TKN Jokowi: Sidang Ratna Sarumpaet Perlihatkan Buruknya Leadership Prabowo

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin bersyukur sidang kasus hoax Ratna Sarumpaet akhirnya digelar. Menurut TKN Jokowi-Ma’ruf, kasus Ratna menunjukkan bahwa kubu Prabowo mampu menggunakan segala cara untuk memenangkan kontestasi Pilpres 2019.

“Saya bersyukur sidang kasus Ratna Sarumpaet bisa digelar kemarin. Perkara Ratu hoax dari kubu hoax akhirnya disidangkan,” kata Wakil Sekretaris TKN Raja Juli Antoni kepada wartawan, Jumat (1/3/2019).

“Cara kubu Pak Prabowo yang mempergunakan segala cara untuk memenangkan kompetisi politik dengan keji dan kejam. Mereka berambisi untuk mem-framing Pak Jokowi sebagai pemimpin diktator dan otoriter. Kasus Ratna mereka ‘santap’ degan lezatnya. Diungkap ke media bukan dilaporkan ke kepolisian,” sambungnya.


Pria yang akrab disapa Toni itu menilai, sidang kemarin memperlihatkan buruknya kepemimpinan (leadership) Prabowo yang mudah mempercayai hoax yang direkayasa oleh Ratna. Menurut dia, Prabowo tampil sebagai pemimpin yang emosional karena menelan informasi tanpa melakukan klarifikasi.

“Kasus Ratu Hoax ini juga memperlihatkan buruknya leadership Prabowo. Prabowo pemimpin yang tidak matang dan emosional sehingga tidak mampu memproses sebuah informasi dengan tepat sehingga keputusan yang diambil sangat buruk. Grasa-grusu, semua informasi ditelan bulat-bulat tanpa klarifikasi sama sekali,” tutur Toni.

“Lalu apa yang diharap rakyat dari kubu penyebar hoax dengan calon presiden yang leadership yang buruk?” sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, Ratna menjalani sidang dakwaan di PN Jakarta Selatan, Jalan Ampera, Jakarta Selatan, Kamis (28/2). Jaksa penuntut umum (JPU) mendakwa Ratna Sarumpaet membuat keonaran dengan menyebarkan hoax penganiayaan. Ratna disebut sengaja membuat kegaduhan lewat cerita dan foto-foto wajah yang lebam dan bengkak yang disebut akibat penganiayaan.

Padahal kondisi bengkak pada wajah Ratna merupakan efek dari operasi plastik di RS Bina Estetika, Menteng. Jaksa mengungkap, Ratna memfoto dirinya saat menjalani perawatan medis, lalu menyebarkan foto ditambah keterangan soal terjadinya penganiayaan.
(azr/mae)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

4 Kebijakan Anies Usai Ditinggal Sandi hingga yang Menuai Kontroversi

Liputan6.com, Jakarta – Memimpin Jakarta sendirian, itulah yang dilakukan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI sepeninggal Sandiaga Uno yang memilih mendampingi Prabowo sebagai cawapresnya di Pilpres 2019.

Kurang lebih 7 bulan sudah, terhitung dari Agustus 2018, Anies menata Ibu Kota tanpa seorang wakil gubernur. Satu harapannya untuk sosok yang akan menemaninya memimpin DKI Jakarta, kerja keras dan all out.

“Kemudian kalau (di) Jakarta harus mau kerja keras, jadi jangan tanggung. Harus all out, tuntas,” kata Anies.

Sempat diwarnai tarik ulur antara Gerindra dan PKS selaku partai pengusung, kini dua nama telah dipastikan akan memperebutkan posisi orang nomor 2 di DKI Jakarta sebagai pendamping Anies Baswdean. Mereka adalah Agung Yulianto dan Ahmad Syaiku. Fit and proper test juga sudah dilakukan.

Sejak ditinggal Sandi sejak Agustus 2018, tak sedikit kebijakan penting telah diwujudkan untuk mengubah wajah Jakarta oleh mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini.

Tidak hanya perubahan drastis dari sisi pembangunan di perkotaan maupun birokrasi, kebijakannya dengan merotasi ribuan pejabat di lingkungan Pemprov DKI belakangan ini masih jadi sorotan. Bahkan ada yang menilainya kebijakan tersebut berbau politis.

Berikut sejumlah kebijakan Anies Baswedan selama memimpin Jakarta sendiran dalam hal menata Ibu Kota sekaligus yang tuai kritikan:

2 dari 6 halaman

1. Rotasi Ribuan Pejabat DKI

Tercatat ada sekitar 1.125 pejabat di lingkungan Pemprov DKI yang dirotasi, Senin, 25 Februari kemarin di halaman Balai Kota. Terdiri dari 15 pimpinan tinggi pratama atau eselon II (setingkat kepala dinas), 274 administrator atau eselon III (setingkat camat) dan 836 pengawas atau eselon IV (setingkat lurah).

Banyak pihak yang menilai kebijakan tersebut sangat kental aroma politis. Salah satunya diungkap oleh Ketua DPRD Prasetyo Edi Marsudi.

Pras menduga pencopotan pejabat DKI yang dilakukan Anies karena faktor like and dislike.

“Ini aneh ini buat saya dan tempat-tempat itu kok berbaunya politis sekali,” ujar Prasetio di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Selasa, 26 Februari 2019.

Perombakan jabatan di level kepala dinas memang menjadi hak diskresi gubernur. Namun, lanjut Pras, pencopotan pejabat eselon III seperti camat dan eselon IV dinilai tidak bijak.

Terkait tudingan tersebut, Anies pun angkat bicara. Di sisi lain Anies mengatakan, dirinya tak bisa melarang siapapun untuk mengemukakan pendapat. Namun, perihal rotasi serta mutasi yang dilakukannya terhadap jajarannya didasarkan atas evaluasi kinerja, bukan personal.

“Ini adalah semua soal kinerja selama satu setengah tahun ini. Dan imajinasi orang boleh-boleh saja ya,” ungkap Anies Baswedan.

3 dari 6 halaman

2. Copot Pejabat DKI Terlibat Jual Beli Jabatan

Selain rotasi jabatan, mantan Menteri Pendidikan era Presiden Jokowi ini belum lama ini menyatakan akan mencopot pejabat Pemprov DKI Jakarta bila terbukti terlibat dalam jual beli jabatan lurah dan camat.

Dia menyebut itu bentuk penyuapan jika pejabat memberikan sejumlah uang untuk mendapatkan kedudukan.

“Kalau dia tidak lapor dan kemudian hari ketahuan, langsung saya copot. Karena berarti itu penyuapan,” kata Anies di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (28/2/2019).

Akan tetapi, Anies menyebut itu pemerasan bila terdapat pejabat dipaksa untuk memberikan kepada oknum ketika proses rotasi.

4 dari 6 halaman

3. Serahkan 500 Sertifikat Tanah

Bertempat di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membagikan 500 sertifat tanah kepada warga Cipayung dan Makasar. Penyerahan sertifikat berdasarkan arahan dari program pemerintah pusat.

Selain itu, lanjut Anies, sertifikat tersebut merupakan bentuk kepastian hukum, sehingga tidak mudah untuk diakui oleh pihak lain.

“Jangan sampai Bapak Ibu terima sertifikat, habis itu ada yang datang dengan iming-iming, malah langsung dijual. Malah langsung laku, langsung gak punya tanah lagi nanti,” kata Anies Baswedan, Kamis (18/2/2019).

5 dari 6 halaman

4. Resmikan 3 JPO Senilai Rp 53 M

JPO Gelora Bung Karno dan JPO Bundaran Senayan, dua jembatan yang kini telah direvitalisasi oleh Anies Baswesdan. Selain untk menghadirkan fasilitas untuk masyarakat, Anies menyebut JPO dapat menjadi salah satu ikon Ibu Kota.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, JPO Bundaran Senanya, JPO GBK dan JPO Polda Metro secara resmi dibuka,” ucap Anies di Senayan, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Tak seperti JPO pada umumnya, dua jembatan yang baru saja diresmikan ini memiliki sejumlah kelebihan. Di antaranya memiliki lampu LED dan lampu sorot warna warni RGB, CCTV 24 jam, tong sampah, dan disertai lift yang ramah wanita hamil dan penyandang disabilitas.

“Saya selalu menggarisbawahi (JPO) dirancang untuk bisa ramah bagi disabilitas. Kesataraan fasilitas bagi semua warga ibu kota, kususnya penyandang disabilitas,” ujar dia.

6 dari 6 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Usai Hajar Bournemouth, Arsenal Bidik Tottenham

Liputan6.com, London – Usai menghajar Bournemouth 5-1, Arsenal kini membidik Tottenham Hotspur di laga Liga Inggris selanjutnya. Hal itu diungkap pelatih The Gunners, Unai Emery.

Pada dini hari tadi, Tottenham Hotspur harus menelan kekalahan. Mereka dikalahkan oleh Chelsea dengan skor 2-0 di Stamford Bridge.

Berkat kekalahan itu, posisi The Lillywhites kini semakin didekati oleh Arsenal di klasemen sementara EPL. Mereka kini hanya unggul empat poin saja dari The Gunners yang menempati peringkat 4.

Emery sendiri menegaskan bahwa Arsenal akan melakukan segala cara untuk mengalahkan Tottenham di akhir pekan nanti. “Itu [memangkas jarak dengan Tottenham] adalah sebuah motivasi yang besar bagi kami,” buka Emery kepada situs resmi Arsenal.

2 dari 3 halaman

Jaga Performa 

Emery menegaskan bahwa timnya tidak boleh berleha-leha jelang menghadapi pertandingan sarat gengsi tersebut pada akhir pekan nanti.

Sang pelatih menyebut bahwa timnya wajib bekerja keras di sesi latihan Arsenal agar mereka bisa meraih kemenangan pada laga itu.

“Kami tidak boleh hanya mewacanakan hal itu melalui omongan saja, melainkan kami harus memanfaatkan dengan sebaik mungkin, seperti yang kami lakukan hari ini. Setelah itu baru kami harus membuktikannya pada pertandingan hari Sabtu nanti.”

3 dari 3 halaman

Laga Sulit 

Emery juga mengakui bahwa Tottenham bukanlah lawan yang bisa dipandang dengan sebelah mata. Untuk itu timnya harus membuktikan kualitas mereka di atas lapangan.

“Untuk saat ini mereka [Tottenham] adalah lawan yang sulit bagi kami, karena mereka berada di posisi yang lebih baik daripada kami di klasemen sementara ini.”

“Saya rasa bermain di markas mereka akan sangat sulit, namun ini akan menjadi ujian yang sangat baik. Ujian ini akan menjadi ujian yang bagus dan juga positif.” tandasnya.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

Laga Pembuka Piala Presiden 2019 Dimulai Lebih Cepat

Jakarta – Laga pembuka Piala Presiden 2019 mengalami perubahan waktu. Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria menyatakan turnamen yang ditayangkan Indosiar, Sabtu (2/3/2019), menjadi lebih awal.

Duel Persib Bandung versus Tira-Persikabo yang menjadi pembukaan Piala Presiden 2019 dimajukan menjadi jam 16.00 WIB dari jadwal semula jam 18.30 WIB.

Dalam konferensi pers drawing Piala Presiden 2019 di Hotel Sultan, Jakarta (21/2/2019), diungkap rencana pembukaan turnamen pramusim itu akan digelar dengan kick-off Persib Bandung kontra Tira-Persikabo pada jam 18.30 WIB, dengan didahului seremoni pembukaan.

Namun, informasi terbaru jadwal siaran langsung Indosiar menyebut laga pembuka Piala Presiden antara Persib kontra Tira-Persikabo digelar pada jam 16.00 WIB. 

“Kick-off laga pembukaan memang jam 16.00 WIB. Pertandingan kedua, jam 19.00 WIB. Info tersebut tadi sudah dibahas dalam managers meeting. Keputusan pertandingan menjadi jam 16.00 WIB dan 19.00 WIB karena ada acara pembukaan, sehinggga nanti tidak terpotong waktu salat magrib,” ujar Ratu Tisha Destria saat ditemui seusai RUPS Luar Biasa PT LIB di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Sekjen PSSI itu juga mengungkapkan seremoni pembukaan akan dimulai sekitar jam 15.30 WIB. Mengenai kehadiran Presiden Joko Widodo di pembukaan, Ratu Tisha Destria mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak protokoler Istana saat mendampingi Timnas Indonesia U-22 menemui Presiden Joko Widodo, Kamis pagi (28/2/2019).

“Insyaallah, Presiden hadir. Tadi saya sempat menanyakan hal tersebut ke protokoler Istana. Insya Allah beliau hadir sekaligus membuka Piala Presiden. Harapannya seperti itu,” ujar Ratu Tisha.


Sumber: Bola.com

Habiburokhman: Dakwaan Ratna Jelaskan BPN Prabowo-Sandi Korban Kasus Ini

JakartaRatna Sarumpaet menceritakan soal ketegangan penyidikan dan mengaitkannya dengan politik. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menganggap semua kemungkinan bisa terbuka.

“Ya kita ikuti saja proses persidangan ini, supaya fakta-fakta dibuka semua dan terang benderang. Semua kemungkinan terbuka, makanya kita lihat fakta-fakta persidangan,” kata juru bicara Direktorat Advokasi BPN Prabowo-Sandiaga, Habiburokhman, kepada wartawan, Kamis (28/2/2019).

Habiburokhman juga mengomentari soal acungan dua jari Ratna sebelum persidangan. Menurutnya, dua jari tersebut merupakan tanda Ratna telah menyadari kekeliruan dan berkomitmen berjuang untuk Prabowo-Sandiaga.

“Setiap orang mungkin pernah salah, dan beliau sedang menjalani proses hukum. Acungan dua jari adalah pertanda beliau mungkin menyadari kekeliruan dan sebenarnya tetap komit dalam perjuangan,” ungkapnya.

Habiburokhman lalu mengirimkan keterangan pers terkait sidang dakwaan Ratna Sarumpaet. Menurutnya, surat dakwaaan Ratna membuat jelas tidak adanya kaitan antara kebohongan soal penganiayaan dengan entitas hukum BPN Prabowo-Sandiaga.

“Ada dua bagian penting dalam surat dakwaan yang perlu diperhatikan. Yang pertama diuraikan secara jelas dalam dakwaan bahwa Bu Ratna terlebih dahulu menyampaikan info tidak benar soal penganiayaan kepada stafnya sendiri yaitu Rubangi, Saharudin dan Pele sebelum menyampaikan info sama kepada pimpinan BPN Prabowo-Sandi. Yang kedua disebutkan Bu Ratna mengizinkan Nanik S Deyang untuk mengambil foto dan diupload serta memberikan persetujuan untuk ditulis di Facebook,” urai Habiburokhman.

Politikus Gerindra ini mengatakan petinggi-petinggi kubu Prabowo-Sandiaga yang sempat bersuara Ratna dianiaya hanyalah korban dalam kasus tersebut. Habiburokhman lalu memberi pembelaan kepada Nanik S Deyang yang merupakan Waketum BPN Prabowo-Sandiaga.

“Dengan demikian jelas, bahwa petinggi-petinggi BPN Prabowo Sandi juga menjadi korban dalam kasus ini. Khusus untuk Nanik S Deyang, semua yang dia lakukan semata karena ketidaktahuannya dan atas persetujuan Bu Ratna,” sebutnya.

Habiburokhman juga memberi pembelaan kepada Ratna, yang dianggap telah membohongi BPN Prabowo-Sandiaga. Ratna Sarumpaet diketahui dicopot dari posisi jurkamnas BPN Prabowo-Sandiaga setelah kebohongannya terungkap.

“Kami minta kepada semua pihak untuk menghormati proses hukum yang berjalan, dan tidak menjadikan perkara ini sebagai ajang fitnah kepada kami seolah ada keterlibatan.Kepada Bu Ratna kami berharap beliau berani memberikan keterangan apa adanya dalam proses persidangan. Di luar kasus ini, rekam jejak Bu Ratna sebagai pejuang demokrasi tidak bisa juga dihapuskan begitu saja,” tutur Habiburokhman.

Sebelumnya, Ratna Sarumpaet bicara soal ‘politik’ dalam perkara yang membawa dirinya sebagai terdakwa hoax penganiayaan. Ratna Sarumpaet meminta perkaranya diungkap terang benderang lewat persidangan.

“Saya sebenarnya, saya salah, oke. Tetapi sebenarnya yang terjadi di lapangan, di penyidikan, ada ketegangan luar biasa bahwa memang ini politik. Saya berharap persidangan ini dengan semua unsur yang ada di sini, marilah kita menjadi hero untuk bangsa. Kalau saya dipenjara, nggak masalah. Di atas segalanya, hukum bukan kekuasaan,” tegas Ratna Sarumpaet dalam sidang perdana di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Kamis (28/2).

Ratna Sarumpaet didakwa membuat keonaran dengan menyebarkan kebohongan atau hoax penganiayaan. Ratna disebut sengaja membuat kegaduhan lewat cerita dan foto-foto wajah yang lebam dan bengkak yang diklaim sebagai penganiayaan.

Atas perbuatannya, Ratna Sarumpaet dijerat dengan Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 28 UU No 19 Tahun 2016 tentang ITE.

Ikuti perkembangan terbaru Pemilu 2019 hanya di detikPemilu. Klik di sini

(elz/dhn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Atiqah Hasiholan Soal Sidang Ratna Sarumpaet: Saya Harap Tak Politis

Jakarta – Putri Ratna Sarumpaet, Atiqah Hasiholan, setia mendampingi sang ibunda di sidang dakwaan. Dia berharap persidangan Ratna tidak politis.

“Saya berharapnya tidak ada yang politis dalam hal ini. Saya berharap betul sidang ini, saya berharap dengan penuh rasa hormat kepada hakim bisa mengadili sidang ini ya penuh dengan hati nurani dan juga fakta-fakta yang ada,” kata Atiqah usai sidang Ratna Sarumpaet di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Kamis (28/2/2019).

Atiqah mengulangi pernyataan sang ibu di sidang tadi bahwa ada fakta-fakta yang tidak sesuai dari dakwaan yang dibacakan jaksa. Ratna sendiri didakwa membuat keonaran dengan menyebarkan kabar hoax penganiayaan. Ratna disebut sengaja membuat kegaduhan lewat cerita dan foto-foto wajah yang lebam dan bengkak yang disebut penganiayaan.

“Tadi seperti ibu sampaikan, itu sudah dimengerti oleh ibu saya tapi memang ada beberapa fakta yang tidak sesuai dengan apa yang terjadi, kan tadi udah disampaikan ibu saya. Ya namanya ini kan dakwaan, pasti jaksa tugasnya memang menuntut ibu saya, itu memang tugasnya jaksa dan berarti sekarang tugas kita melakukan pembelaan dengan bukti-bukti yang ada,” paparnya.

“Dakwaanya sih nggak ada yang baru, sesuai dengan penyidikan selama ini aja. Teman-teman pasti sudah tahu juga jadi nggak ada yang baru,” sambung Atiqah.

Sebelumnya, Ratna Sarumpaet bicara soal ‘politik’ dalam perkara yang membawa dirinya sebagai terdakwa hoax penganiayaan. Ratna Sarumpaet meminta perkaranya diungkap terang benderang lewat persidangan.

“Saya sebenarnya, saya salah, oke. Tetapi sebenarnya yang terjadi di lapangan, di penyidikan, ada ketegangan luar biasa bahwa memang ini politik. Saya berharap persidangan ini dengan semua unsur yang ada di sini, marilah kita menjadi hero untuk bangsa. Kalau saya dipenjara, nggak masalah. Di atas segalanya, hukum bukan kekuasaan,” tegas Ratna Sarumpaet dalam sidang perdana di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Kamis (28/2/2019).
(imk/fjp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kubu Prabowo Minta WNA yang Punya E-KTP Diungkap ke Publik

Liputan6.com, Jakarta – Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) untuk Warga Negara Asing (WNA) bernama Guohui Chen viral di media sosial. Ketua Sekretaris Nasional Prabowo-Sandiaga, Muhammad Taufik kaget munculnya e-KTP tersebut. Dia minta pihak terkait membeberkan jumlah data WNA yang memiliki e-KTP secara transparan.

“Ini suatu hal kita kritisi. Karenanya kepada yang berkewajiban didata untuk WNA untuk yang punya e-KTP berapa. Kalau enggak dibuka berarti enggak ada datanya, kalo enggak dibuka bohong lagi,” ujar Taufik di Seknas Prabowo-Sandi, Jalan Hos Cokroaminoto, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2019).

Politikus Partai Gerindra itu khawatir hal itu berpotensi curang di Pemilu serentak 2019. Khusus untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU), Taufik menegaskan, harus segera mendata WNA yang memiliki e-KTP agar tidak disalahgunakan pada saat hari pencoblosan.

“Kita minta kepada KPU orang-orang negara asing yang punya KTP itu didata oleh KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) dan PPS (Panitia Pemungutan Suara) di daerah masing-masing,” tegasnya.

Selain itu, Taufik mengungkapkan, pihaknya juga membentuk tim khusus guna mencegah potensi kecurangan yang bisa terjadi di Pemilu 2019. Tim itu diberi nama Laskar Pencegahan Kecurangan Pemilu di sejumlah provinsi di Indonesia.

“Laskar pencegahan kecurangan itu dilatih di Jateng, Jatim dan Jabar dan juga Banten. Laskar ini untuk mengawasi seluruh TPS berkaitan dengan hal-hal tersebut,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Taufik berharap Pemilu serentak 2019 agar tak berjalan sukses tanpa dinodai adanya kecurangan. Menurutnya, sudah saatnya KPU sebagai penyelenggara menunjukkan kemajuan.

“Bila ditemukan itu, laporkan. Kemudian kali digunakan supaya ditangkap. Saya punya pengalaman di DKI. Ini yang lucu WNA punya e-KTP . Sementara banyak warga DKI masih banyak belum punya e-KTP,” tandasnya.

2 dari 2 halaman

Tanggapan Kemendagri

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri menegaskan e-KTP untuk WNA telah diatur dalam Undang-Undang No 24 tahun 2013 Pasal 63 dan Pasal 64.

“Perlu disampaikan di awal karena di medsos seolah-olah menyatakan belum ada dasar hukum untuk KTP elektronik untuk WNA. Perlu ditegaskan dalam konfigurasi kependudukan Indonesia penduduk dibagi dua WNA dan WNI,” jelas Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakhrulloh dalam konferensi pers di Kantor Kemendagri, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2019).

Zudan menambahkan, penerbitan e-KTP WNA sudah dilakukan sejak 2013. Hingga hari ini, Dukcapil Kemendagri sudah menerbitkan e-KTP WNA sebanyak 1.600 di seluruh Indonesia. Provinsi yang paling banyak menerbitkan e-KTP WNA yaitu Bali, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Terkait masalah ini, dia memastikan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat salah memasukkan atau meng-input Nomor Induk Kependudukan (NIK) Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) milik Warga Negara Asing (WNA) berkebangsaan Tiongkok bernama Guohui Chen. Sebab data bernama Bahar benar adanya.

“Namanya Bahar, tapi NIK-nya Chen. Jadi, salah input,” kata Zudan.

Zudan menjelaskan, NIK atas nama Bahar belum tercantum dalam DPT di KPU Kabupaten Cianjur. Sementara, NIK yang ada dalam DPT saat ini adalah milik WNA bernama Chen. Maka dipastikan terdapat kesalahan input oleh petugas KPU Kabupaten Cianjur.

“Saudara Bahar melakukan perekaman e-KTP pada 4 September 2012. NIK yang benar atas nama Bahar, tidak ditemukan di dalam DPT,” ucap Zudan.

Reporter: Muhammad Genantan Saputra

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 Wanita Ditangkap karena Buang Mayat di Hutan Pegunungan

Jakarta – Dua orang wanita ditangkap oleh Kepolisian Toyota, Prefektur Aichi, Jepang, karena meninggalkan sesosok mayat di hutan pegunungan di wilayah tersebut. Belum diketahui apa hubungan dua orang wanita itu dengan mayat yang mereka buang.

Dilansir dari Japan Today, Rabu (27/2/2019), peristiwa tersebut terjadi pada awal Februari 2019. Kedua pelaku diidentifikasi sebagai Noriko Kadota (36) dan Kazuyo Ishikawa (34).

Kadota dan Ishikawa telah mengakui bahwa mereka membuang sesosok mayat wanita dengan usia 20 tahunan. Polisi mengatakan keduanya menyesal atas apa yang telah mereka perbuat.
Fuji TV melaporkan bahwa Kadota dan Ishikawa membuang mayat yang belum diungkap identitasnya itu dari atas mobil.

Esok pagi usai insiden pembuangan mayat, teman pria dari 2 pelaku menelepon layanan darurat 110 dan mengatakan bahwa Kadota telah membunuh seseorang. Polisi kemudian memanggil Kadota dan Ishikawa.

Teman pria Kadota dan Ishikawa mengungkap kepada polisi bahwa dua rekannya itu bekerja di sebuah tempat yang sama dan diketahui ada masalah dengan seorang wanita di tempat kerja itu. Diduga wanita tersebut adalah yang menjadi korban dan mayatnya dibuang di hutan.

Hingga kini polisi belum mengungkap apa hubungan Ishikawa dan Kadota dengan korban.
(rna/ibh)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

KPU Hampir Pasti Dapuk Alfito Deannova dan Putri Ayu Jadi Moderator Debat Cawapres

Liputan6.com, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) merampungkan rapat internal mereka terkait persiapan debat ketiga calon presiden dan wakil presiden 2019. Bersama Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, dan Bawaslu, mengerucut dua nama moderator, yakni Alfito Deanova dan Putri Ayuningtyas.

“Moderator sudah disepakati, mulai mengerucut kita akan tetapkan Selasa minggu depan,” kata Ketua KPU Arief Budiman di Kantor KPU RI, Selasa (26/2/2019).

Menanggapi nama tersebut, pihak TKN mau pun BPN mengaku tak keberatan. Masing-masing menilai, sosok keduanya layak ditampilkan sebagai pemandu jalannya debat ketiga yang akan mempertemukan masing-masing calon wakil presiden tersebut.

“Kita sepakat bulat baik 01 maupun 02 bahwa moderator Alfito Deannova dan Putri Ayuningtyas,” kata Wakil Ketua BPN Priyo Budi Santoso, dalam kesempatan yang sama.

2 dari 3 halaman

Tak Persoalkan Moderator

Hal itu senada diungkap Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN ) Aria Bima. Menurut dia, pihaknya tak ada masalah dari awal terkait siapa pun sosok moderator yang akan dipercaya KPU memandu debat.

“Kita tidak pernah mempersoalkan moderator. Dari awal ya saya kira itu,” singkat dia.

Diketahui, debat ketiga akan dihelat pada 17 Maret 2019. Berlokasi di Hotel Sultan Jakarta, dan akan mengangkat tema soal ketanagakerjaan, sosial budaya, kesehatan, dan pendidikan.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Heboh Markas Alien Ditemukan di Permukaan Mars

Liputan6.com, Jakarta – Sebuah foto di planet Mars yang diunggah baru-baru ini, memperlihatkan objek aneh yang diduga pengamat ekstraterestrial sebagai ‘markas’ alien.

Foto tersebut sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan astronom dan pengamat amatir.

Dilansir Mirror pada Selasa (26/2/2019), foto ini diambil oleh robot rover milik NASA, Curiosity.

Scott Waring, pengamat ektraterestrial yang menulis UFO Sightings Daily, mengklaim objek di Mars ini memiliki tekstur yang mirip seperti rumah besar dengan beberapa lantai.

“Objek ini memiliki lima tingkatan, semakin ke atas ia semakin mengerucut,” terangnya.

“Struktur di atas mirip seperti piramida yang berbentuk datar. Bisa jadi, setiap tingkatan memiliki tangga kecil yang bisa dinaiki,” tambah Scott.

Dirinya bahkan mengungkap kemungkinan kalau Curiosity ke depannya bisa menyambangi markas tersebut untuk melakukan investigasi.

“Curiosity tidak melakukan investigasi objek tersebut karena NASA ingin menjadikannya sebagai rahasia di Mars. Padahal jika diungkap asal usul objek, informasi ini tentu akan menjadi sorotan,” tandas Scott.

2 dari 3 halaman

Bakteri Ini Jadi Kunci Manusia Bisa Hidup di Mars?

Teka-teki apakah Planet Mars kelak bisa dihuni manusia di masa depan, hingga kini masih menjadi misteri.

Tak heran, banyak institusi luar angkasa dan ilmuwan meneliti Planet Merah ini untuk mengungkap apakah ia memiliki tanda-tanda kehidupan yang mendukung kelayakan hunian manusia.

Terbaru, peneliti dari Imperial College London baru saja menemukan salah satu ‘kunci’ yang mereka anggap bisa membantu manusia hidup di Mars kelak.

Dilansir Newsweek, mereka baru saja menemukan bakteri yang dinilai mampu beradaptasi dengan fotosintensis–yakni proses di mana tanaman dan organisme lain mampu menyerap cahaya dan memproduksi oksigen.

Bakteri bernama ‘Cyanobacteria’ ini, dipercaya bisa hidup di Mars dan bahkan mampu berfotosintensis bersamaan dengan organisme lain.

Jika mereka dibawa ke Mars, nantinya bakteri ini akan disimpan di dalam biosphere dan menciptakan oksigen.

“Ini masih teori, tetapi badan antariksa dan perusahaan swasta tertarik dengan konsep bakteri ini demi mewujudkan kenyataan untuk bisa tinggal di Mars,” ujar Elmars Krausz, pimpinan peneliti.

“Fotosintesis secara teori bisa dimanfaatkan dengan organisme semacam ini (Cyanobacteria) untuk menciptakan udara, agar manusia bisa bernafas di Mars,” lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Bisa Hidup di Pencahayaan Rendah

Krausz juga mengungkap, kalau Cyanobacteria merupakan bakteri yang bisa hidup di pencahayaan rendah, bahkan bisa tumbuh di bebatuan dan bertahan dalam kondisi dan suhu ekstrem seperti di Mars.

Menariknya, peneliti mengamati kalau Cyanobacteria ternyata merupakan jenis bakteri yang biasanya tumbuh di sejumlah wilayah terpencil, seperti Antartika dan gurun Mojave.

Dalam studi tersebut, peneliti juga menemukan jenis pigmen yang terkandung di dalam bakteri ini, seperti klorofil yang mampu membuat organisme dapat beradaptasi dalam pencahayaan rendah dan tetap bisa memproduksi energi.

“Kandungan klorofil ini beradaptasi untuk menyerap cahaya seminim mungkin. Namun, riset kami mengidentifikasi kalau klororil merah ini berperan sebagai komponen penting untuk proses fotosintensis dalam kondisi pencahayaan rendah,” ujar salah satu peneliti, Jennifer Morton.

Dengan demikian, menurut Morton, tidak menutup kemungkinan kalau mempelajari klorofil merah ini, bisa membantu peneliti menemukan tanda-tanda kehidupan di planet lainnya.

(Jek/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: