500. Akan tetapi, reli terhenti dalam beberapa hari terakhir.

“Dengan tidak adanya katalis positif, mudah untuk mengambil keuntungan. Saya tidak berpikir harga saham hari ini adalah indikasi tren,” tutur dia, seperti dikutip dari laman Reuters, Kamis (7/3/2019).

Sementara itu, Presiden Direktur Chase Investment Counsel, Peter Tuz menuturkan, pasar telah mengalami kemajuan besar. Oleh karena itu, tidak bisa dikatakan pasar murah lagi.

Indeks saham lainnya yaitu Russell 2000 yang memuat saham kapitalisasi kecil melemah 2 persen, dan alami penurunan terbesar dalam satu hari. Indeks saham Dow Jones Transport Average merosot 0,5 persen.

Di sisi lain, investor menilai level 2.800 dalam indeks saham S&P 500 merupakan level resistance seiring indeks saham yang bergerak lebih tinggi. Meski pun indeks saham tersebut telah memecahkan level harian dalam 200 hari.

“Kami telah mengatasi rintangan besar tetapi 2.800 terbukti lebih keras,” tutur Joy.

Volume perdagangan saham di wall street tercatat 7,3 miliar saham. Ini sesuai dengan rata-rata harian selama 20 sesi terakhir.

2 dari 2 halaman

Sektor Saham Energi dan Kesehatan Merosot

Pada perdagangan saham Rabu waktu setempat, sektor saham kesehatan S&P 500 melemah 1,5 persen dengan Pfizer Inc susut 2,4 persen dan Amgen merosot 3 persen.

Penurunan harga saham itu seiring pengunduran diri mendadak Komisaris Administrasi Makanan dan Obat-obatan Scott Gottlibe meningkatkan ketidakpastian terhadap saham bioeteknologi dan farmasi karena merupakan sektor yang berpotensi terguncang penetapan harga obat-obatan dan undang-undang (UU) kesehatan lainnya.

Selain itu, sektor saham energi turun 1,3 persen usai harga minyak mentah AS yang merosot. Saham Exxon Mobil terpangkas 1,1 persen setelah perusahaan minyak mengatakan berencana untuk meningkatkan pengeluaran selama beberapa tahun untuk memulihkan produksi minyak dan gas yang lesu.

Saham General Electric melemah 7,9 persen sehingga melanjutkan pelemahan dari sehari sebelumnya.

Dalam laporan Beige Book, the Federal Reserve menuturkan, melambatnya pertumbuhan global dan penutupan sebagian pemerintah federal selama 35 hari membebani ekonomi AS pada minggu pertama 2019. Akan tetapi, terus tumbuh di tengah pasar tenaga kerja yang masih ketat.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

PPP: Debat Tahan-Jual Saham Anker Buang Energi, Kalau Mau Jual Silakan

Jakarta – Fraksi PPP DPRD DKI tak mempermasalahkan jika Pemprov DKI ingin menjual saham produsen Anker Bir. Dia mempersilakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan jika ingin menjual saham dari PT Delta Djakarta itu.

“Bagi saya tidak penting untuk mempertahankan dividen dari perusahaan bir atau tidak. Ya kalau gubernur maunya begitu ya silakan-silakan saja, tidak berpengaruh kepada pendapatan daerah yang selama ini ada di DKI Jakarta,” kata Ketua Fraksi PPP DPRD DKI Jakarta, Maman Firmansyah, kepada wartawan, Rabu (6/3/2019).

Dia mengatakan pendapatan Pemprov DKI cukup stabil. Malah justru SILPA cukup banyak dan tak terpakai.


Maman tidak ingin terjebak pada debat halal-haram soal saham Anker Bir. Dia mengatakan saat ini komunikasi PT Delta Djakarta dengan DPRD tidak lancar. Menurutnya yang paling penting Pemprov melakukan optimalisasi penyerapan anggaran.

“Kita nggak usah berdebat soal saham di urusan bir. Selama ini pihak Delta juga kurang komunikasi dengan dewan. Kan lucu ada cerita, kalau anggota dewan berkunjung mau dikasih bir, hahaha. Ya ini kan aneh-aneh menurut saya. Jadi terserah, yang jelas pendapatan daerah DKI saat ini cukup stabil. Tinggal bagaimana pendapatan DKI yang terus meninggalkan SILPA yang cukup banyak,” bebernya.

Menurutnya perdebatan antara tahan dan jual saham PT Delta Djakarta hanya membuang energi. Maman justru melihat semestinya Pemprov membeli lahan Kawasan Berikat Nusantara (KBN).

“Jadi itu nggak penting, buang-buang energi. Kalau ada yang mau beli ya silakan. Malahan harusnya pemda mengoptimalkan pembelian saham di KBN. KBN itu kan menguasai lahan yang cukup banyak, tapi saham DKI cuma 26 persen aja. Menurut saya lebih baik kita beli saham aja. Penguatan-penguatan untuk menunjang pembangunan kota sesuai kebutuhan Jakarta yang lahannya sempit. KBN itu punya lahan di Marunda, pelabuhan, dan lain-lain,” imbuh Maman.

Sebelumnya, Anies, yang berkukuh akan menjual saham PT Delta yang dimiliki Pemprov DKI, mengaku akan melaporkan anggota Dewan DKI yang menolak penjualan saham produsen Anker Bir kepada warga DKI. Hal itu disampaikan Anies saat menanggapi pernyataan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi (Pras), yang dengan tegas menolak penjualan saham pemprov di produsen Anker Bir.

“Kalau menurut warga memang sesuai aspirasi wakilnya, kita akan jalan terus. Tapi kalau warga tidak setuju, sampaikan ke Dewan. Jadi Dewan itu kan wakilnya rakyat ya. Jadi ketika wakil rakyat tidak menyetujui, ya kami lapor ke rakyat,” jelas dia.

“Ini Dewan Anda ingin punya saham bir terus, ingin punya untung dari uang bir,” imbuh Anies.
(jbr/yld)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Menko Darmin Minta PLN Segera Terapkan B20 di Seluruh Pembangkit

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution berencana memanggil PT Freeport Indonesia, Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan TNI terkait penggunaan Biodiesel 20 persen (B20). Hal ini untuk mendorong penggunaan B20 tercapai 100 persen.

“Untuk menaikkan ke 100 persen, ya 1 persen itu tidak mudah tapi barangkali kami akan fokus untuk membicarakan satu penggunaan B20 di PLN, di TNI/Polri dan di Freeport. Karena dari dulu yang minta dispensasi beberapa di antaranya adalah mereka,” ujar Darmin di Kantornya, Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Untuk PLN memang sebagian sudah menggunakan B20. Namun masih ada beberapa pembangkit yang belum memakai B20. Ke depan, Kementerian ESDM akan melakukan komunikasi dengan PLN mencari solusi penggunaan B20.

“Kalau PLN tidak semuanya beberapa pembangkitnya. Tapi kami akan bicarakan itu ke depan ini secara keseluruhan kami akan persilakan ESDM saja yang ngurusinya. Karena kerja ribetnya sudah selesai,” jelasnya.

Mantan Direktur Jenderal Pajak tersebut menambahkan, hingga kini realisasi penyaluran dan penggunaan B20 sudah mencapai 99 persen. Capaian tersebut menandakan kebijakan B20 berjalan dengan baik.

“Tapi ukuran dari kinerjanya 99 persen itu adalah realisasi dibandingkan dengan seharusnya berapa. Ya, 99 sudahlah itu saja indikatornya, lebih sederhana urusannya. Jadi itu berarti kami sudah boleh mengatakan, B20 sudah berjalan dengan baik,” tandasnya.

Reporter: Anggun P. Situmorang

Sumber: Merdeka.com

2 dari 3 halaman

Dalam 2 Bulan, Penyaluran B20 Capai 700 Ribu KL

Sebelumnya, Ketua Harian Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) Paulus Tjakrawan mengatakan penyaluran Biodiesel 20 persen (B20) pada Januari hingga Februari 2019 mencapai sekitar 700 ribu Kiloliter (Kl).

“700 ribu Kiloliter Januari hingga Februari,” ujar Paulus usai rapat koordinasi B20 di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Secara keseluruh angka penyaluran B20 ke seluruh wilayah Indonesia pada Januari-Februari telah mencapai 99 persen. Namun, masih ada daerah yang belum terjangkau seperti di Kalimantan. 


“Hanya daerah perbatasan yang memang susah dicapai, Kalimantan ada beberapa yang Pertamina beli dari Malaysia, dari kita sulit tapi kecil sekali. Persentasenya kurang lebih 99 persen ,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) FX Sutijastoto mengatakan, pihaknya telah melapor kepada Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution terkait penyaluran B20.

“Ya pokoknya B20 sukses. Intinya 99 persen dari target B20 penyalurannya. Makanya Pak Menko apresiasi,” jelasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Bank Mandiri Guyur Promo Menarik di Japan Travel Fair 2019

Liputan6.com, Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, sebagai mitra resmi pendukung jalannya Japan Travel Fair 2019, persiapkan penawaran menarik bagi nasabah yang akan berlibur ke Jepang.

Hal ini dilakukan karena Jepang masih menjadi destinasi favorit bagi nasabah Bank Mandiri. Vira Widiyasari, Senior Vice President Credit Cards Group Bank Mandiri mengatakan, Bank Mandiri senantiasa memberikan penawaran menarik bagi nasabah yang bermimpi jalan-jalan ke Jepang.

“Jumlah transaksi kartu Mandiri di Jepang itu capai 37 persen pada tahun 2018. Karena banyak penggunanya, kami memutuskan untuk memberikan promo dan diskon kepada nasabah yang bermimpi berlibur ke Jepang,” ungkapnya di Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Ada banyak keuntungan menggunakan kartu kredit maupun kartu debit Bank Mandiri di pameran Japan Travel Fair 2019, di antaranya tiket dengan harga spesial dengan cashback hingga Rp 5 juta, program #spend&get hingga Rp 2 juta dan tiket Ed Sheeran.

Selain itu, cicilan 0 persen hingga 20 bulan, diskon hingga 50 persen dengan fiestapoin, Lelang Fiestapoin dengan Tiket PP ke Jepang dan masih banyak yang lainnya.

Japan Travel Fair 2019 ini diselenggarakan di Mal Kota Kasablanka dan mulai dibuka hari ini dan berakhir pada 3 Maret 2019.

2 dari 2 halaman

Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 820 Triliun

Sebelumnya, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyalurkan kredit sebesar Rp 820,1 triliun sepanjang 2018. Jumlah tersebut tumbuh 12,4 persen dari tahun sebelumnya.

Direktur Keuangan Bank Mandiri, Panji Irawan mengatakan, dari capaian itu, pembiayaan produktif perseroan tercatat sebesar Rp 558,7 triliun atau 77,71 persen dari portofolio.

“Kinerja ini pun kemudian berdampak pada kenaikan nilai aset konsolidasi perseroan menjadi Rp 1.202,3 triliun pada akhir tahun lalu,” kata Panji dalam acara paparan publik laporan keuangan, di Gedung Plaza Mandiri, Jakarta, Senin 28 Januari 2019.

Panji menambahkan, peningkatan kredit produktif tercermin dari penyaluran kredit modal kerja (bank only) yang tumbuh 9,58 persen yoy menjadi Rp 334,12 triliun dan kredit investasi  yang mencapai Rp 224,6 triliun, naik 11,69 persen yoy.

“Pertumbuhan kredit tersebut terutama didorong oleh dua segmen utama, yakni Corporate dan Retail, terutama kredit micro dan consumer,” ujar dia.

Dia mengungkapkan pada 2018, pembiayaan segmen korporasi Bank Mandiri mencapai Rp 325,8 triliun, naik 23,3 persen yoy. 

“Khusus ke sektor infrastruktur, Bank Mandiri membukukan kenaikan pembiayaan (baki debet) yang signifikan sebesar 29,3 persen secara yoy menjadi Rp 182,3 triliun, atau 63,9 persen dari total komitmen Rp 285,4 triliun yang telah diberikan,” ungkapnya.

Dari realisasi itu, penyaluran sektor transportasi tercatat sebesar Rp 39,5 triliun, migas dan energi terbarukan Rp 36,6 triliun, tenaga listrik Rp 34,0 triliun, konstruksi Rp 20,9 triliun, jalan Rp 15,9 triliun, telematika Rp 14,7 triliun, perumahan rakyat & fasilitas kota Rp 10,0 triliun, dan infrastruktur lainnya sebesar Rp 10,8 triliun. 

Sementara itu, kredit segmen retail perseroan tumbuh 10,52 persen yoy menjadi Rp 246,6 triliun. Khusus segmen mikro, perseroan telah memberikan kredit senilai Rp102,4 triliun, tumbuh 23,0 persen dari tahun sebelumnya.

“Adapun kredit konsumer yang disalurkan Bank Mandiri pada tahun lalu mencapai Rp 87,4 triliun, atau tumbuh 11,6 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya,” ujar dia.  

Sebagai realisasi komitmen pada tujuan pemerataan pembangunan, sepanjang 2018 Bank Mandiri telah memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 17,58 triliun, atau mencapai 100,11 persen dari target. 

“Secara kumulatif, hingga Desember 2018, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp 65,91 triliun kepada lebih dari 1,25 juta debitur yang tersebar di seluruh Indonesia. Bank Mandiri berkeinginan untuk menumbuhkan bisnis perseroan secara berkesinambungan dengan memperkuat struktur pendanaan melalui peningkatan dana murah, menjaga pertumbuhan biaya operasional serta penyaluran kredit yang lebih prudent baik di segmen Wholesale dan Retail,” ujar dia.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Bantah Tudingan Minim Program, Ini Strategi Ekonomi Jokowi-Ma’ruf

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf menjelaskan bahwa akan ada enam program aksi besar yang akan dilakukan capres petahana Joko Widodo apabila terpilih kembali menjadi presiden.

Hal ini merespon keluhan para pengusaha yang menyampaikan bahwa kampanye tahun ini hanya terlihat saling tuding dan kurang memperlihatkan program yang dibawakan kedua pasangan calon (paslon).

Sebelumnya, taipan Sofjan Wanandi mengeluhkan iklim politik Indonesia di tengah gelaran Pemilu 2019. Dia menilai para paslon hanya saling tuding dan minim menjelaskan apa program yang ingin diperkenalkan ke publik.

“Saya kemarin bertemu dengan banyak pengusaha, itu semua mempersoalkan kok kita kampanye kali ini tidak bicara program banyak ya? Cuma saling menghujat satu sama lain, ini gimana kita, ini mana yang harus kita pegang, nah ini yang menimbulkan was-was terhadap para pengusaha maka wait and see itu terjadi,” ungkap Sofjan pada saat menghadiri CNBC Economic Outlook 2019, Kamis (28/2/2019).
Berikut ini daftar program-program aksi besar yang disampaikan oleh Juru bicara TKN, TB Ace Hasan Syadzily kepada detikFinance, Jumat (1/3/2019).

1. Memantapkan Penyelenggaraan Sistem Ekonomi Nasional yang Berlandaskan Pancasila.
Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa perlu diwujudkan dalam sistem ekonomi nasional. Untuk itu, diperlukan langkah-langkah sistematis untuk memantapkan penyelenggaraan sistem ekonomi yang berlandaskan Pancasila.
– Menyelesaikan penyusunan peraturan dan perundangan
tentang Sistem Perekonomian Nasional yang berlandaskan
ideologi Pancasila.
– Mewujudkan pelaksanaan Sistem Perekonomian Nasional
yang berlandaskan ideologi Pancasila.
– Pengembangan Ekonomi Kerakyatan yang berkelanjutan.

2. Meningkatkan Nilai Tambah dari Pemanfaatan Infrastruktur.
Percepatan pembangun infrastruktur dalam empat tahun terakhir telah memberikan manfaat pada kelancaran konektivitas dan penurunan biaya logistik. Tahapan berikutnya adalah meningkatkan pemanfaatan infrastruktur pada penciptaan nilai tambah ekonomi melalui langkah-langkah:
– Mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur untuk menumbuhkan sentra-sentra ekonomi baru dengan mengembangkan pembiayaan kreatif dan inovatif yang melibatkan Swasta, BUMN, maupun BUMD.
– Mengintegrasikan pembangunan infrastruktur dengan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus dan Kawasan Industri.
– Meningkatkan pemanfaatan infrastruktur bagi pengembangan UMKM.
– Memperluas akses perumahan/tempat tinggal/hunian dan bedah rumah bagi 5 juta Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), buruh, ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri.
– Mengembangkan infrastruktur perkotaan: perumahan/ tempat tinggal/hunian, transportasi massal, sentra-sentra ekonomi yang terintegrasi, serta memastikan ketersediaan infrastruktur air bersih, tenaga listrik, dan pengolahan limbah/sampah.
– Mempercepat pembangunan infrastruktur digital untuk pengembangan ekonomi digital.
– Mengembangkan sistem angkutan umum terintegrasi antar- permukiman, desa, kota, dan provinsi, dengan kerja sama antara pemerintah dan badan-badan usaha.

3. Melanjutkan revitalisasi industri dan infrastruktur Pendukungnya untuk Menyongsong Revolusi Industri 4.0.
Agar perekonomian Indonesia memiliki daya saing, maka revitalisasi industri merupakan keniscayaan. Untuk itu, ada beberapa langkah yang akan dilakukan:
– Menguatkan kebijakan pengelolaan sumber daya alam dari berbasis komoditas menjadi lokomotif pembangunan ekonomi.
– Mempercepat pengembangan industri prioritas nasional, terutama di industri manufaktur, industri pangan, industri energi, serta industri kelautan/maritim, untuk menciptakan nilai tambah, meningkatkan penyerapan tenaga kerja, serta memperkokoh struktur ekonomi menuju kemandirian.
– Menciptakan keterkaitan industri, baik ke depan maupun ke belakang melalui sinergi seluruh pelaku ekonomi nasional.
– Meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri (TKDN) untuk memperkuat industri nasional serta membuka lapangan kerja yang lebih luas di dalam negeri.
– Mengembangkan sentra-sentra inovasi serta peningkatan anggaran riset untuk mendorong inovasi teknologi serta revitalisasi science-technopark untuk keperluan masyarakat serta pengembangan teknologi yang diperlukan di era revolusi industri 4.0.
– Revitalisasi industri pengolahan pascapanen sub-sektor pangan, hortikultura, hingga perkebunan.
– Meneruskan program peningkatan produksi dan pemanfaatan energi fosil secara efisien serta meningkatkan nilai tambah untuk kemajuan perekonomian nasional.
– Meneruskan dan mengokohkan pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) untuk mencapai target yang terukur pada tahun 2025, termasuk memberikan akses kepada rakyat untuk mengembangkan dan mengelola sumber- sumber energi terbarukan.
– Meneruskan revitalisasi dan pembangunan sarana dan prasarana logistik domestik dan internasional, seperti pelabuhan dan gudang dengan fasilitas pengolahan pascapanen, agar biaya logistik dapat bersaing dengan memanfaatkan kemajuan digital.
– Mengembangkan industri kelautan/kemaritiman, serta mendorong investasi infrastruktur pendukungnya.

4. Mengembangkan sektor-sektor ekonomi baru.
Selain ekonomi berbasis sumber daya alam, kita juga memiliki beberapa potensi ekonomi baru yang perlu dikembangkan secara merata. Potensi ekonomi baru itu berbasis kekayaan alam dan juga modal sosial budaya yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkualitas. Langkah- langkah yang bisa dilakukan:
– Mempercepat pengembangan sektor pariwisata yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah dan masyarakat sekitarnya. Fokus pada melanjutkan pembangunan 10 destinasi wisata baru (“Bali Baru”).
– Mempercepat pengembangan ekonomi dan industri kreatif dengan terobosan strategi kebijakan dan insentif melalui Badan Ekonomi Kreatif.
– Mengembangkan industri jasa keuangan berbasis syariah.
– Memfasilitasi berkembangnya ekonomi digital, termasuk transportasi online, dengan menciptakan peluang bisnis, kepastian hukum pada pelaku usaha dan perlindungan pada konsumen, serta meningkatkan daya saing demi kepentingan nasional.

5. Mempertajam reformasi struktural dan fiskal.
Reformasi struktural dan reformasi fiskal adalah kunci peningkatan daya saing perekonomian nasional. Arahnya adalah untuk meningkatkan efisiensi, kemudahan berusaha, dan menciptakan level of playing field yang berkeadilan. Langkah yang akan dilakukan:
– Melanjutkan reformasi struktural dan kemudahan berusaha secara terpadu dan berbasis teknologi informasi.
– Melanjutkan reformasi kebijakan fiskal untuk menghadirkan APBN yang sehat, adil, dan mandiri, serta mendukung peningkatan kesejahteraan, penurunan tingkat kesenjangan, dan peningkatan produktivitas rakyat.
– Melanjutkan reformasi perpajakan yang berkelanjutan untuk mewujudkan keadilan dan kemandirian ekonomi nasional, dengan target terukur, serta memperhatikan iklim usaha dan peningkatan daya saing.
– Optimalisasi PNBP dengan sistem yang terintegrasi serta tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel.
– Memperkuat sinergi tiga pilar (kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil) guna memperbaiki ketersediaan sumber pembiayaan, menurunkan tingkat bunga, sekaligus mendorong produksi nasional.
– Meningkatkan penyimpanan devisa hasil ekspor di dalam negeri sehingga bisa dimanfaatkan untuk ekonomi nasional.

6. Mengembangkan reformasi ketenagakerjaan.
Sektor ketenagakerjaan memiliki peran penting dalam peningkatan produktivitas dan daya saing bangsa. Untuk itu, upaya perlindungan dan penguatan dilakukan dengan:
– Membangun sistem perburuhan dan pengupahan yang dapat meningkatkan kesejahteraan buruh sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional.
– Meningkatkan keterampilan pencari kerja dan buruh dengan pelatihan vokasi dan sertifikasi dengan melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan kalangan pendidikan.
– Memperluas akses buruh untuk mendapatkan dana beasiswa pendidikan dan peningkatan keterampilan.
– Meningkatkan perlindungan bagi tenaga kerja di sektor informal.
– Mempercepat pembenahan sistem, pelayanan dan kualitas buruh migran, akses pembiayaan KUR, serta meningkatkan perlindungan bagi buruh migran secara terintegrasi. (dna/dna)

Cek Harga BBM Pertamina, Shell dan Total di Awal Maret 2019

Liputan6.com, Jakarta Tiga badan usaha penjual Bahan Bakar Minyak (BBM) kompak tidak mengubah harga BBM non subsidi pada awal Maret 2019. Penurunan harga terakhir kali dilakukan pada Februari 2019.

Ini berdasarkan pantauan Liputan6.com, Jumat (1/3/2019), pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina 3‎4.127.01, kawasan Warung Buncit Jakarta.

Perusahaan energi plat merat tersebut menjual BBM jenis ‎Pertamax Turbo sebesar Rp 11.200 per liter, Pertamax Rp 9.850 per liter dan‎Pertamina Dex Rp 11.700 per liter.

Harga tersebut tidak berubah pada awal Maret 2019. Sebelumnya Pertamina menurunkan harga tiga jenis BBM tersebut pada 10 Februari 2019.

Untuk harga BBM Shell, berdasarkan Pantauan pada SPBU Shell di kawasan Pejaten, Jakarta, BBM jenis Super dijual Rp 9.900 per liter, V Power RON 95 Rp 10.950 per liter, dan ‎Diesel Rp 11.900 per liter.

Perusahaan minyak ‎minyak asal Belanda tersebut mengikuti keputusan Pertamina, tidak mengubah harga BBM pada awal Maret.

Sama seperti Pertamina dan Shell, Total pun tidak mengubah harga B‎BM yang dijualnya. Pantauan pada SPBU Total di kawasan Warung Buncit Jakarta, perusahaan minyak asal Prancis tersebut membandrol BBM jenis Performance 92 Rp 9.900 per liter, Performance 95 Rp 10.950 per liter danPerformance Diesel Rp 11.900 per liter‎.

Berikut daftar harga BBM Pertamina, Total dan Shell per 1 Maret 2019.

Pertamina

‎Pertamax Turbo Rp 11.200 per liter

Pertamax Rp 9.850 per liter

‎Pertamina Dex Rp 11.700 per liter

Shell

Super dijual Rp 9.900 per liter

V Power RON 95 Rp 10.950 per liter

‎Diesel Rp 11.900 per liter

Total

Performance 92 Rp 9.900 per liter

Performance 95 Rp 10.950 per liter

Performance Diesel Rp 11.900 per liter

2 dari 2 halaman

Menko Luhut: Penurunan Harga BBM Bukan Keputusan Politis

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan memberikan penjelasan terkait penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa waktu lalu. Luhut menegaskan, penurunan harga BBM sama sekali tidak memiliki tujuan politis atau pencitraan.

“Itu (penurunan harga BBM) bukan politis,” ujar Luhut di acara Afternoon Tea  di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Rabu (20/2/2019).

Luhut menjelaskan, keputusan pemerintah untuk menurunkan harga BBM disebabkan oleh menurunnya harga minyak mentah dunia (crude oil). “Itu karena harga crude oil menurun jadi kenapa kita tidak turunkan,” katanya.

Dengan demikian, menurut dia, tidak ada salahnya jika pemerintah juga ikut menurunkan harga BBM seperti Pertalite hingga Premium.

“Kenapa tidak kalau kita turunkan,” tutup dia.

Sebelumnya, pada 10 Februari lalu harga BBM jenis Premium mengalami penurunan sebesar Rp 100 per liter. Penurunan juga terjadi pada jenis non subsidi yang turun hingga Rp 800 per liter.

Berikut ini harga BBM yang dijual Pertamina saat ini:

1. Pertamax Turbo disesuaikan dari Rp 12.000 menjadi Rp 11.200 per liter

2. Pertamax disesuaikan dari Rp 10.200 menjadi Rp 9.850 per liter

3. Dexlite disesuaikan dari Rp 10.300 menjadi Rp 10.200 per liter

4. Dex disesuaikan dari Rp 11.750 menjadi Rp 11.700 per liter

5. Premium (subsidi) disesuaikan dari Rp 6.550 menjadi Rp 6.450

6. Pertalite tetap Rp 7.650 per liter

Reporter: Kamilah

Sumber: Merdeka.com

Pakai PLTS di Atap Rumah, Tagihan Listrik Menteri Jonan Berkurang Rp 1,4 Juta per Bulan

Liputan6.com, Jakarta Penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di atap bangunan (Rooftop) terbukti menciptakan penghematan. Salah satu buktinya pada rumah dinas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan.

Kepala Biro Umum Kementerian ESDM Endang Sutisna mengatakan, sejak dipasang pada Juli 2018, PLTS atap bangunan di rumah dinas Menteri ESDM menciptakan nilai penghematan hingga Rp 1,4 juta per bulan.

Jika dibandingkan dengan konsumsi listrik pada rumah dinas Menteri ESDM, kontribusi PLTS berada pada nilai 20 persen dari total konsumsi listrik per bulan.

“Untuk penghematannya berkisar dari Rp 1 juta hingga Rp 1,4 juta per bulannya,” ‎kata‎ Endang, dikutip dari situs resmi Kementerian ESDM Jakarta, Jumat (1/3/2019).

‎PLTSRooftop yang dipasang rumah dinas di Jalan Denpasar Raya, Kuningan, Jakarta Selatan tersebut berkapasitas sebesar 10 kilo Watt peak(kWp), dengan rata- rata produksi tenaga listrik per bulan pada sepanjang 2018 untuk masing-masing rumah sebesar 5.200 kWh.

Endang menambahkan, penghematan juga terjadi pada rumah dinas Wakil Menteri ESDM di Jalan Brawijaya, dan rumah Sekjen Kementerian ESDM di Jalan Sriwijaya. Kapasitasnya sama, terpasang PLTS Rooftop 10 kWp pada masing-masing rumah dinas tersebut,

“Peghematannya juga sekitar angka tadi (Rp 1 juta hingga Rp 1,4 juta per bulan),” ujarnya.

2 dari 2 halaman

Lokasi lain

Menurut Endang, sejak 2017, lingkungan kantor dan rumah dinas Kementerian ESDM telah menggunakan pembangkit PLTS atap rumah, untuk mendukung pemanfaatan energi baru terbarukan. Kementerian ESDM tidak hanya bertindak sebagai regulator, tetapi juga sebagai pelopor pemanfaatan tenaga surya.

PLTS ini juga terpasang pada gedung Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM dengan kapasitas 150 kilowatt peak (kWp). Pemanfaatan energi surya itu sudah berjalan selama 26 bulan, tepatnya sejak Januari 2017.

Pada tahun tersebut PLTS berkontribusi sebesar 25 persen dari total konsumsi listrik per bulan, dengan angka penghematan yang diperoleh setiap bulan sebesar Rp 11,5 juta.

Seiring dengan penghematan energi listrik pada gedung kantor dan rumah dinas ESDM dengan menggunakan PLTS Rooftop, semenjak akhir tahun 2018 Kementerian ESDM kembali melanjutkan pemasangan PLTS rooftop tersebut pada rumah dinas Eselon 1 lainnya sebanyak 4 unit, dengan kapasitas 5 kWp sampai dengan 10 kWp.

Anies Beri Masukan ke Sandi soal Debat, BPN: Tunjukkan Dukungan ke 02

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi masukan kepada cawapres Sandiaga Uno untuk persiapan debat ketiga Pilpres 2019. Bagi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandi, masukan Anies merupakan sinyal dukungan untuk jagoan mereka.

“Masukan Pak Anies juga secara psikologis menunjukkan adanya dukungan kepada paslon 02,” ujar juru bicara Direktorat Hukum dan Advokasi BPN, Habiburokhman, Jumat (1/3/2019).

Habiburokhman mengaku tak tahu masukan dari Anies untuk Sandi. Yang pasti, Habiburokhman menyebut Anies punya kapasitas di bidang pendidikan.
Anies sendiri mengaku bahwa Sandiaga menanyakan soal kebijakan pendidikan.

“Secara detail saya belum tahu, tapi yang jelas Pak Anies memang punya kapasitas di bidang pendidikan. Beliau bukan hanya pernah menjabat sebagai menteri, tapi sudah berkarier puluhan tahun sebagai tenaga pendidik,” ucap politikus Partai Gerindra itu.

Dalam pandangan Habiburokhman, masukan dari Anies merupakan tenaga tambahan bagi Sandi jelang debat ketiga pilpres yang mempertemukan cawapres.

“Jadi Pak Sandi seolah mendapat energi tambahan dari Pak Anies,” sebutnya.
(gbr/tsa)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ketegangan Perdagangan AS-China Berlanjut Bawa Harga Minyak Jatuh

Liputan6.com, New York – Harga minyak mentah dunia turun dipicu berlanjutnya ketegangan perdagangan AS-Cina. Hal lainnya, tanda-tanda perlambatan ekonomi China dan India serta berita melonjaknya produksi AS melemahkan batas produksi minyak OPEC.

Melansir laman Reuters, Jumat (1/3/2019), harga minyak patokan global Brent untuk April berakhir turun 36 sen, atau 0,5 persen, menjadi USD 66,03 per barel. Sementara harga minyak Brent kontrak Mei turun 27 sen, atau 0,4 persen, menjadi USD 66,31.

Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman April naik 28 sen, atau 0,5 persen, menjadi USD 57,22 per barel.

Pada Februari, harga minyak mentah AS naik 6,4 persen dan minyak mentah Brent naik 6,6 persen. Harga telah dinaikkan sejak Januari oleh pemotongan pasokan dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya seperti Rusia – sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC +.

Aktivitas pabrik di China, importir minyak terbesar di dunia, menyusut untuk bulan ketiga pada Februari karena pesanan ekspor turun pada laju tercepat sejak krisis keuangan satu dekade lalu.

Ekonomi India kehilangan momentum pada kuartal terakhir 2018, mengurangi tingkat pertumbuhan tahunan menjadi 6,6 persen, laju paling lambat dalam lima kuartal dan jauh lebih sedikit dari yang diperkirakan.

“Masalah energi akan membutuhkan bantuan besar dari kenaikan ekuitas dan / atau beberapa pelemahan berkelanjutan dalam Dolar AS jika WTI mampu mengangkat jauh di atas angka USD 58,” ujar Jim Ritterbusch, Presiden Ritterbusch and Associates, dalam catatannya.


Survei Reuters terhadap 36 ekonom dan analis mengindikasikan pesimisme yang tumbuh tentang prospek kenaikan harga yang signifikan tahun ini, memperkirakan Brent akan rata-rata USD 66,44 pada 2019, sedikit lebih rendah dari perkiraan Januari.

“Dalam jangka pendek, pasar minyak akan ditandai dengan ketatnya pasokan di pasar internasional. Namun, selama sisa 2019, kenaikan harga minyak duduk tidak sesuai dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi di pasar utama,” ujar Edward Bell dari Emirates NBD. 

Presiden AS Donald Trump pada hari Kamis memperingatkan jika dirinya bisa meninggalkan perjanjian perdagangan dengan China, bahkan ketika penasihat ekonominya memuji kemajuan “fantastis” menuju kesepakatan untuk mengakhiri perselisihan dengan negara Asia tersebut.

Amerika Serikat dan China telah memberlakukan tarif untuk barang-barang satu sama lain senilai ratusan miliar dolar, yang mengguncang pasar keuangan.

Harga minyak mentah juga terseret oleh berita bahwa produksi minyak AS melonjak lebih dari 2 juta barel per hari (bph) dalam satu tahun terakhir menuju rekor 12,1 juta bph pekan lalu.

Sementara impor minyak dari Arab Saudi dan Venezuela ke AS turun tajam, membantu menurunkan cadangan minyak mentah komersial AS sebesar 8,6 juta barel pada minggu lalu.

Olah Sampah di Jakarta, BPPT Usul Pakai Teknologi Termal

Jakarta – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) terus mengkaji teknologi pengolahan sampah dengan cepat, tanpa memerlukan lahan yang terlalu luas. BPPT mengusulkan penggunaan teknologi termal.

“BPPT terus mendukung Jakpro guna membangun Kota Jakarta. Kali ini kami juga tekankan pentingnya mengedepankan teknologi yang ramah lingkungan, dalam mengatasi timbunan sampah,” tuturnya di Kantor BPPT, Jakarta, seperti dalam keterangan tertulis, Jumat (1/3/2019).

Kepala BPPT juga menyebut pihaknya tengah melakukan asistensi dan evaluasi terkait rencana pembangunan Intermediate Treatment Facility (ITF) atau Tempat Pengolahan Sampah menghasilkan listrik/PLTSa.
“ITF ini kan nantinya dibangun di tengah kota, salah satunya di kawasan Sunter, lalu Jakarta Barat, Timur dan Selatan juga ya, atau disebut ITF 1,2,3 dan 4. Tentu ini merupakan tantangan besar yang membutuhkan terobosan teknologi untuk mewujudkannya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Herman menyebut BPPT mengusulkan penggunaan teknologi termal yang tepat. Hal ini lantaran pembangunan ITF tersebut akan memiliki kapasitas pengolahan 2.000 ton.

“Kami merekomendasikan teknologi yang menggunakan proses termal. Dengan proses ini, timbunan limbah padat (sampah) dalam jumlah besar dapat diubah menjadi panas yang kemudian dikonversikan menjadi energi dalam bentuk energi listrik,” paparnya.

Mengenai keunggulan pengolahan sampah dengan menggunakan proses termal, Direktur Pusat Teknologi Lingkungan BPPT yang juga sebagai Plh Deputi Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam BPPT, Rudi Nugroho, menyebut ada dua keuntungan yang diperoleh dengan menggunakan proses tersebut.

“Pertama, sampah dengan jumlah besar dapat dihabiskan dengan singkat. Kedua, diperoleh energi listrik yang dapat dimanfaatkan, baik untuk mendukung proses pengolahan sampah itu sendiri maupun untuk digunakan oleh masyarakat,” urai Rudi.

Teknologi pengolahan sampah dengan proses termal, lanjut Rudi saat ini dipandang paling efektif dan telah banyak digunakan oleh sebagian besar negara maju seperti Jepang, Singapura, Prancis, Austria, Finlandia. Negara-negara maju tersebut menggunakan teknologi incinerator untuk pengolahan sampah.

Teknologi yang dipakai, imbuhnya, menggunakan proses thermal incinerator type stoker grate yang dilengkapi sarana pengendali polusi udara. Dengan teknologi ini, sampah dapat musnah secara cepat, volume berkurang signifikan, dan ramah lingkungan..

“Lebih dari 70 persen pengguna teknologi termal bahkan telah mengkonversikan panas yang dihasilkan untuk selanjutnya diubah menjadi energi listrik,” kata Rudi.

Direktur Utama PT Jakpro, Dwi Wahyu Daryanto mengungkapkan memang kerjasama dengan BPPT untuk membantu pihaknya memilih teknologi yang tepat untuk digunakan dalam ITF. Untuk itu pihaknya menyerahkan pemilihan teknologi ke tangan instansi yang bergerak di bidang teknologi, yaitu BPPT.

“Jakpro ingin melanjutkan kerjasama dengan BPPT dalam menangani Sampah di Kota Jakarta. Dalam 2 tahun ke depan, Jakpro pun mendapat tugas untuk membangun 3 ITF (Intermediate Treatment Facility) sampah di Jakarta,” sebutnya.
(gbr/gbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>