Pameran Lukisan Karya Anak Jalanan Hiasi Atrium Plaza Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Anak-anak jalanan pun mampu menghasilkan karya seni yang indah dan layak untuk dipamerkan. Hasil karya seni mereka berupa lukisan dipamerkan dalam pameran karya seni bertajuk Krayon Kami Karya Kami di Atrium Plaza Indonesia, Jakarta Pusat. Pameran tersebut diadakan pada 23 Februari 2019 hingga 3 Maret 2019.

Pameran tersebut digagas oleh Kelas Gambar yang berkolaborasi dengan Rumah Faye. Sepuluh anak yang tinggal di Kampung Melayu, Jakarta Timur memamerkan 43 karya mereka yang dilukis dengan krayon.

Anak-anak tersebut berasal dari kondisi yang kurang sejahtera. Usia mereka masih berkisar antara 6-12 tahun, namun mereka sudah mengecap kerasnya kehidupan. Mereka tinggal di kolong jembatan Casablanca sebab profesi orang tua mereka adalah pemulung di pemukiman tersebut. 

Galih Wismoyo Sakti, pendiri Kelas Gambar justru melihat bahwa anak-anak tersebut mampu berkarya di bidang seni. Bekerja sama dengan Faye Simanjuntak, pendiri Rumah Faye, ia menggandeng anak-anak di pemukiman Kampung Melayu untuk melukis dengan krayon untuk kemudian dipamerkan di pameran seni.

“Kelas Gambar ini merupakan komunitas yang memberikan kelas seni gratis kepada anak-anak kurang sejahtera di seluruh Indonesia,” jelas Galih dalam acara pembukaan pameran tersebut Sabtu (23/2/2019) ini. Galih ingin memperlihatkan bahwa menggambar bisa menjadi bentuk ekspresi anak-anak pemukiman tersebut.

Pembelajaran di Kelas Gambar selalu mementingkan proses dalam melukis. “Melalui Kelas Gambar ini, anak-anak terbuka pikirannya terhadap pentingnya eksplorasi ketika melukis,” ungkap Galih. Tak hanya itu, anak juga diajarkan untuk tidak mudah menyerah dan tidak takut salah.

Faye juga berpendapat bahwa anak-anak seperti mereka juga harus dijaga kesejahteraannya. “Kita sebagai anak-anak muda pun harus berani berkontribusi dan memberikan apa yang bisa kita berikan kepada mereka,” pungkas gadis berusia 16 tahun itu.

Pameran Krayon Kami Karya Kami ini tidak hanya menampilkan seni lukisan, tapi juga menghadirkan workshop di bidang seni. “Nanti kita akan mengadakan workshop mengenai art therapy dari Vindy Ariella, pendiri Bipolar Care Indonesia,” terang Galih. Tak cukup sampai di situ, pameran ini juga mengadakan workshop menggambar dari Citra Marina, salah satu ilustrator berbakat di Indonesia.

Pameran ini pun menjadi ajang untuk menggalang dana melalui penjualan lukisan dan kegiatan workshop. Seluruh keuntungan dari semua kegiatan tersebut akan didonasikan kepada keluarga anak-anak di Kampung Melayu.

Rumah Faye dan Kelas Gambar pun menyimpan harapan atas terselenggaranya pameran ini. Mereka berharap bisa memberdayakan anak-anak di Kampung Melayu melalui kegiatan berkarya di bidang seni. Virus seni pun akan semakin tertular dan lebih dikenal oleh keluarga Indonesia yang belum sejahtera. (Esther Novita Inochi)

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Korban Incest Ayah, Kakak dan Adik di Lampung Trauma, Tatapannya Kosong

Lampung – Perempuan berinsial AG (18) jadi korban incest atau hubungan sedarah yang dilakukan ayahnya M (45) dan kakaknya SA (24), serta adiknya YF (15). Korban kini dalam kondisi trauma.

“Kalau kondisi fisiknya bagus, cuma dia memang pandangannya agak kosong. Psikisnya sudah mulai kena. Ketakutan lah, trauma,” kata Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas saat dihubungi detikcom lewat telepon, Sabtu (23/2/2019).

AKP Edi menjelaskan, AG saat itu tinggal bersama ibu dan neneknya. Saat ibunya meninggal karena sakit, M membawa AG tinggal di rumahnya di wilayah Kabupaten Pringsewu, Lampung. Setelah AG tinggal sekitar 2 bulan, M melancarkan perbuatan bejatnya memperkosa. Perbuatan bejat itu kemudian diikuti kedua putranya SA dan YF.


AG diperkosa ayah, kakak dan adiknya berulangkali setiap hari, bergantian. Tetangga awalnya sulit mengendus perbuatan bejat ini karena M dan keluarganya dikenal tertutup.

Saat ini, lanjut AKP Edi, AG tinggal bersama pamannya. Senin (25/2) AG rencananya akan diperiksa dan dibawa ke dokter dan psikolog untuk mendalami kasus ini.

“Korban sekarang ini ada dengan keluarganya, sama pamannya. Kami juga mau cek kondisinya dengan dokter dan psikolog, pemerhati, kenapa keluarga ini bisa seperti ini. Kita mau urut ke belakang supaya hal-hal ini tidak terjadi lagi. Mudah-mudahan dinas terkait, pemda terkait bisa memberi bantuan juga pada korban ini,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tanggamus Ipda Primadona Laila. Pihaknya masih terus mendalami kasus ini.

“Ini lagi coba kita dalami lagi karena bapaknya tahu anak-anaknya itu menyetubuhi anak kandungnya tapi dibiarkan saja. Saling tahu tapi dibiarkan. Waktu itu adiknya yang bungsu ini melihat kalau saudara perempuannya ditiduri bapaknya, dibiarin. Jadi saling tahu mereka ini,” kata Ipda Dona saat berbincang dengan detikcom lewat telepon.

Ipda Dona sendiri merasa sangat prihatin dengan kondisi AG. Menurutnya, AG mengalami keterbelakangan mental. Pihaknya akan terus memonitor kondisi AG.

“Sejauh ini belum kita temukan adanya gejala kehamilan karena korban juga baru mau kita ambil keterangannya Senin besok dengan didampingi ahli bahasa. Korban bukan kategori tunarungu, tunawicara atau tunagrahita tapi dia memang masuk dalam katagori disabilitas karena kalau ditanya harus ada panduan, ada yang mendampingi, jadi bisa jelas,” ujar Ipda Dona.

Korban Incest Ayah, Kakak dan Adik di Lampung Trauma, Tatapannya KosongBarang bukti yang disita polisi dari rumah pelaku Foto: Dok. Polres Tanggamus

“Secara visual anaknya sehat. Anaknya putih, cantik malah. Tapi dia keterbelakangan mental. Mungkin karena tidak mengenyam pendidikan. Kurang lebih seperti itu. Kalau kita lihat matanya kosong. Psikisnya sudah kena,” sambungnya.

Ipda Dona menambahkan, dirinya berharap pemerintah dan lembaga dan dinas terkait ikut mengawal kasus ini. Dia berharap nasib AG diperhatikan, agar masa depannya jelas. Dia sendiri telah meminta Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, (LPAI) Seto Mulyadi meluangkan waktu untuk datang memonitor kasus ini.

“Kejadian ini ada wilayah hukum Kabupaten Pringsewu, sementara di sini polresnya Unit PPA baru ada di Polres Tanggamus. Jadi tujuan kita buat narik kasus tersebut supaya lebih intens ditangani oleh unit PPA yang ada di Polres Tanggamus. Sementara kita di P2TP2A kita maupun Teksos kita yang ada di Tanggamus itu berjalan memang aktif. Tapi P2TP2A di sini tidak mau nanti disalahkan kalau mengambil alih kasusnya untuk menyelamatkan korban sementara P2TP2A Pringsewu ada. Harus koordinasi intinya,” ucapnya.

“Nanti kalau berkenan datang ke sini bisa menekankan ke pemkab setempat untuk bisa memberikan jaminan pemenuhan hak-hak korban ke depannya, masa depannya seperti apa. Apakah masuk Dinsos, atau mendapat pelatihan atau bimbingan. Karena ke depan siapa yang mau jamin? Lebih aman dia jadi anak negara saja,” sambungnya.
(hri/idh)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kisah Anak Difabel yang Diam-diam Punya Kehidupan Online Menakjubkan

Oslo

Robert dan Trude meratapi kehidupan sepi dan terkungkung yang mereka pikir dijalani Mats, anak mereka yang difabel. Namun ketika Mats wafat, pasangan itu baru sadar bahwa banyak orang di Eropa menyalakan lilin tanda berkabung untuk putra mereka.

Artikel ini pertama kali terbit di situs radio Norwegia, NRK.

“Pola pikir kami sangat tradisional. Kami tak ingin dia mengubah atau mengacaukan ritme kesehariannya.”

Duduk di sebuah kafe dekat kantornya di alun-alun kota Oslo, Norwegia, Robert Steen (56) memaparkan betapa ia kerap khawatir jika anaknya tak kunjung terlelap hingga tengah malam.

“Jika melihat ke belakang, saya rasa kami seharusnya lebih tertarik pada gim, dunia di mana putra kami menghabiskan hampir seluruh waktunya,” kata Robert.

“Karena kami tak punya ketertarikan itu, kami kehilangan kesempatan untuk mengetahui yang tidak kami pahami,” tuturnya.

Robert menyampaikan kata-kata terakhir tentang Mats akhir tahun 2014 di sebuah kapel di satu pemakaman di ibu kota Norwegia.

Di antara mereka yang duduk mendengarkan pidato itu, termasuk sanak famili dan sejumlah tenaga medis yang mengenal dekat Mats, ada sekelompok orang asing.

Hanya Robert yang pernah bertemu mereka. Itu pun baru sekali: malam sebelum pemakaman.

Beberapa tahun di akhir hidupnya, Mats hampir tidak pernah meninggalkan ruang bawah tanah di flat milik keluarganya.

Jadi cukup aneh bahwa ada orang-orang tak dikenal datang ke pemakamannya. Mats sendiri bahkan tidak pernah berjumpa dengan mereka.

Sebelum kematiannya, tamu-tamu yang berduka itu tidak mengenal Mats sebagai Mats, tapi Ibelin, seorang keturunan ningrat, perayu ulung, dan detektif.

Beberapa orang asing yang menghadiri pemakaman itu tinggal di dekat rumah Mats, tapi sebagian lainnya datang dari jauh. Kedatangan mereka dilandasi satu tujuan: meratapi kawan baik.

Di upacara pemakaman, salah satu dari orang asing itu tampil ke depan dan memberi sepatah kata. Ia berkata bahwa banyak orang di Eropa berkumpul dan menyalakan lilin untuk Mats.

Nasib telah tersurat di bintang-bintang, dan kenyataan tercantum dalam DNA-nya.

Mats, yang berlarian keliiling rumah sambil mengenakan mahkota saat ulang tahun keempat pada Juli 1993, akan menghadapi kenyataan bahwa ia bakal segera lumpuh.

Robert dan Trude mendengar vonis medis itu pada Mei 1993 di Rumah Sakit Ulleval.

Mereka belakangan paham mengapa putra mereka selalu jatuh dari ayunan dan menyakiti diri sendiri.

Sama halnya dengan kenapa Mats tidak memanjat tangga papan luncur di taman anak-anak, meski ia gemar merosot.

Juga penyebab Mats kerap menekuk lutut seperti orang tua saat beranjak dari posisi duduk dan alasannya tak berusaha berlomba dengan anak-anak seusianya.

Tim dokter berkata kepada Robert dan Trude bahwa Mats mengidap duchenne muscular dystrophy (DMD), sebuah gangguan yang menyebabkan pengenduran otot dan kerap menyerang anak laki-laki.

Gen dalam tubuh Mats mengandung kekeliruan yang mencegah ototnya berkembang secara normal. Itu pula yang akhirnya menghancurkan otot-ototnya.

“Setelah kami menidurkan Mats, malam itu kami memanggil dokter. Kami mendapat hak istimewa itu. Kami dapat menelepon dokter kapan pun kami membutuhkan informasi,” kata Robert.

Bersama Trude, Robert berbicara kepada dokter via telepon selama lebih dari setengah jam. “Setidaknya (penyakit) ini tidak akan membunuh anak saya!” kata Robert.

“Dokter terdiam beberapa saat, lalu berkata, ‘Tidak, tapi pengalaman kami menunjukkan, pasien kami yang menderita penyakit ini tidak akan bertahan lebih dari umur 20 tahun,'” tuturnya.

Robert terdiam. “Mats mampu mencapai 25 tahun.”

Di kediaman keluarga di Ostensjo, sebelah tenggara Oslo, Robert dan Trude mengupayakan segala cara untuk putra mereka.

Mats diyakini tidak akan menjalani kehidupan normal seperti yang ada dalam bayangan orang tuanya. Dia akan mati muda dan dipisahkan dari mereka tanpa memberi arti apapun kepada dunia.

Namun seluruh anggapan itu keliru.

Jika DNA telah merancang kehidupan kita sebelum kita dilahirkan, mampukah kita memilih masa depan kita sendiri?

Faktanya, Mats menemukan jalan keluar dan menciptakan sosok baru atas dirinya sendiri.

Di awal dekade 2000-an, Robert dan keluarganya pindah ke sebuah rumah di Langhus, sebelah selatan Oslo. Rumah itu dirancang agar ramah kursi roda.

Walaupun Mats diizinkan bermain konsol permainan grafis Game Boy selama libur sekolah, sosok Mario Bros tetap tak dapat memahami rasanya menjadi sosok yang berbeda.

Mats terus duduk di kursi roda bersama asisten yang mendampinginya ke mana pun.

Robert dan Trude terus memikirkan aktivitas yang mungkin disenangi Mats pada waktu senggang, terutama ketika kawan-kawan sekelasnya bermain sepakbola atau berlarian di luar ruangan.

Barangkali gim online? Robert memberi Mats kata sandi komputer keluarga. Dan sejak saat itu, sebuah dunia yang baru terbuka bagi anak berusia 11 tahun tersebut.

“Selama 10 tahun terakhir hidupnya, Mats bermain antara 15 ribu hingga 20 ribu jam. Itu setara dengan bekerja penuh waktu selama 10 tahun,” kata Robert.

Namun gim itu ternyata menimbulkan percekcokan dalam keluarga.

“Ketika perawat datang pukul 10 malam, Mats sudah tidur. Pekerjaan mereka mengawasi Mats di tempat tidur, bukan memaksanya untuk tidur.”

“Mats protes, ogah-ogahan mengikuti perintah itu,” ujar Robert.

Mats ternyata telah berevolusi menjadi pemain gim. Dan pemain gim tidak tidur sebelum larut.

Lantas siapakah Mats selama jam permainan itu? Dia menjadi Lord Ibelin Redmoore dan kadang-kadang Jerome Walker.

“Ibelin dan Jerome adalah perpanjangan diri saya. Mereka mewakili sisi lain kepribadian saya,” tulis Mats.

Mats membenamkan diri ke planet Azeroth dalam gim populer World of Warcraft.

Azeroth adalah dunia fantasi yang mistis. Terdapat sejumlah benua, lautan, hutan, tebing dan tanah datar, perkampungan serta kota.

Mats menghabiskan hampir seluruh waktunya di sebuah wilayah yang bernama Eastern Kingdoms.

Sebagai pemain gim online, Anda akan memahami dunia itu satu per satu, seperti halnya Anda mengenal dunia nyata secara fisik.

Di dunia khayalan itu terdapat tempat untuk berwisata, wilayah dan kota yang akan Anda kuasaisebagian lebih baik dibandingkan lainnya.

Di area tertentu, Anda wajib berhati-hati, sementara di wilayah lainnya Anda akan dengan senang hati menjelajah. Anda akan menemukan penginapan di suatu kawasan, lalu bertemu orang-orang baru yang menarik.

Begitulah semestinya dunia berjalan. Dan seperti itu pula Azeroth bergulir.

Mats menempuh perjalanan hidupnya di sana dan menemukan lingkaran pertemanan dengan orang-orang menyenangkan.

“Saat saya melewati ruang bawah tanah Mats pada siang hari, gordennya tertutup. Itu adalah kepedihan yang saya ingat betul,” ucap Robert yang bekerja di bagian keuangan kantor wakil wali kota Oslo.

“Oh tidak, saya pikir dia belum memulai harinya. Saya sedih karena dunianya sangat terbatas.”

Tapi mereka yang tak bermain gim tidak dapat melihat gambaran utuhnya. Mereka tidak tahu bahwa gim lebih dari sekadar menembak dan mendapatkan poin.

“Kami pikir ini semua hanyalah permainan. Kami kira itu sebuah kompetisi yang seharusnya dimenangkan,” kata Robert.

Lalu muncul pula persoalan ritme sirkadian di tubuh Mats, di setiap waktu selama 24 jam kesehariannya.

“Kami tidak mengerti mengapa sangat penting bagi Mats untuk terus online saat petang dan malam.”

“Tentu saja orang tidak bermain pagi atau siang hari karena itu adalah waktu di mana mereka berada di sekolah atau tengah bekerja.”

“Kami awalnya memahami semua ini setelah ia wafat. Di akhir hayatnya, kami masih berkeras ia harus tidur jam 11 malam, seperti orang-orang normal lainnya,” ujar Robert.

Lisette Roovers adalah salah satu kawan Mats di dunia gim online yang berasal dari Breda, Belanda. Ia hadir dalam pemakaman Mats tahun 2014.

Lisette juga datang ke Norwegia untuk mengunjungi temannya, Kai Simon Fredriksen, yang juga bermain gim online bersama Mats.

“Saya mengenal Mats bertahun-tahun. Sangat mengejutkan mendengar kabar ia meninggal dan itu berdampak pada saya,” kata Lisette.

Lisette kini berusia 28 tahun. Ia berumur 15 tahun ketika bertemu Mats yang kala itu berusia 16 tahun. Atau tepatnya, ketika karakter gim Lisette, Rumour, bertemu Ibelin.

“Kami bertemu di Goldshire,” kata Lisette.

“Itu bukan tempat yang nyaman lagi, tapi saat itu Goldshire adalah kampung kecil yang menyenangkan, di mana Anda bisa bertemu karakter baru yang menarik.”

“Saya mencari seseorang untuk bermain. Di antara mereka yang di duduk di api unggun adalah sosok yang belakangan saya kenal sebagai Ibelin,” kata Lisette.

“Sayaatau Rumourbertingkah laku impulsif. Saya keluar dari semak-semak dan merebut topi Ibelin. Kami berdiri dan saling menatap beberapa saat, lalu saya kabur membawa lari topinya.”

Lisette tersenyum kecil.

Mats juga menulis perjumpaan pertamanya dengan Lisette di sebuah unggahan blog berjudul Love.

“Di dunia yang lain ini, seorang anak perempuan tidak akan melihat kursi roda atau hal-hal lain sebagai pembeda. Mereka akan menemukan jiwa, hati, dan pikiran saya yang hidup dalam tubuh yang kuat dan cakap,” tutur Mats.

“Untungnya, hampir sebagian besar karakter di dunia virtual ini terlihat menawan,” tambahnya.

Di sisi lain, Lisette berkata, “Mats adalah kawan baik, kadang-kadang ia teman yang sangat dekat.”

“Kami saling bertukar pesan tentang apapun, tapi dia tidak menceritakan kondisinya. Saya kira kehidupannya sama sepertinya saya, contohnya kami sama-sama membenci sekolah.”

Tapi ada hal-hal yang sempat tidak mereka sepakati.

“Dia menulis bahwa ia membenci salju, sedangkan saya menyukainya. Saya tidak mengerti bahwa ketidaksukaannya itu berkaitan dengan kursi roda. Saya tidak tahu sama sekali,” kata Lisette.

Kecintaan Lisette pada gim membuat orang tuanya khawatir. Mereka takut studinya terganggu dan Lisette tak akan memiliki kehidupan sosial.

Keputusan yang diambil orang tuanya adalah memutus akses Lisette kepada gim online. “Dijauhkan dari kawan-kawan di permainan itu sangat berat bagi saya,” tuturnya.

Namun Mats bersiasat untuk melanggengkan perkawanan itu. Meski ia tak menemukan Lisette di gim itu, Mats berkomunikasi dengannya melalui saluran lain.

“Dia menulis surat yang sangat serius untuk orang tua saya dan mendorong mereka memahami betapa penting gim itu bagi saya. Saya menyimpan surat itu,” kata Lisette.

Robert dan Trude tahu putra mereka saling berbalas pesan dengan seseorang bernama Lisette.

“Mats sempat berbicara tentang karakter gim itu sejumlah avatartapi kami tidak memperhatikan secara khusus. Dia cerita pada kami tentang Rumour, dan tentang hal-hal lainnya,” kata Robert.

“Dia atau Lisette mengirimnya kado, termasuk pada hari ulang tahunnya. Itu sangat menyentuh dan kami menggodanya. Dia tersipu dan sangat malu.”

“Kami pikir Lisette adalah teman baik karena hadiah-hadiah itu. Anda bisa menyebut kado itu sebagai bukti nyata pertemanan.”

“Kami tidak menyebut orang-orang yang bersentuhan dengannya sebagai kawan. Kami menyebut mereka avatar. Persepsi kami tentang pertemanan sangatlah tradisional,” ujar Robert.

Dalam gim World of Warcraft, Anda dapat bermain sendiri atau bergabung dengan orang lain dan membentuk kelompok atau serikat.

Mats adalah bagian dari kelompok seperti itu yang bernama Starlight. Kawanan itu berisi 30 anggota.

“Tidak ada yang hanya sekadar menjadi anggota Starlight,” kata Robert yang kini memahami gim itu.

“Untuk menjadi anggota, Anda harus direkomendasikan seseorang yang telah lebih dulu masuk. Anda harus lulus masa percobaan selama satu hingga dua bulan,” ujarnya.

Starlight bertahan selama lebih dari 12 tahun dan kelompok ini masih aktif hingga kini.

“Starlight adalah grup yang spesial karena terus bersama dalam waktu yang sangat panjang. Itu barangkali didasarkan pada pertemanan yang sangat mendalam,” kata Robert.

Kai Simondikenal sebagai Nomine dalam permainan ituberusia 40 tahun. Ia adalah pemimpin Starlight.

Setiap tahun sejak Mats meninggal tahun 2014, Starlight menggelar peringatan khusus untuk mengenang kawan mereka itu.

Tahun 2018, saat tengah mengenang Lord Ibelin Redmoore, Kai Simon berkata kepada rekan-rekannya agar lebih fokus berlari dan berenang.

“Ibelin adalah seorang pelari,” kata Kai. “Sangat penting baginya untuk berlari dan berbagi pengalaman berlari itu dengan orang lain.”

Apakah Kai tengah berbicara tentang Mats atau karakter yang dimainkan Mats? Mungkin itu tidak penting. Barangkali memang seperti itu jika seseorang telah menyatu dengan karakter permainan.

Pada musim panas tahun 2013, Mats berusia 24 tahun. Keluarganya berlibur di Mallorca, Spanyol, sementara ia tak bisa ikut plesir dan tinggal di ruang bawah tanah bersama pendampingnya.

Mats sama sekali tidak boleh sendirian. Selama bertahun-tahun ia memiliki pendamping yang berbeda-beda, termasuk pamannya.

Mats beruntung, beberapa pendampingnya juga punya kesenangan yang sama terhadap gim online.

Ketika orang tuanya berada di Spanyol, Mats memulai blognya yang berjudul Musings of Life (Renungan Hidup). Dalam unggahan berjudul My Escape (Pelarian Saya), dia menulis tentang kehidupan di Azeroth.

“Keterbatasan saya tidak dipersoalkan, belenggu saya hancur dan saya bisa menjadi siapapun yang saya inginkan. Di sana saya merasa normal,” tulisnya.

Mats membagikan tulisannya itu kepada para anggota Starlight. Satu per satu. Itulah proses bagimana mereka akhirnya mengetahui kondisi yang dihadapi Mats dalam dunia offline.

Lisette mengingat kembali saat-saat ia membaca blog milik Mats pertama kali.

“Saya tumbang. Hati nurani saya terluka karena saya beberapa kali menggodanya di permainan gim dan tak pernah betul-betul sengaja melakukannya.”

“Lalu saya berpikir, ‘Apakah saya harus mengubah perilaku terhadapnya?’ Namun saya memutuskan tetap bersikap seperti biasanya. Dia juga menuliskan itu sebagai keinginannya.”

Tanggal 18 November 2014, Mats meninggal.

Dalam kondisi kritis, Mats dilarikan ke rumah sakit. Dokter sempat berhasil membuat kondisinya stabil dan mempertimbangkan untuk memulangkannya.

Namun belakangan seluruh keluarga Mats diminta segera datang ke rumah sakit.

“Dia berada di lantai empat, di ruangan di ujung koridor. Setiap detik sangat berharga. Koridor itu sangat panjang,” kata Robert.

Robert dan istrinya, Trude, datang terlambat.

Foto yang diabadikan Robert memperlihatkan seorang anak muda yang pucat dengan rambut berombak. Foto itu menggambarkan mata, hidung mancung dan mulut yang selama ini selalu ditutup masker pernafasan.

Mats terlihat seperti tengah tertidur pulas.

Beberapa tahun sebelum itu, Lisette membuatkan Mats sebuah gambar. Ibelin menopang Rumour. Syal menutup hidung dan mulut Ibelin.

“Mats menerima gambar itu melalui email,” kata Robert. “Sekarang gambar itu tergantung di tembok rumah kami.”

Sehari setelah Mats wafat, seluruh keluarganya berada di rumah. “Bel terus berbunyi, karangan bunga dan tetangga berdatangan. Kami menangis,” kata Robert.

Robert memikirkan orang yang harus ia beri kabar tentang kematian Mats. Dia mengingat para pemain gim dan mencari cara berkomunikasi dengan mereka secara langsung.

“Sebelum Mats meninggal, saya tidak pernah berpikir dapat memiliki kata sandinya.” Tapi kini Robert sangat membutuhkannya.

“Ketika itu, pikiran saya lalu tertuju pada blognya.”

Faktanya, Mats pernah memberi ayahnya kata sandi untuk masuk ke blognya. Saat itu, tujuannya agar Robert dapat terus-menerus memeriksa seberapa sering unggahan Mats dibaca publik.

“Anda tidak tahu siapa yang berperan dalam kehidupan anak Anda jika Anda tak mengenal dunia digital mereka,” kata Anne Hamill alias Chit, pakar psikologi berusia 65 tahun asal Inggris, yang juga berstatus anggota Starlight.

“Buat kesepakatan dengan anak Anda tentang bagaimana berkomunikasi dengan kawan-kawan dunia digital mereka, kalau-kalau sesuatu terjadi.”

“Kalau tidak, mereka memiliki sekelompok teman yang akan terus bertanya-tanya tentang apa yang terjadi,” kata Anne.

Di akhir unggahan blog tentang kematian Mats, Robert menuliskan alamat email bagi siapapun yang ingin berkomunikasi dengannya.

“Saya menulis itu lalu menangis. Saya mengetuk tanda ‘terbitkan’. Saya tidak tahu apakah akan ada balasan yang masuk sampai email pertama datang, sebuah pesan belasungkawa dari salah satu anggota Starlight.”

“Saya membaca email itu keras-keras, ‘Sangat pedih menulis pesan untuk seseorang yang tidak pernah saya temui, tapi sangat saya kenal.’ Pesan itu menghadirkan kesan mendalam,” ujar Robert.

Setelah itu datang lebih banyak pesan berisi ucapan duka cita dan tentu kehidupan Mats dalam permainan online itu.

“Mats melampaui batasan fisik dan memperkaya banyak orang di dunia,” begitu salah satu pesan itu.

“Kepergian Mats sangat memukul saya. Saya tak dapat menuliskan kata-kata betapa rindunya saya pada dia.”

“Saya tak percaya satupun orang di Starlight. Tapi jika saya harus memilih, saya hanya akan mempercayainya,” demikian pesan lain untuk Mats.

Ketika Starlight mengetahui kematian Mats, mereka mengumpulkan uang sehingga mereka yang berkantong tipis berkesempatan pergi ke Norwegia untuk menghadiri pemakaman.

Robert berkata, keluarganya sangat tersentuh.

“Kami mengangis dan terus menangsis akibat kebahagiaan emosional yang datang dari kenyataan tentang kehidupan Mats.”

“Dengan kawan-kawan yang nyata, orang-orang baik yang sangat peduli dan bersedia datang dari negara lain untuk melihat pemakaman orang yang tidak pernah mereka temui. Ikatan itu sangat kuat,” kata Robert.

Lisette datang dari Belanda. Begitu pula Anne yang terbang dari Inggris, Janina dari Finlandia, dan Rikke dari Denmark.

Atas nama anggota Starlight, Kai yang asli Oslo juga menggelar kebaktian.

“Saat kita berkumpul di sini, sebuah lilin dinyalakan bagi Mats di Belanda. Lilin lain dihidupkan di pusat Irlandia, dan di sebuah perpustakaan di Swedia.”

“Peringatan terhadapnya dilakukan di salon kecantikan di Finlandia, kantor pemerintahan di Denmark, dan banyak tempat di Inggris.”

“Di seluruh Eropa, Mats diingat oleh lebih banyak orang dibandingkan mereka yang punya kesempatan datang ke pemakaman ini.”

“Saya bertemu Mats di dunia di mana tidak ada persoalan tentang siapa dirimu, tubuh seperti apa yang kamu miliki atau bagaimana kamu terlihat di dunia nyata, di balik papan tuts,” ujar Kai.

“Di dunia itu, yang terpenting adalah sosok apa yang kamu pilih dan bagaimana kamu bersikap terhadap orang lain.”

“Yang menentukan siapa dirimu, adalah apa yang ada di sini (Kai meletakkan tangannya ke tempat peribadatannya) dan di sini (Kai menyentuh hatinya).”

Dalam blog miliknya, Mats menulis tentang monitor komputer yang ditatapnya hampir seumur hidupnya, “Ini bukan monitor, ini adalah gerbang ke manapun hatimu berkehendak.”

Vicky Schaubert bekerja untuk stasiun radio publik milik pemerintah Norwegia, Norsk rikskringkasting (NRK) di Oslo. Anda dapat membaca karyanya melalui tautan ini.

Kredit foto paling atas: Blizzard Entertainment/Patrick da Silva Saether/NRK


(ita/ita)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ada Koleksi 40 Senapan dan Barang yang Tak Akan Dijual di Rumah Parto Patrio

Liputan6.com, Jakarta – Salah satu grup lawak yag pernah melambung namanya adalah Patrio, terutama di akhir 90-an dan awal 2000-an. Grup yang beranggotakan Parto, Akri dan Eko termauk laris dan sering tampil di televisi.

Program Ngelaba yang mereka bawakan di sebuah stasiun televisi sempat jadi hits selama bertahun-tahun. Namun beberapa tahun belakangan, grup Patrio sudah vakum karena kesibukan masing-masing personilnya.

Akri sibuk dengan kegiatan dakwah, Eko di dunia politik sedangkan Parto Patrio tetap konsisten tampil di televisi. Bahkan acara OVJ (Opera Van Java) yang dibawakannya sukses besar dan melambungkan nama pemainnya, ternasuk Andre Taulany, Sule dan Azis Gagap.

Konsistensi Parto dalam dunia komedi berbuah manis, ia kini mempunyai sebuah rumah yang megah. Baru-baru ini Andre Taulany berkunjung ke rumahnya yang berkonsep minimalis tapi terdapat ruang yang spesial.

Ruangan tersebut digunakan Parto Patrio untuk menyimpan koleksi senapannya yang beragam. Selain itu masih ada sejumlah barang yang dikoleksi komedian yang punya nama asli Eddy Supono ini. Seperti apa rumah Parto yang megah bisa dilihat di Youtube di akun Taulany TV, Jumat, 22 Februari 2019.

Andre memperlihatkan ruang tamu rumah Parto yang bergaya minimalis dan dilengkapi dengan hiasan dinding warna-warni. Di rumah yang terdiri dari dua lantai, ada tempat khusus untuk menyimpan beberapa koleksi barang.

Ada koleksi topi dan buku komik cerita rakyat dan daerah yang dipajang di sebuah lemari khusus. Di lantai dua rumahnya, juga ada satu ruangan khusus untuk menyimpan koleksi senapan. Parto memang dikenal hobi mengkoleksi senjata baik berupa pistol maupun senjata api ukuran besar yang jumlahnya sekitar 40-an buah.

2 dari 2 halaman

Senapan Angin dan Karaoke

Meski begitu semuanya merupakan senapan angin dan hanya sesekali dipakai untuk menyalurkan hobi menembaknya. “Ini semua senapan angin dan masih termasuk ukuran standar yang nggak perlu ijin khusus untuk dibeli dan dikoleksi, jadi aman semua,” ucap Parto.

Pria yang sering disebut mirip dengan Ariel Noah ini biasanya menggunakan senapan untuk berburu, terutama untuk menumpas hama sepert tikus. Tempat koleksi senapan itu ternyata di desain oleh istri Parto.

“Jadi istri saya yang bikin konsepnya, dan setelah saya setuju kita panggil Yang Maha Kuasa, eh maaf salah hehehe, maksudnya kita panggil ahlinya untuk mengerjakan konsep desain dari istri saya,” tutur Parto dengan logat khasnya yang medok.

Di ruangan tersebut juga ada koleksi korek api gas merek Zippo yang cukup banyak. Meski jarang merokok, Parto mengaku suka mengkoleksi Zippo sejak lama.

Bagian lain yang diperlihatkan adalah dapur yang bernuansa hitam putih yang bersih dan terlihat elegan. Dan ternyata Parto sudah menyiapkan makanan untuk tamunya.

“Wah memang enak kalo ke rumah mas Parto, rumahnya keren dan bagus, terus dikasih salah satu koleksinya eh dikasih makan pula, kayaknya mesti sering-sering mampir nih,” canda Andre.

Satu lagi ruangan yang diperlihatkan adalah ruang keluarga dengan fasiilitas karaoke dengan layar besar. Di ruangan yang dipenuhi gambar komik ini juga terdapat peralatan band. Salah satunya adalah organ yang ternyata sudah dimilik Parto sejak belasan tahun lalu.

“Organ ini banyak kenangannya, jadi nggak akan pernah saya jual. Ini program lagunya sudah diisi lagu dangdut semua. Nyanyi sambil main organ ini kegiatan favorit saya di rumah,” pungkas Parto Patrio yang kemudian bernyanyi bareng Andre Taulany.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Daftar Harga Mobil Datsun Go Terbaru, Lengkap dengan Spesifikasi

Liputan6.com, Jakarta Datsun merupakan merk mobil yang sudah lama berkiprah di dunia otomotif. Bukan pertama kalinya Datsun muncul ke pasaran. Datsun adalah sebuah merk yang dimiliki oleh Nissan dan mulai menjual mobil dari 1958 sampai 1986. Setelah itu merk Datsun akhirnya dihentikan produksinya dan merknya dimatikan oleh Nissan menjadikan Datsun merk mobil yang kurang dikenal pada abad millennium ini. 

Lalu pada 2012 Nissan memutuskan untuk kembali menghidupkan brand yang pernah besar namanya karena mobil seri Fairladynya ini di Indonesia, India, Rusia, dan Afrika Selatan.

Walau baru muncul kembali di dunia otomotif, Datsun tidak kesusahan untuk mendapatkan perhatian karena nama besar Nissan yang ada di belakang Datsun mampu memberikan efek positif yang impresif. Sebagai merk yang baru rekor penjualan Datsun Go secara global mampu menembus angka 100 ribu unit setahun setelah rilis.

Datsun Go sendiri sebagai mobil LCGC mampu merebut pasar karena harganya  bersahabat dengan budget. Walau banyak yang meragukan Datsun Go pada waktu rilis namun perlahan banyak orang yang akhirnya memilih mobil ini.

Harga Datsun Go pada waktu rilis berada di bawah Rp 100 juta untuk tipe paling dasar. Membawa mesin 1.2L yang mampu menghasilkan tenaga 50kw/5000rpm dan torsi 104Nm/5000rpm yang sudah mumpuni untuk memberikan tenaga ke mobil yang sanggup memuat 7 penumpang ini.

Desain Datsun Go ini sekilas mirip dengan Nissan Grand Livina namun Datsun Go memang tampak kurang mewah karena desainnya yang dibuat agar lebih kompak.

2 dari 5 halaman

Datsun Terus perbarui desain

Datsun pun senantiasa melakukan perubahan dan peningkatan terhadap mobilnya ini. Maka dari itu harga Datsun Go 2019 pun sedikit naik dari harga ketika pertama rilis. Hal ini tidak menjadi masalah besar karena harga Datsun Go 2019 walau naik tapi tidak ada modelnya yang sampai menyentuh 150 juta.

Tentunya hal ini masih merupakan nilai plus terbesar yang dimiliki Datsun Go, versi paling mahalnya saja tidak sampai 150 juta. Desain interior maupun eksterior tidak dilewatkan begitu saja oleh Datsun untuk menekan harga Datsun Go 2019.

Desain eksterior yang memiliki grille chrome dan interior dengan aksen beige pun semakin menambah nilai plus dari mobil yang satu ini.

3 dari 5 halaman

Interior dan eksterior

Interior Mobil Datsun Go 2019

Melihat interior dari mobil Datsun Go 2019 memang cukup menarik. Pasalnya permainan warna yang tersaji pada kabin memberikan kesan mewah dan sporty. Perpaduan warna tersebut adalah warna hitam dan silver.

Tidak hanya tampilan yang bagus, kabin dari mobil Datsun Go 2019 ini juga dirancang untuk memberikan kenyamanan pada pengendara. Hal ini terlihat dari kursi depan yang dirancang sangat nyaman diduduki walaupun dalam keadaan menikung.

Selain itu, juga terdapat tempat penyimpanan yang memudahkan pengendara menyimpan barang bawaannya. Tak hanya interiornya yang bagus. Bagian eksterior mobil Datsun Go juga tak kalah bagusnya.

Eksterior Mobil Datsun Go 2019

Nah, untuk warnanya sedniri mobil Datsun Go 2019 memiliki 5 pilihan warna seperti silver, black, white, grey, dan ruby red. Cukup banyak dan memiliki warna yang cukup bagus jika diaplikasikan pada sebuah mobil.

Warna pada mobil Datsun Go 2019 ini merupakan identitasnya. Akan tetapi, tidak hanya itu, identitas lainnya yang menonjol dari mobil Datsun Go 2019 ini adalah headlamp. Desain headlamp mobil Datsun Go 2019 ini memberikan karakter berbeda untuk sebuah mobil. Desainnya cukup keren karena dirancang dengan mode 3D.

Selain itu, eksterior lainnya yang tak kalah keren adalah grill pada mobil Datsun Go 2019. Grill tersebut didesain dengan garis-garis yang futuristic dan kokoh. Apalagi desainnya semakin mewah dengan garis batas yang dilapisi krom.

Pada sisi velg ban pun juga cukup bagus untuk menunjang penampilan mobil Datsun Go 2019. Velg ban mobil Datsun Go 2019 menggunakan velg alloy 14 inci. Ditambah dengan corak dari velg ban, cukup menambah kesan keren pada mobil Datsun Go 2019 ini.

4 dari 5 halaman

Mesin dan sistem keamanan

Mesin Mobil Datsun Go 2019

Mobil Datsun Go 2019 menggunakan mesin 3 silinder yang diklaim menjadi mesin yang lebih baik dengan mesin 4 silinder. Hal ini dikarenakan efisiensi termal dan gesekan pada mesin mobil Datsun Go 2019 lebih baik dari mesin 4 silinder. Adanya mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimun sebesar 67 Hp dan torsi maksimal sebesar 104 Nm. Cukup bertenaga untuk mobil dengan segmen LCGC.

Mobil Datsun Go memiliki konsumsi bahan bakar yang cukup efisien dan irit. Pasalnya dengan bahan bakar satu liter sudah bisa menempuh jarak 20.6 km.

Keamanan Mobil Datsun Go 2019

Mobil Datsun Go 2019 sebagai mobil yang mempunyai harga murah dan ramah lingkungan, memiliki fitur keselamatan yang cukup banyak. Datsun Go 2019 sudah dilengkapi dengan fitur keselamatan airbag yang berguna untuk menghindarkan pengendara dari benturan yang terjadi akibat kecelakaan.

Tidak hanya fitur keselamatan bagi orang dewasa, untuk anak-anak pun juga ada, yaitu child safety locks. Selain itu, mobil ini juga sudah ditunjang dengan sensor crash dan pelindung-pelindung lainnya dari benturan. Adanya fitur keselamatan seperti ini dan dengan harga mobil Datsun Go yang murah, pastinya mobil ini sangat direkomendasikan untuk dimiliki.

5 dari 5 halaman

Spesifikasi dan harga

Spesifikasi Mobil Datsun Go 2019

Harga mobil Datsun Go 2019 yang murah, tetapi tetap memiliki spesifikasi yang mumpuni. Hal ini terbukti dengan desain eksterior dan interior dari Datsun Go 2019 yang cukup keren. Tidak hanya itu juga performa mesin, serta fitur keselamatan yang diusung Datsun Go 2019. Tetapi rasanya kurang jika tidak mengetahui spesifikasi lengkap dari Datsun Go 2019.

Berikut spesifikasi lengkap Datsun Go 2019:

Memiliki tenaga 67 hp, torsi 104 Nm. Menggunakan bahan bakar bensin, memiliki kapasitas tempat duduk 5 kursi, dan 5 pintu.

Panjang 3788 mm, lebar 1636 mm, tinggi 1507 mm. Girboks 5-Speed. Menggunakan transmisi manual. Memiliki 3 silinder, dan katu per silinder ada 4.

Jenis ban radial, ukuran velg R13, dan menggunakan electric power untuk kemudinya.

Harga Mobil Datsun Go Baru 2019

Harga mobil Datsun Go 2019 yang masih di bawah 150 juta untuk versi paling mahalnya tentu merupakan mobil dengan harga yang paling bersahabat yang ada di pasaran saat ini. Dengan harga mobil  Datsun Go 2019 dan fitur serta performa yang ditawarkan sulit rasanya untuk tidak mempertimbangkan mobil yang satu ini.

Harga mobil Datsun Go terbilang murah, sekitar Rp 130 jutaan untuk kondisi baru. Sedangkan untuk kondisi bekas tentu bisa mendapatkan harganya lebih murah.

Berikut Liputan6.com lampirkan harga mobil Datsun Go:

Tipe All New Datsun Go D – MT : Rp 105.040.000

Tipe All New Datsun Go A – MT: Rp113.290.000

Tipe All New Datsun Go T – MT: Rp125.190.000

Tipe All New Datsun Go T-Active – MT: Rp128.790.000

Tipe All New Datsun Go A – CVT: Rp129.490.000

Tipe All New Datsun Go T – CVT: Rp141.640.000

Tipe All New Datsun Go T – Active CVT: Rp145.240.000

BPN Prabowo: Sandiaga Tak Khawatir Ma’ruf Bawa Ayat di Panggung Debat

Jakarta – Cawapres Ma’ruf Amin akan membawa ayat Alquran dalam debat ketiga Pilpres 2019 yang dihelat 17 Maret. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menyebut cawapres Sandiaga Uno tidak khawatir akan strategi Ma’ruf.

“Sandi itu sangat siap dengan debat yang akan datang. Kami tidak ada kekhawatiran sedikit pun terkait masalah itu,” ujar Juru Debat BPN Prabowo-Sandi, Saleh Partaonan Daulay kepada wartawan, Jumat (22/2/2019) malam.

Saleh mengatakan, Ma’ruf Amin ditantang untuk mengeluarkan kemampuannya agar masyarakat bisa menilai siapa cawapres yang pantas menjadi pemimpin bangsa. Ia menyebut Ma’ruf Amin ditantang untuk menjelaskan persoalan bangsa dengan bahasa agama.

Juru Debat BPN Prabowo-Sandi, Saleh Partaonan Daulay.Juru Debat BPN Prabowo-Sandi, Saleh Partaonan Daulay. (Foto: dok. pribadi)

“Namun perlu diketahui, bahasa agama biasanya bicara secara umum pada level moral. Sementara, pada level teknis, agama tidak akan bicara secara detail. Nah, persoalan bangsa ini tidak hanya bisa diselesaikan dengan pendekatan hal yang bersifat umum. Banyak persoalan yang butuh diselesaikan secara teknis operasional,” kata Saleh.

Saleh meyakini Sandiaga akan menguasai tema debat ketiga yang mengangkat isu pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan kebudayaan. Pengalamannya selama berkampanye diyakini akan dipaparkan Sandiaga selama debat.

“Sandiaga diyakini punya pengetahuan yang cukup soal kehidupan sosial di tanah air. Selain dari hasil pengamatan langsung di masyarakat, Sandi dikenal sosok yang sangat rajin berkunjung dan bersilaturahim dengan organisasi sosial dan kemasyarakatan. Dari pertemuan itu tentu banyak masukan dan pengetahuan yang bermanfaat dalam mengatasi berbagai persoalan sosial di masyarakat,” ujar politikus asal PAN ini.

Sebelumnya, Ma’ruf dinilai kurang aktif dalam debat Pilpres perdana dan capres Joko Widodo dianggap lebih dominan. Dalam debat capres ketiga yang menghadirkan cawapres saja, Ma’ruf Amin diyakini bakal lebih leluasa menjawab pertanyaan dan berargumen.

Direktur Komunikasi Politik TKN Usman Kansong mengatakan bukan tak mungkin Ma’ruf Amin akan melengkapi jawaban dan argumennya dengan sejumlah ayat. Meski begitu, Ma’ruf dinilai tak akan memaksakan diri apabila memang tak ada ayatnya.

“Kita ingin menjadikan Pak Kiai (Ma’ruf Amin) sebagai dirinya sendiri. Sebagai kiai, dia saya kira otomatis, dia ngomong di mana-mana, ngomong sama saya pun kemarin, ayat-ayat itu pun keluar, yang relevan tentu saja, namanya kiai, kita biarkan beliau seperti itu sejauh itu relevan, kan tidak ada larangannya juga,” ujar Usman, di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (22/2).

Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di sini.
(dkp/eva)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

4 Inovasi Posyandu Terbaik di Indonesia

Bandung – Sudah enam kali Posyandu Wijaya Kusuma yang terletak di RW 13, Kelurahan Sekeloa, Kecamatan Coblong, menyabet predikat posyandu terbaik di tingkat kota maupun nasional dalam rentang waktu 2004 hingga 2017. Prestasi terbaru ditorehkan di level nasional pada 2017 lalu sebagai posyandu terbaik se-Indonesia.

Usut punya usut, hal tersebut berhasil diraih karena inovasi yang dilakukan pengurus Posyandu Wijaya Kusuma dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat sekitar.

Ketua Posyandu Wijaya Kusuma, Imas Marsiah mengatakan, ada beberapa inovasi khas yang dilakukan posyandu ini secara konsisten. Salah satunya yang paling dikenal adalah Kasaba (Kader Sayang Bayi dan Anak), alias layanan pijat bayi keliling.

“Posyandu kami adalah posyandu multifungsi, atau posyandu generasi ketiga yang tidak hanya mampu memberikan pelayanan kesehatan, tapi juga mampu memberikan pelayanan pendidikan dan informasi sebanyak-banyaknya pada masyarakat,” ungkap Imas kepada ayobandung.com, Kamis (21/2/2019).

Berikut menurut Imas empat inovasi yang dilakukan Posyandu Wijaya Kusuma:

1. Pijat Bayi

Tak sekedar penimbangan gizi dan imunisasi, posyandu ini memiliki fasilitas pijat dan spa bayi yang diberikan cuma-cuma oleh para kader terlatih. Pelatihan dilakukan bekerja sama dengan rumah sakit swasta Santo Borromeus. Setelah munculnya fasilitas ini, animo masyarakat sekitar untuk rutin datang ke posyandu meningkat.

“Kader posyandu diberikan pelatihan oleh RS Borromeus untuk melakukan pijat bayi. Animo masyarakat juga bertambah untuk mulai rutin datang ke posyandu,” jelas Imas.

2. Kasaba Online

Pijat dan SPA bayi tersebut bahkan bisa dilakukan door to door guna memudahkan para ibu dan bayi mendapat fasilitas tersebut di luar jadwal operasional posyandu yang terbatas lewat Kasaba Online. Kota Bandung bahkan memberikan hibah motor operasional bagi Posyandu Wijaya Kusumah untuk melangsungkan program ini.

Teknisnya, para ibu dari bayi anggota posyandu digabungkan dalam satu grup WhatsApp bersama para kader. Nantinya, para ibu dapat memesan langsung pijat bayi di rumah mereka kepada para kader via aplikasi tersebut. 

“Kader memijat bayi yang mau dipijat ke rumahnya, serta mengajarkan cara memijat pada keluarganya karena yang paling baik untuk memijat adalah keluarganya, agar tali kasih sayang terjalin lebih erat,” ujar Imas.

Bayi yang dipijat biasanya berusia 0 hingga 3 tahun. Hingga saat ini, jumlah bayi dan balita yang tergabung dalam Posyandu Wijaya Kusuma adalah 120 orang, dan yang telah memanfaatkan fasilitas ini ada sebanyak 40 orang sejak 2016.

2 dari 2 halaman

E-posyandu dan DUKM

3. E-posyandu

E-posyandu merupakan aplikasi yang dapat digunakan untuk memantau tumbuh kembang dan kesehatan bayi serta balita yang tergabung dalam Posyandu Kenanga secara daring. Sehingga, apabila ada keganjilan dalam tumbuh kembang seorang anak, hal tersebut dapat dideteksi dengan segera.

“Sistem pelaporannya dilakukan secara online, tapi sekarang sedang offline,” ungkapnya.

4. Dana Upaya Kesehatan Masyarakat (DUKM)

DUKM merupakan program urunan seluruh masyarakat yang ada di RW 13 Kelurahan Sekeola untuk dibelanjakan hal-hal yang berkaitan dengan fasilitas kesehatan untuk digunakan di posyandu. Program ini bisa dibilang merupakan program terlama yang dimiliki Posyandu Wijaya Kusumah. Setelah belasan tahun berjalan, DUKM telah berhasil dibelikan sebuah mobil ambulans.

“Besarannya adalah Rp500 per-bulan untuk setiap jiwa di RW 13,” kata Imas.

Dia mengatakan, selain program-program inovasi di atas, posyandunya juga saat ini telah menjalankan program gagasan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Bandung, yakni Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak (PLIPA).

“Di dalamnya ada pelayanan informasi kepada masyarakat seputar HIV, human trafficking, KDRT, dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Baca berita ayobandung.com lainnya di sini.

Saksikan video pilihan berikut ini:

7 Destinasi Seru Terinspirasi Film, dari Mission Impossible hingga Marlina Si Pembunuh dalam 4 Babak

Liputan6.com, Jakarta – Film tak hanya menampilkan cerita menarik, tetapi latar tempat syuting bisa menjadi elemen pemikat mata penonton. Bahkan karena film, sejumlah tempat di dunia bisa dikenal khalayak luas dan bahkan menjadi kunjungan wajib pelancong.

Tak melulu film asing, film Indonesia juga menjadi media promosi efektif tempat wisata yang tak boleh dilewatkan. Anda pasti masih ingat bagaimana Laskar Pelangi mengubah Belitung dari tempat yang tak dikenal menjadi populer bagi turis, terutama dari dalam negeri.

Selain film itu, masih ada destinasi liburan seru yang terungkap lewat film. Laman pemesanan hotel, Agoda merunut sejumlah tempat wisata yang terinspirasi film blockbuster dan sayang untuk dilewatkan.

1. Mission Impossible: Fallout

Jika Anda senang menjadi pahlawan super selama satu atau dua hari, berkunjunglah ke Queenstown, Selandia Baru, tempat Mission Impossible: Fallout merekam adegan aksi helikopternya. Cobalah berwisata naik helikopter dan nikmati olahraga ekstrem Selandia Baru lainnya, mulai dari bungee jumping hingga ski helikopter.

2. Jurassic Park: Fallen Kingdom

Jika Anda lebih menyukai Sci-Fi dan kesempatan untuk bertemu dinosaurus di dunia modern, pergilah ke Oahu, Hawaii yang menjadi lokasi syuting Jurassic Park: Fallen Kingdom.

Destinasi ini tidak hanya menjadi latar belakang yang menawan untuk syuting film tentang makhluk yang telah punah, tetapi juga bagi para pelancong yang mencari tempat liburan yang dikelilingi oleh laut, gunung berapi, olahraga luar ruangan dan alam yang asri.

3. Crazy Rich Asian

Crazy Rich Asians, film komedi romantis yang seluruh pemainnya berdarah Asia itu membuat banyak pelancong berduyun-duyun mengunjungi Singapura. Film ini berlokasi di beberapa titik di Singapura, mulai dari Gardens by the Bay hingga deretan jajanan kaki lima di Newton Food Centre.


2 dari 3 halaman

4. Black Panther

Black Panther merekam adegan pertarungan di kasino yang epik dan kejar-kejaran mobil di Busan, Korea Selatan, sebuah kota yang bisa dibilang lebih indah di malam hari daripada di siang hari.

Meskipun kasino bawah tanah yang glamor itu tidak ada di kehidupan nyata, Anda tetap bisa berpura-pura menikmatinya di salah satu lounge koktail atau klub malam Busan yang megah. Di siang hari, kunjungilah pantai, sumber air panas, kuil, dan tempat-tempat pemujaan di Busan yang tak terekam di film.

5. A Star Is Born

City of Angels alias Kota Los Angeles menjadi latar belakang banyak adegan dalam pembuatan ulang (remake) film A Star is Born, drama romantis tentang musisi country berpengalaman yang ketenarannya dikalahkan oleh pasangannya yang kariernya terus menanjak.

Di sepanjang film, banyak adegan konsernya yang terkenal direkam di sejumlah tempat di Los Angeles, termasuk gedung konser musik Greek Theatre berkapasitas 5.870 kursi, Regent Theatre yang klasik, serta Shrine Auditorium, gedung bersejarah di mana banyak ajang penghargaan film dan musik telah diadakan.

6. Bohemian Rhapsody

Jika Anda lebih suka musik rock klasik daripada country, film biografi pemenang penghargaan yang berkisah tentang salah satu band rock terbaik sepanjang masa ini harus ada dalam daftar film wajib tonton Anda.

Film Bohemian Rhapsody banyak mengambil adegan pertunjukan Live Aid band Queen di Stadion Wembley. Merupakan rumah bagi sepak bola Inggris, Wembley juga masih menjadi salah satu tempat paling populer bagi artis-artis besar untuk tampil.

3 dari 3 halaman

7. Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak

Film yang dibintangi Marsha Timothy sebagai pemeran utama itu berhasil menangkap gambar-gambar cantik Tanah Sumba yang misterius dan berbukit-bukit di Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Ikuti perjalanan Marlina dengan menunggangi kuda melintasi padang rumput sebelum mengunjungi desa-desa di puncak bukit dan rumah-rumah adat yang dijaga oleh makam-makam megalitik yang menarik.

Pulau yang memiliki sedikit penghuni ini juga merupakan tujuan ideal bagi para pencinta alam yang dapat menikmati danau, air terjun dan taman nasional yang indah di pulau tersebut.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Penjelasan Jaksa Soal Kasus Perusakan Rumah di Makassar

Liputan6.com, Makassar – Kasus dugaan pidana perusakan rumah milik warga di Makassar terkatung-katung hingga memakan waktu nyaris dua tahun.

Berkas perkara dua orang tersangka dalam kasus tersebut masing-masing pemberi pekerjaan Jemis Kontaria dan Edi Wardus Philander selaku pemborong pekerjaan, hingga saat ini tak memperlihatkan isyarat akan dinyatakan lengkap (P 21). Malah berkas berulang kali hanya bolak-balik antara penyidik Kepolisian dalam hal ini Polda Sulsel dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sulsel.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara tersebut, Fitriani didampingi oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel Salahuddin mengaku jika pihaknya sulit memaksakan berkas kedua tersangka Berstatus P 21, karena hingga saat ini penyidik Polda Sulsel belum memenuhi kelengkapan berkas sebagaimana telah dituangkan dalam petunjuk yang diberikan pihaknya.

“Pasal yang diterapkan dalam perkara ini kan Pasal 406 Jo Pasal 55. Nah Pasal 55 ini kita minta ada pelaku materil (yang melakukan perusakan langsung dalam hal ini buruh) tidak hanya pelaku tidak langsung (yang menyuruh). Ini yang belum dipenuhi oleh penyidik karena keduanya harus dipidana, ini kan yang dimaksud ‘vicarious liability’,” kata Fitriani saat ditemui di ruangan kerja Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Kamis 21 Februari 2019.

Mengenai adanya putusan praperadilan bernomor 15/Pid.Pra/2016/PN.Makassar tertanggal 16 Agustus 2016 yang memutuskan dengan tegas jika para buruh yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polsek Wajo, tidak dapat dibebankan pidana karena mereka hanya menjalankan pekerjaan untuk memperoleh upah.

Sehingga berdasarkan putusan praperadilan tersebut, penyidik Polsek Wajo menghentikan proses penyidikan terhadap para buruh yang dimaksud, diakui Fitriani, itu tidak mengikat, tapi tetap akan menjadi pertimbangan dalam perkara yang telah menjerat pemberi pekerjaan Jemis Kontaria dan pemborong pekerjaan Edi Wardus sebagai tersangka.

Ia menjelaskan dalam putusan praperadilan yang meloloskan buruh dari jeratan pidana tersebut, sepengetahuannya juga terdapat pertimbangan Hakim bahwa jika terdapat kerusakan rumah seperti yang dipermasalahkan, sebaiknya ditempuh jalur gugatan perdata.

“Jadi amar putusan praperadilan yang meloloskan buruh dari jeratan pidana jangan juga dibaca sepotong-sepotong dong. Harus utuh,” kilah Fitriani.

Ia pun membantah ketika pihaknya dituding menolak kehadiran saksi ahli pidana untuk menjelaskan secara utuh mengenai petunjuk ‘vicarious liability’ (pertanggung jawaban pidana pengganti) yang diberikan pihaknya sebagai syarat kelengkapan berkas perkara kedua tersangka.

“Tidak pernah ada permintaan penyidik Polda Sulsel secara tertulis ke kami untuk gandeng ahli pidana menerangkan utuh terkait petunjuk yang kami berikan yakni tentang unsur ‘vicarious liability’ itu,” ujar Fitriani.

Ia berharap penyidik Polda Sulsel segera memenuhi petunjuk yang diberikan oleh pihaknya agar syarat kelengkapan berkas perkara kedua tersangka bisa segera terpenuhi dan dinyatakan perkara ini P.21.

“Hingga saat ini petunjuk kami sepertinya masih diupayakan dipenuhi oleh penyidik. Mendekat ini kami akan undang penyidik membicarakan masalah kelengkapan berkas perkara kasus perusakan rumah milik warga Makassar ini. Waktunya belum ada kepastian tapi jadwal gelar perkara bersama kita pasti akan lakukan secepatnya,” ungkap Fitriani.

Saksikan Video Pilihan Di Bawah Ini:

2 dari 2 halaman

Korban Tantang Jaksa Arahkan Penyidik Gandeng Ahli Hukum Pidana

Korban sekaligus pelapor kasus perusakan rumah, Irawati Lauw melalui Penasehat Hukumnya, Jermias Rarsina menanggapi pernyataan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fitriani yang menafsirkan Pasal 55 KUHP dalam perkara kasus perusakan rumah yang dilaporkan korban (kliennya) sejak tahun 2017 namun tidak menemui kepastian hukum.

Menurut Jermias, dalam hukum pidana dikenal adanya ajaran tentang delneming (penyertaan) Pasal 55 KUHP dan sudah banyak yurisprudensi (putusan hakim) mengenai hal itu dalam praktek peradilan pidana.

Seperti contoh yurisprudensi klasik dan itu semua orang hukum tahu tentang bagaimana pelaku langsung yang dipersamakan dengan pelaku tidak langsung didasarkan pada hal yang disebut sifat pribadi yang melekat pada manusia sebagai subyek hukum.

Di antaranya menurut Arrest Hoge Raad pada tanggal 21 April 1913, kata Jermias, berpendapat bahwa seorang pelaku tidak langsung itu bukan merupakan pelaku tetapi dipersamakan dengan seorang pelaku. Dimana sifat pribadi itulah yang merupakan unsur suatu kejahatan.

Olehnya itu, lanjut Jermias, inilah yang harus (wajib) ahli pidana dihadirkan sebagai salah satu instrumen alat bukti untuk membuat terang petunjuk Jaksa Penuntut Umum terkait unsur ‘vicarius liability’ terhadap pelaku penggantinya yaitu Jemis Kontaria (pemberi pekerjaan) dan Edi Wardus (pemborong pekerjaan) atas perbuatan pekerjaan dari buruh sehingga berakibat rusak rumah.

Dengan menyimak penjelasan diatas, kata Jermias, justru hukum pidana telah membuat batasan pertanggung jawaban pidana bagi buruh.

“Di sinilah berfungsi ajaran delneming, yang mana ‘vicarious liability’ dapat berlaku bagi pelaku tidak langsung. Jadi tidak berarti karena ada pelaku langsung yang sudah dibatasi pertanggung jawaban pidana, lalu tidak dapat dibebankan kewajiban bertanggung jawab secara pidana kepada pelaku tidak langsung. Keliru jika ada yang beranggapan demikian,” jelas Jermias via telepon, Jumat (22/2/2019).

Tanpa mengurangi peran dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam bertafsir mengenai penerapan Pasal 170 dan Pasal 406 Jo Pasal 55 KUHP perihal perusakan, Jermias menyarankan sebaiknya lebih tepat jika Jaksa Penuntut Umum menghadirkan ahli pidana untuk membuat terang ajaran delneming tentang vicarious liability.

“Apa susahnya? Jika berlama lama, ada apa?,” Jermias menandaskan.

Diketahui, perkara dugaan pengrusakan rumah di Jalan Buruh Makassar awalnya ditangani Polsek Wajo dengan menetapkan beberapa orang buruh yang dipekerjakan oleh Jemis Kontaria (pemberi pekerjaan) menjadi tersangka.

Usai ditetapkan tersangka, Jemis pun mencoba membela para buruhnya dengan melakukan upaya hukum praperadilan ke Pengadilan Negeri Makassar. Alhasil Hakim Tunggal, Cenning Budiana yang memimpin sidang praperadilan kala itu menerima upaya praperdilan yang diajukan oleh para buruh. Perkara dugaan pengrusakan yang ditangani Polsek Wajo pun akhirnya berhenti (SP.3).

Kemudian perkara kembali dilaporkan ke Polda Sulsel dan akhirnya menetapkan Jemis Kontaria selaku pemberi pekerjaan dan Edi Wardus Philander selaku pemborong pekerjaan sebagai tersangka.

Namun belakangan, dia tak terima status tersangkanya tersebut, sehingga ia mengajukan upaya praperadilan ke Pengadilan Negeri Makassar. Alhasil sidang praperadilan yang dipimpin Hakim tunggal Basuki Wiyono menolak gugatan praperadilan yang diajukan Jemis melalui Penasehat Hukumnya dan menyatakan status tersangkanya sah secara hukum dan memerintahkan agar penyidikannya segera dilanjutkan

3 Calon Penerus David Silva di Man City

Manchester – David Silva terus menunjukkan betapa penting kontribusinya untuk Manchester City (Man City)). Palymaker asal Spanyol itu sukses mencetak assist saat Man City menang dramatis 3-2 atas Schalke di Liga champions.

Sayangnya, Silva sepertinya sudah tidak bisa menjadi starter dalam setiap pertandingan yang dimainkan Man City. Sebab, sang pemain saat ini sudah berusia 33 tahun.

Silva bergabung dengan City sejak tahun 2010 setelah ditebus dari Valencia. Sejak saat itu, sang gelandang sudah membantu City memenangkan tiga gelar Premier League dan sejumlah gelar lainnya.

Silva sudah membuktikan kemampuannya untuk City sejak lama. Sekarang sudah waktunya bagi City untuk menemukan pengganti yang sepadan.

Berikut ini tiga calon pengganti David Silva di Man City seperti dilansir Sportskeeda.

2 dari 4 halaman

Bernardo Silva

Beberapa pemain Manchester City menganggap Bernardo Silva sebagai pengganti David Silva. Bernardo memiliki keahlian serupa dengan Silva.

Pemain Portugal itu dikenal sebagai gelandang cepat, terampil, bisa mencetak gol dan membuat banyak assist untuk timnya. Pemain berusia 24 tahun itu juga bisa beroperasi di berbagai posisi.

Bernardo bisa bermain sebagai gelandang serang, pemain sayap, atau bahkan sebagai gelandang tengah. Kemampuan itu membuat Bernardo sangat pantas dianggap sebagai suksesor Silva.

3 dari 4 halaman

Christian Eriksen

Christian Eriksen dikenal sebagai salah satu playmaker terbaik di Premier League. Pemain Denmark itu secara konsisten menjadi playmaker utama Tottenham Hotspur.

Eriksen sudah mencetak 5 gol dan membuat 9 assist dalam 23 penampilan di Premier League untuk Spurs musim ini. Pemain berusia 27 tahun itu juga merupakan pemain serba bisa dan bisa mencakup sebagian besar peran Silva.

Sepertinya Spurs tidak akan melepas Eriksen dengan harga murah. The Citizens sepertinya harus mengeluarkan setidaknya 79 juta pounds untuk membujuk gelandang tengah itu meninggalkan klub London Utara.

4 dari 4 halaman

Philippe Coutinho

Manchester City mempertimbangkan Philippe Coutinho sebagai salah satu target besar mereka untuk menggantikan Silva. Pemain Brasil itu menemukan kesuksesan di Premier League ketika ia bermain untuk Liverpool.

Sayangnya, pemain berusia 26 tahun itu kesulitan menunjukkan performa terbaiknya setelah pindah ke Barcelona. Ernesto Valverde sudah mencadangkan Coutinho dalam dua pertandingan terakhirnya karena penampilannya yang buruk.

Namun, Coutinho masih memiliki apa yang diperlukan untuk menggantikan Silva. Pemain Brasil itu adalah seorang playmaker yang sangat teknis yang bisa membuka ruang dan memberi City banyak peluang. Sang pemain juga bisa mencetak gol dan menambah tajam serangan City.

Sumber: Bola.net