Media Massa Diharapkan Ikut Berperan Beri Edukasi Soal Haji

Indonesia mendapatkan tambahan kuota haji sebesar 10 ribu jemaah pada tahun ini dari Pemerintah Arab Saudi. Terkait ini, Kementerian Agama (Kemenag) siap bila harus menambah petugas terkait penyelenggaraan haji di musim haji 2019M/1440H.

Pernyataan ini disampaikan Direktur Bina Haji Ditjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Khoirizi H. Dasir, di Jakarta.

“Petugas yang akan kita tambah itu petugas penyerta kloter, yang berjumlah lima orang masing-masing kloter. Terdiri dari dua orang TKHI, satu TPHI, satu TPIHI, dan satu TPHD,” jelas Khoirizi, usai membuka Munas ke-I Forum Komunikasi Alumni Petugas Haji Indonesia  Minggu (21/4/2019).

Dia menuturkan, dengan adanya penambahan kuota 10 ribu jemaah diperkirakan akan terdapat minimal 25 kloter tambahan. Artinya, diperlukan minimal 125 petugas tambahan untuk menyertai kloter.

Namun, mengingat tenggat waktu yang terbatas, maka rekrutmen petugas tidak akan dilakukan dengan cara seleksi.

“Strateginya, kami akan minta Kakanwil dan Kabid PHU untuk mengidentifikasi petugas tahun lalu yang memiliki kinerja baik, untuk dapat disertakan kembali menjadi petugas,” jelas Khoirizi.

Senada dengan Khoirizi, Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher menyatakan bahwa penambahan jumlah petugas haji mutlak dilakukan seiring dengan penambahan jumlah jemaah.

Ali meyakini dari sisi petugas, pemerintah memiliki kesiapan yang cukup untuk dapat menerapkan penambahan kuota di tahun ini.

“Saya kira petugas haji dengan sendirinya mereka kan sudah punya SOP. Nah SOP itu lah yang kemudian akan kita ikuti. Kalau dari segi kesehatan petugas haji sangat siap. Kementerian agama juga petugasnya sangat siap,” tutur Ali.

Le Minerale dan MRT Jakarta, Kolaborasi Sekaligus Edukasi Kesehatan

Jakarta

Kehadiran MRT (Mass Rapid Transit) sebagai transportasi baru di Indonesia sangat dinanti oleh masyarakat. Banyaknya keuntungan yang dihadirkan MRT membuatnya ramai diperbincangkan di kalangan masyarakat. Le Minerale sebagai produsen air mineral dalam kemasan unggulan dari Mayora menjemput kehadiran moda transportasi Jakarta tersebut dengan kerja sama branding pada MRT Jakarta.

Kesuksesan operasional MRT Jakarta dapat diukur dari antusias masyarakat urban Jakarta menanti salah satu solusi transportasi unggulan Ibu Kota. MRT diharapkan meningkatkan ketertarikan masyarakat Indonesia untuk lebih memanfaatkan transportasi umum modern tersebut.

Kepadatan lalu lintas dan volume kendaraan pribadi yang tinggi menjadi salah satu penyebab utama kemacetan Jakarta. MRT sebagai transportasi baru senantiasa akan menjawab solusi kemacetan kota Jakarta dan meningkatkan kenyamanan warga kota Jakarta yang memiliki mobilitas tinggi sepanjang hari.


Satu rangkaian MRT dapat mengangkut hingga 1.900 orang. Ada 50 kursi penumpang yang disediakan di setiap gerbong dan bisa diisi 150 penumpang berdiri, tapi itu belum kapasitas maksimal. Tiap gerbong bisa diisi hingga 325 orang. Diperkirakan MRT mampu mengangkut sekitar 200.000 penumpang setiap harinya. Kerja sama branding MRT oleh Le Minerale diharapkan dapat menghadirkan suasana perjalanan yang berbeda, khususnya dengan menyuguhkan desain menarik branding Le Minerale pada MRT.

Le Minerale dan MRT Jakarta, Kolaborasi Sekaligus Edukasi Kesehatan

Le Minerale berharap edukasi hidup sehat dan konsumsi air mineral berkualitas melalui branding MRT bisa tersampaikan dengan baik kepada masyarakat (Foto: dok. Titis Sapto Raharjo)

Dengan adanya MRT Jakarta, masyarakat diharapkan masyarakat dapat beralih dari kendaraan pribadi menjadi menggunakan transportasi umum. Selain menurunkan jumlah volume kendaraan di jalan, berkurangnya jumlah kendaraan dapat mengurangi polusi yang dihasilkan dari kendaraan tersebut. Dukungan Le Minerale melalui branding pada MRT adalah salah satu bentuk usaha Le Minerale untuk mendukung pemerintah mengurangi kemacetan Ibu Kota.

“Sinergi kerja sama antara Le Minerale dengan pihak MRT kami lakukan untuk menyuguhkan layanan dan produk terbaik dengan tujuan memberikan kepuasan tertinggi kepada para penumpang MRT yang juga konsumen Le Minerale. Branding Le Minerale, selain untuk mengangkat sisi bisnis, kami juga menanamkan berbagai pesan kesehatan yang bermanfaat bagi para penumpang MRT,” ujar Marketing Manager Le Minerale, Febri Hutama.

Selain itu, mobilitas yang tinggi dan aktivitas yang padat dapat membuat orang lupa akan kebutuhan air mineral sehingga dapat mempengaruhi kondisi tubuh disepanjang hari. Pesan edukasi pada branding Le Minerale di MRT juga sejalan dengan visi dan misi utama dari pesan kampanye Gerakan Indonesia Sehat yang dicanangkan oleh Le Minerale bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI), yaitu untuk mengedukasi masyarakat Indonesia agar menerapkan gaya hidup sehat dalam tiga pilar utama yaitu move right (olahraga secara teratur), eat right (konsumsi makanan bergizi seimbang), dan drink right (konsumsi air minum yang mengandung mineral alami secara teratur).

“Aktivitas masyarakat Indonesia khususnya warga Jakarta dengan mobilitas yang tinggi tentunya harus diimbangi dengan asupan mineral yang cukup. Kurangnya asupan mineral dalam tubuh akan membuat tubuh kurang fit dan dapat melemahkan semangat untuk menjalani hari. Untuk itu, Le Minerale mempersembahkan edukasi dan ajakan untuk memilih air mineral berkualitas yang mengandung mineral alami, melalui kontribusi branding pada MRT. Pemanfaatan ruang untuk edukasi dari Le Minerale diharapkan senantiasa menjadi sebuah imbauan yang positif bagi para pengguna MRT pada perjalanan pergi dan pulang agar tidak lupa mengonsumsi air mineral berkualitas untuk menjaga kesehatan tubuh,” kata Febri.

Le Minerale dan MRT Jakarta, Kolaborasi Sekaligus Edukasi Kesehatan

Selalu penuhi kebutuhan mineral Anda selama bermobilitas (Foto: dok. Titis Sapto Raharjo)

Ekky, pengguna kendaraan pribadi sekaligus karyawan swasta yang sudah merasakan uji coba MRT Jakarta mengungkapkan MRT membantu perjalanannya ke tempat bekerja.

“Selain menghemat waktu, saya juga terhindar dari kemacetan Jakarta. Namun memang, untuk menjaga kebersihan kami dilarang untuk makan atau minum di dalam MRT. Untungnya, pesan dalam poster Le Minerale di MRT Jakarta selalu terngiang dan mengingatkan saya untuk selalu minum air mineral sebelum memulai perjalanan pergi dan pulang kantor dengan MRT. Demi kesehatan, saya pun jadi rajin mengonsumsi air mineral. Thank you, Le Minerale!” ucapnya.

Pesan dalam edukasi branding Le Minerale bertema Anugerah Mineral Alami pada MRT Jakarta secara langsung diusung untuk mengajak masyarakat Indonesia untuk mengonsumsi air mineral berkualitas, seperti Le Minerale. Sebab, pada setiap botol Le Minerale mengandung mineral alami yang baik untuk tubuh, diambil dari sumber mata air pegunungan terpilih, serta dikemas dan disegel khusus sehingga lebih aman dari pemalsuan. Konsumsi Le Minerale dapat membantu badan lebih segar dan lebih bugar saat berada dalam perjalanan menggunakan transportasi MRT.

Branding MRT melalui Le Minerale akan dapat ditemukan pada 7 dari 16 kereta MRT pada tahun ini serta pada 3 stasiun MRT yaitu Stasiun Lebak Bulus, Sisingamangaraja dan Bendungan Hilir. Branding Le Minerale pada MRT dapat dilihat langsung sejak perjalanan pertama MRT yang resmi beroperasi dan diresmikan pada 24 Maret 2019.

(adv/adv)

Gojek Gandeng Hollaback! Edukasi Mitra Soal Kekerasan Seksual

Liputan6.com, Jakarta – Gojek bekerja sama dengan Hollaback! Jakarta untuk mengedukasi para mitranya tentang kekerasan seksual. Kerja sama ini diharapkan dapat membantu meningkatkan terciptanya ruang publik yang bebas dari kekerasan atau pelecehan seksual.

Diungkapkan Chief Corporate Affairs Gojek, Nila Marita, kerjasama ini merupakan bentuk perhatian perusahaan terhadap isu kekerasan seksual dan mengambil langkah preventif untuk mengatasinya.

“Jadi kami menggandeng Hollaback! Jakarta untuk memberikan edukasi kepada para mitra, agar mitra kami juga punya tujuan yang sama yaitu memberikan layanan terbaik,” tutur Nila di kantor Gojek, Jakarta, Jumat (15/3/2019).

Keseriusan Gojek menangani tindak kekerasan seksual, diklaim perusahaan diimplementasikan pula dalam standar prosedur operasional (SOP) penanganan kasus dan laporan dengan fokus keberpihakan pada korban.

Nila mengklaim jumlah laporan soal kekerasan yang diterima Gojek hanya 0,001 persen dari total laporan yang ada di saluran pengaduan perusahaan.

Kendati jumlahnya tidak besar, Nila menegaskan perusahaan akan terus meningkatkan keamanan layanannya, termasuk menjalin kerja sama dengan Hollaback! Jakarta.

“Sekarang memang masih pilot, tapi kami akan bekerja sama dengan Hollaback! secara berkala dan menjadi lebih besar. Ini sekaligus menjadi bagian investasi perusahaan di dalam teknologi, yang menjadi lebih banyak,” ujarnya.

Co-Director Hollaback! Jakarta, Anindya Restuviani, mengatakan sejauh ini edukasi tentang pencegahan kekerasan seksual ini baru diadakan di Jakarta. Edukasi ni diberikan kepada koordinator komunitas-komunitas Gojek, dengan harapan mereka akan meneruskan pengetahuannya kepada anggota.

“Pelatihannya masih awal di Jakarta, diberikan kepada koordinator komunitas-komunitas Gojek. Setelah ini, kami akan memperluasnya ke berbagai daerah lain, seperti Bandung, Bali, dan Palembang,” ujarnya.

Dijelaskannya, edukasi yang diberikan Hollaback! Jakarta tidak hanya sekadar pengetahuan tentang kekerasan seksual, tapi juga tindakan preventif terkait hal tersebut. Selain itu, juga diberikan pengetahuan mengenai tindakan yang bisa dilakukan untuk membantu korban ynag ditemui di ruang publik.

“Tujuan Hollaback! Jakarta adalah mengakhiri kekerasan di tempat umum, termasuk jalanan dan transportasi umum. Kehadiran Gojek dengan mitranya yang banyak, kami harap dapat membantu merealisasikan hal tersebut, ungkap Anindya.

Edukasi Penyakit Batu Ginjal dan Prostat di Siloam Bogor

Liputan6.com, Jakarta – Keluhan seputar urologi atau saluran kemih banyak dialami pria pada usia di atas 50 tahun akibat ketidakseimbangan hormonal dan penurunan fungsi penguraian yang membuat ukuran kelenjar prostat terus membesar. Akibatnya proses buang air kecil akan terganggu.

Dokter Spesialis Urologi, Dokter Juhadi Sunaryo SpU menyebutkan batu ginjal adalah keluhan yang paling banyak ditemukan di Siloam Hospital Bogor yang umumnya diderita oleh pasien pada usia sekitar 60 sampai 70 tahun. “Sekitar 30 sampai 40 persen setiap bulan,” jelasnya di Siloam Hospital Bogor, Kamis (14/3/2019).

Batu yang berada di dalam saluran kemih ini seperti kristal yang terbentuk di sepanjang saluran kemih dan bisa menyebabkan nyeri, perdarahan, dan penyumbatan aliran kemih atau infeksi. Batu itu bisa berada di dalam ginjal maupun di dalam kandung kemih. Pasien yang menderita batu ginjal ada kategori ringan dan berat (non inasive dan minim inasive).

“Untuk kasus batu ginjal ringan kami berikan obat sedangkan untuk kasus batu ginjal berat atau besarnya batu yang menyebabkan penyumbatan maka kami lakukan teropong atau penempatan laser dan pengobatan dengan metode ESWL,” jelasnya di depan Paguyuban Dharma Wulan.

“Dengan iklim tropis di Indonesia ini maka masyarakat lebih rentan terkena batu ginjal sebab mereka lebih mudah terkena dehidrasi,” kata dr. Juhadi menjelaskan secara rinci tentang penyakit batu ginjal dan prostat.

Penyakit gagal ginjal di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor antara lain karena hipertensi, diabetes melitus, kelainan bawaan, dan gangguan penyumbatan saluran kemih. Sementara gangguan prostat merupakan penyakit yang umum dialami pria yang berusia diatas 50 tahun.

Secara umum, gangguan prostat yang dapat menyerang pria yaitu Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) atau biasa dikenal dengan pembesaran prostat sehingga terjadi penyempitan di saluran kemih, yang lambat laun akan mengalami kesulitan untuk mengeluarkan urine dari kandung kemih.

Beberapa gejalanya adalah susah buang air kecil, aliran urin yang tersendat, merasa tidak tuntas buang air kecil, buang air kecil lebih sering di malam hari.BPH umumnya terjadi seiring bertambahnya usia karena adanya perubahan pada kadar hormon seksual.

“Pada pasien BPH kami memberikan penanganan operasi (TURP) Transurethral Resection of Prostate yaitu, berupa operasi pembedahan minimal invasif yang merupakan baku emas dalam penanganan penyakit prostat BPH yang berkomplikasi,” jelasnya.

Dia mengingatkan untuk melakukan pola hidup sehat guna mencegah terjadinya gagal ginjal, dengan cara minum air putih minimal 8 gelas sehari – agar terhidrasi dengan cukup; mengurangi asupan garam, gula, dan zat-zat mineral lainnya – karena dapat merusak fungsi ginjal dan berisiko terkena hipertensi, dan diabetes melitus, serta batu pada saluran kemih jangan menahan buang air kecil; serta konsumsi sayur dan buah – buahan; kurangi minuman soda, kopi, teh, alkohol dan stop merokok; olahraga teratur; hindari suplemen”. ungkapnya.

Sementara itu Executive Director Siloam Hospitals Bogor Liediawaty Shahaan mengatakan pihaknya dapat terus meningkatkan kualitas hidup dan sinergi layanan kesehatan masyarakat yang tinggal di kota berkembang ini. “Kkhususnya pasien gagal ginjal pada usia lanjut sehingga mereka dapat menjalani pola hidup sehat, tutupnya di akhir acara”.

Ketua Paguyuban Dharma Wulan Bogor Deddy Kusdedi (70) memberikan tanggapannya tentang materi yang diberikan sangat bagus dan bermanfaat bagi lansia, informatif.

Perlu Ada Edukasi Kuat soal Fintech Pinjaman Online

Sebelumnya, marak bisnis peminjaman online berbasis teknologi (fintech P2P lending) diikuti dengan ada sejumlah oknum yang hanya ingin mengambil keuntungan dari kecenderungan orang memanfaatkan pinjaman online.

Hal ini membuat Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia (AFPI) menegaskan aturan yang harus ditaati fintech P2P lending dalam pengoperasiannya.

Adrian A. Gunadi, Ketua AFP sekaligus CEO Investree mengatakan, fintech P2P lending harus terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk beroperasi. Sebelum bisa terdaftar, entitas harus menjadi anggota AFPI dan mentaati Code of Conduct.

“Saat ini ada 99 pelaku bisnis lending yang sudah terdaftar di OJK, otomatis mereka sudah ikuti Code of Conduct,” ungkap Adrian di Solo, Sabtu 9 Maret 2019.

Code of Conduct untuk fintech P2P lending mencakup implementasi transparansi produk dan metode penawaran produk pelayanan, pencegahan pinjaman berlebih dan praktik yang manusiawi. 

Dia mengatakan, sebagai asosiasi yang ditunjuk oleh OJK secara resmi untuk menjalankan fungsi pengawasan dan pengaturan kepada anggotanya, AFPI mendukung penuh start-up baru yang fokusnya di P2P lending untuk mentaati aturan baik dari AFPI maupun OJK.

“Ini upaya agar tidak ada kejadian tidak mengenakan seperti penipuan, bunuh diri korban. Kalau fintechnya resmi dan taat aturan, konsumen akan percaya dan merasa aman,” ujar Adrianh.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Jokowi berharap semua pihak terbuka dan mempromosikan hadirnya inovasi teknologi.

Edukasi Generasi Milenial soal Fintech, OJK Gelar Seminar Nasional

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan, saat ini ada 117 perusahaan financial technology (fintech) yang tengah mengajukan izin di OJK. 

Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank OJK, Riswinandi mengatakan, jumlah perusahaan yang mengajukan izin ini lebih banyak setiap tahunnya. Hal ini sekaligus menandakan industri fintech terus berkembang.

“Saat ini ada 117 fintech yang sedang proses pengajuan izin di OJK. Kalau untuk yang audah terdaftar itu ada 99 fintech,” kata Riswinandi di Gedung BEI, Jakarta, Jumat 8 Maret 2019.

Mengingat per hari ini, OJK telah meresmikan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), maka menjadi keanggotaan asosiasi tersebut menjadi salah satu syaratnya. Riswinandi berharap, dengan semakin banyaknya fintech di Indonesia, bisa membantu pemerintah dalam meningkatkan inkkusi keuangan.

“Hadirnya fintech diharapkan mampu kontribusi dalam meningkatkan indeks inklusi keuangan yang mana pada 2016 indeks inklusi keuangan 57,82 persen dan akhir tahun ini pemerintah targetkan 75 persen,” ujar dia.

Mantan Dirut Pegadaian ini juga memaparkan hingga akhir Januari 2019, penyaluran pinjaman Fintech P2P Lending mencapai Rp 25,59 triliun dari 99 penyedia layanan telah terdaftar yang bergerak di bidang produktif, multiguna konsumtif dan syariah. 

Dari sisi lender, sudah ada 267.496 entitas yang memberikan pinjaman kepada lebih dari 5 juta masyarakat dengan lebih dari 17 juta transaksi. (yas)

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Jokowi berharap semua pihak terbuka dan mempromosikan hadirnya inovasi teknologi.

Coinfest 2019 Edukasi Masyarakat Soal Bitcoin dan Aset Digital

Liputan6.com, Jakarta – Setelah sukses digelar di Jakarta dan Medan, Coinfest 2019 kembali menggelar roadshow di empat kota berbeda, yaitu Bandung, Yogyakarta, Semarang, dan Surabaya.

Roadshow Coinfest 2019 di empat kota diklaim berhasil mengumpulkan lebih dari 200 pegiat kripto dan sejumlah komunitas.

Dalam acara ini, Coinvestasi selaku penyelenggara menghadirkan para pakar mata uang digital terkemuka di Indonesia.

“Kami berkomitmen untuk mengembangkan ekosistem dan komunitas yang teredukasi mengenai Bitcoin dan aset digital lainnya. Hal ini diperlukan sehingga aplikasi teknologi Blockchain dapat dimanfaatkan untuk hal-hal positif ke depannya,” kata Felita, Head Organizer Coinfest 2019 melalui siaran pers, Rabu (6/3/2019).

Adapun beberapa mitra yang terlibat dalam acara ini adalah Indodax, Rekeningku, UDAX, Eunomia Token, Fortifex, Coinone, dan Gopax.

2 dari 2 halaman

Gandeng Komunitas

Selain itu, komunitas kripto baik lokal maupun nasional juga ikut terlibat dalam terselenggaranya acara ini, seperti Forum Bitcoin Indonesia (FBI), Ethereum Meetup Indonesia (EMI), dan beberapa trader lokal di masing-masing kota.

Dengan suksesnya rangkaian Coinfest 2019 diharapkan dapat meningkatkan minat dan mengedukasi masyarakat umum mengenai pengertian mata uang digital beserta pemanfaatannya dalam berinvestasi secara online di era digital.

(Isk/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Pengenaan Cukai Bentuk Edukasi ke Masyarakat Hemat Kantong Plastik

Liputan6.com, Jakarta Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira Adinegara mendukung rencana pengenaan tarif dan cukai kantong plastik. Kebijakan ini dinilai bisa mengurangi pemakaian kantong plastik yang kerap merusak lingkungan.

Langkah ini juga dipandang penting karena Indonesia termasuk ke dalam tiga negara teratas penyumbang sampah plastik di lautan.

“Dampak plastik untuk lingkungan perlu dikendalikan. (Aturan) ini bentuk edukasi juga ke masyarakat biar lebih berhemat dalam konsumsi plastik,” ujar dia kepada Liputan6.com, Selasa (5/3/2019).

Keputusan terkait kantong plastik ini mulanya diinisiasi oleh Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) yang memungut biaya atas penggunaannya. Langkah itu kemudian dilanjutkan oleh pemerintah yang berencana menerapkan cukai plastik pada tahun ini.

Menanggapi hal tersebut, Bhima pun sependapat agar konsumsi plastik turut dikenai cukai. Dia mengatakan, pengenaan cukai plastik ini bisa dihitung dalam satuan kilogram (kg).

“Satuan kena cukainya nanti per kg. Antara Rp 4.000-Rp 5.000 per kg,” sebut dia.

Sebagai perbandingan, Bhima berkaca pada pengenaan tarif bagi kantong plastik di sejumlah negara seperti Irlandia dan Denmark. Seperti di Irlandia, ketika pada 2011 pemerintah setempat menetapkan penyesuaian tarif retribusi satu tahun sekali dengan membatasi konsumsi kantong plastik per orang sebesar 21 pemakaian dengan harga jual EUR 0,70.

Sebelumnya, Pemerintah Irlandia pun mengenakan tarif sebesar EUR 0,15 dan berhasil mengurangi konsumsi kantong plastik hingga 90 persen.

Sementara di Denmark, pemerintah setempat mulai mengenakan pajak pada produsen kantong plastik dan kertas pada 1994. Tarif yang dikenakan berkisar 22 kroner atau setara 4 dollar AS (USD) per kg kantong plastik, sedikit lebih tinggi dari harga asli sebesar 20 kroner.

Produsen kantong plastik kemudian membebankan pada pedagang dan konsumen akhir. Masyarakat umumnya membayar 2-3,5 kroner atau setara 31-65 sen per kantong, yang mungkin menjadi harga termahal di dunia.

Hasilnya, ketika diterapkan pungutan cukai, konsumsi kantong plastik turun hingga 60 persen.”Kedua negara itu yang jadi benchmark (penerapan kantong plastik berbayar),” cetus Bhima.

2 dari 2 halaman

Kemenkeu Pastikan Aturan Cukai Plastik Segera Rampung

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Heru Pambudi, menyatakan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) mengenai penerapan cukai plastik dapat segera selesai pada tahun ini.

Aturan ini pun dapat dirilis dalam waktu dekat. “(target?) Kalau saya ditanya ya secepat mungkin,” ujar dia di Kementerian Kordinator Kemaritiman, Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Heru mengatakan, proses penggodokan RPP ini terus berjalan di antara kementerian dan  lembaga. Dia pun berharap atururan ini dapat terbit segera mungkin.

“Proses pematangan koordinasi jalan terus. Itu saja yang bisa saya updet ya. Artinya tidak berhenti jalan terus,” imbuh dia.

Sebelumnya, Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan, Nirwala Dwi Heryanto mengatakan, saat ini aturan cukai plastik masih dibahas antar kementerian dalam bentuk rancangan peraturan pemerintah (RPP).

“Masih menunggu RPP disahkan menjadi PP sebagai dasar hukum pengenaan cukai atas plastik,” ujar Nirwala saat dihubungi oleh merdeka.com ditulis Senin (4/3).

“Saya tidak tahu kapan (rampung), karena PP tersebut berkaitan dengan sinkronisasi kepentingan kementerian/lembaga pembina teknis. Di antaranya Kemen Perindustrian, KLHK,” sambungnya.

Nirwala melanjutkan, pengenaan cukai plastik memang perlu dilakukan dalam rangka pengendalian konsumsi plastik yang kian meningkat setiap hari. Sehingga, ke depan pengelolaan dan manajemen plastik bisa lebih terarah.

“Dengan kondisi pencemaran lingkungan oleh sampah plastik akhir-akhir ini, yang paling penting kita harus sepakat apakah konsumsi plastik itu perlu dikendalikan? Pengendalian ini dengan tujuan untuk memperkuat manajemen pengelolaan sampah dan manajemen pertumbuhan sampah plastik baru,” jelasnya.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Cara Perusahaan Produk Bernutrisi Dukung Pemerintah Capai SDGs

Liputan6.com, Denpasar – Asosiasi Perusahaan Produk Bernutrisi untuk Ibu dan Anak (APPNIA) pada hari ini meluncurkan riset dokumentasi berjudul ‘Dukungan APPNIA terhadap Percepatan Pencapaian SDGs dan Generasi Masa Depan Indonesia’.

Riset ini merupakan dokumentasi peran aktif serta komitmen jangka panjang APPNIA dalam mewujudkan capaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di tahun 2030 dan menciptakan generasi masa depan Indonesia yang berkualitas.

Ketua APPNIA, Rivanda Idiyanto mengatakan konten riset dokumentasi ini mencakup program dan aktivitas yang dilakukan perusahaan anggota APPNIA serta kerja sama asosiasi dengan pemerintah, sektor industri lain dan masyarakat.

“Kami ingin menjadi bagian penting dalam memberikan dukungan untuk meningkatkan status gizi juga kesehatan ibu dan anak di Indonesia melalui kemitraan dengan pemerintah dan stakeholder lain untuk menjalankan kegiatan secara terencana dan sistematis,” kata Rivanda sebagaimana rilis yang diterima Liputan6.com, Rabu (27/2/2019).

Rivanda menjelaskan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menetapkan 17 butir SDGs. Melalui berbagai aksi nyata, APPNIA berperan mewujudkan tiga butir SDGs di sektor kesehatan yaitu SDGs 2 (tanpa kelaparan), SDGs 3 (kehidupan sehat dan sejahtera), dan SDGs 6 (air bersih dan sanitasi layak) yang berkaitan erat dengan persiapan generasi masa depan Indonesia.

Fakta menunjukkan bahwa individu yang sehat memiliki kemampuan fisik dan daya pikir lebih kuat, sehingga memberikan mereka kemampuan berkontribusi secara produktif membangun masyarakat. Pencapaian SDGs dioptimalkan dalam bentuk kemitraan yang kolaboratif antara pihak perusahaan swasta, pemerintah, badan usaha milik negara, organisasi sosial dan asosiasi untuk memperbaiki gizi serta kesehatan ibu dan anak.

SDGs menjadi dasar perwujudan program nyata mencapai Indonesia tanpa kelaparan, kehidupan sehat dan sejahtera, serta sanitasi yang layak,” tegas Rivanda.

Sepuluh perusahaan yang menjadi anggota APPNIA memiliki visi dan misi yang sama. Visi APPNIA adalah menjadi asosiasi yang dinamis dan kredibel di tingkat nasional dan internasional, bermitra dengan pemerintah dan pihak terkait untuk secara aktif mendukung peningkatan status gizi dan kesehatan ibu dan anak di Indonesia.

Adapun misi APPNIA yaitu aktif mendukung program nasional pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif untuk bayi usia 0-6 bulan, memastikan semua anggota APPNIA mematuhi peraturan yang berlaku, menyediakan produk bergizi dan berkualitas sesuai standar keamanan pangan, serta secara aktif bermitra dengan pemerintah dan pihak terkait lain dalam perbaikan gizi dan kesehatan ibu dan anak.

2 dari 2 halaman

Angka Kematian Ibu dan Bayi Masih Tinggi

Data Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2015 menunjukkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) mencapai 305 kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup. Angka ini tiga kali lipat lebih tinggi daripada target tujuan pembangunan milenium (Millennium Development Goals/MDGs), yaitu 102 per 100 ribu kelahiran hidup.

Menurut Rivanda, peningkatan gizi masyarakat khususnya ibu dan anak merupakan hal penting untuk mendukung pencapaian SDG 2 dan 3. “Program-program yang dilakukan perusahaan-perusahaan anggota APPNIA merupakan perwujudan suatu komitmen yang tertuang dalam kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Creating Shared Value (CSV) masing-masing yang mendukung capaian SDGs,” katanya.

Untuk mencapai SDG 2, upaya yang dilakukan para anggota APPNIA yakni menciptakan lingkungan kondusif dan mandiri serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi, edukasi dan kampanye kecukupan gizi, kerja sama untuk meningkatkan pasokan pangan berkualitas serta inovasi produk.

Adapun untuk pencapaian SDG 3, program anggota APPNIA antara lain memberikan akses terhadap fasilitas kesehatan secara gratis, edukasi terkait kesehatan ibu dan anak, pemberian penyuluhan gizi, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, sarana air bersih, sanitasi, serta kebiasaan higienis melalui penguatan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Pencapaian SDGs dan penciptaan generasi yang berkualitas merupakan tanggung jawab seluruh stakeholder. Peluncuran riset dokumentasi ini merupakan bukti komitmen kami dalam mewujudkan masyarakat yang sehat demi masa depan bangsa,” ujar Rivanda.

7 Tempat Wisata Palembang yang Kekinian

Jakarta – Kota Palembang di Sumatera Selatan dikenal akan berbagai adatnya maupun kuliner pempek yang khas. Wisata di Palembang juga tidak ketinggalan indah.

Anda bisa menikmati makanan yang nikmat dan lezat bahkan sudah populer hingga ke seluruh pelosok Indonesia. Nah, jika memiliki rencana untuk pergi ke kota Palembang maka tidak sah rasanya jika Anda tidak pergi ke beberapa tempat kekinian yang ada di kota itu.

Selain dikenal sebagai Kota Pempek, Palembang juga punya banyak tempat wisata yang tidak kalah seru dan kece. Mulai dari wisata pantai Palembang, tempat kekinian di Palembang, sampai tempat-tempat bersejarah yang sekalian menjadi tempat wisata edukasi.

1. Wisata Alam Hutan Punti Kayu

Satu-satunya wisata hutan di Palembang yang sedang hits dan kekinian yang banyak dikunjungi oleh banyak wisatawan dan masyarakat sekitar yakni Hutan Punti Kayu. Hutan ini terkenal akan berbagai keindahannya dan luasnya yang kurang lebih 50 hektare. Objek wisata ini cukup populer dengan berbagai fasilitas yang lengkap dan cukup menghibur. Tempat hiburan yang disediakan di antaranya adalah jembatan kayu, perahu, taman, atraksi gajah, berkuda, dan fasilitas lainnya. Terletak di Jalan Kol. Burlian, Karya Baru, Alang Alang Lebar, Kota Palembang, Sumatera Selatan, tempat wisata itu bisa dikunjungi dengan menggunakan kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum.

2. Palembang Bird Park

Ingin mengajak si kecil menikmati suasana menyenangkan dan berwisata edukasi burung? Anda bisa langsung datang ke Palembang Bird Park. Tempat ini dapat menjadi destinasi wisata untuk menikmati kicauan burung dan berinteraksi dengan burung secara langsung. Anak-anak sudah pasti senang ketika diajak ke sini, karena dapat berinteraksi langsung dengan berbagai jenis burung yang terbang bebas dan menyenangkan. Tentunya menjadi pengalaman yang tak terlupakan untuk Anda dan keluarga. Ada banyak jenis burung di lokasi wisata ini dan Anda pun bisa mengenali jenis-jenis burung. Tentunya bisa menambah pengetahuan dan menjadi daya tarik tersendiri bagi Anda. Palembang Bird Park berlokasi di Jalan Gubernur H.A. Bastari, Jakabaring, Kawasan Opi Mall, sebelah Waterfun, Sungai Kedukan, Rambutan, Kota Palembang, Sumatera Selatan.

3. Air Terjun Maung

Apabila ingin berwisata ke area yang terbuka dan menikmati keindahan alamnya, maka Anda wajib mengunjungi salah satu tempat wisata bernama air terjun yang ada di Palembang. Tempat ini banyak dikunjungi wisatawan karena airnya yang jernih dan banyak dinikmati oleh para pengunjung

Jika Anda ingin mengunjungi tempat ini maka langsung kunjungi area tersebut di Desa Padang Muaro Duo Kecamatan Gumay Ulu, Lahat, Palembang. Jika Anda sudah sampai ke lokasi air terjun ini, sepanjang perjalanan akan melewati kebun kopi dan hutan dengan medan yang curam. Anda harus hati-hati ya saat di tempat ini.

Tempat wisata ini cocok bareng teman-teman dan sahabat. Namun kurang pas untuk keluarga terutama yang sudah berusia lanjut.

4. The Amanzi Waterpark

The Amanzi Waterpark merupakan destinasi terbaru di Palembang yang cukup banyak dikunjungi saat liburan. Bisa dikatakan wisata kekinian masyarakat Palembang. Waterpark yang belum lama dibuka ini terdapat berbagai jenis permainan yang menyenangkan dan menarik perhatian wisatawan. Lokasi ini berada di Jalan Tembus Alang-Alang Lebar KM. 12, Talang Kelapa, Alang Alang Lebar, Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Anda bisa menikmati berbagai wahana di antaranya Zimba dan Cora Pool, The Falls dengan seluncuran sepanjang 90 meter dan ketinggian 14 meter, The Raft dengan panjang 120 meter dan ketinggian 12 meter, Kilimmanjaro Tower, kolam arus River Nile sepanjang 500 meter serta deretan wahana lainnya yang bisa Anda nikmati jika berkunjung ke sini.

5. Fantasy Island Palembang

Fantasy Island Palembang merupakan objek wisata terbaru yang menawarkan aneka permainan lengkap layaknya The Amanzi waterpark. Namun di sini khusus bagi Anda yang tidak ingin membayar tiket terlalu mahal. Karena Fantasy Island Lembang menawarkan tiket yang murah dengan beragam permainan seru serta fasilitas yang tidak kalah dengan waterpark lainnya.

Anda bisa menikmati permainan seperti kolam luncur, kolam arus, hingga sungai tsunami yang mendebarkan. Untuk balita juga disediakan kolam khusus dengan kedalaman air 50 cm saja yang sudah pasti aman. Pengunjung yang tidak mau basah, bisa menikmati permainan kereta gantung. Namun Anda harus membayar biaya tambahan untuk menaiki wahananya. Jika ingin tidak terlalu ramai, Anda bisa berkunjung ketika weekday. Sedangkan jika ingin ramai Anda bisa datang saat weekend.

6. Kambang Iwak Family

Ingin berkunjung ke tempat yang indah nan eksotik bersama keluarga ataupun kekasih? Tidak masalah karena Anda bisa berkunjung ke Kambang Iwak Family yang terletak di danau yang berada di pusat kota. Tempat ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Rindangnya pepohonan memberikan kesejukan ketika di pagi hari. Sementara pemandangan di malam hari terlihat semakin berwarna dengan air mancur warna-warni yang begitu menggoda.

Saat datang ke sini usahakan jangan musim hujan karena pemandangan danau akan tertutup kabut. Selain itu ketika musim hujan angin akan berhembus cukup kencang dan dingin.

7. Pulau Kemaro

7 Tempat Wisata Palembang yang KekinianFoto: (Raja Adil Siregar/detikTravel)

Pulau yang terletak tidak jauh dari Jembatan Ampera ini menjadi tempat wisata di Palembang yang wajib untuk Anda kunjungi. Apalagi jika Anda ingin mengunjungi tempat wisata yang memang kekinian ataupun masuk ke dalam tempat wisata favorit yang Instagramable. Anda juga bisa melihat bagaimana adat dan tradisi dari masyarakat Tionghoa berperan banyak dalam bangunan dan pulau ini. Banyaknya anak-anak muda yang berlibur bersama teman-teman serta sahabatnya saat berkunjung, menjadikan Pulau Kemaro ini cukup populer.

Pengunjung yang datang ke sini pasti mengabadikan momen mereka dalam sebuah gambar. Sudah pasti menjadikan Pulau Kemaro menjadi terkenal dan menjadi tempat kekinian di Kota Palembang.

Tempat kekinian memang lebih banyak menarik wisatawan. Namun harus diingat bahwa ketika Anda memutuskan untuk wisata maka jangan hanya berlibur atau berfoto saja. Kenali juga makna dari tempat liburan yang Anda kunjungi dan jaga agar tidak buang sampah atau merusak tempat tersebut.

Itulah deretan tempat wisata yang bisa dinikmati atau Anda kunjungi saat datang ke kota Pempek ini. Mulai sekarang tidak ada lagi alasan atau rasa bingung untuk pergi ke Palembang. Jadi segera pesan tiket ke Palembang! (nwy/rdy)