Dikritik Tarif Data Mahal, Telkomsel: Demi Kelangsungan Layanan

Ririek pun buka-bukaan mengenai formulasi tarif yang salah satunya ditentukan oleh BHP yang cukup tinggi.

Memang, ada beberapa pihak yang ingin agar besaran BHP diturunkan, tetapi untuk menurunkannya, diperlukan peninjauan kembali terhadap formulasi BHP.

“Kalau di negara kita, BHP dihitung persentase dari revenue operator. Kalau BHP dihitung berdasarkan formula adalah sekian persen dari revenue operator yang tidak produktif, negara jadi dirugikan juga. Tapi kalau BHP-nya fix seperti di beberapa negara, BHP ditenderkan, itu ada untungnya juga tanpa mempedulikan berapa pendapatan operator, BHP ke pemerintah tetap,” katanya.

Ririek menilai, semua opsi mengenai formulasi BHP ada untung ruginya.

“Tidak bisa hanya stand alone. Sempat ada ide-ide untuk mengubah formula, tetapi jangan sampai juga operator sudah dapat spektrum malah tidak dipakai secara optimal. Kan rugi juga karena spektrum jumlahnya terbatas,” tutur dia.

Intinya menurut Telkomsel, menggunakan formulasi apapun penentuan tarif, diperlukan penentuan yang lebih rasional. Pasalnya saat ini masih banyak operator yang rugi.

“Menurut Telkomsel, rasional itu terjangkau tetapi tetap bisa menjaga kelangsungan layanan. Untuk Telkomsel seperti sekarang ini sudah cukup terjangkau,” katanya.

(Tin/Jek)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *