Romansa Dua Kepala Dinas yang Bermuara di Jalur Hukum

Surabaya – Romansa dua kepala dinas dari dua kota/kabupaten di Jawa Timur kini tengah menjadi perbincangan. Pasalnya, dugaan hubungan gelap yang telah lama mereka jalani kini akan diproses secara hukum.

Kamis (11/4), dugaan perselingkuhan antara Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro Iskandar dengan Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan Nila Wahyuni Subiyanto bermuara di jalur hukum. Kedua PNS itu ditetapkan sebagai tersangka kasus perzinaan oleh Polda Jatim.

“Sama. Laki-laki atau perempuan dua-duanya menjadi tersangka,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya.

Sehari berselang, Nila dikabarkan menghilang atau absen tanpa sebab. Sekretaris Dinsos Moh Yunus Masyhuri mengaku tidak mendapat informasi terkait penyebab sang pimpinan tidak datang ke kantor.

“Ibu belum masuk. Saya tak tahu kemana. Nggak tahu saya, nggak ada keterangan, juga nggak menghubungi saya,” kata Moh Yunus, Jumat (12/4).

Iskandar dan Nila ditetapkan sebagai tersangka atas laporan sang istri Titik Purnomosari. Saat dikonfirmasi detikcom, Iskandar mengaku mengetahui pelaporan tersebut dari media. Ia kaget karena langsung dijadikan tersangka.

“Ya kalau yang saya tahu, langsung dijadikan tersangka itu kalau kasus pembunuhan tertangkap tangan, itu bisa langsung jadi tersangka. Aku ngerti nek dilaporno iku yo lagi ramai-ramai iki (Saya tahunya dilaporkan itu ya lagi ramai-ramai sekarang),” kata Iskandar kepada detikcom.

Merasa geram dengan tindakan sang istri, Iskandar kemudian menyerang balik Titik. Iskandar menuduh sang istri beberapa kali berselingkuh.

“Saya yakin anda pasti tahu, titik apinya dari siapa dulu. Bu Titik selama menikah dengan saya, pernah beberapa kali affair (berselingkuh) dengan pria lain. Itu ada filenya. Tapi kalau saya disuruh membuktikan ya saya tidak tahu,” imbuh Iskandar.

Menanggapi kasus perzinaan tersebut, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pemkab Bojonegoro melakukan klarifikasi terhadap Iskandar. Kepada BKPP, Iskandar mengakui sudah mengenal Nila sejak lama. Mereka saling kenal saat rekrutmen CPNS sekitar 1985 atau 1986.

Di lain pihak, Nila dipanggil Inspektorat Kota Pasuruan untuk diperiksa dan diklarifikasi terkait statusnya sebagai tersangka dugaan kasus perzinaan.

“Pemkot membentuk tim untuk kasus ini, terdiri dari Inspektorat dan BKD (Dinas Kepegawaian). Tim sudah memanggil dan memeriksa yang bersangkutan,” kata Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Pasuruan, Fendy Krisdiyono

Hasil pemeriksaan akan menjadi dasar tindakan pemkot terhadap perempuan yang menjabat sebagai Kadinsos sejak 2017. “Proses masih berjalan. Intinya Pemkot Pasuruan per hari ini sudah memproses yang bersangkutan sesuai dengan prosedur kepegawaian,” pungkasnya.
(sun/fat)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Dinas LH DKI: Kampanye Akbar Prabowo-Sandi Hasilkan 72 Ton Sampah

JakartaKampanye akbar pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Stadion Utama Gelora Bung Karno menghasilkan 72 ton sampah. Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta menyiapkan 10 truk untuk mengangkut sampah tersebut.

“72 ton, awalnya kami menyiagakan 3 truk. Tapi melihat jumlah sampah yang banyak, jumlah truk yang kami kerahkan menjadi 10,” kata Kepala Plt Dinas LH Djafar Muchlisin, di DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (8/4/2019).

Djafar mengatakan kemarin menyiagakan 120 petugas PPSU, 7 bus toilet, mobil penyapu jalan. Djafar mengatakan pembersihan sampah selesai pada siang hari.

“Pagi acara, siang area GBK sudah bersih. Tak ada kendala dalam kebersihan,” sebut Djafar.

Sebelumnya, kampanye akbar dihadiri kader Gerindra, PKS, Partai Demokrat, PAN, dan Partai Berkarya. Prabowo sendiri massa yang hadir lebih dari sejuta orang. Kampanye akbar itu digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Hal tersebut disampaikan Prabowo setelah dirinya bertanya kepada panitia dari atas panggung. “Panitia, berapa yang sudah dihitung hadir di sekitar Senayan? Berapa?” tanya Prabowo.

“Satu juta lebih!” sambung Prabowo setelah mendapatkan jawaban dari panitia kampanye akbar.
(fdu/dnu)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Sulap Wisma Atlet Jadi Rumah Dinas PNS, Pemerintah Siapkan Rp 5 Miliar

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menganggarkan dana sebesar Rp 5 miliar untuk pemeliharaan Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

Adapun fungsi Wisma Atlet yang sebelumnya digunakan pada saat penyelenggaraan Asian Games 2018 ini akan disulap menjadi rumah dinas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS, TNI dan Polri.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pemerintah tengah bekerjasama dengan pihak kontraktor untuk memelihara Wisma Atlet. Dia pun mendorong agar tempat ini bisa difungsikan sebagai rumah dinas ASN secepatnya.

“Tadi Bu Menteri Keuangan (Sri Mulyani Indrawati) nanya juga ke saya, bagaimana kelanjutannya. (Kapan bisa dimanfaatkan ASN?) Harusnya lebih cepat, karena pemeliharaannya masih terus jalan,” ujarnya, seperti dikutip Sabtu (30/3/2019).

Pasca masa pemeliharaan Wisma Atlet oleh Kementerian PUPR habis pada Juni 2019, ia menyatakan bakal menyerahkan aset tersebut kepada Kementerian Sekretariat Negara (Setneg).

“Saya serahkan asetnya kepada Setneg,” ungkap Basuki singkat.

Guru yang Sodomi Murid di Sumbar Dipecat dan Diusir dari Rumah Dinas

Padang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten 50 Kota Sumatera Barat langsung memberhentikan guru cabul FY yang menyodomi belasan muridnya. Ia juga diminta untuk segera mengosongkan rumah dinas yang ditempatinya.

Kepada detikcom, Jumat (29/3/2019), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten 50 Kota, Indrawati mengatakan, perilaku FY telah mencoreng nama baik dunia pendidik. Selain nama dunia pendidikan, tindakan bejat “FY” juga merusak nama baik daerah.

“Yang bersangkutan sudah kita berhentikan dan rumah dinas yang ditinggalinya selama ini sudah dikosongkan,” kata Indrawati.

Ia mengakui, Pak Guru FY memang diizinkan untuk tinggal di rumah dinas guru, karena rumah tersebut selama ini kosong. “Ya, dia kan mengajar disana. Istrinya juga mengajar, namun di sekolah lain. Jadi kita ijinkan menempati salah satu rumah,” katanya.

Sejak kejadian, FY yang sudah honor sejak tiga tahun terakhir langsung diberhentikan.

Pak Guru FY diamankan dari amukan wali murid yang mengepungnya di Jorong Padang Parik Panjang, Kenagarian Taeh Baruah, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten 50 Kota, Sabtu (23/3/2019) lalu.

Tersangka diamuk oleh orang tua murid yang mendapat laporan anaknya menjadi korban sodomi sang guru. Aksi bejat guru pelajaran agama itu berlangsung sejak tahun 2017 lalu. Korbannya saat ini ada yang sudah duduk di bangku kelas 1 SMA.

Korban akibat perilaku guru FY kini tercatat sudah 12 orang. Jumlah itu diperkirakan masih akan bertambah, karena perbuatan itu sudah berlangsung sejak dua tahun terakhir.

Tersangka dijerat dengan pasal tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara.
(rvk/asp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Petugas Dinas Air Dikejutkan Banyaknya Ikan Mati di Kali Ancol

Liputan6.com, Jakarta – Petugas dari Dinas Sumber Daya Air Jakarta dikejutkan dengan banyaknya ikan yang berada di Kali Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, mati.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Minggu (24/3/2019), ikan-ikan yang mati pun mengapung di permukaan kali. Matinya ikan ini diduga karena air kali yang tercemar oleh limbah. Air di Kali Ancol ini juga berubah warna menjadi hitam dan keruh.

Kali Ancol yang biasanya dipadati pemancing kini sepi karena air kali yang berwarna keruh diduga akibat tercemar limbah.

Banyaknya ikan yang mati mendadak di Kali Ancol ini baru pertama kalinya terjadi. Diharapkan petugas terkait mengecek perubahan warna kali yang sudah berubah menjadi keruh yang diduga akibat tercemar limbah.

Bupati Daerah Miskin Beli Mobil Dinas Rp 1,9 M, Pukat: Perilaku Koruptif!

Jakarta – Pemkab Pandeglang membelikan mobil dinas baru untuk Bupati Irna Narulita. Tak tanggung-tanggung, mobil dinas untuk bupati itu seharga Rp 1,9 miliar dengan merek Land Cruiser Prado. Padahal, kabupaten itu merupakan kabupaten termiskin di Banten.

“Kebijakan ini jelas tidak sensitif sosial. Tidak peka pada situasi kemiskinan di daerahnya. Sangat disayangkan dilakukan oleh kepala daerah yang harusnya bekerja keras untuk membebaskan masyarakatnya dari kemiskinan bukan malah menikmati fasilitas mewah,” kata Ketua Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM, Oce Madril kepada detikcom, Selasa (12/3/2019).

Pendapatan asli daerah (PAD) Pandeglang pada 2018 hanya Rp 205 miliar. Selain itu, daerah ini sering disebut paling miskin dibanding tujuh kabupaten dan kota lainnya di Banten.

“Penggunaan anggaran itu prinsipnya harus akuntabel dan berbasis kinerja. Pembelian mobil dinas mewah itu jelas tidak akuntabel lebih ke pemborosan anggaran,”

“Pemborosan anggaran untuk kepentingan pribadi ditengah kemiskinan adalah bentuk perilaku koruptif,” tegas Oce.

Mestinya DPRD melakukan pengawasan atas anggaran tersebut.

“Kebijakan itu lebih baik dibatalkan. Anggaran harusnya dioptimalkan demi kepentingan publik,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekda Pandeglang Fery Hasanudin mengatakan mobil baru itu datang dari permintaan Bupati dan atas pertimbangan staf. Selama ini Bupati hanya punya satu mobil dinas jenis Velfire.

“Ya namanya bupati kan untuk kepentingan protokoler. Latar belakangnya bupati kan punya mobil yang pendek itu ya, yang dulu itu (Velfire) dan wajarlah namanya dia selama itu, kan,” kata Fery.

(asp/knv)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Bupati Kabupaten Miskin di Banten Ini Beli Mobil Dinas Rp 1,9 Miliar!

Pandeglang – Kabupaten Pandeglang sampai saat ini masih kategori wilayah tertinggal dibandingkan daerah lain di Banten. Pendapatan Asli Daerah (PAD) daerah ini pada 2018 saja hanya Rp 205 miliar. Selain itu, daerah ini sering disebut paling miskin dibanding 7 kabupaten dan kota lainnya.

Meski disebut predikat daerah tertinggal, baru-baru ini Pemkab Pandeglang membelikan mobin dinas (mobdin) baru untuk Bupati Irna Narulita. Tak tanggung-tanggung, mobil dinas untuk bupati seharga Rp 1,9 miliar dengan merek Land Cruiser Prado.

Dikonfirmasi mengenai ini, Sekda Pandeglang Fery Hasanudin mengatakan mobil baru itu datang dari permintaan bupati dan atas pertimbangan staf. Selama ini, bupati hanya punya 1 mobil dinas jenis Velfire.

“Ya namanya bupati kan untuk kepentingan protokoler. Latar belakangnya bupati kan punya mobil yang pendek itu ya, yang dulu itu (Velfire) dan wajar lah namanya dia selama itu kan,” kata Fery kepada wartawan di Gedung DPRD Pandeglang, Banten, Senin (11/3/2019).

Mobil yang lama itulah menurutnya yang menyulitkan bupati ketika turun ke lapangan. Bahkan, bupati sering meminjam mobil milik Dinas Kominfo setiap kali mengunjungi daerah-daerah.

“Masa ke lapangan suka minjem ke Kominfo, dan secara aturan boleh-boleh aja,” katanya.

Menurutnya, mobil dinas baru itu alokasi anggaran dari tahun 2018. Mobil sudah dipakai untuk kepentingan kunjungan bupati khususnya ke daerah selatan.

Meski ada yang bilang Pandeglang kawasan miskin dan tertinggal, hal itu menurutnya tidak ada kaitan dengan pengadaan mobil baru bupati. Selama ini, target PAD selalu tercapai. Pembangunan fisik infrastuktur juga ada.

“Pandeglang wilayahnya cukup luas. Infrastuktur kualitas dan kuantitas kita sudah. Bahkan konsentrasi kita ke infrastuktur, apalagi untuk 2019,” katanya.

Sementara Ketua DPRD Pandeglang Gunawan saat dimintai pendapat tentang ini enggan berkomentar. Menurutnya, mobil dinas baru bupati sesuai kebutuhan dan ia menyerahkan sepenuhnya ke Pemkab.

“Silahkan ke Sekda saja,” katanya.
(bri/asp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Anak Usaha Wika Garap Proyek Rehabilitasi Gedung Dinas Pendidikan Jakarta

Sedangkan di bagian badan mencerminkan tahapan-tahapan pendidikan, sementara bagian kepala bangunan diibaratkan sebagai wadah agar dapat menampung aspirasi para guru, siswa, tenaga pendidik dan semua pihak yang terlibat dalam kependidikan.

Menjawab tantangan yang diberikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta untuk dapat menyelesaikan proyek ini dalam kurun waktu delapan bulan, tim proyek perseroan menggunakan teknologi building precast untuk mempercepat proses pekerjaan struktur khususnya pada gedung – gedung bertingkat.

“Pekerjaan dengan sistem precast dinilai memiliki beberapa keunggulan diantaranya, lebih cepat, area kerja yang lebih bersih, mutu balok dan plat dapat terjaga dengan baik, serta penggunaan jumlah tenaga yang lebih efisien,” tekan Salman.

Gedung ini menggunakan precast balok dan precast plat hollow core slab (HCS) yang memiliki keunggulan salah satunya dapat meminimalisir dampak gempa, karena beratnya lebih ringan dari material plat lainnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Presiden Jokowi menyampaikan pidato Kenegaraan menyambut HUT Ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI di depan Sidang Bersama DPR dan DPD RI di Gedung MPR/DPR/DPD RI di Jakarta.

Siswa SMA Al-Azhar Kelapa Gading yang Berkata Kasar ke Guru Ngaku Iseng

Jakarta – Siswa yang merekam video dan men-dubbing kata-kata kasar ke guru di SMA Al-Azhar Kelapa Gading menyesali perbuatannya. Dia mengaku hanya iseng.

Siswa tersebut merekam video saat gurunya mendampingi kelompok belajar pada 19 Februari 2019 lalu kemudian men-dubbing kata-kata kasar pada malam harinya. Dia kemudian mengunggah video itu di akun Instagram-nya.

Siswa itu mengaku tidak mengira bahwa videonya jadi viral. Hingga akhirnya, pihak sekolah mengetahui hal itu sepekan setelahnya dan mengklarifikasi kepada siswa serta orang tua.

“Niatnya untuk iseng. Pada saat menangis, dia cerita nggak ada masalah apapun (dengan guru), nggak ada kejadian apapun, dengan guru yang bersangkutan juga nggak ada masalah,” kata Kepala Sekolah SMA Al-Azhar Kelapa Gading, Sumanto di sekolah, Jalan Bulevard Timur, Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, Jumat (1/3/2019).

Siswa SMA Al-Azhar Kelapa Gading yang Berkata Kasar ke Guru Ngaku IsengFoto: Kepsek SMA Al-Azhar Kelapa Gading (Lisye Sri Rahayu/detikcom)

Pengakuan itu disampaikan siswa tersebut sambil menangis ke guru BK. Hingga akhirnya, siswa tersebut melalui orangtuanya mengundurkan diri dari sekolah.

Pihak sekolah menyayangkan peristiwa ini dan menyesalkan ada pula kabar belum terkonfirmasi yang beredar soal hal ini. Sumanto menuturkan guru yang ada di video tidak sadar direkam dan tidak tahu bahwa siswa tersebut men-dubbing kata-kata kasar.

“Karena dia tidak tahu menahu ya sedih aja. Yang beliau sedih kan berita-berita di luar yang rasanya kurang bertanggungjawab ya. Menyampaikan informasi tanpa ada konfirmasi, bahkan saya melihat berita itu justru cenderung ingin memojokkan baik pihak sekolah dan pihak siswa kan kasihan,” ungkapnya.

Sumanto mengatakan pihak sekolah sudah berkoordinasi dengan Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara soal video viral ini. Komisi Bidang Pendidikan KPAI, Retno Listyarti, juga sudah datang ke sekolah dan memberi rekomendasi.

“Persoalannya sudah selesai dan sudah kondusif. Pembelajaran sudah berjalan normal,” ucapnya.
(imk/bar)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

4 Kebijakan Anies Usai Ditinggal Sandi hingga yang Menuai Kontroversi

Liputan6.com, Jakarta – Memimpin Jakarta sendirian, itulah yang dilakukan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI sepeninggal Sandiaga Uno yang memilih mendampingi Prabowo sebagai cawapresnya di Pilpres 2019.

Kurang lebih 7 bulan sudah, terhitung dari Agustus 2018, Anies menata Ibu Kota tanpa seorang wakil gubernur. Satu harapannya untuk sosok yang akan menemaninya memimpin DKI Jakarta, kerja keras dan all out.

“Kemudian kalau (di) Jakarta harus mau kerja keras, jadi jangan tanggung. Harus all out, tuntas,” kata Anies.

Sempat diwarnai tarik ulur antara Gerindra dan PKS selaku partai pengusung, kini dua nama telah dipastikan akan memperebutkan posisi orang nomor 2 di DKI Jakarta sebagai pendamping Anies Baswdean. Mereka adalah Agung Yulianto dan Ahmad Syaiku. Fit and proper test juga sudah dilakukan.

Sejak ditinggal Sandi sejak Agustus 2018, tak sedikit kebijakan penting telah diwujudkan untuk mengubah wajah Jakarta oleh mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini.

Tidak hanya perubahan drastis dari sisi pembangunan di perkotaan maupun birokrasi, kebijakannya dengan merotasi ribuan pejabat di lingkungan Pemprov DKI belakangan ini masih jadi sorotan. Bahkan ada yang menilainya kebijakan tersebut berbau politis.

Berikut sejumlah kebijakan Anies Baswedan selama memimpin Jakarta sendiran dalam hal menata Ibu Kota sekaligus yang tuai kritikan:

2 dari 6 halaman

1. Rotasi Ribuan Pejabat DKI

Tercatat ada sekitar 1.125 pejabat di lingkungan Pemprov DKI yang dirotasi, Senin, 25 Februari kemarin di halaman Balai Kota. Terdiri dari 15 pimpinan tinggi pratama atau eselon II (setingkat kepala dinas), 274 administrator atau eselon III (setingkat camat) dan 836 pengawas atau eselon IV (setingkat lurah).

Banyak pihak yang menilai kebijakan tersebut sangat kental aroma politis. Salah satunya diungkap oleh Ketua DPRD Prasetyo Edi Marsudi.

Pras menduga pencopotan pejabat DKI yang dilakukan Anies karena faktor like and dislike.

“Ini aneh ini buat saya dan tempat-tempat itu kok berbaunya politis sekali,” ujar Prasetio di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Selasa, 26 Februari 2019.

Perombakan jabatan di level kepala dinas memang menjadi hak diskresi gubernur. Namun, lanjut Pras, pencopotan pejabat eselon III seperti camat dan eselon IV dinilai tidak bijak.

Terkait tudingan tersebut, Anies pun angkat bicara. Di sisi lain Anies mengatakan, dirinya tak bisa melarang siapapun untuk mengemukakan pendapat. Namun, perihal rotasi serta mutasi yang dilakukannya terhadap jajarannya didasarkan atas evaluasi kinerja, bukan personal.

“Ini adalah semua soal kinerja selama satu setengah tahun ini. Dan imajinasi orang boleh-boleh saja ya,” ungkap Anies Baswedan.

3 dari 6 halaman

2. Copot Pejabat DKI Terlibat Jual Beli Jabatan

Selain rotasi jabatan, mantan Menteri Pendidikan era Presiden Jokowi ini belum lama ini menyatakan akan mencopot pejabat Pemprov DKI Jakarta bila terbukti terlibat dalam jual beli jabatan lurah dan camat.

Dia menyebut itu bentuk penyuapan jika pejabat memberikan sejumlah uang untuk mendapatkan kedudukan.

“Kalau dia tidak lapor dan kemudian hari ketahuan, langsung saya copot. Karena berarti itu penyuapan,” kata Anies di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (28/2/2019).

Akan tetapi, Anies menyebut itu pemerasan bila terdapat pejabat dipaksa untuk memberikan kepada oknum ketika proses rotasi.

4 dari 6 halaman

3. Serahkan 500 Sertifikat Tanah

Bertempat di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membagikan 500 sertifat tanah kepada warga Cipayung dan Makasar. Penyerahan sertifikat berdasarkan arahan dari program pemerintah pusat.

Selain itu, lanjut Anies, sertifikat tersebut merupakan bentuk kepastian hukum, sehingga tidak mudah untuk diakui oleh pihak lain.

“Jangan sampai Bapak Ibu terima sertifikat, habis itu ada yang datang dengan iming-iming, malah langsung dijual. Malah langsung laku, langsung gak punya tanah lagi nanti,” kata Anies Baswedan, Kamis (18/2/2019).

5 dari 6 halaman

4. Resmikan 3 JPO Senilai Rp 53 M

JPO Gelora Bung Karno dan JPO Bundaran Senayan, dua jembatan yang kini telah direvitalisasi oleh Anies Baswesdan. Selain untk menghadirkan fasilitas untuk masyarakat, Anies menyebut JPO dapat menjadi salah satu ikon Ibu Kota.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, JPO Bundaran Senanya, JPO GBK dan JPO Polda Metro secara resmi dibuka,” ucap Anies di Senayan, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Tak seperti JPO pada umumnya, dua jembatan yang baru saja diresmikan ini memiliki sejumlah kelebihan. Di antaranya memiliki lampu LED dan lampu sorot warna warni RGB, CCTV 24 jam, tong sampah, dan disertai lift yang ramah wanita hamil dan penyandang disabilitas.

“Saya selalu menggarisbawahi (JPO) dirancang untuk bisa ramah bagi disabilitas. Kesataraan fasilitas bagi semua warga ibu kota, kususnya penyandang disabilitas,” ujar dia.

6 dari 6 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: