Sinopsis Sinetron Anak Langit Episode Kamis 18 April 2019: Andra Dirawat, Tari Khawatir

Adel pulang sekolah dengan jalan berjingkat-jingkat. Dia kaget malah ketemu sama Satria. Lalu, Satria alasan banyak tugas kampus, enggak sempat jemput Adel. Tapi, Adel ngeledek, lagian siapa yang mau dijemput sama elo..

Polisi datang, anak Nightmare pada kabur begitupun anak buah Toni. Wibowo kasih tahu polisi mereka yang kabur itu anak geng motor berandal. Hiro pamit mau jengukin Andra..

Baskara kaget pas dikasih tahu ternyata cewek yang selalu bareng Satria itu Adel, keponakannya Salim. Baskara kaget juga, dia baru tahu. Dia minta Baskara fotoin Adel dan Satria. Barman foto lalu kirim ke Baskara.

Pemilu Usai, Ketua KWI Minta Persatuan Terus Dirawat

Jakarta – Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr Ignatius Surharyo bersyukur Pemilu 2019 bisa berjalan dengan lancar dan tertib. Ignatius meminta Pemilu ini dijadikan pembelajaran berdemokrasi yang semakin dewasa.

“Dalam setiap kompetisi pasti ada yang menang dan kalah. Ini adalah pembelajaran berdemokrasi yang semakin dewasa,” kata Ignatius kepada wartawan, Kamis (18/4/2019).

Ignatius juga berharap nantinya yang menang dalam Pemilu 2019 bisa menjalankan amanat yang diberikan rakyat. Selain itu, Ignatus meminta setelah Pemilu selesai seluruh masyarakat senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Dalam semuanya, terus dirawat rasa persaudaraan, persatuan dan kesatuan yang menjadi watak bangsa dan negara kita,” ujarnya.

Sebab, menurutnya watak bangsa Indonesia itu sejatinya bangsa yang cinta damai. Karena itu. jika masih ada masalah dalam Pemilu baiknya diselesaikan sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Sesudah kompetisi yang panas selesai, kita mesti kembali ke watak dasar bangsa yang cinta damai. Semua masalah yang tersisa dari kompetisi, diselesaikan dengan semangat taat asas artinya menurut aturan/hukum yang sudah disiapkan untuk menyelesaikan masalah-masalah itu,” sebut Ignatius.
(ibh/dnu)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Erick Thohir Jenguk Relawan yang Dirawat Usai Ikuti Kampanye di GBK

Liputan6.com, Jakarta – Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir menjenguk sejumlah pendukung Jokowi-Ma’ruf yang dirawat karena kecapaian usai menyaksikan kampanye akbar di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu 13 April 2019.

Erick menjenguk para pendukung itu di RS Mintoharjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Dia juga menyempatkan untuk mengobrol kepada para relawan yang mendapatkan perawatan itu.

“Apresiasi kepada para anggota partai, relawan dan masyarakat yang militan dukung paslon 01 di GBK kemarin,” kata Erick di Jakarta, Minggu (14/4/2019).

Sebelumnya, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dipadati massa yang menyaksikan kampanye akbar Jokowi- Ma’ruf Amin bertajuk Konser Putih Bersatu. Area lapangan tengah SUGBK yang awalnya kosong kini penuh sesak.

Panitia penyelenggara beberapa kali menyiram air ke ribuan pendukung, mencegah dehidrasi di tengah teriknya matahari. Namun, tidak sedikit pula pendukung yang memadati SUGBK sejak pagi hari kelelahan menanti sang calon presiden petahana menyampaikan orasi politiknya.

Polisi yang Terluka saat Sergap Terduga Teroris di Bandung Dirawat

Jakarta – Ada anggota polisi terluka saat penyergapan terduga teroris berinisial SHS di Cibungur, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Polisi yang terluka sedang menjalani perawatan medis.

“Ya ada (anggota) yang terluka. Sedang dalam perawatan di RS,” ujar Karo Penerangan Masyarakat (Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat dimintai konfirmasi, Kamis (4/4/2019).

Penyergapan terduga teroris di Bandung Barat dilakukan sekitar pukul 07.30 WIB. Seorang saksi mata, Dar, mengaku melihat ada 3 polisi terluka karena diserang terduga teroris.

Dar mengaku melihat SHS memberontak saat sekelompok polisi tak berseragam menyergapnya. “Kejadiannya begitu cepat, saya melihat tiga orang polisi berdarah kemudian melihat Pak SHS dimasukkan ke dalam mobil,” kata Dar kepada wartawan di lokasi penyergapan.

Polisi belum merilis lengkap penangkapan terduga teroris. Namun penangkapan ini terkait dengan penangkapan WP alias Sahid yang ditangkap di Bandung pada Kamis, 28 Maret.

Dari penangkapan WP, polisi menangkap A, diduga sebagai pimpinan kelompok. A ditangkap di Karawang, Jabar pada Rabu (3/4).

Polisi sebelumnya menyebut A diduga terlibat beberapa serangan teror di antaranya serangan bom di Surabaya dan bom di Polres Surakarta.
(fdn/fdn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ini yang Bakal Terjadi Jika Sunroof Tak Dirawat

Membersihkan karet dan rel penggerak buka-tutup sunroof juga jangan terlewatkan. Pemilik kendaraan bisa membersihkan sendiri jalur rel tersebut dari debu atau kotoran lainnya tanpa harus repot pergi ke bengkel spesialis.

Menurut Indah, kondisi rel perlu diperhatikan terutama bagi pemilik mobil yang jarang memanfaatkan atau membuka sunroof.

Dikhawatirkan bila terlalu lama didiamkan bisa membuat motor penggerak menjadi macet saat digunakan, belum lagi ditambah dengan adanya penumpukan debu pada rel dan karet.

“Seperti pintu sliding door, sektor rel ini perlu diperhatikan karena pengerjaannya secara elektronik. Untuk karet, baiknya selain dibersihkan pemilik juga sering memberikan silicon spray untuk menjaga kelenturannya,” tutupnya.

Sumber: Otosia.com

27 Korban Luka Akibat Teror Masjid New Zealand Masih Dirawat di RS

Wellington – Sedikitnya 27 korban luka akibat aksi teror di dua masjid di Christchurch, New Zealand (Selandia Baru), masih dirawat di rumah sakit setempat. Lima orang di antaranya dilaporkan dalam kondisi kritis dan mendapat perawatan intensif.

Seperti dilansir media lokal Stuff.co.nz, Jumat (22/3/2019), Direktur Eksekutif Badan Kesehatan Distrik Canterbury, David Meates, menyatakan dua korban luka telah diperbolehkan pulang dalam 24 jam terakhir.

“Mereka masih dalam prioritas kami untuk perawatan spesialis, yang termasuk operasi lanjutan dan perawatan spesialis lainnya,” sebut Meates dalam pernyataannya.


Saat teror terjadi di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood pada Jumat (15/3) lalu, otoritas New Zealand menyebut setidaknya 48 orang mengalami luka-luka.

“Mempertimbangkan bahwa pada waktu yang sama sepekan lalu, kami merawat 48 pasien, sungguh positif bahwa jumlahnya berkurang secara signifikan, dengan mengakui bahwa tentu saja mereka yang cukup baik untuk dipulangkan selama sepekan terakhir masih akan membutuhkan perawatan dan dukungan di masyarakat,” imbuh Meates.

Salah satu korban luka yang kini dalam kondisi kritis adalah seorang bocah perempuan berusia 4 tahun bernama Alen Alsati. Bocah itu masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Starship Auckland.

Ayah bocah itu, Wasseim Alsati, juga mengalami luka-luka dan masih dirawat di Rumah Sakit Kota Auckland. Kondisinya dilaporkan stabil.

Disebutkan Meates bahwa kebanyakan jadwal operasi di rumah sakit di Christchurch untuk Jumat (22/3) waktu setempat, ditunda demi mengosongkan ruang operasi dan tim bedah.

“Siapa saja yang terdampak oleh penjadwalan ulang ini telah dihubungi secara individu untuk diberitahu dan diberi jadwal baru jika mungkin,” tandasnya.

Sementara itu, jumlah korban tewas akibat teror ini mencapai 50 orang, termasuk seorang warga negara Indonesia (WNI) bernama Lilik Abdul Hamid. Otoritas New Zealand menyatakan seluruh jenazah korban telah selesai diidentifikasi dan telah diserahkan kepada keluarga masing-masing.

Pada Jumat (22/3) sore waktu setempat, sebanyak 26 korban dimakamkan di Memorial Park Cemetery di Linwood, Christchurch. Beberapa korban lainnya telah dimakamkan sejak dua hari lalu. Ada juga korban yang akan dimakamkan di kota lain atau di negara asalnya.

(nvc/ita)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Nama-Nama Korban Luka KRL Anjlok yang Dirawat di RS PMI Bogor

Liputan6.com, Bogor – Sebanyak 19 korban terluka akibat insiden KRL anjlok. Mereka dirawat di sejumlah rumah sakit, di antaranya RS PMI Bogor, Jawa Barat, lantaran mengalami luka.

“Sementara ada tiga korban kecelakaan KRL yang dirujuk ke RS PMI Bogor. Semuanya mengalami luka akibat benturan saat terjadi kecelakaan dan sedang ditangani di Instalasi Gawat Darurat RS PMI Bogor,” kata Humas RS PMI, dr Adi Romy melalui sambungan telepon, Minggu (10/3/2019).

Korban kecelakaan KRL anjlok tersebut dirawat di beberapa rumah sakit seperti RS Salak, Bogor dan RS Azra Bogor. Menurutnya, rata-rata korban mengalami ruka ringan di bagian tubuhnya dan shock atau trauma.

Informasi sementara yang didapat dari relawan PMI yang berada di lokasi adapun nama korban yang sudah teridentifikasi yakni Yakub (masinis) dan Danang. Sementara untuk penumpang Tasya (20) warga Tegalgundil (mengalami luka di bagian dengkul), Tanti (mengalami sesak dada), Nurhayati (49) alamat Kalibata,(mengalami shock dan luka sobek di bagian kaki).

Kemudian, Aprilia ( shock). Santi (22) alamat Ciputat ( luka ringan), Lilis (22) alamat Tangerang (mengalami luka ringan), Lisap Herni (18) alamat Bintaro ( luka ringan), Sofa Mulya (18) alamat Bintaro ( luka ringan).

“Hingga saat ini korban masih dalam penanganan medis RS PMI dan kondisinya sudah mulai membaik. Kami pun sudah menyiaga tim medis untuk memberikan pelayanan kepada para korban kecelakaan tersebut,” ujar Adi seperti dilansir Antara.

Ini Identitas Korban KRL Anjlok yang Dirawat di RS Salak Bogor

Bogor – Ada sepuluh korban luka akibat peristiwa KRL anjlok yang dirawat di RS Salak, Bogor. Dari kesepuluh korban itu, ada 3 yang dipindah ke RS Siloam Bogor untuk perawatannya.

Dilihat detikcom dari papan piket di RS Salak, Bogor, Minggu (10/3/2019), ada 10 nama yang dirawat karena menjadi korban. Dari nama-nama itu, ada juga Yakub selaku masinis yang turut dirawat akibat kecelakaan tersebut.

Selain itu, ada juga anak-anak 4 tahun serta bayi berusia 6 bulan. Dari 10 korban yang dirawat di RS Salak, ada 2 orang yang menjalani rawat jalan.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan Wali Kota Bogor Bima Arya telah menjenguk para korban di RS Salak. Menhub Budi menyatakan biaya perawatan para korban ditanggung pemerintah.

“Segala biaya-biaya yang harus ditanggung, PT KAI dan Perhubungan akan menanggung,” ujar Budi.

Korban luka-luka KRL terguling per 12.10 WIB tercatat sebanyak 17 orang. Berikut nama kesepuluh korban yang dirawat di RS Salak:

1. Lilis Septiani (23), warga Jakarta Timur
2. Hj Nenih (52), warga Cikampek (rawat jalan)
3. Fendi (19), warga Cikampek (rawat jalan)
4. Resti Pendawati (32), dipindah ke RS Siloam
5. Fathan (4), dipindah ke RS Siloam
6. Ailsha (6 bulan), dipindah ke RS Siloam
7. Yakub (31), masinis
8. Syafa (18), warga Bintaro
9. Lisa (18), warga Bintaro
10. Nurjanah (60).

(haf/jor)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Tragis! Anak 12 Tahun di China Tewas Usai Lindungi Adik dari Kebakaran

Beijing

Seorang anak perempuan berumur 12 tahun di China tewas akibat luka-luka bakar parah karena melindungi adiknya dari kebakaran. Dengan tubuhnya dan sebuah selimut, dia melindungi adik laki-lakinya dari kobaran api di rumah mereka.

Pada 22 Februari dini hari waktu setempat, Chen Zimo dan adik laki-lakinya sedang tidur di kamar mereka, ketika tiba-tiba api berkobar di rumah mereka di Changde, provinsi Hunan, China selatan. Demikian dilaporkan media lokal, Xiaoxiang Morning Post seperti dilansir Straits Times, Jumat (1/3/2019).

Dilaporkan Xiaoxiang Morning Post, ketika ayah anak-anak tersebut, yang tidur di kamar lain, menyadari rumah mereka terbakar, dia bergegas masuk ke kamar anak-anak tersebut. Di kamar itu, sang ayah menemukan bahwa kedua anaknya sudah tak sadarkan diri. Tubuh anak laki-lakinya, Mozi yang berumur 5 tahun, ditutupi selimut, begitu pula dengan tubuh anak perempuannya yang terbungkus selimut.

Gadis kecil itu menderita luka bakar 55 persen di sekujur tubuhnya, sedangkan adiknya mengalami luka-luka bakar 28 persen. Saat ini, kondisi Mozi stabil di rumah sakit, namun sang kakak meninggal setelah lima hari dirawat di rumah sakit.

Setelah kebakaran itu, Chen melakukan upaya penggalangan dana secara online untuk membayar biaya perawatan rumah sakit anak-anaknya itu. Dalam waktu tujuh jam, dana sebesar 1 juta yuan berhasil terkumpul.


(ita/ita)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>