Joko Driyono Ditahan, PSSI Dipimpin dari Balik Jeruji Besi?

Jakarta – Pelaksana Tugas (plt) Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, resmi ditahan Satgas Anti Mafia Bola hari ini. Apakah PSSI dipimpin dari balik jeruji besi?

Jokdri, sapaan karib Joko Driyono, ditahan Satgas Anti Mafia Bola, Senin (25/3) di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Pria asal Ngawi itu ditahan dalam tempo 20 hari, sejak hari ini hingga 13 April karena kasus perusakan sejumlah dokumen yang berkaitan dengan pengaturan skor sepakbola nasional.

Sejak ditetapkan sebagai tersangka, Joko telah menjalani beberapa kali pemeriksaan. Dia ditetapkan sebagai tersangka pada 15 Februari 2019.


Belakangan padatnya proses yang ia jalani, Joko membuat keputusan dengan mengalihkan tugas-tugasnya sebagai plt ketua umum kepada anggota Komite Eksekutif (exco) PSSI, Gusti Randa.

Tapi, PSSI secara tegas menampik jika plt ketua umum beralih kepada Gusti. Malah, Gusti bilang Jokdri masih memiliki wewenang dalam pengambilan keputusan rapat-rapat PSSI.

Lantas bagaimana wewenang Jokdri setelah dia ditahan Satgas Anti Mafia Bola? Gusti belum dapat memastikan status Joko dan dirinya setelah penahanan itu.

“Ya, kan untuk mundur itu formatnya harus di kongres. Jadi, mungkin kongres terdekat. Pembentukan komite pemilihan bisa dia mundur di sana. Kalau mau mundur,” kata Gusti saat ditemui di ruangannya lantai 14, FX Sudirman, Senin (25/3/2019).

“Ya tapi kami tak bisa berandai-andai. Orangnya kan beda-beda,” ujar Gusti.

(mcy/fem)

Memaknai Pusaka-Pusaka Keramat Peninggalan Padjajaran

Liputan6.com, Garut – Bagi masyarakat Garut, Jawa Barat, peninggalan benda pusaka, ajimat atau apapun jenisnya, peninggalan Kerajaan Padjajaran yang dipimpin Prabu Siliwangi dan Prabu Kiang Santang, kerap dianggap sakral dan bertuah.

Benda tersebut tersebar luas di beberapa tempat, salah satunya di situs Kabuyutan, Bayongbong dan Makam Syeh Rohmat Suci, Godog, Karangpawitan. Di kedua lokasi itu, puluhan hingga ratusan benda pusaka peninggalan kedua raja Padjajaran itu selalu mendapat tempat istimewa.

Salah satunya di Situs Kabuyutan, Bayongbong, di area seluas hampir satu hektare itu, masyarakat sekitar selalu menggelar acara ‘Seba Muharam’ setiap tahunnya.

Kegiatan tersebut merupakan ritual memandikan benda pusaka peninggalan Kerajaan Pajajaran, sekaligus membuka naskah kuno peninggalan raja. Di sana masyarakat minta keberkahan mulai urusan jodoh hingga rezeki lancar usaha.

Juru pelihara situs Kabuyutan atau pemangku adat Situs Ciburuy, Nana Suryana (35) mengatakan ritual itu merupakan bentuk penghormatan masyarakat atas jasa leluhur mereka dari Pajajaran, terutama Prabu Kiang Santang yang telah menyebarkan agama Islam di wilayah itu.

“Istilahnya ulang tahun,” ujar dia, dalam beberapa kesempatan.

Dalam ritual sehari semalam itu, rangkaian kegiatan dilakukan seluruh masyarakat sekitar, mulai memandikan benda pusaka, membukan naskah kuno dalam daun lontar yang masih tersusun rapih, hingga mereka yang meyakini ‘ngalap berkah’ dari benda peninggalan tersebut.

“Intinya bukan minta ke benda itu, tetapi kepada Alloh SWT,” ujar Nana menegaskan pentingnya tauhid.

Benda-benda pusaka seperti keris, kujang, trisula, termasuk alat-alat kesenian seperti Gong Renteng yang ditempatkan di Bumi Padaleman itu, sengaja dikeluarkan sesepuh masyarakat setempat, untuk mendapatkan perawatan dan perlakuan istimewa, meskipun hanya setahun sekali.

Tak jarang dalam acara yang dipusatkan di situs yang konon bekas arena pertarungan para jawara (jagoan) di Pulau Jawa itu, masyarakat berduyun duyun meminta berkah mulai urusan jodoh, rezeki lancar usaha hingga urusan jabatan, dari air atau makanan yang telah ‘disuguhkan’ sebelumnya di dalam bumi Padaleman itu.

2 dari 2 halaman

Ngalungsur Pusaka Godog

Tak hanya di Situs Ciburuy, puluhan benda pusaka peninggalan Kerjaan Padjajaran pun terkumpul di makam kramat Syeh Sunan Rohmat Suci Godog, Karangpawitan. Di sana, setiap tanggal 14 mulud (Maulid) setiap tahun, masyarakat sekitar selalu menggelar ritual ‘Ngalungsur Pusaka’.

Kegiatan itu sengaja untuk memamerkan sekaligus memandikan seluruh barang pusaka peninggalan Prabu Kiansantang yang diyakini hingga kini sebagai penyebar pertama agama islam di wilayah Garut dan sekitarnya.

“Ada tumbak, keris, golok, dan benda sejarah lainnya, ” kata dia.

Setiap tahunnya ribuan orang dari berbagai daerah selalu datang dengan harapan untuk mendapatkan keberkahan dari makam waliyulloh tersebut.

“Ada nilai sejarah Islam yang tersimpan di dalamnya,” ujar Yaya Mansyur (62), juru kunci makam Godog.

Namun dibanding dengan Situs Ciburuy, ritual Ngalungsur Pusaka yang berada di makam Godog, mesti diawali dengan bakti soslal terutama sunatan massal. Kegiatan itu merupakan amanat sang sunan, saat menyebarkan syiar islam di sana.

“Tidak bisa digantikan kegiatan lain,” kata dia.

Yaya menyatakan, meskipun ada pemandian dan penyucian benda pusaka, namun hal itu hanya budaya semata. Hal tersebut, justru dibutuhkan untuk lebih mendekatkan diri kepada sang maha pencipta Allah SWT.

“Tidak usah menjadi perdebatan, sebab di dalamnya terkandung makna ibadah kepada Allah,” ujarnya.

Akan Didakwa dengan Dugaan Suap, Netanyahu Ibaratkan ‘Perburuan Penyihir’

Jakarta – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan tuduhan suap yang dialamatkan kepada dirinya ibarat ‘perburuan penyihir’. Hal ini menyusul pengumuman Jaksa Agung yang menyebut akan segera menjatuhkan dakwaan korupsi terhadap Netanyahu.

Dilansir AFP, Jumat (1/3/2019), Netanyahu menyatakan dirinya ingin tetap menduduki posisi perdana menteri dalam beberapa waktu ke depan, terlepas dari dugaan korupsi yang kini menjerat dirinya.

“Mereka tahu tidak akan pernah bisa mengalahkan kami di bilik suara. Maka, dalam tiga tahun terakhir ini mereka membawa ‘pemburu penyihir’ yang belum pernah ada sebelumnya: menjatuhkan sayap kanan pemerintahan yang saya pimpin,” kata Netanyahu.


Dalam perbincangan itu, Netanyahu juga sempat terlihat emosional ketika membicarakan soal keluarganya terkait dugaan korupsi itu. Ia menyebut keluarganya terluka.

Selain itu, ia juga berbicara soal hubungannya dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin yang menurutnya berdampak baik bagi Israel.

Netanyahu pun menduga lawan politiknya sengaja menggunakan serangan ‘tak henti dan tak manusiawi kepada Jaksa Agung’, agar JA menyatakan tuduhan kepada dirinya.

“Tujuan utamanya adalah untuk memengaruhi eleksi, bahkan jika tahu semua ini bakal runtuh setelah eleksi,” ujar Netanyahu.

Pengumuman Jaksa Agung itu muncul jelang eleksi yang akan diselenggarakan 9 April 2019. Dalam eleksi, Netanyahu menghadapi tantangan berat dari aliansi politik tengah yang dipimpin mantan kepala staf militer, Benny Gantz.

Jaksa Agung Avichai Mandelblit, Kamis (28/2) mengatakan bermaksud mendakwa Netanyahu atas tuduhan penyuapan, penipuan dan pelanggaran kepercayaan. Netanyahu akan diberi kesempatan untuk membela diri sebelum tuduhan diajukan.
(tsa/gbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Akan Didakwa dengan Dugaan Suap, Netanyahu Bicara ‘Perburuan Penyihir’

Jakarta – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan tuduhan suap yang dialamatkan kepada dirinya ibarat ‘perburuan penyihir’ untuk menjatuhkannya. Hal ini menyusul pengumuman Jaksa Agung yang menyebut akan segera menjatuhkan dakwaan korupsi terhadap Netanyahu.

Dilansir AFP, Jumat (1/3/2019), Netanyahu menyatakan dirinya ingin tetap menduduki posisi perdana menteri dalam beberapa waktu ke depan, terlepas dari dugaan korupsi yang kini menjerat dirinya.

“Mereka tahu tidak akan pernah bisa mengalahkan kami di bilik suara. Maka, dalam tiga tahun terakhir ini mereka melakukan ‘perburuan penyihir’ yang belum pernah terjadi sebelumnya: menjatuhkan sayap kanan pemerintahan yang saya pimpin,” kata Netanyahu.


Dalam perbincangan itu, Netanyahu juga sempat terlihat emosional ketika membicarakan soal keluarganya terkait dugaan korupsi itu. Ia menyebut keluarganya terluka.

Selain itu, ia juga berbicara soal hubungannya dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin yang menurutnya berdampak baik bagi Israel.

Netanyahu pun menduga lawan politiknya sengaja menggunakan serangan ‘tak henti dan tak manusiawi kepada Jaksa Agung’, agar JA menyatakan tuduhan kepada dirinya.

“Tujuan utamanya adalah untuk memengaruhi eleksi, bahkan jika tahu semua ini bakal runtuh setelah eleksi,” ujar Netanyahu.

Pengumuman Jaksa Agung itu muncul jelang eleksi yang akan diselenggarakan 9 April 2019. Dalam eleksi, Netanyahu menghadapi tantangan berat dari aliansi politik tengah yang dipimpin mantan kepala staf militer, Benny Gantz.

Jaksa Agung Avichai Mandelblit, Kamis (28/2) mengatakan bermaksud mendakwa Netanyahu atas tuduhan penyuapan, penipuan dan pelanggaran kepercayaan. Netanyahu akan diberi kesempatan untuk membela diri sebelum tuduhan diajukan.
(tsa/gbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Twitter Dituntut BlackBerry, Gara-gara Apa?

JakartaBlackBerry menggali ‘kekayaan’ dari berbagai paten yang dimilikinya. Kali ini, Twitter menjadi sasarannya.

Dalam tuntutan yang didaftarkan ke pengadilan wilayah California pusat, BlackBerry mengklaim bahwa Twitter secara tidak sah mengasimilasikan sistem pesan mobile miiknya ke sejumlah layanan termasuk aplikasi Twitter dan iklan Twitter.

Dikutip dari Neowin, Kamis (28/2/2019), teknologi yang diduga dilanggar, melibatkan fitur olah pesan yang membantu merampingkan banjir notifikasi dan teknik yang mengatur ulang indikator pesan ketika penerima membaca pesan.

BlackBerry juga menuding Twitter mengkooptasi teknologinya untuk menentukan apakah penerima telah membaca pesan dalam percakapan atau belum, dan menggunakan sistem untuk memungkinkan satu atau lebih pengguna melihat konten informasi melalui server hub data.

Secara umum, gugatan tersebut mencakup isu penggunaan teknik penargetan iklan milik BlackBerry, berdasarkan demografi pengguna, minat, dan data lokasi perangkat seluler

Mantan penguasa pasar ponsel ini menginginkan media sosial yang dipimpin Jack Dorsey ini mengkompensasi kerugian yang mungkin dialami BlackBerry akibat penggunaan paten ini.

Ini bukan pertama kalinya BlackBerry menyasar layanan media sosial yang diduga menyontek teknologinya. Sebelumnya, BlackBerry juga menuntut Facebook atas pelanggaran paten terkait teknologi pengiriman pesna miliknya. (rns/krs)

Sudah Ada Startup RI yang Mau Susul Grab Jadi Decacorn?

JakartaGrab mengumumkan diri telah menjadi startup berstatus decacorn pertama di Asia Tenggara. Artinya dia telah memiliki valuasi atau nilai perusahaan di atas US$ 10 miliar yakni setara Rp 140 triliun (kurs Rp 14.000 per dolar AS).

Indonesia sendiri juga punya startup dengan valuasi besar, namun belum ada yang ‘pecah telur’ menjadi decacorn. Startup terbesar buatan anak bangsa masih berstatus sebagai unicorn yang valuasinya di atas US$ 1 miliar tapi belum tembus US$ 10 miliar.

Unicorn Indonesia adalah Go-Jek, Bukalapak, Tokopedia, dan Traveloka. Bila melihat valuasi nilai dari empat startup di atas, tampaknya Go-Jek bakal lebih dulu menjadi decacorn.

Go-Jek belum lama ini mendapat pendanaan terbarunya dari Google, Tencent dan JD.com. Valuasi Go-Jek saat ini mencapai US$ 9,5 miliar, atau mendekati US$ 10 miliar sebagai syarat menjadi decacorn.
Berikutnya adalah Tokopedia yang berpotensi menjadi decacorn. Startup tersebut sejauh ini tercatat memiliki nilai perusahaan sebesar US$ 7 miliar.

Terakhir, Tokopedia mendapat pendanaan baru sebesar US$ 1,1 miliar. Pendanaan ini dipimpin oleh SoftBank Vision Fund dan Alibaba Group dengan partisipasi Softbank Ventures Korea, serta investor-investor Tokopedia sebelumnya.

Bagi Traveloka dan Bukalapak tampaknya harus menunggu lebih lama lagi untuk berubah jadi decacorn. Saat ini valuasi Traveloka adalah US$ 2 miliar, dan Bukalapak adalah US$ 1 miliar. Namun bukan tidak mungkin keduanya lebih dulu menjadi decacorn bila mendapat suntikan modal besar. (ara/ara)

Gaya Ratna Sarumpaet Tiba di Pengadilan untuk Sidang Perdana

Kamis 28 Februari 2019, 09:26 WIB

Grandyos Zafna – detikNews

Jakarta detikNews – Ratna Sarumpaet menjalani sidang perdananya hari ini. Seperti apa gayanya saat tiba di PN Jaksel?

Ratna Sarumpaet menjalani sidang perdananya hari ini. Sidang yang digelar di PN Jaksel itu akan dipimpin oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan Joni. (Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com

Sidang Perdana Kasus Hoax Ratna Sarumpaet Digelar Hari Ini

Jakarta – Sidang perdana kasus hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet digelar hari ini. Sidang akan dipimpin oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan Joni.

“Rencana sidang jam 09.00 WIB pagi,” kata pengacara Ratna, Insank Nasruddin, saat dihubungi, Kamis (28/2/2019).

Insank mengatakan sejumlah persiapan sudah dilakukan tim pengacara untuk menghadapi sidang tersebut. Selain itu, Insank mengatakan anak-anak Ratna termasuk Atiqah Hasiholan akan memberi dukungan di sidang perdana.

“Insyaallah datang, memberi support,” ujar dia.

JPU dalam perkara ini yaitu Kasipidum Kejari Jaksel Arya Wicaksana, Sarwoto, Donny M Sany, dan Las Maria Siregar.

Ratna Sarumpaet ditetapkan sebagai tersangka penyebaran berita bohong alias hoax untuk membuat keonaran. Ratna dijerat dengan UU Peraturan Hukum Pidana dan UU ITE.

Ratna menjadi tersangka setelah polisi menerima laporan soal hoax penganiayaan. Ratna Sarumpaet memang mengakui kebohongannya setelah polisi membeberkan fakta-fakta penelusuran isu penganiayaan.

(knv/fai)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jaksa KPK Sanggah Pembelaan Billy Sindoro soal Izin Meikarta

Bandung – Jaksa pada KPK mematahkan bantahan terdakwa kasus suap proyek Meikarta, Billy Sindoro, yang mengaku tidak terlibat dalam perkara. Jaksa KPK menegaskan Billy memang terlibat kasus Meikarta sebagaimana fakta-fakta persidangan

Jaksa KPK mendasari keterlibatan Billy atas kesaksian dari Edi Dwi Soesianto (Kepala Divisi Land Acquisition and Permit PT Lippo Cikarang). Dalam persidangan, Edi Dwi menyebut ada tim pusat ditugaskan mengurus perizinan Meikarta yang dipimpin Billy Sindoro.

“Bahwasannya jaksa penuntut umum dalam surat tuntutan sudah sesuai fakta persidangan, analisis fakta dan yuridis dari rangkaian peristiwa terkait proses perizinan Meikarta di mana ada perbuatan yang dilakukan oleh Billy Sindoro berkaitan kesaksian Edi Dwi Soesianto ada tim pusat yang dipimpin Billy Sindoro setelah mandek perizinan,” kata jaksa KPK saat menanggapi pleidoi di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (27/2/2019).


Jaksa juga menjelaskan keterlibatan Billy dalam proses perizinan Meikarta ini berdasarkan bukti screenshot percakapan WhatsApp dan bukti percakapan telepon antara Billy dengan Fitradjadja. Percakapan-percakapan tersebut sudah dirunut dari mulai Agustus 2017 hingga Oktober 2018.

“Keseluruhannya membahas mengenai perizinan Meikarta. Kami menggambarkan secara jelas urut waktu ke waktu dari percakapan Billy Sindoro dan Fitradjadja Purnama. Menceritakan laporan terkait Meikarta selalu dilaporkan oleh Fitradjadja dan Fitradjadja membenarkan percakapan itu,” katanya.

Jaksa juga menjelaskan peranan Billy dalam pertemuan dengan Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin di Hotel Axia Cikarang. Dalam pleidoinya, Billy membantah pertemuan itu membahas Meikarta dan membahas soal uang.

Akan tetapi, jaksa berpendapat berbeda. Dari keterangan saksi Bupati Neneng, jaksa beranggapan, pertemuan tersebut membahas soal izin Meikarta dan Billy menjanjikan duit Rp 10 miliar kepada Bupati Neneng.

“Bahwa terdakwa tidak mengurus bisa dibantah jaksa penuntut umum. Terdakwa bertemu Bupati Neneng Hasanah Yasin bicara Meikarta. Peristiwa itu terjadi di Hotel Axia Cikarang. Terkait janji di Hotel Axia Rp 10 miliar yang disampaikan Billy adalah terkait proses perizinan Meikarta,” kata jaksa.

Selain menanggapi pleidoi Billy, jaksa juga memberikan tanggapan atas pleidoi Henry Jasmen. Untuk Henry, jaksa menanggapi terkait blokir rekening yang diprotes Henry dalam pleidoinya.

Menurut jaksa, pemblokiran itu dilakukan lantaran masih ada proses penyidikan. Sebab rekening yang diblokir terdapat aliran dana terkait proses perizinan Meikarta.

“Terkait dengan blokir yang disampaikan terdakwa dan tim penasihat hukum, kami memberi tanggapan bahwa rekening masuk proses penyidikan, terintegrasi pada aliran dana baik dari Samuel Hutabarat maupun Samuel Tahir. Sehingga patut, berdasarkan Undang-undang, dilakukan pemblokiran. Setelah fakta di persidangan, kami menilai bahwa terkait rekening ada satu transaksi yang terkait pemberian tersebut. Transaksi yang tidak berhubungan akan kami lepas. Pertanda itu tidak terkait dengan perbuatan,” kata jaksa.

Untuk tanggapan terhadap pleidoi Fitradjadja tak banyak yang disampaikan jaksa. Jaksa hanya menjelaskan keterlibatan Fitradjadja pada saat proses perizinan Meikarta sudah berjalan.

Begitu juga dengan Taryudi, jaksa hanya menyebut permohonan keringanan hukuman yang disampaikan oleh Taryudi dikembalikan kepada majelis hakim.
(idh/fdn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Hormat Prabowo dan Pekikan Takbir Sambut Deklarasi Purnawirawan di DIY

Sleman – Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto menerima deklarasi dukungan dari purnawirawan TNI/Polri DIY-Jateng. Acara berlangsung di Grand Pacific Hall, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Pembacaan deklarasi diwakili purnawirawan TNI/Polri yang dipimpin oleh mantan Pangkostrad, Letjen TNI (Purn) Bibit Waluyo.

“Dengan dilandasi tekad yang kuat, kesadaran dan keikhlasan yang tinggi tanpa pamrih serta tanpa tekanan dari siapapun, menyatakan siap memberikan dukungan sepenuhnya untuk memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pilpres tanggal 17 April 2019,” kata Bibit saat membacakan naskah deklarasi, Rabu (27/2/2019).


Turut hadir di acara ini Mantan Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso yang juga Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Titiek Soeharto, dan beberapa tokoh lainnya.

Seusai pembacaan deklarasi, Prabowo memberikan salam hormatnya kepada para purnawirawan yang menyatakan diri untuk memenangkannya di Pilpres 2019. Pekikan takbir yang riuh bersahutan dari ribuan hadirin mewarnai momen tersebut.

Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di detik.com/pemilu
(sip/sip)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>