Ketua KPPS di Lampung Ditembak Kawanan Begal Motor di Bagian Perut

Patroli, Lampung – Ahmad Syafari (56), warga Desa Iso Rejo, Kecamatan Bunga Mayang, Lampung Utara, Lampung, dilarikan ke Rumah Sakit Abdul Muluk Bandar Lampung akibat luka tembak yang dideritanya di bagian perut.

Seperti ditayangkan Patroli Indosiar, Sabtu (20/4/2019), Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) TPS 02 ini ditembak kawanan begal motor yang menyatroni rumahnya.

Korban sempat dibawa ke Puskesmas Bunga Mayang. Namun, karena kondisinya mengkhawatirkan, Syafari dievakuasi ke rumah sakit.

Kejadian bermula saat korban pulang dari kantor kecamatan. Saat hendak ke kamar mandi, korban memergoki pelaku yang masuk dari pintu samping rumahnya. Tiba-tiba satu dari tiga pelaku langsung menembak hingga korban tersungkur.

Pelaku kemudian merampas sepeda motor korban yang terparkir di dalam rumah.

Tim medis rencananya akan melakukan operasi untuk mengeluarkan proyektil peluru yang masih bersarang di perut ketua KPPS ini. Polisi tengah menyelidiki kasus ini yang diduga kuat kasus perampokan motor. (Rio Audhitama Sihombing) 

2 Petani Peru Tewas Ditembak Saat Penggerebekan Kebun Koka

Lima – Dua orang petani tewas dalam bentrokan dengan pihak berwenang dalam operasi membasmi tanaman koka-yang digunakan untuk membuat kokain-di San Gaban, Peru. Bentrokan petani dengan aparat itu terjadi pada dini hari saat cuaca masih gelap.

Walikota San Gaban, Roger Larico, mengatakan bentrokan dimulai setelah pihak berwenang tiba-tiba berada di San Gaban untuk mencabut tanaman koka sebelum fajar, Jumat (12/4/2019). Saksi mata mengatakan kepada Larico bahwa polisi menembakkan peluru tajam secara acak selama bentrokan.

“Mereka menembak ke kanan dan kiri. Itu sebabnya terjadi pertumpahan darah ini,” kata Larico seperti dilansir Reuters.

Larico juga mengatakan seorang warganya lainyya mengalami kritis dan dilarikan ke rumah sakit akibat bentrokan itu. Sementara juru bicara kepolisian mengonfirmasi bahwa dua orang tewas dalam bentrokan itu tetapi menolak berkomentar lebih lanjut sampai pemerintah menerbitkan pernyataan resmi.

Peru telah menjadi produsen utama kokain selama beberapa dekade, meskipun ada upaya oleh pemerintah untuk menangkap penyelundup narkoba dan menghentikan petani menanam koka.

Tanaman koka di Peru telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Amerikan Serikat memperkirakan akhir tahun lalu potensi produksi kokain Peru naik 20 persen ke level tertinggi dalam 25 tahun dari 491 ton pada 2017.
(abw/rvk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Paksa Masuk Stadion GBT, Bonek Ditembak Gas Air Mata

Surabaya – Ribuan suporter tidak bertiket terlibat bentrok dengan aparat keamanan di luar Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada final Piala Presiden 2019 antara Persebaya Surabaya melawan Arema FC. Mereka disemprot gas air mata.

Persebaya menjamu Arema pada leg pertama final Piala Presiden. Lag aitu bergulir di Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa (9/4/2019).

Suporter memenuhi stadion sejak siang. Termasuk, Bonek yang tak mengantongi tiket. Mereka ngotot menyaksikan langsung duel Persebaya lawan Arema.


Petugas mencoba meredam situasi itu dengan memberikan peringatan kepada Bonek. Kali ini, Aremania memang diimbau untuk tak mendampingi Arema ke Surabaya. Begitu pula sebaliknya.

“10 menit lagi yang tidak bertiket silakan keluar dan pulang. Kalau tidak segera keluar kami akan pukul mundur kami akan buktikan tunggu saja,” kata petugas melalui pengeras suara di pos masuk GBT, Surabaya, Selasa (9/4/2019).

Tapi, pengumuman itu justru direspons dengan batu beterbangan ke arah petugas keamanan. Suporter juga mulai merangsek ke depan pos jalan masuk GBT.

Mulai hilang kesabaran, petugas langsung mengejar dan memukul beberapa massa suporter yang masih bertahan. Namun bukan mundur massa mulai beringas dan melemparkan apa saja.

Petugas membalas dengan menembakkan gas air mata. Massa suporter kemudian berlarian mundur. Beberapa massa suporter yang tak sempat menyelamatkan diri terjatuh dan terinjak-injak serta mengalami sesak napas.

Massa suporter baru bubar setelah didatangkan dua mobil water cannon dan sebuah mobil raimas (pengurai massa) yang didatangkan dari dalam stadion.

Sejumlah suporter yang terjatuh dan sesak napas langsung dievakuasi dan mendapat perawatan dari tenaga medis. Beberapa bahkan harus dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

(fem/fem)

3 Anggota Ali Kalora Tewas Ditembak Satgas Tinombala di Parimo

Jakarta – Satgas Tinombala menembak mati tiga anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora. Tiga anggota yang tertembak adalah yang terpisah dari Ali Kalora.

Kontak tembak antara Satgas Tinombala dan anak buah Ali Kalora terjadi di wilayah Dusun Air Teh, Desa Marete, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) pada sore tadi, pukul 16.50 Wita.

Kelompok yang terpisah dengan Ali Kalora ini terdiri dari 6 orang dan dipimpin oleh DPO bernama Qatar. Belum ada informasi mengenai tiga DPO lainnya yang tak tertembak.

Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Lukman Wahyu Hariyanto membenarkan peristiwa ini. “Iya,” kata Lukman saat diminta konfirmasi wartawan, Kamis (21/3/2109).

Tiga anggota Ali Kalora yang tewas teridentifikasi bernama Andi Muhammad alias Abdullah asal Makassar Sulawesi Selatan, Jaka Ramadan alias Ikrima asal Banten dan Alhaji Kaliki alias Ibrohim asal Ambon.
(aud/fdn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Bharada Aldy yang Gugur Ditembak KKB di Nduga Diberi Kenaikan Pangkat

Jakarta – Bhayangkara Dua (Bharada) Muhammad Aldy, anggota Brimob yang gugur ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Nduga, Papua, merupakan anak kebanggaan keluarga. Ayah Aldy sehari-hari bekerja sebagai buruh di Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara).

“Korban adalah putra yang dibanggakan keluarganya. Duka mendalam keluarga korban tentu menjadi duka mendalam Polri. Korban adalah putra dari seorang buruh di Nunukan, Kalimnatan Utara,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada detikcom di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (20/3/2019).

Dedi menuturkan kepergian Bharada Aldy tak menyusutkan semangat Polri untuk mengejar KKB. Gugurnya Aldy justru memotivasi pasukan untuk lebih semangat mengejar KKB.
“Polri berduka, salah satu prajurit terbaik kami gugur dalam tugas di Papua. Gugurnya korban bukan berarti memupuskan semangat kami untuk mengejar KKB, tapi justru memotivasi kami dalam rangka melindungi masyarakat Papua dan mengejar kelompok kriminal bersenjata di sana,” tegas Dedi.

Dedi mengatakan Aldy mendapat kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) dari bharada menjadi bhayangkara satu (bharatu). Dedi menerangkan Aldy baru saja lulus pendidikan Tamtama 2018 lalu. Dia baru mendapat penugasan di Papua pada Februari lalu.

“Korban otomatis langsung mendapatkan penghargaan kenaikan pangkat dari Bapak Kapolri. Tiap anggota Polri yang gugur dalam tugas, berhadapan atau kontak langsung dengan pelaku tindak pidana atau kejahatan, diproses untuk KPLB. Baru lulus Tamtama 2018 lalu,” terang Dedi.

Peristiwa baku tembak yang mengakibatkan Bharada Aldy gugur terjadi pada Rabu (20/3), sekitar pukul 07.30 WIT. Baku tembak antara Pasukan Brimob Nemangkawi Tim Belukar dan KKSB terjadi di Bandara Mugi, Distrik Mugi, Kabupaten Nduga.

Insiden terjadi saat petugas mengamankan bandara untuk pendorongan logistik. “Benar, satu orang anggota gugur,” ujar Kapolda Papua Irjen Martuani Sormin, pagi tadi.

Setelah terjadi baku tembak, ketiga anggota Tim Belukar yang tertembak langsung dievakuasi menggunakan helikopter Penerbad.
(aud/jbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Diduga Bunuh Tentara dan Rabi Israel, Pria Palestina Ditembak Mati

Tepi BaratPasukan Israel menembak mati seorang warga Palestina yang diduga membunuh seorang rabi dan seorang tentara Israel di wilayah Tepi Barat.

Badan keamanan internal Israel, Shin Bet menyatakan, para tentara, polisi dan petugas keamanan mengepung sebuah bangunan di desa Abwein, Tepi Barat, sebelah utara kota Ramallah pada Selasa (19/3) waktu setempat. Di dalam bangunan itu, tersangka Omar Amin Abu Laila tengah bersembunyi.

“Penyerang melepas tembakan ke pasukan kami dan dia tewas dalam baku tembak,” demikian pernyataan Shin Bet seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (20/3/2019). Disebutkan bahwa tak ada personel Israel yang terluka dalam baku tembak itu.


Sebelumnya dalam serangan-serangan pada Minggu (17/3) waktu setempat, di dekat permukiman Israel, Ariel, seorang pria Palestina menikam tentara Israel, Gal Keidan (19) dan mencuri senjata apinya. Militer Israel mengidentifikasi pelaku sebagai warga Palestina bernama Omar Amin Abu Laila. Abu Laila juga menyebabkan seorang tentara Israel lainnya mengalami luka serius.

Pria Palestina itu kemudian menembaki para pengendara Israel, hingga mengenai seorang rabi berumur 47 tahun, Ahiad Ettinger, warga permukiman Eli. Rabi tersebut kemudian meninggal akibat luka-lukanya. Menurut keluarga rabi tersebut, sang rabi sempat melepas tembakan ke penyerangnya, namun pelaku berhasil kabur.

Shin Bet menyatakan, tersangka akhirnya ditemukan setelah aktivitas intelijen intensif dan operasional oleh para agennya, militer dan unit antiteror kepolisian.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu langsung memberikan pujian atas operasi pasukan keamanan Israel pada Selasa (19/3) waktu setempat.
“Saya mengucapkan selamat kepada (mereka) atas tindakan cepat yang menyebabkan tersingkirnya teroris tercela,” ujarnya.

(ita/ita)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Polisi Wanita di Prancis Tewas Ditembak Temannya Saat ‘Main’ Senjata

Jakarta – Seorang polisi wanita tewas ditembak rekannya saat sedang memainkan senjata api. Korban tewas setelah mengalami luka di bagian kepala.

Mengutip CNN, Selasa (12/3/2019) dini hari, peristiwa ini terjadi pada Minggu (10/3). Rekan korban tak bisa mengendalikan senjata apinya, sehingga senjata api yang dipegang justru mengenai kepala korban.

“Sebuah tragedi karena kesalahan dalam menangani senjata api yang dimuat,” kata Sekretaris jenderal kepolisian setempat, Christophe Crepin.

Menurut surat kabar Prancis, Le Parisien, korban ditembak di kantor pusat polisi kehakiman Paris. Pelaku dan korban bertugas menjaga kantor tersebut. Dilaporkan, korban berusia 27, sementara rekannya berusia 28 tahun.

Crepin mengatakan saat ini pelaku sudah menjadi tersangka dan ditahan. Kantor kejaksaan Paris sedang melakukan penyelidikan kasus tersebut.

“Ada peraturan tentang penanganan senjata api ketika bilik dimuat dan peraturan itu tidak diikuti,” kata Crepin.

(idn/knv)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

3 Anggota TNI Gugur Ditembak di Papua, Pangdam: Kita Tak akan Mundur!

Jayapura – Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring, menegaskan pihaknya tak akan mundur meski anggotanya gugur ditembak oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB), di Nduga Papua. TNI tetap akan memburu KKSB hingga ke pelosok Papua.

“TNI akan terus mem-back up Polri dalam upaya penegakan hukum terhadap aksi-aksi kelompok bersenjata yang meresahkan masyarakat Papua. Kami tidak pernah dan tidak akan pernah mundur selangkah pun dalam menghadapi KKSB. Meskipun beberapa prajurit TNI-Polri telah gugur dalam tugas, namun kami tetap berkomitmen untuk melindungi warga masyarakat Papua dari teror yang dilakukan KKSB, ” tegas Yosua, dalam keterangannya kepada detikcom, Kamis (7/3/2019).

Pangdam Yosua mengatakan bahwa ke-3 prajurit TNI tersebut telah gugur demi menjalankan tugas mulia untuk menegakkan kedaulatan bangsa. Baginya, ketiga prajurit itu ialah pahlawan.

“Mereka adalah pahlawan kusuma bangsa yang telah rela mengorbankan nyawanya demi menghadirkan rasa aman bagi masyarakat Papua,” tegasnya.

Namun demikian, Yosua menegaskan TNI tidak akan berhenti untuk mengamankan dan membantu pemerintah untuk membangun kabupaten Nduga. Dia dan Kodam XVII/Cenderawasih menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas gugurnya 3 prajurit terbaik bangsa.

“Kejadian ini juga sekaligus membuktikan bahwa kelompok separatis bersenjata lah yang selama ini menjadi beban bagi masyarakat Papua. Mereka tidak segan membunuh aparat dan warga sipil yang tidak mendukung mereka,” ucap Yosua.
(rvk/rvk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ini Identitas 3 Anggota TNI yang Gugur Ditembak Papua

Jayapura – Tiga anggota TNI gugur dalam baku tembak di Nduga, Papua. 3 Anggota TNI tersebut ditembak saat menjalani operasi di Distrik Yigi.

Kapendam Cendrawasih, Kolonel M Aidi, membenarkan info tersebut. 3 anggota TNI yang gugur adalah:

1. Serda Siswanto Bayu( 24)
2. Serda Yusdin (23)
3. Serda Mirwayadi( 25)

Ketiga korban telah dievakuasi ke Timika menggunakan helikopter Penerbad 412-HA5177. Sekitar pukul 15.20 WIT, ketiga jenazah itu tiba di Hanggar Heli Penerbad di Timika.

“Memang ada informasi bahwa ada kontak, tapi kami belum bisa menghubungi pos di Yigi, karena komunikasi hanya bisa lewat radio,” kata Kolonel M Aidi, saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (7/3/2019).

Ketiga Jenazah disemayamkan di ruang jenazah RSUD Timika setelah kegiatan visum dilakukan. Rencana Proses evakuasi pengiriman jenazah masih menunggu dari kesatuannya.

(rvk/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ini Identitas 3 Anggota TNI yang Gugur Ditembak di Papua

Jayapura – Tiga anggota TNI gugur dalam baku tembak di Nduga, Papua. 3 Anggota TNI tersebut ditembak saat menjalani operasi di Distrik Yigi.

Kapendam Cendrawasih, Kolonel M Aidi, membenarkan info tersebut. 3 anggota TNI yang gugur adalah:

1. Serda Siswanto Bayu( 24)
2. Serda Yusdin (23)
3. Serda Mirwayadi( 25)

Ketiga korban telah dievakuasi ke Timika menggunakan helikopter Penerbad 412-HA5177. Sekitar pukul 15.20 WIT, ketiga jenazah itu tiba di Hanggar Heli Penerbad di Timika.

“Memang ada informasi bahwa ada kontak, tapi kami belum bisa menghubungi pos di Yigi, karena komunikasi hanya bisa lewat radio,” kata Kolonel M Aidi, saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (7/3/2019).

Ketiga Jenazah disemayamkan di ruang jenazah RSUD Timika setelah kegiatan visum dilakukan. Rencana Proses evakuasi pengiriman jenazah masih menunggu dari kesatuannya.

(rvk/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>