Viral, 6 Potret Cowok Ganteng Bersama Durian Ini Bikin Terpesona

Liputan6.com, Jakarta Siapa yang tak mengenal buah durian? Aromanya yang khas dan rasanya yang begitu lezat selalu menjadi buruan. Julukan rajanya buah alias King of Fruits sangat cocok untuk buah yang berduri tajam ini.  

Sayangnya, ada beberapa penyakit yang tidak dianjurkan untuk mengonsumsi buah yang satu ini, seperti orang yang menderita penyakit diabetes dilarang karena kandungan gula di buah ini begitu tinggi.  Meskipun tidak dilarang atau tidak menderita penyakit tertentu, ada sebagian orang yang tidak menyukai buah durian lho. Jangankan untuk mencicipinya mencium aromanya  saja tak segan.

Tapi tidak demikian pria satu ini. Ia justru terlihat sangat menyukai durian. Bahkan ia asyik berfoto dengan durian. Dilansir Liputan6.com dari World of Buzz, ada sebuah akun instagram yang menampilkan pria ganteng sedang foto bersama durian. Baru dibuat Maret 2019 yang lalu, akun ini sudah mendapatkan seribu lebih followers. 

Nah, penasaran kan bagaimana potret pria ganteng bersama durian? Berikut Liputan6.com rangkum dari Instagram @hotdudeswithdurian, Rabu (10/4/2019) 6 potret pria ganteng bersama durian yang bikin kamu terpesona.

Siap-Siap, Durian asal Banjarnegara Ini Bakal Ngehits

Tak jarang ia menolak permintaan pelanggan yang ingin membeli lantaran kehabisan stok. Apa daya, tahun ini, pohon tuanya tak terlampau banyak menghasilkan buah.

“Ini juga bingung banyak yang minta,” ujarnya.

Seperti dibilang di muka, juara kedua festival durian Jawa Tengah juga disabet oleh durian asal Desa Singamerta. Ini lah durian yang diberi nama Martina, asli Dusun Ndirun desa Singamerta.

Seperti namanya yang cantik, durian Martina memang berpenampakan menarik. Durian Martina memiliki bentuk luar bulat dengan kulit cerah kekuningan, serta bertangkai besar. Berat rata-rata buah perbutirnya antara 1,5 hingga tiga kilogram.

Adapun isinya, daging buah ini berwarna kuning dengan biji kecil. Tekstur daging pun kering lumer sehingga terasa lezat di lidah. “Manis pahitnya seimbang,” ucap Eko.

Sebelumya, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono menegaskan bakal mematenkan durian unggul asal Banjarnegara. Ia ingin semua jenis durian lokal yang ada di Banjarnegara dipatenkan. Hal itu dilakukan agar durian lokal unggulan Banjarnegara tak menjadi “trade mark” daerah lain.

“Berdasarkan laporan yang saya terima, baru tiga jenis durian yang telah dipatenkan. Padahal kita masih punya banyak jenis yang lain,” ucap bupati, saat gelar promosi produk unggulan desa, di Desa Karangmangu Kecamatan Sigaluh, Rabu (20/02/2019).

Dia meminta agar jajaran OPD di Banjarnegara belajar dari kabupaten tetangga yang kehilangan merk sebagai penghasil duku unggulan. Lantaran tak segera dipatenkan, duku itu lantas diklaim daerah lainnya.

“Jangan sampai terjadi seperti itu, kita harus gerak cepat,” dia menegaskan.

Untuk menyeleksi durian yang hendak dipatenkan, cara paling populer adalah dengan kontes atau festival durian. Dari kontes itu, akan teridentifikasi durian unggul yang memenangi lidah dan hati penikmat durian.

Ikut Tantangan No Sleep No Fomo, Eric Nam Tak Kuat Makan Durian

Sudah berkali-kali mampir ke sejumlah negara, Eric Nam ternyata memiliki satu negara yang sangat ingin dikunjunginya. Apakah itu?

“Aku sangat ingin pergi ke Turki, karena menurutku negara tersebut memiliki banyak sejarah dan budaya. Menjadi tempat bertemunya kultur timur dan barat. Aku pikir banyak yang bisa dilihat, dilakukan, dimakan. Mereka terdiri dari beragam masyarakat yang melebur jadi satu. Tampaknya dalam waktu dekat aku belum akan ke sana. Tapi di masa depan aku sangat ingin ke Turki, ujarnya.

Eric Nam sempat beberapa kali mengunjungi Indonesia,salah satunya yang terdekat adalah gelaran We The Fest (WTF) 2018 tahun lalu. Para penggemar sang penyanyi juga sedang menantikan album dan tur terbaru dari Eric Nam.

Gaya Liburan Putri Juragan Durian yang Cari Jodoh Berhadiah Rp 4,4 M

Minggu, 17/03/2019 23:30 WIB

foto

Fotografer – Wahyu Setyo Widodo

  Share : Facebook  Share to Twitter  mail

Gaya Liburan Putri Juragan Durian yang Cari Jodoh Berhadiah Rp 4,4 M

Inilah Karnsita Rodthong, putri dari Arnon Rodthong, juragan durian dari Thailand. Ayah Karnsita sempat membuat heboh karena membuat sayembara cari jodoh buat putrinya yang berusia 26 tahun itu. (Facebook/Karnsita Rodthong)

Karnsita Rodthong, putri juragan durian dari Thailand sempat membuat heboh karena sayembara cari jodoh berhadiah Rp 4,4 M. Intip Karnsita saat liburan yuk!

Form Rating

<!–
–>

Harta Rommy Ketum PPP Rp 11 Miliar, Airbus Ketiban ‘Durian Runtuh’

Jakarta – Ketua umum PPP Romohurmuziy atau biasa dipanggil Rommy ditangkap KPK. Rommy diduga menerima suap terkait jabatan di Kementerian Agama.

detikFinance ikut mengulas seluk beluk rommy dari sisi harta maupun perusahaan rokok yang tercantum di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) atas namanya.

Berdasarkan LHKPN, Rommy memiliki harta Rp 11,83 miliar. Jumlah harta tersebut adalah yang didaftarkannya pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2010.

Salah satu harta yang didaftarkan dalam LHKPN adalah PT Dugapat Mas. Menurut data Kementerian Perindustrian, PT Dugapat Mas bergerak di bisnis rokok.

Selain soal Rommy, berita terpopuler lainnya adalah Airbus ketiban ‘durian runtuh’ pasca kecekalaan Boeing 737 Max 8. Berikut 5 berita terpopuler detikFinance sepanjang Jumat (15/3/2019).

Rommy Ditangkap KPK, Ini Daftar Hartanya Rp 11 Miliar

Pria yang akrab disapa Rommy itu terakhir kali melaporkan jumlah hartanya pada 19 Maret 2010 saat menjabat anggota DPR periode 2009-2014. Rommy yang baru saja terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK itu belum pernah lagi melaporkan harta kekayaannya sejak saat itu.

Dilihat di situs LHKPN, Jumat (15/3/2019), harta yang dimiliki Rommy terdiri dari yang tidak bergerak berupa tanah dan bangunan yang tersebar di sejumlah daerah, seperti Jakarta, Bekasi, Tangerang Selatan, dan Sleman. Totalnya mencapai Rp 2,55 miliar.

Selain itu, Rommy juga memiliki sejumlah harta bergerak seperti alat transportasi senilai Rp 775,5 juta. Selain itu, ada harta bergerak berupa perusahaan, yakni PT Dugapat Mas, senilai Rp 1,47 miliar.

Harta bergerak lainnya yang dimiliki Rommy yakni batu dan logam mulia senilai Rp 425 juta, surat berharga Rp 1,15 miliar, giro setara kas sebesar Rp 5,28 miliar, serta piutang Rp 164,7 juta. Dia tercatat tidak memiliki utang.

Menaksir Harga Kavling di Kawasan Rumah Rommy Ketum PPP

Rumah Rommy sendiri berlokasi di Jalan Batu Ampar III RT 4 RW 3, Kelurahan Batu Ampar, Kramat Jati. Kini kediaman Rommy sudah tertutup.

Bicara soal rumah, berapa sih harga tanah di kawasan rumah milik Rommy?

Mengutip situs rumah.com, Jumat (15/3/2019), beberapa pihak menawarkan harga tanah di kawasan Batu Ampar, Kramat Jati, mulai dari Rp 6 juta per meter. Bahkan, ada yang menjualnya hingga Rp 13 juta per meter.

Di situs lainnya seperti OLX.co.id, kavling di kawasan tersebut banyak dijual mulai dari Rp 5 juta per meter hingga Rp 15 juta per meter.

Selanjutnya di situs rumah.mitula.co.id, harga tanah yang berlokasi di pinggir jalan di kawasan tersebut mencapai Rp 15 juta per meter. Ada juga yang menjualnya seharga Rp 6,5 juta per meter, dengan surat SHM Lokasi strategis, bebas banjir.

PT Dugapat Mas di LHKPN Romahurmuziy Garap Bisnis Rokok

Dalam LHKPN tercatat ada harta bergerak berupa perusahaan, yakni PT Dugapat Mas, senilai Rp 1.478.496.000.

Mengutip laman resmi Kementerian Perindustrian, Jumat (15/3/2019), PT Dugapat Mas beralamat di Jalan Penggung-jatinom, Klaten, Jawa Tengah. Perusahaan ini bergerak di sektor jasa industri rokok kretek.

Kena OTT KPK, Rommy Anggota Komisi Keuangan DPR

Sempat di Komisi III yang membidangi masalah hukum dan HAM, kini Rommy duduk di Komisi XI yang membidangi keuangan

Saat duduk di Komisi XI, Rommy pernah mendukung dana aspirasi sebesar Rp 20 miliar untuk setiap anggota DPR. Saat itu ramai pembahasan mengenai Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP) atau dikenal sebagai dana aspirasi.

Terkait dana tersebut, Rommy menilai dana sebesar itu merupakan hak masing-masing anggota. Dia juga pernah mengatakan bahwa dana aspirasi itu dapat digunakan oleh setiap anggota untuk lebih memudahkan dalam menyalurkan aspirasi masyarakat.

Dia yakin dana aspirasi tidak akan tumpang tindih dalam implementasinya. Sebab, menurutnya, besaran dana yaitu Rp 20 miliar per anggota disebut untuk masyarakat juga.

Boeing Kecelakaan, Airbus Ketiban Durian Runtuh

Airbus, yang kini menjadi pesaing Boeing memproyeksi akan mampu membukukan penjualan yang lebih tinggi untuk jenis 320. Hal ini karena menurunnya pesanan untuk Boeing 737 Max akibat kecelakaan Ethiopian Airlines pada Minggu lalu.

Mengutip Investor Bussines Daily, Presiden Prancis Emmanuel Macron kini gencar mempromosikan Airbus di wilayah Eropa. Maklum, Airbus adalah pesawat pabrikan, Toulouse, Prancis. Sebelumnya saham Airbus sempat merosot, namun naik tajam pada pekan ini. Berbeda dengan saham Boeing yang terus terjerembab. Akibat kecelakaan di Ethiopia, Boeing diprediksi akan kehilangan potensi penjualan mencapai US$ 600 miliar.

Presiden Macron juga telah melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed terkait kontrak baru dengan Airbus untuk Ethiopian Airlines. Saat ini memang maskapai di Ethiopia sudah menggunakan beberapa pesawat berbadan lebar atau wide body Airbus A350. (hns/eds)

Ayo Makan Durian Sepanjang Tahun

Menurutnya terjun di dunia jualan durian memang tidak mudah. Tidak sedikit yang mengalami kerugian dalam jumlah yang besar berbisnis durian ini. Selain berani mengambil risiko besar penjual buah durian harus fokus dengan jualannya. Jika tidak maka usahanya tidak akan berkembang.

“Pernah juga disambi jualan sepeda ya gak maksimal. Harus fokus,” katanya.

Wawan mengatakan untuk menjaga kualitas, ia tak membuka cabang di daerah manapun. Durian yang dijual juga durian yang terbaik.

“Tidak semua durian yang kita beli itu kualitasnya bagus. Jadi yang dijual yang bagus bagus saja,” katanya.

Memilih durian tidak semua orang paham dan tahu. Ia pun membagi tips memilih durian yang enak. Ketika mendapati buah durian dengan besar yang berbeda maka perlu waspada. Harus memilih berdasarkan beratnya.

“Misal ada besar kecil dan kecil pilih yang enteng, itu dagingnya tebel. Kalo berat dagingnya tipis tipis,” katanya.

Ia pun mengaku tidak bisa memastikan durian itu enak. Namun ia harus membuka terlebih dahulu satu durian untuk mengetahui durian lainnya enak atau tidak.

“Liat satu dulu kalo bagus pasti yang lainnya bagus. Ribuan durian beda semua. Durinya bisa dibedakan, warna duri ada hijau coklat kuning sekarang sekali liat bisa,” katanya.

Durian ditempatnya dijual mulai dari harga 15 -125 ribu. Penikmat durian bisa menikmati duriandari berbagai jenis durian.

“Lokal semua. Ada montong lokal 25 ribu Bali itu 60 ribu kalo Thailand 50 ribu. Bawor 70 ribu, musangking ditawari perkilo 120 ribu dari Malaysia tapi saya gak ambil, gak mampu jualnya,” katanya.

Naik turunnya harga durian karena dua hal. Pertama karena durian yang dijual itu termasuk jenis yang menang dalam festival durian.

Simak video pilihan berikut:

simak video pilihan berikut

Meriah, Festival Durian di Magelang Diiringi Musik dan Tarian Tradisional

Liputan6.com, Magelang – Ribuan durian diarak berkeliling sejauh 3 kilometer oleh ratusan warga Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Festival durian ini meriah sekali, lengkap dengan iringan musik dan tarian tradisional.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Minggu (10/3/2019), selain sebagai ungkapan syukur atas panen melimpah, festival durian yang diadakan setiap tahun ini juga untuk mempromosikan durian lokal Magelang yang rasanya tak kalah nikmat dari durian impor.

Tak percaya? Lihat saja bagaimana warga berebut durian yang jumlahya 19 gunungan ini.

Dalam festival ini dibuka juga pasar durian yang menjual durian hasil panen petani setempat. Tak hanya warga Magelang, pengunjung datang dari Yogyakarta, Semarang dan berbagai kota besar di Jawa Tengah. (Muhammad Gustirha Yunas)

Viral Sayembara Pengusaha Durian Thailand Cari Jodoh untuk Putrinya, Tertarik?

Liputan6.com, Bangkok – Seorang taipan durian Thailand jadi viral gara-gara unggahan statusnya di dunia maya, berisi sayembaranya mencari jodoh untuk sang putri. Ia kemudian menetapkan tanggal bagi 10.000 pria yang tertarik berjuang memperebutkan hati anak perempuannya yang berusia 26 tahun.

Seperti diberitakan Asia One, Selasa (5/3/2019), kabarnya sudah ada hingga 10.000 orang berlomba-lomba mencari kesempatan untuk menjadi menantu taipan durian Thailand Anon Rodthong, sejak ia mengumumkan sayembara cari jodoh itu pada Sabtu 2 Maret.

Yang menarik, siapa yang lolos jadi menantu di masa depan tak hanya akan diberi hadiah 10 juta baht atau berkisar Rp 4,4 miliar dalam bentuk tunai. Selain itu dia juga akan mengambil alih kerajaan durian Anon.

Penawaran publik itu pun menjadi viral dengan cepat. Anon mengaku ia menerima tawaran sepanjang waktu.

“Berhentilah menelepon saya, saya belum punya waktu untuk beristirahat,” tulis pedagang durian berusia 58 tahun itu di posting Facebook terbarunya pada 5 Maret.

“Lebih dari 10.000 orang telah melamar menjadi menantu saya,” tambah pedagang berpenampilan mencolok itu, yang memajang setumpuk uang dan tumpukan perhiasan dalam sejumlah fotonya di media sosial.

Sebelum Anda berpikir untuk menjadi yang ke-10.001, Anda mungkin ingin tahu apa yang Anon harapkan dari menantu masa depannya.

“Dia tidak perlu yang memiliki pendidikan tinggi – hanya perlu bisa membaca dan menulis. Tolong jangan membawa-bawa gelar,” tulis pedagang durian itu dalam postingan pertamanya pada hari Sabtu.

“(Dia harus) rajin … bukan seseorang yang malas,” kata Anon, menambahkan bahwa menantunya harus “mencintai durian, dan tidak boros”.


Meski postingan asli soal sayembara cari jodoh untuk putri Anon kabarnya menghilang, tapi hal tersebut masih menjadi perbincangan. Dia bahkan menjelaskan kepada media Thailand bahwa hal itu benar adanya.

“Saya ingin seseorang mengurus bisnis saya. Saya tidak butuh seseorang dengan gelar … Saya hanya ingin pria yang baik dan pekerja keras, yang tidak kecanduan judi atau apa pun. Itu saja – segalanya, saya sudah ada,” ungkap Anon.

“Aku juga tidak butuh orang sekaya aku, karena aku akan memberikan seluruh asetku kepada menantu,” tambahnya.

Sementara pengusaha durian itu dilaporkan pusing akibat panggilan tak berujung dan pesan dari pelamar sayembara cari jodoh. Putrinya, Kansita Rodthong terlihat santai dengan perihal tersebut.

Kansita mengatakan dia sedikit terkejut melihat posting Facebook ayahnya yang viral, dia pikir itu lucu dan tidak terlalu memikirkannya karena dia tahu sang ayah memiliki niat baik.

“Saya tidak punya tipe. Saya hanya ingin pria yang baik,” katanya dalam sebuah wawancara.

Kansit memiliki gelar sarjana akuntansi dari Assumption University di Bangkok. Ia pernah belajar sebentar di Universitas Sun Yat-sen di Tiongkok, dan saat ini membantu sang ayah menjalankan bisnis keluarga.


Saksikan juga video berikut ini:

2 dari 2 halaman

Syaratnya…

Keluarga Anon sejauh ini mengelola dua pasar durian di Chumphon, termasuk yang ada di Pasar Uay Chai di Wang Takor, Distrik Lang Suan.

Dan sebelum Anda berpikir sayembara cari jodoh itu adalah hal mudah, Anon mengeluarkan tantangan kepada calon pelamar.

“Mari kita semua bertemu pada 1 April. Kemasi semua pakaian dan kebutuhanmu, dan bersiaplah untuk tinggal dan bekerja di perkebunan durianku selama tiga bulan.”

“Jika ada lebih dari satu dari kalian yang tersisa (setelah tiga bulan), kami akan memperpanjang (tugas) untuk tiga bulan lagi … sampai hanya ada satu orang yang tersisa,” tulis Anon.

Kepada 10.000 pria yang terus bertambah, semoga peluangnya selalu menguntungkan Anda.

Cara Bersahaja Sahroni Nasdem Bangun Optimisme Warga

Liputan6.com, Jakarta – Kebahagian tak selalu harus bersinggungan dengan limpahan materi yang kita peroleh. Kesederhanaan yang memberi manfaat bagi orang banyak justru kerap kali menjadi sumber dari kebahagiaan itu sendiri.

Hal ini tergambar dari temu warga yang dilakukan Anggota Komisi III DPR Ahmad Sahroni dengan masyarakat Ex Komplex Gaya Motor Rw 08 Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (24/2).

Kegiatan yang sedianya menjadi ajang senam pagi bersama warga itu justru diwarnai ‘jarah warung’ khususnya oleh ibu dan anak-anak. Penjarahan dalam konteks ini tentu bukan dalam makna yang harafiah, mengambil paksa milik orang lain, melainkan aksi borong jajanan warung sebagai pelepas dahaga sehabis menguras keringat.

Situasi ini bermula ketika Sahroni yang berada di atas panggung menyaksikan warga tampak lelah mengikuti intruktur senam. Segera saja politisi muda Partai NasDem itu turun dari panggung menuju sebuah warung.

Tanpa diduga Sahroni membuka box pendingin warung tersebut, mengeluarkan berbagai minuman dan membagi-bagikannya kepada warga.

“Ibu-ibu dan bapak-bapak yang haus dan kelelahan silakan kemari ambil minumannya,” seru Sahroni.

Sontak warga berhamburan mengerumuni Sahroni. Tak ketinggalan anak-anak memanfaatkan kesempatan memborong jajanan kecil. Keceriaan tampak menghiasi wajah-wajah mereka.

“Kapan lagi dijajanin Anggota DPR,” celetuk seorang ibu mengumbar tawa.

Aminah si pemilik warung yang awalnya tampak bingung dengan aksi Sahroni pada akhirnya sadar bahwa ia sedang dijatuhi durian runtuh, dagangannya laku keras karena kehadiran sang wakil rakyat.

Satu warung tampaknya belum cukup melepas dahaga warga. Segera saja Sahroni melakukan aksi sama di warung lain yang diketahui milik Ibu Eliana Susi. Ia melayani warga seolah dirinyalah si pemilik warung. Dengan sabar dan senyum ia melayani warga yang memberinya kepercayaan menjadi Anggota DPR pada Pileg 2014 lalu.

“Jarang ada Anggota DPR yang merakyatnya seperti Pak Sahroni. Saya ketiban rezeki,” ujar Eli.

2 dari 2 halaman

Doakan Tetap Amanah

Spontanitas serupa memang sering mewarnai masa-masa reses Sahroni saat menyambangi warganya. Karakter rendah hati dan penderma yang hidup dalam diri Sahroni menjadi daya tarik bagi warga yang bahkan baru mengenalnya.

“Doakan saya tetap amanah sebagai wakil rakyat dan bermanfaat bagi masyarakat,” ucap Sahroni.

Pemandangan menyentuh yang menggambarkan nurani sosok Sahroni kembali terlihat di Kebon Jahe RT 05/14, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat di hari yang sama.

Di tengah acara senam sore bersama warga Sahroni tiba-tiba keluar dari kerumunan, berjalan sendiri menuju sebuah gubuk tak layak huni yang berada di pinggir Kali Kebonjahe. Gubuk itu hanya beratapkan kain terpal bekas tanpa dinding dan beralaskan tanah.

Sahroni tampak berbincang-bincang dengan seorang kakek yang menyambung hidupnya dengan bercocok tanam di sebidang tanah kecil di pinggir kali. Sejurus kemudian ia kembali ke kerumunan dan memerintahkan timnya agar membangun hunian yang layak bagi sang kakek.

“Besok bawa tim. Benerin rumah kakek itu,” tukas Sahroni

Ia kemudian berlalu, meninggalkan harapan di dalam diri warga bahwa sesungguhnya masih ada Anggota DPR yang membuktikan diri melayani masyarakatnya dengan tindakan. Ekspresi wajah warga merepresentasikan suasana hati mereka. Begitulah keceriaan dan kebahagian terkadang lahir dari sebuah kesederhanaan.

Mentan Lepas Ekspor Manggis dan Beri Bantuan untuk 10 Ribu Petani Milenial

Liputan6.com, Sukabumi Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, melepas ekspor manggis dari Sukabumi, Jawa Barat, ke Tiongkok. Pelepasan ekspor dilakukan dalam acara Apresiasi Kementerian Pertanian Terhadap Kinerja Ketahanan Pangan di Kabupaten Sukabumi dalam rangka mendukung program Indonesia menjadi lumbung pangan dunia 2045, Kamis (21/2/2019).

Amran menjelaskan, Indonesia merupakan negara eksportir manggis dan menempati peringkat ke-lima dunia sebagai negara produsen manggis, setelah India, China, Kenya, dan Thailand. Sekitar 25 persen produksi manggis diekspor ke beberapa negara, seperti ke China, Hongkong, Thailand, Vietnam, Singapura, Malaysia, Arab Saudi, Kuwait, Oman, Qatar, Amerika, Australia, Prancis, dan Belanda.

Melansir data BPS, volume ekspor manggis pada 2018 sebesar 38.830 ton atau naik 324 persen dibandingkan 2017 yang hanya 9.167 ton. Sementara itu, nilai ekspor 2018 mencapai Rp 474 miliar, naik 778 persen dibandingkan 2017 yang sebesar Rp 54 miliar.

“Ini merupakan peningkatan yang sangat besar. Karena kami membuat akses langsung pasar dari Indonesia ke China, Hongkong, dan berbagai negara tujuan lainnya. Dulu transit dulu ke Malaysia, baru ke negara tujuan eksopor. Itu poin pentingnya. Artinya apa? Kesejahteraan petani meningkatkan karena added value dinikmati petani,” ucap Amran, saat melepas ekspor manggis sebanyak 92 ton yang nilainya mencapai Rp 2,76 miliar.

Menilik data BPS, imbuhnya, hasil kerja keras Kementan dalam mengurus ekspor komoditas pertanian secara keseluruhan dari 2016 hingga 2018 naik 29 persen. Nilai ekspor 2016 sebesar Rp 384,9 triliun, sedangkan pada 2018 angkanya naik menjadi Rp 499,3 triliun.

“Kemudian ada yang menarik jarang terekspor, yakni kurun waktu empat tahun terakhir, Produk Domestik Bruto sektor pertanian terus mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Tahun 2014 sebesar Rp 906,1 Triliun dan di 2018 meningkat menjadi Rp 1.460 triliun, sehingga naik kurang lebih Rp 470 sampai Rp 500 triliun,” kata Amran.

Menurutnya, akumulai kenaikan PDB sektor pertanian 2014 hingga 2018 adalah Rp 1.370 triliun, lebih dari separuh APBN per tahun. Dengan demikian, terjadi kenaikan PDB sektor pertanian yang sangat tajam selama pemerintahan Jokowi-JK.

“Ini kenaikan yang luar baisa, kenaikan yang sangat tajam yang dilakukan pemerintah terhadap petani. Ini yang harus diketahui publik. Jangan dipersepsikan bahwa pertanian itu cuma beras, jagung. Di situ persoalannya. Padahal ada 460 komoditas pertanian,” ujar Amran.

Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil, mengatakan bahwa pada 2018, Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok memberikan layanan sertifikasi untuk ekspor buah manggis sebanyak 16.271 ton atau senilai Rp 448,127 milyar. Dari jumlah itu, ekspor manggis yang berasal dari kabupaten Sukabumi mencapai 2.211 ton atau senilai Rp 66,327 milyar.

“Kontribusi kabupaten Sukabumi terhadap total ekspor manggis selama tahun 2018 kurang lebih 13,59 persen dari total ekspor melalui pelabuhan Tanjung Priok,” ucapnya.

Dalam acara sama, Anggota DPR RI, Dewi Asmara mengakui keberhasilan pembangunan sektor pertanian di pemerintahan Jokowi-JK. Menurutnya, dari capaian produksi dan ekspor, kinerja pertanian semakin membaik.

“Kinerja pertanian di Sukabumi pun semakin lama semakin baik. Ini yang harus kita syukuri. Petani Sukabumi pada sejahtera,” kata dia.

Terpisah, Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Suwandi, mengaku optimis terhadap ekspor hortikultura, khususnya manggis. Sesuai arahan Amran untuk mendorong ekspor, upaya yang dilakukan adalah mendorong kawasan sentra manggis terbesar, yaitu Jawa Barat, Sumatera Barat, Jawa Timur, Bali, NTB, dan Banten untuk meningkatkan kualitas mutu manggis dan registrasi kebun. Bantuan bibit manggis 2019 ada sekitar 211 ribu batang.

“Dan bersama Badan Ketahanan Pangan membina packaging house, sehingga memenuhi standar ekspor. Bibit manggis pun sudah disiapkan dalam jumlah besar,” ujarnya.

Suwandi melanjutkan, pengurusan dokumen ekspor benih hortikultura sudah cepat.

“Ini dokumen ekspor benih hortikultura pun tidak lagi berhari-hari atau berbulan bulan, sangat cepat, hanya 3 jam bila dokumennya clear and clean. Ini terobosan yang dilakukan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk menggenjot ekspor dan investasi,” ucapnya.

Dalam acara tersebut, Amran juga menyalurkan bantuan kepada petani dan santri milenial berupa bantuan domba untuk 40 kelompok ternak, masing-masing 25 ekor. Juga 4.00 ekor bibit ayam berikut pakan 8 ton, obat-obatan dan vitamin untuk Kelompok Usaha Bersama santri milenial Pondok Pesantren Nurul Huda. Selanjutnya, bibit ayam 567.950 ekor untuk 11.359 rumah tangga miskin (RTM), bantuan berupa mangga, durian dan manggis 500 pohon, aneka benih sayuran dan 150 unit pengemasan untuk pengembangan kawasan fasilitasi pasca panen dan pengolahan, serta benih pala dan kelapa. Diberikan pula bantuan berupa traktor roda dua, cultivator, dan pompa air.

Acara ini dihadiri Anggota DPR RI Dewi Asmara, Bupati Sukabumi Marwan Hamami, Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil, serta lebih dari 10.000 petani dan santri tani milenial.



(*)