Djarum Foundation Tanam 10.000 Pohon Trembesi di Tol Semarang-Batang

Jakarta

Pemanasan global menjadi isu serius yang terjadi di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Demi mengurangi dampak pemanasan global, Djarum Foundation kembali menanam ribuan pohon trembesi. Komitmen ini terus dilakukan oleh Djarum Foundation dengan menanam pohon trembesi di jalur Tol Semarang-Batang, Jawa Tengah.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari program Djarum Trees For Life (DTFL) Trans Jawa yang sebelumnya telah menghijaukan Tol Cipali pada 2015 lalu. Acara seremoni penananam 10 ribu pohon trembesi di Tol Semarang-Batang diselenggarakan Sabtu (3/11/2018) di Jembatan Kali Kuto yang akan menjadi ikon dari jalan tol Semarang – Batang.

Hadir pada acara ini, di antaranya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Vice President Djarum Foundation FX Supanji, dan Pimpinan Proyek PT Jasamarga Semarang Batang R Beni Dwi Septiadi.

“Inisiatif penanaman trembesi ini merupakan upaya nyata Djarum Foundation yang bekerja sama dengan Jasa Marga Semarang-Batang untuk melestarikan dan menjaga lingkungan demi kehidupan yang lebih baik di masa depan. Seperti yang kita tahu, jalan tol merupakan jalur vital transportasi orang dan barang yang sangat perlu dilakukan penghijauan demi memberikan kesejukan dan juga mengurangi dampak CO2 dan perubahan iklim,” ungkap FX Supanji.

Djarum Foundation juga akan menanam jenis pohon berbunga dan pohon buah di beberapa ruas seperti interchange, rest area, hingga kantor pengelola jalan tol. Bersama pengelola tol, Djarum Foundation juga akan bekerja sama melakukan perawatan pada pohon-pohon tersebut hingga tiga tahun ke depan meliputi, penyiraman, pemupukan, pemangkasan, hingga penggantian bila ada pohon yang rusak atau mati.

“Sehingga nantinya diharapkan ruas Tol Semarang-Batang menjadi lebih hijau dan nyaman. Tidak hanya bagi pengguna jalan tol, tapi juga bagi pekerja dan pihak pengelola,” jelasnya.

Djarum Foundation Tanam 10.000 Pohon Trembesi di Tol Semarang-BatangPenanaman pohon trembesi oleh Djarum Foundation (Foto: dok. Djarum Foundation)

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyambut baik upaya penghijauan yang akan terbentang sepanjang 75 kilometer. Apalagi,Tol Semarang-Batang nantinya akan menjadi urat nadi jalur distribusi di wilayah Jawa Tengah bagian utara. Maka penanaman pohon akan berdampak positif bagi kenyamanan pengguna tol dan juga mengurangi dampak gas CO2.

“Tol ini merupakan program strategis nasional yang harus sukses untuk membuka jalur cepat Jawa. Untuk itu banyaknya kendaraan yang akan lewat dengan emisi gas buang yang pasti meningkat harus diimbangi dengan penanaman pohon sebanyak-banyaknya. Peran serta masyarakat diperlukan agar jalur ini rindang, sejuk, dan menyerap emisi. Terima kasih pada Djarum Foundation yang telah turut serta aktif membantu penghijauan ini,” kata Ganjar.

Penanaman 10 ribu trembesi akan dilakukan setelah pembangunan Tol Semarang – Batang rampung dikerjakan. Kini pembangunan jalan tol sudah mencapai 80 persen dan diproyeksikan akan dibuka secara fungsional saat Libur Natal dan Tahun Baru Desember mendatang.

Ke depannya, program DTFL Djarum Foundation akan melakukan penanaman trembesi pada ruas tol lainnya, seperti jalur Surabaya-Mojokerto, jalur Gempol-Pasuruan, dan Kertosono-Ngawi. Pohon trembesi dipilih karena sangat unggul dalam menyerap gas CO2. Satu pohon dewasa mampu menyerap 28,5 ton CO2 pertahun. Bentuk pohon yang sering disebut rain tree ini juga seperti kanopi atau payung raksasa sehingga bisa menurunkan suhu udara hingga 4 derajat celcius di bawah kerindangannya.

Untuk informasi lebih lengkap, klik di sini.

(adv/adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *