Bintang Dortmund Jadi Rebutan Manchester City dan PSG

Manchester – Julian Weigl bakal menjadi rebutan Manchester City dan PSG pada bursa transfer mendatang. Kedua klub kabarnya siap mengeluarkan dana besar untuk pemain Borussia Dortmund tersebut.

Pemain asal Jerman tersebut merupakan pilar penting Dortmund. Berposisi sebagai gelandang jangkar, Julian Weigl berhasil menjadi penyeimbang di lini tengah Die Borussen dalam empat musim terakhir.

Performa apik Weigl membuat Manchester City kepincut untuk mendapatkan jasanya pada bursa transfer musim panas tahun ini. The Citizens butuh pemain untuk menjadi penerus Fernandinho yang telah berusia 33 tahun.

Akan tetapi, bukan hanya Manchester City yang menginginkan Julian Weigl. Paris Saint-Germain juga tertarik untuk menebus sang pemain dari Dortmund.

Julian Weigl diyakini tidak akan kesulitan untuk beradaptasi dengan gaya bermain Les Parisiens. Pasalnya, dia akan kembali bersua mantan pelatihnya di Borussia Dortmund, Thomas Tuchel, yang saat ini menangani PSG.

Kans Manchester City dan Paris Saint-Germain untuk mendapatkan tanda tangan Julian Weigl terbilang besar. Sebab, manajemen Die Borussen siap menjual sang gelandang dengan banderol yang mencapai 22 juta poundsterling (Rp 401 miliar).

Sumber: Bola.com

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Son Heung-min Dua Kali Buat Manchester City Kecewa

Hasil Liga Jerman: Kalahkan Mainz, Dortmund Kudeta Puncak Bundesliga

DortmundBorussia Dortmund sementara mengudeta puncak klasemen Bundesliga dari Bayern Munich. Ini setelah Die Borussen menang 2-1 atas Mainz.

Pada laga yang dihelat di Signal-Iduna Park, Sabtu (13/4/2019) malam WIB, Dortmund berupaya bangkit usai dibantai 0-5 oleh Bayern pekan lalu. Tapi, bayang-bayang kekalahan itu masih ada sehingga mereka sulit tampil lepas.

Memang ada 10 attempts , dengan tujuh mengarah ke gawang dibuat oleh Dortmund sepanjang 90 menit. Tapi Mainz yang berada di papan tengah justru lebih banyak mengancam lewat 10 attempts on target dari total 15!

Beruntung Roman Buerki bermain cemerlang di bawah mistar dengan delapan penyelamatan dibuatnya. Sementara, Jadon Sancho di lini serang Dortmund mampu menunaikan tugasnya dengan baik lewat sumbangan dua gol.

Sancho membuka keunggulan Dortmund pada menit ke-17. Mendapat umpan dari Mario Goetze, Sancho melepaskan sepakan dari tengah kotak penalti dan bola bersarang di pojok atas gawang Mainz.

Dortmund menggandakan keunggulan 2-0 lewat gol kedua Sancho tujuh menit berselang. Kini giliran Thomas Delaney yang memberikan assist untuk Sancho dan dituntaskan lewat tendangan kaki kiri ke gawang Mainz.

Mainz yang terus menekan akhirnya bisa memperkecil skor pada menit ke-83. Dari situasi sepak pojok yang gagal dihalau barisan belakang Dortmund, Robin Quaison dengan bebas menendang bola ke gawang Buerki.

Skor 2-1 menutup pertandingan tersebut dan Dortmund sementara naik ke puncak klasemen dengan 66 poin, unggul dua angka dari Bayern yang bertanding nanti menghadapi Fortuna Duesseldorf. Mainz di posisi ke-12 dengan 33 poin.

(mrp/yna)

Asisten Pelatih Dortmund Puji Loyalitas Fans Indonesia

Jakarta – Jorg Heinrich mengaku senang bisa bertemu langsung penggemar Borussia Dortmund di Jakarta akhir pekan kemarin. Eks timnas Jerman itu bahkan tak sungkan memuji para penggemar klub raksasa Jerman tersebut.

Pria yang kini menjabat Asisten Manajer Borussia Dortmund tersebut mengikuti beragam event, mulai dari futsal, jumpa penggemar sampai meramaikan acara nonton bareng. Secara khusus, Heinrich melihat bersama-sama fans laga Borussia Dortmund kontra Bayern Munchen.

Sayang, Jorg Heinrich harus menyaksikan mantan klubnya tersebut kalah telak dari FC Hollywood. Namun, ia yakin Dortmund masih memiliki kesempatan meraih trofi Bundesliga musim ini.

“Kami gagal di Liga Champions, tapi masih terbuka kesempatan menjadi juara di Bundesliga, dan saya percaya itu bisa kami lakukan. Selama masih ada fans di belakang kami, energi mereka sangat positif,” kata Jorg Heinrich.

Terkait fans, Jorg Heinrich memuji apa yang dilihatnya selama berada di Indonesia, terutama di Jakarta. Baginya, Die Borussen di Indonesia menunjukkan militansi. Ia merujuk kepada fakta saat acara nonton bareng laga Dortmund kontra Bayern Munchen.

“Fans dari Indonesa sangat luar biasa, dan mereka menjadi bagian tak terpisahkan dari Dortmund. Meski jauh, sangat loyal,” tegas Jorg Heinrich. Ucapan eks Fiorentina tersebut terbukti dengan kedatangan beberapa Die Borussen yang datang dari luar Jabodetabek, seperti dari Indramayu sampai Tegal.

Menurut Administrator Borussia Dortmund untuk Kawasan Asia Tenggara, Julia, Jorg Heinrich sangat puas, dan mengaku ingin kembali lagi tahun depan. “Dia ingin kembali dengan membawa trofi juara Bundesliga musim ini,” tegasnya.

Sumber: Bola.com

Saksikan video pilihan di bawah ini

Wawancara Eksklusif Legenda Borussia Dortmund, Jorg Heinrich

Pelatih Dortmund: Der Klassiker Bukan Penentu Juara Liga Jerman

Dortmund – Laga antara Bayern Munich dan Borussia Dortmund akan memperebutkan puncak klasemen Bundesliga. Tapi bukan berarti laga itu akan menentukan siapa juara musim ini.

Der Klassiker akan tersaji di Bundesliga akhir pekan ini. Bayern akan menjamu Dortmund di Allianz Arena, Sabtu (6/4/2019) malam WIB.

Di klasemen Liga Jerman, Bayern dan Dortmund sedang bersaing ketat. Dortmund ada di puncak dengan 63 poin dari 27 pertandingan, unggul dua angka atas Bayern.


Meski demikian, pelatih Dortmund Lucien Favre menilai laga akhir pekan ini tak akan menentukan siapa yang akan jadi juara di akhir musim.

“Pertandingan ini sangat spesial: Bayern vs Dortmund. Klasemen ketat, tujuh laga tersisa, dan dua tim hebat,” ujar Favre seperti dilansir AS.

“Kalau kami menang, tidak ada yang dipastikan, kalau kami imbang, tidak ada yang dipastikan, jika kami kalah, tidak ada yang dipastikan… ini sepenuhnya terbuka!”

Setelah diimbangi Freiburg pada pekan lalu, Bayern harus bersusah payah untuk mengalahkan tim divisi dua, Heidenheim, di DFB Pokal dengan skor 5-4. Favre pun percaya Bayern punya kelemahan yang bisa dieksploitasi oleh Dortmund.

“Seperti semua tim, mereka punya kelemahan. Setiap tim punya, bahkan tim-tim terbaik di dunia,” ucap Favre.

“Tapi tidak terlalu banyak, tidak banyak. Dan mereka punya banyak kekuatan, tentu saja, kami tahu itu. Kami harus konsentrasi ke banyak hal,” katanya.

(nds/rin)


MU Disebut Tertarik Sancho, Dortmund: Kabar yang Tak Relevan

JakartaManchester United kabarnya meminati Jadon Sancho. Borussia Dortmund menyebutnya sebagai kabar tak relevan.

MU disebut-sebut sebagai salah satu peminat Sancho. Paris Saint-Germain rumornya menjadi pesaing mereka untuk pemain yang ditaksir bernilai 100 juta pound sterling itu.

Musim ini pemain 19 tahun itu jadi andalan Dortmund di semua kompetisi. Dia sudah bermain 35 kali sejauh ini, mencetak sembilan gol dan 17 assist seperti dilansir Transfermarkt.

Dortmund dalam posisi kuat karena si pemain baru meneken kontrak hingga 2022 pada Oktober tahun lalu. Direktur Keolahragaan Dortmund Michael Zorc mengaku tak tahu menahu soal minat MU, tapi ogah terlalu ambil pusing juga.

“Saya tak tahu apa-apa soal itu. Tapi kabar itu juga tak relevan sih,” ujarnya kepada Bild seperti dilansir Sky Sports.

Sancho sudah mencatatkan empat caps untuk tim nasional Inggris. Debut kompetitifnya bersama tim ‘Tiga Singa’ adalah saat menang 5-0 atas Republik Ceko di Kualifikasi Piala Eropa 2022 pada 23 Maret kemarin.

(raw/nds)

Dortmund Enggan Beri Potongan Harga untuk Pemain Incaran MU

Liputan6.com, Jakarta Manchester United (MU) sepertinya harus memikirkan ulang rencana mendatangkan pemain Borussia Dortmund, Jadon Sancho. Sebab Dortmund enggan memberi potongan harga. 

Musim ini nama Sancho melejit di kancah sepakbola Eropa. Di musim debutnya bersama Die Borussien, ia sanggup mencetak 8 gol dan membuat 12 assist bagi tim asal Jerman tersebut.

Performa apik pemuda 18 tahun tersebut kabarnya menarik perhatian MU. Raksasa Inggris itu berminat untuk memulangkan sang pemuda ke Inggris di musim panas nanti.

Namun dilansir The Mirror, langkah MU untuk mendapatkan Sancho diprediksi bakal sulit. Pasalnya pihak Borussia Dortmund enggan menurunkan harga jual sang pemain di bursa transfer nanti.

Pihak Dortmund sendiri pada awalnya enggan melepaskan Sancho. Mereka percaya bahwa Sancho bisa menjadi salah satu winger terbaik dunia di masa depan, dan itu akan menjadi keuntungan tersendiri bagi tim mereka.

Namun mereka menyadari bahwa klub-klub raksasa Eropa seperti Manchester United tidak akan menyerah untuk mendatangkan sang pemuda. Untuk itu mereka memilih untuk meraih keuntungan sebesar mungkin dari penjualan Sancho.

Menurut laporan yang beredar, Sancho memiliki nilai jual di kisaran angka 80 juta pounds. Namun Dortmund hanya bersedia menjual sang winger di kisaran angka 100 juta pounds dan mereka tidak bersedia memberikan diskon untuk sang pemain.

Hasil Liga Jerman: Tertinggal Dua Kali, Dortmund Menang Dramatis atas Hertha

JakartaBorussia Dortmund bangkit dari dua kali ketertinggalan untuk menaklukkan Hertha Berlin. Gol Marco Reus di masa injury time memberikan kemenangan dramatis.

Bertandang ke OlympiaStadion, Minggu (17/3/2019) dinihari WIB di lanjutan Liga Jerman, Dortmund langsung terdesak selepas kick-off. Usai ancaman beruntun dari Marko Grujic dan Maximilian Mittelstadt, Dortmund kebobolan di menit keempat.

Sepakan jarak dekat Salomon Kalou mengoyak gawang Dortmund.

Dortmund merespons di menit ke-13 dan peluang Jacob Bruun Larsen dihalau Rune Jarstein. Semenit berselang, mereka menyamakan skor lewat serangan cepat yang diakhiri sepakan Thoma Delaney dengan kaki kiri.

Kedudukan berubah lagi di menit ke-35. Dortmund memberikan penalti ke Hertha setelah Julian Weigl melakukan hand ball. Kalou maju sebagai eksekutor dan mencetak gol keduanya.

Babak pertama berakhir tanpa gol lain.

Hanya semenit selepas sepak mula babak kedua, Dortmund kembali menyamakan skor. Umpan silang Jadon Sancho disambar Dan-Axel Zagado.

Dortmund mencoba meningkatkan intensitas serangan dan menjaga momentum. Sepakan dari Christian Pulisic dan Jadon Sancho membentur pemain Hertha, sementara upaya Larsen diamankan kiper.

Hertha balas mengancam di menit ke-57 melalui Grujic. Sepakannya cuma mengenai tiang gawang.

Peluang beruntun dari Pulisic sejak menit ke-71 belum membuahkan hasil. Upaya mereka baru membuahkan hasil di masa injury time.

Menerima umpan Sancho, Reus menaklukkan kiper dan membawa Dortmund berbalik memimpin di menit ke-92.

Hertha mencoba menyelamatkan poin di sisa waktu, tapi malah dihukum kartu merah. Vedad Ibisevic diusir wasit dan Dortmund pun mengunci kemenangan.

Dengan kemenangan ini, Dortmund sementara memuncaki klasemen dengan 60 poin dari 26 laga. Mereka unggul tiga poin dari Bayern Munich yang belum memainkan laga ke-26.

Sementara Hertha ada di posisi 10 dengan 35 poin.

Susunan pemain:

Hertha: Jarstein – Stark, Rekik, Torunarigha – Lazaro, Grujic, Maier, Mittelstädt – Duda (Lustenberger 90+2′) – Selke (Leckie 77′), Kalou (c) (Ibisevic 77′)

Dortmund: Buerki – Wolf (Hakimi 78′), Akanji, Zagadou, Diallo – Weigl, Delaney – Sancho (Toprak 90+6′), Pulisic, Bruun Larsen (Guerreiro 75′) – Reus
(raw/din)

Dortmund Bikin Rencana Transfer MU Berantakan

Liputan6.com, Dortmund – Rencana MU untuk merekrut bintang muda Borussia Dortmund, Jadon Sancho menemui hambatan. Pasalnya, Dortmund tak mau kehilangan sang pemain dalam waktu dekat.

Sancho digaet Dortmund dari Manchester City pada musim panas 2017 lalu. Berkat penampilan apiknya, Sancho pun menjadi pilihan reguler di skuat utama pilihan pelatih Lucien Favre.

Musim ini Sancho sudah mencetak sembilan gol dan 11 assist bagi Dortmund di semua ajang. Catatan ini terbilang sangat impresif bagi pemain yang baru berusia 18 tahun.

Dortmund lewat Direktur Olahraganya, Michael Zorc menegaskan bahwa pihaknya berencana untuk mengikat Sancho selama mungkin.

“Saya jauh dari menetapkan harga untuk Jadon, tapi saya akan berkata bahwa, bahkan bagi klub terbesar di dunia, transfernya akan sulit untuk saat ini,” ujar Zorc dilansir Bild.

“Jadon akan bermain di Dortmund musim depan dan kami jelas memiliki rencana dengannya,” Zorc menegaskan.

Diminati MU dan PSG, Jadon Sancho Takkan Dijual Dortmund

DortmundJadon Sancho sedang laris manis di bursa transfer pemain saat ini. Namun, Borussia Dortmund memastikan takkan melepas Sancho dalam waktu dekat ini.

Masih berusia 18 tahun, Sancho berhasil memperlihatkan performa apik pada musim keduanya di Dortmund. Ia berhasil menjadi salah satu pilar penting di lini depan.

Sejauh musim ini Sancho telah tampil 34 laga dengan sembilan gol dan 15 assists di semua kompetisi. Performa apiknya itu membetot perhatian jagad sepakbola terutama klub-klub besar yang mulai mendekatinya.

Spekulasi terbaru menyebut bahwa Manchester United dan Paris St-Germain ingin mendaratkan Sancho musim panas nanti. Banderol 100 juta pound sterling yang dipasang Dortmund kabarnya bakal dipenuhi.

Terkait isu tersebut, Direktur Olahraga Die Borussen, Michael Zorc, membantahnya. Ia memastikan Dortmund sudah punya rencana buat Sancho musim depan dan akan sangat sulit bagi klub manapun membelinya. Apalagi Zorc juga belum menentukan harga jual pemain yang kontraknya habis 2022 itu.

“Jadon akan bermain untuk Borussia Dortmund musim depan dan kami sudah merencanakan sesuatu bersamanya,” ujar Zorc yang dilansir Sky Sports.

“Saya bahkan belum menentukan harga Jadon. Tapi, menurut saya, klub besar manapun akan sangat sulit untuk bisa membayar harga transfernya saat ini,” tambah dia.

(mrp/cas)

Liga Inggris: Transfer Jadon Sancho, Manchester City Diduga Langgar Aturan

Jakarta – Juara bertahan Liga Inggris Manchester City kembali bermasalah dengan hukum. Mereka diselidiki FA atas dugaan transfer ilegar Jadon Sancho.

Padq 2015, juara Liga Inggris lima kali itu mendatangkan Sancho dari Watford. Pemain yang kini berseragam Borussia Dortmund tersebut masih berusia 14 tahun ketika pindah ke Etihad.

Kabar yang berkembang, media Jerman, Der Spiegel, menemukan bukti laporan Manchester City membayar agen Sancho, Emeka Obasi, sebesar 200 ribu poundsterling. Menurut peraturan, pemain di bawah usia 16 tahun tidak diperbolehkan memiliki agen.

Dugaan tersebut membuat Manchester City kesal. Melalui keterangan resmi, The Citizens merasa ada pihak yang dengan sengaja mencuri berkas-berkas rahasia tim.

“Ada upaya merusak reputasi klub. Kami tidak akan memberikan komentar apapun tentang materi di luar konteks yang diduga dicuri ataupun diretas dari City Football Group dan personel Manchester City serta orang-orang terkait,” sebut pernyataan Manchester City.

Selain itu, ada juga dugaan Manchester City memanipulasi peraturan Financial Fair Play (FFP) yang dibuat UEFA. Ada indikasi Manchester City menjanjikan bayaran kepada orang tua Sancho begitu sang pemain resmi menjadi pemain profesional.

Saat ini, Sancho bukan lagi menjadi pemain Manchester City. Dia dibeli Borussia Dortmund pada 2017 dan tidak pernah bermain di Liga Inggris.


Sumber: Bola.com