Saksi Ungkap Pengeroyokan Sadis terhadap Haringga Sirla di Depan Hakim

Liputan6.com, Bandung – Sidang kasus pengeroyokan suporter Persija Jakarta, Haringga Sirla, yang tewas di halaman parkir Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 23 September 2018, kembali digelar di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (22/1/2019).

Ketujuh terdakwa yakni Aditya Anggara (19), Dadang Supriatna (19), Goni Abdulrahman (20), Budiman (41), Aldiansyah (21), Joko Susilo (32), dan Cepi Gunawan (20). Ketujuh pelaku didakwa Pasal 338 Jo Pasal 55 ayat (1) KUHP dan dakwaan kedua Pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHP.

Tujuh terdakwa hadir menggenakan pakaian hitam putih yang dibalut rompi merah tahanan Kejari Bandung. Keluarga dan rekan terdakwa turut hadir dalam persidangan.

Sejumlah barang bukti dihadirkan dalam persidangan. Mulai dari papan kayu satu meter dan kayu 50 centimeter. Selain itu juga ada helm hitam, jaket, dan aksesori lainnya yang digunakan saat pengeroyokan.

Sidang juga menghadirkan tujuh orang saksi. Rizal Sutisna, saksi yang berada di TKP menyebut korban Haringga sudah tak bernyawa.

“Dari tubuh korban, yang mengalami luka paling parah itu di bagian kepala dan bagian vital. Saya tidak tahu dia masih hidup atau tidak, tapi secara kasat mata bisa disimpulkan bahwa dia sudah meninggal,” kata Rizal.

“Waktu itu korban (Haringga) yang sudah tergeletak mengenakan celana jeans, di mana celana itu melorot. Kayu tersebut masuk di sana,” imbuh dia.

Rizal saat itu merupakan aparat yang berjaga di Gerbang Biru Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Waktu kejadian, ia mengaku situasi Gerbang Biru tidak kondusif. Banyak Bobotoh, suporter Persib Bandung, yang memaksa masuk ke dalam stadion.

Salah seorang saksi yang bertugas di Polrestabes Bandung, Cecep Suhendar mengatakan, saat di TKP dirinya melihat sejumlah benda dengan bercak darah.

“Saat di TKP korban sudah tidak ada. Sudah dilarikan ke RS Sartika Asih. Di TKP sendiri banyak darah, ada batu bata, papan kayu,” ujarnya di hadapan majelis hakim M. Basir.

Setelah dari TKP, Cecep menemui korban di rumah sakit. Jasad Haringga saat itu sudah berada di ruang jenazah. “Melihat banyak luka, tubuhnya berlumuran darah. Ada kayu sepanjang 50 centimeter tertancap di tubuh korban. Darahnya paling banyak di bagian kepala,” ujarnya.

2 dari 2 halaman

Respon Terdakwa

Hakim M. Basir kemudian menanyakan kesaksian ketujuh anggota polisi tersebut pada tujuh terdakwa yang duduk di belakang saksi. Terkait kondisi Haringga, tidak ada satu pun terdakwa yang menyatakan keberatan.

Keberatan hanya diungkapkan Budiman. Menurutnya, ia memukul Haringga dengan besi. “Saya memukul pakai tangan kosong, tidak dengan besi,” kata Budiman.

Dalam dakwaan disebutkan sebelum aksi pengeroyokan itu terjadi, beberapa oknum Bobotoh melakukan sweeping terhadap korban. Saat itulah ditemukan identitas yang menandakan korban merupakan pendukung Persija Jakarta.

“Kemudian ada salah seorang Bobotoh yang berteriak mengumumkan ‘di sini ada The Jak’ setelah itu banyak Bobotoh yang menghampiri korban dan membabi buta memukul, menendang, dan menginjak-injak. Baik tangan kosong atau maupun alat berupa balok atau batu,” kata jaksa penuntut umum Melur Kimaharandika dalam surat dakwaan.

Terdakwa yang saat itu berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) mendengar ada keributan. Mereka lalu datang dan ikut melakukan pengeroyokan tersebut. Masing-masing dari mereka memukul hingga menendang ke beberapa bagian tubuh korban yang saat itu sudah babak belur.

“Bahwa para terdakwa mengetahui dan menyadari jika perbuatan yang mereka lakukan dengan memukul dan melempar korban berkali-kali baik dengan tangan kosong maupun dengan menggunakan alat dapat menyebabkan korban mengalami luka-luka bahkan meninggal dunia,” kata jaksa.

Akibat perbuatannya, korban Haringga mengalami luka sangat parah. Berdasarkan hasil visum, korban mengalami luka di bagian kepala, patah tulang hidung dan leher, memar di bagian otak serta luka di bagian vital korban.

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa Dadang Sukmawijaya mengatakan keterangan saksi baru berupa petunjuk. Sehingga masih membutuhkan keterangan saksi lain sebelum pihaknya membuatkan nota pembelaan.

“Itu merupakan bagian dari petunjuk. Tanggal 31 nanti akan menghadirkan saksi lain. Nanti petunjuk semua kita pertimbangkan bagaimana pembelaan kami untuk membela terdakwa,” ujar Dadang.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Bosan dengan Dildo, Wanita Jerman Pilih Berhubungan Seks Pakai Balon

Liputan6.com, Jakarta Seorang perempuan berusia 31 tahun di Jerman memiliki “mainan” yang tidak biasa untuk digunakan saat berhubungan seks. Wanita yang dijuluki Maggy Berloon (bukan nama sebenarnya), itu menggunakan balon.

Maggy mengatakan, dia mulai bereksperimen dengan balon lebih dari satu dekade lalu. Bahkan sebelum bertemu dengan suaminya, Jan. Dilkutip dari Mirror pada Selasa (22/1/2019), bercinta dengan balon adalah pengalaman yang sangat menyenangkan.

Maggy mengatakan, dirinya bisa “menikmati” balon dengan berbagai ukuran. Baik yang normal, besar, hingga bentuk lainnya. Dia mengungkapkan ada sensasi yang muncul dari keberadaan balon-balon tersebut.

“Balon entah bagaimana membuat orang terangsang, tetapi bagaimana ini bisa sepenuhnya beragam,” ujar Maggy.

Maggy sendiri mengaku bahwa dirinya adalah seorang “Looners” atau pencari kepuasan dengan balon.

“Sebagian besar Looners terangsang dengan memainkan balon. Duduk di atasnya atau menggosoknya dan berhubungan seks dengannya, sendirian atau dengan satu atau lebih banyak orang,” ungkap wanita asal Solingen itu.

Saksikan juga video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Bisa meledak kapan saja

Maggy mengatakan bahwa aspek terpenting untuk bercinta dengan balon adalah kekuatan untuk menggoda dan mendorong batas.

“Kamu mungkin berpikir kamu berada dalam kendali penuh, tetapi itu tidak benar. Balon bisa meledak kapan saja, tidak diinginkan atau diprovokasi.”

Kecintaannya dengan balon membuatnya membuka sebuah usaha bernama Balloons United. Sebuah toko untuk para Looners dan penggemar balon.

Dia mengatakan, dirinya ingin agar para pecinta balon tidak lagi merasakan kesepian. Selain itu, dia juga ingin agar orang lain menerima fetish ini sebagai sesuatu yang biasa.

“Kebanyakan orang secara alami terkejut dan memiliki banyak pertanyaan, karena mereka tidak pernah mendengar sebelumnya atau tidak pernah memiliki kesempatan untuk bicara dengan seseorang tentang hal ini,” ujarnya.

Ingin Seks Terasa Beda, Kaleng Pengharum Ruangan Malah Tersangkut di Anus

Liputan6.com, Jakarta Kasus ini menjadi pelajaran bagi Anda yang ingin mencoba benda-benda dirumah sebagai pengganti mainan seks (sex toys). Sebuah kaleng pengharum ruangan tersangkut di bokong seorang pria saat dia bercinta dengan istrinya.

Mengutip LAD Bible pada Selasa (22/1/2019), pria 40 tahun ini dilarikan ke Fransisco Morscoso Puello Hospital di Santo Domingo, Republik Dominika karena botol pengharum ruangan tersangkut ke dubur pria itu. Untuk mengeluarkan benda itu, pria ini harus menjalani operasi.

Sekitar dua jam operasi berjalan. Untungnya, tidak ada hambatan sehingga kaleng tersebut bisa lepas seperti disampaikan juru bicara rumah sakit mengatakan kepada media.

Media setempat melaporkan, sang istri mengatakan bahwa dia memasukkan kaleng pengharum ruangan ke bokong sang suami atas permintaan pasangannya itu. Hal ini mereka lakukan ketika sedang berhubungan seks.

Simak juga video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Praktek yang berbahaya

Ahli medis mengatakan bahwa memasukkan benda ke dalam tubuh demi kepuasan seksual adalah berbahaya. Praktik semacam ini bisa mempengaruhi kesehatan seseorang dan kehidupan seksualnya dalam jangka panjang. Mereka juga memperingatkan hal ini bisa menyebabkan pendarahan, kerusakan usus, atau cedera lainnya.

Seorang dokter mengatakan kepada media setempat bahwa pembicaraan semacam ini tidak lazim. Hal tersebut karena bisa menyebabkan rasa malu, serta menyebabkan sedikitnya orang yang datang dengan cedera terkait dengan alat kelamin. Terutama, ketika insiden tersebut melibatkan wanita.

Memasukkan benda-benda ke dalam bagian tubuh untuk mendapatkan kepuasan seksual sendiri merupakan kasus yang umum. Di Amerika Serikat misalnya, U.S. Consumer Product Safety Commission menyatakan bahwa di 2018, banyak orang memasukkan benda aneh ke dalam diri mereka.

Beberapa di antaranya memasukkan sikat gigi ke rektum dengan cara melompat ke tempat tidur. Sementara yang lain mengklaim bahwa mereka duduk di sofa dan tidak sengaja duduk di atas bolpoin yang masuk ke dalam rektumnya.

Selain itu, beberapa mengatakan ada kasus di mana vibrator tersangkut di rektum dan orang tersebut mencoba mengeluarkannya dengan obeng hingga rektum terkoyak.

6 Langkah agar Lebih Mudah Tidur di Pesawat

Liputan6.com, Jakarta Perjalanan dengan menggunakan pesawat selama kurang dari lima jam sudah melelahkan. Apalagi yang membutuhkan waktu yang lama, belasan hingga puluhan jam, pasti melelahkan. 

Jika Anda adalah salah satu dari orang-orang yang tidak mudah tertidur nyenyak saat berada di pesawat, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Berikut enam hal yang bisa dilakukan agar bisa tidur selama perjalanan panjang di pesawat seperti dilansir The Greatist, Selasa (22/1/2019).

1. Memesan kursi dekat jendela pesawat

Saat check-in, Anda bisa menentukan posisi duduk. Jika bisa, pilih yang dekat jendela, sehingga dapat menyenderkan kepala Anda di sisi badan pesawat. Cara ini lebih mudah membuat Anda tertidur. Selain itu, pastikan merenggangkan kaki. Menurut terapi olahraga Arvada Sport dan Spine Group, Alyx Brown, selain bisa membuat nyaman, baik juga untuk sirkulasi darah. 


2. Membawa barang yang membuat nyaman

Boneka, bantal guling, ataupun selimut kesayangan ukuran kecil bisa dibawa yang nantinya akan membuat mudah tertidur. Kehadiran benda itu diharapkan bisa membuat Anda terlelap saat berada di atas 38 ribu kaki.

2 dari 3 halaman

3. Jangan melipat kaki

 Melipat kaki akan membuat aliran darah tidak lancar yang nantinya bisa menyebabkan pembekuan darah dalam penerbangan lebih dari 4 jam. Lalu, bagaimana cara terbaik saat duduk di perjalanan panjang?

“Usahakan kaki Anda tetap lurus, dengan sedikit menekuk pada bagian dengkul,” saran Brown. 


4. Bersandar

Menurunkan bangku pesawat membantu mengurangi tekanan dalam tulang belakang bagian bawah. Bila tekanan di punggung berkurang, bakal lebih mudah terlelap. Dengan sedikit tekanan pada bagian punggung anda, Anda dapat lebih mudah terlelap.

Bila posisi tidur adalah duduk tegak, tetap bisa tidur terlelap. Pastikan Anda menggunakan bantal di area pinggang untuk membantu menjaga lengkungan punggung seperti disarankan Brown.  

3 dari 3 halaman

5. Matikan gawai

Terlalu terang memang tidak baik untuk orang-orang yang berusaha untuk tidur. Tidak hanya dari lampu namun cahaya pada layar di depan Anda juga tablet serta handphone membuat sulit tidur. 

“Cahaya elektronik hampir sama seperti cahaya matahari yang membuat terus terjaga. Dengan mematikan elekronik membantu tubuh melepaskan hormon melatonin,” ucap Haley Byres, Ph.D., seorang psikolog klinis yang mendalami masalah tidur.


6. Jangan makan terlalu banyak 

Byers mengatakan, usahakan untuk tidak makan berlebihan sebelum tidur. Terlalu banyak makan atau makanan yang penuh lemak membuat tubuh susah untuk merasa nyaman dan akhirnya sulit untuk mengantuk. (Penulis: Annisa Rizky)

Meluncur Tanpa Seremonial, Lexus LX 570 Sport Coba Peruntungan di Segmen SUV Mewah

Liputan6.com, Jakarta – Mengawali tahun baru, merek mewah Toyota di Indonesia, Lexus resmi menghadirkan LX 570 Sport. Desain terbaru dari mobil ini, semakin mencerminkan karakter yang powerfull, prestigious, dan elegant dari sebuah SUV premium.

Penyegaran dari Lexus LX 5700 Sport yang signifikan, terdapat pada bagian signature spindle grille sport yang didesain oleh para Takumi Lexus (Lexus Craftsman).

Selain itu, perubahan juga terdapat pada bumper depan dan belakang yang dilengkapi dengan diffuser untuk meningkatkan aerodinamika berkendara. Kesan elegan makin ditunjang dengan pelek dual-tone berukuran 21 inci, dan kaca spion dengan cover hitam, serta sentuhan aksen krom, dan ornamen sporty yang mewah di bagian dalam interior dengan kehadiran Aluminum Sport Pedals.

Untuk wajah LX 570 Sport juga dilengkapi lampu 3-LED untuk headlamps, dan L-Shaped Daytime Running Lights.

“Tahun ini, kami membawa perubahan lain untuk Lexus LX, dengan menghadirkan The New LX 570 Sport yang membawa tampilan kuat dan muscular. Model ini dihadirkan untuk semakin memancarkan power dan elegance, dengan sentuhan desain khas Lexus,” jelas GM lexus Indonesia, Adrian Tirtadjaja, dalam siaran pers yang diterima Liputan6.com, Selasa (22/1/2019).

Jantung penggerak Lexus LX 570 Sport ini masih dipersenjatai mesin V8 berkapasitas 5.700 cc, yang mampu menghasilkan tenaga 362 Tk. Mesin berkapasitas besar ini, didukung oleh transmisi otomatis delapan percepatan yang didampingi fitur crawl control yang dapat mengendalikan gas, rem, dan transmisi sehingga pengemudi hanya perlu fokus pada manuver setir.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Kemewahan interior LX 570 SPORT dilengkapi oleh ruang kabin yang luas, serta tempat duduk lebar yang terbalut kulit semi-aniline yang lembut. Sistem hiburannya, terdapat 19-speaker Mark Levinson Premium Audio System, dan 12,3 inch Center Screen Display, dan 11,6 inch Dual Rear Seat Entertainment.

Mendukung kenyamanan dalam berkendara, Lexus LX 570 Sport dilengkapi dengan Colored Head-Up Display terbesar di kelasnya, dan untuk menjamin konektivitas tak terhenti, Lexus LX 570 SPORT dilengkapi dengan Wireless Charger di bagian penumpang.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Nissan Terra Bertekuk Lutut di Hadapan Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero

Liputan6.com, Jakarta – Nissan Terra nampaknya belum mampu menandingi para pesaingnya di segmen mobil SUV Indonesia, Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner. Buktinya, angka penjualan mobil yang dirilis di GIIAS 2018 ini terus di bawah kedua rivalnya itu.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan Nissan Terra secara wholesale pada Desember 2018 lalu hanya mencapai 230 unit. Angka tersebut turun 50% dari November yang mencapai 563 unit.

Hal berbeda justru dirasakan oleh rivalnya, Mitsubishi Pajero Sport yang justru mengalami peningkatan dari 1.322 unit pada November 2018. Angka distribusi mobil ini mencapai 1.549 unit per Desember sekaligus mengukuhkannya sebagai mobil SUV terlaris di Indonesia.

Senasib dengan Mitsubishi Pajero Sport, peningkatan juga dialami oleh Toyota Fortuner. Berdasarkan sumber yang sama, angka distribusinya pada Desember 2018 kemarin mencapai 1.523 unit, naik dari 1.471 unit pada November.

Wajar saja, Nissan Terra saat ini hanya ditawarkan dalam 4 varian. Sedangkan Mitsubishi Pajero Sport memiliki 6 varian dan Toyota Fortuner 8 varian. Selain itu, Nissan Terra juga terbilang pendatang baru yang belum sepenuhnya mengambil hati pasar mobil SUV Indonesia.

Sekadar informasi, berdasarkan situs resmi Nissan Indonesia, saat ini Nissan Terra dijual dengan harga Rp464 juta untuk varian terendahnya dan yang tertinggi mencapai Rp661 juta (OTR Jabodetabek).

Sumber: Otosia.com

2 dari 3 halaman

Kencan Singkat dengan Nissan Terra, Sang Penantang Toyota Fortuner

Nissan telah resmi meluncurkan SUV anyarnya yakni Nissan Terra terbaru di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan ini, Liputan6.com tak ingin ketinggalan untuk menjajal sekaligus mengetahui fitur-fitur yang disematkan di mobil yang dibanderol kisaran dari Rp 460 juta- Rp 600 jutaan ini.




Apa saja kelebihan dan kekurangannya?

Dari posisi duduk untuk pengendara, memang mobil yang diklaim cocok untuk dibawa di medan offroad ini sangatlah nyaman. Untuk postur tubuh yang tingginya 160 cm, head room SUV ini masih tersisa banyak sehingga membuat lega.

Pada bagian MID (Multi Information Display) terdapat indikator yang menghadirkan fitur untuk mengetahui tekanan angin pada ban kendaraan.

Nissan Terra yang dibekali mesin diesel 2.488cc ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 187 Tk dan torsi 450 Nm. 

Dimensinya sendiri memiliki panjang 4.895 mm, lebar 1.865 mm dan tinggi 1.835 mm, serta jarak sumbu roda 2.850 mm.

Dimensi yang lebih besar dari para pesaingnya ini membuat Terra lebih nyaman untuk dikendarai jarak jauh. Dengan ground clearance 225 mm, SUV ini diklaim bisa melalui berbagai medan termasuk off road. 

Baca selengkapnya di sini.

3 dari 3 halaman

Saksikan Videonya di Bawah Ini:

Cerianya Dinda, Bocah Magetan yang 7 Tahun ‘Ngesot’ Akhirnya Sekolah

Magetan – Dinda Aprilia Putri (7), bocah asal warga Desa Bogorejo, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan yang lumpuh sejak usia 8 bulan akhirnya bisa sekolah.

Bocah malang ini sempat harus mengubur mimpinya untuk mengenyam pendidikan karena kondisi fisik dan perekonomian keluarganya. Namun nasib baik menghampiri Dinda.

Menurut cerita sang ibu, Minah, sejak kisah tentang putri bungsunya itu viral, perangkat desa kemudian membantu mendaftarkan Dinda ke sekolah terdekat. SDN Bogorejo 2 pun menjadi pilihan, meski jaraknya 2 km dari rumah mereka.

“Kemarin dibantu perangkat desa untuk mendaftar sekolah. Alhamdulillah sangat semangat Dinda bersekolah. Meski saya dorong dengan kursi roda tidak malu,” ungkap Minah kepada detikcom, Selasa (22/1/2019).
Dengan kursi roda baru yang diberikan Dinas Sosial setempat, Minah mengantar Dinda ke sekolah. Dinda didaftarkan untuk menjadi murid kelas 1.

“Saya dorong dari rumah jaraknya sekitar 2 Km, demi anak saya ikhlas mengantar setiap hari. Masuk sekolah pukul 06.45 WIB sehingga saya berangkat pukul 06.30 WIB,” kata Minah (44) ibu kandung Dinda saat menunggu putri nya bersekolah.

Cerianya Dinda, Bocah Magetan yang 7 Tahun 'Ngesot' Akhirnya Bisa SekolahFoto: Sugeng Harianto

Namun di hari keduanya bersekolah ini, pelajaran pertama di kelasnya adalah olahraga, sedangkan Dinda hanya bisa duduk di atas kursi roda.

“Kita perlakukan khusus berhubung olahraga untuk misal yang berat tidak mengikuti. Tapi gerakan kecil, tangan bisa mengikuti dari kursi roda,” tutur Kepala Sekolah SDN Bogorejo 2 Titik Sulastri saat mendampingi Dinda.

Titik mengaku meski baru dua hari bersekolah, Dinda sudah bisa mengikuti pelajaran dengan baik. Teman-teman Dinda di kelas juga terlihat menyayangi bocah ini.

“Jumlah murid kelas satu yang sebelumnya hanya 9, kini menjadi 10 setelah Dinda masuk. Dia juga sangat bisa mengikuti pelajaran yang disampaikan gurunya,” paparnya.

Cerianya Dinda, Bocah Magetan yang 7 Tahun 'Ngesot' Akhirnya Bisa SekolahFoto: Sugeng Harianto

Bahkan untuk memudahkan mobilitas Dinda, pihak sekolah merenovasi jalan menuju ruang kelasnya, dari yang semula berbentuk tangga kini dibuat rata agar dapat dilewati oleh kursi roda Dinda.

Lantas bagaimana tanggapan Dinda setelah akhirnya bisa sekolah seperti teman-temannya?

“Senang sudah bisa sekolah Dinda. Biar jadi dokter. Senang banyak temannya juga,” ujar Dinda.
(lll/lll)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Buat Si Kecil Semangat dengan 5 Menu Sarapan Enak Ini

Jakarta – Sebelum memulai aktivitas di sekolah, Ibu bisa mendongkrak semangat anak lewat menu sarapan enak. Beberapa menu bisa sarapan praktis ini juga mudah dibuat.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika membuat menu sarapan untuk si kecil yang sedang duduk di bangku SD. Mulai dari pemilihan bahan, kandungan nutrisi, rasa dan pastinya harus mudah dibuat.

Beberapa resep menu sarapan ini bisa jadi rekomendasi saat Ibu bingung menyiapkan menu sarapan.

1. Kentang Panggang Pizza

Buat Si Kecil Semangat dengan 5 Menu Sarapan Enak IniFoto: istock

Kentang panggang bisa jadi pilihan pertama. Buat kentang menjadi sajian menarik misalnya dengan cara dipanggang dan diberi berbagai topping.

Buat kentang panggang semakin menggoda dengan topping saus pizza dan keju mozzarella. Sajikan hangat saat keju masih meleleh. Buah hati pasti lahap menyantap kentang panggang ini. Yuk lihat resep lengkapnya di sini.

2. Kroket Mozzarella

Buat Si Kecil Semangat dengan 5 Menu Sarapan Enak IniFoto: detikFood

Nutrisi lengkap bisa didapatkan dari sajian ini. Ada sumber karbohidrat, protein hingga serat sayuran dalam camilan gurih ini.

Kroket mozzarella pasti disuka anak-anak. Selain bisa jadi menu sarapan, kroket ini juga bisa jadi ide bekal untuk anak. Kalau berniat membuatnya, coba lihat resep lengkapnya dulu di sini.

3. Nasi Goreng Sosis

Buat Si Kecil Semangat dengan 5 Menu Sarapan Enak IniFoto: detikFood

Nasi goreng tak pernah gagal menggoda si kecil. Aroma nasi goreng yang gurih pasti menggoda dan membuat ia semangat menghabiskan menu sarapannya.

Potongan sosis sapi dan irisan telur pada nasi goreng ini bisa jadi asupan energi sebelum anak memulai kegiatan belajar. Yuk, bikin nasi goreng sosis dengan resep praktis ini.

4. Sup Bola Ayam Makaroni

Buat Si Kecil Semangat dengan 5 Menu Sarapan Enak IniFoto: detikFood

Cuaca dingin di musim hujan membuat sajian sup paling pas dinikmati. Hangatnya sup berkuah kaldu makin enak diberi isian bola-bola ayam dan aneka sayuran.

Selain teman makan nasi, semangkuk sup hangat ini bisa juga jadi menu sarapan. Selain kenyang, makan sup ini juga bikin perut nyaman. Cek resep lengkapnya di sini dan jadikan santapan pagi ini.

5. Nugget Ikan

Buat Si Kecil Semangat dengan 5 Menu Sarapan Enak IniFoto: detikFood

Kalau si kecil tidak terlalu suka makan ikan, coba buatkan nugget ikan yang gurih renyah ini. Gunakan ikan dori atau tenggiri yang berdaging tebal dan manis.

Nugget ikan ini enak dimakan hangat bersama cocolan saus sambal dan mayonaise. Nugget ikan bisa jadi menu sarapan enak dan cocok dipadu bersama kentang goreng. Buat sekaligus dalam jumlah banyak dengan resep ini, agar bisa jadi stok di rumah.

(dvs/adr)

Beda Debat Capres I dan II Sejauh Ini

Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah mematangkan format dan mekanisme debat capres kedua. Sejauh ini ada beberapa perbedaan antara debat pertama dengan debat kedua yang akan berlangsung pada 17 Februari 2019 mendatang.

Perbedaan pertama, KPU mengubah cara penentuan panelis dalam debat. Pada debat kedua nanti panelis debat akan ditentukan langsung oleh KPU.

“Dalam soal menentukan panelis itu kami tentukan sendiri,” ujar komisioner KPU Wahyu Setiawan di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakata Pusat, Senin (21/1/2019).

Wahyu mengatakan panelis dapat diganti bila dianggap tidak memenuhi syarat. Salah satunya yaitu, bila panelis dianggap tidak netral meski memiliki bidang yang sesuai dengan tema debat.

“Kecuali panelis itu tidak memenuhi syarat, kan panelis itu ada syaratnya. Dia pakar di bidangnya, dia punya integritas dan dia harus netral,” ujar Wahyu.

“Jadi bisa jadi ada pakar di bidangnya, kok bisa enggak masuk ? Ya kalau dia tidak netral ya dia enggak penuhi syarat,” sambungnya.

Perbedaan kedua, kisi-kisi pada debat debat kedua nanti tidak akan diberikan kepada pasangan calon. Kisi-kisi yang tidak diberikan kepada para capres dinilai akan membuat debat menjadi lebih greget lagi.

“Salah satu evaluasi, kita rekomendasikan untuk debat berikutnya, abstraksi soal yang dibuat panelis tidak diberitahukan kepada paslon,” ujar Wahyu saat dihubungi, Sabtu (19/1).

Soal tak ada kisi-kisi itu, KPU mengaku memutuskannya setelah mendapat masukan dari banyak pihak. KPU juga punya alasan tersendiri memutuskan tak akan memberikan kisi-kisi kepada pasangan calon.

“Agar debat kedua lebih substansial, edukatif, menarik, sekaligus mengeksplorasi performa kandidat,” ucap Wahyu.

Perbedaan ketiga, penonton yang duduk di belakang capres pada debat kedua ditiadakan. Sebelumnya, pada debat perdana lalu terdapat sejumlah penonton yang duduk di belakang pasangan calon. Hal ini diputuskan setelah KPU melakukan rapat evaluasi terkait pelaksanaan debat perdana.

“Tadi disepakati audiens yang berada di belakang kandidat itu sudah tidak ada layoutnya, sudah dibikin seperti itu,” ujar Ketua KPU Arief Budiman di Kantornya, Senin (21/1).
(nvl/gbr)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Perjuangan Gadis Pekanbaru demi Ketiga Adiknya

Liputan6.com, Pekanbaru – Tiga tahun lalu, Nadia Safitri harus mengubur impian melanjutkan sekolah ke tingkat yang lebih tinggi. Gadis Pekanbaru itu harus menghidupi tiga adik kecilnya dengan berbagai cara. Dia pernah menjadi kuli pembuatan batu dan kini membantu menjual gorengan dengan imbalan yang jauh dari kata cukup.

Sabtu siang, 19 Januari 2018 itu, seperti biasa Nadia menjalankan aktivitas hariannya di persimpangan Jalan Singgalang, Kecamatan Tenayanraya, Kota Pekanbaru. Sebagai koki gorengan, remaja 16 tahun ini mulai memasukkan adonan pisang ke dalam kuali berminyak panas.

Dalam rentan beberapa menit, Nadia cekatan membalikkan pisang agar tak gosong. Lalu dia mengangkatnya ke sebuah wadah untuk ditiriskan, kemudian disusun rapi agar pembeli tertarik membeli dagangan milik Dedi, bosnya.

“Upahnya terkadang Rp 20 ribu, bisa juga Rp 30 ribu, tergantung berapa banyak gorengan terjual,” tutur Nadia memulai pembicaraan.

Nadia menjelaskan, aktivitas ini sudah dijalaninya dua pekan terakhir, mulai dari pukul 13.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB. Puluhan kilometer harus ditempuhnya berjalan kaki dari rumahnya di Jalan Badak Ujung.

Pergi saat terik, tak jarang Nadia pulang di bawah guyuran hujan deras. Perasaan takut sudah pasti membayangi karena harus melintasi jalanan sepi. Beruntung terkadang ada pengendara sepeda motor yang memberinya tumpangan.

“Kadang ada bus ya naik kalau ada uang dikit, kalau enggak ya jalan kaki,” ucap Nadia yang sudah enam tahun ditinggal pergi ibunya merantau meninggalkan Pekanbaru.

Upahnya membantu Dedi menjual pisang, tahu, tempe, dan ubi, membuat Nadia tetap bersyukur. Mengeluh baginya hanya menjadi batu sandungan untuk menghidupi tiga adiknya, Diana, Kevin dan Marcel.

Menjelang malam, pembeli gorengan datang silih berganti. Nadia selalu mengumbar senyum kepada pelanggan setianya. Dagangannya pun ludes hingga membuat kepulangannya ke rumah lebih cepat.

“Upah ini bisa membantu dua adik tetap sekolah, karena Diana (adik pertama Nadia) juga bekerja,” kata Nadia.

Nadia menceritakan, ayahnya bernama Munriadi pergi dari rumah saat dirinya masih dalam kandungan. Kehidupan tetap berlanjut karena ibunya menikah lagi hingga lahirlah Diana.

2 dari 2 halaman

Hanya Ingin Ibunya Kembali

Hidup Nadia berubah drastis sejak usianya menginjak 10 tahun. Ibu dan ayah tirinya pergi dari rumah dengan alasan merantau tak pernah pulang lagi tanpa berkabar.

Dia pun mulai memperjuangkan kehidupan tiga adiknya sekuat tenaga. Nadia masih sempat menamatkan pendidikan SD hingga duduk di kelas 1 SMP. Hanya saja keadaan tidak memungkinkan lagi hingga Nadia memutuskan berhenti sekolah.

“Saat berhenti SMP, saya bekerja sebagai kuli di tempat pembuatan batu bata. Upahnya Rp 50 ribu per pekan, lalu ada tawaran membantu jualan gorengan ini,” jelas Nadia.

Kini, pekerjaan Nadia membuat batu bata diestafetkan ke Diana. Adiknya ini juga terpaksa berhenti sekolah untuk membantu menyambung hidup serta membantu kakak serta dua adiknya.

“Alhamdulillah penghasilan cukup untuk makan, buat jajan dan biaya sekolah Kevin (6) serta Marcel (10),” sebut Nadia.

Nadia menyebutkan, Kevin saat ini kelas 1 SD dan Marcel kelas 4 SD. Biaya sekolah dua adiknya cukup ringan karena berstatus sekolah negeri.

Selama ini, Nadia tinggal di rumah papan kecil peninggalan ayahnya. Kondisi jalannya berbukit naik turun. Belum lagi sepanjang jalan jelek itu, sangat minim penerangan, serta jauh dari pusat kota.

Kondisi rumahnya masih sangat jauh dari kata layak dan sehat. Tidak ada listrik, tidak ada tempat untuk mandi, mencuci, atau buang air.

Untuk keperluan mandi dan mencuci, Nadia hanya mengandalkan air yang menggenangi kubangan, atau sumur dangkal persis di samping rumahnya. Sedangkan untuk buang air, ada sebuah lubang yang ke ditutup karung.

Tak jarang jika turun hujan, rumahnya dipenuhi lumpur, lantaran air tanah yang berada di dataran lebih tinggi, mengalir dan masuk ke rumah Nadia.

Untuk saat ini, Nadia berharap ibunya pulang. Dia mendapat kabar ibunya menikah lagi di Madura, Jawa Timur, sementara ayah kandungnya di Padang, Sumatera Barat.

“Mamak (ibu) pulang, itu saja. Kami rindu karena tak pernah dihubungi,” ucap Nadia.


Simak video pilihan berikut ini: