DPT Kota Jayapura, dari Bayi 7 Bulan hingga Kelahiran Tahun 1897

Jayapura – Bawaslu Kota Jayapura menemukan nama bayi usia 7 bulan masuk dalam Daftar Pemilu Tetap (DPT) Kota Jayapura pada Pemilu 2019. Bawaslu meminta KPU Kota Jayapura untuk melakukan perbaikan DPT tesebut.

“Kami meminta KPU untuk melakukan perbaikan DPT kembali, karena masih ada bayi usia 7 tahun yang masuk dalam DPT tersebut,” ujar Komisioner Bawaslu Kota Jayapura, Rinto Pakpahan, Rabu (6/11/2018).

Menurutnya, selain itu juga ditemukan daftar warga sebanyak 230 orang yang berumur 90 hingga 125 tahun.

“Kami juga minta KPUD untuk melakukan klarifikasi terhadap jumlah 230 orang berusia 90-125 tahun. Apalagi ada 2 orang yang kelahiran abad 19 yaitu Wahyu Wijacksono (WW) laki-laki usia 121 tahun kelahiran 22 Agustus 1897 dan kelahiran 14 Juni 1893,” kata Rinto.

Dari penelusuran data yang dilakukan Bawaslu Kota Jayapura, ditemukan dugaan adanya 17.063 ganda identik dengan kegandaan hingga mencapai delapan kali. Selain itu ditemukan juga NIK dengan penulisan nama yang berbeda-beda hingga 26 kali kegandaan.

“Kami sudah 2 kali menyurati Discapil Kota Jayapura, tetapi mereka tidak mau memberikan data, karena takut data Dukcapil Kota Jayapura berbeda dengan data Dirjen Kependudukan,” tegasnya.

Rinto mengatakan, KPU Kota Jayapura sendiri pada pleno telah menetapkan DPT Kota Jayapura sebanyak 311.798 orang dan TPS sebanyak 1.317 buah.

“Angka DPT Pemilu 2019 ini jelas mengalami penambahan dari DPT untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Papua pada Juni 2018 lalu. Ketika itu, DPT Kota Jayapura tercatat sebanyak 297.601 dengan jumlah TPS sebanyak 629 buah,” katanya.
(asp/asp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *