Kiprah 6 Mantan Ratu Kecantikan Indonesia dengan Profesi Tak Biasa

Liputan6.com, Jakarta – Sederet perempuan yang tak hanya cantik, tetapi juga cerdas telah terpilih mewakili Indonesia untuk mengikuti kompetisi kecantikan tingkat dunia. Namun sebelumnya, Ratu Kecantikan ini harus berjuang untuk mendapatkan gelar sebagai Puteri Indonesia, Miss Indonesia, dan lainnya.

Di masa jaya, mereka menjalankan tugas sebagai Ratu Kecantikan di dalam juga luar negeri. Namun tak jarang, usai menyerahkan mahkota kemenangan pada penerus, mereka menggeluti profesi yang tidak biasa.

Lantas, prosesi tak biasa apa saja yang ditekuni para mantan Ratu Kecantikan Indonesia ini? Yuk, simak rangkuman selengkapnya berikut ini.

1. Agni Pratistha

Agni Pratistha yang kala itu mewakili Jawa Tengah, berhasil menyandang gelar Puteri Indonesia 2006. Ia mengungguli Ananda dari Kalimantan Selatan damn Rahma Landy dari DKI Jakarta 5 dan melenggang ke Miss Universe 2007 di Meksiko.

Usai menjalankan tugas sebagai Puteri Indonesia, Agni masih memerankan beberapa film layar lebar dan meneruskan hobi lari. Saat ini, ibu dari dua putra ini menjadi pendiri dari ARK Motion Images, sebuah perusahaan yang memusatkan pada video hiburan online yakni film pendek dan film berseri.

2. Bernika Irnadianis Ifada

Puteri Indonesia 2000 diraih oleh Bernika Irnadianis Ifada dari DKI Jakarta 3. Kemenangan Bernika kala itu ditandai dengan penyerahan mahkota oleh pemenang sebelumnya, Puteri Indonesia 1996 Alya Rohali.

Usai bertugas sebagai Ratu Kecantikan, Bernika sempat terjun di dunia pertelevisian sebelum mengikuti kontes, juga menjalankan bisnis kecantikan. Kini, ia menjadi salah satu dosen di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Bogor, Jawa Barat.

2 dari 3 halaman

3. Venna Melinda

Venna Melinda dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 1994 silam. Kala itu, ia mengalahkan wakil Sumatera Utara, Irma Rahmayani Lubis dan wakil Sumatera Selatan, Valentina Tohir.

Usai kontes kecantikan, Venna masih aktif di dunia hiburan Tanah Air. Ia juga menjadi anggota DPR RI dari fraksi Partai Demokrat dapil Jawa Timur periode 2009-2014 dan 2014-2018. Kini, ia pindah ke Partai Nasdem dan kembali mencalonkan diri pada Pemili 2019.

4. Kristania Virginia Besouw

Kristania Virginia Besouw merupakan Miss Indonesia 2006. Atas kemenangan tersebut, ia mengikuti Miss World 2006 yang diselenggarakan di Polandia dan kala itu, Kristania masuk 24 besar.

Pada 2007, Kristy, begitu ia akrab disapa menikah dengan Frank Piay dan tinggal di Amerika Serikat. Tak hanya menjadi warga negara AS, ia juga bergabung dengan US Army sejak 2014-2018.

3 dari 3 halaman

5. Anindya Kusuma Putri

Anindya Kusuma Putri sebagai wakil Jawa Tengah berhasil menyabet gelar Puteri Indonesia 2015. Ia pun mewakili Indonesia ke Miss Universe 2015 dan masuk posisi 15 besar.

Lepas sebagai Ratu Kecantikan, ia tampil di beberapa acara petualangan. Saat ini, Anindya Kusuma Putri berprofesi sebagai Juru Bicara Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia.

6. Susanty Manuhutu

Susanty Manuhutu meraih gelar Puteri Indonesia 1995. Skill komunikasinya pun kian terasah dan membawa Susanty pada beragam profesi. Ia sempat terjun sebagai reporter di salah satu stasiun televisi.

Kemudian, ia melangkah ke industri migas di 1999. Saat ini, Susanty Manuhutu bekerja sebagai juru bicara di salah satu perusahan minyak multinasional.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Menanti Adu Peluru Capres-Cawapres di Debat Perdana

Liputan6.com, Jakarta – Tahapan pemilihan presiden (pilpres) 2019 akan memasuki tahapan baru. Menunggu hitungan jam, debat pilpres perdana akan digelar Kamis 17 Januari 2019. KPU memastikan persiapan untuk itu telah rampung 100 persen. Lokasi, rundown acara, tamu undangan, hingga moderator dan panelis sudah siap semuanya. 

Tak hanya KPU, pihak yang akan bertarung juga menyatakan kesiapannya. Baik pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin, maupun penantangnya paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga. Keduanya menyatakan siap tempur dan telah menyiapkan sejumlah amunisi yang siap digeber di panggung debat pilpres nantinya.  

Koordinator tim debat Jokowi-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding mengatakan, pihaknya telah menyiapkan senjata ‘khusus’ yang akan dipakai dalam debat perdana.  Dua peluru itu adalah kasus HAM dan korupsi.

Karding menyebut, kasus pelanggaran HAM yang diduga dilakukan Prabowo Subianto bakal dibawa Jokowi-Ma’ruf Amin. Selama ini, nama Prabowo kerap diseret dalam dugaan penculikan aktivis saat menjadi Danjen Kopassus.

“Yang pertama soal kasus pelanggaran HAM dan penghilangan orang yang diduga dilakukan Pak Prabowo,” ujar Karding melalui pesan singkat, Jakarta, Selasa 15 Januari 2019.

Kasus kedua, diduga mengkaitkan nama sang cawapres Sandiaga Uno. Nama bekas Wagub DKI Jakarta itu pernah disebutkan sebagai pemilik PT Duta Graha Indah (DGI) oleh mantan Bendum Partai Demokrat Nazaruddin.

“Kedua tentu, kita melihat bahwa KPK telah bekerja menggunakan kewenangannya untuk mengusut kejahatan atau korupsi korporasi. Saya kira salah satu yang mesti menjadi pertanyaan publik selama ini adalah kasus yang menimpa PT DGI di mana semua orang tahu komisarisnya adalah pasangan paslon 02,” kata Karding.

KPK masih mengusut kasus kejahatan korupsi korporasi PT DGI. KPK menetapkan PT DGI sebagai tersangka dalam kasus proyek pembangunan Rumah Sakit Khusus Infeksi dan Pariwisata RS Universitas Udayana sejak 5 Juli 2017. Proyek tersebut diduga memakan kerugian negara hingga Rp 25 miliar. Diduga ada enam proyek yang terlibat.

Perusahaan yang kini berganti nama menjadi PT Nusa Konstruksi Enjiniring ini diketahui bermitra dengan Permai Grup milik terdakwa korupsi Wisma Atlet Muhammad Nazaruddin.

Karding menilai momentum debat itu menjadi tempat Prabowo dan Sandiaga untuk menjelaskan dua hal tersebut ke publik.

“Jadi ini tentu ruang dan hal strategis untuk kita minta penjelasannya kepada Pak Sandiaga Uno dan Pak Prabowo,” tandasnya.

Seakan tak mau kalah, tim pasangan calon nomor 02 juga telah menyiapkan hal yang sama. Mereka mengaku sudah menyiapkan setidaknya empat peluru yang akan digunakan menyerang kubu lawan di debat pilpres perdana ini.

Pertama adalah kasus penyelesaian HAM masa lalu. Juru bicara Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN), Nasir Djamil menyatakan, ini merupakan bahan materi debat yang akan disampaikan.

“Bagaimana menyelesaikan pelanggaran HAM masa lalu. Kemudian kasus-kasus terkait orang hilang,” kata Nasir saat dihubungi Merdeka.com.

Menurut dia, sampai sekarang sudah ada tujuh kasus pelanggaran HAM yang diberikan kepada Kejaksaan Agung dari Komnas HAM yangdimana belum ditindaklanjuti.

Selain itu, senjata lain adalah soal  kasus penyerangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Cawapres Sandiaga mengungkapkan peluang mengangkat kasus tersebut di debat perdana terbuka lebar. Karena menurutnya, ini berkaitan dengan masalah korupsi yang sudah akut.

“Ada kemungkinan (bahas kasus Novel Baswedan) karena masalah korupsi itu kan sudah sangat akut ada di stadium 4 kalau kanker, kalau penyakit sudah sangat kronis,” kata Sandiaga, Jakarta, Selasa 8 Januari 2019.

Dia menuturkan, dengan mengangkat kasus-kasus yang sedang berjalan, justru akan lebih mudah. Karena akan langsung bersinggungan dengan rakyat.

Ketiga, Prabowo Sandi juga akann menjadikan isu teroris sebagai satu amunisi yang akan ditujukan ke kubu lawan,

Terakhir, untuk masalah hukum, soal transparansi dan akuntabilitas para penegak hukum juga menjadi fokus pihak Prabowo-Sandi di debat nanti.

Juru bicara Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN), Nasir Djamil menyebut pihaknya, akan lebih menekankan dalam penegakan hukum yang adil juga ditentukan dari sikap pemimpin negara. Pasalnya, jika penguasanya tegas, maka hukum akan adil.

2 dari 3 halaman

Diharapkan Beri Solusi

Peneliti Center for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes mengatakan, debat Pilpres perdana pada 17 Januari mendatang akan menjadi daya tarik tinggi bagi publik.

“Publik jenuh dengan model kampanye kita tiga bulan belakangan ini tidak bicara soal isu-isu publik. Tidak bicara kepentingan besar publik. Tapi soal-soal yang kontroversial, yang tidak ada hubungannya dengan kepentingan publik,” ucap Arya di kantornya, Jakarta, Selasa 15 Januari 2019.

Dia mengingatkan agar penantang, yakni Prabowo-Sandiaga menghadirkan alternatif. Bukan hanya kritik semata.

“Kita sebagai pemilih tentu berharap dalam debat nanti, bagi penantang dulu deh, bagi penantang harus menawarkan sesuatu alternatif. Bukan soal narasi-narasi, bukan soal kritik-kritik semata. Tetapi harus ada narasi alternatif atau solusi,” ungkap Arya.

Dia merujuk pada pidato kebangsaan Prabowo yang sangat emosional. Topik yang dibicarakannya juga sangat besar.

Padahal kalau penantang itu fokus pada beberapa isu yang kuat, Misalnya isu-isu ekonomi.

“Mungkin pidatonya sangat menarik. Tetapi kan isu yang dibicarakan sangat luas itu. Mungkin juga ingin menargetkan masa pemilih yang luas. Padahal menurut saya sebagai penantang lebih baik menggunakan isu-isu strategis, fokus isu penting,” jelas Arya.

Dia menyayangkan pidato Prabowo sangat emosional, penuh kritik kepada pemerintah. Menurutnya, apa yang disampaikan Prabowo tak akan berpengaruh besar untuk menggaet massa mengambang atau swing voters.

“Kalau dari sisi efek, bagi pemilih yang swing atau yang belum menentukan pilihan, efek pidato itu tidak terlalu besar,” jelas Arya.

Salah satunya, karena isu yang dipilih. Menurutnya, apa yang disampaikan Prabowo adalah isu Pemilu 2014.

“Soal utang, soal sumber daya dan isu-isu lainnya. Nah bagi pemilih yang dua tipikal, pemilih baru dan masih mungkin berubah dan yang belum menentukan pilihan, mereka sudah dengar itu juga sebelumnya. Dan mereka mungkin kurang tertarik,” jelas Arya.

Sedangkan untuk Jokowi-Ma’ruf, masih kata dia, harus juga bisa membangun dan menjawab pertanyaan publik mengapa mereka layak dipilih kembali. Apa capaiannya dan prestasinya. Itu yang menjadi penting bagi publik.

“Karena debat ini sebenarnya kalau kontestasinya ketat, yang sangat memperngaruhi adalah justru isu-isu yang, bukan isu-isu yang normatif tapi isu-isu yang punya daya pukul yang kuat,” tukas Arya.

Dia menilai, isu korupsi akan lebih seksi daripada yang lain. Dimana di 2018 banyak OTT yang dilakukan KPK.

“Jadi publik punya intensi yang sangat besar untuk mengetahui apa prioritas pemerintah terhadap pemberantasan korupsi,” kata Arya.

Selain itu, masih kata dia, korupsi yang dicermati adalah korupsi politik. Jadi ini yang ditunggu masyarakat.

“Terutama korupsi dari sisi korupsi politik. Apa yang ingin pemerintah lakukan untuk menangani tindak pidana korupsi itu. Saya kira isu korupsi tanpa menegasikan isu lainnya, jauh punya magnitude yang besar,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens menyebut, kasus penculikan aktivis ’98 dan kasus penyidik KPK Novel Baswedan harus di angkat di debat capres-cawapres pada 17 Januari nanti. Pasalnya, kedua kasus ini menyangkut masa depan pemerintahan Indonesia.

“Ini (kasus penculikan aktivis 98 dan kasus Novel Baswedan) menjadi tema penting yang harus diungkap kepada publik. Karena keduanya menyangkut masa depan pemerintahan Indonesia. Keduanya, menyangkut pada calon-calon presiden,” ujar Boni Hargens saat dihubungi, Selasa 15 Januari 2019.

Boni menilai, kasus penculikan aktivis 98 selama ini dikaitkan dengan capres Prabowo Subianto. Oleh karena itu, komitmen Prabowo soal penuntasan masalah HAM wajib ditanyakan.

Bukan cuma Prabowo, kata Boni, Jokowi sebagai capres juga mesti tegas dalam mengusut kasus penghilangan paksa 13 aktivis ’98 yang hingga kini belum jelas penuntasannya.

“Bukan karena nama Prabowo Subianto ada di pusaran kasus itu, dengan tanpa penjelasan status hukum atau perannya, kecuali diberhentikan dari jabatan dan dipecat dari keanggotaannya sebagai TNI, melainkan karena ini beban sejarah yang berat maka harus dituntaskan,” tuturnya.

Selain itu, dalam forum debat, kedua capres harus dimintai komitmen untuk menuntaskan kasus Novel Baswedan. Menurutnya, meski kasus Novel terjadi pada era pemerintahan Jokowi, namun beban sejarahnya berbeda.

“Hal yang membedakan secara signifikan adalah kasus penghilangan paksa atas aktivis ‘98 sudah terjadi selama hampir 20 tahun sejak reformasi. Sementara, kasus Novel Baswedan terjadi dua tahun setelah pemerintahan Jokowi,” terangnya.

“Kasus Novel Baswedan memang terjadi pada era Jokowi, tetapi sudah ada lembaga yang bekerja. Saya mengapresiasi langkah Polri yang telah membentuk Tim Gabungan Investigasi untuk mengusut kasus Novel Baswedan,” tegas Boni.

Boni pun berharap Presiden Jokowi juga berani membentuk tim gabungan investigasi untuk menuntaskan kasus penculikan dan penghilangan aktivis 1998. Pasalnya, sampai saat ini, kasus itu masih dalam posisi terkatung-katung.

“Membiarkan kasus ini (kasus penculikan dan penghilangan aktivis 1998) tanpa solusi, tanpa komitmen, dan tanpa kerangka penyelesaian yang jelas, sama saja dengan menyimpan belati di tubuh kekuasaan. Sewaktu-waktu akan melukai, menciderai bahkan menyayat demokrasi kita,” pungkas Boni.

3 dari 3 halaman

6 Segmen

Debat perdana pilpres akan mengusung tema hukum, HAM, korupsi, dan terorisme. KPU memastikan sudah menyiapkan segela keperluan untuk acara tersebut.

Ira Koesno dan Imam Priyono dipilih sebagai moderator. KPU juga telah menunjuk enam nama panelis. Mereka adalah Guru Besar Hukum Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana, Mantan Ketua Mahkamah Agung (MA) Bagir Manan, dan Ketua Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) Ahmad Taufan Damanik. Selanjutnya, ada nama Bivitri Susanti dan Margarito Kamis yang merupakan ahli tata negara. Terakhir adalah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo.

“Sudah, sudah beres, secara teknis dapat kami sampaikan bahwa persiapan debat pertama lancar tidak ada kendala yang berarti,” kata Komisioner KPU Wahyu di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin 14 Januari 2019.

Persiapan lainnya, KPU juga sudah memberikan kisi-kisi debat. jumlah kisi-kisi soal debat capres cawapres mencapai 20 pertanyaan terkait tema hukum, HAM, korupsi, dan terorisme.

Ketua KPU RI Arief Budiman menjelaskan, sebagai pihak penyelenggara, keputusan KPU terkait bocoran daftar pertanyaan di debat perdana ini bukan keputusan pribadi. Keputusannya disepakati bersama kedua kubu capres.

“Karena pengalaman di banyak tempat sering terjadi, jadi kami ambil putusan itu. Pesan penting kami tidak ingin ada paslon yang dipermalukan,” jelas Arief.

Debat perdana akan diisi enam segmen. Segmen pertama penyampaian visi misi kandidat. Segmen kedua dan ketiga menjawab pertanyaan dari para pakar.

Segmen keempat dan kelima adalah debat antarkandidat dengan pertanyaan yang diajukan masing-masing paslon. Dan terakhir segmen keenam ada closing statement dari masing-masing paslon.

Sebelum hari H coblosan 17 April mendatang, KPU rencananya akan melaksanakan debat hingga lima kali.

Debat perdana digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Debat akan disiarkan langsung oleh TVRI, RRI, KOMPASTV, dan RTV.

Debat kedua, akan dilakukan satu bulan setelahnya atau pada 17 Februari 2019. Debat kedua merupakan debat antarcapres saja dan akan dilaksanakan di Hotel Sultan, Jakarta Pusat. Debat akan disiarkan oleh RCTI, GTV, MNC, dan INEWS.

Debat ketiga akan dilaksanakan satu bulan setelahnya, yaitu 17 Maret 2019. Debat masih akan diadakan di Hotel Sultan, Jakarta Pusat.

Debat ketiga ini merupakan debat antarcawapres. Stasiun televisi yang akan menyiarkan adalah TransTV, Trans7, dan CNN.

Lalu, debat keempat akan berlangsung pada 30 Maret 2019 di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan. Debat ini kembali dilakukan antarcapres. SCTV, Indosiar, dan MetroTV akan menjadi stasiun televisi yang menyiarkan debat.

Terakhir, debat kelima akan dilangsungkan pada awal April 2019 dengan tanggal yang belum ditentukan.

Lokasi debat juga belum diputuskan. Namun, ada empat stasiun televisi yang akan menyiarkan debat, yaitu TVOne, ANTV, BERITASATU, dan NET.

Gelaran debat kelima atau terakhir ini akan kembali dilakukan berpasangan, yaitu capres dan cawapres.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Selain Laboratorium Sekolah, Sindikat AN Cs Simpan Narkoba di Apartemen

Liputan6.com, Jakarta – Selain laboratorium sekolah, Sindikat narkoba AN Cs ternyata memiliki gudang lain untuk menyimpan naroba.

Unit Narkoba Polsek Kembangan bersama Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menemukan gudang penyimpanan narkoba di sebuah Apartemen di kawasan Srengseng, Kembangan Jakarta Barat.

Kapolsek Kembangan Kompol Joko Handoko, mengatakan, penemuan ini setelah pelaku diperiksa instensif.

“Kami melakukan penggeledahan di Apartemen Park View. Di sini (Apartemen) terdapat ratusan ribu butir narkoba golongam 4 dan obat-obatan yang masuk dalam daftar G,” tandas dia.

Sebelumnya, Polsek Kembangan Jakarta Barat menyita 355 gram sabu dan 7910 butir dan psikotropika golongan IV serta obat-obatan daftar G. Totalnya 7910 butir.

Barang tersebut ditemukan sebuah Laboratorium sebuah sekolah di Jakarta Barat. Adalah DL dan CP, kakak beradik yang mendesain tempat tersebut menjadi gudang penyimpanan narkoba sekaligus tempat tinggal.

“Barang disimpan di dalam laboratorium. Di situ ada sebuah ruangan yang dialihfungsikan jadi gudang dan tempat tidur,” kata Kapolsek Kembangan, Komisaris Joko Handono, Selasa (15/1/2019).

2 dari 3 halaman

Tes Urin Siswa

Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Kota Jakarta Barat Uripasih mengatakan, pihaknya akan menjadwalkan pemeriksaan urine terhadap sejumlah siswa di Jakarta Barat.

Ini buntut dari hasil temuan Polsek Kembangan yang menemukan gudang Narkoba di dalam Laboraturium di sebuah sekolah.

“Iya pasti,” kata dia di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (15/1/2019).

Uripasih mengatakan, pihaknya akan berkerja sama dengan Kepolisian dan BNN Provinisi DKI Jakarta agar kegiatan tersebut segera merealisasikan.

Menurut dia, nanti hanya satu sekolah yang siswa akan dites urine. Itu yang dijadikan gudang narkoba oleh DL dan CP.

“Kami saat ini sedang menyusun perencenaan yang jelas nanti saya akan bersurat ke BNN,” terang dia.

Jika hasil tes urin ada yang positif, Uripasih menyatakan akan memberikan sangsi sesuai aturan yang berlaku. Yang terberat dikeluarkan dari sekolah.

“Saya akan melihat di tata tertib berapa nilai ketika anak terlibat menggunakan narkoba. Kalau nilai 100 pasti dikembalikan di orang tua,” tandas dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Panas Jelang Debat: TKN Sorot Penculikan-PT DGI, BPN Tanya Kasus Novel

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin mengatakan pihaknya akan menyoroti isu penculikan aktivis dan kasus korupsi PT Duta Graha Indah (DGI) untuk diangkat di debat capres pertama. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menegaskan mereka siap mendebat TKN dan telah mempersiapkan pertanyaan seputar kasus teror yang menimpa penyidik senior KPK Novel Baswedan.

“Mengenai pertanyaan yang akan dilakukan pihak TKN kepada Pak Prabowo dan Bang Sandi, bagi kami tidak masalah ya. Kasus penculikan itu adalah kaset rusak yang diulang-ulang atau nasi basi ya karena memang sekali 5 tahun akan dipertanyakan. Untuk itu kita siap menghadapi,” ujar juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN), Andre Rosiade dalam keterangannya, Selasa (15/1/2019).

Andre menegaskan Prabowo-Sandi juga siap menjawab perihal kasus DGI. Sandiaga Uno diketahui pernah menjadi komisaris PT DGI, yang telah divonis Pengadilan Tipikor Jakarta sebagai korporasi pelaku korupsi. Sandiaga bahkan pernah hadir sebagai saksi di persidangan kasus PT DGI pada 7 September 2017. Sandiaga mundur dari posisi komisaris PT DGI pada tahun 2015.


Sandiaga, tegas Andre, tak terlibat dalam kasus tersebut. Dia menyinggung soal jajaran timses Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilgub DKI Jakarta 2017.

“Bicara kasus DGI juga tidak masalah. Tidak mungkin Mas Bambang Widjojanto dan Pak Adnan Pandu mau jadi timses Anies-Sandi kalau Bang Sandi terlibat kasus DGI, bahwa Bang Sandi tidak terlibat dalam kasus korupsi DGI. Untuk itu kami sangat optimis dua kasus ini tidak akan menyulitkan Pak Prabowo dan Bang Sandi menjawab pertanyaan kubu Jokowi,” tegas Andre.

Politikus Partai Gerindra tersebut lalu berbicara soal kasus yang menimpa Novel Baswedan. Menurut Andre, jika Prabowo-Sandi memimpin negeri, pengungkapan teror terhadap Novel akan selesai dalam waktu 100 hari.

“Dari pihak kami ada beberapa hal yang ingin ditanyakan. Secara pertanyaannya belum bisa kami ungkapkan tapi salah satu yang akan ditanyakan tentu perkembangan kasus Novel ya. Banyak masyarakat yang menyampaikan ke Pak Prabowo dan Bang Sandi, tolong tanyakan kasus Novel kenapa kasus Novel tak selesai-selesai sedangkan Pak Prabowo dan Bang Sandi bisa menyelesaikan kasus Novel insyaallah paling lama 100 hari pemerintahan beliau. Soal political will, ada kemauan dari penguasa atau tidak,” ucap Andre.

Sebelumnya diberitakan, Koordinator Debat TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding, mengatakan TKN akan menyoroti isu penculikan aktivis dan kasus korupsi PT Duta Graha Indah (DGI) untuk debat capres pertama.

“Pertama, kasus pelanggaran HAM dan penghilangan orang yang diduga dilakukan oleh Pak Prabowo. Ini saya kira menjadi hal penting yang perlu kami garis bawahi, agar masyarakat tidak lupa dan mengetahui jejak rekam seseorang. Bahwa yang memimpin Indonesia ini harus lah orang-orang baik,” kata Karding.

“Salah satu yang menjadi pertanyaan publik adalah kasus DGI, di mana semua juga tahu bahwa salah satu komisarisnya adalah pasangan paslon 02. Jadi ini tentu menjadi ruang dan hal yang strategis untuk kami minta penjelasannya kepada Pak Sandiaga Uno dan Pak Prabowo,” ujar Karding.
(gbr/tor)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Sebut Milenial di Tangerang Sulit Cari Kerja, Sandi Janjikan Solusi

Jakarta – Cawapres Sandiaga Uno menyebut milenial di Tangerang kesulitan mencari kerja. Sandiaga berjanji, dia dan capres Prabowo Subianto akan meminimalisir kesulitan itu jika terpilih dalam Pilpres 2019.

Janji itu disampaikan Sandiaga saat berdialog dengan para milenial Tangerang di Warunk Upnormal Modernland, Jalan Hartono Raya, Tangerang, Selasa (15/1/2019). Istri Sandiaga, Nur Asia, hadir mendampingi.

“Banyak anak muda di sini yang susah dapat lapangan kerja. Ini yang menjadi fokus Prabowo-Sandi untuk hadir memberi solusi bagi masyarakat di Tangerang Raya,” kata Sandiaga.


Sandiaga menyebut Tangerang merupakan salah satu kantong suara di Provinsi Banten. Dia dan Prabowo berjanji akan memerhatikan para milenial di sana khususnya dalam aspek pekerjaan.

“Tangerang Raya ini adalah salah satu kantong suara dan pertumbuhan ekonomi dan penganggurannya harus diperbaiki. Penganggurannya sekarang 7,7% di atas pengangguran rata-rata nasional,” sebut Sandiaga.

Menurut Sandiaga, kunjungan dan berdialog langsung dengan para milenial Tangerang akan membantunya meraih suara. Mantan Wagub DKI Jakarta itu mengklaim memiliki solusi atas masalah pengangguran di Kota Tangerang.

“Tentunya kunjungan-kunjungan seperti ini kemampuan kita untuk meyakinkan masyarakat bahwa kita punya solusinya. Karena pemerintah itu harus hadirkan solusi bagi masyarakat, membuka lapangan kerja dan jaga stabilitas harga bahan pokok dan biaya hidup,” ujarnya.

Sebelumnya, Prabowo berjanji akan membuka lapangan pekerjaan bagi seluruh rakyat Indonesia bila terpilih nanti. Dia ingin agar ekonomi tak hanya dirasakan segelintir orang, tapi juga untuk seluruh rakyat Indonesia.

“Kami bertekad dan yakin kami mampu ciptakan lapangan pekerjaan untuk rakyat kita. Dan kita yakin kita dapat meningkatkan daya beli masyarakat,” kata Prabowo dalam pidato kebangsaan dan paparan visi misi ‘Indonesia Menang’ di JCC, Senayan, Jakarta, Senin (14/1).
(zak/gbr)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Cek Fakta Pidato Prabowo: Gaji Sebagian Jukir DKI di Atas Sebagian Dokter

Jakarta – Calon Presiden Nomor urur 02 Prabowo Subianto menyinggung gaji sebagian dokter yang lebih kecil dari juru parkir (jukir). Untuk Provinsi DKI Jakarta sebagian jukir menerima upah minimum provinsi (UMP).

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) juga mengakui sebagian dokter umum masih bergaji di bawah Rp 3 juta. Gaji tersebut lebih kecil dari sebagian jukir di Jakarta yang bergaji UMP. UMP DKI di 2019 sebesar Rp 3.940.973.

Dari data UPT Perparkiran DKI Jakarta, terdapat 1.564 jukir yang terdata. 268 Orang jukir di tempat parkir elektronik mendapat gaji UMP. Sedangkan yang lainnya menerima melalui sistem bagi hasil, tergantung wilayahnya.
“Petugas parkir di lokasi Tempat Parkir Elektronik (sudah bergaji UMP) 268 orang,” kata Humas UPT Perparkiran DKI Jakarta Ivan Falentino saat dikonfirmasi, Selasa (15/1/2019).

Ivan mengatakan penggolongan parkir diatur melalui peraturan gubernur Nomor 188 tahun 2016 Tentang Tempat Parkir yang Dikelola Pemerintah Daerah. “(Bagi hasil) tergantung lokasinya. Di Pergub 188/2016 terdapat penggolongan kawasan jalan,” sebut Ivan.

Prabowo Subianto sebelumnya menyampaikan janji untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan sosial. Prabowo berbicara tentang gaji beberapa dokter yang menurutnya lebih kecil dibanding orang yang menjaga parkir mobil.

Prabowo awalnya mengatakan ingin memberantas kemiskinan. Tak hanya yang tampak, dia berjanji menumpas kemiskinan hingga ke akar.

“Fokus kedua meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan sosial. Kami akan perangi kemiskinan sampai ke akar-akarnya,” kata Prabowo dalam pidato kebangsaan ‘Indonesia Menang’ di JCC, Senayan, Jakarta, Senin (14/1).

Prabowo lalu menyinggung cara untuk mengurangi jarak antara orang kaya dan orang miskin di Indonesia. Dia juga menyinggung tata kelola BPJS. Di momen inilah Prabowo menyebut banyak dokter yang kini bergaji lebih kecil ketimbang tukang jaga parkir mobil.

“Kami akan perbaiki tata kelola BPJS dan jaringan sosial lainnya untuk mencegah defisit dan meningkatkan layanan kesehatan yang berkualitas. Dokter-dokter kita harus dapat, harus dapat penghasilan yang layak.

“Sekarang banyak dokter-dokter kita gajinya lebih kecil dari tukang jaga parkir mobil,” sebut Prabowo.

Saksikan juga video ‘Prabowo-Sandi Garap Isu Ekonomi di Setiap Debat’:

[Gambas:Video 20detik]

(fdu/tor) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ahok Imbau Pendukungnya Tak Golput di Pilpres 2019

Jakarta – Jelang pelaksanaan Pilpres 2019, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberi imbauan kepada warga Jakarta. Eks Gubernur DKI itu meminta pendukungnya untuk tidak golput.

Hal tersebut disampaikan Ahok melalui surat yang ia sampaikan melalui stafnya, Ima Mahdiah, yang ikut dalam Pileg untuk DPRD DKI Jakarta. Secara khusus, ia memberi imbauan kepada warga Jakarta Barat yang masuk dalam daerah pemilihan 10 DPRD DKI.

“Mohon dukungannya, jangan golput pada Pemilu 17 April 2019 nanti,” ucap Ahok dalam suratnya yang ia tulis dari Mako Brimob, Selasa (15/1/2018).


Lewat suratnya, Ahok mengesankan meminta warga Dapil 10 DKI untuk mendukung Ima. Ia juga berharap pemilu dapat berlangsung dengan damai.

Berdasarkan Daftar Calon Tetap KPU, seperti dilihat dari website KPU DKI Jakarta, Ima diketahui maju sebagai caleg dari PDIP untuk Dapil 10 DKI Jakarta. Dapil 10 berada di wilayah Jakarta Barat B yang meliputi Kecamatan Grogol Petamburan, Kecamatan Taman Sari, Kecamatan Kebon Jeruk, Kecamatan Palmerah dan Kecamatan Kembangan.

Ahok Imbau Pendukungnya Tak Golput di Pilpres 2019Foto: Surat Ahok minta pendukung tak golput. (Dok Istimewa).

Ima merupakan salah satu staf Ahok yang masih tetap setia meski Ahok harus menjalani hukuman sebagai terpidana dalam kasus penistaan agama. Ima pernah bercerita, ia maju menjadi caleg dari PDIP atas saran Ahok.

“Bapak (Ahok) sendiri yang minta saya masuk PDI Perjuangan. Beliau mengatakan, kalau mau berjuang ya lewat PDI Perjuangan,” kata Ima kepada wartawan, Sabtu (1/9/2018).

Berikut surat Ahok yang ia tulis sebagai dukungan untuk Ima:

Kepada warga-warga di dapil 10 DPRD Propinsi DKI. Mohon dukungannya, jangan golput pada Pemilu 17 April 2019 nanti. Saya titipkan surat ini melalui Ima Mahdiah caleg Dapil 10 PDIP untuk DPRD Propinsi DKI. Sehat, sukses, sukacita, dan selalu ada damai sejahtera Allah menyertai hati dan pikiran kita.

Salam dari
Mako Brimob

BTP
Basuki Tjahaja Purnama
15-1-2019
(elz/tor)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kenapa Anies Baswedan Berambisi JPO dan Trotoar Harus Artistik?

Liputan6.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dan trotoar yang ada di DKI Jakarta harus tampak artistik.

“Mengapa JPO, trotoar itu harus dibangun dengan artistik, karena kita ingin jalan kaki semata-mata dipandang sebagai perjalanan pengalaman,” ujar Anies di Jakarta, Senin (15/1/2019).

Beberapa waktu lalu, Anies telah mengecek dua proyek revitalisasi JPO Bundaran Senayan dan JPO Gelora Bung Karno. Dua JPO tersebut memiliki desain arsitektur unik dan berbeda dibanding desain JPO lainnya.

Anies mengatakan bahwa dirinya mengecek ketinggian-ketinggian yang nantinya akan dirasakan pejalan kaki sebagai pengalaman unik dari dua JPO berdesain unik tersebut.

“Jalan kaki dipandang sebagai pengalaman, setiap waktu orang melewati, mengalami unik yang berbeda. Nah desainnya harus memastikan bahwa itu terintegrasi dengan suasana yg ada di sekitarnya,” imbuh Anies, seperti dilansir Antara.

Hingga saat ini, proses revitalisasi JPO Bundaran Senayan dengan JPO Gelora Bung Karno Jakarta Pusat masih terus berlangsung.

2 dari 2 halaman

Cek Lapangan

Pengecekan yang dilakukan oleh Anies dilakukan bersandarkan oleh cuaca dan waktu untuk merasakan kendala pejalan kaki serta melihat ketinggian JPO yang dilewati.

“Kemarin kita ngecek pada saat hujan, saat sore, pagi, saya ajak mereka untuk merasakan sendiri. Beda tidak ketinggian-ketinggiannya. Kalau progres, tanya kepada pelaksana, kendala utamanya pada hujan, ujar Anies.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Kepada Habibie, Jokowi Sampaikan Kondisi Politik Indonesia Jelang Pemilu

Liputan6.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan videoconference dengan Presiden ke-3 RI BJ Habibie. Melalui videoconference itu, Jokowi menanyakan kabar Habibie yang tengah menjalani pengobatan di Jerman.

“Kami ingin mendapatkan kabar mengenai kesehatan beliau yang kita lihat semuanya tadi beliau kesehatannya prima dan kita doakan bersama beliau tetap diberikan kesehatan yang baik oleh Allah SWT,” ujar Jokowi usai videoconfrence di Presidential Lounge Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (14/1/2019).

Kepada Habibie, mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menyampaikan bahwa kondisi politik dan ekonomi di Indonesia baik dan kondusif menjelang Pilpres dan Pileg 2019.

“Saya tadi juga mengabarkan mengenai keadaan di Idonesia mengenai ekonomi, yang berjalan baik, politik juga berjalan baik. Proses menuju ke pemilihan legislatif dan pemilihan presiden juga dalam keadaan yang baik itu yang kami kabarkan,” jelas Jokowi.

Jokowi mengaku juga menanyakan pendapat Habibie tentang rencana pengembangan sumber daya manusia (SDM) secara besar-besaran. Pengembangan SDM ini akan dilakukan dalam kurun waktu beberapa tahun ke depan.

Menurut Jokowi, dalam tanggapannya tadi Habibie menekankan pada bidang pendidikan. Jokowi mengatakan bahwa Habibie menginginkan agar pemerintah fokus pada pengembangan vokasi serta memperbanyak pelatihan.

“Pendidikan dan pembudayaan. Jadi pembudayaan beliau menyampaikan itu. Jadi budaya produktivitas, kedisiplinan kemudian kerja keras, itu yang beliau sampaikan,” kata Jokowi.

2 dari 3 halaman

Kesehatan Habibie

Sementara itu, Habibie menyampaikan bahwa kesehatan dirinya semakin membaik setelah pengobatan. Habibie menceritakan bahwa dirinya akan menjalani operasi untuk kesehatannya.

“Waalaikumsalam. Baik, makin sehat. Setelah diperbaiki, bukan hanya ginjal tetapi juga mata, nanti bulan depan mata kiri-kanan dioperasi tapi enggak berat karena ganti lensa aja,” jawab Habibie.

Jokowi pun mendoakan Habibie diberikan kesehatan. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu memastikan bahwa pemerintah akan membantu penyediaan fasilitas jika diperlukan dalam menjalani perawatan kesehatan.

“Kalau ada hal-hal yang diperlukan kami sudah perintahkan ke Mensesneg untuk layanan kesehatan yang diperlukan Bapak, kami siap untuk melayani,” jelas Jokowi.

“Ya terima kasih, syukur Alhamdulillah sampai sekarang saya dicover asuransi,” timpal Habibie.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

CVR Ditemukan, Misteri Jatuhnya Lion Air Akan Terpecah?

Liputan6.com, Jakarta – Titik terang mengenai insiden jatuhnya Lion Air nomor penerbangan JT-160 yang jatuh di Tanjung Karawang pada 29 Oktober 2018 lalu mulai terkuak.

Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Dinas Penyelam Bawah Air (Dislambair) Koarmada I akhirnya menemukan Cockpit Voice Recorder (CVR) dari pesawat nahas tersebut.

Penemuan CVR terjadi pada pukul 09.10 WIB. Sebelumnya, bagian lain dari kotak hitam pesawat, yakni Flight Data Recorder (FDR) sudah berhasil ditemukan.

Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) Laksda TNI Harjo Susmoro mengatakan, CVR ditemukan oleh 18 penyelam dari Dislambair Koarmada dan tiga orang dari Kopaska dengan menggunakan Kapal Bantu Hidro Oseanografi (KRI) Spica-934.

Panglima Komando Armada (Koarmada) I, Laksamana Muda TNI Yudo Margono menunjukkan CVR Lion Air JT 610 di atas kapal Angkatan Laut Indonesia KRI Spica di perairan Tanjung Karawang, Indonesia (14/1). (AFP Photo/Azwar Ipank)

“KRI Spica-934 menemukan CVR pada posisi koordinat 05 48 46,503 S – 107 07 36,728 T di perairan Tanjung Karawang Jabar,” ujar Harjo Senin di Jakarta, (14/1/2019).

Menurut Harjo, untuk mencari CVR Lion Air, pihaknya mengerahkan KRI Spica-34. Kapal tersebut dikerahkan dari Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Pelabuhan Tanjung Priok sejak Selasa, 8 Januari 2019. 

Untuk mendapatkan bagian kotak hitam itu, Harjo mengatakan pihaknya menggunakan sejumlah peralatan bawah air canggih, seperti Multibeam Echosounder (MBES), Sub Bottom Profiling (SBP), Magnetometer, Side Scan Sonar, ADCP serta peralatan HIPAP untuk mendeteksi sinyal dari black box Lyon JT 610.

“Selain peralatan tersebut KRI Spica-934 juga membawa ABK sebanyak 55 orang, personel KNKT 9 orang, penyelam TNI AL 18 orang, serta scientist 6 orang,” kata Harjo.

Harjo mengatakan, pencarian CVR Lion Air sempat terkendala hujan. Kurang bersahabatnya cuaca membuat jarak penglihatan dalam laut sangat rendah.

“Di luar dugaan musim hujan tiba. Cuaca kurang bersahabat visibility sangat rendah ditambah lagi kendala teknis. Namun tim semua bersepakat bahwa ini harus ketemu,” kata Harjo.

Tim kemudian mengerahkan SPICA menggunakan magnetometer, side scan sonar, multi beam sonar, alat penyedot lumpur ditambah dengan alat KNKT Remotely Operated Vehicle (ROV) dan ULB locator.

Setelah tahu gambaran tanah dalam air, tim melakukan profiling untuk mengetahui lapisan dasar laut supaya tahu situasi.

“KNKT sudah minimalisir 5×5 sudah ada CVR. Kita fokus ke 5×5 masih ada puing. Kita tidak berhasil karena ping lemah. Namun demikian dengan kekuatan dan kesunggahuan dan heroik dengan penyelam-penyelam handal dengan kedalam 33 meter akhirnya memberikan gambaran poisis yang hampir pasti.” ujar dia.

“Hari ini pagi di turun pagi hari jam 08.40 tadi sudah bisa ditemukan CVR. Sebelumnya sudah ditemukan Crash Survivable Memory Unit (CSMU) berarti kita berasumsi CVR tidak jauh. Kita angkat puing dan penyemprotan lumpur ketebalan 30 sentimeter,” ucap Harjo.

“Kita mengetahui di bawah lumpur tidak mungkin di atas lumpur. Kemungkinan pertama tidak ditemukan karena banyak puing. Setelah bersihkan baru ketemu,” lanjut dia.

2 dari 4 halaman

Butuh Waktu 1 Tahun

Temuan bagian dari kotak hitam ini pun mendapat apresiasi dari Presiden Jokowi. Menurutnya, temuan CVR bisa menjadi titik terang mencari penyebab insiden tersebut.

“Kita bisa membuka, bisa terang benderang nanti,” kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, (14/1/2019). 

Jokowi mengaku sangat menghargai penemuan CVR Lion Air JT-160 tersebut oleh Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Dinas Penyelaman Bawah Air (Dislambair) Kawasan Barat.

“Ini nanti akan lebih memperjelas kecelakaaan pesawat yang kemrin ini terjadi disebabkan oleh apa,” kata mantan Gubernur DKI itu.

Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengaku senang atas penemuan alat perekam radio (Cockpit Voice Recorder/VCR) milik pesawat Lion Air JT 610.

Dia mengatakan, butuh waktu sekitar 1 tahun untuk mengeksplorasi data yang merekam penyebab kecelakaan pesawat tersebut. Budi menilai KNKT dan TNI AL secara all out dalam pencarian CVR. Apresiasi kian diberikan karena pada proses pencarian sebelumnya yang melibatkan konsultan dan kapal milik asing, belum membuahkan hasil.

“Sekarang ini saya bangga justru karena ini menggunakam KRI AU. Oleh karena itu saya mengapresiasi atas apa yang ditemukan oleh KNKT bersama TNI AU,” ungkap dia di Jakarta, Senin (14/1/2019).

Black box bagian Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Lion Air JT 610 tersimpan di dalam wadah berisi air di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (14/1). CVR ini ditemukan tim penyelam Kopaska dan Dislambir Koarmada I. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

“Ini memberikan suatu makna bagi upaya kita menemukan penyebab dari kecelakaan ini,” tambah dia.

Sementara itu, Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan pihaknya membutuhkan waktu tiga sampai lima hari untuk mengunduh isi percakapan yang ada di dalam CVR.

“Setelah proses pengunduhan akan dilanjutkan analisa, tergantung kompleksnya sampai sejauh mana komplesitas percakapan yang ditemui,” kata Soerjanto di Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (14/1/2019).

Analisa nantinya berkait dengan berbagai macam unsur yang terkait, seperti framing, human factor, serta masalah yang ada di dalam kokpit .

“Mudah-mudahan tidak terlalu lama,” kata Soerjanto. 

Sementara itu, Ketua Sub-Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo berharap rekaman di kokpit sebelum penerbangan tujuan Pangkalpinang juga masih terekam. 

“Ada proses penerbangan sebelumnya sekitar setengah jam. Harapannya, kita masih tangkap penerbangan Denpasar-Jakarta,” ujar  Nurcahyo.

Sedangkan pada rute Jakarta-Pangkalpinang, KNKT menganalisis data selama 13 menit, sebelum pesawat hilang kontak. Pesawat kemudian dinyatakan jatuh di perairan Karawang pada 29 Oktober 2018.

“CVR ini isinya suara yang ada di kokpit, pembicara di kokpit. Pembicaraan semua ada di sini. Kita kan sudah ada FDR. Nah, yang kita ingin dengar itu, waktu ada masalah ini, apa diskusi yang terjadi antarpilot. Bagaimana mengambil keputusan, alasannya apa. itul yang kita lihat,” papar Nurcahyo.

3 dari 4 halaman

Seberapa Pentingnya Black Box?

Penemuan CVR ini diharapkan dapat mengungkap misteri jatuhnya pesawat yang yang menewaskan 189 orang itu. Lantas seberapa penting CVR ini dalam mengungkap misteri jatuhnya pesawat rute Jakarta-Pangkal Pinang itu?

Untuk mengungkap penyebab setiap tragedi jatuhnya pesawat, fokus utama pencarian umumnya pada kotak hitam atau black box.

Black box ini penting karena di dalamnya terdapat perekam data penerbangan atau flight data recorder (FDR) dan perekam suara kokpit atau cockpit voice recorder (CVR) dalam pesawat tersebut.

Personil TNI AL menunjukkan CVR Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang Oktober 2018 lalu di laut lepas pantai Karawang (14/1). Para penyelam Angkatan Laut telah nerhasil menemukan CVR Lion Air PK-LQP. (AFP Photo/Azwar Ipank)

Fungsi dari alat ini adalah untuk merekam pembicaraan antara pilot dan pemandu lalu lintas udara atau air traffic control (ATC) bandara dan mengetahui tekanan udara serta kondisi cuaca selama penerbangan.

Kotak hitam itu sejatinya tak berwarna hitam, melainkan berwarna oranye. Investigator KNKT Ony Soeryo Wibowo‎ mengatakan kotak hitam itu biasanya ditempatkan pada bagian ekor pesawat.

Warna oranye sengaja dipilih untuk membedakan dengan semua komponen elektronik ‎di pesawat.

Semua komponen elektronik di pesawat disebut black box dan berwarna hitam. Nah, untuk membedakan mana FDR (flight Data Recorder) dan CVR (Cockpit Voice Recorder), maka kotak itu berwarna oranye,” kata Ony yang ditulis pada Kamis (1/11/2018).

Ony mengatakan, dunia penerbangan internasional baru menyepakati FDR dan CVR berwarna oranye sekitar tahun 1980-an.

Cockpit Voice Recorder (CVR) Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang Oktober 2018 lalu diperlihatkan oleh Personil TNI AL di laut lepas pantai Karawang (14/1). (AFP Photo/Azwar Ipank)

Sebelumnya, semua komponen elektronik pada pesawat, termasuk FDR dan CVR, memang berwarna hitam. Tujuannya untuk menyerap hawa panas dan mengeluarkannya ke luar pesawat.

FDR dan CVR disebut juga sebagai kotak hitam lantaran punya filosofi tersendiri. Bahwa hitam identik dengan gelap dan diasosiasikan pada misteri.‎ Itu sebabnya, FDR dan CVR disebut sebagai kotak hitam karena merepresentasikan misteri di balik kecelakaan sebuah pesawat.

“Disebut hitam, karena hitam merepresentasikan misteri. Dia merekam misteri dari sebuah peristiwa kecelakaan pesawat,” kata Ony.

Kotak hitam sejak 1980-an diwarnai oranye juga karena alasan agar mudah ditemukan, selain juga supaya berbeda dengan kotak hitam lainnya yang ada di pesawat.

Mengingat, kecelakaan sebuah pesawat tak dapat ditentukan terjadi di mana. Bisa di laut atau bisa juga di daratan. Sehingga, dengan warna khasnya itu, FDR dan CVR dapat “menyala” di dalam gelap.

Lebih jauh Ony menjelaskan bahwa pesawat umumnya juga memiliki lebih dari dua alat perekam. Namun, semua aktivitas perekaman terpusat pada FDR dan CVR. Kedua perekam itu diletakkan di bagian ekor juga karena maksud tertentu.

“Ditaruh di ekor itu untuk menghindarkan kerusakan parah saat terjadi benturan. Kalau di ekor, kan, kemungkinan terkena benturannya paling kecil,” ujar Ony.

Bagi Ony dan rekan-rekannya di KNKT menyingkap tabir misteri si kotak hitam harus dilakukan. Meski tentunya, menyimpulkan hasil akhir dari investigasi kecelakaan pesawat bukan perkara mudah dan perlu waktu yang tak sebentar.

“Membaca black box, cepat atau lamanya itu tergantung kerusakan,” kata investigator KNKT, Nurcahyo Utomo.

Menurut dia, jika kotak hitam itu rusak, misal terbakar kabel-kabel di dalamnya,‎ maka KNKT harus membawa kotak tersebut ke negara pembuat.

Di sana, kabel-kabel atau komponen listrik yang sudah rusak akan diganti dengan yang baru. Baru setelah itu, rekaman pada FDR dan CVR bisa diunduh.

FDR dan CVR sendiri memiliki kemampuan rekaman yang terbatas dan overwrite atau menimpa rekaman sebelumnya. Maksudnya, FDR dan CVR akan merekam segala aktivitas dan pembicaraan selama 30 menit.

Kemudian rekaman 30 menit berikutnya akan menimpa dan otomatis menghapus rekaman 30 menit sebelumnya.

“Jadi rekaman menit ke-31 akan menghapus rekaman menit ke-1, menit ke-32 akan menggantikan menit ke-2 begitu seterusnya sampai menit ke-60 menimpa menit ke-30. Dan itu berlaku terus sampai black box itu berhenti merekam karena terputusnya aliran listrik,” ujar Nurcahyo.

4 dari 4 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: